Anda di halaman 1dari 2

Panduan Praktik Klinis

SMF/KSM ILMU BEDAH


BAGIAN TELINGA HIDUNG DAN TENGGOROK

RSUD KabupatenMimika
TGL/BLN/THN
PENGESAHAN
:

Revisi Ke.

DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR RSUD MIMIKA

Dr. Maurits Okoseray, MARS


NIP. 19570530 199003 1 001

TONSILITIS AKUT (ICD X: J 03)


1. Pengertian (Definisi)
2. Anamnesis

Infeksi akut pada jaringan tonsil


1. Mula-mula tenggorok rasa panas dan kering.
2. Disusul timbulnya nyeri telan yang makin hebat.
3. Anak tidak mau makan.
4. Nyeri menjalar ke telinga (referred pain)
5. Demam (dapat sangat tinggi), nyeri kepala, malaise

3. Pemeriksaan Fisik

a. Suara penderita seperti mulut penuh makanan (plummy


voice).
b. Mulut berbau busuk (foetor ex ore).
c. Ptialismus.
d. Tonsil hiperemi dan membengkak, banyak detritus.
e. Ismus fausium menyempit.
f. Palatum mole, arkus anterior dan posterior tonsil udema
dan hiperemi.
g. Kelenjar getah bening jugulodigastrikus membesar dan
nyeri tekan.

4. Kriteria Diagnosis

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

5. Diagnosis

6. Diagnosis Banding

Rasa gatal/kering di tenggorokan


Lesu
Nyeri sendi
Odinafagia
Anoreksia
Otalgia
Suara serak (bila laring terkena)
Tonsil membengkak

Gejala klinis:
a. Mula-mula tenggorok rasa panas dan kering.
b. Disusul timbulnya nyeri telan yang makin hebat.
c. Anak tidak mau makan.
d. Nyeri menjalar ke telinga (referred pain)
e. Demam (dapat sangat tinggi), nyeri kepala, malaise.
Pemeriksaan faring :
1. Suara penderita seperti mulut penuh makanan (plummy
voice).
2. Mulut berbau busuk (foetor ex ore).
3. Ptialismus.
4. Tonsil hiperemi dan membengkak, banyak detritus.
5. Ismus fausium menyempit.
6. Palatum mole, arkus anterior dan posterior tonsil udema
dan hiperemi.
7. Kelenjar getah bening jugulodigastrikus membesar dan
nyeri tekan.
Difteri tonsil: pseudo membran putih keabuan, melekat. bila

dilepas timbul pendarahan, meluas ke loan dari tonsil.


Didapati udema perifokal kelenjar leher (Bull Neck)
Leukemia, agranulositosis. mononukleosis
7. Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan terhadap hapusan tenggorok :


1. Preparat langsung
2. Kultur

8. Terapi

Obat kumur (Gargarisma Kan).


Analgesik/antipiretik: paracetamol 3-4 x 500 mg, 3-5 hari
(anak-anak: 10 mg/kg BB/dosis, 3-4 x sehari).
Antibiotik (pada tonsilitis karena Streptococcus):
phenoximethyl penicillin 4 x 500 mg/hari, 5-10 hari
(anak-anak: 7,5-12,5 mg/kg BB/dosis, 4 x sehari)
Bila alergi terhadap penicillin dapat diganti makrolid
(erythromycine, spiramycine, azithromvcine ).
Errythromycine 4 x 500 mg hari, 5-10 hari (anak-anak: 12,5
mg/kg BB/dosis, 4 x sehari)
Penyembuhan: 5-7 hari.

9. Edukasi

Istirahat, makan lunak, minum hangat.

10. Prognosis

Ad vitam
Ad sanationam
Ad fungsionam

11. Tingkat Evidens

I/II/III/IV

12. Tingkat Rekomendasi

A/B/C

13. Penelaah Kritis


14. Indikator Medis

15. Kepustakaan

: dubia ad bonam
: dubia ad bonam
: dubia ad bonam

dr. Antonius Pasulu,MKes,Sp.THT


a. Oedem
b. Hiperemi
c. Rasa nyeri, malaise
1. Ballenger JJ. Diseases of the oropharynx. In: Ballenger JJ, ed.
Diseases of the nose, throat, ear and neck. 14th ed.
Philadelphia, London: Lea & Febiger, 1991:243-58.
2. Brodsky L. Tonsillitis, tonsillectomy and
adenotonsillectomy. In: Bailey BJ and Pillsburry III HC.
eds. Head and Neck Surgery - Otolaryngology Vol. I
Philadelphia: JB Lippincott Company. 1993:833-47.
3. Kornblut AD. Non-neoplastic disease of the tonsils and
adenoids. In: Paparella NN, Shumrick DD, Stuckman JL,
Meyerhoff WL, eds. Otolaryngology 3' d ed. Vol. III, Head
and Neck.. Philadelphia, London, Toronto, WB Saunders,
Co, 1991:2129-47.

Ketua Komite Medik


dr. Jeanne Rini P, Sp.A, MSc, Ph.D
NIP. 19660222 199102 2 003

Penyusun
dr. Antonius Pasulu,MKes,Sp.THT
NIP. 19770411 200605 1 001