Anda di halaman 1dari 15

PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP PERKEMBANGAN

KECERDASAN NATURALIS ANAK DI TK A PAUD SAYMARA


SUKOHARJO

NASKAH PUBLIKASI
Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh
Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini

Disusun oleh:
RATIH TIYAS PALUPI
A 520 090 144

PROGRAM S-1 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADYAH SURAKARTA
TAHUN 2013

SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH


Bismillahirrohmannirrohim
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:
Nama
NIM
Fakultas/Jurusan
Jenis
Judul

:
:
:
:
:

Ratih Tiyas Palupi


A. 520 090 144
FKIP / Pendidikan Anak Usia Dini
Skripsi
PENGARUH
METODE
PROYEK
TERHADAP
PERKEMBANGAN
KECERDASAN
NATURALIS
ANAK DI TK A PAUD SAYMARA SUKOHARJO

Dengan ini menyatakan bahwa saya menyetujui untuk:


1. Memberikan hak bebas royalti kepada Perpustakaan UMS atas penulisan
karya ilmiah saya, demi pengembangan ilmu pengetahuan
2. Memberikan hak menyimpan, mengalih mediakan / mengalih formatkan,
mengelola daam bentuk pangkalan data (database), mendistribusikannya, serta
menampilkannya dalam bentuk softcopy untuk kepentingan akademis kepada
Perpustakaan UMS, tanpa perlu meminta ijin dari saya selama tetap
mencantumkan nama saya sebagai penulis / pencipta
3. Bersedia dan menjamin untuk menanggung secara pribadi tanpa melibatkan
pihak Perpustakaan UMS, dari semua bentuk tuntutan hukum yang timbul atas
pelanggaran hak cipta dalam karya ilmiah ini
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan semoga dapat
digunakan sebagaimana mestinya.
Surakarta, .....Nopember 2013
Yang Menyatakan

Ratih Tiyas Palupi


A 520 090 144

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


Jl. A.Yani Tromol Pos I Pabelan, Kartasura Telp. (0271) 717417 Fax : 615448

Surakarta 57102

Surat Persetujuan Artikel Publikasi Ilmiah


Yang bertanda tangan di bawah ini pembimbing skripsi:
Pembimbing Utama : Aryati Prasetyarini, M.Pd.
Telah membaca dan mencermati naskah artikel publikasi ilmiah yang merupakan
ringkasan skripsi akhir dari mahasiswa:
Nama
: Ratih Tiyas Palupi
NIM
: A. 520 090 144
Program Studi
: Pendidikan Anak Usia Dini
Judul Skripsi
: PENGARUH
METODE
PROYEK
TERHADAP
PERKEMBANGAN
KECERDASAN
NATURALIS
ANAK DI TK A PAUD SAYMARA SUKOHARJO
Naskah artikel tersebut, layak dan dapat disetujui untuk dipublikasikan.
Demikian persetujuan ini dibuat, semoga dapat digunakan seperlunya.

Mengetahui,
Pembimbing Utama

Aryati Prasetyarini, M.Pd.

PENGESAHAN

PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN


NATURALIS ANAK DI TK A PAUD SAYMARA
SUKOHARJO

diajukan oleh:
Ratih Tiyas Palupi
A 520 090 144

Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji


Pada hari/ tanggal : ______________
dan dinyatakan telah memenuhi syarat

1. Aryati Prasetyarini, M.Pd.

( )

2. Djaelani, M.Pd.

( )

3. Dra. Surtikanti, M.Pd.

( )

Surakarta, Nopember 2013


Universitas Muhammadiyah Surakarta
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Dekan

Dra. N. Setyaningsih, M.Si.


NIK 543

ABSTRAK

PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP PERKEMBANGAN


KECERDASAN NATURALIS ANAK DI TK A PAUD SAYMARA
SUKOHARJO

Ratih Tiyas Palupi. A 520090144. Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini.


