Anda di halaman 1dari 11

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta
taufik dan hidayah-Nya lah makalah ini dapat diselesaikan
Penulis sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka
menambah wawasan dalam upaya pemecahan masalah kesehatan berkenaan Virus
Zika. Penulis juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam tugas ini terdapat
kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang diharapkan. Untuk itu, sangat
berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan
datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana yang
membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis
sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya mohon maaf apabila
terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan memohon kritik dan
saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.

Bandung, Oktober 2016

Penulis

BAB II PENDAHULUAN A. konjungtivitis (mata merah). Pada Mei 2015. Virus Zika kemudian ditemukan kembali pada nyamuk spesies Aedes Africanus di hutan yang sama pada tahun 1948 dan pada manusia di Nigeria pada tahun 1954. pada tahun 1947. Mereka berasal dari Afrika dan Asia. Di Indonesia sendiri. Aedes albopictus. . seperti demam. Gejala-gejala penyakit Zika dapat menyerupai gejala penyakit dengue dan chikungunya. Virus Zika menjadi penyakit endemis dan mulai menyebar ke luar Afrika dan Asia pada tahun 2007 di wilayah Pasifik Selatan. serta dapat berlangsung beberapa hari hingga satu minggu. Ternyata penyebaran virus ini dilakukan oleh nyamuk. Karibia. Amerika Selatan. telah ditemukan virus Zika di Jambi pada tahun 2015. Uganda. nyeri sendi. Penyebaran virus ini terus terjadi pada Januari 2016 di Amerika Utara. virus ini kembali merebak di Brazil. Nyamuk Aedes aegypti adalah pembawa yang paling umum dari penyakit ini dan Aedes albopictus adalah nyamuk lain yang juga berpotensi.Latar Belakang Virus Zika pertama ditemukan pada seekor monyet resus di hutan Zika. dan Samoa (Oceania). Afrika. yang juga dikenal sebagai nyamuk macan Asia Virus Zika yang telah menginfeksi manusia dapat menimbulkan beberapa gejala. dan ruam.

Bagaimana Penyebaran infeksi virus zika? c. apa yang dimaksud virus Zika? b. Sebagai salah satu tugas mata kuliah Imunisasi dan vaksin pda peminatan epidemiologi program studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat 2. Apa tanda dan gejala terinfeksi virus Zika? d.bagaimana pencegahan virus Zika? C. Memberikan wawasan dengan virus Zika kepada yang pembaca sekarang ini berkenaan menjadi isu kesehatan di masyarakat 3. Tujuan Penulisan 1. Menjadi Bahan diskusi dalam penyelesaian masalah kesehatan dalam infeksi virus Zika upaya penanggulangan terjadinya .B. Rumusan Masalah a.

1. 2016 2 Centers for Disease Control and Prevention.1. Fakutas Kedokteran Universitas Lampung. Definisi Penyakit virus Zika disebabkan oleh virus Zika. Namun. symptoms. pathogenesis. wabah penyakit Zika dilaporkan di Afrika. Infeksi Virus Zika. epidemiology. kasus pertama infeksi virus Zika pada manusia ditemukan.3 1 Muhammad Aditya. 2016 3Giri D. infeksi virus Zika selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir yang serius yang disebut microcephaly dan cacat otak parah lainnya.BAB II PEMBAHASAN 2. Penyakit ini biasanya ringan dengan gejala berlangsung hingga seminggu. yang menyebar ke orang terutama melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi (Aedes aegypti dan Aedes albopictus). Zika virus. dinamakan seperti nama hutan Zika di Uganda. dan kepulauan Pasifik. Zika virus: structure.2 Virus Zika pertama kali ditemukan pada tahun 1947.1. Bagian Epidemiologi. Pada tahun 1952.2. dan banyak orang tidak memiliki gejala atau akan memiliki gejala ringan saja. Asia Tenggara. laboratory diagnosis andprevention . Virus ini menjadi perhatian dunia karena penelitian menemukan hubungan dengan kejadian cacat lahir (mikrosefali) dan gangguan neurologis (sindroma Guillain- Barre).

