Anda di halaman 1dari 18

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala
rahmat

serta

hidayah-Nya,

sehingga

penulis

dapat

melaksanakan

dan

menyelesaikan kegiatan kerja praktik, serta menyusun laporan kerja praktek yang
dilaksanakan pada tanggal 12 September 2016 s/d 23 September 2016.
Laporan magang ini disusun berdasarkan hasil Praktik Kerja Lapangan di
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember dan diajukan untuk memenuhi salah
satu syarat kelulusan mata kuliah magang pada Program Studi Administrasi
Publik Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dan Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember.
Penyusunan Laporan Magang ini tidak dapat terwujud tanpa adanya
dukungan, bimbingan, dan motivasi dari berbagai pihak baik secara langsung
maupun tidak langsung kepada penulis. Oleh karena itu, dengan segenap
kerendahan hati penulis mengucapkan terimakasih kepada:
1. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kemampuan serta kekuatan
kepada penulis sehingga pembuatan laporan kerja praktik ini dapat
diselesaikan.
2. Kedua orang tua penulis yang selalu memberikan dukungan, motivasi,
dan doa dalam segala proses kerja praktik.
3. Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS selaku Dekan Fakultas Ilmu
Administrasi Universitas Brawijaya.
4. Dr.M. Fathorrazi, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas
Jember.
5. Bapak Ahmad Bunyamin selaku Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan
Bank Indonesia Jember.
6. Mbak Sony Faridayanti selaku pembimbing mahasiswa dalam kerja
praktik di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember.
7. Teman-teman kerja praktik Aditya Widya Pratama, Diaren Yuhibu Eka
Putra, Mohammad Fikri Haikal,Ibnu Febri Ansyah, Yanuar Ayu
Kusumaningtyas, Fitria Datus, Heni Wulandari, Yolanda Aprilia Wijayadi,

Sofiatun Hasanah, Siti Sofiah Linda Sari.


8. Semua pihak yang turut membantu dalam pelaksanaan kerja praktik yang
tidak bisa penulis sebutkan satu persatu.
Penulis berterimakasih atas kesempatan untuk melaksanakan kerja praktik
di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember. Penulis menyadari masih banyak
kekurangan dalam penulisan laporan kegiatan kerja praktik ini, sehingga penulis
membutuhkan kritik dan saran guna memperbaiki dan berkembang menjadi lebih
baik lagi.

Jember, 23 September 2016

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Program sarjana (S1) dibentuk dengan tujuan menghasilkan sumber daya

manusia yang siap pakai dan ahli di bidangnya serta tanggap terhadap perubahan
disegala bidang kehidupan, namun pada kenyataannya, banyak dijumpai lulusan
dari perguruan tinggi mengalami kesulitan dalam menghadapi praktek yang ada
dalam dunia usaha/dunia kerja. Hal ini disebabkan kurang siapnya lulusan
tersebut dengan fakta di lapangan yang ternyata jauh berbeda dengan apa yang
diterima selama masa perkuliahan. Kurangnya bekal teknikal yang dimiliki oleh
mahasiswa dapat mengakibatkan sumber daya manusia yang dihasilkan kurang
mempunyai kualifikasi dan kompetensi seperti yang diinginkan oleh dunia
usaha/dunia kerja.
Perubahan yang cepat dan dinamis dalam segala bidang kehidupan meliputi
ekonomi, politik, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi di era
globalisasi dan semakin modern ini, membawa dampak yang besar untuk
pengembangan kualitas manusia yang maju dan mandiri. Hal ini mendorong
perguruan tinggi untuk dapat menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki
keunggulan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan. Oleh
karena itu, sebagai proses pendidikan, mahasiswa perlu meningkatkan
pemahamannya atas disiplin ilmu yang ditekuni melalui tambahan wawasan,
pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan bermasyarakat.
Salah satu partisipasi dunia usaha/dunia kerja dalam mendukung mewujudkan
sumber daya manusia yang siap pakai, ahli, dan tanggap adalah memberikan
kesempatan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan
dunia usaha/dunia kerja secara langsung. Dengan dukungan tersebut diharapkan
dapat membantu mempersiapkan mahasiswa sebagai sumber daya yang :

1. Mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya di bangku perkuliahan


secara langsung ke dunia usaha/dunia kerja.
2. Melatih mahasiswa untuk berpikir secara komprehensif dalam mengenali
dan mengatasi permasalahan yang kompleks dan dinamis yang timbul
dalam dunia usaha/dunia kerja.
3. Memberikan gambaran nyata mengenai situasi dan kondisi permasalahan
yang sesungguhnya terjadi di dunia industri, dimana selama ini mahasiswa
hanya memperolehnya secara teori dari bangku perkuliahan.
4. Menambah pengalaman dalam dunia usaha/dunia kerja

yang

sesungguhnya, sehingga setelah menyelesaikan studinya, mahasiswa


memiliki bekal yang memadai untuk memasuki dunia usaha/dunia kerja.
Berdasarkan uraian yang sudah kami paparkan diatas, Praktik Kerja
Lapangan merupakan salah satu kegiatan yang tepat bagi mahasiswa untuk
melatih pengaplikasian pengetahuan yang dimiliki dalam dunia praktisi yang
dapat diwujudkan dengan misi peningkatan sumber daya manusia. Alasan dan
gambaran yang telah dikemukakan, maka sebagai mahasiswa Program Studi S1
Ilmu Admnistrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
Malang dan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Jember bermaksud mewujudkan tujuan tersebut.

1.2

Tujuan Praktik Kerja Lapangan (PKL)


1. Memenuhi persyaratan mata kuliah Magang Alternatif pada program studi
S1 Ilmu Admnistrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas
Brawijaya Malang dan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Jember.
2. Mahasiswa dapat berlatih

memanfaatkan

pengetahuan

untuk

menyelesaikan permasalahan di dunia usaha/ dunia kerja maupun


wirausaha mandiri.
3. Melatih kompetensi perilaku mahasiswa guna menghadapi dunia usaha/
dunia kerja maupun wirausaha mandiri.

1.3

Manfaat Praktik Kerja Lapangan (PKL)

1.

Bagi Mahasiswa
a. Memperoleh pengalaman kerja dalam bidang administrasi dan
keuangan pada umumnya, serta pelayanan pada khususnya.
b. Berlatih bekerjasama dan berkomunikasi sebagai anggota team work.
c. Memperdalam dan meningkatkan keterampilan dan kreativitas diri
dalam
lingkungan yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki,
d. Mempersiapkan diri dalam menghadapi lingkungan kerja serta berlatih
menyesuaikan diri dalam dunia usaha/ dunia kerja di masa mendatang.
e. Menambah wawasan dan pengetahuan kerja sebagai bekal
menghadapi

dunia

usaha/

dunia

kerja

khususnya

wawasan

kebanksentralan.
2. Bagi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang dan
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember
a. Untuk mengevaluasi kesesuaian kurikulum S1 Ilmu Administrasi
Publik/ Negara dengan kebutuhan dunia usaha/ dunia kerja.
b. Menjalin kerjasama dan hubungan yang baik antara universitas dengan
instansi.
c. Sebagai pengenalan antara mahasiswa dengan instansi, serta
peningkatan kreatifitas pribadi.
3.

Bagi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember


a. Menjalin dan mempererat hubungan kerjasama dengan lembaga
pendidikan tinggi, dalam hal ini Universitas Brawijaya dan Universitas
Jember.
b. Memberikan

kesempatan

bagi

mahasiswa

untuk

memperoleh

pengalaman dan membentuk jiwa kerja yang unggul.


c. Sebagai sarana untuk memberikan pertimbangan dalam menentukan
kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan oleh instansi, dilihat dari segi
sumber daya manusia yang dihasilkan lembaga pendidikan tinggi.
d. Wujud kepedulian Bank Indonesia dalam mempersiapkan lulusan
perguruan tinggi dengan pengalaman kerja.

