Anda di halaman 1dari 19

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan YME karena dengan rahmatNya, tugas ini dapat dibuat.
Tugas dengan judul Farmakognosi Minyak Atsiri Jeruk ini merupakan salah satu
tugas untuk mata kuliah Farmakognosi.
Tugas ini berisi tentang klasifikasi, teknik pengolahan dan teori mengenai minyak
atsiri itu sendiri.
Tugas ini masih jauh dari sempurna, untuk itu perlu adanya saran dan kritik yang
membangun dari pembaca. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Jakarta, Juni 2015
Penyusun

1

...................... 4 BAB..... 3 PENDAHULUAN............................................................................................................................................... III..... 9 TEKNOLOGI PENGOLAHAN MINYAK ATSIRI................................................................................................................ 3 BAB.......................................................................................................................... II...................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.......................................... 7 BAB................................................... 4 TEORI PENGUAPAN.............................................................................................................................................. 7 MINYAK ATSIRI............................................ ii BAB I..........................9 DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................... i DAFTAR ISI................................................................ 20 2 ..................................................... IV......................................

Hal ini dikerjakan untuk menghindari terjadinya isomerisasi. kulit. 3 . Kedua. Minyak atsiri dapat dibagi menjadi dua kelompok. Biasanya komponen utama yang terdapat dalam minyak atsiri tersebut dipisahkan atau diisolasi dengan penyulingan bertingkat selalu dilakukan dalam keadaan vakum. minyak permen. polimerasi atau peruraian. tetapi dapat juga diperoleh dengan cara lain seperti dengan cara ekstraksi dengan menggunakan pelarut organik maupun dengan cara dipres atau dikempa dan secara enzimatik. Contohnya minyak akar wangi. minyak atsiri yang dengan mudah dapat dipisahkan menjadi komponen-komponen atau penyusun murninya. akar. tanpa diisolasi komponen-komponennya. Pertama. Komponen-komponen ini dapat menjadi bahan dasar untuk diproses menjadi produk-produk lain. Contohnya: minyak sereh. minyak daun cengkeh. biji maupun dari bunga dengan cara penyulingan dengan uap. yang pada umumnya berujud cairan. Sebagai produk pewangi berbagai produk. minyak atsiri yang sukar dipisahkan menjadi komponen murninya. Biasanya minyak atsiri tersebut langsung dapat digunakan. yang diperoleh dari bagian tanaman. minyak nilam. pengertian atau definisi minyak atsiri yang ditulis dalam Encyclopedia of Chemical Technology menyebutkan bahwa minyak atsiri merupakan senyawa. minyak kenanga. daun. dan minyak terpentin. batang. buah.BAB I PENDAHULUAN Minyak atsiri lazim juga dikenal dengan nama minyak mudah menguap atau minyak terbang.

penyulingan dapat didefinisikan sebagai proses pemisahan komponen-komponen suatu campuran yang terdiri dari dua cairan atau lebih berdasarkan perbedaan tekanan uap atau berdasarkan perbedaan titik didih komponen-komponen senyawa tersebut. Pada proses ini akan dihasilkan uap air yang dibutuhkan oleh alat penyuling. Molekul-molekul digambarkan dengan bulatan-bulatan. Keadaan ini terjadi pada pemisahan minyak atsiri dengan uap air. hingga membentuk dua fasa atau dua lapisan. Penyulingan suatu campuran yang berujud cairan yang tidak saling bercampur. Cairan murni tersebut juga dapat disebut senyawa kimia murni. Molekul4 . Pada suhu tertentu.BAB. Pengertian umum ini memberikan gambaran bahwa penyulingan dapat dilakukan dengan cara mendidihkan bahan tanaman atau minyak atsiri dengan air. minyak mudah menguap atau minyak terbang merupakan campuran dari senyawa yang berujud cairan atau padatan yang memiliki komposisi maupun titik didih yang beragam. Uap air tersebut dapat juga dihasilkan dari alat pembangkit uap air yang terpisah. Pada dasarnya molekul-molekul telah mempunyai energi hingga dapat bergerak. Molekul-molekul selama bergerak akan saling bertumbukan. Di lapisan permukaan molekul-molekul memiliki tendensi bergerak meninggalkan permukaan cairan masuk ke ruang di atas cairan. yang saling bertumbukan. II TEORI PENGUAPAN Minyak atsiri. Bila suhu molekul naik dengan cara dipanaskan maka tenaga gerak molekul akan bertambah. Penyulingan dengan uap air sering disebut juga hidrodestilasi. Dalam pengertian ilmu kimia senyawa merupakan molekul-molekul. Dalam penyulingan ini cairan murni ditempatkaan dalam bejana tertutup. Molekul-molekul berubah menjadi molekul uap. Molekul-molekul dalam keadaan uap memiliki tenaga gerak yang lebih besar bila dibandingkan dengan keadaan cair. maka energi yang dimiliki molekul-molekul juga tertentu. Penyulingan pada dasarnya terdapat dua jenis yaitu: 1.

