Anda di halaman 1dari 5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu

: SMP Negeri 1 Pandaan


: Prakarya (Teknologi Budidaya)
: VII/ganjil
: Modifikasi media tanam
: 1 Pertemuan ( 2 JP)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar
3.2 Mengidentifikasi teknik modifikasi media tanam tanaman sayuran sesuai wilayah
setempat
4.2 Memodifikasi media tanam tanaman sayuran berdasarkan identifikasi sesuai wilayah
setempat
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1. Menjelaskan teknik modifikasi media tanam sayuran sesuai wilayah setempat
4.2.1. Mempraktikkan kegiatan budi daya tanaman sayuran dengan teknik
hidroponik/vertikultur.
4.2.2. Melaksanakan kegiatan budidaya tanaman sayuran sesuai tahapan.
4.2.3. Melakukan pengamatan pertumbuhan dan perkembangan tanaman sayuran.
D. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran diharapkan siswa dapat
3.2.1. Menjelaskan teknik modifikasi media tanam sayuran sesuai wilayah setempat
4.2.1. Mempraktikkan kegiatan budi daya tanaman sayuran dengan teknik
hidroponik/vertikultur.
4.2.2. Melaksanakan kegiatan budidaya tanaman sayuran sesuai tahapan.
4.2.3. Melakukan pengamatan pertumbuhan dan perkembangan tanaman sayuran.
E. Materi Pembelajaran
Sarana budi daya tanaman sayuran meliputi alat dan bahan yang digunakan untuk
kegiatan budi daya tanaman sayuran dengan teknik hidroponik. Alat digunakan untuk

membantu atau memudahkan kegiatan budi daya. Bahan dan alat yang digunakan bergantung
pada teknik hidroponik yang akan diterapkan. Bagi pemula, disarankan menerapkan teknik
hidroponik yang sederhana agar mudah diaplikasikan. Guru membimbing peserta didik
terkait istilahistlah baru yang diperkenalkan tentang alat dan bahan yang digunakan.
Berikut alat dan bahan yang digunakan untuk budi daya tanaman sayuran dengan
hidroponik sederhana (wick system).
Alat:

1.
2.
3.
4.

Wadah tanam, tempat untuk menyimpan media


Wadah larutan nutrisi
Jerigen
Sumbu (bisa dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas) akan mengalirkan nutrisi ke
seluruh bagian tanaman.
5. PH meter untuk mengukur nilai PH larutan nutrisi
6. TDS meter atau EC meter (alat untuk mengukur kadar nutrisi)
Bahan
1. Benih, tanaman sayuran yang unggul
2. Media tanam yang bersifat porous (pasir, kerilil, pecahan batu bata atau bahan porous
lainnya). Media tanam mempunyai peranan mendukung tumbuh tegak tanaman, dan
menyediakan oksigen, air, serta hara. Media disesuikan dengan kebutuhan tanaman
dan ketersediaan media tanam
3. Larutan nutrisi menyediakan air dan mineral. Nutrisi merupakan faktor penting untuk
pertumbuhan dan kualitas produk tanaman. Larutan nutrisi yang digunakan bisayang
siap pakai atau dibuat sendiri. Contoh laruran nutrisi yang dibuat sendiri dengan
membuat larutan pupuk NPK 3 gram per liter
4. Pestisida adalah bahan-bahan racun yang digunakan untuk membunuh jasad hidup
yang mengganggu tumbuhan. disarankan menggunakan pestisida nabati.
Tanaman hidroponik sangat bergantung pada campuran atau komposisi nutrisi yang
diberikan. Persyaratan pertumbuhan optimal tanaman ditentukan oleh keadaan larutan dan
sirkulasinya. Nilai pH larutan nutrisi perlu diupayakan pada kisaran 5,5 sampai 6.5 sesuai
untuk tanaman yang dibudidayakan. Tanaman yang dibudidayakan secara hidroponik dapat
tumbuh dengan baik jika memperoleh hara, air dan oksigen yang cukup.
F. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran

: Project based learning

G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
memberi pertanyaan kepada siswa apakah budidaya tanaman sayuran telah tumbuh
dengan baik? Apakah ada maslah dalam pertumbuhan tanamannya?
c. Apersepsi
Menunjukkan gambar budidaya tanaman sayur denga teknik hidroponik atau
vertikultur

Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang jenis-jenis dan pengelompokan
tanaman sayuran pada pertemuan ini, melputi:
1. Pembentukan kelompok
2. Melakukan kegiatan praktik budidaya tanaman dengan menggunakan teknik
hidroponik atau vertikultur
2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan terhadap contoh budidaya tanaman dengan
teknik hidroponik.
b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali argumentasi dan alasan
pemilihan teknik budidaya tanaman yang tepat dengan kondisi lingkungan.
c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik merangkai peralatan untuk media hydroponik sesuai dengan contoh,
menakar nutrisi hidroponik sesuai dosis yang tepat.
d.Mengasosiasikan
Peserta didik mempraktikkan tahapan budidaya tanaman sayuran, pengolahan tanah,
penanaman, pemeliharaan dengan menggunakan sarana produksi dan peralatan
budidaya yang telah dipersiapkan dengan menunjukkan sikap kerjasama dan toleran.
e. Mengkomunikasikan (penyajian hasil dan analisis hasil penyelesaian masalah)
Peserta didik secara berkelompok mempresentasikan hasil praktik penanaman
tanaman sayuran yang telah dilakukan dalam bentuk laporan tertulis dengan penuh
percaya diri dan tanggung jawab.
3. Penutup (10 menit)
a.
Simpulan
Peserta didik dan guru membuat simpulan tentang hasil diskusi secara bersama-sama
b.
Evaluasi
Melakukan penilaian terhadap proses pembuatan display.
c.
Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang telah
berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi wawasan
lebih pada peserta didik.
d.
Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas mendiskusikan kekurangan yang terjadi dari hasil kerja
keompok mengenai jenis-jenis sayuran yang telah dilakukan bersama kelompoknya.
e.
Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

H.

Penilaian
Keterampilan
a.Teknik
b.Bentuk instrument
c. Instrumen

NO Kompetensi Dasar
4.2 Memodifikasi media
tanam tanaman sayuran
berdasarkan
identifikasi sesuai
wilayah setempat

: observasi
: lembar observasi (Penilaian Kinerja)
: Terlampir (instrumen 1)
Materi
Modifiasi media
tanam

I. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Alat dan bahan
a. gunting
b. gelas air mineral
c. kain flanel
d. Spayer
e. Gelas ukur

f.
g.
h.
i.

Indikator
4.2.1. Mempraktikkan
kegiatan budi daya
tanaman sayuran
dengan teknik
hidroponik/vertikultur
.
4.2.2Melaksanakan
kegiatan budidaya
tanaman sayuran
sesuai tahapan.

Bentuk soal
Penilaian
kinerja

Bibit
Rockwool
Nutrisi hidroponik
Tusuk gigi

2. Sumber Belajar
Paresti, S. Dkk. (2013). Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal 102 -131).
Paresti, S. Dkk. (2013). Buku Guru Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud,
(hal 118 - 147).
Hariana, A. (2006). Seri Agrisehat 1-3: Tumbuhan Sayuran dan Khasiatnya. Jakarta:
Penebar Swadaya,
Syukur, Ch. dan Hernani. (2006). Budi Daya Tanaman Sayuran Komersia. Jakarta:
Penebar Swadaya,
Anonim. (2009). Sembilan tanaman sayuran unggulan hasil uji klinis Badan
POM
http://www.beritabumi.or.id diunduh tanggal 19 April 2013
Pandaan, 6 Oktober 2016
MENGETAHUI,
KEPALA SEKOLAH

GURU MATA PELAJARAN

ERRIASTUTI, M.Pd

Aninda Ari Susanti, S.Pd

NIP. 19600702 198103 2 003

LAMPIRAN 1.
LEMBAR PENILAIAN KINERJA
NO.
NAMA SISWA
ASPEK
1
Pembuatan media tanam
Kerjasama
Tanggung jawab
2

SKOR

3
4
Dst..
Rubrik Penilain
A. Merangkai alat dan bahan
Skor:
3: bila siswa mampu merangkai media dengan benar dan rapi
2: bila siswa mampu merangkai media dengan benar tetapi kurang rapi
1: bila siswa mampu merangkai media, tetapi kurang benar
B. Kerjasama antar anggota kelompok
Skor:
3: bila siswa bekerjasama dengan anggota kelompoknya
2: siswa mendoninasi atau kurang aktif dalam kegiatan kelompok
1: siswa tidak mau bekerjasama dengan anggota kelompok lainnya
C. Tanggung Jawab
3: siswa bertanggungjawab atas alat dan bahan yang dibawa, menggunakan dengan baik,
dan membersihkan alat, bahan, dan lokasi.
2: siswa kurang bertanggung jawab atas alat dan bahan yang dibawa, membersihkan alat
dan bahan tetapi masih kotor
1: siswa tidak merapikan dan membersihkan alat, bahan, maupun lokasi