BAB II
GAMBARAN UMUM INSTANSI

2.1

Status dan Kedudukan Bank Indonesia


Lembaga Negara Independen
Sejarah Bank Indonesia sebagai Bank Sentral yang independen dalam

melaksanakan tugas dan wewenangnya dimulai ketika Undang-Undang baru,


yaitu Undang-Undang No. 23/1999 tentang Bank Indonesia dinyatakan berlaku
pada 17 Mei 19999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik
Indonesia No. 6/2009.
Tidak hanya pada tataran Undang-undang, ihwal bank sentral juga menjadi
substansi Perubahan Keempat Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945 (UUD 45) sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 23D bahwa Negara
memiliki suatu bank sentral yang susunan, kedudukan, kewenangan, tanggung
jawab, dan independensinya diatur dengan Undang- undang . Dengan landasan
konstitusional yang jelas dan kuat tersebut maka sebagai implementasi dari
amanat UUD 45 Pasal 23D, selain statusnya sebagai Bank Sentral Republik
Indonesia, juga diatur bahwa Bank Indonesia adalah lembaga negara yang
independen dalam melaksanakan tugasnya, bebas dari campur tangan Pemerintah
dan/atau pihak lain, serta dinyatakan sebagai badan hukum agar terdapat kejelasan
wewenang Bank Indonesia dalam mengelola kekayaan sendiri yang terlepas dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Bank Indonesia memiliki otonomi
penuh dalam merumuskan dan melaksanakan setiap tugas dan wewenang seperti
yang telah ditentukan dalam Undang-Undang tersebut. Pihak luar tidak
dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank Indonesia, begitupun dengan
Bank Indonesia tidak berkewajiban untuk menolak atau mengabaikan berbagai
bentuk intervensi dari pihak manapun.

Bank Indonesia Sebagai Badan Hukum


Status Bank Indonesia sebagai badan hukum publik maupun badan hukum
perdata ditetapkan dengan Undang-Undang. Sebagai badan hukum publik, Bank
Indonesia berwenang menetapkan peraturan-peraturan hukum yang merupakan
pelaksanaan dari Undang-Undang yang mengikat seluruh masyarakat sesuai
wewenangnya. Sebagai badan hukum perdata, Bank Indonesia dapat bertindak
untuk dan atas nama sendiri di dalam maupun di luar pengadilan.
2.3

Visi dan Misi, Niai-Nilai dan Sasaran Strategis Bank Indonesia


Sebagai Bank Sentral yang mempunyai tujuan tunggal, yaitu mencapai dan

memelihara kestabilan nilai rupiah, maka Bank Indonesia menerapkan visi dan
misi untuk mencapai tujuan tersebut. Visi dan Misi Bank Indonesia adalah sebagai
berikut:
2.3.1

Visi

Menjadi lembaga Bank Sentral yang kredibel dan terbaik di regional melalui
penguatan nilai-nilai strategis yang dimiliki serta pencapaian inflasi yang rendah
dan nilai tukar yang stabil.
2.2.2

Misi

a) Mencapai stabilitas nilai rupiah dan menjaga transmisi kebijakan moneter


untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
b) Mendorong sistem keuangan nasional bekerja secara efektif dan efisien
serta mampu bertahan terhadap gejolak internal dan eksternal untuk
mendukung alokasi sumber pendanaan/pembiayaan dapat berkontribusi
pada pertumbuhan dan stabilitas perekonomian nasional.
c) Mewujudkan sistem pembayaran yang aman, efisien, dan lancar yang
berkontribusi terhadap perekonomian, stabilitas moneter dan stabilitas
sistem keuangan dengan memperhatikan aspek perluasan akses dan
kepentingan nasional.
d) Meningkatkan dan memelihara organisasi dan SDM Bank Indonesia yang
menjunjung tinggi nilai-nilai strategis dan berbasis kinerja, serta

melaksanakan tata kelola (governance) yang berkualitas dalam rangka


melaksanakan tugas yang diamanatkan Undang-undang.
2.2.3 Nilai-nilai Strategis
Nilai-nilai strategis yang ingin dijadikan acuan dalam melaksanakan
berbagai kegiatan dalam Bank Indonesia, di antaranya adalah:
1. Trust and Integrity
Membangun kondisi saling menghormati dan mempercayai secara internal
dan eksternal melalui keterbukaan, kehandalan, dan konsistensi antar
pikiran, ucapan dan tindakan yang didasari oleh nilai-nilai moral dan etika
2. Professionalism
Bekerja dengan tuntas dan bertanggung jawab atas dasar kompetensi
terbaik yang dilakukan secara independen, antisipatif, rasional, dan
obyektif
3.