Cairan pertama dan kedua bercampur tertutup sempurna Gambar 1. Penyulingan suatu larutan membentuk satu fasa.. bila bejana yang dipenuhi oleh molekul uap dibuka maka molekul-molekul uap akan lepas dan akan diganti oleh molekul-molekul uap lain. Pada keadaan ini pemisahan minyak atsiri menjadi beberapa komponennya.molekul uap selama bergerak juga saling bertumbukan dan kemungkinan arah geraknya menuju kembali ke permukaan cairan. Cairan yang pertama yang digambarkan dengan bulatan tak berwarna. Kedua macam cairan yang dicampur membentuk satu fasa maka lapisan di permukaan hanya terdapat sebagian saja dari molekul-molekul yang pertama. Jumlah molekul cairan yang pertama yang lepas menjadi uap setiap waktunya sangat tergantung pada jumlah yang terdapat di lapisan permukaan. Karena jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan keadaan pertama. maka jumlahnya selalu lebih sedikit bila dibandingkan yang terdapat dalam ruang yang sama berasal dari cairan yang murni. sedangkan bulatan yang kedua digambarkan dengan bulatan berwarna hitam bila dicampurkan kedua cairan ini bercampur secara sempurna. Pada umumnya jumlah molekul setiap komponen yang membentuk campuran yang homogen. Pada suatu saat banyaknya molekul yang lepas dari permukaan menjadi uap dan kembali ke fasa cairnya atau lazim mengalami pengembunan akan sama jumlahnya. sering disebut fraksinasi. teori penguapan 2. tercampur sempurna. a. 5 . Penguapan cairan murni dalam bejana b. Keadaan ini disebut keseimbangan dinamik. tanpa menggunakan uap. terdapat dalam fasa uap. maka jumlah molekul pertama yang menguap pun lebih sedikit.

maka tekanan uap setara dengan tekanan uap setara dengan berat air raksa dalam kolom setinggi 760 mm. pada suatu suhu tidak tergantung pada komposisi cairan. Titik didih didefinisikan sebagai suhu pada tekanan atmosfer atau pada tekanan tertentu di mana cairan berubah menjadi uap. Suatu cairan yang terdiri dari beberapa senyawa/komponen penyusun yang dapat bercampur sempurna satu terhadap lainnya dan masing-masing memiliki tiik didih yang berbeda. sebaliknya bila tekanan sistem dinaikkan maka akan menaikkan titik didih. 6 . Dalam hal ini cairan membentuk dua fasa (heterogen) maka komposisi uap yang tercampur. yang terjadi pada minyak atsiri dengan air.Pada penyulingan dilakukan pada tekanan atmosfer. kemudian suhu pendidihan cairan akan naik hingga akhirnya sampai komponen senyawa yang memiliki titik didih yang tinggi. Bila tekanan di atas cairan diturunkan maka penurunan titik didih. Proses pemisahan atau isolasi minyak atsiri dengan cara penyulingan dengan uap atau penyulingan dengan air yang mendidih (hidrodestilasi). maka cairan tersebut lazim tidak memiliki titik didih yang tertentu tetapi memiliki kisaran titik didih. Pada penyulingan komponen senyawa yang memiliki titik didih yang rendah akan menguap terlebih dahulu. Misalnya pada campuran yang dikatakan campuran yang heterogen.

