Anda di halaman 1dari 22

PEMBAHASAN SOAL UAS MATA KULIAH STATISTIKA

Oleh:
I Gusti Kade Siladana, S.Pd.T

Soal No 1. (Sekor : 0 15)


Hasil tes mata kuliah Statistika mahasiswa PTK S2 Vokasi sebagai berikut.
92 87 89 90 82 84 86 77 77 78 78 79 80 80 81
72 72 74 74 76 76 76 76 76 75 75 74 74 67 68
67 67 67 69 69 70 70 70 70 69 71 68 68 68 55
70 70 71 71 62 62 64 64 64 64 66 66 64 64 56
66 66 57 57 57 58 57 60 60 58 59 60 52 54 50
Pertanyaan :
1. Tampilkan dalam bentuk Tabel dan Grafik !
2. Deskripsikan data berdasarkan tendesi sentral dan variabilitas !
3. Jika hasil tes tersebut dikelompokkan kedalam lima kategori: A (Sangat Baik), B
(Baik), C (Cukup), D (Kurang Baik ), dan

E (Sangat Tidak Baik) dengan

menggunakan parameter Mean Ideal dan Simpangan Baku Ideal, berapakah


jumlah mahasiswa untuk masing-masing kelompok nilai tersebut ?
4. Jika kelulusan ditetapkan pada sekor persentil ke-70, berapakah jumlah mahasiswa
yang lulus ?
JAWABAN:
1.

Hasil tes mata kuliah statistika mahasiswa PTK S2 Vokasi sebagai berikut:
Data diurutkan dari yang tertinggi hingga terendah susunannya sebagai berikut :
50 52 54 55 56 57 57 57 57 58 58 59 60 60 60
62 62 64 64 64 64 64 64 66 66 66 66 67 67 67
67 68 68 68 68 69 69 69 70 70 70 70 70 70 71
71 71 72 72 74 74 74 74 75 75 76 76 76 76 76
77 77 78 78 79 80 80 81 82 84 86 87 89 90 92
Jumlah keseluruhan data (n) = 75
a. Menyusun tabel dan grafik dengan terlebih dahulu membuat data bergolong seperti
di bawah ini:
1

Menentukan data kelompok (K) =


K = 1+3,3 log n = 1+3,3 log 75
= 7,1877
= 8 (dibulatkan ke atas)

Menentukan Rentang (R) = Skor Tertinggi Skor Terendah


= 92 50
= 42

Menentukan Interval Kelompok (i) =

= 5,25
= 6 (dibulatkan ke atas)

Menentukan Batas Bawah dan Batas Atas:


Nilai terkecil + interval - 1
50 + 6 1 = 55
56 + 6 1 = 61
62 + 6 1 = 67
68 + 6 1 = 73
74 + 6 1 = 79
80 + 6 1 = 85
86 + 6 1 = 91
92 + 6 1 = 97

Menyajikan data dalam bentuk Tabel Distribusi frekuensi:


(Xt )2

f (Xt )2

-17,36

301,4

1205,6

15

-11,36

129,04

1419,44

1032

31

-5.36

28,72

459,52

18

1269

49

0,64

0,40

7,2

76,5

16

1224

65

6,64

44,08

705,28

8085

82,5

412,5

70

12,64

159,8

799

7.

8691

88,5

354

74

18,64

347,44

1389,76

8.

9297

94,5

94,5

75

24,64

607,12

607,12

75

5239,5

No.

Xt

f.Xt

fkum

1.

5055

52,5

210

2.

5661

58,5

11

643,5

3.

6267

64,5

16

4.

6873

70,5

5.

7479

6.

Xt

6592.92

Menyajikan data dalam bentuk grafik Histrogam dan Poligon :


2

Grafik Histogram
Series1,68? 73,1
8
Series1,62? 67,1
Series1,74? 79,1
6
6

I
S
N
E
U
K
E
R
F

Series1,56? 61,1
1

Series1 ,80? 85,5


Series1,86? 91,4

Series1,50? 55,4

Series1,92? 97,1
INTERVAL

Grafik Poligon

b. Mendeskripsikan data berdasarkan tendensi Sentral dan Variabilitas:

Menghitung Mean =

= 70,58

Nilai rata-rata hasil tes mata kuliah statistika mahasiswa PTK S2 adalah 70,58.

Menghitung Median (Md) = Bb + i


= 67,5+6
= 69,67
Median dari hasil tes mata kuliah statistika mahasiswa PTK S2 adalah 69,67.

