Anda di halaman 1dari 21

DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur’an Al-Karim
Agus Rifai. 2013. Perpustakaan Islam : Konsep, Sejarah, dan
Kontribusinya dalam Membangun Peradaban Islam Masa
Klasik. Cet. I; Jakarta: Rajawali Pers.
Bannock, Graham. 1984. The Penguin Dictionary of Economic. Ed.
III; New York: Pinguin Books.
Departemen Agama R.I. 2010. Al-Qur’an dan Tarsirnya (Edisi yang
Disempurnakan). Jilid X; Jakarta: Lentara Abadi.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2008. Kamus Besar
Bahasa Indonesia, Cet. III; Jakarta: Balai Pustaka.
Dony Prisma Wicaksono. “Pengolahan Bahan Pustaka”. Official
Website
of
Dony
Prisma
Wicaksono.
http://
donyprisma.wordpress.com/ 2013/03/20/ pengolahanbahan-pustaka/ (5 Maret 2015).
Himayah. 2012. Katalogisasi Koleksi Perpustakaan dan Informasi
Berdasarkan AACR2, ISBD dan RDA. Makassar: Alauddin
University Press.
Ibrahim Bafadal. 2005. Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Cet. IV;
Jakarta: Bumi Aksara.
Indah

Wuryani.
2011.
Pedoman
Umum
Penyelenggaraan
Perpustakaan Rumah Ibadah. Jakarta: Perpustkaan
Nasional RI.

Juliani S. 2005. “Sistem Pengolahan Bahan Pustaka Pada Badan
Arsip dan Perpustakaan Derah Provinsi Sulawesi
Selatan”. Skripsi. Makassar: Fakultas Adab dan
Humaniora UIN Alauddin.

80

81

Lasa HS. 1994. Petunjuk Praktis Pengelolaan Perpustakaan Masjid
dan Lembaga Islamiyah. Cet. I; Yogyakarta: Gadjah
Mada University Press.
Mastini Hardjoprakoso. 1992. Pengolahan Bahan Pustaka. Jakarta:
Gramedia.
Mathar, Muh. Quraisy. 2010. Tuhan dan (0) Angka Nol. Cet. I;
Jakarta: Orbit Publishing.
Minanuddin.
2002.
Pedoman
Pengolahan
Bahan
Pustaka
Perpustakaan Nasional RI. Jakarta: Proyek Pembinaan
dan Pengembangan Perpustakaan Nasional.
Muhammad Jubaidi. 2008. “Strategi Pengembangan Perpustakaan
Masjid Klaten”. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Adab UIN
Sunan Kalijaga.
Nurdin Laugu. 2007. “The Roles of Mosque Libraries Through
History.” Al-Jami’ah, Vol. 45, No. 1, 2007 M/1428 H.
http://digilib.uin-suka.ac.id/9796/1/NURDIN%20LAUGU
%20THE%20ROLES%20OF%20MOSQUE%20LIBRARIES
%20THROUGH%20HISTORY.pdf (02 Januari 2015).
Nurhadi

A.
Mulyani.
1991.
Sejarah
Perpustakaan
dan
Pengembangan di Indonesia. Yogyakarta: Andi Offset.

Pawit M. Yusuf. 2009. Ilmu Informasi Komunikasi dan Kepustakaan.
Cet: I; Jakarta: Bumi Aksara.
Republik Indonesia. 2009. Undang-undang Republik Indonesia
Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Cet. III;
Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Sitti Husaebah Pattah Habsyi. 2012. Pengantar Tajuk Subjek dan
Klasifikasi. Cet. I; Makassar: Alauddin Press.

