Anda di halaman 1dari 2

DERMATITIS KONTAK

ALERGI
Kabupaten
Lampung Timur

No. Dokemen :

/ SOP/PKM/SKP/2016

Tanggal terbit :

SOP UKP

No. Revisi

Halaman

: 1/1

UPTD Puskesmas
Sekampung

Disetujui Oleh
Ka UPTD Puskesmas Sekampung
dr. IPUT RETNOSARI
NIP.198402042010012006

1. Pengertian

Dermatitis Kontak Alergi (DKA) adalah reaksi peradangan kulit imunologik

2. Tujuan

karena reaksi hipersensitivitas.


Agar petugas dapat memahami dan memberikan pengobatan yang tepat pada
pasien dermatitis kontak alergi.

3. Kebijakan
4. Referensi

Buku Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

5. Prosedur

1. Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut.


2. Petugas mencocokan identitas pasien dengan rekam medic.
3. Petugas melakukan anamnesa pada pasien apakah pasien merasakan gatal pada

Primer.

kulit.
4. Petugas menanyakan apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan bahanbahan yang berhubungan dengan riwayat pekerjaan, hobi, obat topikal yang
pernah digunakan, obat sistemik, kosmetik, bahan-bahan yang dapat
menimbulkan alergi serta riwayat alergi di keluarga.
5. Petugas melakukan pemeriksaan vital sign.
6. Petugas menegakan diagnose berdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan
fisik, apakah terdapat tanda patognomosis. Lokasi dan pola kelainan kulit
penting diketahui untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebabnya, seperti
diketiak oleh diodorant, dipergelangan tangan oleh jam tangan, dan seterusnya
7. Petugas memberikan farmakoterapi berdasarkan keluhan, berupa :
a. Topikal (2x sehari)
-. Kotikosteroid krim, contoh hidrokortison krim 1%
-. Pada kasus dengan manifestasi klinis likenifikasi dan hiperpigmentasi,
dapat diberikan golongan betamethason valerat krim 0,1%
-. Pada kasus infeksi sekunder, perlu dipertimbangkan pemberian
antibiotik topikal.
b. Oral sistemik
-. Antihistamin hidroksisin (2x1 tablet) selama maksimal 2 minggu, atau
-. Loratadin 1x 10mg/hari selama maksimal 2 minggu
8. Petugas mengedukasi pasien untuk menghindari bahan alergen di rumah saat
mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan menggunakan alat pelindung diri.
9. Petugas menulis resep.
10. Petugas menyerahkan resep kepada pasien
11. Petugas menulis hasil pemeriksaan fisik, diagnose dan terapi kedalam rekam
medic pasien
12. Petugas menandatangani rekam medic
13. Petugas menulis diagnose ke buku register rawat jalan.

6. Dokumen
terkait

Rekam medic, Buku Register

DERMATITIS KONTAK
ALERGI

No. Dokemen :

UPTD Puskesmas
Sekampung

/ SOP/PKM/SKP/2016

Kabupaten
Lampung Timur

Tanggal terbit :

SOP UKP

7. Unit terkait

No. Revisi

Halaman

Disetujui Oleh
Ka UPTD Puskesmas
Sekampung
dr. IPUT RETNOSARI
NIP.198402042010012006

Pendaftaran, Poli Umum, Laboratorium, Apotek, Rekam Medik

8. Rekaman Historis

N
O

Halaman

Yang Dirubah

Perubahan

Diberlakukan Tgl