Anda di halaman 1dari 7

DALIL AL-QUR'AN & HADITS TENTANG

KEUTAMAAN MENGHAFAL AL-QUR'AN
7 Juli 2014 pukul 12:21

Dirangkum dari beberapa ayat qur'an & hadits oleh:
Syekh Shohibul Faroji Azmatkhan Al-Hafizh
(Syekh Mufti Kesultanan Palembang Darussalam)
DALIL QUR'AN TENTANG KEUTAMAAN AL-QUR'AN
(1) “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Al Qur’an)
dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami
anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan,
mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah
menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada
mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30.
(2) Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Rabb-mu
(Al Quran) (QS. Al Kahfi : 27).
(3) Dan firman-Nya: Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu AlKitab (Al Quran)… (QS. Al Ankabut : 45).
(4) Dan firman-Nya: Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Rabb negeri
ini (Mekah) yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala
sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang
berserah diri”. * Dan supaya aku membacakan al-Qur’an (kepada manusia).
“. (QS. an-Naml: 91-92).
(5) “Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa
kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang
diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu.”
(QS. Al-Maidah: 48)

“Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab. beliau bertanya. kemudian Rasul mengetes hafalan mereka. bacalah dan teruslah naiki (derajatderajat surga). Seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas “Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh (HR. maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya. dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan” (HR. tetapi juga menghafalnya dan mengamalkannya. (2) Alangkah indahnya hidup kita. Kemudian Al Quran memohon lagi: Wahai Tuhanku ridhailah dia.DALIL HADITS TENTANG KEUTAMAAN AL-QUR'AN (1) Dari Utsman radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar Al Qur`an dan mengajarkannya. Muslim). Al Hakim. Inu Khuzaimah. bebaskanlah dia. bahwa Rasulullah Sawbersabda: “Penghafal Al Quran akan datang pada hari kiamat. hadits hasan {2916}. bila kita tidak hanya sekedar bisa membaca Al Quran. “Bacalah olehmu Al Qur’an. (4) Al Qur’an akan menjadi penolong (syafa’at) bagi penghafal . sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”” (HR. Dan diperintahkan kepada orang itu. 4639). (3) Dari Abu Hurairah ra. Al Quran kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah. Tirmidzi. maka Allah meridhainya. kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal. Tirmidzi). kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan). Banyak hadits Rasulullah Saw yang mendorong untuk menghafal Al Qur’an atau membacanya di luar kepala. kemudian Al Quran akan berkata: Wahai Tuhanku. ia menilainya hadits shahih). Dari Abu Hurairah ia berkata. sehingga hati seorang individu muslim tidak kosong dari sesuatu bagian dari kitab Allah Swt. “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda. ia berkata.Dari Abi Umamah ra. (5) Nabi Saw memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi. “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya.” (HR. Al-Bukhari no.”Aku hafal . maka orang itu dipakaikan jubah karamah.

” (HR. “Benar. Hakim).” (Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albany dalam As-silsilah As-Shahihah. ketika ditunjuk kepada salah satunya.surat ini. maka beliu mendahulukan pemakamannya di liang lahat. Rasul mendahulukan pemakamannya.. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya. 2914 dan Abu Daud.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. :Manakah diantara keduanya yang lebih banyak hafal Al Quran. (6) Nikmat mampu menghafal Al Qur’an sama dengan nikmat kenabian. maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian. para sahabat bertanya. dan mengamalkannya. (7) Seorang hafizh Al Qur’an adalah orang yang mendapatkan Tasyrif nabawi (Penghargaan khusus dari Nabi Saw). hanya saja tidak diwahyukan padanya..”Karena kalian . “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab. “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi. At-Turmudzi dan An-Nasa’i). kemudian beliau bersabda. “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia. Shahabi menjawab. “Para ahli Al Qur’an.” (HR. surat ini. 5/281 no. Karena kedudukanmu di akhir ayat yang engkau baca.” Nabi bersabda. “Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Quran. mempelajarinya. bacalah dan mendakilah. Di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi SAW kepada para sahabat penghafal Al Qur’an adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh Al Qur’an. 1464 dari Abdullah bin Amr dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Dikatakan kepada pemilik Al-Qur’an. maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membaca secara tartil di dunia. bedanya ia tidak mendapatkan wahyu. Bukhari) (8) Telah diriwayatkan oleh Tirmizi. Keduanya bertanya. dan surat Al Baqarah. “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab.” (HR. 2240) (9) Hafizh Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi.” (HR. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. “Adalah Nabi mengumpulkan diantara orang syuhada uhud. Ahmad) (10) Siapa yang membaca Al Qur’an.