Jakarta: Gramedia Pustaka. 1993. II. 2012. Yogyakarta: Jurusan IPI Fak Adab IAIN Sunan Kalijaga. XVII. Syihabuddin Qalyubi. “Sistem Pengolahan Bahan Pustaka Pada Perpustakaan Fakultas Sain dan Teknologi UIN Alauddin Makassar”. Sutarno NS. Kualitatif dan R&D. PEDOMAN WAWANCARA 1. Bagaimana langkah-langkah pengelolahan bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 2. Skripsi. 2003. Sulistyo-Basuki. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan : Sebuah Pendekatan Praktis. Buku Panduan untuk Matakuliah Reference Work dan Bibliography : dengan Sistem Modular. Wiji Suwarno. Yusrin Karauna. Disertasi dan Laporan Penelitian. Cet. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Bandung: Alfabeta. 2010. I. Tesis. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah : Makalah. I. Perpustakaan dan Masyarakat. Cet. 1997. Makassar: Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin. Cet. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. Skripsi. Makassar: Alauddin Press. Apa saja yang dilakukan dalam kegiatan pengolahan bahan pustaka pada Makassar? Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami . 2013. Sugiyono. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Cet. I: Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 2007. Cet. Jakarta: Bumi Aksara.82 Soejono Trimo. Metode Penelitian Kuantitatif. 2013.

Bagaimana proses pembuatan kartu buku dan kantong buku bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 9. Apa harapan staf bagian pengolahan agar kendala yang dihadapi dapat teratasi? . Bagaimana proses penyusunan buku dirak di Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 11. Apa saja kendala bagian pengolahan dalam mengolah bahan pustakanya? 12. Bagaimana proses pelabelan bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 8. Bagaimana proses pembuatan katalog bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 7. Bagaimana proses klasifikasi bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 6. Bagaimana proses penentuan tajuk subjek bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 5. Bagaimana proses pembuatan slip pengembalian bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 10. Bagaimana proses inventarisasi bahan pustaka pada Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? 4.84 3.

dibuatkan terlebih dahulu nomor registrasinya.d Jabatan : Pustakawan bagian Sirkulasi merangkap dibagian Pengolahan Tanggal : 14 Februari 2015 Waktu : 10:21 WITA Pertanyaan : Bagaimana langkah-langkah pengelolaan bahan pustaka di Perpustakaan ini? Jawaban : Apabila buku datang. Apa saja yang telah diupayakan untuk mengatasi kendala dalam pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar? HASIL WAWANCARA a.85 13. kegiatan katalogisasi. kegiatan inventarisasi. diinventarisasi. Am. dibuatkan katalognya. juga diberi stiker warna. . Pertanyaan : Apa saja kegiatan mengolah bahan pustaka? Jawaban : Kegiatannya yang berupa dilakukan kegiatan dalam inventaris. Informan I Nama : Sari. juga kegiatan menginput data bibliografi bahan pustaka kedalam aplikasi GeuLIS.

Pertanyaan : Bagaimana proses klasifikasi bahan pustaka? Jawaban : Pedoman yang digunakan DDC (Dewey Decimal Classification). Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan label buku? Jawaban : Label buku dibuat dengan mengetikkan nomor panggil buku pada format label yang telah ada pada Ms. Word. sehingga bisa langsung diprint dan ditempelkan pada buku. Word. Pertanyaan : Bagaimana proses penentuan tajuk subjek bahan pustaka? Pedoman tajuk subyek apa yang digunakan? Jawaban : Menggunakan pedoman tajuk subyek.86 Pertanyaan : Bagaimana proses inventarisasi bahan pustaka? Jawaban : Pertama-tama tentukan nomor registrasinya. Kemudian di print. kemudian diberi stempel. Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan kartu buku bahan pustaka? . Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan kartu katalog bahan pustaka? Jawaban : Dilakukan dengan mengetikan data bibliografi pada format katalog yang telah ada di Ms. Word. kemudian buku di catat pada buku inventaris dan penginputan pada GeuLIS. Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan slip tanggal bahan pustaka? Jawaban : Karena format slip tanggal telah tersedia di Ms.

Ukuran kantong buku disesuaikan dengan ukuran kartu buku. terutama pustakawan yang paham teknologi. Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan kantong buku bahan pustaka? Jawaban : Kantong buku dibuat dengan menggunakan kertas minyak. disusun menurut subjek pada rak yang telah disediakan. Lalu kemudian diprint dan diletakkan pada kantong buku. . Pertanyaan : Apa saja kendala bagian pengolahan dalam mengolah bahan pustakanya? Jawaban : Kendala utama yaitu keterbatasan tenaga pustakawan. Terkadang kendala yang biasa terjadi juga keterbatasan dana bagi kegiatan pengolahan. Pertanyaan : Apa harapan Ibu agar kendala-kendala yang dihadapi dapat teratasi? Jawaban : Agar kendala yang dihadapi dapat teratasi sebaiknya ada tambahan tenaga pustakawan. Word.87 Jawaban : Kartu buku dibuat dengan mengetikkan nomor panggil dan judul buku pada format kartu buku yang telah ada pada Ms. apa yang telah diupayakan dalam mengatasi kendala-kendala pada kegiatan pengolahan? Jawaban : Upaya yang biasa dilakukan adalah dengan mendatangkan tenaga teknologi dari Politekhnik UNHAS. Pertanyaan : Sejauh ini. Pertanyaan : Bagaimana proses penyusunan buku dirak? Jawaban : Buku disusun menurut nomor klasifikasi yang telah ditentukan. dengan kata lain.