Excellence
Senantiasa melakukan yang terbaik dengan mengedepankan penciptaan
nilai tambah yang prima untuk mencapai keunggulan yang berkelanjutan

4.

menuju kesempurnaan
Public Interest
Senantiasa mengutamakan dan melindungi kepentingan Bangsa dan
Negara diatas kepentingan pribadi dan golongan dalam melaksanakan

mandate dengan penuh dedikasi, adil, dan bertanggung jawab


5. Coordination and Teamwork
Membangun sinergi yang berkesinambungan secara internal dan eksternal
melalui kolaborasi dan komunikasi yang menghasilkan komitmen yang
memberikan nilai tambah dengan dasar saling percaya, saling menghargai,
dan interpedensi

2.2.4 Sasaran Strategis


Untuk mewujudkan Visi, Misi, dan Nilai-nilai Strategis tersebut, Bank
Indonesia menetapkan sasaran strategis jangka panjang, yaitu:
1.
2.
3.
4.

Memperkuat pengendalian inflasi dari sisi permintaan dan penawaran


Menjaga stabilitas nilai tukar
Mendorong pasar keuangan yang dalam dan efisien
Menjaga SSK yang didukung dengan penguatan surveillance SP

5. Mewujudkan keuangan inkflusif yang terarah, efisien, dan sinergis


6. Memelihara SP yang aman, efisien,d an lancar
7. Memperkuat pengelolaan keuangan BI yang akuntabel
8. Mewujudkan proses kerja efektif dan efisien
9. Mempercepat ketersediaan SDM yang kompeten
10. Memperkuat aliansi strategis dan meningkatkan persepsi positif BI
11. Memantapkan kelancaran transisi pengalihan fungsi pengawasan bank ke
OJK

2.3

Profil Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember

2.3.1

Gambaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember


Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, memiliki ruang lingkup
kerja yang berada di wilayah eks. Karisidenan Besuki dan Lumajang yang
terdiri dari kabupaten jember, Bondowoso, Situbondo, banyuwangi dan
Lumajang.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember memiliki denah kantor,
yang terdiri dari beberapa lantai yaitu:
a. Lantai Dasar (Ground)
1. Ruang Kliring
2. Ruang Ekspedisi
3. Ruang Driver
4. Pos Pengamanan
5. Setoran Besar
6. Khasanah Arsip
7. Gudang ATK
8. Ruang Fitnes
b. Lantai 1
1. Deputi Kepala Bidang system Pembayaran dan Manajemen Intern
2. Unit Operasional Kas
3. Unit layanan Nasabah, Kliring, Perizinan, dan Pengawasan Sistem
Pembayaran
c. Lantai 2
1. Kepala Perwakilan
2. Sekertariat dan Operator
3. Ruang Rapat Besar dan Coffee Break
d. Lantai 3
1. Deputi Kepala Perwakilan Bidang Ekonomi dan Keuangan

2. Unit Assesment, Statistik, Survei, dan Liason


3. Unit Akses Keuangan dan Umum
4. Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan
5. Perpustakaan
6. Ruang Rapat Ekonomi dan Keuangan
e. Lantai 4
1. Unit Sumber Daya
2. Ruang Rapat Sumber Daya

2.3.2

Struktur Organisasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi


Jawa Timur
Kantor Bank Indonesia Surabaya dipimpin oleh seorang Kepala
Perwakilan dibantu oleh seorang Kepala Grup dan tiga orang Kepala
Divisi. Berikut adalah struktur organisasi Kantor Perwakilan Bank
Indonesia Provinsi Jawa Timur :

BAB III
PELAKSANAAN KERJA PRAKTIK

3.1

Bentuk Kegiatan dan Pelaksanaan Kerja Praktik


Kerja Praktik dilaksanakan dan dibimbing oleh pembimbing di Kantor

Perwakilan Bank Indonesia Jember selama 2 minggu kerja. Kerja praktik


dilaksanakan pada tanggal 12 September sampai 24 September 2016 di Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Jember.
Kegiatan yang dilaksanakan saat praktek kerja adalah media monitoring,
mengikuti pembekalan materi dari berbagai devisi, Seminar Nasional Tax
Amnesty oleh STIE Mandala Jember, Sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional
(BNN), praktik penyelenggara kliring maupun sistem penyelenggara akhir
(settlement); membantu administrasi dalam pelaksanaan SKDU Triwulan III oleh
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember; kegiatan Temu Rabu Sore

(TRABAS), pengembangan klaster sapi

perah binaan Bank Indonesia serta

sosialisasi dan edukasi Badan Narkotika Nasional.