virus ditemukan pada satu kesempatan dalam air mani.4. pathogenesis.5 4 Centers for Disease Control and Prevention. Beberapa bukti menunjukkan bahwa virus Zika juga dapat menular ke manusia melalui transfusi darah. Aedes aegypti. laboratory diagnosis andprevention .2 Transmisi Penularan Virus Zika menyebar ke orang melalui gigitan nyamuk. Aedes leuteocephalus. Aedes vitattus dan Aedes Furcifer. Struktur virus zika 2. 2016 5 Giri D. epidemiology. Namun mode ini sangat jarang terjadi. Zika virus: structure. Zika virus. Virus itu pulih dari nyamuk Aedes genus termasuk Aedes africanus. symptoms. Aedes apicoargenteus.Gambar 1. transmisi perinatal dan transmisi seksual.

arthralgia) Konjungtivitis (mata merah) Nyeri otot 6 Muhammad Aditya. tetapi mungkin 3-12 hari. Satu studi menunjukkan bahwa antigen ZIKV dapat ditemukan dalam inti sel yang terinfeksi. kemudian kembali ke host. 6 Pada 20-25% dari orang yang terinfeksi virus Zika menunjukkan gejala-gejala yang paling umum adalah: a.3. 2-5 hari viremia dalam host. Infeksi Virus Zika.Gambar 2. e. Demam ruam makulopapular Nyeri sendi (arthritis. Transmisi penularan virus zika Siklus penyakit terus sebagai Resorvoir tuan rumah untuk nyamuk ke host waduk. namun dari laporan kasus dan pengetahuan akan infeksi terkait flavivirus maka diduga masa inkubasi berkisar antara3 hari hingga 2 minggu. d.5 2. 5-7 hari di nyamuk. Meskipun replikasi flaviviral diduga terjadi dalam sitoplasma sel. Bagian Epidemiologi. 2016 . Fakutas Kedokteran Universitas Lampung. Informasi mengenai patogenesis ZIKV langka tapi flaviviruses nyamuk diduga meniru awalnya di sel dendritik dekat lokasi inokulasi kemudian menyebar ke kelenjar getah bening dan aliran darah. c. Tanda dan gejala : Periode inkubasi penyakit ini masih belum jelas. b. Masa inkubasi (waktu dari paparan munculnya gejala) penyakit virus Zika tidak jelas.

kelumpuhan. Karena berkaitan erat dengan dengue dan demam kuning. 7 Giri D. Zika virus: structure.7 2.Infeksi zika lebih serius karena dikaitkan dengan dua kondisi neurologis: a. Diagnosis Infeksi virus Zika dapat diduga berdasarkan gejala dan riwayat berpergian ke daerah yang dilaporkan terdapat infeksi virus Zika ataupun tinggal di daerah yang terdapat virus Zika. Polymersase Chain Reaction: Deteksi asam nukleat dengan reverse transcriptase-polymerase chain reaction (RT-PCR) menargetkan non-struktural protein 5 wilayah genomik adalah sarana utama diagnosis. mungkin reaksi silang dengan tes antibodi bagi mereka virus. Diagnosis virus Zika hanya dapat dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi ada tidaknya RNA virus Zika pada darah. b. menyebabkan kelemahan otot dan kadang-kadang. pathogenesis.7 a. Guillain-Barré syndrome: Sindrom Guillain-Barre (GBS) adalah gangguan langka di mana seseorang sendiri kerusakan sistem kekebalan sel-sel saraf. Hal ini dapat terjadi jika ibu terinfeksi pada trimester pertama kehamilan. b.4. epidemiology. Beberapa pemeriksaan laboratorium dapat dilakukan untuk mendeteksi infeksi ZIKV. symptoms. Hal ini berguna dalam pertama 3-5 hari setelah timbulnya gejala.6. laboratory diagnosis andprevention . Mikrosefali: Sebuah cacat lahir yang serius di mana bayi memiliki kepala kecil dan perkembangan otak yang tidak lengkap. Tes serologis: ELISA telah dikembangkan untuk mendeteksi IgM untuk ZIKV hanya setelah lima hari.