Menghitung Modus

(Mo)

= Bb + i

= 67,5+6
= 70,5
Modus dari hasi tes mata kuliah statistika mahasiswa PTK S2 adalah 70,5.
Menghitung Variabilitas (R)

= Data Tertinggi Data Terendah


= 92 50
= 42

Standar Deviasi (SD)

=
= 9,375
Nilai variabilitas dari data tersebut adalah 42, sedangkan Standar Deviasinya
adalah 9,375.
c. Mengelompokkan hasil tes menjadi 5 kategori berdasarkan Mean Ideal dan Standar
deviasi Ideal:

Mean Ideal =
=
= 71

Standar Deviasi Ideal =


=
=7
Kemudian menentukan kelompok nilai dengan 5 kategori:
Rumus Rentang Nilai

Rentang Nilai

Kategori

Jumlah Mahasiswa

x > Mi + 1,5 SDi

x > 81,5

Mi + 0,5 SDi < x Mi + 1,5 SDi

74,5 < x 81,5

15

Mi - 0,5 SDi < x Mi + 0,5 SDi

67,5 < x 74,5

22

Mi - 1,5 SDi < x Mi - 0,5 SDi

60,5 < x 67,5

16

x Mi - 1,5 SDi

x 60,5

15

d. Jika kelulusan ditetapkan pada skor persentil ke-70, maka jumlah mahasiswa yang
lulus adalah:

P70 = Bbp70+ i

P70 = 73,5 + 6
= 74,8125
Batas Nilai

Keterangan

Jumlah Mahasiswa

x > 74,8125
x 74,8125

Lulus
Tidak Lulus

23
52

Soal No. 2 (Sekor : 0 15)


Seorang guru ingin mengetahui korelasi antara Kemampuan Spasial dan Prestasi Belajar
Gambar Teknik siswa kelas 11 SMK Panca Marga. Survei terhadap 20 orang siswa
diperoleh data sebagai berikut :
Kemampuan Spasial :

7 8 7 6 7 8 7 6 7 8 7 6 6 7 8 9 5 6 5 7

Prestasi Gambar Teknik : 6 7 7 7 6 8 7 7 8 8 7 6 7 6 7 8 4 5 4 6

Pertanyaan :
1. Rumuskan hipotesis penelitian !
Jawaban :
Hipotesis dapat dirumuskan sebagai berikut :

Ha : Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan spasial dengan


prestasi gambar teknik.

Ho : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan spasial


dengan prestasi gambar teknik.

2. Ujilah hipotesis tersebut!


Jawaban :
Jika menggunakan rumus korelasi product moment, langkahnya sebagai berikut :
a. Buat tabel penolong korelasi product moment, yaitu :
No.

Kem. Spasial
(X)

Prestasi GT
(Y)

X2

Y2

XY

1.

49

36

42

2.

64

49

56

3.

49

49

49

4.

36

49

42

5.

49

36

42

6.

64

64

64

7.

49

49

49

8.

36

49

42

9.

49

64

56

10.

64

64

64

11.

49

49

49

12.

36

36

36

13.

36

49

42

14

49

36

42

15.

64

49

56

16.

81

64

72

17.

25

16

20

18.

36

25

30

19.

25

16

20

20.

49

36

42

Jumlah

X = 137

Y = 131

X = 959

Y = 885

b. Masukkan nilai ke dalam rumus korelasi product moment :


Jawaban :
Korelasi Product Moment :

XY = 915

Setelah nilai r ditemukan maka dilanjutkan dengan mencari nilai t atau


signifikansi, dengan memasukkan nilai yang telah diketahui kedalam rumus
mencari nilai t (signifikansi), yaitu :

Jika menggunakan Korelasi Spearman Rank, buat terlebih dahulu tabel penolong
korelasi Spearman Rank, yaitu :

No.

Kemampuan
Spasial
(X)

Prestasi
Gambar Teknik
(Y)

Rank
X

Rank
Y

X-Y
atau
(D)

1.

9.5

15

-5.5

(X-Y)2
atau
D2
30.25

2.

3.5

8.5

-5

25

3.

9.5

8.5

4.

16

8.5

7.5

56.25

5.

9.5

15

-5.5

30.25

6.

3.5

2.5

7.

9.5

8.5

8.

16

8.5

7.5

56.25

9.

9.5

2.5

49

10.

3.5

2.5

11.

9.5

8.5

12.

16

15

13.

16

8.5

7.5

56.25

14.

9.5

15

-5.5

30.25

15.

3.5

8.5

-5

25

16.

2.5

-1.5

2.25

17.

19.5

19.5

18.

16

18

-2

19.