minyak nabati dan hewani yang dapat dimakan. ester. parfum. serta minyak atsiri (essential oil). lainn Kandungan minyak atsiri secara umum : 1. haemolitik atau sebagai antizymatik serta sebagai sedavita dan stimulans untuk obat sakit perut. mempunyai rasa getir (pungent taste). yaitu : minyak mineral (mineral oil). Sifat minyak atsiri ditentukan oleh persenyawaan kimia yang terdapat di dalamnya. flavoung agent dalam makanan atau minuman serta sebagai pencampur rokok kretek. Minyak atsiri mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami dekomposisi. unsur-unsur dasar. Beberapa jenis minyak atsiri digunakan sebagai bahan astiseptik internal dan eksternal. Daya larut tersebut akan lebih kecil jika minyak atsiri mengandung fraksi terpene dalam jumlah besar. asam dan aldehida serta beberapa jenis persenyawaan lainnya. untuk bahan analgesik. resin dan lilin dalam jumlah kecil yang merupakan komponen tidak dapat menguap. 7 . antiseptik. Umumnya minyak atsiri larut dalam alkohol encer yang konsentrasinya kurang dari 70%. terutama persenyawaan tak jenuh (terpene). umunya larut dalam pelarut organik dan tidak larut dalam air. 2. berbau wangi sesuai dengan bau tanaman penghasilnya. Minyak atsiri dikenal juga dengan nama eteris atau minyak terbang (volatile oil) yang dihasilkan oleh tanaman. III MINYAK ATSIRI Minyak yang ada di alam dapat dibagi menjadi tiga golongan. Minyak atsiri yang baru diekstraksi biasanya tidak berwarna atau berwarna kekuningkuningan. Minyak atsiri dapat menguap pada suhu kamar dan penguapannya semakin besar seiring dengan kenaikan suhu. obat-obatan. hidrogen (H) dan oksigen (O). Dalam bidang industri. ka-dangkadang juga terdiri atas nitrogen (N) dan belerang (S). karbon (C).BAB. minyak atsiri digunakan untuk pembuatan kosmetik.

politerpen. diterpen (4 unit isoprene). sebagai contoh minyak jeruk mengandung 90% limonen. hidrogen (H). hidrokarbon sebagian besar terdiri atas : monoterpen (2 unit isoprene). aldehida. oksida. Ikatan karbon dalam oxygeneted hydrocarbon ada yang jenuh dan ada yang tidak jenuh. ester dan eter. olefin dan hidrokarbon aromatik. keton.3. dan oksigen (O). tidak jenuh tidak jenuh. parafin. 8 . Yang termasuk oxygeneted hydrocarbon adalah persenyawaan alkohol. Kom-ponen hidrokarbon yang dominan menentukan bau dan sifat khas dari setiap jenis minyak. Oxygeneted Hydrocarbon mengandung unsur-unsur karbon (C). sesouiterpen (3 unit isoprene).

Penyulingan dengan air Pada sistem penyulingan dengan air. Sumber panas yang biasanya digunakan untuk menguapkan air adalah api langsung atau mantel-mantel panas (steam jocket). larut dalam pelarut organik dan tidak larut dalam air. Dalam industri pengolahan minyak atsiri telah dikenal 3 macam sistem penyulingan. bahan yang akan disuling langsung kontak dengan air mendidih. yaitu : 1. setiap butir-butir minyak yang terdapat di dalam jaringan bahan dapat ditarik dari kelenjer dan di bawa ke permukaan bahan oleh peristiwa osmose.BAB. Bahan yang akan disuling dapat melayang atau seluruhnya dapat tenggelam dalam air. IV TEKNOLOGI PENGOLAHAN MINYAK ATSIRI Minyak atsiri adalah zat cair yang mudah menguap bercampur dengan persenyawaan padat yang berbeda dalam hal komposisi dan titik cairnya. yaitu: a. Penyulingan Penyulingan adalah proses pemisahan komponen yang berupa cairan atau padatan dari 2 macam campuran atau lebih. maka minyak atsiri dapat diekstrak dengan 3 macam cara. berdasarkan perbedaan titik uapnya dan proses ini dilakukan terhadap minyak atsiri yang tidak larut dalam air. maka akan terjadi penggumpalan dan uap tidak dapat menembus sel-sel dari bahan secara merata. Berdasarkan sifat tersebut. Kemudian bersama dengan uap air menuju alat pendingin (kondenser). dan akhirnya ditampung dengan alat pemisah air dengan minyak. hal ini tergantung pada berat jenis dan banyaknya bahan yang berada dalam ketel penyuling. cepat atau lambatnya penyulingan dapat dikontrol dengan intensitas nyala api atau tekanan uap 9 . Oleh karena itu sistem ini sangat baik digunakan untuk penyulingan bahan yang dapat bergerak bebas dalam air mendidih. Pada saat penyulingan berlangsung. Apabila bahan tersebut disuling dengan uap.

