Anda di halaman 1dari 2

RESUME ENUKLEASI

Enukleasi merupakan operasi untuk pengambilan atau pengangkatan dan pembuangan


bola mata dari cavum orbita secara keseluruhan. Enukleasi lebih sering digunakan untuk
membuang mata yang buta dan mata yang sakitnya tidak dapat disembuhkan melalui
pengobatan apapun. Pada kebanyakan kasus, enukleasi akan meringankan rasa sakit yang
timbul akibat gangguan pada mata tersebut
Abnormalitas pada bola mata dapat dihasilkan oleh pengaruh lokal ataupun pengaruh
sistemik. Perubahan atau kelainan bola mata diawali oleh kelainan secara unilateral,
kemudian dapat berubah menjadi bilateral. Beberapa indikasi umum dilakukannya operasi ini
adalah trauma parah yang tidak mungkin ditangani, pada kasus uveitis kronis, pada kasus
endophthalmitis, glaucoma yang sudah tidak dapat disembuhkan dan membutakan, tumor
pada bulbus oculi, kelainan mata dari lahir yang menyebabkan kebutaan, dan beberapa
penyakit yang mungkin bisa menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker mata.
Anestesi yang digunakan untuk operasi ini adalah anestesi lokal. Setelah bola mata
dieluarkan, lalu diikat pada bagian pangkalnya kemudian dipotong. Sebelum dijahit, pada
beberapa teknik yang digunakan, menggantikan bola mata dengan bola mata silicon yang
gunanya adalah mencegah terjadinya kista akibat sekresi membrane niktitan. Apabila sudah
tidak ada perdarahan, di lakukan penjahitan dengan pola simple interupted suture. Jahitan
dibuat sedemikian rupa sehingga masih ada sedikit lubang pada sudut mata medial yang
berfungsi untuk drainase. Benang yang digunakan adalah non absorbable. Selanjutnya mata
tidak perlu dibalut dan diberikan antibiotika, anti peradangan, hemostatika dan vitamin A agar
cepat daya regenerasinya.
Teknik operasi enukleasi dapat dilakukan melalui dua prosedur yaitu pendekatan
subkonjunctival dan pendekatan transpalpebral.
1.Objek utama dalam pendekatan subkonjunctival adalah pembuangan bola mata,
membran nictian, dan sedikit kelopak mata, dengan meminimalkan pengangkatan jaringan
otot supaya kantung mata tidak menjadi kosong sehingga faktor estetika akan tetap terjaga.
Keunggulan dari pendekatan subkonjunctival adalah pencapaian saraf opticus dan pembuluh
darah lebih mudah sehingga akan menurunkan kerusakan dari optic chiasm. Operasi
enukleasi pada pendekatan subkonjunctival dilakukan pembuangan semua kelenjar air mata
karena apabila tidak dibuang maka kelenjar yang tersisa akan memproduksi air mata dan air

mata tersebut tidak bisa dibuang, sehingga air mata tersebut akan mencari jalan lain sehingga
membentuk suatu fistula yang menhubungkan antara rongga mata dan hidung.
2.Operasi enukleasi dengan pendekatan transpalpebra, pada umumnya digunakan untuk
mengurangi terjadinya kontak infeksi dari permukaan kornea dan metode pendekatan
transpalpebral ini lebih sederhana untuk digunakan. Kerugian dari pendekatan transpalpebral
adalah terdapat banyak perdarahan dan post operasi mata dengan metode pendekatan
transpalpebral menghasilkan mata yang cekung
Enukleasi biasanya menjadi pilihan terakhir klien untuk mengurangi rasa sakit dari
mata pasien, terutama apabila keadaan pasien sampai buta dan bola mata tidak ada gunanya
lagi bagi pasien. Enukleasi dan kebutaan ditoleransi dengan baik oleh anjing dan kucing
dibandingkan mereka harus merasakan sakit yang berkelanjutan.

Daftar Puastaka :
La Croix. Noelle. 2012. Enucleation. Terdapat pada [http://www.vmeli.com/veterinaryarticles-enucleation html]. Diakses pada 21 september 2014
Sudisma.I.G.N.2006. Ilmu Bedah Veteriner dan Teknik Operasi. Bali : Udayana University
Press.