Muslim no. Rasul SAW menetapkan berhak menjadi imam shalat berjama’ah. (14) Ibnu Abbas radhiallahu anhuma berkata. “Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya. dan hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf.” (HR. ia sulit dalam membacanya. lalu dibelanjakannya harta itu siang dan malam (di jalan Allah). Dan orang yang membaca Al Qur`an dengan tertatah-tatah. maka ia mendapat dua pahala.” (HR.berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an. “Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an. Sedang orang yang tidak membaca Al Qur`an adalah seperti buah kurma. Al-Qur`an adalah terpercaya di atas seluruh kitab sebelumnya. maka kedudukannya di akhirat ditemani oleh para malaikat yang mulia. sehingga ia membacanya siang dan malam. rasanya . Al-Bukhari no. Abu Daud dan Turmudzi) (12) Kepada hafizh Al Qur’an. Rasulullah SAW bersabda. “Batu ujian adalah yang terpercaya. namun Alif itu satu huruf.” (HR. 4638 dan Muslim no. (Pertama) kepada seorang yang telah diberi Allah (hafalan) Al Qur`an. rasanya lezat dan baunya juga sedap.” (15) Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Tidak boleh ada hasad (kecemburuan) kecuali pada dua hal.” (HR. (Kedua) kepada seorang yang dikaruniakan Allah harta kekayaan. At Turmudzi). “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia. beliau bersabda. sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. 1350) (16) Dari ‘Aisyah radhiallahu anha dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang yang mahir membaca Al Qur`an. Lam satu huruf dan Mim satu huruf. AlHakim) (11) Dari Abdillah bin Amr bin ‘Ash dari Nabi SAW. Muslim) (13) “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu hasanah.” (HR. 1329) (17) Dari Abu Musa Al Asy’ari radhiallahu anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Perumpamaan orang yang membaca Al Qur`an adalah seperti buah Utrujjah.

” (HR. Ternyata (aku melihat) sepertinya ada Zhullah (sesuatu yang menaungi) di atas kepalaku. Usaid berkata. Saat itu Yahya dekat dengan kuda. Beliau bersabda lagi.” Kemudian aku pun membacanya lagi. “Bacalah wahai Ibnu Hudlair. aku menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata. maka aku pun berdiri ke arahnya. 1328) (18) Para malaikat juga ada yang mempunyai tugas khusus turun untuk mendengarkan bacaan orang yang membaca Al-Qur`an. Kemudian ia membaca lagi. sekiranya kamu terus membaca.” (HR. Maka pada pagi harinya. AlBukhari no. 4632 dan Muslim no. baunya harum. Abu Said Al Khudri radhiallahu anhu bercerita: “Pada suatu malam. Muslim no. maka saya khawatir kuda itu akan menginjaknya. Tiba-tiba kudanya meloncat. namun rasanya pahit. Kemudian saya melihat sesuatu seperti Zhullah (sesuatu yang menaungi) yang di dalamnya terdapat cahaya yang naik ke atas angkasa hingga saya tidak lagi melihatnya. dan kuda itu meloncat kembali. Beliau bersabda: “Bacalah wahai Ibnu Hudlair. dan kuda itu juga meloncat kembali. Adapun orang Fajir yang membaca Al Qur`an adalah seperti buah Raihanah. menangis ketika membaca dan mendengarnya. Maka sesudah itu. di dalamnya terdapat cahaya yang menjulang ke angkasa hingga aku tidak lagi melihatnya. Semua ini dipetik dari hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu bahwa dia berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Bacakanlah Al Qur’an . niscaya pada pagi harinya manusia akan melihatnya dan Malaikat itu tidak bisa menutup diri dari pandangan mereka. dan kuda itupun meloncat lagi.” Ibnu Hudlair berkata. semalam saya membaca (Al Qur`an) di tempat penambatan kudaku namun tiba-tiba kudaku meloncat. “Wahai Rasulullah.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah wahai Ibnu Hudlair. Usaid bin Hudlair membaca (surat Al Kahfi) di tempat penambatan kudanya. Dan perumpamaan orang Fajir yang tidak membaca Al Qur`an adalah seperti buah Hanzhalah.” Kemudian aku pun membacanya lagi. namun baunya tidak ada. “Saya khawatir kuda itu akan menginjak Yahya. 1327) (19) Disunnahkan untuk mendengarkan bacaan Al-Qur`an. akhirnya saya beranjak. serta mentadabburi kandungannya. dan kuda itu juga meloncat kembali. rasanya pahit dan baunya juga tidak sedap. ia membaca lagi.manis. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Itu adalah Malaikat yang sedang menyimak bacaanmu. meminta orang yang hafal untuk membacanya.