Salah satu keuntungan dari penyulingan air dan uap apabila dibandingkan dengan penyulingan langsung bahwa uap yang tidak merata dapat dihindarkan. berat jenis dengan kadar air bahan serta berat molekul komponen bahan disuling. tekanan uap biasanya sama dengan tekanan udara luar. Penyulingan dengan air dan uap sangat cocok untuk bahan yang akan disuling berupa daun dan rumput-rumputan. Uap bertekanan rendah dalam jenuh basah. Untuk menghindari terlampaunya bahan yang disuling apabila menggunakan api langsung biasanya dipasang pengatur khusus. kondisi dalam ketel penyulingan selalu jenuh dan basah. Penyulingan dengan air langsung. bukan dengan air yang mendidih.dalam mantel yang mengatur kecepatan uap masuk. melalui bahan dan keluarnya butir-butir minyak dari sel kelenjer dipengaruhi oleh kepadatan bahan dalam ketel tekanan uap. b. Rendemen minyak umumnya rendah. Pada sistem penyulingan air dan uap. Uap bergerak diseluruh permukaan dan dididihkan sehingga penetrasi uap kedalam jaringan-jaringan bahan berjalan dengan baik dan sempurna. Bahan hanya berhubungan dengan uap. Kecepatan penyulingan dengan sistem penyulingan air dan uap ini relatif lebih cepat apabila dibandingakan dengan sistem penyulingan air langsung. Suatu kelemahan penyulingan dengan air langsung ialah sebagian zat kimianya yang dapat larut dalam air dan mempunyai titik didih yang tinggi akan tetap terikat bersama air dalam ketel. Penyulingan dengan sistem air langsung. Bahan di dalam ketel harus 10 . dan hasil minyak yang diperoleh lebih banyak jumlahnya serta mutu lebih baik. Penyulingan dengan air dan uap Bahan yang akan disuling diletakkan di atas ayakan pemisah yang terdapat beberapa cm di atas air. Air sulingan yang dipisahkan dengan minyak sebaiknya dikembalikan ke dalam ketel penyulingan agar minyak yang larut dalam air dapat tersuling kembali. alat-alatnya sederhana dan mudah dipindah-pindahkan. yakni 1 atsmosfer.

maka tekanan uap dapat dinaikan lagi. Apabila kadar minyak dalam bahan dianggap telah menurun sedangkan zat penting yang mempunyai titk-titik didih tinggi belum tersuling. Apabila penyulingan dimulai dengan uap bertekanan tinggi akan terjadi penguraian dari kandungan bahan. sedangkan tekanan uap yang tinggi menyebabkan terjadinya penguraian komponen-komponen minyak. Jumlah dan mutu minyah lebih tinggi dibandingan dengan cara penyulingan terdahulu asal saja tidak terjadi 11 . Dengan menggunakan uap dari boiler periode pertama suhu bahan dalam ketel akan naik. Biasanya tekanan mula-mula 1 atsmosfer. tidak baik untuk serbuk. berangsurangsur tekanan dinaikan. Oleh sebab itu penyulingan harus dimulai dengan tekanan rendah. Distilat yang telah dipisahkan dengan minyak dapat dibuang langsung (jika perlu). dan sebagian dari uap akan berkondensasi. akar dan kayu-kayuan yang mengandung minyak dengan titik didih yang tinggi.merata letak dan ukurannya supaya jangan terjadi penggumpalan. Penyulingan dengan uap sebaiknya dimulai dengan uap bertekanan rendah kemudian secara berangsur-angsur tekanan dinaikkan. c. Perbedaannya ialah bahwa air yang dipanaskan tidak terdapat dalam ketel penyulingan. Cara penyulingan ini cocok sekali digunakan untuk mengekstraksi minyak biji-bijian. kemudian secara berangsur-angsur dinaikkan sampai 3 atsmosfer. Penyulingan dengan uap Pada dasarnya prinsip penyulingan dengan uap hampir sama dengan penyulingan dengan air dan uap. Uap yang berkondensasi ini akan mengekstrak minyak yang terkandung dalam kelenjer-kelenjer minyak pada bahan dan di bawa ke permukaan. Selama penyulingan suhu tekanan uap dalam ketel penyuling harus dijaga. karena ini akan mengakibatkan mengeringnya bahan yang disuling dan merendahkan kadar minyak yang dihasilkan. Uap yang dihasilkan mempunyai tekanan yang lebih tinggi dari tekanan udara luar dan dialirkan melalui bahan yang terdapat dalam ketel penyulingan. tetapi dalam boiler yang terpisah.