kegiatan inventarisasi. Sama dengan kegiatan pengolahan bahan pustaka pada umumnya. kegiatan menentukan tajuk subyek dan nomor klasifikasi. terlebih dahulu dilakukan seleksi apakah pantas untuk menjadi koleksi di perpustakaan ini atau tidak. kemudian dilakukan pencatatan pada buku inventaris. Informan II Nama : Sukmawati S. kegiatan memberikan atribut buku dan kegiatan selving. Pertanyaan : Apa saja kegiatan yang dilakukan dalam mengolah bahan pustaka? Jawaban : Kegiatannya meliputi kegiatan pemeriksaan. ditentukan nomor klasifikasinya. dibikinkan katalognya.88 b. apabila ada instansi atau perseorangan yang wakafkan dan atau nyumbang buku. serta diberikan atribut buku dan yang terakhir disusun dirak. kegiatan katalogisasi.Sos. Jabatan Tanggal : Pustakawan Bagian Pengolahan. . : 14 Februari Waktu : 11:21 WITA Pertanyaan : Bagaimana langkah-langkah pengelolaan bahan pustaka di Perpustakaan ini? Jawaban : Langkah mengolah bahan pustaka di perpustakaan ini.

pemberian stempel data. dicari dalam Pedoman Penentuan Tajuk Subyek Untuk Perpustakaan yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional dengan mengikuti petunjuknya apakah subyek yang dipilih boleh digunakan sebagai tajuk subyek ataukah terdapat alternatif kata lain yang boleh digunakan sebagai tajuk subyek. Pertanyaan : Bagaimana proses inventarisasi bahan pustaka? Jawaban : Inventarisasi bahan pustaka meliputi kegiatan pemberian nomor registrasi buku. pada daftar isi atau pada kata pengantar buku yang kemudian subyek yang dipilih. pencatatan pada buku inventarisasi serta penginputan data bibliografi pada aplikasi GeuLIS. maka dilakukan kegiatan pengolahan selanjutnya.89 Pertanyaan : Bagaimana proses pemeriksaan bahan pustaka? Jawaban : Pemeriksaan bahan pustaka dilakukan dengan melihat judul buku. stempel kepemilikan dan stempel sumber pada buku. sinopsis yang terdapat pada bagian belakang buku. Namun apabila buku tidak relevan seperti buku komunis maka buku akan disimpan pada ruang pengolahan untuk kemudian ditimbang. Pertanyaan : Bagaimana proses penentuan tajuk subjek bahan pustaka? Apa pedoman tajuk subjek yang digunakan? Jawaban : Penentuan tajuk subyek dilakukan dengan mencari subyek buku pada judul. Apabila buku relevan untuk menjadi koleksi di perpustakaan ini. Pertanyaan : Bagaimanan proses klasifikasi bahan pustaka? . atau dengan membaca daftar isi dan kata pengantar buku.

jumlah eksemplarnya pun disesuaikan lalu label dicetak dengan menggunakan kertas stiker dan ditempelkan pada buku. Saat memberikan atribut buku berupa slip tanggal. Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan katalog bahan pustaka? Jawaban : Katalog bahan pustaka dibuat dengan berpedoman pada AACR2 (Anglo American Cataloguing Ruler Second Edition). saat ini perpustakaan telah menggunakan aplikasi GeuLIS sehingga kartu katalog dapat dibuat otomatis apabila data bibliografi telah diinput. nomor panggil buku disesuaikan. membaca sinopsis pada sampul belakang buku. kemudian menentukan nomor klasifikasi dengan menggunakan pedoman klasifikasi DDC (Deway Decimal Classification) khusus klas Agama Islam. Namun. Word. Word. Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan slip tanggal bahan pustaka? Jawaban : Format slip tanggal buku telah tersedia pada Ms.90 Jawaban : menentukan Nomor subyek klasifikasi buku ditentukan dengan melihat dengan judul buku. atau dengan melihat daftar isi dan kata pengantar buku. Koleksi baru pada dua tahun terakhir tidak dibuatkan kartu katalog sebab perpustakaan akan menggunakan OPAC (Online Public Access Catalogue). Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan label bahan pustaka? Jawaban : Karena format label buku telah tersedia pada Ms. .

