Anda di halaman 1dari 1

Nama : PUTRI AKTE SUSANTI

NIM. 140130100111008
PATOMEKANISME DIARE
Diare terjadi karena adanya gangguan proses absorbsi dan sekresi cairan serta elektrolit di dalam
saluran cerna. Pada keadaan normal, usus halus akan mengabsorbsi Na +, Cl-, HCO3-. Timbulnya
penurunan dalam absorbsi dan peningkatan sekresi mengakibatkan cairan berlebihan melebihi
kapasitas kolon dalam mengabsorbsi.
Diare osmotik : Diare yang disebabkan karena substansi intraluminal yang tidak dapat diabsorbsi
dan menginduksi sekresi cairan. Keadaan ini berhubungan dengan terjadinya kerusakan mukosa
saluran cerna. Akumulasi dari zat yang tidak dapat diserap seperti magnesium (laksan, antasid),
karbohidrat di dalam lumen usus yang menyebabkan peningkatan tekanan osmotik intraluminal,
sehingga terjadi pergeseran cairan plasma ke intestinal
Diare sekretorik : Diare yang disebabkan karena hambatan absorbsi Na oleh vilus entrosit serta
peningkatan sekresi Cl oleh kripta. Diare sekretorik terjadi saat usus kecil dan usus besar banyak
mengandung senyawa garam (terutama natrium klorida) dan air ke dalam feses. Sekresi garam
dan air yang berlebihan salah satunya disebabkan karena adanya toksin bakteri. Terjadi
peningkatan cyclic AMP intraseluler pada mukosa intestinal, sehingga mengaktifasi protein
signaling tertentu yang akan membuka channel chloride. Simulasi sekresi chlorida merupakan
respon pada toksin bakteri yang diperantarai oleh peningkatan konsentrasi cAMP.

Gambar 1. Skema diare sekretorik