Anda di halaman 1dari 29

Perkembangan Janin 1 Bulan (4 Minggu)

advertisement

Pada saat awal kehamilan mumcul, tidak


semua ibu mengetahui perkembangan janin saat umurnya baru satu bulan terutama bagi calon
ibu yang belum pernah hamil. Ibu terlalu sibuk dan tidak memperhatikan siklus
menstruasinya sering tidak tahu jika dirinya sedang hamil. Terutama ibu hamil yang sedang
berKB sering tidak menyadari jika dirinya sedang hamil. Banyak ibu yang menjalani KB
namun dirinya mengalami kehamilan.
Hal itu dikarenakan kurang konsistennya dalam mengkonsumsi pil KB dan melakukan suntik
KB. KB yang efektif adalah KB yang berupa susuk KB, IUD dan semua jenis KB tanpa obat
dan suntikan. Dengan mengetahui perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya
diharapkan ibu hamil bisa memperhatikan tumbuh kembang janin yang ada di dalam
kandungannya.

Pembuahan dalam Rahim


Sebelum berubah menjadi janin atau embrio, terjadi proses pembuahan terlebih dahulu.
Pembuahan itu dilakukan oleh sel sperma terhadap sel telur. Pertukaran kromosom juga
terjadi saat adanya pembuahan tersebut. Berikut ini hal-hal yang berhubungan dengan
pembuahan janin :
1- Sel sperma dan juga sel telur mengandung gen yang bisa dikandung oleh janin.
2- Ibu yang sedang mengalami pembuahan tanda-tanda akan kehamilan akan memiliki
peningkatan terhadap hormon estrogen dan juga hormon progesterone. Kedua hormon
tersebut sangat berpengaruh pada kehidupan dan juga tubuh ibu hamil.
4- Ibu yang mengalami pembuahan akan mengalami perubahan metabolisme dan juga
perubahan struktur tubuh. Perubahan-perubahan itu kelak nantinya bisa bermanfaat untuk
mendukung perkembangan janin 1 bulan yang ada di dalam kandungan.
6- Ketika menuju ke ovarium, sel telur tersebut bisa melakukan pembelahan membentuk
blatosis. Blatosis tersebutlah yang nantinya akan menempel di dinding rahim .

7- Setelah penempelan blatosis di dinding rahim akibatnya adalah ibu mengalami ciri ciri
orang hamil, yakni tidak akan mendapatkan haid atau menstruasi. Sehingga ibu pun bisa
dikatakan hamil.
8- Penempelan blatosis tersebut juga akan mengakibatkan pendarahan, banyak wanita yang
mengartikannya sebagai darah haid. Padahal pendarahan tersebut merupakan tanda kehamilan
telah ada di dalam rahim.
9- Wanita yang tidak mengalami pendarahan akan mengeluarkan flek bercak darah berwarna
cokelat atau merah.
10- Pendarahan atau flek tersebut berbeda dengan menstruasi dimana semakin hari darah
yang dikeluarkan semakin banyak. Jika flek darah atau pendarahan akibat kehamilan,
semakin hari darah yang dikeluarkannya semakin sedikit.

Perkembangan Embrio Menjadi Janin


Saat janin berusia 1 bulan, akan mulai mengalami perkembangan. Blatosis yang menempel
pada dinding rahim telah berubah menjadi embrio, embrio merupakan bakal janin yang
nantinya akan berubah menjadi janin. Agar embrio bisa berkembang menjadi bakal janin
dibutuhkan berbagai macam nutrisi yang bisa digunakan untuk menunjang perkembangan
janin yang ada di dalam rahim. Berikut ini perkembangan embrio saat berusia 1 bulan :
Sponsors Link

1- Saat embrio berusia satu bulan atau empat minggu, embrio baru sebesar biji kacang hijau
saja.
2- Manfaat USG kehamilan saat perkembangan janin 1 bulan, hanya akan terlihat setitik
hitam di tengah kantung kehamilan.
3- Meski baru setitik hitam di kantung kehamilan, organ janin sudah banyak yang terbentuk.
Sebelum organ terbentuk, janin akan membentuk 3 lapisan dimana 3 lapisan itu akan
berkembang menjadi organ tubuh.
4- Plasenta sudah mulai tebentuk, tali pusar sudah memiliki fungsi. Fungsi dari tali pusar
tersebut adalah untuk media penghantar gizi ibu hamil yang dimakan oleh ibu hamil dan juga
oskigen untuk sang embrio.
5- Embrio yang melekat pada dinding rahim mulai tumbuh sedikit demi sedikit. Seiring
dengan pertumbuhan embrio tersebut ibu hamil akan merasakan mual, muntah dan juga
berbagai macam gejala morning sickness.
6- Organ yang mulai terbentuk pada embrio tersebut adalah tulang belakang, tulang ekor,
tulang iga dan juga sistem syaraf pusat mulai sedikit terbentuk.
7- Jantung dan pembuluh darah di dalam tubuh embrio juga mulai terbentuk.

8- Embrio memiliki dua buah lubang di wajahnya dimana lubang ini kelak nantinya akan
berkembang menjadi organ mata.

Apa yang Harus dilakukan Ibu Hamil ??


Saat embrio memasuki usia bulan pertama ini, ibu hamil harus menjaga kandungannya sebaik
mungkin. Embrio masih dalam tahap perkembangan janin 1 bulan dan membutuhkan bantuan
ibu hamil untuk bisa tumbuh dan juga berkembang. Sangat bahaya sekali bagi ibu hamil yang
mengabaikan nutrisi makanan sehat untuk ibu hamil yang masuk ke dalam tubuhnya.

Perkembangan Janin 2 Bulan (8 Minggu)


advertisement

Saat usia dua bulan banyak ibu hamil banyak


yang tidak menyadari kehamilannya. Ibu hamil yang tidak sadar dengan kehamilan yang
dialaminya bisa melakukan hal-hal bodoh seperti larangan ibu hamil yang bisa berbahaya
bagi janin yang dikandungnya. Kesibukan ibu hamil tersebutlah yang membuat ibu hamil
tidak sadar dengan kehamilannya.
Ibu hamil yang tidak sadar akan kehamilannya sering mengabaikan kebutuhan nutrisi dari ibu
hamil tersebut. Hal ini bisa membahayakan kesehatan janin dan juga kebutuhan nutrisi bagi
janin tersebut. Janin yang tidak tercukupi nutrisinya akibatnya adalah janin tersebut akan
mengalami keguguran atau organnya tidak bisa berkembang dengan sempurna.

Perkembangan Janin
Ibu yang sedang mengandung sebaiknya tahu perkembangan apa saja yang terjadi di dalam
rahimnya. Ibu hamil jangan bersikap cuek terhadap janin yang ada di dalam kandungannya.
Sehingga ibu hamil bisa sadar apakah janinnya berkembang dengan sempurna atau tidak.
Kondisi janin tidak berkembang dengan sempurna, yakni janin tetap seperti berusia 1 bulan
dan tidak ada perkembangan.
Berikut ini perkembangan janin saat usianya memasuki usia 2 bulan :

1- Embrio yang tadinya hanya sebesar kacang hijau atau hanya setitik hitam di dalam kantung
kehamilan kini ukurannya lebih besar. Jika anda mengukurnya, panjang embrio sekitar 25
mm sampai dengan 30 mm.
2- Sudah memiliki kepala yang membulat, embrio memiliki wajah yang polos dan juga wajah
kekanak-kanakannya mulai muncul.
3- Embrio memiliki dahi yang tertarik dan pangkal hidung tertarik ke bagian dalam.
4- Bagian lengan dan kaki embrio sudah terbagi, embrio sudah memiliki siku dan lengan
serta kaki sudah terbagi bagian-bagiannya. Embrio sudah memiliki paha, kaki, lengan, tangan
dan juga bahu.
5- Perkembangan janin 2 bulan sudah membentuk organ reproduksi pada embrio. Tidak
hanya itu saja kartilago dan tulang pun juga terbentuk.
6- Telinga bagian luar sudah terbentuk deegan sempurna, pigmen bagian mata sudah
terbentuk sempurna.
7- Janin sudah bisa mendengarkan meski masih terasa samar.
8- Syaraf otak juga sudah terbentuk, syaraf otak tersebut berhubungan dengan penciuman di
otak.
9- Organ jantung sudah mampu memompa dengan kuat dengan irama yang teratur pula.
Jantung mampu berdetak selama satu menit sekitar 120 kali per menit.
Sponsors Link

10- Embrio sudah mampu bergerak, pergerakan embrio ini baru bisa dideteksi menggunakan
manfaat USG kehamilan saja. Embrio masih dalam tahap yang ringkih atau lemah,
pergerakannya tidak teratur. Jumlah pergerakannya sebanyak 60 gerakan dalam sejamnya.
11- Embrio sudah memiliki perut dan juga rongga dada. Perut dan rongga dada tersebut sudah
terpisah, sehingga nampak jelas mana perut dan mana rongga dada.
12- Embrio sudah memiliki otot mata dan bibir bagian atas juga sudah terbentuk.
13- Jaringan yang terbentuk di embrio adalah jaringan kulit, jaringan keringat, jaringan
kelenjar dan juga kelenjar minyak.
14- Organ di dalam mulut juga terbentuk, misalnya saja rongga mulut, calon gigi dan juga
lidah.
15- Kelaminnya sudah mulai terbentuk meski belum kelihatan jelas.
16- Sel yang berfungsi sebagai pembentuk bulu mata sudah ada dan juga sudah berkembang.
17- Semua organ internal yang ada di dalam tubuh embrio pun mulai terbentuk.

