Anda di halaman 1dari 6

Miliki 2,42 Gram Sabu, Warga Paya Demam Sa

Ditangkap
Personel Sat Narkoba Polres Aceh Timur, Selasa (4/10/2016) sekitar pukul 20.00 WIB,
telah menangkap seorang wiraswasta berinisial FL (23) warga Gampong Paya Demam Sa,
Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, karena memiliki narkotika jenis sabu-sabu sebanyak
sembilan paket atau seberat 2,42 gram. Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, kepada
wartawan Rabu (5/10/2016) menyebutkan, tersangka FL ditangkap di depan sebuah rumah di
Gampong Paya Demam Sa. "Saat hendak ditangkap tersangka sempat melarikan diri, sambil
membawa kotak kecil. Namun setelah dikejar tersangka berhasil dibekuk, kemudian kita periksa
dan ditemukan 9 paket sabu-sabu dari tersangka," jelas AKBP Rudi Purwiyanto. Kapolres
menyebutkan, setelah diperiksa tersangka FL, mengakui bahwa sabu-sabu itu miliknya. "Saat ini
tersangka dan barang buktinya telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,"
jelas AKBP Rudi.
Possessing 2.42 Gr of Sabu, Paya Demam Sa was arrested
Narcotics Division of Aceh Timur Police Office, Tuesday (4/10/2016) on 20.00 WIB has
seized a man with initial FL (23) resident of Gampong Paya Demam Sa, Pante Bidari district,
Aceh Timur, because of possessing narcotics which is sabu-sabu about 9 packages or 2,42 gr.
Aceh Timur Head Police Officer, AKBP Rudi Purwiyanto, to journalists, Wednesday (5/10/2016)
said that, the suspected FL was arrested in front of a house in that village. When was being
arrested, the criminal was trying to escape and took a small package away, but he was able to be
arrested, the we inspected him and found these packages. After interrogation, he admitted tha the
packages was belong to him. “ now, the criminal and the evidence material were in seized to next
investigation”, said AKBP Rudi.

because there was no license from BBPOM. Sebelumnya. accompanied by prosecutor and Lhokseumawe State Justice Board representative. In thi event. Sumatera Utara. Sedangkan minyak yang sering dioleskan ke tubuh anak yang sedang demam tersebut disita dan dimusnahkan. Blang Mangat District. on Sunday (28/8/2016) seized a thousand bottles of green palm oil from several drug outlet and apotek in Lhokseumawe City area. disaksikan jaksa dan perwakilan Pengadilan Negeri Lhokseumawe. Police Destroyed a Thousand Illegal Fever Drugs Police officers.472 bottles of green palm oil produce by UD Nurhayati at trash final disposing place (TPA) at Alue Lim village. Kecamatan Blang Mangat Lhokseumawe. Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Lhokseumawe. The suspect had initial SO from Medan. Before. . Rabu (5/10/2016) memusnahkan 2. police also arrested the creator and dealer for next law process.Polisi Musnahkan Ribuan Botol Obat Demam Ilegal Personil polisi. Dalam perkara ini polisi juga menangkap produsen yang sekaligus pengedar dan saat ini ditahan di MapolresLhokseumawe untuk proses hukum lanjutan. Lhokseumawe. The oil which often use by parents to reduce children fever were seized because there was no license to be sold. Tersangka tersebut berinisial So asal Kota Medan Sumatera Utara.472 botol minyak gosok kepala hijau produksi UD Nurhayati di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Alue Lim. Minggu (28/8/2016) lalu menyita ribuan botol minyak gosok kelapa hijau yang diproduksi UD Nurhayati di sejumlah depot obat dan apotik dalam wilayah KotaLhokseumawe. Minyak yang sering digunakan para orang tua untuk menurunkan demam anak-anak tersebut disita dikarenakan belum adanya izin edar dari BBPOM RI. dikarenakan tidak ada izin edar dari BBPOM. a investigator of specific infringement (Tipiter) Satreskrim Polres Lhokseumawe. on Wednesday (5/10/2016) destroyed 2.

