Anda di halaman 1dari 2

Verifikasi dan Audit merupakan kegiatan yang dilakukan oleh

seorang Auditor untuk memberikan pertanggungawaban terhadap


segala tindakan untuk menjelaskan setiap hal yang dipertanyakan
kepada masyarakat dalam suatu organisasi. Disini organisasi
berusaha untuk mempertanggungjwabkan kondisi dari perusahaan
nya kepada masyarakat umum. Untuk mempertanggung jawabkan
segala pencapaian serta kondisi dan keadaan dari perusahaan
tersebut oleh karena itu dibutuhkan pihak ketiga yaitu auditor untuk
melaporkan atas segala pencapaian yang dihasilkan kepada
masyarakat umum. Peran masyarakat umum disini adalah sebagai
pemantau serta sebagai mekanisme untuk pengendalian dalam
organisasi, hal ini akan mempengaruhi serta membantu perusahaan
dalam menstabilkan hubungan sosial.
Tujuan dari audit itu sendiri adalah untuk memberikan keyakinan
kepada pihak ekstrenal atas
laporan keuangan yang mereka
pertanggungjawabkan
kepada
para
masyarakat
tertentu,
masyarakat tertentu disini merupakan merupakan para pemegang
saham serta pihak-pihak yang berpengaruh atau dapat
mempengaruhi jalannya suatu organisasi yang berkaitan dengan
kondisi keuangan. Untuk menghasilkan laporan yang berkualitas
maka perusahaan harus mengggunakan pihak ketiga untuk
memberikan akuntabilitas kepada masyarakat tertentu. Peran dari
masyarakat tertentu disini adalah sebagai pengguna dari informasi
keuangan yang sebelumnya diverifikasi dan di audit oleh auditor
agar kualitanya tidak diragukan lagi.
Seorang auditor dalam suatu organisasi sangatlah berpengaruh
terhadap kondisi serta budaya yang diterapkan. Auditor menjadi
pihak yang dipercaya serta memiliki posisi yang kuat untuk
melakukan suatu kebijakan, oleh karena itu auditor harus
menerapkan perilaku sesuai dengan standar professional yang
berlaku. Kekuatan disini adalah cara dari seorang auditor untuk
tetap mempertahankan sikap profesionalitasnya terhadap segala
cobaan dari pihak agen. Peran sosial disini adalah seorang auditor
merupakan sebagai jembatan dari penyampaian informasi yang
relevan dari pihak agen kepada pihak principal sebagai para
pemegang saham untuk mengetahui informasi keuangan yang
sesungguhnya.
Sebagai agen terpercaya atau pemilik perusahaan, seorang auditor
memiliki posisi yang kuat untuk bertindak menerapkan segala
kebijakan atau aturan yang berkaitan dengan suatu aturan audit,
oleh karena itu pihak agen pun turun mengikuti segala kebijakan
yang diterapkan. Banyak aktivitas manusia yang berhubungan dan
memiliki konsekuensi langsung kepada kondisi ekonomi, peran
ekonomi disini adalah untuk memberikan organisasi pentingnya
pengendalian risiko ekonomi yang sewaktu-waktu dapat berubah.
Hal ini dapat mempengaruhi pengambilan keputusan untuk masa

depan. Selain itu peran ekonomi adalah untuk memverifikasi segala


kondisi yang ada agar perusahaan dapat mengurangi ketidakpastian
serta dapat memperhitungkan probabilitasnya.
Selanjutnya peran ekonomi khususnya untuk Auditing adalah untuk
memberikan pengaturan kepada organisasi dalam melaporkan
entitasnya kepada pihak prisiple tentang kondisi yang sedang
dialami, serta berusaha untuk meminimalkan tingkat keraguan dan
ketidakpastian akibat munculnya situasi sitausi yang terjadi pada
entitas tersebut, agar para principal dapat menilai sendiri informasi
yang diberikan
Proses verifikasi dalam bentuk audit perusahaan dirancang untuk
mengurangi potensi konflik yang akan terjadi antara pihak agen
dengan pihak principal, yang ujungnya akan mempengaruhi atau
membuat perbedaan pendapat dalam pengambilan suatu keputusan
atau tindakan. Apabila informasi keuangan yang disajikan pihak
agen tidak dapat diterima oleh pihak pemegang saham, maka ini
akan berdampak pada posisi perusahaan serta prospek kedepannya
sehingga akan menggangu tindakan yang diambil keberlanjutan
perusahaan.
Peran pelaporan keuangan dalam pengambilan suatu keputusan
ekonomi tidak luput dari proses verifikasi untuk mendapatkan
informasi keuangan yang relevan dan dapat diandalkan maka dari
itu diperlukan audit. Sesuai dengan komite standar akuntansi bahwa
tujuan dari pelaporan keuangam perusahaan dinyatakan sebagai
komunikasi informasi yang berguna untuk kondisi ekonomi.
Peran ekonomi dari audit adalah untuk pengungkapan informasi
keuangan yang dilakukan oleh seorang auditor untuk melakukan
proses verifikasi dari kualitas laporan keuangan tersebut, sehingga
informasi yang dihasilkan dapat menyatukan peran ekonomi audit
dengan sosial. Selain itu auditor membantu dalam meningkatkan
kualitas informasi manajemen, serta membentuk perlindungan yang
dinyatakan untuk mengurangi risiko bisnis, mengurangi
penyalagunaan bisnis, serta mengurangi rasa ketidakpastian serta
keraguan untuk individu dan organisasi
Peran psikis atau kejiwaan pada saat proses audit dan verifikasi
sangatlah berperan, ada 3 peran yang tercakup didalamnya :
1. peran peratama seorang auditor adalah memberikan bantuan
menyangkut stabilitas yang diperlukan dalam hubungan sosial
dengan memberikan jaminan atas keraguan dalam organisasi.
2. Peran kedua seorang auditor untuk melibatkan serta
meningkatkan rasionalitas dan keputusan individu atas
tindakan serta konsekuesnsi dari organisasi
3. Peran ketiga melayani kepentingan dari masing-masing
individu serta kondisi ekonomi.