disebut ”concrete”. Lilin akan mengendap sempurna dalam alkohol dan selanjutnya dipisahkan dengan cara penyaringan. maka minyak atsiri akan larut sempurna. Bunga-bungaan yang masih segar dimasukkan ke dalam ”extractor” dan selanjutnya pelarut menguap yang murni dipompakan ke dalam ”extractor”.melati. Proses ekstraksi biasanya dilakukan dalam wadah (ketel) yang disebut ”extractor”. dan lain-lain. carbon tetra chlorida. Ekstraksi dengan pelarut menguap Prinsip ekstraksi ini adalah melarutkan minyak atsiri dalam bahan dengan pelarut organik yang mudah menguap. lilin dan beberapa macam zat warna. Jika ”concrete” tersebut dilarutkan dalam alkohol. disebut ”batteuses”. sedangkan komponen ”non volatile” tetap tertinggal dalam ketel suling. lily. Air distilasi yang dipisahkan dengan minyak dapat dibuang langsung. chloroform dan pelarut lainnya yang bertitik didih rendah. fraksi lilin tersebut dapat dipisahkan dengan cara mengekstraksi minyak atsiri dari ”concrete” secara berulang-ulang menggunakan alkohol. sedangkan fraksi lilin tidak dapat larut dan akan membentuk endapan keruh. Komponen ”non volatile” tersebut merupakan kotoran dalam minyak atsiri. Pelarut organik akan berpenetrasi ke dalam jaringan bunga-bungaan dan akan melarutkan minyak serta bahan ”non volatile” yang berupa resin. Dengan cara penyulingan ini maka pelarut beserta minyak atsiri akan menguap dan selanjutnya uap tersebut dikondensasikan. 2. dan kotoran tersebut dapat dipisahkan dengan cara penyulingan pada suhu rendah dan tekanan vakum. mawar. 12 . Dalam industri pembuatan parfum. Ekstraksi dengan pelarut organik umumnya digunakan untuk mengekstraksi minyak atsiri yang mudah rusak oleh pemanasan dengan uap dan air. Proses ekstraksi ini dilakukan dalam suatu alat yang khusus dilengkapi dengan alat pengaduk. Hasil kondensasi yang merupakan campuran dari pelarut dan minyak atsiri. Sebagai pelarut biasanya digunakan petroleum ether. terutama untuk mengekstrak minyak dari bunga-bungaan misalnya bunga cempaka. kenanga.atau pengumpulan waktu penyulingan.

sedap malam. masih memiliki bau asli bunga alamiah. Jika dibandingkan dengan mutu minyak bunga hasil dari penyulingan.Setelah proses penyaringan. maka minyak bunga hasil ekstrak menggunakan pelarut menguap. Oleh karena itu ekstraksi dengan menggunakan pelarut. dan kehilangan pelarut selama proses ekstraksi akan menambah biaya produksi minyak. larutan minyak dalam alkohol didinginkan dalam ”refrigerator”. 13 . Namun demikian biaya untuk ekstraksi relatif mahal. baik dilakukan terhadap minyak yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. minyak kayu putih. Minyak bunga-bungaan yang telah dipekatkan dan larut sempurna dalam alkohol disebut ”absolute”. misalnya minyak melati. dan lain-lain. violet dan akasia. yang berbau wangi alamiah seperti bau bunga dari tanaman penghasilnya dan baik digunakan sebagai bahan baku pembuatan parfum. Minyak yang dapat dihasilkan antara lain minyak nilam. dan selanjutnya disaring kembali. minyak cengkeh. mimosa. yang bertujuan untuk membantu pengendapan lilin yang mungkin masih terdapat dalam larutan minyak-alkohol. Alat destilator (penyuling) minyak atsiri Destilator (Penyuling) Minyak Atsiri adalah alat yang digunakan untuk melakukan proses destilasi (penyulingan) minyak tanaman menghasilkan minyak atsiri (essential oil). Larutan minyak atsiri dalam alkohol yang sudah bebas dari fraksi lilin dipekatkan dengan menguapkan sebagian alkohol dalam ruangan vakum suhu rendah.

