Anda di halaman 1dari 3

Implementasi persamaan Poisson dan persamaan Laplace di dalam Fisika

Solusi persamaan Poisson maupun laplace digunakan untuk mengetahui


distribusi potensial di suatu ruangan yang mengandung muatan listrik atau ruang
hampa. Dengan metode numerik atau suatu pendekatan numerik dari metode iterasi
yang berdasarkan persamaan laplace dan syarat-syarat batas yang ada, kita dapat
memperoleh distribusi potensial pada titik-titik yang diinginkan. Mengembangkan
solusi persamaan laplace melalui syarat-syarat batas yang diberikan dapat juga
diturunkan rumus untuk menghitung kapasitansi kapasitor.
Persamaan Poisson
Dari hukum gauss yang menyatakan bahwa fluks listrik yang melalui suatu
permukaan tertutup seluas S adalah sama dengan muatan listrik Q yang dicakup oleh
permukaan tertutup tersebut dan dari teorema divergensi kita peroleh

Fluks e =Q=

S =Luas

(7.1

D . dS=

DdV

V =Volume

Dari definisi

Q=

(7.2

v dV

V =Volume

Dimana

adalah muatan ruang dalam suatu coulomb per m 3. Dari persamaan

(7.1) dan persamaan (7.2) diperoleh hukum Gauss bentuk titik


D= . D=v
di mana D = E = vektor rapat fluks listrik (C/m2)
= permitivitas dielektrik medium = o r

(7.3

o = permitivitas ruang vakum = 8,854 x 10-12 F/m


r = permitivitas ruang medium (tidak memiliki dimensi)
dari definisi vektro intensitas medan listrik E= V , maka dari persamaan (7.3)
dapat diperoleh persamaan (7.4) yang dinamakan persamaan poisson
. V =v
Atau

(7.4

2 V =

Persamaan Laplace
Untuk ruang atau medium tanpa muatan listrik ,

v =0

, maka dari persamaa

(7.4) dapat kita peroleh persamaan laplace


2

V =0

(7.5

2
Operator dinamakan laplacian dari V.

Persamaan Laplace tiga dimensi untuk :


a) Sistem koordinat kartesian adalah
2 V 2 V 2 V
2 V = 2 + 2 + 2 =0
x y z

(7.6

b) Sistem koordinat silinder adalah


V
2 V
2 V
2
V=
+ 2
+
=0
2
2

z

( )

(7.7

c) Sistem koordinat bola adalah


1 2 V
1

V
1
2 V
2 V = 2
r
+ 2
sin
+ 2 2
=0
r r sin
r sin 2
r r

(7.8

Solusi persamaan laplace satu dimensi dikembangkan untuk mendapatkan hubungan


antara muatan Q dan beda potensial V sehingga kapasitansi suatu kapasitor dapat
ditentukan rumusnya.