Anda di halaman 1dari 7

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Provinsi/Kabupaten

Di Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Dan Papua

PUSAT PEMETAAN TATA RUANG DAN ATLAS


BADAN INFORMASI GEOSPASIAL (BIG)
Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km. 46 Cibinong 16911
Telp. : (021) 87906060 / Fax. : (021) 8764613

BERITA ACARA
HASIL SUPERVISI PETA RTRW KABUPATEN XXX
TAHUN 2012-2032
Ke 2
Pada hari ini, Rabu, tanggal 3 November 2012 telah
dilakukan pemeriksaan terhadap peta RTRW Kabupaten XXX
bertempat di Badan Informasi Geospasial, Cibinong, dalam rangka
persetujuan substansi RTRW Kabupaten XXX tahun 2012-2032.
Point penting yang dihasilkan antara lain:
A. Kelengkapan Data:
Data yang diperiksa pada asistensi ke I RTRW Kabupaten XXX
antara lain:
Peta Dasar
1. Toponimi
Peta Tematik
1. Lereng
2. Penggunaan Lahan
3. Rawan Bencana
Peta Rencana
1. Pola Ruang
2. Struktur Ruang
3. Kawasan Strategis
B.

Catatan Penting
Peta Dasar
1. Sumber data dari RBI Badan Informasi Geospasial skala
1:25.000 Tahun 2009 dari hasil kerjasama BIG dan Provinsi
XXX. Data kontur bersumber dari data BKPRA
2. Data Sudah dilengkapi dengan ibukota kabupaten, ibukota
kecamatan, titik desa dan titik ketinggian yang di buat

MODUL PEMETAAN

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Provinsi/Kabupaten


Di Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Dan Papua

berdasarkan kontur, namun belum dilengkapi dengan titik


tinggi dan nama bukit/gunung.
3. Terdapat data pulau-pulau kecil yang belum sesuai dengan
data timnas verifikasi pulau.
Peta Tematik
1. Data kehutanan berdasarkan SK Menhut No.170 Tahun
2000. Namun pada peta rencana masih ada perubahan
hutan yang diusulkan dan masih dalam proses persetujuan.
2. Data kelerengan masih harus diperbaiki. Penggambaran
diperhalus kembali, usahakan tidak ada poligon berbentuk
kotak-kotak, dan data klasifikasi dapat digeneralkan
(polygon yang terlalu kecil dapat dihilangkan). Sesuaikan
luasan kelerengan dengan administrasi.
3. Peta tematik masih belum lengkap.
Peta Rencana
1. Database (data atribut) pola ruang masih perlu diperbaiki
kembali terutama pada wilayah holding zone yang
disesuaikan dengan kawasan hutan.
2. Rencana prasarana perhubungan disesuaikan kembali
dengan Raqanun. Titik lokasi evakuasi bencana belum
dipetakan. Data atribut struktur ruang perlu dilengkapi lagi
dengan keterangan data eksisting dan rencana.
3. Peta kawasan strategis sudah sesuai dengan ranperda.
C.

Saran dan Masukan


1. Data toponimi dilengkapi lagi dengan data titik tinggi dan
nama bukit dilengkapi
2. Data jaringan jalan rencana dipisahkan dari peta dasar dan
dilampirkan ke dalam folder peta rencana.
3. Sesuaikan kembali data pulau-pulau kecil dengan data
timnas verifikasi pulau.
4. Peta tematik kelerengan diperbaiki sesuai catatan diatas
5. Data atribut rawan bencana tsunami diperbaki kembali,
keterangan mencakup rawan dan tidak rawan.
6. Data danau dan sungai dilampirkan dalam folder peta
tematik hidrologi
7. Peta tematik dilengkapi lagi dengan data pertambangan.

MODUL PEMETAAN

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Provinsi/Kabupaten


Di Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Dan Papua

8. Peta rencana pola ruang diperbaiki sesuai catatan diatas.


Pemeriksaan peta pola ruang disesuaikan lagi dengan peta
pertambangan yang belum dilampirkan.
9. Peta rencana struktur ruang diperbaiki sesuai catatan
diatas.

Perbaikan pada hal tersebut harus segera diselesaikan dan


dikonsultasikan kembali kepada Badan Informasi Geospasial (BIG)
dengan membawa data pendukung lainnya. Demikian Berita Acara
ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Bappeda Kabupaten XXX

Badan Informasi
GeospasialPusat Pemetaan Tata
Ruang dan Atlas
Pelaksana Asistensi

.................................

.....................................

