Anda di halaman 1dari 12

PRE PLANNING

PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI TENTANG 6


LANGKAH CUCI TANGAN YANG BENAR PADA ANAK USIA
SEKOLAH DI RW IV KELURAHAN PISANG
KECAMATAN PAUH

OLEH:
KELOMPOK K

IRHAMNA, S.Kep
NELLA VORINDA PUTRI, S.Kep
GEMA WAHYUNI, S.Kep
RATNA ASNITA, S. Kep
KENNY MARINDA, S.Kep
RAFIKA INDAH, S.Kep
WIDYA HERLINA, S.Kep

ARIF BUDIMAN, S.Kep


DITA FEBRINA, S.Kep
NOVIA HASLINDA, S.Kep
NICY GUSVITA SARI, S.Kep
TIYA MONICA BAMINDA, S.Kep
USTIN NURJANAH, S.Kep
RITTA FARMA, S.Kep

PRAKTEK PROFESI KEPERAWATAN KOMUNITAS


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2016

PRE PLANNING PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI


TENTANG 6 LANGKAH CUCI TANGAN YANG
BENAR PADA ANAK USIA SEKOLAH
DI RW IV KELURAHAN PISANG
KECAMATAN PAUH
A. LATAR BELAKANG
Reformasi masalah kesehatan dari upaya kuratif ke arah preventif dan
rehabilitatif yang dikenal dengan semboyan mencegah lebih baik daripada
mengobati mendapatkan tantangan besar dalam implementasinya di
lapangan. Perlu sinergi dan kerjasama lintas sektor dan partisipasi setiap
lapisan masyarakat demi kesuksesan agenda tersebut, kalau tidak maka
semboyan tersebut tetaplah menjadi tulisan di awang-awang tanpa ada
perubahan yang tampak nyata di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
Perawat komunitas sebagai salah satu ujung tombak pelayanan primer
di tengah-tengah masyarakat mendapatkan amanah yang mulia ini untuk
menjadi penggerak dan penggagas perubahan (agent of change), menemukan
solusi-solusi dan bekerja bersama-sama dengan setiap lapisan masyarakat,
terhadap masalah kesehatan yang ditemukan sebelum menjadi masalah yang
lebih komplek dan luas melalui upaya promotif, preventif, rehabilitatif, dan
kuratif dalam masalah kesehatan.
Praktek Profesi Keperawatan Komunitas Mahasiswa Fakultas
Keperawatan Universitas Andalas (FKEP UNAND) sebagai salah satu wadah
pembelajaran mahasiswa dan calon-calon perawat komunitas di masa depan
turut memberikan andil dan kontribusi terhadap masalah-masalah kesehatan
yang ada di RW IV Kelurahan Pisang Kecamatan Pauh, salah satu tempat dan
lahan praktek keperawatan komunitas di kota Padang.
Usia anak adalah periode yang sangat menentukan kualitas seorang
manusia dewasa nantinya. Di dalam periode ini didapatkan banyak
permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak di kemudian
hari. Pemeliharaan kebersihan diri sangat menentukan status kesehatan,
dimana individu secara sadar dan atas inisiatif pribadi menjaga kesehatan dan
mencegah terjadinya penyakit. Upaya ini lebih menguntungkan bagi individu

