Anda di halaman 1dari 9

TUGAS III

ANALISA PERANCANGAN KERJA


PENGUKURAN WAKTU KERJA
Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Kelulusan
Mata Kuliah Analisa Perancangan Kerja II

Oleh

Ade Komarudin
1303003

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT
2016

A; Data
Diketauhi data sebagai berikut :
NAMA
NPM
NO DATA
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44

: Ade Komarudin
: 1303003
( WAKTU / DETIK )
20.2
20.2
20.4
23.8
23.9
24.2
24.2
24.2
24.2
24.6
24.9
24.9
25.3
25.3
25.5
25.5
25.6
25.6
25.7
25.9
25.9
26.1
26.1
26.4
26,4
29.6
29.6
29.8
29.8
29.9
29.9
30.1
30.1
30.2
30.3
30.4
30.5
30.8
30.8
30.8
34.3
35
36.1
36.3

NO DATA
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
82
83
84
85
86
87
89
90

( WAKTU / DETIK )
26.4
26.6
26.9
27.3
27.4
27.4
27.5
27.7
27.7
27.7
27.9
27.9
28.3
28.3
28.3
28.4
28.4
28.5
28.7
28.8
29.1
29.1
29.2
29.5
30.9
30.9
31.1
31.1
31.2
31.3
31.7
32.4
32.5
32.9
33.2
33.2
33.5
33.6
33.8
33.9
40.4
44.8
37.4
39.6

B; PENGOLAHAN DATA
Data yang diatas merupakan data mentah yang belum diolah, agar data hasil
pengumpulan dapat berguna untuk pengukuran waktu kerja, maka data tersebut
harus terlebih dahulu di olah. Pengolahan data pada dasarnya merupakan suatu
proses untuk memperoleh data/angka ringkasan berdasarkan kelompok data
mentah atau dinamakan subgroup. (J. Supranto. 2008)

1; Distribusi Frekuensi (Menggunakan Rumus Statistik)


Dik : Jumlah Data (n)

= 90

Banyak Kelas (K)

=
=
=
=
=

Range (R)

=
=

1 + 3,3 log n
1 + 3,3 log 90
1 + 6,432
7,432
8
Data maksimumData Minimum
K
44,820,2
8

= 3,075
Rata-rata ( x )

xi
n

2618,7
90
= 25,4
Berikut Tabel Frekuensi dari data diatas

Subgroup

1
2
3
4
5
6
7
8

Interval Kelas
< 20.2
20.2 23.274
23.275 26.349
26.35 29.424
29.425 32.499
32.5 35.574
35.575 38.649
38.65 41.724
41.725 44.799
> 41.725
Jumlah
Rata-rata

Batas Kelas

20.1995
23.2745
26.3495
29.4245
32.4995
35.5745
38.6495
41.7245

23.2745
26.3495
29.4245
32.4995
35.5745
38.6495
41.7245
44.7995

Frekuensi Midpoint
fM
(F)
(M)
3
20
25
26
10
3
2
1
90

21.737
24.812
27.887
30.962
34.037
37.112
40.187
43.262

65.211
496.24
697.175
774.05
340.37
111.336
80.374
43.262
2608.018
25,4

Adapun perkembangan data diatas dapat diliihat pada diagram dibawah ini

2; Uji Kecukupan Data


Dik :
(s) Tingkat Ketelitian ()

= 2/+1

= 2 / 91

= 0,0219

(k) Tingkat keyakinan

= 1-

= 1-0,0219

= 0,9781

X i 2
Xi

Jwb
Xi 2

2
k
N ( X i2 )
s

'
N =

= 69208,1
= 2337,9

= 97,81 %

2337,9

2
0.9781
2
90 ( 69208,1 )

0,0219

N ' =
2337,9

2
2
44.66 90 ( 69208,1 )

N ' =
N ' =[ 4.12 ]

N = 16.97

Data yang di dapat dari N = 16.97 maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut cukup.
Sesuai dengan sarat bahwa data pengamatan cukup apabila N < N, disini jumlah
pengamatan adalah 90 ( N ) maka dapat di simpulkan jumlah pengambilan data cukup
mengambil sebanyak 16.97 atau 17 data.