9. world heatlh organization (WHO)12 tahun 2016 tetap merekomendasikan ASI bagi bayi pada ibu dengan infeksi virus Zika.c. Transmisi virus Zika melalui ASI belum pernah dilaporkan sejauh ini. Zika virus. Kontrol dan pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah nyamuk dengan memberantas ataupun memodifikasi tempat berkembang biak nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk. d. Bagian Epidemiologi.10 8 Muhammad Aditya. Infeksi Virus Zika. 2016 . menggunakan pakaian yang menutup sebagian besar kulit serta berwarna cerah. Sangat penting untuk mengosongkan benda-benda yang dapat menampung air.8. menggunakan kelambu saat tidur siang. Penggunaan larvasida direkomendasikan pada tempat penampungan air yang besar. Pencegahan Nyamuk dan sarang nyamuk mejadi faktor risiko signifikan infeksi virus Zika. Saat ini vaksin belum tersedia.Walaupun ZIKV diketahui dapat berada pada air susu ibu. namun penelitian untuk membuat vaksin virus Zika sedang dikembangkan dengan menggunakan strategi yang sama dengan pembuatan vaksin flavivirus lainnya. Fakutas Kedokteran Universitas Lampung. termasuk bayi dengan mikrosefali. 20169.5. namun demikian penelitian lebih lanjut perlu dilakukan. namun tetap dapat terjadi reaksi silang antibodi pada infeksi sekunder flavivirus 2. Centers for Disease Control and Prevention. Plaque Reduction Neutralization Assay : Pemeriksaan ini dapat meningkatkan spefisikasi pemeriksan immunoassay. Nucleic Acid Amplification Test: tes amplifikasi asam nukleat (NAT) untuk deteksi RNA virus juga dapat dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan repelan secara rutin terutama pagi dan sore hari.

BAB III PENUTUP A. laboratory diagnosis andprevention 10. Virus ini dapat menyebabkan sakit yang ringan kepada manusia yang dikenal sebagai demam Zika atau penyakit Zika. Penyakit ini belakangan baru diketahui berpotensi menyebabkan bayi lahir cacat mikrosefali dan meningkatkan kejadian GBS. pathogenesis. Virus zika sendiri memiliki persamaan dengan demam berdarah dimana penyebaran virus ini melalui gigitan nyamuk jenis Aedes aegypti. Kesimpulan Penyakit Zika ditularkan melalui gigitan nyamuk genus Aedes yang terinfeksi ZIKV. Zika virus: structure. Infeksi Virus Zika. epidemiology. Bagian Epidemiologi. Fakutas Kedokteran Universitas Lampung. DAFTAR PUSTAKA Muhammad Aditya. . symptoms. 2016 Giri D.

epidemiologypathogenesissymptoms-laboratory-diagnosis-andprevention/ World Health Organization. pathogenesis. 2016 [diakses tanggal 24 Oktober 2016].who.com/zika-virusstructure. 2016 [diakses tanggal 24 oktober 2016]. Tersedia dari: http://www. Geneva: WHO. Tersedia dari: http://laboratoryinfo. laboratory diagnosis and prevention [internet].Centers for Disease Control and Prevention. Zika virus [internet].html Giri D. symptoms. Atlanta: CDC. Zika virus [internet].gov/zika/about/index. Laboratoryinfo. 2016 [diakses tanggal 24 Oktober 2016]. Tersedia dari: http://www. epidemiology. Zika virus: structure.int/mediacentre/factsheets/zika/en .cdc.