Perubahan Tubuh Ibu Hamil


Tidak hanya psikologis saja yang berubah, namun perubahan fisik pun mulai terlihat saat ibu
hamil 2 bulan. Berikut ini perubahan fisik yang harus dikenali oleh ibu hamil saat usianya
memasuki dua bulan :
1- Perubahan hormon akan membuat tubuh ibu hamil mengalami perubahan. Perubahan yang
paling menonjol adalah di bagian payudara ibu hamil tersebut. Payudara ibu hamil akan
mengalami pembesaran, terutama di bagian putingnya. Puting ibu hamil berwarna lebih gelap
dan juga membesar.
2- Payudara ibu hamil akan merasakan nyeri dan terasa lebih lembut. Tanda-tanda kehamilan
ini terasa jika ibu hamil meraba payudaranya, akan terasa lebih lembut dibandingkan
sebelumnya.
3- Ibu hamil akan mudah lelah atau merasakan kelelahan meski tidak melakukan akitivtas
yang berat-berat.
4- Ibu hamil mengalami penyusutan energi.
5- Vagina ibu hamil akan lebih sensitif, ditandai dengan bagian vagina yang lebih bengkak
dibandingkan sebelum kehamilan.
6- Lendir dan juga cairan vagina akan meningkat, lendir ini akan mencegah vagina dari
serangan infeksi dan menjaga kesehatan vagina.
7- Ibu hamil akan merasakan gangguan kehamilan seperti nyeri saat buang air kecil atau
ketika berkemih.
Sponsors Link

Hal-Hal yang Harus Dilakukan Ibu Hamil 2 Bulan


Ibu hamil yang hamil 8 minggu atau 3 bulan tentunya masih mengalami morning sickness.
Ibu hamil harus melakukan hal-hal yang bisa mendukung kehamilannya tersebut. Ibu hamil
juga harus menjaga kandungannya agar janin tetap sehat dan terhindar dari hal-hal yang tidak
diinginkan. Berikut ini cara menjaga kehamilan yang sebaiknya dilakukan ibu hamil untuk
menjaga kandungannya agar
Saat ibu hamil sadar akan kehamilannya, embrio sudah tumbuh lumayan lama di dalam
kandungannya. Ibu hamil perlu menjaga asupan gizi ibu hamil yang masuk ke dalam
tubuhnya. Jika ibu hamil mengalami morning sickness, ibu hamil perlu mengejar jumlah
asupan gizi dan nutrisi yang masuk di dalam tubuhnya. Hal itu dilakukan agar embrio yang
ada di dalam rahimnya tidak kekurangan nutrisi. Gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin
adalah sebagai berikut ini :

Zat pembangunan.

Zat tenaga.

Vitamin atau zat pengatur.

Mineral dan juga zat besi.

Ibu hamil yang masih mengalami morning sickness sebaiknya tahu bagaimana
caranya mengatasi morning sickness yang sedang dialaminya. Morning sickness
merupakan salah satu penghambat masuknya nutrisi ke dalam tubuh ibu hamil.
Dengan teratasinya morning sickness tersebut bisa membuat ibu hamil tahu
bagaimana caranya memakan nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh embrio yang ada
di dalam kandungannya.

Ibu hamil dengan perkembangan janin 2 bulan, bisa mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu
hamil dalam porsi sedikit namun sering. Porsi sedikit tapi sering tersebut bermanfaat untuk
menetralisir rasa mual yang bisa timbul sewaktu-waktu. Makan dengan makanan yang tidak
berbumbu tajam juga bermanfaat bagi ibu hamil tersebut. Bumbu yang menyengat bisa
merangsang mual dan muntah bagi ibu hamil.
Minum air putih harus dilakukan ibu hamil, minum air putih dengan porsi yang cukup bisa
membantu tubuh ibu hamil dalam memenuhi jumlah cairan yang masuk di dalam tubuhnya.
Ibu hamil tidak boleh dehidrasi. Kekurangan cairan bisa membuat janin di dalam rahim
kekurangan oksigen, oksigen sangat penting bagi kesehatan dan pernafasan janin di dalam
rahim.
Supplemen zat besi juga harus diminum oleh ibu hamil. Supplemen tersebut akan diberikan
oleh ibu hamil saat usia kandungan memasuki usia 2 bulan. Saat embrio berusia 2 bulan,
embrio sudah membutuhkan suplemen zat besi untuk pembentukan sel darah merah di dalam
tubuhnya.
Banyak ibu hamil yang tidak suka minum suplemen zat besi karena bisa merangsang rasa
mual dan muntah. Ibu hamil sering mengabaikan pengkonsumsian suplemen tersebut dan
mengindahkan kebutuhan zat besi selama kehamilan. Selain suplemen, konsumsi buah
buahan untuk ibu hamil yang mengandung zat besi.
Ibu hamil harus selalu memohon doa kepada tuhan yang maha esa agar dilancarkan selama
kehamilannya. Selamat saat masa persalinan dan juga selamat setelah mengalami masa nifas.
Ibu hamil sebaiknya berhati-hati dalam mengkonsumsi obat-obatan, terutama obat-obatan
yang dijual bebas di pasaran. Hati-hati dalam mengkonsumsi obat terutama obat yang
berguna untuk menghilangkan rasa pusing, panas dan juga mual. Hindari obat-obatan seperti
di bawah ini :

Antalgin

Tetracilin

Obat-obatan tersebut dihindari karena bisa mengganggu pertumbuhan embrio dan


pembentukan organ vital embrio sehingga organ vital pada embrio terganggu
pembentukannya.

Perkembangan Janin 3 Bulan (12 Minggu)


advertisement

Pada masa janin 3 bulan ibu hamil mulai memperhatikan akan kehamilannya. Embrio dalam
rahim kini telah berkembang menjadi janin. Janin bentuknya sudah menyerupai manusia
tidak hanya berbentuk embrio saja. Embrio telah berubah menjadi bakal janin saat usia
kehamilan sudah memasuki usia 10 minggu, untuk usia 12 minggu atau tiga bulan embrio
telah berubah menjadi bakal janin.

Ibu hamil 3 bulan sudah bisa merasakan


pergerakan janin di dalam perutnya. Meski masih terasa samar namun pergerakan janin terasa
di dalam rahimnya. Pergerakan tersebut tidak teratur seperti janin yang berumur lima bulan
ke atas, namun ibu hamil yang memiliki kulit tipis biasanya bisa merasakan pergerakan
janinnya tersebut. Tugas ibu hamil adalah selalu menjaga kesehatan janin yang ada di dalam
kandungannya. Janin yang berusia tiga bulan rentan untuk terkena keguguran, oleh sebab
itulah ibu hamil harus menjaga kesehatan janin yang ada di dalam kandungannya.

Perkembangan Janin
Ibu hamil harus mengetahui perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya apakah
berkembang sesuai dengan perkembangannya atau tidak. Ibu hamil harus tahu apakah janin
yang dikandungnya itu sudah sesuai dengan perkembangannya atau tidak.
Berikut ini perkembangan janin 3 bulan yang harus diketahui oleh ibu hamil :
1- Saat usia kehamilan 3 bulan, janin sudah memiliki wajah yang dilengkapi dengan mata,
mulut, hidung dan organ yang lainnya.
2- Janin memiliki 32 macam bakal gigi secara permanen.
3- Janin memiliki jari-jari kecil yang sudah dilengkapi dengan kuku-kuku kecil. Kuku kecil
itu sudah ada di jari tangan maupun di jari kaki.

4- Alat kelamin saat usia memasuki 2 bulan sudah terbentuk. Saat usianya 3 bulan organ
intim belum bisa berkembang secara sempurna, sehingga janin belum bisa terlihat jenis
kelaminnya.
5- Tulang pada bayi sudah terbentuk sempurna, otot pada janin pun juga sudah terbentuk.
6- Janin bisa bergerak dikarenakan beberapa syaraf dan otak janin mulai dapat difungsikan.
Pergerakan janin bisa dirasakan meski gerakannya masih sangat lembut sekali.
7- Janin di dalam rahim mulai belajar menghisap, menelan bahkan janin mulai bisa
melakukan buang air kecil.
8- Perkembangan janin 3 bulan sudah mencapai 3,5 inci.
9- Janin mulai bisa menggeliat bahkan mulai bisa menguap.