Kegiatan kerja praktek yang telah dilaksanakan selama 2 minggu praktek
kerja di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dapat dilihat
pada tabel 3.1 di bawah ini.
No
1

Tanggal
13 September 2016

Kegiatan
Apel pagi, Pengenalan anak magang di Devisi Ekonomi
Moneter, Media monitoring, dan Materi mengenai Akunting

14 September 2016

dan Kliring.
Apel pagi, Media monitoring, Praktik di Unit Layanan
Nasabah dan Kliring, mengikuti pengembangan klaster sapi
perah binaan Bank Indonesia Ds. Mangli kec. Kaliwates kab.
Jember dan Temu Rabu Sore (TRABAS) mengenai sosialisasi

15 September 2016

kontrak bisnis.
Apel pagi, Media monitoring, Seminar Nasional Tax Amnesty
oleh STIE Mandala Jember, Sosialisasi dari Badan Narkotika

16 September 2016

Nasional (BNN).
Senam Pagi, Apel Pagi, Media monitoring, Pembekalan
materi Sistem Pembayaran, dan membantu administrasi
dalam

19 September 2016

pelaksanaan SKDU Triwulan III oleh Kantor

Perwakilan Bank Indonesia Jember.


Apel pagi di lantai 1, Media monitoring dan membantu
administrasi dalam

20 September 2016

pelaksanaan SKDU Triwulan III oleh

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember.


Apel pagi, Media monitoring, Kebanksentralan,

dan

membantu administrasi dalam pelaksanaan SKDU Triwulan


7

21 September 2016

III oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember.


Apel pagi, Media monitoring, mengikuti SKDU di Lumajang,
Temu rabu Sore (TRABAS) mengenai BPK dan membantu
administrasi dalam

22 September 2016

pelaksanaan SKDU Triwulan III oleh

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember.


Apel Pagi, Media monitoring, Materi Unit Assesment
Keuangan dan UMKM, Materi Operasional Kas dan

membantu administrasi dalam pelaksanaan SKDU Triwulan


9

23 September 2016

III oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember.


Apel pagi, Media monitoring, membantu administrasi dalam
pelaksanaan SKDU Triwulan III oleh Kantor Perwakilan
Bank Indonesia Jember dan Presentasi.

3.2

Penjelasan

Sub bab ini membahas dan menjelaskan tugas-tugas yang dikerjakan peserta kerja
praktek di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember
3.2.1

Media monitoring
Media monitoring adalah kegiatan rutin harian yang berfungi untuk
memantau perkembangan berita terutama dalam bidang ekonomi moneter,
fiskal, keuangan, sistem pembayaran maupun pemerintahan. Secara teknis,
pemilihan berita dilakukan dalam dua tahap, yaitu oleh peserta PKL untuk
menyusun media review secara keseluruhan. Berita yang dipilih untuk
media review oleh peserta PKL terdiri dari 60% berita ekonomi lokal (eks.
Karisidenan Besuki dan Lumajang) dan 40% berita ekonomi nasional;
memaparkan pertumbuhan atau penurunan unit-unit perekonomian
(komoditas, asuransi, kredit, perbankan, nilai tukar, dll); dan berita
ekonomi yang mencantumkan data atau menyebutkan Bank Indonesia.
Berikutnya, hasil media monitoring dimanfaatkan untuk bahan kajian
Fungsi Asesmen Ekonomi dan Surveillance. Dari pemantauan berita
tersebut, dapat membantu membaca sentimen masyarakat terhadap kinerja
dan kebijakan Bank Indonesia dan kegiatan perekonomian yang terjadi di
berbagai daerah (meliputi kondisi-kondisi yang dapat mempengaruhi
inflasi, harga pasar, melihat posisi supply and demand, dsb). Pemantauan
rutin yang dilakukan setiap hari dapat memetakan isu ekonomi harian yang
dibahas media, menentukan tren pasar, dan membantu prediksi ekonomi.