19.5

19.5

20.

9.5

15

-5.5

30.25
401

Jumlah

*) Keterangan :
Untuk perankingan X atau Y, jika terdapat angka atau skor yang sama maka
posisi ranking untuk angka yang sama kita urutkan, lalu dijumlahkan
rankingnya dan dibagi dengan berapa banyak angka yang sama tersebut.
Contoh untuk kolom X, ranking 1 nilainya 9, akan tetapi karena ada 4 buah
nilai 8 maka rankingnya ditentukan dengan cara = (2 + 3 + 4 + 5) / 4 = 14/4 =
3,5. Selanjutnya semua nilai 8 diberikan ranking 3,5. Demikian juga dengan
nilai 7 yang jumlahnya ada 8, maka ranking ditentukan dengan melanjutkan
ranking setelah 5 = (6 + 7 + 8 + 9 + 10 + 11 + 12 + 13) / 8 = 76 / 8 = 9,5.
Selanjutnya semua nilai 7 diberikan ranking 9,5. Demikian juga dengan kolom
Y kita lakukan ketentuan yang sama.
Jika semua nilai sudah didapatkan, maka masukkan nilai ke dalam rumus
korelasi Spearman Rank :

Setelah

nilai koefisien korelasi Spearman Rank diperoleh, maka dilanjutkan

dengan pengujian taraf signifikansi dengan rumus :

3. Simpulkan hasil uji hipotesis tersebut!


Hipotesis yang dirumuskan sebagai berikut :

Ha : Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan spasial dengan


prestasi gambar teknik.

Ho : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan spasial


dengan prestasi gambar teknik.

Jawaban :
a. Jika dilihat dari perhitungan dengan rumus korelasi product moment yang
memperoleh nilai r hitung = 0,75 dimana nilai r tabel untuk dk (N = 20)
diperoleh nilai r tabel = 0,444 (pada signifikansi 5 %). Karena r hitung lebih
besar dari r tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan spasial dengan
prestasi gambar teknik.
Jika dilihat dari taraf signifikansinya nilai t hitung = 7,28; sementara itu nilai t
tabel untuk dk = N 2 = 20 2 = 18, diperoleh nilai t tabel = 2,101. Karena t
hitung lebih besar dari t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan

demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara


kemampuan spasial dengan prestasi gambar teknik.
b. Jika dilihat dari perhitungan korelasi Spearman Rank yang memperoleh nilai
hitung sebesar 0,698 sementara tabel untuk N = 20 adalah 0,450 (pada
signifikansi 5%). Karena hitung lebih besar dari tabel maka H0 ditolak dan
Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan
antara kemampuan spasial dengan prestasi gambar teknik.
Jika dilihat dari taraf signifikansinya nilai z hitung = 3,048; sementara
itu nilai z tabel untuk dk = N 2 = 20 2 = 18, diperoleh nilai z tabel = 2,101.
Karena z hitung lebih besar dari z tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara kemampuan spasial dengan prestasi gambar teknik.
Soal no. 3. (Sekor : 0 35)
Seorang peneliti ingin mengetahui besarnya kontribusi antara kebiasaan belajar, kelompok
belajar, dan melek teknologi (technology literacy) terhadap pencapaian IPK mahasiswa.
Hasil survei diperoleh data sebagai berikut.
Kebiasaan belajar (X1):
3 3 4 3 5 4 5 4 3 2 3 4 5 4 5 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 2 3 2 4
Kelompok belajar (X2) :
4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 2 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3
Melek teknologi (X3):
4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5
IPK (Y) :
2,70 2,70 2,80 2,80 3,00 3,00 2,90 2,90 3,20 3,20 3,10 3,10 3,00 3,20 3,00
2,90 2,80 2,80 2,90 3,00 3,10 3,00 2,90 2,80 2,80 2,70 2,80 2,90 3,00 3,00
Pertanyaan :
1. Rumuskan hipotesis penelitian !
Jawaban :
Ho : Tidak terdapat kontribusi yang signifikan dari kebiasaan belajar, kelompok
belajar, dan melek teknologi (technology literacy) secara bersama-sama
terhadap pencapaian IPK mahasiswa.
10

Ha : Terdapat kontribusi yang signifikan dari kebiasaan belajar, kelompok belajar,


dan melek teknologi (technology literacy) secara bersama-sama terhadap
pencapaian IPK mahasiswa.
2. Ujilah hipotesis tersebut !
Langkah pengujian hipotesis :
a. Membuat tabel penolong analisis regresi 3 prediktor, sebagai berikut :
No

