Anda di halaman 1dari 12

TUGAS SISTEM DIGITAL

Nama

: ALI FAHRUDDIN

NIM

: DBC 113 046

Mata Kuliah : Sistem Digital


Materi

: Logic Gate 1 ( AND Gate Function )

JURUSAN/PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2013

Landasan Teori
Logic Gates
Teknologi digital hampir digunakan dalam setiap sistem kendali
menggantikan teknologi analog. Hal ini disebabkan teknologi digital lebih
sederhana, hanya mengenal dua keadaan tegangan saja, yaitu keadaan 1 dan 0.
Di dalam rangkaian keadaan 1 dan 0 ini ditunjukkan dengan rentang
tegangan tertentu. Untuk keadaan 1 berkisar antara 2,4 Volt sampai 5 Volt.
Sedangkan keadaan 0 berkisar antara 0 sampai 0,8 Volt.
Jika kita berpikir dari dua sinyal , A dan B , sebagai mewakili nilai
kebenaran dua proposisi yang berbeda , maka A dapat berupa TRUE ( logika 1 )
atau FALSE ( logika 0 ) . B dapat mengambil nilai-nilai yang sama . Sekarang
mempertimbangkan situasi di mana output , C , adalah TRUE hanya ketika kedua
A dan B BENAR BENAR . Kita dapat membuat tabel kebenaran untuk situasi
ini . Dalam tabel kebenaran , kita memasukkan semua kemungkinan kombinasi
dari input , A dan B , dan untuk setiap kombinasi A dan B kita daftar output , C.
Masukan
A
0
0
1
1

B
0
1
0
1

Keluaran
C
0
0
0
1

Seringkali dalam praktikum sangat membantu untuk menggunakan LED


untuk menunjukkan ketika sinyal adalah 0 atau 1 . Biasanya 1 ditunjukkan dengan
LED yang ON (yaitu bercahaya ). Sedangkan apabila LED mati maka itu
merupakan sinyal 0.

Untuk mendapatkan nol logis, menghubungkan input dari

gerbang ke tanah memiliki nol ( 0 ) volt masukan . Untuk mendapatkan yang


logis, menghubungkan input dari gerbang ke lima ( 5 ) volt sumber untuk
memiliki lima volt pada masukan . Setiap tombol kontrol satu switch ( dua tombol
- dua switch ) sehingga Anda dapat mengontrol input individu ke pintu gerbang .

Setiap kali Anda mengklik tombol , Anda beralih beralih ke posisi yang
berlawanan .
Gerbang AND
Gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya
satu sinyal keluaran. Gerbang AND mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin
tinggi (1) maka semua sinyal masukan harus dalam keadaan tinggi (1).
Tabel Logika AND dengan dua masukan
Input
(A)
0
0
1
1

Input
(B)
0
1
0
1

Input
(C)
0
0
0
1

Tabel Logika AND dengan tiga masukan


Input
(A)
0
0
0
0
1
1
1
1

Input
(B)
0
0
1
1
0
0
1
1

Input
(C)
0
1
0
1
0
1
0
1

Output
(Y)
0
0
0
0
0
0
0
1

untuk mempermudah mengetahui jumlah kombinasi sinyal yang harus


dihitung berdasarkan inputanya, gunakan rumus ini :
o 2^n , dimana n adalah jumlah input. Contoh : n = 2 maka 2^2 = 4, jadi
jumlah kombinasi sinyal yang harus dihitung sebanyak 4 kali.

Pembahasan
Logic Gate 1 ( And Gate Function )
Gerbang And memberikan keluaran 1 apabila masukkan yang diberikan
semuanya adalah 1, sedangkan jika masukan yang diberikan ada yang bernilai 0
atau semua masukkan bernialai 0 maka keluarannya menjadi 0.

Untuk membuat rangkain And gate function kita gunakan aplikasi DSCH2
yang merupakan simulator untuk membuat rangkaian gerbang logika.
Pada gerbang And menggunakan lambang seperti dibawah ini :

Masukan

Keluaran

Gerbang And digunakan untuk menghasilkan keluaran 1 (tinggi) jika semua


masukkan adalah 1 (tinggi). Apabila terdapat salah satu atau semua masukkan
adalah 0 (rendah) maka keluaran yang dihasilkan adalah 0 (rendah).
Untuk 2 masukkan:
Masukkan
In1
0
0
1
1

In2
0
1
0
1

keluaran
Out1
0
0
0
1

Cara membuat gerbang And Gate


1. Di aplikasi DSCH2 terdapat beberapa symbol yang bias kita gunakan

2. Untuk merangkai And gate function memakai aplikasi DCSH2 yang pertama
kita gunakan adalah mengambil gerbang and

3. Kemudian kita membuat masukan 2

4.

Untuk menggunakan keluaran kita gunakan symbol seperti lampu yang


langsung disambungkan pada hasil gerbang And.

5. Kemudian kita sambungkan gerbang masukkan dengan gari lurus pada menu

6. Kita menggunakan saklar on/off yang dapat kita ambil pada syimbol

7. Untuk memberi tegangan kita memberi tegangan 5 volt pada rangkaian


tersebut

8. Kemudian kita sambungkan beberapa syimbol untuk merangkai suatu


rangkaian and tersebut seperti pada gambar

9. Untuk menguki simulator kita gunaka menu seperti gambar dibawah ini

10. Kemudian muncul simulator control

11. Cara mengisi masukannya adalah dengan menekan masukan pada rangkaian
kita sehingga awalnya tidak berwarna menjadi warna merah

12.

Masukkan
pertama bernilai 1( tinggi ) sedangkan masukan kedua bernilai 0 (rendah)
maka lampu mati atau menghasilakan keluaran 0 (rendah).

Gambar diatas menunjukkan bahwah apabila terdapat salah satu masukkan 0


pada gerbang And maka keluarannya akan 0 (rendah).
13. Kemudian apabila kita member nilai 0 pada masukkan pertama, dan pada
masukkan kedua kita memberi masukkan 1 maka keluarannya adalah 0
(rendah).

Gambar diatas menunjukkan bahwah apabila terdapat salah satu masukkan 0


pada gerbang And maka keluarannya akan 0 (rendah).

14. Apabila kedua masukkan bernilai 0 maka keluarannya pun akan menjadi 0
(rendah) juga.

Pada gerbang And terdapat 2 masukkan yang keduanya 0 maka keluarannya


adalah 0 itu ditunjukkan pada lampu yang mati.
15. Sedangkan apabila kita masukkan dengan masukkan 1 (tinggi) pada
masukkan satu dan dua maka keluarannya menjadi 1 (tinggi).

Gambar diatas menunjukkan lampu menyala yang merupakan keluaran 1


karena masukkan yang diberikan adalah 1 pada semua masukkannya.

Kesimpulan

Rangkaian gerbang logika hanya mengenal keadaan 1 dan 0


Gerbang AND berfungsi sebagai gerbang pengali. Pengali disini berarti
output dari gerbang AND merupakan hasil kali logik-logik input. Output
gerbang AND akan bernilai 0 jika salah satu input berlogik 0. Dan
output gerbang AND akan bernilai 1 jika semua input berlogik 1.
Gerbang AND adalah gerbang yang memberi keluaran 1 apabila semua
masukan bernilai 1.
Apabila salah satu masukan atau semua masukkan bernilai 0 maka
keluarannya pun akan menjadi 0.

DAFTAR PUSTAKA
http://mahadisjuanda.wordpress.com/2013/02/20/gerbang -logika-dasar/