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta,
2013.
66 halaman
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek terhadap
perkembangan kecerdasan naturalis anak kelompok A di TK PAUD Saymara.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group
Pretest-Posttest Design, yaitu penggunaan pretest sebelum diberi perlakuan dan
pengukuran kecerdasan naturalis pada posttest (setelah perlakuan). Subjek dalam
penelitian ini adalah anakanak TK kelompok A di PAUD Saymara Kartasura
Kabupaten Sukoharjo tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 19 orang anak.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik
analisis data menggunakan uji beda t test. Pengerjaan menggunakan program
komputer SPSS for Windows versi 15.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh positif dan signifikan dari pembelajaran metode proyek
terhadap kecerdasan naturalis pada anak kelompok A di PAUD Saymara Tahun
Pelajaran 2013/2014. Terbukti dari hasil uji t yang memperoleh nilai thitung>ttabel
yaitu 12,239 > 2,101 diterima pada taraf signifikansi 5%. Nilai rata-rata
kecerdasan naturalis anak setelah eksperimen mencapai 35,263, lebih tinggi
dibandingkan sebelum eksperimen yang hanya mencapai 25,579. Perbedaan
tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran metode proyek berpengaruh terhadap
peningkatan kecerdasan naturalis pada anak TK
Kata kunci: Kecerdasan Naturalis, Metode Proyek

PENDAHULUAN
Strategi pembelajaran pada PAUD dirancang agar dapat meningkatkan
seluruh aspek perkembangan anak tersebut. Berdasarkan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Republik Indonesia no. 58 tahun 2009 tentang standar
pendidikan anak usia dini, pengembangan seluruh aspek tersebut diupayakan agar
dapat berkembang terpadu. Keterpaduan itu meliputi aspek pemahaman nilai- nilai
agama dan moral, fisik, kognitif, bahasa dan sosial-emosional.

Strategi

pembelajaran yang dipilih harus sesuai dengan prinsip pembelajaran TK yaitu


bermain sambil belajar, dan belajar seraya bermain.
Salah satu strategi pembelajaran yang menumbuhkan pengalaman belajar
siswa namun tetap berprinsip pada bermain sambil belajar adalah metode proyek.
Hakikat metode proyek merupakan salah satu cara pemberian pengalaman belajar
dengan menghadapkan anak dengan persoalan sehari-hari yang harus dipecahkan
secara kelompok. Metode proyek berasal dari gagasan John Dewey (dalam
Martini, 2009: 2) tentang konsep learning by doing yakni proses perolehan
hasil belajar dengan mengerjakan tindakan-tindakan tertentu sesuai dengan
tujuannya. Terutama proses penguasaan anak tentang bagaimana melakukan
sesuatu pekerjaan yang terdiri atas rangkain tingkah laku untuk mencapai tujuan,
misalnya naik tangga, melipat kertas, memasang tali sepatu, menganyam,
membentuk model binatang atau bangunan dan sebagainya.
Pendekatan proyek menurut pendapat Dockett (2002; 241) adalah salah
satu program yang dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi bermain dan
berpusat pada anak. Pada pembelajaran proyek, anak-anak dilibatkan dalam
memilih topik-topik pembelajaran yang menarik perhatian dan ingin diketahui

lebih dalam dapat dilakukan secara individu maupun kelompok. Artinya metode
proyek sangat tepat digunakan untuk pengembangkan aspek moral dan agama
yang dapat dilihat dari indikator yaitu seperti: menyiram tanaman, memberi
makan binatang peliharaan, merawat tanaman. Melalui kegiatan-kegiatan yang
ditugaskan dalam metode proyek anak akan menjadi aktif, termotivasi, dan
kreatif, sehingga kecerdasan anak tidak terasah dengan baik.
Berbagai kegiatan yang telah terlaksana di sekolah kiranya perlu diperkaya
dengan mengenalkan kecerdasan naturalis peda guru dan melatih guru untuk
menstimulasi kecerdasan naturalis yang sampai saat ini kurang terfasilitasi dalam
program kegiatan pendidikan di pra sekolah. Beberapa kegiatan program belajar
yang menstimulasi beberapa aspek kecerdasan juga ada yang banyak muncul,
namun hal tersebut belum sepenuhnya disadari oleh guru padahal inti dari
pendidikan adalah merupakan proses kegiatan yang melibatkan kesadaran penuh
bagi pihak yang melakukan.
Berdasarkan pada latar belakang masalah diatas, maka peneliti tertarik
untuk menguji lebih luas mengenai masalah diatas, yaitu dengan penelitian yang
berjudul: Pengaruh Metode Proyek Terhadap Perkembangan Kecerdasan
Naturalis Anak di TK A Paud Sayma ra.
Permasalahan yang diteliti dirumuskan sebagai berikut: apakah penggunaan
metode proyek dapat berpengaruh terhadap kecerdasan naturalis anak kelompok A
di TK PAUD Saymara?