Perubahan Tubuh Ibu Hamil


Saat usia kandungan memasuki usia tiga bulan ibu hamil memiliki perubahan yang
siginifikan, perubahan tersebut adalah sebagai berikut ini :
1- Perubahan berat badan. Ibu hamil bisa memiliki peningkatan berat badan yang drastis
seiring dengan perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya. Peningkatan berat
badan ini normal dan tandanya janin sedang tumbuh di dalam rahim.
2- Hormon memiliki tingkat yang stabil dibandingkan bulan sebelumnya saat mengalami
tanda tanda kehamilan. Mood ibu hamil pun sedikit demi sedikit akan mulai berubah.
3- Aliran darah ke janin mulai meningkat, ibu hamil mulai merasakan berkurangnya rasa
tidak nyaman di organ pencernaannya terutama di bagian perutnya.
4- Dalam masa ini ibu hamil gangguan kehamilan awal yang merasakan kelelahan dan juga
kecapaian kini mulai berkurang. Ibu hamil bisa melakukan aktivitas ringan seperti melipat
pakaian, menyetrika dan aktivitas fisik yang ringan lainnya.
Sponsors Link

Asupan Makanan
Saat janin memasuki usia tiga bulan, ibu hamil harus memperhatikan fase makanannya. Ibu
hamil harus benar-benar menjaga kesehatan dan juga asupan makanan yang masuk ke dalam
tubuhnya. Asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh digunakan untuk pertumbuhan dan
perkembangan janin. Selain itu, makanan sehat untuk ibu hamil ini sebagai energi bagi ibu
hamil ketika akan melahirkan, menyusui dan juga memulihkan luka pasca melahirkan. Ibu
hamil juga perlu mengatur menu makanan yang akan dimakannya.
Berikut ini hal-hal yang harus dilakukan ibu hamil saat melakukan pemenuhan gizi ibu
hamil :

1- Makan secara rutin minimal tiga kali sehari.


2- Menyajikan berbagai macam bahan makanan yang banyak mengandung gizi tinggi. Gizi
tinggi tersebut makanan yang ada di dalam daftar 4 sehat 5 sempurna.
3- Membuat berbagai macam olahan atau makanan yang beraneka ragam agar ibu hamil tidak
merasakan bosan dengan menu yang itu-itu saja.
4- Dalam memilih bahan makanan pun tidak boleh sembarangan, ibu hamil harus memilih
bahan makanan yang segar. Larangan ibu hamil yakni, bahan makanan yang diawetkan atau
disimpan terlalu lama di dalam kulkas atau lemari pendingin. Bahan makanan yang segar
memiliki kandungan yang masih utuh sedangkan bahan makanan yang diawetkan atau terlalu
lama disimpan di dalam lemari pendingin memiliki kadar gizi dan nutrisi yang menurun.
5- Makanan yang sehat bagi ibu hamil terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayur dan
buah. Ibu hamil juga tidak boleh lupa meminum dua buah gelas susu setiap harinya. Susu
hamil kaya akan manfaat asam folat yang baik untuk mendukung tumbuh kembang janin di
dalam kandungan.
6- Agar kadar gula stabil dan tidak membuat janin memiliki berat badan yang berlebihan, ibu
hamil bisa mengganti nasi putih menjadi nasi merah. Nasi merah kaya akan serat, rendah
kadar glukosa serta memiliki berbagai macam vitamin yang baik untuk ibu hamil. Nasi merah
juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi, cocok bagi ibu hamil yang kekurangan zat besi
di dalam tubuhnya.
Sponsors Link

Hal yang Harus diwaspadai Ibu Hamil


Perkembangan janin 3 bulan merupakan usia kehamilan yang rentan, ibu hamil harus berhatihati dalam menjaga kandungannya. Saat usia janin tiga bulan, ibu hamil masih mengalami
morning sickness namun, akan menjadi normal saat memasuki usia tiga bulan. Ibu hamil
sudah memiliki nafsu makan yang lebih bagus dibandingkan usia kehamilan 1 bulan dan
2 bulan.
Beberapa hal yang harus diwaspadai ibu hamil adalah sebagai berikut ini :

Ibu hamil saat usia kandungan memasuki tiga bulan boleh melakukan hubungan
seksual namun harus tetap berhati-hati dikarenakan janin masih rawan keguguran.

Ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran sebaiknya menunda hubungan intimnya
sampai usia kandungan memasuki usia 5 bulan ke atas.

Jika hubungan intim membuat flek bercak darah, sekalipun kehamilan normal
sebaiknya hubungan intim dihindari. Ibu hamil segera mendapatkan perawatan khusus
atau obat penguat kandungan.

Perkembangan Janin 4 Bulan (16 Minggu)


advertisement

Pada usia kehamilan 4 bulang, ibu hamil akan dikejutkan dengan perubahan signifikan dari
perkembangan janin. Ibu hamil kini sudah bisa merasakan perubahan di dalam perutnya.
Perut ibu hamil pun kini sudah tampak sedikit membesar diikuti dengan perubahan janin
yang ada di dalam rahimnya.

Pergerakan janin sudah mulai lebih terasa


dibandingkan dengan usia janin yang tiga bulan. Banyak ibu hamil yang merasakan
pegerakan janin saat kandungan memasuki usia 4 bulan. Saat janin sudah memasuki usia 4
bulan, janin tersebut sudah menyerupai seperti manusia, lengkap dengan berbagai macam
indera di dalam tubuhnya. Kemampuan janin pun semakin berkembang dan janin sudah bisa
dikatakan dewasa. Semua organ sudah tumbuh hampir sempurna namun dibutuhkan
pematangan agar organ janin lebih sempurna.

Perkembangan Janin
Ibu hamil yang memasuki usia kandungan 4 bulan akan dikejutkan dengan perkembangan
janin yang ada di dalam rahimnya. Memang perkembangan janin baru bisa terdeteksi melalui
manfaat USG kehamilan, namun ibu hamil sekiranya bisa merasakan berbagai macam
perubahan di dalam dirinya dan di dalam rahimnya.
Berikut ini perkembangan janin yang ada di dalam rahim sang ibu yang harus diketahui :
1- Saat usia 4 bulan, janin akan mulai mendewasakan dirinya terutama di bagian tubuh janin.
Dinamakan pendewasaan dikarenakan organ pada janin sudah ada semua, tinggal pematangan
dan pendewasaannya saja.
2- Organ yang mengalami pendewasaan adalah organ bagian telinga luar, telinga luar sudah
terbentuk bahkan sudah mulai mengeras.
3- Saat usia ini janin sudah bisa mendengarkan suara dari luar. Petugas medis, bidan dan
dokter kandungan akan menyarankan kepada ibu hamil untuk selalu mengajak berbicara janin
yang ada di dalam rahimnya. Hal ini dikarenakan janin sudah bisa mendengarkan suara dari
luar.

4- Pendengaran janin akan terus berkembang sampai usia perkembangan janin 7 bulan.
5- Janin bisa merespon suara yang di dengarnya, terutama janin akan merespon suara ibunya.
6- Paru-paru janin sudah bisa tumbuh secara sempurna.
7- Janin mulai belajar bernafas.
8- Wajah bagian luar janin sudah terbentuk, sehingga samar-samar ibu bisa melihat wajah
janinnya.
9- Perkembangan janin 4 bulan sudah bisa merespon suara ibu dengan gerakan.
Sponsors Link

10- Mata atau indera penglihatan janin belum sempurna dan belum mampu melihat. Namun
indera penglihatan janin sudah mulai merasakan sensitif terhadap cahaya yang datang ke
arahnya. Jika di atas perut ibu hamil diberikan sinar terang, bayi akan menutupi matanya
dengan tangannya. Alasannya adalah bayi sudah mulai sensitif dengan cahaya.
11- Jaringan kulit kepala janin sudah mulai terbentuk.
12- Syaraf otak janin sudah mulai berkembang lebih sempurna dibandingkan sebelumnya.
13- Alis janin sudah mulai tampak.
14- Janin sudah bisa melakukan gerakan berupa menghisap jempol-jempol tangannya. Tidak
hanya itu saja janin sudah bisa melakukan peregangan di tubuhnya, bisa menelan kencing dan
juga bisa cegukan.
15- Ukuran janin sebesar 5,5 inci dengan detak jantung yang bisa dirasakan lewat USG
ataupun lewat perasaan ibu hamil.
16- Janin sudah memiliki panjang dan juga berat. Saat usianya 4 bulan, berat janin sekitar
135 gram dan panjangnya sekitar 16 cm.
17- Ibu bisa merasakan gerakan janin dengan meraba perutnya.
18- Rambut halus pada janin mulai terbentuk.
19- Plasenta dalam tahap ini mulai terbentuk secara sempurna dan sudah bisa menjalankan
fungsinya secara penuh.
20- Otot janin mulai terbentuk dengan kuat.
21- Sistem pencernaan janin sudah bisa menjalankan fungsinya. Selama 24 jam, janin sudah
bisa menelan air ketuban sebanyak 450 sampai dengan 500 ml setiap harinya.