MODUL PEMETAAN

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Provinsi/Kabupaten


Di Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Dan Papua

PUSAT PEMETAAN TATA RUANG DAN ATLAS


BADAN INFORMASI GEOSPASIAL (BIG)
Jl. Raya Jakarta-Bogor, Km. 46 Cibinong 16911
Telp. : (021) 87906060 / Fax. : (021) 8764613

HASIL PEMERIKSAAN CD PETA RTRW KABUPATEN XXX


2012-2032
Secara umum format database dalam CD RTRW Kabupaten XXX
secara umum sudah tertata rapi, namun masih harus diperbaiki kembali seperti
misalnya data jaringan jalan cukup dimasukkan ke dalam peta dasar, tidak perlu
dilampirkan kembali dalam peta tematik. Data yang dilampirkan masih harus di
pilah-pilah kembali, lampirkan data yang sudah fix saja. Hasil pemeriksaan CD
Peta RTRW Kabupaten XXX antara lain:
1. PETA DASAR
Format database dalam peta dasar sudah rapi dan secara garis besar
geometrinya sudah bagus. Pada peta dasar data yang belum disertakan
adalah data kontur skala 1:50.000 a. Garis Pantai
Posisi geometris garis pantai kabupaten xxx sudah sesuai namun ada
yang harus diperbaiki yaitu terdapat batas kabupaten yang dijadikan
sebagai garis pantai.

MODUL PEMETAAN

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Provinsi/Kabupaten


Di Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Dan Papua

b. Batas Administrasi
Seperti halnya dengan garis pantai, data atribut pada data batas
administrasi terdapat sedikit kesalahan.
c. Kontur
Data kontur untuk daratan belum disertakan dan hanya menyertakan
data bathimetry (pada peta tematik) interval 100 meter seharusnya
4235- meter.
d. Perairan ^
Posisi Geometris Pola aliran sungai secara umum sudah sesuai namun
masih ada beberapa yang tidak sesuai dengan citra landsat tahun
2000. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan selanjutnya dengan
melampirkan sumber data yang digunakan. Data atribut sungai besar
perlu dilengkapi kembali. Penggambaran sungai besar sebaiknya
meliputi sungai besar di wilayah sekitarnya (melebihi batas wilayah)
sehingga ketika layout maka sungai besar tidak terlihat terputus.

e. Jaringan Jalan
Data jaringan jalan sebaiknya dijadikan satu namun dibedakan dalam
atributnya yaitu berdasarkan fungsi dan status jaringan jalan. Posisi
Geometris jaringan jalan secara umum sudah sesuai dengan citra
landsat tahun 2000 namun masih perlu di lakukan pemeriksaan lebih
lanjut dengan pemeriksaan menggunakan data sumber yang
digunakan.
2. PETA TEMATIK
Peta tematik pada CD RTRW Kabupaten xxx harus dilengkapi dengan peta
kesesuaian lahan, morfologi dan curah hujan. Pada peta tematik yang perlu

MODUL PEMETAAN

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Provinsi/Kabupaten


Di Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Dan Papua

diperhatikan adalah kesesuaian luasan wilayah data-data tematik dengan


batas administrasi. Hasil pemeriksaan peta tematik meliputi:
a) Peta ketinggian
Peta ketinggian secara visual sudah sesuai namun masih diragukan
karena belum tersedianya data kontur sebagai sumber data untuk
mengolah peta ketinggian dan kelerengan.

b) Peta Kelerengan
Peta kelerengan seperti peta ketinggian masih diragukan karena belum
ada data kontur.
c) Peta Rawan Bencana
Peta rawan bencana dilengkapi dengan jalur evakuasi bencana dan
lokasi pengungsian.

3. PETA RENCANA
Yang harus diperhatikan pada peta rencana adalah kesesuaian isi peta
dengan isi Raperda.
a) Kawasan Strategis
Kawasan strategis meliputi kawasan strategis
nasional, provinsi dan kabupaten. Pada peta
kawasan strategis provinsi belum digambarkan
yang meliputi koridor banda aceh -meulaboh subulussalam.

MODUL PEMETAAN

Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Provinsi/Kabupaten


Di Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, Dan Papua

b) Pola
Beberapa wilayah Hutan lindung pada data tematik kawasan hutan
lindung ada yang
beralih fungsi menjadi hutan produksi pada peta rencana pola ruang.
Pada peta tidak digambarkan kawasan suaka alam, pelestarian alam,
dan cagar budaya.
c) Struktur
Jalur evakuasi bencana dan titik lokasi pengungsian di peta untuk
bencana banjir dan
abrasi, sehingga perlu dilengkapi dengan jalur evakuasi dan lokasi
pengungsian untuk bencana tsunami dan gerakan tanah/longsor.
ALBUM PETA
Dalam album peta seharusnya berisikan peta jpeg atau pdf
dari ketiga folder sebelumnya (peta dasar, peta tematik, dan
peta rencana) adapun project peta (mxd) mungkin dapat di
lampirkan di folder yang berbeda. Manejemen data pada
album peta dan Format layout peta masih perlu perbaikan.
Hasil pemeriksaan album peta:
Perhatikan simbol dengan RPP ketelitian peta contohnya pada simbolisasi
jaringan jalan.
Satuan koordinat UT M pada peta layout belum disertakan.
Batas-batas kabupaten yang menjadi wilayah perbatasan perlu dipetakan
termasuk batas
kabupaten di wilayah yang menjadi perbatasan kabupaten XXX
unsur-unsur geografi belum disertakan misalnya
Penamaan seluruh
penamaan sungai
besar.

MODUL PEMETAAN