Anda di halaman 1dari 1

Status

Dokumen

Induk

Salinan

No.Distribusi

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


PENATALAKSANAAN INCISE ABSES

No Dokumen

No Revisi

Halaman

33/TU/13

33

Puskesmas Cianjur
Kota

PROTAP

Tanggal Terbit

Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Cianjur Kota

03 Januari 2013

dr. Tjendrawati Pudjohartono


NIP. 19610923 198903 2 004
Pengertian

Memberikan tindakan incise abses untuk mencegah infeksi


lanjutan

Tujuan

Sebagai acuan penatalaksanaan drainase / incisi abses untuk


menghindari infeksi lanjutanan
1. perawat yang sudah terlatih dalam melakukan incici
abses
2. semua pasien dengan vulknus laceratum dan luka kurang
dari 6 jam
PERSIAPAN PERALATAN :
1. Sebuah pisau bedah atau mata pisau
berukuran 10
2. Duk steril
3. Hanscoen
4. Pinset bergigi
5. Gunting maya bulat
6. Kasa gulung 1 inchi, kapas
7. Larutan plovin,/ netadin , elastoplast
PENATALAKSANAAN :
1. Perawat menyiapkan alat kedekat pasien dan menjelasakan
kepasien atau keluarga pasien (informed concern)
2. Perawat memakai handscoen
3. Perawat memposisiskan pasien dalam posisi yang
memungkinkan terlihatnya daerah terinfeksi dengan
maksimal dengan teknik operasi
4. Perawat melakukan asepsis / antisepsis daerah abses dan
sekitarnya
5. pasang duk steril
6. lakukan anastesi local setelah menyiapkan dan menutupi
daerah abses, buatlah sebuah sayatan berbentuk silang
sebuah usapan aseptic bakteri harus dilakukan dari pus
segera setelah incici
7. jepit tepi sayatan silang dengan pinset bergigi dan gunting
dengan menggunakan gunting mayo, tindakan ini akan
mengubah bentuk incisi dari bintang menjadi sebuah lubang
dan akan mencegah penutupan luka yang lebih awal dalam
masa pasca operasi dini
8. hancurkan l;okulasi didalam rongga abses dengan jari
telunjuk anda, pastikan tidak ada bagian yang paling
didrainase tertinggal
9. rendam kasa gulung dengan proflavin / betadine dan
masukan ke dalam luka, mulai dari bagian yang paling
dalam dan berlanjut keatas
10. letakkan pembalut ringan diatas luka dan fiksasi dengan
elastoplas
11. konseling pada pasien (anjuran untuk menjaga sterilitas
didaerah luka)
12. bereskan kembali peralatan
Rawat inap

Kebijakan

Prosedur

Unit terkait

Anda mungkin juga menyukai