Anda di halaman 1dari 8

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil dari pelaksanaan pekerjaan pengukuran
profil memanjang dan melintang Desa suka raya kecamatan ulu trawas kabupaten
Musi rawas provinsi Sumatera Selatan. Pembahasan yang dibahas pada bab ini
meliputi pelaksanaan, dan hasil dari pekerjaan tersebut.

Pelaksanaan Pekerjaan

Pelaksanaan pekerjaan meliputi pemasangan BM (Benchmark), pengukuran profil


memanjang dan melintang, pengolahan data, penggambaran.
Pada pelaksanaan pekerjaan sering terjadi kendala-kendala yang dapat
mempengaruhi pekerjaan antara lain :
a

Faktor Alam

Kondisi cuaca yang baik sangat membantu saat melakukan pengukuran


dilapangan.
b Faktor Manusia
Sumber daya manusia yang berkualitas sangat mendukung tercapainya hasil kerja
yang baik dan sesuai dengan waktu yang ditentukan

45

Faktor Pendukung Pekerjaan

Selain fakor alam dan manusia, untuk mendapatkan hasil kerja yang baik dalam
suatu pekerjaan diperlukan sarana dan prasarana serta fasilitas yang memadai
untuk menunjang kelancaran suatu pekerjaan. Untuk mengantisipasi dari
permasalah tersebut maka perlu dilakukan persiapan dan perencanaan sebelum
pekerjaan dimulai sehingga hasil pekerjaan dapat sesuai dengan apa yang
diharapkan..
1. Pembuatan dan Pemasangan Benchmark
Disekitar areal sungai plike tidak ditemukan Benchmark maupun titik tetap
lainnya yang dapat dipakai sebagai titik referensi/acuan, sehingga dibuat 1 (satu)
buah Benchmark sebagai titik awal pengukuran dengan digunakan Koordinat dan
Tinggi/elevasi yang di ambil dari koordinat dan Tinggi/elevasi milik CV Delta
Graha dengan koordinat:
Koordinat UTM
No

Titik

Easting (X)
(m)

1.

4.2.1

BM1

251921.060

Northing (Y)
(m)
9663245.788

Tinggi
(m MSL)
55.00

Pengolahan Data

Data hasil lapangan diolah dengan menggunakan software excel dan hasil
pengolahan datanya ,dapat dilihat pada di lampiran D.

46

4.2.2

Penggambaran

Penggambaran ini dilakukan dengan menggunakan Software AutoCAD Civil


3D Land Desktop Companion 2009.

Hasil

Hasil dari pelaksanaan pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut :

47

Gambar 4.1 Tampilan gambar skema loop 1, loop 2, dan loop 3

Gambar 4.2 Tampilan gambar skema loop 1

Gambar 4.3 Tampilan gambar skema loop 2

48

Gambar 4.4 Tampilan gambar skema loop 3


Untuk melihat gambar potongan memanjang dan melintang lainnya dapat dilihat
pada lampiran H dan I.
a

Gambar penampang memanjang (Long Section), dengan skala H = 1 : 500, V


= 1 : 100, seperti pada gambar berikut

Gambar 4.5 Gambar penampang memanjang (Long Section)

49

Gambaran penampang melintang (Cross Section), dengan skala H = 1 : 50, V


= 1 : 50, seperti pada gambar berikut.

Gambar 4.6 Gambar penampang melintang (Cross Section)

50

Pembahasan

Pengukuran beda tinggi dilakukan 2 kali berdiri alat yaitu pada stand 1,
dan stand 2. Dengan cara ini hasil hitungan beda tinggi akan mengurangi
kesalahan pengukuran kerangka vertikal, karena akan didapatkan beda

tinggi rata-rata dari pengukuran dalam proses hitungan.


Toleransi kesalahan yang diperbolehkan maksimum 10D, D adalah
jumlah jarak ukuran dalam km.
Hasil dari pengukuran kerangka kontrol vertikal adalah sebagai berikut :
1 Hasil hitungan pengukuran kerangka vertikal adalah sebagai berikut :
Titik yang berada di loop 1 berjumlah 83 Titik.
Kesalahan kerangka penutup adalah 16 mm, dan batas toleransi (< 10
4.240 =20.59 mm).
2

Hasil hitungan pengukuran kerangka vertikal adalah sebagai berikut :


Titik yang berada di loop 2 berjumlah 78 Titik.
Kesalahan kerangka penutup adalah 15 mm, dan batas toleransi (< 10
4.484 =21,17 mm) hasil dari pengukuran ini memenuhi syarat dan
dapat dilanjutkan ketahap berikutnya.

Hasil hitungan pengukuran kerangka vertikal adalah sebagai berikut :

51

Titik yang berada di loop 3 berjumlah 51 Titik.


Kesalahan kerangka penutup adalah 17 mm, dan batas toleransi (< 10
3.039 =17.43 mm).

Rute Pengukuran kerangka kontrol vertikal adalah sebagai berikut :


Titik yang berada di kerangka kontrol berjumlah 14 Titik.
BM, A0, TB1, TB2, A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, TB3, A8, B0
Kesalahan pengukuran kerangka kontrol adalah 4 mm, batas toleransi
(< 10 0.425 = 6.51 mm) Hasil dari pengukuran kerangka kontrol
vertikal telah memenuhi batas toleransi yang dibutuhkan, kemudian
hasil dari pengukuran tersebut dapat dilanjutkan ketahap selanjutnya.

Dari uraian data diatas dapat disimpulkan hasil dari pengukuran profil memanjang
dan melintang Desa suka raya kecamatan ulu trawas kabupaten Musi rawas
provinsi Sumatera Selatan sebagai berikut :
1

Total jarak pengukuran

Pengukuran Hulu dan Hilir : 1.000 Km

Panjang Saluran Induk


a

Loop 1

: 4.240 Km

Loop 2

: 4.484 Km

Loop 3

: 3.039 Km

: 15.839 Km

: 11.763 Km