jeruk nipis. Dalam kehidupan sehari-hari. Kulit jeruk yang tersedia cukup banyak adalah kulit jeruk manis. jeruk purut. buah jeruk umumnya hanya dimanfaatkan bagian daging buah untuk kepentingan konsumsi. Jenis minyak atsiri jeruk dibedakan berdasarkan varietasnya. 14 . jeruk siam madu. jeruk siam. Semua kulit jeruk sebenarnya dapat diambil atau diekstrak minyak atsirinya.BAB. tetapi saat ini dapat diolah suatu bahan yang menghasilkan produk bernilai tinggi. V MINYAK ATSIRI DARI KULIT JERUK Jeruk (Citrus) Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae Divisi: Magnoliophyt a Kelas: Magnoliopsida Upakelas: Rosidae Ordo: Sapindales Famili: Rutaceae Upafamili: Aurantioideae Bangsa: Citreae Genus: Citrus L. Kulit buah jeruk biasanya hanya dibuang sebagai sampah. jeruk besar. dan jeruk keprok. produk ini digunakan untuk keperluan kesehatan dan bahan pengharum.

menggunakan bahan pelarut.Ekstraksi minyak atsiri dari kulit jeruk dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti pengepresan dingin. Aroma yang kurang disukai adalah minyak atsiri asal jeruk besar dan siem. Prinsip dasar metode distilasi adalah uap dari air digunakan untuk mengangkat minyak atsiri dari dalam jaringan kulit jeruk dan kemudian didinginkan dengan air mengalir. tentu akan mempengaruhi bahan tersebut sehingga di dalam ketel terdapat dua cairan. yaitu antara 70-92%. lemon. pertama-tama adalah memasukkan bahan baku dari tanaman yang mengandung minyak ke dalam ketel pendidih atau ke dalam ketel penyulingan dan dialiri uap. Walaupun demikian. nipis. cairan tersebut dialirkan ke alat pemisah yang akan memisahkan minyak atsiri dari air berdasarkan berat jenisnya. Kedua cairan tersebut didihkan perlahan-lahan hingga terbentuk campuran uap yang terdiri dari uap air dan uap minyak. Berdasarkan hasil uji preferensi terhadap aroma minyak atsiri jeruk. Cara yang sederhana dan mudah dilakukan adalah dengan metode distilasi uap/air. minyak atsiri jeruk umumnya mengandung senyawa dominan yang dikenal dengan nama limonen. Hasil yang diperoleh adalah campuran air dan minyak yang karena perbedaan berat jenis akan terpisah dimana lapisan minyak ada di atas sedangkan lapisan air ada di bawah. Cara penyulingan minyak atsiri. maupun dengan distilasi. yaitu air panas dan minyak atsiri. Minyak atsiri jeruk terdiri atas banyak senyawa yang sifatnya mudah menguap. purut. jari budha/kuku harimau. Dari pipa pendingin. Campuran uap ini akan mengalir melalui pipa-pipa pendingin dan terjadilah proses pengembunan sehingga uap tadi kembali mencair. diperoleh data minyak atsiri asal jeruk manis. Lapisan minyak kemudian diambil menggunakan pipet dan dimasukkan dalam botol berwarna gelap. 15 . dan jeruk siem madu yang paling disukai konsumen. Tiap varietas jeruk memiliki variasi komposisi kandungan senyawa yang berbeda sehingga menyebabkan perbedaan aroma yang ditimbulkan. Penyimpanan sebaiknya dilakukan di dalam lemari es (kulkas) karena memiliki suhu rendah dan terhindar dari paparan sinar matahari. Kandungan senyawa limonen bervariasi antar varietas jeruk. Air yang panas dan uap.

