Anda di halaman 1dari 2

Suksesi : Konsep dan Mekanisme

Suksesi adalah perubahan struktur komunitas yang terarah dan bertahap dari waktu ke waktu yang dapat mengubah ekosistem
menuju kekompleksan. Perubahan struktur komunitas yang terjadi mencakup perubahan pada keanekaragaman spesies dan
perubahan pada komposisi spesies. Perubahan struktur ekosistem mencakup perubahan biomassa, produksi primer, respirasi,
dan daur nutrisi.
Resistansi adalah kemampuan dari suatu komunitas atau ekosistem untuk mengatur struktur dan fungsinya ketika mengalami
gangguan.
Resiliansi adalah kemampuan untuk mengembalikan ke kondisi awal setelah terjadi gangguan.
1) Suksesi primer adalah suksesi yang terjadi pada suatu lokasi yang sebelumnya belum pernah terdapat komunitas di dalamnya,
misalnya tebing batu, gletser, dan pasir. Suksesi dikatakan suksesi primer bilamana terjadi pergantian substrat yang awalnya
substrat tersebut tidak dapat menopang kehidupan.
Contoh :
Pasir pantai sejatinya merupakan substrat yang tidak dapat menopang kehidupan. Namun Ammophila breviligulata
dapat tumbuh karena
merupakan tumbuhan xerovit. Keberadaan tumbuhan ini meningkatkan kelembaban pasir
akibat adanya struktur rhizom. meningkatnya
kelembaban pasir memungkinkan biji tumbuhan lain, contohnya biji
herba, dapat bergerminasi sehingga pada lokasi tersebut dapat tumbuh
herba. dengan tumbuhnya herba, keadaan
substrat semakin lembab sehingga memungkinkan biji-biji tumbuhan lain dapat tumbuh dan
seterusnya
membentuk komunitas yang klimaks.
2) Suksesi sekunder adalah suksesi yang terjadi pada suatu lokasi yang komunitasnya mengalami gangguan namun gangguan
tersebut tidak merusak substrat.
Contoh :
Padang lamun mengalami gangguan berupa gigitan/dimakan oleh penyu sehingga muncul daerah kosong di tengah
padang lamun. Pada daerah
ini akan dikolonisasi oleh Halimeda yang memiliki kemampuan untuk mengikat sedimen yang
berupa sisa dekomposisi organisme mati. Kemudian
munculah Halodule wrightii yang menstabilkan sedimen. Akhirnya
munculah lamun lain seperti Thalassia testudinum yang memerangkap materi
organik dengan akarnya.
Permodelan Mekanisme Suksesi
1. Facilitation Succession adalah suksesi yang terjadi ketika di suatu tempat, spesies pioneer menyebabkan perubahan kondisi
habitat yang awalnya kurang baik untuk ditumbuhi later species menjadi lebih sesuai untuk menjadi habitat tumbuh.
2. Tolerance Succession adalah suksesi yang terjadi ketika spesies pioneer pada suatu tempat tidak mengubah kondisi habitat.
Spesies pioneer dan later species dapat tumbuh pada tahap awal suksesi, namun seiring berjalannya waktu later species yang
memiliki toleransi lebih baik terhadap lingkungan akan tumbuh lebih baik, maka spesies pioneer kemungkinan akan tersingkir
dari habitat karena kompetisi yang terjadi di tempat tersebut.
3. Inhibition Succession adalah suksesi yang terjadi ketika spesies pioneer pada suatu tempat menyebabkan perubahan kondisi
habitat menjadi lebih tidak sesuai untuk terjadi kemungkinan datang dan tumbuhnya spesies atau vegetasi lain (mendominasi).
Kondisi ini akan terus berlanjut hingga terjadi suatu gangguan pada ekosistem tersebut yang menyebabkan spesies pioneer tidak

lagi mendominasi dan terjadi adanya kemungkinan datang dan tumbuhnya later species untuk membentuk vegetasi ekosistem
tersebut.