3.2.2

Sistem Kliring Nasional bank Indoesia (SKNBI)


Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia
sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6

Tahun 2009 (UU BI), menyebutkan bahwa tugas Bank Indonesia yaitu
mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
Untuk mewujudkan sistem pembayaran yang efisien, cepat, aman dan
andal yang emndukung stabilitas sistem keuangan maka sesuai Pasal 16
UU BI, Bank Indonesia menyelenggarakan sistem kliring antar bank yang
dikenal dengan nama Sistem Kliring nasional Bank Indonesia atau dikenal
dengan nama SKNBI.
Penyelenggaraan kliring oleh BI diatur dalam Peraturan Bank Indonesia
Nomor 7/18/PBI/2005 tanggal 22 Juli 2005 tentang Sistem Kliring
Nasional sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Bank
Indonesia Nomor 12/5/PBI/2010 tanggal 12 Maret 2010 (PBI SKNBI).
SKNBI adalah sistem transfer dana elektronik yang meliputi kliring debet
dan kliring kredit yang penyelesaian setiap transaksinya dilakukan secara
nasional.

Sejak

dioperasikan

oleh

Bank

Indonesia

pada

tahun

2005, SKNBI berperan penting dalam pemrosesan aktivitas transaksi


pembayaran, khususnya untuk memproses transaksi pembayaran yang
termasuk Retail Value Payment System (RVPS) atau transaksi bernilai kecil
(retail) yaitu transaksi di bawah Rp.100 juta. para peserta magang
diperbolehkan untuk turut serta mengamati aktivitas kliring yang
dilakukan di lantai 1 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember (KPwBI
Jember).
3.2.3

SKDU

3.3

Kontribusi Mahasiswa PKL terhadap Perpustakaan Bank


Indonesia Jember
Pembuatan account yang terdiri dari Instagram, Twitter,
Facebook untuk promosi event perpustakaan serta buku buku
baru BI Jember

BAB III
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Setelah melaksanakan kerja praktek selama 2 minggu di Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Jember, peserta kerja praktek mendapat beberapa
manfaat sebagai berikut.
1. Kegiatan kerja praktik memberi banyak wawasan kepada peserta kerja
praktek terutama wawasan mengenai kebanksentralan.
2. Selama kegiatan kerja praktik, peserta kerja praktek mendapat kesempatan
untuk merasakan dunia profesional. Peserta kerja praktek banyak belajar
tentang cara bersosialisasi, kerja tim, dan menaati sistem.
3. Peserta kerja praktik memberikan kontribusi berupa ide serta wujud nyata
terhadap perpustakan Bank Indonesia Jember dalam pembuatan account
media social seperti facebook, Instagram, dan twitter untuk mengenalkan
dan mempublikasikan perpustakaan Bank Indonesia Jember kepada
publik.
4.2 Saran
Dari seluruh kegiatan kerja praktek yang telah dilaksanakan, berikut saran
yang dapat
menjadi masukan untuk kegiatan kerja praktek ke depannya.
1. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dan Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Jember
Penulis berharap pihak Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember dapat memberikan
pembekalan kepada peserta kerja praktek dan memantau kinerja
mahasiswanya yang sedang kerja praktek. Selain itu ke depannya pihak
Fakultas maupun Universitas perlu menjalin lebih banyak kerjasama
dengan berbagai instansi supaya membuka lebih banyak kesempatan kerja
praktek bagi mahasiswanya mengingat banyaknya manfaat yang di dapat
dari kegiatan ini.

2. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Ke depannya penulis berharap


peserta kerja praktek dapat terus dibimbing agar dapat menyelesaikan
tugas-tugas praktek kerja dengan baik. Selain itu Kantor Perwakilan Bank
Indonesia Jember diharapkan dapat terus menjalin kerjasama dengan
berbagai Perguruan Tinggi dan memberi kesempatan praktek kerja bagi
mahasiswa-mahasiswanya.