anti depresi. meningkatkan nafsu makan. Linalool. antara lain : Limonen. bersifat sebagai sedatif. meredakan radang tenggorok dan batuk serta menghambat sel kanker. sistem distilasi skala industri menengah Minyak atsiri jeruk dapat digunakan sebagai pengharum ruangan. bersifat sebagai penenang (sedatif). antiseptik. Aroma jeruk dapat menstabilkan sistem syaraf.Gambar 2. bahan parfum. Selain itu. Sitronela. 16 . pengusir nyamuk. dan penyembuhan penyakit. bersifat sebagai penenang (sedatif). Terpineol. pereda flu. anti bakteri. minyak atsiri jeruk juga memiliki manfaat kesehatan yang digunakan sebagai aroma terapi. menimbulkan perasaan senang dan tenang. Grape fruit : penghambat sel kanker karena kandungan limone tinggi (>90%). dan mengubah citra rasa makanan menjadi lebih menarik. tonik. Jeruk lemon : antihipertensi. Linalil asetat. tonik. melancarkan peredaran darah. Beberapa minyak atsiri jeruk dan manfaatnya terhadap penyembuhan penyakit antara lain Jeruk manis: sedatif. sebagai penenang dan pengusir nyamuk. Manfaat bagi kesehatan disebabkan adanya kandungan senyawa penyusun. Jeruk purut : sedatif. tonik.

Lapisan minyak kemudian diambil menggunakan pipet dan dimasukkan dalam botol berwarna gelap. Ekstraksi minyak atsiri dari kulit jeruk dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti pengepresan dingin. VI PENUTUP Minyak atsiri merupakan senyawa. Cara penyulingan minyak atsiri. yang pada umumnya berujud cairan. biji maupun dari bunga dengan cara penyulingan dengan uap. Prinsip dasar metode distilasi adalah uap dari air digunakan untuk mengangkat minyak atsiri dari dalam jaringan kulit jeruk dan kemudian didinginkan dengan air mengalir. daun. Dari pipa pendingin. minyak 17 . tentu akan mempengaruhi bahan tersebut sehingga di dalam ketel terdapat dua cairan. pertama-tama adalah memasukkan bahan baku dari tanaman yang mengandung minyak ke dalam ketel pendidih atau ke dalam ketel penyulingan dan dialiri uap. buah. Kedua cairan tersebut didihkan perlahan-lahan hingga terbentuk campuran uap yang terdiri dari uap air dan uap minyak. Hasil yang diperoleh adalah campuran air dan minyak yang karena perbedaan berat jenis akan terpisah dimana lapisan minyak ada di atas sedangkan lapisan air ada di bawah. Minyak atsiri jeruk dapat digunakan sebagai pengharum ruangan. bahan parfum. menggunakan bahan pelarut. Cara yang sederhana dan mudah dilakukan adalah dengan metode distilasi uap/air. tetapi dapat juga diperoleh dengan cara lain seperti dengan cara ekstraksi dengan menggunakan pelarut organik maupun dengan cara dipres atau dikempa dan secara enzimatik. maupun dengan distilasi. yaitu air panas dan minyak atsiri. Campuran uap ini akan mengalir melalui pipa-pipa pendingin dan terjadilah proses pengembunan sehingga uap tadi kembali mencair. kulit. Selain itu. yang diperoleh dari bagian tanaman. Air yang panas dan uap. akar.BAB. batang. Penyimpanan sebaiknya dilakukan di dalam lemari es (kulkas) karena memiliki suhu rendah dan terhindar dari paparan sinar matahari. dan mengubah citra rasa makanan menjadi lebih menarik. cairan tersebut dialirkan ke alat pemisah yang akan memisahkan minyak atsiri dari air berdasarkan berat jenisnya.

meredakan radang tenggorok dan batuk serta menghambat sel kanker. Manfaat bagi kesehatan disebabkan adanya kandungan senyawa penyusun. sebagai penenang dan pengusir nyamuk. bersifat sebagai penenang (sedatif). Terpineol.atsiri jeruk juga memiliki manfaat kesehatan yang digunakan sebagai aroma terapi. Linalool. Aroma jeruk dapat menstabilkan sistem syaraf. Linalil asetat. bersifat sebagai penenang (sedatif). antara lain : Limonen. menimbulkan perasaan senang dan tenang. Sitronela. 18 . dan penyembuhan penyakit. meningkatkan nafsu makan. bersifat sebagai sedatif. melancarkan peredaran darah.

com/industri-minyak-atsiri. Destilator Minyak Atsiri. Minyak Atsiri. 2008. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Link terkait: http://id. 2005.com/manfaat-minyak-atsiri.blogcatalog. 2004.html Mutia Kemala. Agrindo Cipta Mandiri Hardjono Sastrohamidjojo. Malang: CV.org/wiki/Minyak_atsiri http://anekaindustri.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA Anonim. html 19 .html http://www. Kimia Minyak Atsiri.