X1

X2

X3

X12

X22

X32

Y2

X1Y

X2Y

X3Y

X1X2

X1X3

X2X3

2.70

16

16

7.29

8.1

10.8

10.8

12

12

16

2.70

16

16

7.29

8.1

10.8

10.8

12

12

16

2.80

16

16

16

7.84

11.2

11.2

11.2

16

16

16

2.80

16

7.84

8.4

8.4

11.2

12

12

3.00

25

16

16

9.00

15

12

12

20

20

16

3.00

16

16

25

9.00

12

12

15

16

20

20

2.90

25

16

25

8.41

14.5

11.6

14.5

20

25

20

2.90

16

16

25

8.41

11.6

11.6

14.5

16

20

20

3.20

16

25

10.24

9.6

12.8

16

12

15

20

10

3.20

25

10.24

6.4

9.6

16

10

15

11

3.10

16

9.61

9.3

6.2

12.4

12

12

3.10

16

16

9.61

12.4

9.3

12.4

12

16

12

13

3.00

25

16

16

9.00

15

12

12

20

20

16

14

3.20

16

16

16

10.24

12.8

12.8

12.8

16

16

16

15

3.00

25

16

16

9.00

15

12

12

20

20

16

16

2.90

8.41

8.7

8.7

8.7

17

2.80

16

16

7.84

11.2

11.2

8.4

16

12

12

18

2.80

7.84

8.4

8.4

8.4

19

2.90

16

8.41

11.6

8.7

8.7

12

12

20

3.00

16

9.00

12

12

12

21

3.10

16

16

16

9.61

12.4

12.4

12.4

16

16

16

22

3.00

16

16

16

9.00

12

12

12

16

16

16

23

2.90

16

8.41

8.7

8.7

11.6

12

12

24

2.80

16

7.84

8.4

8.4

11.2

12

12

25

2.80

16

16

16

7.84

11.2

11.2

11.2

16

16

16

26

2.70

16

25

7.29

10.8

8.1

13.5

12

20

15

27

2.80

25

7.84

5.6

8.4

14

10

15

28

2.90

25

8.41

8.7

8.7

14.5

15

15

29

3.00

25

9.00

15

10

15

30

3.00

16

25

9.00

12

15

12

20

15

107

105

125

88

403

377

535

258.76

314.1

308

367.2

382

444

437

Dari tabel di atas diperoleh nilai-nilai sebagai berikut :


X1 = 107

X1 2 = 403

X1 = 3,6

X2 = 105

X2 2 = 377

X2 = 3,5

11

X3 = 125

X3 2 = 535
2

Y = 88,00

Y = 258,75

X1Y = 314,1

X1 X2 =382

X2Y = 308

X1 X3 = 444

X3Y = 367,2

X2 X3 =437

X3 = 4,17
Y = 2,93

b. Dengan metode skor deviasi diperoleh hasil sebagai berikut :


X1 2 = 403 (107)2 = 403 381,63 = 21,37
30
2
X2 = 377 (105)2 = 377 367,5 = 9,5
30
2
X3 = 535 (125)2 = 535 520,83 = 14,17
30
2
Y = 258,75 (88)2 = 258,75 258,13 = 0,62
30
X1Y = 314,1 (107)(88) = 314,1 313,87 = 0,23
30
X2Y = 308 (105)(88) = 308 308 = 0
30
X3Y = 367,2 (125)(88) = 367,2 - 366,67 = 0,53
30
X1 X2 =382 (107)(105) = 382 - 374,5 = 7,5
30
X1 X3 = 444 (107)(125) = 444 445,8 = - 1,8
30
X2 X3 =437 (105)(125) = 437 437,5 = 0,5
30
Persamaan regresi untuk tiga predictor adalah :
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3
c. Mencari koefisien regresi a, b1, b2, dan b3, menggunakan persamaan simultan sebagai
berikut :
1. X1Y = b1 X12 + b2 X1X2

b3 X1X3

2. X2Y = b1 X1X2 + b2 X22

b3 X2X3

3. X3Y = b1 X1X3 + b2 X2X3

b3 X3 2

a = Y - b1X1 - b2X2 - b3X3


Hasil perhitungan dengan metode skor deviasi dimasukkan dalam rumus persamaan 1, 2
dan 3 di atas, yaitu :
12

0,23 = 21,37 b1 + 7,5 b2 - 1,8 b3 .. (1)


0=

7,5 b1 + 9,5 b2

0,5 b3 .. (2)

0,53 = - 1,8 b1 + 0,5 b2 + 14,17 b3 .. (3)