22- Organ hati janin sudah bisa membentuk darah, bisa membentuk metabolisme hemoglobin
dan juga bilirubin. Hati janin bisa menubah bilirubin menjadi biliverdin yang disalurkan
menuju ke usus janin sebagai sisa metabolisme dari tubuh janin.
Sponsors Link

Pemeriksaan Wajib Ibu Hamil 5 Bulan

Hal yang Perlu diperhatikan

Semakin berkembangnya atau bertambahnya usia kehamilan, ibu hamil perlu memeriksakan
kesehatannya secara rutin di petugas medis atau petugas kesehatan dimana ibu hamil
memeriksakan secara rutin kondisi kandungannya.
Berikut ini hal-hal yang wajib diperiksakan oleh ibu hamil saat mengunjungi petugas
kesehatan :
1. Tekanan Darah Ibu hamil harus memeriksakan tekanan darahnya. Tekanan darah
yang tinggi sangat tidak bagus untuk kesehatan ibu hamil, karena hipertensi dalam
kehamilan bisa menyebabkan terjadinya preeklamsia.
2. Suhu Tubuh Petugas medis seharusnya memeriksa suhu tubuh dari ibu hamil
tersebut. Apakah ibu hamil memiliki suhu yang tinggi? Sudah diketahui sebelumnya
jika suhu tubuh yang meningkat tajam atau terlalu panas bisa membuat janin di dalam
rahim ikut merasakannya. Janin tidak bisa berteman dengan suhu tubuh yang tinggi,
terutama ibu hamil yang mengalami demam.
3. Berat badan Wajarnya jika berat badan janin bertambah, maka berat badan ibu pun
bertambah pula. Jika berat badan ibu tidak bertambah, ibu hamil harus mengecek,
berat badan janinnya melalui USG. Janin yang kekurangan berat badan tentunya tidak
baik untuk tumbuh kembangnya.
4. Pemantauan penyakit Misalnya saja pengecekan kromosom. Kelainan kromosom
bisa menyebabkan janin yang dikandungnya mengalami down sindrome. Selain itu,
kelainan kromosom juga bisa membuat anak mengalami kelainan berupa autis. Tes
untuk pendeteksian penyakit dan kelainan tersebut sudah bisa ibu hamil lakukan saat
usia kehamilan 16 minggu sampai dengan 20 minggu.
5. Adanya Alergi Ibu hamil juga perlu memeriksakan diri apakah ibu hamil
mengalami alergi, terutama alergi obat. Obat selama kehamilan sudah ditentukan oleh
pihak medis, jika ibu hamil mengalami alergi obat sebaiknya dikonsultasikan dengan
pihak petugas kesehatan.

6.

Perkembangan Janin 5 Bulan (20


Minggu)

7.

advertisement

8.

Saat usia 5 bulan, janin akan memiliki


perkembangan yang signifkan dibandingkan dengan usia 4 bulan. Perkembangan
janin dalam tahap ini sudah mampu mengenali lingkungan yang ada di sekitarnya
ditunjang dengan organ janin yang semakin berkembang sempurna. Janin bisa
merasakan berbagai macam rangsangan yang ada di sekitarnya, janin pun juga sudah
bisa merasakan berbagai macam sensasi yang ada di sekitarnya.
9. Janin sudah memiliki alis mata dan juga rambut halus yang ada di sekitar tubuhnya.
Lanugo yang tumbuh saat usia janin berusia 4 bulan kini tumbuh lagi di usia janin 5
bulan. Rambut di kepala perlahan-lahan mulai tumbuh. Janin pun memiliki gerakan
yang lebih keras dibandingkan usia sebelumnya. Janin juga sudah memiliki pola tidur
yang teratur, saat pagi hari sampai dengan sore hari janin akan tidur di dalam rahim.

10.

Perkembangan Janin

11. Janin saat usianya masuk 5 bulan, janin sudah mulai aktif terutama di malam hari.
Banyak ibu hamil yang tidak tahu perkembangan janin yang ada di dalam rahimnya.
Manfaat USG kehamilan sangat berguna untuk memantau perkembangan janin 5
bulan ini. Namun perkembangan janin yang juga harus diketahui oleh ibu hamil meski
tanpa menggunakan bantuan USG :
12. 1- Kulit yang menutupi janin sudah mulai terbentuk, jaringan kulit yang halus dan
lembut sudah mulai terbentuk pada janin tersebut. Lapisan kulit pada janin pun
terbagi menjadi dua lapisan, dua lapisan itu adalah lapisan epidermins dan juga
lapisan dermis. Lapisan kulit luar dan juga lapisan dalam suidah terbentuk pada janin
yang usianya 5 bulan.
13. 2- Lapisan kulit epidermis atau lapisan kulit bagian luar membentuk suatu pola
tertentu. Pola itu dibentuk pada ujung jari, ujung telapak tangan dan juga ujung
telapak kaki.
14. Sponsors Link
15.
16. 3- Lapisan kulit dermis akan membentuk sel-sel atau pembuluh darah yang kecil,
pembentuk syaraf dan juga pembentukan lemak.
17. 4- Janin sudah mulai tumbuh besar dan mulai banyak minum air ketuban. Volumenya
pun lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
18. 5- Wajah janin sudah mulai nampak dan menunjukkan kemiripan wajah ibunya atau
wajah ayahnya.
19. 6- Janin sudah mulai meregangkan otot lebih sering dibandingkan sebelumnya.
20. 7- Panca indera janin sudah mulai terlihat aktif, terutama indera penglihatannya yang
lebih sempurna dibandingkan dengan sebelumnya.

21. 8- Kulit janin yang sudah terbentuk dan terbagi tersebut sudah lebih sensitif terhadap
rangsangan dan sentuhan. Kulit janin masih dalam tahap tipis.
22. 9- Janin mulai memiliki indera perasaan yang lebih sensitif dibandingkan dengan
sebelumnya.
23. 10- Pendengaran janin lebih berkembang dibandingkan saat usianya 4 bulan, janin
juga sudah bisa merespons berbagai macam suara yang dia tangkap.
24. 11- Janin sudah memiliki perlindungan diri dengan nama vernix caseoda. Vernix
caseoda tersebut merupakan cairan yang janin keluarkan dari jaringan minyaknya.
Fungsinya adalah untuk melindungi kulitnya yang masih tipis dan juga masih lembut.
Fungsi dari kelenjar itu adalah untuk menjaga temperatur tubuhnya agar bisa
menyesuaikan dengan temperatur sang ibu. Jika kondisi di dalam rahim terlalu dingin,
janin bisa menghangatkan tubuhnya. Namun jika dalam kondisi panas, janin tidak
bisa mendinginkan temperatur tubuhnya, sehingga janin tidak akan bisa bertahan
dengan kondisi ibu hamil dalam suhu panas tinggi.
25. 12- Sistem imun janin juga akan terbentuk, sistem imun yang sederhana tersebut bisa
digunakan janin untuk melindunginya dari sakit atau infeksi yang akan
menyerangnya.
26. ads
27. 13- Lemak janin mulai terbentuk, lemak tersebut digunakan untuk membantu
keseimbangan suhu tubuh janin di dalam rahim. Kelenjar lemak pun mulai terbentuk
perlahan tapi pasti.
28. 14- Ginjal janin pun mulai terbentuk dan janin selain bisa meminum air ketuban, janin
juga bisa menghasilkan urin atau air seni sendiri.
29. 15- Perkembangan janin 5 bulan akan memiliki ukuran sebesar 7,4 inci.
30. 16- Kebutuhan darah dalam janin meningkat tajam, tidak heran ibu hamil banyak
yang mengalami anemia saat janin berusia 5 bulan.
31. 17- Otot janin semakin bertambah kuat setiap minggunya, sehingga ibu hamil dapat
merasakan gerakan janinnya secara teratur terutama di malam hari. Gerakan janin
tersebut hanya seperti gelembung-gelembung yang meletus terkena air.
32. 18- Janin memiliki gerakan selama 200 kali dalam seharinya, namun ibu hamil hanya
bisa merasakan sedikit gerakannya terutama saat malam hari.

33.

Kondisi Ibu Hamil

34. Selain memperhatikan kondisi kehamilannya, ibu hamil sebaiknya memperhatikan


kondisi tubuhnya sendiri. Selain kondisi perut yang semakin buncit, ibu hamil juga
memiliki berbagai macam perubahan di dalam tubuhnya. Perubahan tersebut adalah
sebagai berikut ini :
35. 1- Ibu hamil yang sering mengalami pusing-pusing saat tanda tanda kehamilan awal
akan mulai menghilang dan berkurang.
36. 2- Ibu hamil masih merasakan tidak nyaman di bagian jantungnya terutama saat ibu
hamil sedang makan.
37. 3- Perubahan lainnya adalah ibu hamil akan merasakan sakit yang luar biasa ketika
digunakan untuk berkemih.
38. 4- Ibu hamil sudah memiliki stretch mark di bagian perutnya, tanda jika perut ibu
hamil mengalami pelebaran dan pembengkakan. Stretch mark itu juga ada di bagian
payudara karena payudara ibu hamil juga berkembang menjadi lebih besar terutama di
bagian putingnya.
39. 5- Ibu hamil yang kekurangan yodium akan mengalami gusi berdarah, tidak hanya itu
saja ibu hamil juga akan mengalami mimisan di kedua hidungnya. Gusi berdarah dan
mimisan ini akan memperburuk zat besi sebagai gizi ibu hamil, sebab membuat kadar
hb semakin menurun.

