Anda di halaman 1dari 19

TUGAS KELOMPOK

STRUKTUR DATA

Di susun oleh :
BILLY GUNTORO S.
( DBC 113 004 )
MUSTAFA ARIFIN
( DBC 113 005 )
SAMSIR HATTA
( DBC 113 009 )
M. RIYANTO
( DBC 113 010 )
ALDI KURNIAWAN
( DBC 113 012 )
ALI FAHRUDDIN
( DBC 113 046 )
TRISMAWAN
( DBC 113 096 )
ROHMAT HIDAYATULLAH
( DBC 113 165 )
SUPRIYANDI
( DBC 113 170 )

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2014
Manual Sorting:
Mahasiswa

Nama Mahasiswa

Data awal nama Mahasiswa :


1. Pengurutan Nama Mahasiswa menggunakan metode insertion Sort

Data setelah diurutkan menjadi :


2. Pengurutan Nama Mahasiswa menggunakan metode Selection Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

3. Pengurutan Nama Mahasiswa menggunakan metode Bubble Sort :

Data setelah diurutkan menjadi :

NIM Mahasiswa
Data awal NIM Mahasiswa :

1. Pengurutan NIM Mahasiswa menggunakan metode insertion Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

2. Pengurutan NIM Mahasiswa menggunakan metode Selection Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

3. Pengurutan NIM Mahasiswa menggunakan metode Bubble Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

Laporan TA
Nama Mahasiswa TA
Data awal Nama Mahasiswa TA :

1. Pengurutan Nama Mahasiswa Tugas Akhir menggunakan metode insertion


Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

2. Pengurutan Nama Mahasiswa Tugas Akhir menggunakan metode Selection


Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

3. Pengurutan Nama Mahasiswa Tugas Akhir menggunakan metode Bubble Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

NIM Mahasiswa TA
Data awal NIM Mahasiswa TA :

1. Pengurutan NIM Mahasiswa Tugas Akhir menggunakan metode Insertion Sort


INTERA
SI
0
1
2
3
4

URUTAN DATA
DBC
050
DBC
111
DBC
111
DBC
111
DBC
111

111
107
107
107
107

DBC
111
DBC
050
DBC
123
DBC
011
DBC
011

107
111
109
108
108

DBC
123
DBC
123
DBC
050
DBC
123
DBC
123

109
109
111
109
109

DBC
011
DBC
011
DBC
011
DBC
050
DBC
022

108
108
108
111
110

DBC
022
DBC
022
DBC
022
DBC
022
DBC
050

110
110
110
110
111

Data setelah diurutkan menjadi :


DBC 107
111

DBC 108
011

DBC 109
123

DBC 110
022

DBC 111
050

2. Pengurutan NIM Mahasiswa Tugas Akhir menggunakan metode Selection


Sort

INTERA
SI
0
1
2
3
4
5

URUTAN DATA
DBC
050
DBC
111
DBC
111
DBC
111
DBC
111
DBC
111

111
107
107
107
107
107

DBC
111
DBC
050
DBC
011
DBC
011
DBC
011
DBC
011

107
111
108
108
108
108

DBC
123
DBC
123
DBC
123
DBC
123
DBC
123
DBC
123

109
109
109
109
109
109

DBC
011
DBC
011
DBC
050
DBC
050
DBC
022
DBC
022

108
108
111
111
110
110

DBC
022
DBC
022
DBC
022
DBC
022
DBC
050
DBC
050

110
110
110
110
111
111

Data setelah diurutkan menjadi :


DBC 107
111

DBC 108
011

DBC 109
123

DBC 110
022

DBC 111
050

3. Pengurutan NIM Mahasiswa Tugas Akhir menggunakan metode Bubble Sort

Data setelah diurutkan menjadi :


DBC 107
111

DBC 108
011

DBC 109
123

DBC 110
022

JUDUL TA
Data awal Judul TA :

1. Pengurutan Judul TA menggunakan metode Insertion Sort :

DBC 111
050

Data setelah diurutkan menjadi :

2. Pengurutan Judul TA menggunakan metode Selection Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

3. Pengurutan Judul TA menggunakan metode Bubble Sort

Data setelah diurutkan menjadi :

Angkatan Mahasiswa TA
Data awal Angkatan Mahasiswa :
1. Pengurutan Angkatan Mahasiswa menggunakan metode Insertion Sort

Data setelah diurutkan :

2. Pengurutan Angkatan Mahasiswa menggunakan metode Selection Sort

Data setelah diurutkan :

3. Pengurutan Angkatan Mahasiswa menggunakan metode Bubble Sort

Data setelah diurutkan :

Manual Searching :
Mahasiswa
Nama Mahasiswa
Data awal Nama Mahasiswa :
1. Pencarian data Nama Mahasiswa menggunakan metode Sequential Search
Contoh : Nama mahasiswa yang dicari adalah SUPRIYANDI

Ket : Data yang ditebalkan maksudnya angka yang diseleleksi.