Jika persamaan (1) dibagi dengan 1,8; persamaan (2) dibagi dengan 0,5; dan persamaan
(3) dibagi dengan 14,17, maka diperoleh :
0,13 = 11,87 b1 + 4,16 b2 - b3 .. (4)
0=

15 b1 +

19 b2

b3 ... (5)

0,04 = - 0,13 b1 + 0,04 b2 + b3 .. (6)


Jika persamaan (4) dikurangi dengan persamaan (5); dan persamaan (5) dikurangi dengan
persamaan (6), maka diperoleh :
0,13 = 11,87 b1 + 4,16 b2 - b3 .. (4)
0=

15 b1 +

19 b2

b3 ... (5)

0,13 = - 3,13 b1 14,84 b2 (7)


0=

15 b1 +

19 b2

b3 ... (5)

0,04 = - 0,13 b1 + 0,04 b2 + b3 .. (6)


-0,04 = 15,13 b1 + 18,96 b2 (8)
Maka diperoleh persamaan (7) dan (8) sebagai berikut :
0,13 = - 3,13 b1 14,84 b2 (7)
-0,04 = 15,13 b1 + 18,96 b2 (8)
Jika persamaan (7) dibagi dengan 14,84; dan persamaan (8) dibagi dengan 18,96, maka
diperoleh :
- 0,009 = 0,21 b1 + b2 (9)
-0,02 = 0,78 b1 + b2 (10)
Jika persamaan (9) dikurangi persamaan (10), maka diperoleh :
- 0,009 = 0,21 b1 + b2 (9)
-0,02 = 0,78 b1 + b2 (10)
- 0,011 = - 0,57 b1
b1 = 0,011/ 0,57
b1 = 0,019
Jika nilai b1 atau 0,019 dimasukkan dalam persamaan (10), maka diperoleh :
-0,02 = 0,78 .(0,019) + b2 (10)
-0,02 = 0,015 + b2
13

b2 = - 0,02 - 0,015
b2 = - 0,035
Jika nilai b1 atau 0,019 dan b2 atau - 0,035 dimasukkan dalam persamaan (6), maka
diperoleh :
0,04 = - 0,13 b1 + 0,04 b2 + b3 .. (6)
0,04 = - 0,13 (0,019 ) + 0,04 (- 0,035 ) + b3
0,04 = - 0,0039 + b3
b3 = 0,04 - 0,0039
b3 = 0,0361
d. Selanjutnya nilai a diperoleh dari :
a = Y - b1X1 - b2X2 - b3X3
a = 2,93 (0,019 ) (3,6) - (- 0,035 ) (3,5) (0,0361) (4,17)
a = 2,93 0,0684 + 0,1225 0,15
a = 2,84
Dengan demikian persamaan regresinya adalah :
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3
Y = 2,84 + 0,019 X1 - 0,035 X2 + 0,0361 X3
Berdasarkan analisis regresi di atas, maka koefisien regresi didapatkan bahwa :
a = 2,84 ; b1 = 0,019 ; b2 = - 0,035; dan b3 = 0,0361
Semua nilai yang didapatkan jika dimasukkan kedalam rumus korelasi ganda 3 prediktor
berikut :
b1 X1Y + b2 X2Y + b3 X3Y
Ry (1,2,3) = ------------------------------------------- Y2
0,019 (314,1) - 0,035 (308) + 0,0361 (367,2)
Ry (1,2,3) = ---------------------------------------------------------258,75
5,97 10,78 + 13,26
8,45
Ry (1,2,3) = ----------------------------- = ---------258,75
258,75
14