3; Uji Keseragaman Data


Aktivitas pengukuran kerja pada dasarnya adalah merupakan proses sampling.
Konsekuensinya yang diperoleh adalah semakin besar jumlah siklus kerja yang diamati atau
tidak diukur maka semakin mendekati kebenaran akan data waktu yang diperoleh.
Konsistensi dari hasil pengukuran dan pembacaan waktu oleh stop watch merupakan hal yang
diinginkan dalam proses pengukuran kerja. Semakin kecil variasi atau perbedaan data waktu
yang ada, jumlah pengamatan atau pengukuran yang harus dilakukan juga akan kecil pula.
Sebaliknya semakin besar variabilitas dari waktu pengukuran akan menyebabkan jumlah
siklus kerja yang diamati juga akan semakin besar agar dapat diperoleh ketelitian yang
dikehendaki.
Oleh karena itu pada data yang sudah kami dapatkan dari data diatas harus dilakukan
uji keseragaman data, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Uji keseragaman data bertujuan untuk menguji keseragaman dari data yang
ada. Langkah-langkah untuk melakukan uji keseragaman data :
1; Menghitung Cycle Time rata-rata
Cycle Time Rata-Rata = xi / N
= 2591,2/89
= 29,11
Ket :
xi : Rata-rata cycle time
N

: Jumlah pengamatan

2; Menghitung Standard Deviasi ( )

( XiX Ratarata )2
N 1

(xix )2

i=1

N1

1555,5

901
0,44

Ket :
Xi : Cycle Time
N : Jumlah Pengamatan

3; Menentukan Batas Kendali Atas (BKA) dan Batas Kendali Bawah (BKB)
Dik

X = Rata- rata

= 25,9

Tingkat Ketelitian ()

= 2/N+1

= 2 / 91

= 0,0219

Tingkat keyakinan

= 1-

= 1-0,0219

= 0,9781

Zc

= 2,1 (Lih Table Z atau jika tidak ada lakukan perhitungan


interpolasi)

jwb

= 97,81 %

BKA = X + Zc A
= 25,9 + 2,1*7,65*0,44
= 32,4

BKB = X - Zc A
= 25,9 - 2,1*7,65*0,44
= 18,9
Kesimpulan :
Perhitungan di atas menunjukkan bahwa rata-rata dari data berada dibawah batas
kelas atas dan batas kelas bawah, sehingga data waktu pemasangan striker yang diperoleh
bersifat tidak seragam.

51;

4). Perhitungan Waktu Normal Dan Waktu Baku

Besarnya waktu normal pada gerakan dengan menggunakan metode WFS adalah dengan
menggunakan nilai Rating Factor (RF).Besar nilai Rating Factor dengan metode Westing
House dilihat dari :

Keterampilan :Good (B2)

Usaha :Good (B2)

KondisiKerja :Ideal (A)

Konsistensi :Good (D)

= +0,08
= +0,08
= +0,06
= 0,00 +
+ 0.22

Setelah mendapatkan nilai Westing House.selanjutnya kita dapat menghitung nilai


rasio Rating Factor langkah - langkah sebagai berikut :
Rating Factor

= 1 + WH
= 1 + 0.22
= 1.22

Selanjutnya kita dapat menentukan waktu normal dengan metode WFS yang diperlukan
operator untuk memasang Steker adalah sebagai berikut :
Dik Ws

= 25,4

Wn

= Ws * Rating factor

Wn

= 25,4* 1.22
= 30,98

Jadi waktu normal yang diperlukan operator untuk satu buah produk adalah sebesar
30,98menit/produk

Selanjutnya dapat ditentukan besar nilai waktu baku dengan menggunakan nilai dari
waktu normal dan dari besar nilai allowance yang telah ditentukan. Besar nilai allowance
adalah sebagai berikut :

Tenaga Yang Dikeluarkan


Sikap Kerja
Gerakan Kerja
Kelelahan Mata
Keadaan Temperatur Tempat Kerja
Keadaan Lingkungan Yang Baik

= 1.0%
= 1.0%
= 0.2%
= 2%
= 3%
= 0.4% +
7.6%
Dengan mendapatkan besar nilai allowance maka selanjutnya dapat ditentukan besar nilai
waktu baku sebagai berikut :
Wb

= 30,98*

100
100 7 . 6

= 33,45 menit/produk
Sehingga didapatkan nilai waktu bakunya sebesar 33,45 menit/produk