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: untuk mengetahui
pengaruh metode proyek terhadap perkembangan kecerdasan naturalis anak
kelompok A di TK PAUD Saymara.

Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu penelitian yang
dilakukan dengan mengadakan manipulasi yang bertujuan untuk menyelidiki
hubungan sebab akibat serta berapa besar hubungan sebab akibat tersebut dengan
cara memberikan perlakuanperlakuan tertentu pada kelompok tertentu untuk
membuat perbandingan. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian
eksperimen karena peneliti ingin mengetahui pengaruh yang signifikan terhadap
perkembangan kecerdasan naturalis anak setelah diberi perlakuan dengan
menggunakan metode proyek.
Penelitian ini menggunakan jenis pre experimental dengan desain One
Group Pre test-post test design karena dengan menggunakan penelitian ini hasil
perlakuan dapat dikethui lebih akurat (dapat membandingkan antara keadaan
sebelum diberi perlakuan dan mudah diberi perlakuan).
Subyek dalam penelitian ini adalah anak PAUD SAYMARA Kartasura
Sukoharjo khususnya kelompok A yang berjumlah 19 anak pada tahun pelejaran
2013/2014. Alasan peneliti memilih kelompok A, karaena faktor usia. Usia anak
kelompok A sekitar 4-5 tahun sehingga anak masih belum banyak mengetahui
tentang lingkungan yang ada disekitar. Peneliti sebagai gur u PAUD SAYMARA

Kartasura Sukoharjo berkolaborasi dengan 2 guru kelompok B dan kelompok A


agar penelitian ini lebih fokus.
Metode pengumpulan data menggunakan observasi, adalah mengamati
secara langsung pada obyek penelitian (Arikunto, 2006: 64). Observasi
merupakan usaha sadar untuk mengumpulkan data yang dilakukan secara
sistematis dengan prosedur yang terstandar. Pengumpulan data melalui observasi
langsung yang dilakukan sendiri oleh peneliti pada kelas yang dijadikan sampel
guna mendapat gambaran secara langsung bagaimana kegiatan belajar anak di
kelas. Hasil dari pengumpulan data dengan metode observasi ini akan digunakan
oleh peneliti sebagai gambaran dan persiapan sebelum peneliti melakukan
penelitian. Observasi dilakukan untuk mengumpulkan data tentang kecerdasan
naturais anak.
Metode dokumentasi,

menurut Sugiyono (2004: 82) dokumentasi

merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumentasi bisa berbentuk


tulisan gambar atau karya monumental dari seseorang. Dalam penelitian ini
metode dokumentasi dikumpulkan untuk mengetahui dan memperoleh data yang
berupa: daftar nama anak, sejarah TK, data guru, dan lain- lain.
Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui pengaruh metode
proyek terhadap kecerdasan naturalis anak adalah uji beda t test. Uji ini digunakan
untuk mengetahui signifikansi perbedaan kecerdasan naturalis anak sebelum dan
sesudah penggunaan metode proyek. Menurut Budiyono (2000: 39) sebelum
dilakukan uji hipotesis dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji
homogenitas, dan kemudian baru dilakukan uji beda t test.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


Pengujian hipotesis dilakukan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran
metode proyek terhadap kecerdasan naturalis pada anak usia 4-5 tahun di PAUD
Saymara Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan alat analisis t-test
dengan alat bantu program komputer SPSS 17.0 for windows dan hasilnya dapat
dilihat dalam lampiran 9, diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 1
Hasil Pengujian Hipotesis (Uji t)
Antar Kelompok
Kecerdasan naturalis
sebelum eksperimen
(pre-test)
Kecerdasan naturalis
sesudah eksperimen
(post-test)

Mean

thitung

ttabel 5%

12,239

2,101

Keterangan

25,579
Berbeda

35,263

Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil thitung sebesar 12,239 (lampiran


9), sedangkan t(a /2:N-1) = t (0,025:18 ) = 2,101. Apabila thitung lebih kecil dari ttabel, maka
Ho diterima. Tetap sebaliknya bila thitung lebih besar dari ttabel maka Ho ditolak dan
Ha diterima. Berdasarkan uji t diperoleh bahwa thitung>ttabel yaitu 12,239 > 2,101,
maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis
dalam penelitian ini telah teruji, yaitu terdapat perbedaan kecerdasan naturalis
anak sebelum dan sesudah pembelajaran metode proyek. Kesimpulan yang
diambil dari hasil analisis di atas adalah bahwa pembelajaran metode proyek
berpengaruh terhadap kecerdasan naturalis pada anak kelompok A di PAUD
Saymara Tahun Pelajaran 2013/2014.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan
signifikan dari pembelajaran metode proyek terhadap kecerdasan naturalis pada