karena lebih hemat biaya, tenaga dan waktu dalam mewujudkan


kesejahteraan dan kesehatan.
Tangan merupakan pembawa utama kuman penyakit. Praktek CTPS
setelah ke jamban atau menceboki anak, dan sebelum menjamah makanan
dapat menurunkan hampir separuh kasus diare, dan sekitar seperempat kasus
ISPA. Praktek CTPS juga dapat mencegah infeksi kulit, mata, dan
memudahkan kehidupan orangan dengan HIV/AIDS. Diare dan ISPA (Infeksi
Saluran Pernafasan Atas) dilaporkan telah membunuh 4 juta anak setiap
tahun di negara-negara berkembang. Anak-anak yang tumbuh di daerah
miskin berisiko meninggal 10 kali lebih besar daripada mereka yang tinggal
di daerah kaya. Salah satu sumber penularannya adalah tangan yang tidak
bersih.
Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu intervensi kesehatan
yang paling murah dan efektif dibandingkan dengan hasil intervensi
kesehatan dengan cara lainnya serta telah terbukti mampu mengurangi resiko
penyakit bukan hanya yang terkait dengam diare, namun juga beberapa
penyakit berbahaya lainnya seperti kolera dan disentri, sampai dengan 48
59%.
Sebagai langkah awal dilakukan pengkajian melalui penyebaran
kuesioner pada masyarakat RW IV Kelurahan Pisang tanggal 26 Agustus
2016 untuk mendapatkan gambaran umum mengenai masalah kesehatan di
wilayah ini. Dari hasil penyebaran kuesioner untuk anak usia sekolah
masalah kesehatan yang dijumpai yaitu ketidakefektifan pemeliharaan
kesehatan pada anak usia sekolah, dari hasil penyebaran kuesioner didapat
50% anak menderita diare dalam 6 bulan terakhir, dan 64% tidak terbiasa
mencuci tangan sebelum makan.
Dari latar belakang masalah diatas maka kami mahasiswa S1
keperawatan merasa tertarik untuk melakukan penyuluhan tentang 6 langkah
cuci tangan yang benar yang dilakukan kepada anak usia sekolah.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan dan demonstrasi 6 langkah cuci
tangan yang benar diharapkan anak usia sekolah mengetahui dan dapat
mendemonstrasikan cara 6 langkah cuci tangan yang benar sehingga dapat
meningkatkan derajat kesehatannya.
2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan dan demonstrasi 6 langkah cuci tangan
yang benar selama 30 menit anak mampu :
a. Mengetahui pengertian 6 langkah cuci tangan
b. Mengetahui tujuan mencuci tangan
c. Mengetahui kapan waktu mencuci tangan
d. Mengetahui 6 langkah Cara cuci tangan yang benar
e. Mendemonstrasikan 6 langkah cara cuci tangan yang benar.
C. PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Topik/Judul Kegiatan
Penyuluhan dan demonstrasi tentang 6 langkah cara cuci tangan yang
benar
2. Sasaran dan Target
a. Sasaran:
Anak usia sekolah di RW IV Kelurahan Pisang Kecamatan Pauh.
b. Target
Anak usia sekolah di RW IV Kelurahan Binuang
3. Metoda
Presentasi
Ceramah
Diskusi
Tanya jawab
Demonstrasi

4. Media dan Alat


a. LCD
b. Wireless
c. Mikrofon
d. Laptop
e. Alat-alat yang digunakan (Sabun, Tissue, Air)
5. Waktu dan Tempat
a. Waktu
: Rabu, 7 September 2016

b. Pukul
c. Tempat
d. Kegiatan

: 16.30 WIB s/d selesai


: Mushalla Muhsin Hadir Dughaiman
: Penyuluhan dan demonstrasi tentang 6 langkah
cara cuci tangan yang benar

6. Pengorganisasian
a. Setting Tempat
M

F
F
F

F
F

Keterangan :
= Pembimbing
= Presenter
= Observer
F

M
=

= Moderator
= Peserta
= Media

= Fasilitator
= Guru Ngaji

b. Susunan Acara
No
1 Pembukaan
2.

Kegiatan

Kegiatan Peserta

Mengucapkan salam
Menjawab salam
Memperkenalkan anggota penyuluhan
Mendengarkan
Menjelaskan tentang topik penyuluhan
Membuat kontrak waktu
Mendengarkan
Menggali pengetahuan peserta tentang

Menyepakati kontrak
Mengemukakan

pengertian cuci tangan


pendapat
Memberikan reinforcement positif dan
Mendengarkan dan
meluruskan
memperhatikan

Waktu
5 menit

20 menit

Menggali pengetahuan peserta tentang

Mengemukakan

tujuan cuci tangan


pendapat
Memberikan reinforcement positif dan
Mendengarkan dan
meluruskan
memperhatikan
Menggali pengetahuan peserta tentang
Mengemukakan
kapan waktu cuci tangan
Memberikan reinforcement positif dan pendapat
meluruskan
Menggali pengetahuan peserta tentang

Mendengarkan dan

langkah cara cuci tangan yang baik

memperhatikan

dan benar

Ikut mendemonstrasikan

memperhatikan
6 langkah cara cuci tangan
Mengemukakan
Memberikan reinforcement positif dan
pendapat
meluruskan
Mendemonstrasikan secara langsung 6 Mendengarkan dan

Meminta peserta untuk memberikan

pertanyaan
Memberikan reinforcement pada

6 langkah

cara cuci

tangan yang baik dan


benar

peserta yang mengajukan pertanyaan

Mengajukan Pertanyaan

dan menjawab pertanyaan


Mendengarkan

dan

memperhatikan
3

Penutup
a.

