Anda di halaman 1dari 4

CHECKLIST ANAMNESIS

*contoh Skenario Kasus, contoh lainnya ada d 4shared*
A. ASPEK KOMUNIKASI
1. Salam Dan Memperkenalkan Diri
Mempersilahkan pasien duduk, “Selamat pagi, pak. Saya dr. X yang bertugas di
klinik ini (sambil menjabat tangan). Sebelumnya nama bapak siapa? Umur
berapa? Pekerjaan? Alamat? (sambil ditulis)
2. Mendengarkan Secara Aktif
Berusaha tertarik dengan cerita pasien sehingga dapat memberi feedback “Oh,
begitu ya bu”, “Baik bu, saya mengerti”, “Lalu bagaimana, bu?”
3. Tidak Memotong Pembecaraan Pasien Selama Masih Relevan
Boleh dipotong apabila pasien bercerita ngelandur, maka dokter harus
mengembalikan pembicaraan awal.
4. Menggunakan Bahasa Yang Dipahami Pasien
Jadi liat dulu status pasien. Misalnya, berbicara dengan lansia berbeda dengan
berbicara kepada yang masih muda.
5. Mempertahankan Kontak Mata Dengan Pasien
Nanti jangan terlalu fokus menulis, sambil menulis tetap pertahankan kontak
mata, karena kontak mata menunjukkan empati
6. Menunjukkan Empati
“Baik ibu, saya mengerti pasti ngga enak ya rasanya, kita coba atasin ya dll”

B. Tn untuk pria.mendadak - atau perlahan?” Durasi. Menggali riwayat penyakit dahulu .On set.“apakah bapak pernah sakit seperti ini sebelumnya? . Menggali riwayat penyakit sekarang . “Sudah berapa lama menderita sakitnya. bayi untuk bayi. rasa sakitnya seperti apa bu?” Catatan: Sifat sakit sesuaikan dengan keluhan penyakit. Menanyakan identitas pasien . sakitnya biasanya berapa lama. “Umur ibu berapa?” “Alamatnya dimana?” “Bekerja sebagai apa?” Jika pasien anak-anak datang bersama pendapingnya. Untuk wanita yang belum menikah. “Apakah bapak masih dapat - beraktivitas seperti biasa? Masih bisa kerja/kuliah?” Tindakan yang pernah dilakukan. anak untuk - anak.“Gimana pak berkurang atau tidak?” 4.Frekuensi “dalam sehari seberapa sering pak sakitnya?” . “Bapak. Pak? Berapa kali minum obat? Berapa banyak?”–misal pasien bilang sudah. jangan lupa tanyakan derajat sakit. Nyerinya skal berapa bu?”. Menanyakan keluhan utama.“Nama ibu siapa?” Untuk penulisan gelar sebelum nama. “Kalau lagi kabuh. Keterampilan Bertanya ( misal sakit kepala ) 1. “Dari kapan pak sakitnya? . misal “Dari skala 1-10.Sifat muncul. “Sakitnya seperti apa ya pak? Apakah hilang timbul. “Coba ibuceritakan tentang sakit yang bapak rasakan. - Tanyakan juga apa yang memperparah/memperingan sakit. bu?”. bu?” Sifat sakit. “Udah minum obat belum. bisa ceritakan tentang sakit yang dirasakan?” “Kalau boleh tau bapak ada keluhan apa ya datang kesini?” 3. Lokasi? “sakitnya dimana bu? Apakah sakitnya di satu tempat aja atau ada bagian lain yang sakit” Hal-hal yang berhubungan dengan fisiologis : “ bapak dengan keadaan sakit seperti ini bisa makan tidak ? bisa tidur - dengan nyenyak tidak? Hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas. Nn. Misal kalau sakitnya - hilang timbul. misal Ny untuk wanita yang sudah menikah. identitas pendamping wajib ditanya terlebih dahulu 2.

Apakah ibu bersedia? Jika saya belum bisa mendiagnosa.Sistem saraf dan indera: sakit kepala.Sistem otot. badan pegal (+). “apakah bapak ada penyakit lain?” “Pernah ada riwayat rawat inap bu.Sistem kulit: bercak-bercak putih. kita perlu pemeriksaan lebih lanjut. bercak-bercak merah. benjolan .Sistem urogenital: kencing merah. Eksplorasi riwayat penyakit keluarga “ apakah dikeluarga ibuada penyakit seperti ini?” 6. muntah.Catatan: - Jika pernah. . mulas. tremor . sendi: pegal.Sistem endokrin: banyak makan. 25 tahun. cemas. sakit tenggorokan (+). Silakan ibu naik ke bed pemeriksaan sementara saya mencuci tangan” . tanyakan dulu bagaimana. batuk (+). sembelit.Sistem pencernaan: mual. . gangguan haid 7.“Ibu tidak perlu khawatir akan penyakit ini. haid terlambat . kembung . lemah . nafsu makan (-) Kesan yang diperoleh: Diare dengan dehidrasi Contoh 2: Anak. koreng. diare. sembuh/tidak. 30 tahun. nyeri ulu hati (+).Sistem kardiovaskular: berdebar. linu. demam (+). laki-laki. darah dalam dahak (+). Mengakhiri ananesis ada 2 cara: . keseleo. Tanyakan Keluhan penyerta. banyak kencing. berak-berak (+). pusing. riwayat keluarga ayah hipertensi (+). perempuan. kencing pekat dan sedikit (+). mual dan muntah (+). riwayat penyakit asma (+). Membuat Resume Anamnesis Contoh 1: Anwari. keputihan. tulang. pernah diobatin/tidak. psuing (-) Sudah meminum obat paracetamol 1 biji 3x sehari Kesan yang diperoleh: anak perempuan 12 tahun dengan batuk disertai gejala deman dan gejala infeksi saluran pernafasan Contoh 3: A. pilek. lendir dalam feses (-). sakit berjalan . untuk menegakkan diagnosis. maka akan saya rujuk kepada dokter yang lebih ahli. sakit kepala di pelipis kanan dan kri menjalar ke leher Kesan yang diperoleh: Hipertensi/pusing kepala 8. 12 tahun. karena apa ya bu?” 5. sakit kepala (+).Sistem respirasi: batuk. sesak nafas. darah dalam feses (-).

kalau berdahak tanyakan warna. sistem digestif. Jika dalam 3 hari belum ada perubahan. “Ada pegal?”. Berak-berak: tanyakan warna. menggigil/tidak 6. misal sistem muskulo. Muntah: tanyakan muntahannya seperti apa (isinya) 3. Demam: tanyakan kapan demamnya naik/turun. tanyakan menjalar atau tidak 5. Sakit kepala. Contoh: Keluhan utama = Batuk-batuk sistem respirasi Tanyakan keluhan penyerta sistem respirasi: “Ada flu juga? Pilek? Sakit tenggorokan?” lalu lanjutkan pertanyaan ke sistem lain. ada lendir/darah 2. silahkan ibu datang kembali untuk pemeriksaan lebih lanjut” TAMBAHAN: 1. kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisi ibu. Saya akan berikan obat pada ibu dan ibu makan obatnya secara teratur. Baru kemudian tanyakan semua sistem yang lain.- “ Ibu tidak perlu khawatir akan penyakit ini. banyaknya (jumlahnya). Untuk keluhan penyerta. Batuk: Tanyakan berdahak atau tidak. ada darah atau tidak 4. “Ada mual? sakit perut?” Dll . tanyakan per sistem tetapi utamakan sistem yang berkaitan dengan keluhan utama terlebih dahulu.