Nurma meninggal dunia beberapa hari setelah dirawat di ruang ICU RSU Datu Beru. but the perpetrator always moving to another place. “We still chasing the perpetrator until the end so this case would be solved”.” sebutnya. Haris Sadiki Alhaj (7) whom was leaning on her and Aulia Tahar (23).30 WIB. Akibat insiden itu. Takengon. whom was the mastermind of this exploding case. Sabtu (17/9) sore. sekira pukul 17. Polres Bener Meriah terus melakukan perburuan ke seluruh kawasan yang tercurigai. yaitu Haris Sadiki Alhaj (7) yang duduk di pangkuannya di kursi depan dan Aulia Tahar (23) putranya yang mengemudikan mobil sudah lebih duluan berpulang. Mansyur Ismail yang menyebabkan tiga orang meninggal masih buron. Saturday (17/9). berhasil ditangkap sehari setelah kejadian. Mansyur Ismail which caused 3 people dead still in pursuit. Takengon. AF (26) into Bener Meriah DPRK member duty car. still wasn’t being chased after the incident. Mansyur Ismail. Namun. bahkan sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyiannya telah dilacak. his son whom was the driver had already passed away. “Sampai saat ini. Due to the incident. . tetapi belum juga dapat ditangkap seusai insiden Sabtu (17/9) lalu atau sudah 16 hari. anggota DPRK Bener Meriah. pihaknya sedang melakukan proses terhadap SZ yang menjadi pelaku utama dalam aksi penggranatan mobil anggota dewan itu. Nurma died after being hospitalized at ICU RSU Datu Beru. He had formed a team to pursue the perpetrator. Toyota Kijang Innova BL 136 Y dilempar granat di jalan Nasional Bireuen-Takengon. The car which was being exploded by grenade at Bireuen-Takengon National Road.Pelempar Granat Buron Pelaku pelemparan granat. Meski eksekutor belum tertangkap. Grenade Thrower is Fugitive Suspected grenade thrower. Pintu Rime Distric. Despite the executor wasn’t chased yet. even several location had been located. tim kita tidak berhenti untuk mengejar AF dan diupayakan agar bisa kita tangkap sehingga kasus ini bisa tuntas. 2 son of Nurmal. Dia menjelaskan telah membentuk tim untuk memburu pelaku penggranatan itu. the first wife. Kecamatan Pintu Rime Gayo. Mansyur Ismail. sedangkan eksekutornya AF. said the officer. Before that. pelaku yang terus berpindah-pindah masih belum berhasil dibekuk. SZ yang merupakan istri muda dari Mansyur Ismail. SZ was the young wife of the DPRK member.30 WIB. Mobil dinas anggota DPRK Bener Meriah. though the executor AF was able to escape. or after 16 days. was able to be seized one day after the accident. Dusun Menderek. istri pertama anggota DPRK Bener Meriah ini. langsung kabur usai melakukan penggranatan. however the police would investigated SZ. on 17. AF (26) ke dalam mobil dinas anggota DPRK Bener Meriah. Sebelumnya dua putra Nurma. Saturday (17/9) afternoon. Bener Meriah Police Officer still continue to chase to suspicious area. kawasan Dusun Menderek.