Ry (1,2,3) = 0,033
Dengan demikian koefisien determinasi (R2) = (0,033)2 = 0,001089
e. Selanjutnya uji signifikansi koefisien korelasi ganda dengan rumus :
0,001089 (30 3 1)
0,028314
R2 (N m 1)
F = ------------------------ = --------------------------------- = -------------- = 35,30
m (1 R2)
3 (1 - 0,001089)
2,998
F = 35,30
Nilai F hitung ini selanjutnya dikonsultasikan dengan F tabel dengan
didasarkan pada dk pembilang = 3 dan dk penyebut = 30 3- 1 = 26. Untuk taraf
kesalahan (error) sebesar 5% diperoleh F tabel = 2,98 dan taraf kesalahan (error)
sebesar 1% diperoleh F tabel = 4,64. Karena F hitung lebih besar dari F tabel (35,30 >
2,98 atau 4,64) maka koefisien korelasi yang diuji adalah signifikan baik pada = 5%
maupun pada = 1%, sehingga dapat diberlakukan digunakan untuk generalisasi hasil
penelitian.
3. Simpulkan hasil uji hipotesis tersebut !
Jawaban :
Karena F hitung lebih besar dari F tabel (35,30 > 2,98 atau 4,64) maka
koefisien korelasi yang diuji adalah signifikan baik pada = 5% maupun pada =
1%, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain dapat disimpulkan
pengujian hipotesis ini yakni terdapat kontribusi yang signifikan dari kebiasaan
belajar, kelompok belajar, dan melek teknologi (technology literacy) secara
bersama-sama terhadap pencapaian IPK mahasiswa.
4. Buatlah persamaan regresinya !
Jawaban :
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3
Y = 2,84 + 0,019 X1 - 0,035 X2 + 0,0361 X3
Makna persamaan regresi tersebut di atas yaitu :
a. Bila semua variabel X diasumsikan konstan maka tingkat pencapaian IPK
mahasiswa adalah sebesar 2,84;

15

b. Bila intensitas kebiasaan belajar naik sebesar 1 satuan maka akan


meningkatkan indeks pencapaian IPK mahasiswa sebesar 0,019;
c. Bila intensitas kegaiatan kelompok belajar naik sebesar 1 satuan maka akan
menurunkan indeks pencapaian IPK mahasiswa sebesar 0,035; dan
d. Bila intensitas melek teknologi nail sebesar 1 satuan maka akan
meningkatkan indeks pencapaian IPK mahasiswa sebesar 0,0361.
Soal No. 4. (Sekor 0 35)
Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh interaksi penggunaan metode pembelajaran
dan modul belajar terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Praktik Mekanika
Teknik. Model pembelajaran yang digunakan adalah ceramah, demontrasi dan kerja
kelompok. Modul belajar yang digunakan adalah Buku Paket, Power Point, dan Diktat.
Data penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut.
Model
Pembelajaran
Ceramah

Diskusi

Kerja kelompok

Buku Paket
6
6
7
6
7
5
5
6
6
5
4
4
5
5
5
4
4
5
5
4
5
6
6
6
5
6
5
6
5
6

Modul belajar
Power Point
7
8
6
7
7
6
7
7
6
6
5
3
5
3
4
3
4
3
4
4
6
7
5
6
5
6
5
6
5
6

Pertanyaan :
1. Rumuskan hipotesis penelitian!
16

Diktat
4
5
6
5
4
5
5
4
5
4
4
5
5
4
5
4
5
4
5
4
5
3
4
4
4
5
4
5
4
5

Rumusan hipotesisnya yaitu :


a. Perbedaan

prestasi

belajar

sebagai

efek

dari

penerapan

model

pembelajaran yang berbeda.


Ho : Tidak ada perbedaan prestasi belajar antar siswa yang diajar dengan
model pembelajaran yang berbeda.
Ha : Ada perbedaan prestasi belajar antar siswa yang diajar dengan model
pembelajaran yang berbeda.
b. Perbedaan prestasi belajar sebagai efek dari penerapan modul belajar
yang berbeda.
Ho : Tidak ada perbedaan prestasi belajar antar siswa yang diajar dengan
modul belajar yang berbeda.
Ha : Ada perbedaan prestasi belajar antar siswa yang diajar dengan modul
belajar yang berbeda.
c. Efek interaksi antara model pembelajaran dan modul belajar.
Ho : Tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan modul belajar yang
digunakan.
Ha : Ada interaksi antara model pembelajaran dan modul belajar yang
digunakan.
2. Ujilah hipotesis tersebut !
Langkah pengujian hipotesis tersebut meliputi :
a. Membuat tabel penolong untuk perhitungan Anava Dua Jalur
Model
Pembelajaran

Ceramah

Buku
Paket
(X1)
6
6
7
6
7
5
5
6
6
5

X12
36
36
49
36
49
25
25
36
36
25

Modul belajar
Power
Point
(X2)
X22
7
49
8
64
6
36
7
49
7
49
6
36
7
49
7
49
6
36
6

