Anda di halaman 1dari 2

Fungsi Kepemimpinan Dalam Rapat

Masalah proses adalah hambatan utama untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
yang penting dalam kelompok yang memiliki informasi dan ide relevan yang didistribusikan
secara luas antar anggota kelompok (Brodbeck, Kerschreiter, Mojzisch & Schulz-Hardt, 2007),
oleh karena itu diperlukan kepemimpinan yang tepat agar dapat memfasilitasi penggunaan proses
pengambilan keputusan yang efektif dan berguna untuk menghindari masalah proses itu
(Basadur, 2004). Peran kepemimpinan dapat dibagikan hingga batasan tertentu, tetapi para
anggota kelompok keputusan sering lebih suka bila memiliki pemimpin diskusi yang ditunjuk
dnegan tanggung jawab utama untuk melakukan rapat (Barkowitz, 1953; Schlesinger, Jackson &
Butman, 1960), pemimpin yang efektif memastikan agar kelompok menggunakan proses
keputusan yang sistematis, tetapi pemimpin tersebut tidak mendominasi proses diskusi. Untuk
mencapai hal tersebut diperlukan sejumlah keterampilan ekstra untuk mencapai keseimbangan
yang sulit antara kedua titik ekstrim ini.
Pada dasarnya perilaku kepemimpinan dapat digolongkan ke dalam perilaku yang berorientasi
terhadap tugas dan perilaku yang berorientasi pada hubungan, perbedaan ini dapat dilakukan
untuk perilaku kepemimpinan dalam konteks rapat kelompok. Aspek khusus perilaku
kepemimpinan sering melibatkan perhatian pada tugas dan pada hubungan secara simultan
namun pembedaan berguna untuk mengingatkan pemimpin kelompok mengenai bagaimana
pentingnya menyeimbangkan masalah tugas dan hubungan dalam meimpin rapat (Bales, 1950;
Benne & Sheats, 1948, Bradford, 1976; Lord, 1977; Schein, 1969). Berikut disajikan tabel yang
memperlihatkan taksonomi kombinasi sederhana antara fungsi pemeliharaan kelompok dan
berorientasi tugas serta tujuan utama fungsi itu.

Fungsi Tugas
1 Pembuatan Struktur Proses
2 Menstimulasi Komunikasi
3 Memperjelas Komunikasi
4 Membuat Ringkasan

Tujuan Khusus
Memandu dan merangkaikan diskusi
Meningkatkan pertukaran informasi
Meningkatkan pemahaman
Memeriksa
pemahaman
dan
menilai

5 Pengujian Konsensus
Fungsi Pemeliharaan Kelompok
1 Penjagaan Gerbang
2 Harmonisasi
3 Memberi Dukungan

kemajuan
Memeriksa kesepakatan
Tujuan Khusus
Meningkatkan dan menyamakan partisipasi
Mengurangi ketegangan dan permusuhan
Mencegah kemunduran dan mengurangi

4 Penerapan Standar
5 Menganalitis Proses

ketegangan
Mengatur perilaku
Menemukan dan menyelesaikan masalah
proses