Yang diatas pengertian secara manual. Secara teoritis sequential search :
pencarian ini hanya melakukan pengulangan dari 1 sampai dengan jumlah data.
Pada setiap pengulangan, dibandingkan data ke-i dengan yang dicari. Apabila
sama, berarti data telah ditemukan. Sebaliknya apabila sampai akhir pengulangan
tidak ada data yang sama, berarti data tidak ada. Pada kasus yang paling buruk,
untuk N elemen data harus dilakukan pencarian sebanyak N kali pula.
2. Pencarian data Nama Mahasiswa menggunakan metode Binary Search
Contoh : Nama mahasiswa yang dicari adalah SAMSIR
Left : 0
Right : 8
Loop 1 :

mid

= ( left + right ) / 2
=(0+8)/2
=4

mid (4) = MUSTAFA < val ( SAMSIR ), data belum ditemukan

Left

= mid + 1
=4+1
=5
Right = 8
Loop 2 :
mid

= ( left + right ) / 2
=(5+8)/2
=6
Mid (6)= SAMSIR, Pada Loop kedua data ditemukan.

NIM Mahasiswa
Data awal NIM Mahasiswa :
1. Pencarian NIM Mahasiswa mmenggunakan metode Sequential Search

Ket : Data yang ditebalkan maksudnya angka yang diseleleksi.


Yang diatas pengertian secara manual. Secara teoritis sequential search :
pencarian ini hanya melakukan pengulangan dari 1 sampai dengan jumlah data.
Pada setiap pengulangan, dibandingkan data ke-i dengan yang dicari. Apabila
sama, berarti data telah ditemukan. Sebaliknya apabila sampai akhir pengulangan
tidak ada data yang sama, berarti data tidak ada. Pada kasus yang paling buruk,
untuk N elemen data harus dilakukan pencarian sebanyak N kali pula.
2. Pencarian NIM Mahasiswa menggunakan metode Binary Search
Contoh : NIM mahasiswa yang dicari adalah DBC 113 009
Left = 0
Right = 8
Loop 1 : mid = ( left + right ) / 2
= ( 0 + 8 ) /2
=4
mid (4)= DBC 113 012 > val (DBC 113 009), data belum ditemukan.

Left = 0
Right = mid 1
=41
=3
Loop 2 : mid = ( left + right ) / 2
=(0+3)/2
=1
mid (1)=DBC 113 005 < val (DBC 113 009), data belum ditemukan.

Left

= mid + 1
=1+1
=2
Right = 3
Loop 3 : mid = ( left + right ) / 2
=(2+3)/2
=2
mid (2)= DBC 113 009, Pada Loop ketiga data ditemukan.

Laporan TA

Nama Mahasiswa TA

Data awal Nama Mahasiswa TA :


1. Pencarian Nama Mahasiswa TA mengggunakan Sequential Search
Contoh : Nama Mahasiswa TA yang dicari adalah BAGUSTINO

Ket : Data yang ditebalkan maksudnya angka yang diseleleksi.


Yang diatas pengertian secara manual. Secara teoritis sequential search :
pencarian ini hanya melakukan pengulangan dari 1 sampai dengan jumlah data.
Pada setiap pengulangan, dibandingkan data ke-i dengan yang dicari. Apabila
sama, berarti data telah ditemukan. Sebaliknya apabila sampai akhir pengulangan
tidak ada data yang sama, berarti data tidak ada. Pada kasus yang paling buruk,
untuk N elemen data harus dilakukan pencarian sebanyak N kali pula.
2. Pencarian Nama Mahasiswa menggunakan metode Binary Search
Contoh : Nama Mahasiswa TA yang dicari adalah WIDIYA SARI
Left = 0
Right = 4
Loop 1 : mid = ( left + right ) / 2
=(0+4)/2
=2
Mid (2)= WIDIYA SARI, Pada Loop pertama data telah ditemukan.