5 Menit

Moderator melakukan

Menjawab pertanyaan

evaluasi tentang 6 langkah cara cuci


tangan yang baik dan benar
b.

Moderator menyimpulkan
diskusi

c.

Moderator memberikan

hasil Bersama

menyimpulkan materi
Menjawab salam

Salam
c. Uraian Tugas
1) Penanggung jawab

moderator

: Ustin Nurjanah, S.Kep

Mengkoordinasi persiapan dan pelaksanaan kegiatan penyuluhan


pada anak usia sekolah di Musallah Kelurahan Pisang Kecamatan
Pauh
2) Moderator : Arif Budiman, S.Kep
a) Membuka acara
b)Memperkenalkan anggota penyuluhan
c) Menjelaskan topik penyuluhan
d)Membuat kontrak waktu
e) Memimpin jalan penyuluhan
f) Mengarahkan alur penyuluhan
g)Menutup acara
3) Presenter: Ustin Nurjanah, S.Kep
a) Menyampaikan materi tentang 6 langkah cara cuci tangan yang
baik dan benar
4) Observer dan Notulen : Nicy Gusvita Sari, S.Kep
a) Mengamati proses pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir
b)Membuat laporan hasil pelaksanaan penyuluhan dan demonstrasi
tentang 6 langkah cara cuci tangan yang benar
c) Mendokumentasikan jalannya kegiatan

5) Fasilitator : Irhamna, S.Kep


Nella Vorinda Putri, S.Kep
Gema Wahyuni, S.Kep
Ratna Asnita, S.Kep
Kenny Marinda, S.Kep
Rafika Indah, S.Kep
Widya Herlina, S.Kep
Dita Febrina, S.Kep
Novia Haslinda, S.Kep
Tiya Monica Baminda, S.Kep
Ritta Farma, S.Kep

a) Memotivasi peserta untuk berperan aktif selama jalannya


kegiatan.
b) Memfasilitasi peserta untuk berperan aktif selama penyuluhan.
D. EVALUASI
1. Struktur
a. Acara telah didiskusikan bersama pokjakes unit anak dan remaja
minimal 3 hari sebelum acara dilakukan.
b. Pokjakes unit anak dan remaja berpartisipasi
c.
d.
e.
f.

aktif

dalam

penyelenggaran kegiatan
75% peserta menghadiri kegiatan.
Tempat dan alat tersedia sesuai perencanaan.
Peran dan tugas mahasiswa sesuai perencanaan.
Pre Planning telah disetujui

2. Proses
a. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.
b. Para peserta yang hadir mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
c. Peserta yang hadir berperan aktif dalam mengajukan pertanyaan dan
mengemukakaan pendapat selama diskusi berlangsung.
d. Mahasiswa mampu mempresentasikan 6 langkah cara cuci tangan yang
benar .
e. Tidak ada peserta yang keluar masuk selama acara berlangsung.
3. Hasil
Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan:
a. 75% materi tentang 6 langkah cuci tangan yang benar terkuasai oleh
peserta
- Peserta mampu menyebutkan tentang pengertian 6 langkah cuci
tangan
- Peserta mampu menyebutkan tentang tujuan cuci tangan
- Peserta mampu menyebutkan tentang kapan waktu cuci tangan
- Peserta mampu menyebutkan tentang 6 langkah cara cuci tangan
yang benar
b. 80% peserta mampu mendemonstrasikan 6 langkah cara cuci tangan
dengan benar.