10

anak kelompok A di PAUD Saymara Tahun Pelajaran 2013/2014 dan hipotesis


dinyatakan dapat diterima. Penerimaan hipotesis tersebut menunjukkan bahwa
anak TK yang diberi pembelajaran dengan metode proyek memiliki kecerdasan
naturalis yang lebih meningkat dibanding sebelum pembelajaran. Nilai rata-rata
kecerdasan naturalis anak setelah eksperimen mencapai 35,263, lebih tinggi
dibandingkan sebelum eksperimen yang hanya mencapai 25,579.
Peningkatan kecerdasan naturalis pada anak tersebut terjadi karena pada
pembelajaran metode proyek merupakan salah satu strategi yang dapat dipilih
untuk mengembangkan prinsip bermain sambil belajar dan menjadikan anak
sebagai pusat dalam pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini. Hal ini berarti
bahwa proses belajar diperoleh melalui aktivitas atau kegiatan yang dilakukan
sendiri atau berkelompok, dengan pengertian yaitu bagaimana anak melakukan
pekerjaan sesuai dengan langkah dan rangkaian tingkah laku tertentu.
Pengetahuan yang didapat dari hasil melakukan sendiri, membuat anak mampu
mengingat pengalaman tersebut, membangun pemahaman yang lebih dalam,
menumbuhkan rasa ingin tahu, dan mendapatkan penghargaan tersendiri bagi
anak (Moeslichatoen, 2004; 137).
Melalui metode proyek anak diberi kebebasan untuk memilih kegiatan
yang telah disediakan dan berusaha untuk mencari jawaban atas tantangan yang
lebih tepat bukan dominasi guru dalam memilih kegiatan belajar, menyediakan
bahan ajar pada tingkat pengajaran yang tepat. Guru hanya membantu
mengembangkan kecakapan yang ada dalam diri anak bukan guru sebagai ahli
yang memandang anak sebagai individu yang memiliki kelemahan, anak berbagi

11

tanggung jawab dengan guru untuk belajar dan mencapai prestasi bukan guru
bertanggung jawab untuk belajar dan prestasi merupakan suatu keharusan yang
harus dicapai oleh anak. Dengan demikian, pendekatan proyek memusatkan anak
sebagai subjek pembelajaran, memberi peluang pada anak untuk belajar dan
memahami sesuatu dengan cara belajarnya sendiri, mengutamakan perbedaan
irama

perkembangan

pada

masing- masing

anak,

dan

dalam

proses

pembelajarannya, guru bertindak sebagai fasilitator dan motivator untuk anak.


Metode proyek yang dieksperimenkan dalam penelitian ini ternyata
mampu memberikan pangalaman langsung dari obyek-obyek atau benda yang
diamati serta memperoleh pengalaman belajar dari kegiatan di lapangan. Di
samping itu metode ini dapat digunakan untuk menetapkan pengetahuan dan
keterampilan yang telah dimiliki oleh peserta didik dalam memecahkan masalah
yang dihadapi dalam kehidupan nyata. Metode proyek dilaksanakan dengan
mengajak anak ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk
mempelajari atau menyelidiki suatu lingkungan alami dan sebagainya. Metode
pembelajaran ini dapat membuat pelajaran di sekolah menjadi lebih relevan
dengan kenyataan dan kebutuhan masyarakat. Di samping itu melalui metode ini
dapat merangsang kreativitas siswa. Pendapat di atas didukung oleh Sriyono
(2002: 10-12) yang menyatakan bahwa melalui metode proyek dapat lebih
mengenal realita kehidupan masyarakat , mampu mengamati, meneliti dan
mempelajari suatu obyek di luar sekolah. Artinya melalui metode proyek maka
kecerdasan naturalis anak akan meningkat. Individu yang memiliki kecerdasan
naturalis yang tinggi akan mempunyai minat dan kecintaan yang tinggi terhadap
tumbuhan, binatang dan alam semesta.