NIM Mahasiswa TA
Data awal NIM Mahasiswa TA :
1. Pencaraian NIM Mahasiswa TA menggunakan metode Sequential Search

Contoh : NIM mahasiswa TA yang dicari adalah DBC 108 011

Ket : Data yang ditebalkan maksudnya angka yang diseleleksi.


Yang diatas pengertian secara manual. Secara teoritis sequential search :
pencarian ini hanya melakukan pengulangan dari 1 sampai dengan jumlah data.
Pada setiap pengulangan, dibandingkan data ke-i dengan yang dicari. Apabila
sama, berarti data telah ditemukan. Sebaliknya apabila sampai akhir pengulangan
tidak ada data yang sama, berarti data tidak ada. Pada kasus yang paling buruk,
untuk N elemen data harus dilakukan pencarian sebanyak N kali pula.
2. Pencarian NIM Mahasiswa TA menggunakan metode Binary Search
Contoh : NIM mahasiswa TA yang dicari adalah DBC 110 022
Left = 0
Right = 4
Loop 1 : mid = ( left + right ) / 2
=(0+4)/2
=2
mid (2)= DBC 109 123 < val (DBC 110 022), Data belum ditemukan.

Left

= mid + 1
=2+1
=3
Right = 4
Loop 2 : mid = ( left + right ) / 2
=(3+4)2
=3
mid (3)= DBC 110 022, Pada Loop kedua data telah ditemukan.

JUDUL TA
Data awal Judul TA :
Bangun
Rancang
Website Dinas
Kehutanan
Palangka Raya

Absen
Sidik Jari
Perusaha
an Intel
Com

Membang
un
Operating
Sistem
Linux
Adinoid

Bangun
Rancan
g Anti
Virus
BAV

Buka Pintu
Otomatis
Dengan
Perintah
Suara

1. Pencarian Judul TA menggunakan metode Sequential Search


Contoh : Judul TA yang dicari adalah Membangun Operating Sistem Linux
Adinoid

Ket : Data yang ditebalkan maksudnya angka yang diseleleksi.


Yang diatas pengertian secara manual. Secara teoritis sequential search : pencarian
ini hanya melakukan pengulangan dari 1 sampai dengan jumlah data. Pada setiap
pengulangan, dibandingkan data ke-i dengan yang dicari. Apabila sama, berarti
data telah ditemukan. Sebaliknya apabila sampai akhir pengulangan tidak ada data
yang sama, berarti data tidak ada. Pada kasus yang paling buruk, untuk N elemen
data harus dilakukan pencarian sebanyak N kali pula.

2. Pencarian Judul TA menggunakan metode Binary Search


Contoh : Judul TA yang dicari adalah Buka Pintu Otomatis Dengan Perintah Suara
Left = 0
Right = 4
Loop 1 : mid = ( left + right ) / 2
=(0+4)/2
=2
mid (2)= Bangun Rancang Website Dinas Kehutanan > val (Buka Pintu
Otomatis Dengan Perintah Suara), Data belum ditemukan.

Left

= mid + 1
=2+1
=3
Right = 4
Loop 2 : mid = ( left + right ) / 2
=(3+4)/2
=3
mid (3)= Buka Pintu Otomatis Dengan Perintah Suara, Data telah
Ditemukan
Angkatan Mahasiswa TA
Data awal Angkatan Mahasiswa:
1. Pencarian Angkatan Mahasiswa dengan menggunakan metode Sequensial
Search
Contoh : Angkatan mahasiswa TA yang dicari adalah 2010

Ket : Data yang ditebalkan maksudnya angka yang diseleleksi.


Yang diatas pengertian secara manual. Secara teoritis sequential search :
pencarian ini hanya melakukan pengulangan dari 1 sampai dengan jumlah data.
Pada setiap pengulangan, dibandingkan data ke-i dengan yang dicari. Apabila
sama, berarti data telah ditemukan. Sebaliknya apabila sampai akhir pengulangan
tidak ada data yang sama, berarti data tidak ada. Pada kasus yang paling buruk,
untuk N elemen data harus dilakukan pencarian sebanyak N kali pula.
2. Pencarian Angkatan Mahasiswa dengan menggunakan metode Binary Search
Contoh : Nama angkatan mahasiswa TA yang dicari adalah 2010.
Left = 0
Right = 4
Loop 1 : mid = ( left + right ) / 2
=(0+4)/2
=2
mid (2)= 2009 < val (2010), data belum ditemukan.

Left

= mid + 1
=2+1
=3
Right = 4
Loop 2 : mid = ( left + right ) / 2
=(3+4)/2
=3