Lampiran
6 Langkah Cara Cuci Tangan Yang Benar
A. Pengertian
Cuci tangan adalah salah satu bentuk kebersihan diri yang penting.
Selain itu mencuci tangan juga dapat diartikan menggosok dengan sabun
secara bersama seluruh kulit permukaan tangan dengan kuat dan ringkas yang
kemudian dibilas dibawah air yang mengalir (Potter, 2005).
Menurut Depkes (2009), cuci tangan pakai sabun adalah salah satu
tindakan dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan
sabun oleh manusia untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai
kuman.
6 langkah Cuci tangan adalah cara mencuci tangan menggunakan sabun
untuk membersihkan jari jari, telapak dan punggung tangan dari semua
kotoran, kuman serta bakteri jahat penyebab penyakit.
B. Tujuan
Menurut Potter & Perry (2005) tujuan mencuci tangan adalah untuk
membuang kotoran dan organisme yang menempel dari tangan dan untuk
mengurangi jumlah mikroba total pada saat itu. Tangan yang terkontaminasi
merupakan penyebab utama perpindahan infeksi. Adapun tujuan mencuci
tangan adalah untuk mencegah terjadinya infeksi silang melalui tangan,
menjaga kebersihan perorangan, serta membersihkan dan membunuh kuman.
Menurut Hidayat (2009) mencuci tangan pakai sabun bertujuan untuk:
Mencegah terjadinya infeksi melalui tangan
Membantu menghilangkan mikroorganisme yang ada di kulit atau tangan
C. Waktu yang Tepat Untuk Mencuci Tangan
Ada enam saat penting untuk melakukan cuci tangan pakai sabun
(Nurkhalida, 2010).yaitu:
1. Sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan,

2.
3.
4.
5.

Sebelum menyuapi anak,


Sesudah buang air besar atau buang air kecil di toilet,
Sesudah menceboki bayi/ anak,
Setelah bersin, batuk, membuang ingus, setelah pulang dari bepergian dan
6. Sehabis bermain/memberi makan dan memegang hewan peliharaan
D. Langkah
a. Basahi tangan dengan air di bawah kran atau air mengalir.
b. Ambil sabun cair secukupnya untuk seluruh tangan. Akan lebih baik bila
sabun mengandung antiseptik. Oleskan sabun / desinfektan pada tangan dan
buat berbusa.
E. Alat yang digunakan
a. Sabun
b. Ember
c. Air mengalir
d. Tissu
F. 6 Langkah Cuci Tangan Yang benar
1) Basahi tangan dengan air mengalir, tuangkan handwash ataupun handscrub
secukupnya dan gosok kedua telapak tangan berlawanan arah jarum jam
dengan hitungan 4 kali.

2) Gosok punggung tangan kiri dengan telapak tangan, tanpa saling


melepaskan lalu masukkan jari-jari tangan kanan ke sela-sela tangan kiri.
Lakukan pada tangan kiri, dengan hitungan 4 kali.

3) Gosok sela-sela jari diantara kedua tangan saling berhadapan atau terkait
dengan hitungan 4 kali.

4) Letakkan ujung jari pada telapak satunya dengan jari saling mengunci, lalu
gosok antara keduanya dengan hitungan 4 kali.

5) Jempol kanan digosok memutar oleh telapak tangan kiri, dan sebaliknya
sebanyak 4 kali.

6) Letakkan ujung jari kanan dengan bentuk seperti mangkuk ke telapak


tangan kiri, kemudian gosok perlahan dengan hitungan 4 kali. Lakukan hal
yang sama pada tangan kiri.

7) Dan kemudian basahi tangan di bawah air yang mengalir hingga tidak ada
sisa-sisa sabun, dan keringkan dengan tissue.
DAFTAR PUSTAKA

Depkes RI, 2006. Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit.


Jakarta: Depkes RI.
Potter and Perry (2010). Buku ajar Fundamental Keperawatan. (Edisi IV).
Jakarta. EGC
Doenges Marilyn E. (1999). Rencana Asuhan Keperawatan: Pedoman untuk
perencanaan dan pendokumentasian perawatan pasien. (Edisi III).
Jakarta: EGC
Penuntn Umum untuk petugas puskesmas. Jakarta. Depertemen Kesehatan.
1995. Peoman Pelatihan Modul dan Materi Dokter kecil. Jakarta