Pertanyaan : Bagaimana proses penyusunan buku dirak? Jawaban : Apabila buku telah lengkap atributnya. Pustakawan hanya perlu menyesuaikan nomor panggil dan judul buku pada kartu buku lalu mencetak kartu buku.5 cm. kantong buku terbuat dari kertas minyak warna coklat muda.91 pustakawan dapat langsung mencetak dan menempel slip tanggal pada buku. X 8. format kartu buku pun telah tersedia pada Ms. Pertanyaan : Apa saja kendala di bagian pengolahan dalam mengolah bahan pustakanya? Jawaban : Kendala dalam kegiatan pengolahan adalah kekurangan sumber daya manusia atau tenaga pustakawan. Kertas yang digunakan adalah kertas tebal sebab kartu buku akan keluar masuk dari kantong buku apabila buku dipinjam dan dikembalikan oleh pemustaka. X 8 cm. Penyususnan dilakukan dengan menurut pada subyek dan nomor klasifikasi bahan pustaka dengan melihat label buku. Word. buku kemudian disusun dirak. Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan kartu buku? Jawaban : Sama halnya dengan slip tanggal. sebab kartu buku berukuran 13 cm. Setiap subyek atau nomor klas utama disusun pada tiap satu rak yang telah ditentukan. Pertanyaan : Bagaimana proses pembuatan kantong buku? Jawaban : Kantong buku berukuran 6 cm. Pertanyaan : Apa harapan Ibu agar kendala-kendala dalam kegiatan pengolahana dapat teratasi? Jawaban : Sebaiknya ada kerjasama antara universitas dengan Perpustakaan Al-Markaz sehingga pihak kampus .

DOKUMENTASI Ruang Pengolahan Bahan Pustaka Prov. Pertanyaan : Apa yang telah diupayakan dalam mengatasi kendala-kendala dalam kegiatan pengolahan bahan pustaka? Jawaban : Upaya yang telah dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan UNHAS dan BPAD (Perpustakaan Wilayah).92 dapat mendatangkan mahasiswa PKL (Praktek Kerja Lapangan) di perpustakaan Ini. Sulsel .

Stempel Data Gambar. 4. Stempel Kepemilikan Gambar.93 Gambar. 2. Buku Inventaris . 3. 1. Stempel Sumber Bahan Pustaka Gambar. Stempel Buku CAD & REF Gambar. 5.

. Tampilan Penginputan Data Bilbiografis pada GeuLIS.94 Gambar 6. Pedoman Tajuk Subyek dan DDC Klas Islam yang digunakan.

Kartu . 9.95 Gambar. 8. Lemari Kartu Katalog dan Contoh Kartu Katalog Gambar. Slip Tanggal Buku Gambar. 7.

Kantong Buku Buku yang telah Gambar.96 Gambar. Label ditempel pada Buku Gambar. 11. 12. Koleksi dengan Stiker Warna. . 10.

12. Atribut Himbauan untuk Klas 000 Gambar. Rak . Koleksi dengan Stiker Warna & CAD.97 Gambar.1. 13. REF Gambar. 14.

14. Rak Rak Koleksi Cadangan dan Referensi. . Rak untuk Klas 100 untuk Klas 200 Gambar.98 Gambar. 14.3.2.

.99 Rak Koleksi Umum dan Meja Baca Pemustaka.

Pintu Masuk.100 Lemari Display. . Rak Koleksi Referensi dan Cadangan dan Meja Baca Pemustaka. Meja Sirkulasi & Tempat Penitipan Barang.

101 Pustakawan Saat Menginput Bahan Pustaka pada Aplikasi GeuLIS. .