Anda di halaman 1dari 3

PENGOBATAN PADA STOMATITIS

ULCER (RECCURENT APHTHOUS


ULCER DAN TRAUMATIC ULCER)

SOP

No. Dokumen

No. Revisi

: 01

Tanggal Terbit : 2 Januari 2016


Halaman

Pemerintah Kota
Pasuruan
Dinas Kesehatan

: 1/2
Kepala UPT Puskesmas
Karangketug
drg. Martha Wahani Patrianty
NIP. 19770319 200604 2 012

1.Pengertian

Pengobatan pada lesi ulceratif pada mukosa mulut yang ditandai


dengan dasar ulkus putih keabu-abuan/kuning dan dikelilingi zona
kemerahan

2.Tujuan

Sebagai acuan bagi petugas klinis (dokter gigi) untuk:


1. Menghilangkan rasa sakit pada pasien
2. Melakukan pengobatan pada stomatitis ulcer pada pasien.

3.Kebijakan

SK Kepala UPT Puskesmas Karangketug nomor.tentang


pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

4.Referensi

Panduan Praktik Klinis Kedokteran Gigi pada Pelayanan Primer,


Kemenkes RI tahun 2014.

5.Alat dan Bahan

1. RM, komputer, simpus, buku register, alat tulis,


2. Dental unit, bengkok, alat diagnostik, gelas kumur, bak
desinfeksi, masker, handscon.
3. Air kumur, cairan desinfeksi, sabun.
4. Buku tindakan, informed consent, kapas, albotyl (bila diperlukan)

6.Prosedur
1. Petugas klinis (dokter gigi) memanggil pasien, mengkroscek/
reidentifikasi identitas, meminta pasien tanda tangan di buku
register
2. Petugas klinis (dokter gigi) menganamnesa pasien.
a. Bagian mana gusi / lidah yang terasa sakit.
b. Sejak kapan.
c. Apakah sering muncul ulcer.
d. Apakah ada riwayat terkena sikat gigi/ duri/ gigi yang runcing
e. Apakah punya penyakit sistemik.
3. Petugas klinis (dokter gigi) mempersilahkan pasien untuk duduk
di dental chair/kursi gigi,
4. Petugas klinis (dokter gigi) menyiapkan air kumur kemudian
mempersilahkan pasien untuk kumur-kumur.
5. Petugas klinis mencuci dan mengeringkan tangan,
menggunakan masker dan sarung tangan, dan menyiapkan alat
diagnostik.

PENGOBATAN PADA STOMATITIS


ULCER (RECCURENT APHTHOUS
ULCER DAN TRAUMATIC ULCER)

SOP

No. Dokumen

No. Revisi

: 01

Tanggal Terbit : 2 Januari 2016


Halaman

Pemerintah Kota
Pasuruan
Dinas Kesehatan

: 1/2
Kepala UPT Puskesmas
Karangketug
drg. Martha Wahani Patrianty
NIP. 19770319 200604 2 012

6. Petugas klinis (dokter gigi) melakukan pemeriksaan fisik gigi


dan mulut:
Memeriksa EO (Extra Oral), ada kelainan atau tidak
Memeriksa IO (Intra Oral):
Terdapat ulcer di gingiva / lingual/ bukal / labial
7. Petugas klinis (dokter gigi) mengidentifikasi masalah kesehatan
yang dihadapi pasien, dan menentukan diagnosis serta ICDnya:
a) Recurrent Apthous Ulcer / Stomatitis Apthosa Recurent
(K12.00).
b) Traumatic Ulcer / Ulkus Traumatik (K12.04)
8. Petugas klinis (dokter gigi) menentukan rencana perawatan
/rencana layanan klinis yang akan dilakukan pada pasien, yaitu:
a. Menjelaskan kepada pasien dan orang tua / wali pasien
tentang diagnosis
b. Pengolesan ulcer dg albotyl / menghaluskan gigi yang tajam
(apabila diperlukan).
c. Medikasi.
d. Edukasi.
9. Petugas klinis (dokter gigi) menjelaskan kepada pasien dan
orang tua / wali pasien tentang rencana perawatan yang akan
dilakukan kepada pasien.
10.Apabila dilakukan tindakan medis (pengolesan ulcer dg albotyl /
menghaluskan gigi yang tajam) maka petugas klinis (dokter gigi)
meminta pasien/orang tua/wali pasien untuk menandatangani
buku tindakan, dan informed consent (apabila setuju).
11. Petugas klinis (dokter gigi) mengolesi ulcer dengan albotyl/
menghaluskan gigi yang tajam (jika diperlukan).
12.Petugas klinis (dokter gigi) melakukan desinfeksi terhadap alat
yang telah dipergunakan, lalu mencuci dan mengeringkan
tangan.
13.Petugas klinis (dokter gigi) menulis dan memberikan resep:
a. antibiotik /analgesik/ antiinflamasi apabila diperlukan
b. vitamin C
Petugas klinis memastikan pasien tidak mempunyai alergi obat.
14.Petugas klinis (dokter gigi) memberikan edukasi dan instruksi:
a. Dianjurkan untuk menggunakan obat kumur
b. Obat diminum teratur .
c. Sikat gigi teratur dan hati-hati (jangan keras-keras).
15.Petugas klinis (dokter gigi) mendokumentasikan kegiatan
dengan mengisi rekam medis, simpus, buku register, dan buku
tindakan.

PENGOBATAN PADA STOMATITIS


ULCER (RECCURENT APHTHOUS
ULCER DAN TRAUMATIC ULCER)

SOP

No. Dokumen

No. Revisi

: 01

Tanggal Terbit : 2 Januari 2016


Halaman

: 1/2
Kepala UPT Puskesmas
Karangketug
drg. Martha Wahani Patrianty
NIP. 19770319 200604 2 012

Pemerintah Kota
Pasuruan
Dinas Kesehatan

7.Unit Terkait

Ruangan kesehatan gigi dan mulut

8.Rekaman Historis Perubahan


Yang
No diruba
Isi Perubahan
h
1
KOP
1. Format SOP dahulu menggunakan format ISO
SOP
9001:2008 setelah direvisi menggunakan format
akreditasi.
2. Dahulu menggunakan istilah intruksi kerja, setelah
direvisi menggunakan istilah Standar Operasional
Prosedur (SOP).
3. Adanya pergantian kepala FKTP
4. Dahulu tidak ada lambang Puskesmas, setelah
direvisi menggunakan lambang puskesmas.
5. Dahulu pengesahan dilakukan oleh Kepala
Puskesmas dan Koordinator terkait, sekarang
hanya dilakukan oleh Kepala Puskesmas.
2

ISI SOP Dahulu isi SOP tidak dilengkapi dengan kebijakan,


referensi, unit terkait, dan rekaman historis
perubahan, sekarang setelah direvisi sesuai pedoman
penyusunan akreditasi maka dilengkapi dengan
kebijakan, referensi, unit terkait, dan rekaman historis
perubahan.

Tanggal mulai
diberlakukan
2 Januari 2016

2 Januari 2016