40. 6- Saat usia kehamilan 5 bulan, ibu hamil juga mulai mengeluarkan kelenjar susu dari
kedua putingnya. Namun jika ibu hamil tidak mengalaminya kondisi tersebut
termasuk normal. Ibu hamil akan mengalami peristiwa keluarnya ASI setelah dirinya
melahirkan.
Apa saja yang Diperhatikan oleh Ibu Hamil ??
Saat perkembangan janin 5 bulan, janin membutuhkan darah yang lebih banyak dibandingkan
sebelumnya. Berikut ini hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil saat usia kandungan 5
bulan :

Jika ibu hamil tidak mengkonsumsi supplemen zat besi dan juga makanan sehat untuk
ibu hamil yang kaya zat besi, hal itu akan merugikan ibu hamil. Alasannya adalah
darah di dalam tubuh ibu hamil terbagi menjadi dua dan kadar sel darah merah di
dalam tubuh akan menurun drastis.

Cobalah untuk mengecek kadar hb saat usia kehamilan memasuki usia 5 bulan, bisa
dipastikan bahwa kadar hb ibu hamil akan turun drastis.

Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi berbagai macam makanan dan juga
supplemen zat besi yang bisa digunakan untuk menjaga sel darah merah di dalam
tubuh ibu hamil.

Ibu hamil yang tidak tercukupi zat besinya bisa mengakibatkan ibu hamil terkena
anemia. Ibu hamil juga perlu untuk memeriksakan diri ke dokter jika gangguangangguan anemia yang ada tersebut berlangsung lebih lama dan terjadi secara terus
menerus.

Perkembangan janin 5 bulan, ibu hamil tidak terlalu merasakan gerakan janin saat pagi hari
sampai dengan sore hari. Barulah saat malam hari, janin akan mulai aktif bergerak. Janin
akan bergerak sangat aktif sehingga ibu hamil yang sedang tidur pun akan terganggu dengan
aktivitas janin tersebut. Namun hal ini juga menjadi pertanda kondisi janin yang sehat dan
aktif.

Perkembangan Janin 6 Bulan (24 Minggu)


advertisement

Ibu hamil harus mengetahui bagaimana


perkembangan janin dari waktu ke waktu. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah janin
yang di dalam kandungannya seperti seharusnya. Hal yang harus diperhatikan adalah organorgan pembentukannya dan juga berat badan janin ideal serta janin memiliki panjang yang
ideal.
Janin yang memiliki berat badan tidak ideal sangat tidak bagus, sebab janin dengan berat
badan yang kurang dari normal bisa membuatnya diletakkan di dalam inkubator. Janin
dengan berat badan yang tidak normal memiliki organ yang tidak normal pula sehingga ke
depannya, sehingga membuat janin tidak bisa tumbuh karena organ yang kurang
berfungsi. Oleh sebab itu tugas seorang ibu adalah memantau terus perkembangan janin yang
ada di dalam kandungannya.

Perkembangan Janin
Usia kehamilan yang memasuki usia 6 bulan bisa dikatakan usia kehamilan yang cukup
matang janin pun bisa dikatakan sudah dewasa. Janin sudah mendekati membentuk manusia
yang sempurna sebab perkembangan panca inderanya cukup matang. Semua panca indera
yang sudah terbentuk saat usianya memasuki 5 bulan, kini saat usianya memasuki 6 bulan
semakin berkembang secara sempurna.
Berikut ini perkembangan janin 6 bulan yang harus ibu ketahui dan ibu perhatikan :
1- Kulit janin yang saat usia 5 bulan terlihat transaparan dan sangat lembut. Saat usianya
memasuki usia 6 bulan kini sudah mulai terlihat lebih tebal bahkan menyerupai kulit orang
dewasa. Namun meski sudah terlihat lebih tebal tentu saja jaringan kulitnya belum terlihat
sempurna.
2- Indera mata pun lebih berkembang sempurna dibandingkan dengan sebelumnya. Retina
mata janin sudah mulai terbentuk dengan sempurna meskipun janin belum bisa melihat.
Sensitifitas terhadap cahaya meningkat tajam.
3- Janin sudah mulai terbentuk aliran paru-parunya dan di dalam paru-paru sudah bisa
menghasilkan surfactant. Surfactant tersebut merupakan cairan yang memiliki fungsi untuk
mencegah terjadinya lengket antara paru-paru satu dengan paru-paru yang lain. Meskipun
begitu, paru-paru bayi belum siap dan belum matang seperti paru-paru bayi yang memasuki
perkembangan janin 9 bulan di dalam kandungan. Paru-paru merupakan organ terakhir yang

disempurnakan fungsinya sehingga paru-paru bayi baru akan matang ketika usia bayi sudah
memasuki usia kehamilan 9 bulan.
4- Kepala janin sudah normal menyerupai janin yang siap untuk dilahirkan ke dunia, jam
tidur bayi sedikit demi sedikit mulai berkurang. Sehingga ibu hamil bisa merasakan
pergerakan janin saat pagi hari atau sore hari. Saat malam hari pergerakan janin lebih aktif
dibandingkan dengan pagi atau sore hari.
5- Perkembangan janin 7 bulan akan memiliki berat sekitar 600 gram dan panjangnya sekitar
35 cm.
6- Janin akan menunjukkan rekasinya ketika perut ibu disentuh, janin bisa bergerak dan juga
menggeliat ketika perut ibunya mengalami sentuhan.
7- Bukti sensitifitas mata janin, anda bisa menyorotkan sinar senter ke atas perut. Janin akan
mengarahkan tangannya ke arah mata. Tidak hanya itu saja janin juga bisa menolehkan
kepalanya ke arah lain yang tidak ada cahaya.
8- Janin sudah bisa melakukan pernafasan kecil dan janin akan berusaha untuk menyiapkan
dirinya untuk bisa bernafas ketika dilahirkan kelak.
9- Janin usia 6 bulan sedang menyiapkan dirinya ketika akan dilahirkan kelak.
10- Otak janin mulai berkembang dengan pesat dibandingkan dengan sebelumnya. Para ahli
kebidanan percaya jika janin yang usianya 6 bulan sudah bisa bermimpi saat tidurnya.
11- Tulang janin mulai bertambah kokoh saat usianya berusia 6 bulan, janin memiliki lengan
dan jari yang berkembang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kuku janin pun semakin
tebal dibandingkan sebelumnya.
12- Organ intim lebih berkembang dibandingkan usia sebelumnya.
ads

13- Jaringan lemak semakin terbentuk namun masih sedikit sehingga bayi belum bisa secara
sempurna menyeimbangkan suhu tubuhnya.
14- Tulang belakang bayi sudah mulai terbentuk, tulang belakang bayi atau janin kini terdiri
dari 33 lingkar, ada 159 sendi dan terdiir dari 100 ligamen.
15- Janin terus mengisi uterus sang ibu.
16- Pembuluh darah di tubuh janin mulai terlihat berkembang.
17- Syaraf di sekitar mulut dan juga di sekitar bibir terlihat sensitif.
18- Janin sudah bisa mengingat suara dari ayah atau ibunya.
19- Tulang di bagian telinga bati sudah mulai mengeras dan bisa mendengarkan secara tajam

Perubahan pada Ibu Hamil


Seiring bertambahnya dengan usia kehamilan, perubahan pada ibu hamil akan semakin
terlihat. Ibu hamil juga berubah secara signifikan pada usia kehamilan yang masuk usia 6
bulan. Berikut ini berbagai macam perubahan yang harus diketahui oleh ibu hamil :
1- Ibu hamil akan membutuhkan tenaga ekstra saat usia kehamilannya memasuki usia 6
bulan.
2- Ibu hamil akan mengalami pembesaran rahim dan juga uterus. Hal itu dikarenakan
perkembangan janin 6 bulan akan mengisi bagian uterus ibu hamil. Uterus akan mengalami
pembesaran dan pelebaran sampai ke kandung kemih. Uterus tidak akan terus melebar
sehingga ibu hamil akan tetap merasakan nyaman pada tubuhnya.
3- Libido ibu hamil semakin naik saat usia kehamilan ibu hamil memasuki 6 bulan. Sehingga
tidak heran jika ibu hamil yang hamil usia 6 bulan memiliki nafsu seks yang tinggi. Ibu hamil
dengan usia kandungan 6 bulan akan aman-aman saja ketika melakukan hubungan seksual
selama ibu hamil tidak mengalami kelelahan yang berlebihan.
4- Ibu hamil bisa merasakan gerakan janin setiap harinya. Gerakan janin yang menggeliat dan
juga janin yang menendang bisa dirasakan oleh ibu hamil.
5- Ibu hamil bisa merasakan peningkatan berat badannya yang meningkat drastis.
6- Stretchmark ibu hamil semakin terlihat di bagian perutnya dan juga di bagian payudara.
7- Kelenjar tyroid ibu hamil mulai terlihat aktif.
8- Ibu hamil akan merasakan putingnya semakin membengkak dan keluar cairan dari kedua
putingnya yang mengindikasikan bahwa ibu hamil mulai bisa memproduksi ASI. Namun
tidak semua ibu hamil mengalami perubahan fisik yang satu ini. Jika ibu hamil tidak
mengalami perubahan fisik ini masih dikatakan normal dan tidak menjadi masalah.
Sponsors Link

9- Saat usia kehamilan memasuki usia 6 bulan, ibu hamil akan merasakan ketidak nyamanan.
Ketidak nyamanan tersebut bisa ditimbulkan dari gerakan janin yang mulai terasa semakin
keras.
10- Ibu hamil juga merasakan ketidak nyamanan seperti jantung seperti terbakar.
11- Ibu hamil saat memasuki perkembangan janin 6 bulan akan merasakan sembelit atau
mendapatkan konstipasi saat buang air besar.
12- Semakin membesarnya janin yang ada di dalam rahim membuat ibu hamil bisa
merasakan ingin berkemih secara terus menerus. Hal ini akan menimbulkan rasa tidak
nyaman itu ada dan dirasakan oleh ibu hamil.