12

KESIMPULAN
Terdapat pengaruh positif dan signifikan dari pembelajaran metode proyek
terhadap kecerdasan naturalis pada anak kelompok A di PAUD Saymara Tahun
Pelajaran 2013/2014. Terbukti dari hasil uji t yang memperoleh nilai thitung>ttabel
yaitu 12,239 > 2,101 diterima pada taraf signifikansi 5%. Nilai rata-rata
kecerdasan naturalis anak setelah eksperimen mencapai 35,263, lebih tinggi
dibandingkan sebelum eksperimen yang hanya mencapai 25,579. Hasil analisis
tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang berbunyi pembelajaran metode
proyek berpengaruh positif terhadap peningkatan kecerdasan naturalis pada anak
TK telah terbukti.
Saran-saran
1. Bagi Guru
a. Guru dapat menggunakan pembelajaran metode proyek sebagai salah satu
bentuk pembelajaran yang dapat membantu mengatasi permasalahan
rendahnya kecerdasan naturalis anak.
b. Dapat memilih metode yang tepat dalam pembelajaran sehingga tujuan
pembelajaran dapat tercapai.
c. Senantiasa meningkatkan kualitas pemb elajaran yang sudah baik agar
mutu dan kualitas pendidikan akan lebih baik lagi.
2. Bagi Anak
a. Anak diharapkan turut berperan aktif dalam pembelajaran yang diberikan
guru, bersedia mengikuti petunjuk yang diberikan guru agar anak
memperoleh pengalaman belajar
b. Tetap menjadi anak yang taat dan patuh terhadap peraturan sekolah, guru
dan orang tua. Agar dapat menjadi generasi yang cerdik, cerdas, dan

13

berakhlak mulia. Seperti cuplikan lagu berikut hormati gurumu, sayangi


teman mu, itulah tandanya kau murid budiman
3. Bagi Sekolah
a. Diharapkan adanya kerjasama yang baik dengan mendukung upaya guru
dalam pembelajaran metode proyek dengan menyediakan sumber belajar
dan fasilitas yang dibutuhkan guru
b. Untuk tercapainya pendidikan yang baik perlu adanya koordinasi yang
harmonis diantara guru sehingga apa yang menjadi tujuan bersama yakni
menciptakan generasi yang cerdik, cerdas, dan berakhlak mulia dapat
tercapai.
4. Bagi peneliti selanjutnya
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi untuk
melakukan penelitian lanjutan tentang penerapan pembelajaran metode proyek
bagi anak, dan manfaatnya bagi kecerdasan anak usia dini.

14

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik .


Jakarta: Rineka Cipta.
Bellanca, James. 2011. 200+ Strategi Dan Proyek Pembelajaran Aktif. Jakarta:
PT. Indeks.
Christianti, Martha. 2011. Pembelajaran Anak Usia Dini dengan Pendekatan
Proyek. Majalah Dinamika
Dockett, Sue. 2002. Play and Pedagogy in Early Childhood Bending The Rules.
Terjemahan Sutrisno. Jakarta: Elex Media
Gardner, Howard. 2003. Multiple Intellegences (Kecerdasan Majemuk). Batam:
Interaksara.
Irianti, Oliviana Yuni dan Zainul Aminin. 2011. Pengaruh Penggunaan Metode
Proyek Terhadap Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri pada Anak
Kelompok B TK Dharma Wanita Woromarto Purwoasri Kediri. Jurnal
PAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya,
zain278@gmai.com
Jamaris, Martini. 2020. Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan. Jakarta:
Yayasan Penamas Murni, 2010
Martini, Meilani Sri. 2009. Pengajaran Proyek. PIP. Jakarta: UNJ
Musfiroh, Takdiroatun. 2005. Bermain Sambil Belajar dan Mengasah
Kecerdasan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Noor, Fuad Arif. 2012. Multiple Intelligensi & Hakekat, Hak-hak Anak dan
Aplikasinya
dalam
Pembelajaran
di
RA.
http://stpibinainsanmulia.ac.id/wp-content/uploads/2013/04/Diktat_4.docx
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R & B.
Bandung: Alfabeta.
Suyadi. 2009. Anak Yang Menakjubkan. Jogjakarta: Diva press.
Thomas, Armstrong, 2004. Menerapkan Multiple Intelligences di Sekolah, alih
bahasa Yudhi Murtanto, (Bandung: Penerbit Kaifa PT Miza n Pustaka