Lalu Al-Qur’an berkata. 'Wahai Tuhanku sesungguhnya aku menghalanginya dari makan dan syahwat pada siang hari. maka berikanlah syafaat kepadaku untuknya. bersabda: “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat.” Beliau berkata. 'Wahai Tuhanku. 497 dari Aisyah dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Perumpamaan yang membaca Al-Qur’an sementara dia menghafalkannya bersama para Malaikat. sesungguhnya aku telah menghalanginya dari tidur waktu malam hari. An Nisa`: 41). padahal Al Qur’an diturunkan kepadamu? Beliau menjawab: “Sesungguhnya aku suka mendengarkannya dari orang lain. baginda menggabungkan dua jenazah dalam satu lahat. Kemudian baginda bersabda : Saya akan menjadi saksi untuk mereka pada hari kiamat nanti. al-Tirmizi (hadis no. terdapat riwayat dari Bukhari.kepadaku! Aku berkata.” (HR.’ Dan ternyata beliau mencucurkan air mata (menangis). Bagaimana aku membacakan kepadamu.” (21) Nabi sallallahu’alaihi wa sallam.” Lalu aku membacakan kepada beliau surat An Nisa` hingga tatkala sampai ayat.” (HR. maka jenazah itu didahulukan masuk ke liang lahat. Puasa berkata. no. 1503). 1332) (20) Dalam hal keutamaan penghafal Al-Qur’an. Abu Dawud (hadis no. 3882) (22) Jabir ibn Abdillah ra berkata : Ketika Rasulullah saw ingin menguburkan para suhada perang Uhud. no. “Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti). . Beliau memerintahkan jenazah-jenazah tersebut dikubur bersama darah-darahnya tanpa perlu dimandikan. 2731). 957) al-Nasa’i (hadis no. Ath-Thabrani dan Hakim. Sedangkan perumpamaan yang membaca Al-Qur’an sementara dia menjaganya dengan sungguh-sungguha maka dia mendapatkan dua pahala.” (QS. Hadis sahih. 4216 dan Muslim no. 1929) dan Ibn Majah (hadis no. Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami. Ahmad. apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu. Maka keduanya dapat memberikan syafaat. sebelum itu baginda bertanya: Siapakah di antara mereka yang paling banyak menghfal al-Qur’an ? Jika ada yang mengisyaratkan ke arah salah satu dari jenazah. maka berikanlah syafaat kepadaku untuknya. Al-Bukhari no. diriwayatkan oleh al-Bukhari (hadis no. ‘Cukup. 1266).

tapi karena kesibukan dunia dan segala pesonanya yang menggoda. Hadis sahih. sebaiknya kita mulai meluangkan waktu untuk mulai kembali menghafal Al Quran. 2554). . Pria itu tidak menyanggupinya. diriwayatkan oleh al-Bukhari (hadis no. surah ini dan itu. Rasulullah saw bersabda lagi: Apa yang kamu hafal dari al-Qur’an ? Pria itu menjawab : Beberapa surah. membuat kita jadi malas melakukannya. Rasulullah saw bersabda: Berikanlah dia pakaian (sebagai maskawin). Rasulullah saw bersabda : Aku telah nikahkan kamu dengan hafalan al-Qur’an yang kamu miliki (untuk diajarkan kepada istri sebagai mahar). Begitu banyak keutamaan menghafal Al Quran. Maka seorang sahabat berkata: Kawinkanlah aku dengannya. 5029) dan Muslim (hadis no. Nabi saw bersabda kembali: Berikanlah dia walaupun cincin dari besi.(23) Sahal ibn Sa’ad ra berkata : Telah datang kepada Nabi saw seorang perempuan dan berkata bahwa dia telah menyerahkan dirinya untuk Allah dan RasulNya. karena itu mulai sekarang. Pria itu menjawab: Saya tidak mampu. Nabi bersabda: Aku tidak menginginkan perempuan.