Dua penghargaan yang diterima Aceh masing-masing diberikan kepada Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah dan Hj Dra Ummi Cut Salamah. “Dulu orang tua saya guru mengaji di kampung. leader Yayasan Panti Jompo Al Huda Syuhada Cot Plieng. Aceh Utara. Penghargaan untuk Gubernur Aceh diterima oleh Sekda Aceh Drs T Dermawan. yang sehari-hari sebagai pegawai kementerian agama Kabupaten Aceh Utara. Beside that. The achievement was accepted by Aceh Governor. pimpinan Yayasan Panti Jompo Al Huda Syuhada Cot Plieng. Aceh Utara. Selain Gubernur Aceh. yang dipimpin Ummi Cut Salamah. The achievements was given by Social Minister Khofifah Indar Parawansa di Jakarta. H. Aktivitas pengajian sudah berlangsung sejak tahun 2000. penghargaan serupa juga diterima oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Banten Rano Karno. Aceh Utara. Hj Dra Ummi Cut Salamah. “Belakangan aktivitas di rumah mendapat perhatian dan bimbingan pemerintah dan disarankan membentuk lembaga Panti Jompo. Sebagai tuan rumah kita kan harus sediakan makanan. pimpinan Yayasan Panti Jompo Al Huda Syuhada Cot Plieng. leader of Yayasan Panti Jompo Al Huda Syuhada Cot Plieng. MM.” ujar Ummi Salamah.” cerita Ummi Cut Salamah. Soekarwo and Banten Governor Rano Karno.Aceh Terima Penghargaan Mensos Aceh menerima dua penghargaan dari Menteri Sosial. Panti tersebut dikelola oleh tujuh orang. di Jakarta. Tuesday (4/10). dr. Hj Dra Ummi Cut Salamah. felt thankful because of this achievement. dan banyak yang menginap di rumah. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa secara khusus memuji peran Aceh dalam penanganan lansia. the beginning of this foundation was from group of learning Al-Quran in her home. Aceh Utara. Aceh granted Achievement from Social Ministry Aceh has granted 2 achievements from Social Ministry. Sampai sekarang panti tersebut dihuni 32 lansia. She said that. Zaini Abdullah. Selasa (4/10). Social Minister Khofifah Indar Parawansa spesifically compliment Aceh role in caring elder. “my parents was teacher of Al- . Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. the achievements also accepted by East Java Governor. Panti Jompo Al Huda Syuhada awalnya terbentuk dari jamaah pengajian yang datang ke rumahnya mengikuti pengajian. because has been giving big concern to increase elder prosperity. merasa bersyukur karena memperoleh penghargaan Mensos. Selalu datang jamaah. dan 20 orang lainnya di luar panti yang dibina secara khusus. Drs T Dermawan. represented by Sekda. karena dinilai selama ini telah memberikan perhatian besar terhadap penanganan kesejahteraan sosial lanjut usia (lansia). MM and Hj Dra Ummi Cut Salamah.

including Ummi Cut Salamah. there were jamaah come and stay at home. there is 32 elder and 20 other people and took care by 7 employee. recently. Today. we give foods”.Qur’an. government gave attention and suggested to form a Rest House. which work as civil servant at Religion Ministry of Kabupaten Aceh Utara. . so as home master. The activity has begun from 2000. said Ummi Cut Salamah.

Gajah Mengamuk di Sumber Batu Kawanan gajah liar kembali mengamuk dan merusak tanaman warga Desa Sumber Batu. Elephant was Raging in Sumber Batu A group of elephants was raging and destroyed people’s plantation in Sumber Batu Village. They said that the elephants rage have been reported to Balai Sumber Daya Alam (BKSDA). Namun demikian Pemkab tetap berusaha menanganinya.” ujar Kadishutbun Said Mahjali kepada Serambi kemarin. People said that the saw 4 big elephant which threatening them and also small elephants walk around the village.” ungkap Kadishutbun. Said Mahjali menyatakan penanganan gajah liar berdasarkan hasil koordinasi dengan BKSDA masih terkendala dana. people patrolling around the village to prevent the chaos. Menurutnya kasus gangguan gajah liar itu sudah disampaikan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Satu ekor anak gajah. Said Mahjali said that the prevention was still insufficient of fun. on Monday night. Pemkab Aceh Barat Team. Kecamatan Meureubo. but Pemkab was still struggling to solve it. Tim Pemkab Aceh Barat dipimpin Kadis Kehutanan dan Perkebunan Aceh Barat Said Mahjali bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) T Syahluna Polem serta pihak kecamatan Meureubo kemarin turun ke lokasi. Aceh Barat. “Dari laporan warga gajah yang berkeliaran sebanyak lima ekor. Resident of that remote village also reported that they start to scare to go out home. Senin (3/10) malam. Even. Monday (3/10). Bahkan pada Senin malam penduduk ketakutan dan berjaga-jaga agar gajah tidak mendekati rumah penduduk. evening. . Meurubo District. Warga sempat melihat ada empat gajah dewasa yang meneror warga dan anak gajah berkeliaran sekitar pemukiman warga. “Kita sudah lihat langsung tanaman warga milik Ramli jenis kelapa sawit yang rusak diamuk gajah. Penduduk desa pedalaman tersebut juga dilaporkan mulai ketakutan keluar rumah. went to the location to see directly the destroyed plantation. Aceh Barat. lead by Kadis Kehutanan and Perkebunan Aceh Barat Said Mahjali with Chief of Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) T Syahluna Polem also with people from Kecamatan Meureubo.