13- Semakin membesarnya janin di dalam rahim ibu hamil membuat ibu hamil rentan untuk
terkena sesak nafas. Sesak nafas ini akan dialami oleh ibu hamil sampai usianya menginjak 9
bulan.
14- Ibu hamil sering merasakan perutnya kencang-kencang sehingga ibu hamil harus banyak
istirahat untuk mengatasi kontraksi tersebut.
15- Ibu hamil usia 6 bulan akan mengeluarkan lendir yang berlebihan, lendir tersebut untuk
melindungi vagina dari infeksi dan juga kuman yang ingin masuk ke dalam rahim.
16- Kram pada kaki mulai muncul sejak kehamilan 6 bulan, kram tersebut sering timbul
tenggelam dan merupakan hal normal yang terjadi. Untuk mengatasi kram ibu hamil bisa
beristirahat dengan posisi kaki lebih tinggi dibandingkan dengan badan.
17- Kaki bengkak saat hamil pun mulai menyerang sejak usia kandungannya 6 bulan.
18- Ibu hamil dianjurkan untuk banyak istirahat dan tidak boleh terlalu capek.

Video Perkembangan Janin 6 Bulan


Jika janin dilahirkan saat usianya 6 bulan kemungkinan angka hidupnya hanya 25 persen
sehingga jika janin dilahirkan dalam usia 6 bulan kemungkinan hidupnya kecil.

Perkembangan Janin 7 Bulan (28 Minggu)


advertisement

Saat janin memasuki usia 7 bulan,


perkembangan janin sudah mendekati normal atau sempurna. Banyak ibu hamil yang
menunggu-nunggu janin yang usianya sudah memasuki 7 bulan. Hal itu dikarenakan janin
yang memasuki usia 7 bulan sudah mirip seperti manusia kecil yang hadir di dalam rahim.
Semua organ di dalam janin sudah mendekati sempurna, hanya tinggal menunggu
pematangan saja.

Banyak ibu hamil yang menggelar syukuran untuk menyambut acara 7 bulanan. Ruh janin
juga sudah ditiupkan saat usia 4 bulan, kemudian usia 7 bulan janin sudah mendekati
sempurna. Janin mulai bergerak lebih aktif dan lebih cepat dibandingkan dengan usia
sebelumnya. Ibu hamil kini bisa merasakan gerakan kaki dan juga gerakan tangan di
perutnya. Kadang lengan dan kaki janin bisa membuat permukaan perut ibu hamil menjadi
tidak rata dan bergelombang.

Perkembangan Janin
Ibu hamil harus terus memantau perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya.
Pentingnya pemantauan tersebut untuk melihat apakah janin yang ada di dalam kandungan
berkembang sesuai dengan usia kehamilan atau tidak. Berikut ini perkembangan janin yang
harus diketahui oleh ibu hamil saat usia kandungannya memasuki usia 7 bulan :
1- Saat usia 7 bulan jaringan lemak pada janin mulai mengalami penumpukan. Lemak-lemak
tersebut disebut dengan verinix. Verinix menutupi kulit janin sehingga kulit janin tidak akan
basah jika terkena cairan ketuban. Verinix tersebut juga bisa membuat tubuh janin terasa
hangat meski ada di dalam cairan ketuban.
2- Otak dan fungsinya sudah mulai berkembang secara pesat, permukaan otak mulai
berkerut-kerut dan membentuk jaringan yang lebih sempurna. Otak dilengkapi dengan sel-sel
syaraf. Sel-sel syaraf tersebut terlapisi dengan lemak yang membuat proses penyampaian
rangsangan dapat diterima otak dengan cepat. Otak janin akan mengalami perkembangan
pesat saat usianya 7 bulan sampai anak berusia 5 tahun.
3- Alat kelamin janin sudah mulai terlihat, namun hal ini bisa saja berubah. Jika janin berjenis
kelamin perempuan maka jenis kelaminnya bisa berubah menjadi laki-laki, sedangkan jika
jenis kelaminnya laki-laki maka jenis kelamin tersebut tidak akan berubah. Alasannya adalah
saat jenis kelamin terdeteksi wanita bisa saja penisnya belum muncul dan kelihatan.
4- Jika jenis kelamin janin anda seperti ciri ciri hamil anak laki- aki, saat usia 7 bulan kantung
skrotum mulai terbentuk.
5- Janin sudah bisa bermimpi.
6- Janin laki-laki akan membuat rahim berada sekitar 8 cm di atas pusar.
7- Gerakan janin semakin kuat dan semakin sering.
8- Denyut jantung janin mulai bisa terdengar lebih keras.
9- Perkembangan janin 7 bulan masih terlihat kurus tubuhnya, meski sudah memiliki berat
1100 gram atau satu kilo lebih satu ons. Panjang janin sekitar 35 sampai dengan 38 cm.
10- Rambut di bagian kepala mulai tumbuh semakin lebat dibandingkan sebelumnya.
11- Alis dan kelopak mata sudah mulai terbentuk lebih sempurna.
12- Selaput yang menutupi bola mata janin sudah mulai hilang.

13- Janin mulai tidak merasa nyaman ketika berada di dalam rahim sebab ukuran badan janin
yang semakin bertambah, janin akan merasakan kondisi rahim yang semakin sempit. Tidak
heran jika janin akan bergerak terus-terusan untuk mencoba mencari posisi nyaman di dalam
rahim ibu. Manfaat USG kehamilan yang biasa dilakukan, tidak jarang menunjukkan kaki
janin berada di bawah sedangkan kepalanya berada di atas seperti bayi sungsang.
ads

14- Perkembangan janin 8 bulan sudah memiliki kemampuan melihat karena selaput yang
menutupi bola matanya telah hilang. Di dalam rahim janin hanya bisa melihat uterus ibunya.
Kondisi uterus yang gelap dan juga terang kelak bisa membuat janin bisa membedakan mana
waktu siang dan mana waktu malam.
15- Pendengaran janin sudah mulai sempurna, kini tidak hanya suara ayah dan ibunya yang
bisa dia dengar. Janin akan membedakan dan suara musik pun bisa dia dengarkan dari dalam
rahim sang ibu.
16- Indera perasaan janin sudah mulai sempurna, indera perasaan itu berguna bagi janin
untuk mengetahui apa yang dimakan oleh ibunya.
17- Paru-paru janin sudah mulai digunakan untuk bernafas meski kondisinya masih belum
sempurna. Janin sudah bisa melakukan gerakan yang bisa melatih otot pernafasannya.
18- Tulang janin saat usianya memasuki 7 bulan mulai sempurna.
19- Kulit janin yang tadinya kendor akan lebih kencang saat usianya 7 bulan.
20- Janin sudah bisa melakukan gerakan membuka dan menutup matanya.
21- Tubuh janin saat usia ini akan memproduksi banyak lemak sampai usia perkembangan
janin 9 bulan. Lemak tersebut sangat berguna bagi janin yang ada di dalam rahim.

Perubahan pada Ibu Hamil


Ibu hamil saat usia kehamilan 7 bulan mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan
dengan bulan-bulan sebelumnya. Berikut ini berbagai macam perubahan yang bisa terjadi
pada ibu hamil bulan ke-7 :
1- Ibu hamil merasakan ingin buang air kecil secara terus menerus. Penyebabnya adalah
rahim yang membesar tertekan dengan kandung kemih.
2- Uterus semakin membesar membuat ibu hamil merasakan sakit punggung dan cepat
menjadi pegal. Agar sakit punggung tidak semakin menjadi ibu hamil disarankan untuk tidak
duduk terlalu lama dan jangan memakai sepatu berhak tinggi yang membuat kondisi
punggung pegal semakin parah.
3- Tubuh akan semakin membesar seiring dengan janin yang semakin besar. Ibu hamil
semakin tidak nyaman dengan tubuhnya terutama jika ibu hamil akan tidur siang maupun
tidur malam.

4- Kolostrum atau cairan ASI yang akan keluar saat pertama kali sudah diproduksi di bagian
kelenjar payudara.
5- Ibu hamil akan merasakan ketidaknyamanan saat usia kandungan memasuki 7 bulan. Salah
satu ketidaknyamanan tersebut adalah sesak nafas bahkan timbulnya varises di kaki juga
kondisi kaki bengkak saat hamil. Ibu hamil disarankan untuk beristirahat yang banyak saat
usia kandungan 7 bulan. Hindari duduk yang terlalu lama karena membuat sakit punggung.