36

17

Jumlah Total
Diktat
(X3)
4
5
6
5
4
5
5
4
5
4

16
25
36
25
16
25
25
16
25

X total
17
19
19
18
18
16
17
17
17

X2
Total
101
125
121
110
114
86
99
101
97

16

15

77

X32

Jml Bag 1
Diskusi

Jml Bag 2
Kerja
kelompok

Jml Bag 3
Jml Total

59
4
4
5
5
5
4
4
5
5

353
16
16
25
25
25
16
16
25
25

67
5
3
5
3
4
3
4
3
4

453
25
9
25
9
16
9
16
9
16

47
4
5
5
4
5
4
5
4
5

225
16
25
25
16
25
16
25
16
25

173
13
12
15
12
14
11
13
12
14

1031
57
50
75
50
66
41
57
50
66

16

16

16

12

48

45
5
6
6
6
5
6
5
6
5
6
56
160

205
25
36
36
36
25
36
25
36
25
36
316
874

38
6
7
5
6
5
6
5
6
5
6
57
162

150
36
49
25
36
25
36
25
36
25
36
329
932

45
5
3
4
4
4
5
4
5
4
5
43
135

205
25
9
16
16
16
25
16
25
16
25
189
619

128
16
16
15
16
14
17
14
17
14
17
156
457

560
86
94
77
88
66
97
66
97
66
97
834
2425

b. Menghitung JK total, yaitu :


(Xt)2
JKtotal = (Xkolbar) - ---------N
2

JKtotal = (62 + 62 + 72 + 62+ 62 + 72+ 52+ 52+ 62+ 62+ 52) + (42+ 42+ 52+ 52+ 52+
42+ 42+ 52+ 52+ 42) + (52+ 62+ 62+ 62+ 52+ 62+ 52+ 62+ 52+ 62) + (72 + 82+
62+ 72+ 72+ 62+ 72+ 72+ 62+ 62) + (52+ 32+ 52+ 32+ 42+ 32+ 42+ 32 + 42+
42) + (62+ 72+ 52+ 62+ 52+ 62+ 52+ 62+ 52+ 62) + (42+ 52+ 62+ 52+ 42+ 52+
52 + 42+ 52+ 42) + (42+ 52+ 52+ 42+ 52+ 42+ 52+ 42+ 52+ 42) +
4572
(5 + 3 + 4 + 4 + 4 + 5 + 4 +5 + 4 + 5 ) - ----------90
= (36 + 36+ 49+ 36+ 36+ 49+ 25+ 25+ 36+ 36+ 25) + (16+ 16+ 25+ 25+ 25
2

JKtotal

+ 16+ 16+ 25+ 25+ 16) + (25+ 36+ 36+ 36+ 25+ 36+ 25+ 36+ 25+ 36) +
(49+ 64+ 36+ 49+ 49+ 36+ 49 + 49 + 36+ 36) + (25+ 9+ 25+ 9+ 16+ 9 +
18

16+ 9+ 16+ 16) + (36+ 49+ 25+ 36+ 25+ 36+ 25+ 36+ 25+ 36) + (16+ 25
+ 36+ 25+ 16+ 25+ 25+ 16+ 25+ 16) + (16+ 25+ 25+ 16+ 25+ 16+ 25+
16+ 25+ 16) +
208849
(25+9+ 16+ 16+ 16+ 25+ 16+25+ 16+25) - ----------90
JKtotal = 2425 2320,5 = 104,5 atau dibulatkan 105
c. Menghitung JK Kolom, yaitu :
(Xt)2
JKkolom = (Xtotkolom)2 - ---------N
4572
1602 + 1622 + 1352
= ---------------------------- - ----------30
90
25600 + 26244 + 18225
208849
= ----------------------------------- - ----------30
90
JKkolom = 2335,6 - 2320,5 = 15,1 atau dibulatkan 15
d. Menghitung JK Baris, yaitu :
(Xt)2
JKbaris = (Xtotbaris) - ---------N
2

4572
= --------------------------------- - ---------30
90
29929 + 16384 + 24336
208849
= ---------------------------------- - -----------30
90
JKbaris = 2354,9 2320,5 = 34,4 atau dibulatkan 34
173 + 128 + 156

e. Menghitung JK Interaksi (Rumus dari buku Pak Sugiono 2015 hal 208-209)
JK interaksi = JK Bag - (JKkolom + JK Baris), dimana JK Bag dicari dengan rumus :
JK Bag

( Xbag1)2 ( Xbag2)2
( Xbag n)2
( Xtotal)2
= -------------- + ------------ + ........ + -------------- - ------------Nbag1
Nbag2
Nbagn
Ntotal
(59)2

(67)2

(47)2 (45)2

(38)2

19

(45)2

(56)2

(57)2

(43)2

(457)2

JK Bag = ----- + ----- + ----- + ----- + ----- + ----- + ----- + ----- + ----- - -------10

10

3481

4489

10

10

2209

10

2025

10

1444

10

2025

10

3136 3249

10

90

1849

208849

JK Bag = ------ + ------ + ----- + ----- + ----- + ----- + ----- + ----- + ----- - -------10