Video Perkembangan Janin 7 Bulan


Apa Saja yang Harus dilakukan Ibu Hamil ??
Semakin mendekati persalinan, ibu hamil harus rutin memeriksakan kandungannya kepada
pihak medis, dokter atau bidan terdekat. Jika dulu bidan atau petugas medis menyuruh untuk
memeriksakan kandungannya sebulan sekali, saat usia kandungan memasuki 7 bulan bidan
akan menyuruh ibu hamil untuk rutin periksa kandungan selama dua minggu sekali.
Berikut ini hal-hal yang harus ddiperhatikan dan juga diperiksakan oleh ibu hamil :

Pemeriksaan Kandungan

Pemeriksaan yang dilakukan saat usia kandungan memasuki usia 7 bulan bertujuan untuk
mengetahui posisi dari janin di dalam rahim tersebut. Biasanya janin memiliki posisi yang
berubah-ubah, kadang posisinya bagus dan normal, namun kadang posisinya sungsang. Hal
itu dikarenakan kepala janin belum masuk ke dalam panggul. Jika sudah masuk ke dalam
panggul, posisi janin pun tidak akan berubah-ubah hanya tinggal menunggu pecah ketuban
saja.
Meski usia kandungan belum 9 bulan ibu hamil diharapkan untuk bisa melakukan upayaupaya untuk membetulkan letak janinnya yaitu dengan menungging. Jika ibu hamil
memeriksakan di bidan tanpa USG, untuk mengetahui posisi kepala atau kaki tersebut pihak
bidan atau medis akan melakukan perabaan di bagian perut sehingga bisa terdeteksi apakah
kepala yang ada di bawah atau kakinya yang ada di bawah.
Sponsors Link

Makanan Ibu Hamil

Ibu hamil harus memperhatikan kualitas dan kuantitas dari makanan sehat untuk ibu hamil.
Makan dengan porsi kecil bisa dilakukan oleh ibu hamil, mengingat rahim ibu dan perut ibu
semakin membesar karena keberadaan janin tersebut.

Tempat Melahirkan

Mulai usia 7 bulan sebaiknya ibu hamil mulai berunding dengan keluarga mau melahirkan di
mana, di rumah sakit, klinik atau di bidan. Jangan lupa untuk menyiapkan biaya yang
diperlukan saat melahirkan dan transportasi apa yang ingin digunakan.

Berlatih Mengejan

Ibu harus mulai berlatih mengejan lewat senam hamil yang diikutinya atau diajarkannya di
puskesmas atau di lokasi kebugaran ibu hamil.
Pada kondisi tertentu janin yang harus dilahirkan pada saat usianya 7 bulan memiliki harapan
hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan janin yang usianya 6 bulan. Namun jika dilihat
dari segi bobot, janin masih memiliki bobot yang kecil dan belum sepenuhnya sempurna.
advertisement

Perkembangan Janin 8 Bulan (32 Minggu)


advertisement

Perkembangan janin 8 bulan bisa dikatakan


adalah perkembangan yang hampir mendekati persalinan atau kelahiran janin ke dunia ini.
Ibu hamil yang usia kehamilannya memasuki 8 bulan sudah harus memeriksakan kandungan
secara rutin setiap dua minggu sekali. Hal itu dikarenakan semakin mendekati persalinan ibu
hamil harus rutin mengecek kondisi janin yang ada di dalam kandungannya.
Tidak hanya janin saja yang semakin berkembang namun tubuh ibu hamil pun mengalami
berbagai macam perubahan. Ibu hamil harus siap menerima segala perubahan yang terjadi
tersebut.

Perkembangan Janin
Ibu hamil harus mengetahui perkembangan apa saja yang bisa dilalui atau terjadi pada janin
yang dikandungnya. Ibu hamil akan dikejutkan dengan perkembangan dan pertumbuhan janin
yang ada di dalam kandungannya. Berikut ini perkembangan janin yang harus diketahui oleh
ibu hamil :
1- Saat usia kehamilan 8 bulan, janin sudah sangat aktif di dalam perut ibu. Ibu dan janin
memiliki ikatan batin yang kuat. Jika ibu hamil stress, janin di dalam kandungan seolah
mengerti dengan perasaan ibunya. Janin akan terus bergerak dan membuat perut ibu hamil
tidak rata. Janin baru bisa diam ketika perasaan ibunya tenang dan bisa meredakan stressnya.

2- Otak janin juga sudah berfungsi secara aktif, oleh sebab itu ibu hamil perlu mendukung
pertumbuhan otak janinnya tersebut. Untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan
otak janin ibu hamil harus mengkonsumsi suplemen, vitamin dan makanan sehat untuk ibu
hamil yang bergizi.
3- Semua indera pada janin sudah mulai berfungsi.
Sponsors Link

4- Janin lebih aktif saat siang hari maupun malam hari.


8- Perkembangan janin 8 bulan telah terbentuk dengan sempurna. Posisi janin pun seharusnya
sudah berada di atas panggul dan saat usianya 9 bulan kepala janin akan masuk ke dalam
panggul. Posisi tersebut disebut dengan cephalic.
9- Paru-paru janin sudah terbentuk sempurna namun pematangan akan terjadi pada
perkembangan janin 9 bulan.
10- Plasenta atau ari-ari sudah mencapai kematangan. Plasenta dibalut dengan cairan seperti
cairan gelantin, sehingga ketika janin bergerak janin tidak akan terbelit dengan plasenta atau
ari-arinya sendiri.
11- Mata janin sudah lebih fokus dibandingkan dengan bulan sebelumnya, janin bisa
berkedip.
12- Ibu hamil bisa tahu kapan janin tidur dan kapan janin bangun.
13- Perkembangan janin 8 bulan sudah memiliki berat 1,8 kg dan panjangnya adaah 45-50
cm. Dengan panjang janin tersebut wajar jika janin merasa tidak nyaman berada di dalam
rahim karena tubuh janin yang semakin membesar. Tidak hanya itu saja, wajar jika kantung
ketuban di dalam rahim juga terasa sempit dan air ketuban sedikit.
14- Cairan ketuban sudah dalam tahap yang maksimal, setelah itu cairan ketuban akan
mengalami pengurangan.
15- Gerakan janin meningkat sebanyak 375 kali dalam sehari namun ibu hamil tidak akan
merasakan semua gerakannya. Ibu hamil paling sedikit akan merasakan gerakan janin
sebanyak 10 kali dalam seharinya.
16- Pengenceran darah akan terjadi saat usia janin masuk usia 8 bulan.
17- Ibu hamil harus berhati-hati dengan kelainan yang dimilikinya, terutama ibu hamil yang
memiliki kelainan jantung, mengalami hipertensi dalam kehamilan dan juga kelainan pre
eklamsia. Pengenceran darah yang terjadi saat usia kehamilan 8 bulan membuat jumlah darah
pada ibu hamil semakin banyak sehingga kerja jantung pun bisa meningkat. Ibu hamil yang
memiliki kelainan jantung bisa memperbesar peluang untuk penjepitan pembuluh darah.
Setelah penjepitan pembuluh darah terjadi, ibu hamil akan mengalami tekanan darah tinggi.
Gangguan kehamilan tersebut akan berbahaya bagi ibu hamil dan juga pada janin yang di
dalam rahimnya.

ads

Perubahan Tubuh Ibu Hamil


Janin yang semakin berkembang akan memberikan dampak yang signifikan terhadap
perubahan tubuh ibu hamil. Perubahan yang jelas terjadi pada ibu hamil adalah kondisi perut
ibu hamil yang semakin membesar dan uterus yang membesar. Masih ada perubahan fisik
lain yang harus diketahu oleh ibu hamil.
Berikut ini perubahan fisik ibu hamil yang harus ibu hamil ketahui :
1- Ibu hamil akan mengalami kontraksi saat usia kandungannya 8 bulan, ibu hamil juga
sering merasakan sakit perut seperti kram pada perutnya. Bagi ibu hamil yang mengalami
sakit pada perutnya, namun jangan khawatir karena hal tersebut bukanlah hal buruk yang bisa
terjadi pada ibu hamil.
2- Kontraksi yang terjadi pada ibu hamil bisa digunakan sebagai olahraga alami bagi uterus
untuk melakukan persiapan dengan proses kelahiran. Selain senam hamil yang bisa ibu
lakukan.
3- Perkembangan janin 8 bulan, akan ada di posisi di bawah kandung kemih. Jika ibu hamil
memperhatikan posisi perutnya, perutnya akan sedikit merosot ke bawah.
4- Ibu hamil juga akan merasakan nyeri akibat tekanan yang dihasilkan di bagian kandung
kemih. Tidak hanya kandung kemih saja yang tertekan dengan kondisi janin yang semakin
membesar, namun sekitar kandung kemih pun akan tertekan dengan rahim yang semakin
besar tersebut.
5- Ibu hamil mengalami peningkatan hormon, peningkatan hormon tersebut akan membuat
ibu hamil sangat sensitif dengan oxytocin. Peningkatan hormon tersebut akan bisa digunakan
tubuh ibu hamil untuk berkontraksi dan merasakan tanda-tanda akan melahirkan.
6- Sejak kandungan berusia 8 bulan, ibu hamil akan terus merasakan kontraksi di dalam
kandungannya.

Keluhan Kehamilan
Ibu hamil akan mengalami berbagai macam keluhan saat kandungannya memasuki usia 8
bulan. Berikut ini berbagai macam keluhan yang harus diperhatikan oleh ibu hamil :

Ibu hamil saat ini sudah mudah merasakan lelah.

Ibu hamil akan merasakan sembelit dan susah dalam buang air besar.

Semakin besarnya rahim dan perut yang semakin membesar membuat ibu hamil akan
mengalami punggung pegal bahkan sakit punggung. Ibu hamil diharapkan bisa rutin
mengkonsumsi susu hamil yang tinggi manfaat kalsium bagi ibu hamil agar tidak
terkena pengeroposan tulang.

Ibu hamil akan mengalami keluarnya ciran dari kelenjar susu atau payudara.

Ibu hamil akan mengalami gusi berdarah.

Tekanan pada kandung kemih akan semakin meningkat sehingga ibu hamil akan
merasakan nyeri dan merasakan buang air kecil dengan frekuensi sering.

Payudara ibu hamil akan semakin membengkak dan putingnya semakin berwarna
hitam.

Ibu hamil sering mengalami kram kaki.

Ibu hamil mengalami sesak nafas, untuk berjalan sebentar saja nafas ibu hamil sudah
ngos-ngosan apalagi jika digunakan untuk beraktivitas berat. Senam hamil sangat
bermanfaat bagi ibu hamil untuk bisa memiliki nafas panjang dan mengatur
pernafasan saat melahirkan.

Ibu hamil mengalami varises dan juga kaki bengkak saat hamil.

Video Perkembangan Janin 8 Bulan


Hamil usia 8 bulan merupakan masa dimana janin bisa berkembang secara maksimal dan
janin mulai menunjukkan kesiapannya untuk dilahirkan di dunia ini. Saat usia kandungan
kedelapan bulan, ibu hamil sangat disarankan untuk mengkonsumsi berbagai macam
makanan yang mengandung gizi tinggi. Asupan gizi ibu hamil akan membuat janin semakin
tumbuh dengan maksimal terutama pertumbuhan otak janin dan sel-sel syaraf di dalam otak
janin.

Perkembangan Janin 9 Bulan (36 Minggu)


advertisement

Perkembangan janin saat usia 9 bulan, janin


sudah bersiap-siap untuk dilahirkan ke dunia ini. Saat janin masuk ke dalam usia 9 bulan,

janin akan mengalami sedikit pertumbuhan dan juga pematangan organ yang belum matang.
Pertumbuhan dan pematangan tersebut sangat dibutuhkan oleh janin untuk hidup di dunia ini.
Ibu hamil harus mulai fokus dengan berat badan janin yang ada di dalam kandungannya. Hal
itu dikarenakan janin yang dilahirkan dengan berat badan yang kurang akan membuat janin
susah dalam menjalani kehidupan. Sebab janin yang kurang boot atau kurang berat badan
harus melalui perawatan khusus di ruang khusus.

Perkembangan Janin
Berikut ini berbagai macam perkembangan janin 9 bulan yang harus diketahui oleh ibu
hamil :
1- Saat usia janin memasuki 9 bulan, kulit janin dan jaringannya sudah terbentuk dengan
sempurna. Kulit janin masih terasa lembut namun kulit janin sudah tidak transparan seperti
usia-usia sebelumnya.
2- Otak janin sudah berkembang dengan pesat. Berbagai macam sel syaraf telah berkembang
di otak janin namun otak janin akan tetap berkembang saat janin dilahirkan sampai usianya
dua tahun. Periode tersebut merupakan periode keemasan bagi janin yang akan dilahirkan.
3- Janin sudah memiliki antibodi yang sempurna, namun antibodi dari ibunya lah yang akan
memberikan perlindungan berharga bagi janin agar tidak mengalami infeksi dan penyakit
yang membahayakan. Antibodi tersebut bermanfaat untuk menangkal penyakit campak,
gondongan, batuk dan juga flu. Bayi yang dilahirkan masih membutuhkan vaksin sebab
antibodi yang dimilikinya hanya memberinya waktu perlindungan selama 6 bulan saja setelah
bayi dilahirkan ke dunia ini.
Sponsors Link

4- Kepala janin sudah masuk ke dalam lubang panggul sehingga posisi janin tidak akan
berubah-ubah lagi seperti posisi sebelumnya.
5- Janin memiliki sebanyak 5 lempengan tulang dan pembentukan tengkorak. Tengkorak
janin tidak mengeras atau belum mengalami pengerasan dan di kepalanya masih ada ruang
pemisah. Ruang pemisah inilah yang membuat kepala janin nantinya akan mengalami
pengerutan saat melewati jalan lahir, setelah dilahirkan kepala janin akan kembali ke bentuk
semula.
6- Perkembangan janin 9 bulan saat minggu ke 36 akan memiliki berat badan 2,9 kg sampai
dengan 3 kg. Panjang janin sudah mencapai 48 cm.
7- Rambut janin sudah tumbuh secara sempurna, begitu pula dengan berbagai indera yang
dimiliki oleh janin.
8- Alis dan bulu mata janin telah tumbuh sempurna, bayi juga memiliki lanugo di sekitar
tubuhnya.

9- Saat usia 9 bulan, paru-paru janin telah terbentuk secara sempurna. Sehingga bayi siap
untuk hidup di luar rahim.

Perubahan pada Tubuh Ibu Hamil


Saat memasuki trimester akhir atau usia 9 bulan, berat badan ibu hamil bisa naik lebih dari 10
kg atau sampai dengan 15 kg. Berikut ini berbagai macam perubahan yang bisa terjadi saat
usia kehamilan mencapai usia 9 bulan :
1. Cairan ketuban di dalam rahim ibu hamil akan berkurang
2. Ibu hamil juga akan merasakan berbagai macam kontraksi palsu
3. Tubuh ibu hamil akan menyiapkan persalinanya dan leher rahim ibu hamil akan mulai
merenggang dengan cara melepaskan lendir.
4. Selama kehamilan, lendir tersebutlah yang akan menutup jalan lahir dan berusaha
mencegah janin dari infeksi. Infeksi yang ingin masuk ke jalan lahir pun akan dicegah
dengan lendir ini. Dengan keluarnya banyak lendir dari jalan rahim menjadi tanda
bahwa persalinan terjadi di waktu yang dekat.
5. Payudara ibu hamil akan membengkak dan mungkin sudah terisi dengan ASI meski
tidak sepenuhnya. Ibu hamil juga merasakan nyeri pada kandung kemihnya karena
posisi janin yang sudah masuk ke dalam panggul.
6. Ibu hamil akan mengalami gangguan kehamilan, terutama kelelahan di bagian
emosional.
7. Ibu hamil akan merasa cepat lelah dan merasakan nyeri punggung.
8. Ibu hamil akan mengalami perubahan mood yang signifikan.
Sponsors Link

Hal yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

Hal yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil

Ibu hamil harus memeriksakan kandungannya saat usia kandungan masuk usia 9 bulan.
Berikut ini hal yang harus diperiksakan oleh ibu hamil :

Dalam dua jam, ibu hamil yang sudah hamil tua akan merasakan dua gerakan bayi.
Jika ibu hamil dalam dua jam tidak merasakan pergerakan dari bayinya segera ibu
hamil memeriksakan diri ke dokter. Keruhnya air ketuban bisa membuat bayi di
dalam rahim menjadi lemas dan tidak bisa bergerak.

Ibu hamil akan melahirkan saat usia kandungannya 38 sampai dengan 42 minggu.
Ketika ibu hamil memasuki usia kehamilan 41 minggu dan belum ada tanda-tanda
akan melahirkan, dokter akan melakukan tindakan terhadap ibu hamil tersebut.

Saat hamil 9 bulan namun ibu hamil mengalami pembengkakan di tangan, wajah dan
juga kaki bengkak saat hamil perlu memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter
atau petugas medis. Hal itu dikarenakan bengkak pada bagian tertentu bisa menjadi
pertanda bahwa ibu hamil mengalami gangguan kehamilan.

Ibu hamil dengan kelainan berupa diabetes, anemia dan juga pertumbuhan janin yang
terlambat perlu mendapatkan perhatian lebih dari petugas medis dan juga bidan.

Saat kehamilan terutama usia 9 bulan merupakan usia yang mendekati dengan
persalinan. Ibu hamil yang sudah memasuki usia kehamilan 9 bulan akan merasakan
cemas, khawatir bahkan takut. Rasa khawatir, cemas dan juga takut akan dialami oleh
ibu hamil dengan kehamilan pertamanya. Tidur menjadi tidak nyenyak, makan pun
menjadi tidak tenang. Akibatnya kondisi psikologis ibu hamil menjadi sedikit
terganggu.

Ibu hamil sebaiknya tetap menjaga kondisi psikologisnya, jangan sampai kondisi
tersebut membuat hipertensi dalam kehamilan dan juga membuat jumlah hb ibu
menjadi turun. Kondisi psikis yang tenang dibutuhkan untuk menghadapi persalinan
kelak, siapkan mental yang baik dan berbagai macam keperluan yang dibutuhkan
selama persalinan kelak.