10

10

10

10

10

10

10

10

90

JK Bag = 2390,7 - 2320,5 = 70,2; maka JK interaksi didapatkan dengan rumus :


JK interaksi = JK Bag - (JKkolom + JK Baris), maka
JK interaksi = 70,2 - (15 + 34) = 21,2 atau dibulatkan 21
f. Menghitung JK dalam, yaitu :
JKdalam = JKtot JKbar JKkol JKinter
JKdalam = 105 34 15 21
JKdalam = 35
g. Menghitung dk, yaitu :
dk kolom
= jumlah kolom 1 = 3 1 = 2

dk baris

= jumlah baris 1

=3-1=2

dk interaksi = dk kolom x dk baris

=2x2=4

dk dalam

= (N jumlah kolom x jumlah baris) = ( 90 3 x 3 ) = 81

dk total

= N 1 = 90 1 = 89

h. Menghitung MK, yaitu :

MK kolom = JKkolom

: dk kolom

= 15 : 2 = 7,5

MK baris

: dk baris

= 34 : 2 = 17

MKinteraksi = JKinteraksi

: dk interaksi = 21 : 4 = 5,25

MKdalam

: dkdalam

= JKbaris
= JKdalam

= 35 : 81 = 0,43

i. Menghitung harga F, yaitu :

Fhit kolom

= MKkolom : MKdalam = 7,5 : 0,43 = 17,44

Fhit baris

= MK baris : MKdalam = 17 : 0,43 = 39,53

Fhitinteraksi = MKinteraksi : MKdalam = 5,25 : 0,43 = 12,20

j. Membandingkan nilai F hitung dengan F tabel dengan dk


(pembilang)

(penyebut)

1) Fhit kolom banding Ftabel

dkkolom
20

: dkdalam

2) Fhit baris banding Ftabel

3) Fhit interaksi banding Ftabel =

dkbaris

: dkdalam

dkinteraksi

: dkdalam

Ftabel untuk dkkolom (pembilang) = 2 dan dkdalam (penyebut = 81 dan taraf


signifikansi 5% adalah 3,11)
Ftabel untuk dkbaris (pembilang) = 2 dan dkdalam (penyebut = 81 dan taraf
signifikansi 5% adalah 3,11)
Ftabel untuk dkinteraksi (pembilang) = 4 dan dkdalam (penyebut = 81 dan taraf
signifikansi 5% adalah 2,48)
k. Memasukkan nilai-nilai yang diperoleh dalam tabel ringkasan perhitungan analisis
varian (Anava)
Sumber Variasi
Antar baris
Antar kolom
Interaksi
Dalam
Total

Jumlah
kuadrat
34
15
21
35
105

Derajat
kebebasan
2
2
4
81
89

Mean
kuadrat
17
7,4
5,25
0,43

F hitung

F tabel

39,53*
17,44
12,20

3,11
3,11
2,48

3. Simpulkan hasil uji hipotesis tersebut !


Simpulan hasil uji hipotesis yang didapatkan berdasarkan hasil analisis data yaitu :
a. Karena harga F hitung antar baris adalah lebih besar dari F tabel (39,53< 3,11)
maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa
terdapat perbedaan prestasi belajar antar kelompok pengguna modul belajar
yang bervariasi.
b. Karena harga F hitung antar kolom adalah lebih besar dari F tabel (17,44 <
3,22) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa
terdapat perbedaan prestasi belajar antar kelompok pengguna model belajar
yang bervariasi.
c. Karena harga F hitung interaksi adalah lebih besar dari F tabel (12,20 < 2,48)
maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa
terdapat interaksi antara model pembelajaran dan modul belajar yang
bervariasi.

21

Filename:
2014
Directory:
PTK
Template:

PEMBAHASAN SOAL UAS STATISTIKA PTK VOKASI B


C:\Users\user\Desktop\Referensi Pengembangan Kurikulum

C:\Users\user\AppData\Roaming\Microsoft\Templates\Normal.
dotm
Title:
Subject:
Author:
Sudji Munadi
Keywords:
Comments:
Creation Date:
29/12/2015 10:07:00
Change Number:
36
Last Saved On:
13/01/2016 17:22:00
Last Saved By:
GUSTI
Total Editing Time: 2.749 Minutes
Last Printed On:
05/11/2016 15:20:00
As of Last Complete Printing
Number of Pages: 21
Number of Words:
4.154 (approx.)
Number of Characters: 23.680 (approx.)