Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KOTA BANJARMASIN

DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS 9 NOPEMBER
Jalan Keramat Raya No.02 RT.02 Telpon (0511) 3254509
Email : pkmbjm-9nopember@yahoo.co.id Kode Pos 70239 B.Masin

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


DEPOT AIR MINUM (DAM)
A. PENDAHULUAN
Air sangat diperlukan oleh tubuh manusia seperti halnya udara dan
makanan. Tanpa air manusia tidak akan bertahan hidup lama. Selain
berguna untuk manusia, air juga diperlukan oleh makhluk hidup lain misalnya
hewan dan tumbuh-tumbuhan. Bagi manusia air diperlukan untuk menunjang
kehidupan antara lain dalam kondisi yang layak untuk diminum tanpa
mengganggu kesehatan atau air yang harus dimasak terlebih dahulu
sebelum dapat diminum.
Air minum untuk tubuh manusia berguna untuk menjaga keseimbangan
metabolism dan fisiologi tubuh setiap waktu. Konsumsi air diperlukan
karenasetiap saat tubuh bekerja dan berproses. Disamping itu air juga
digunakan untuk melarutkan dan mengolah makanan agar dapat dicerna
tubuh manusia dan kehidupan dari berjuta sel. Komponen terbanyak dari sel
adalah air. Apabila kekurangan cairan sel tubuh akan menciut dan tidak
dapat berfungsi dengan baik. Begitu pula air merupakan bagian ekskreta cair
(keringat, air seni, air mata), uap pernapasan, dan cairan tubuh (darah,
lymphe).
B. LATAR BELAKANG
Kebutuhan penduduk terhadap air minum dapat dipenuhi melalui air
yang dialirkan melalui saluran perpipaan (PAM), air minum dalam kemasan
(AMDK), maupun depot air minum (DAM). Selain itu air tanah dangkal dari
sumur sumur gali (SG) atau pompa serta air hujan yang diolah oleh
penduduk menjadi air minum setelah di masak terlebih dahulu.
Kecenderungan penduduk untuk mengkonsumsi air minum siap pakai
sangat besar, sehingga usaha depot pengisian air minum tumbuh subur.
Perlu dilakukan pengawasan, pembinaan dan pengawasan kualitas air dari
DAM agar selalu aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.
Disamping itu, diupayakan dengan penerapan tata nilai di puskesmas
yaitu dengan kekeluargaan, profesional, berintegritas, disiplin, adil, gak
pantang menyerah, mandiri, amanah dan inovatif. Dengan penerapan tata
nilai yang ada diharapkan dapat meningkatkan kinerja kita untuk
menjalankan kegiatan.

C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Terlindunginya masyarakat dari potensi penyakit akibat konsumsi air
minum yang berasal dari depot air minum (DAM). Dengan demikian
masyarakat akan terhindar dari kemungkianan resiko terkenan penyakit
bawaan air.
2. Tujuan Khusus
a. Terisolasinya hygiene sanitasi depot air minum (DAM) di seluruh
masyarakat
b. Terlaksananya pembinaan dan pengawasan oleh petugas
kesehatan kabupaten / kota sehingga dapat menjamin mutu air
minum yang dijual
c. Terlaksananya praktek penyelenggaraan depot air minum (DAM)
yang melaksanakan kaidah hygiene sanitasi serta perlakuan hidup
bersih dan sehat (PHBS) dalam melayani masyarakat
d. Teridentifikasinya masalah depot air minum (DAM) yang harus
dibina oleh pemerintah daerah baik di kabupaten / kota.
D. PERAN SERTA LINTAS PROGRAM DAN LINTAS SEKTOR
Kerjasama lintas program dan lintas sektor dalam kegiatan ini sangat
berperan, karena tanpa dukungan dari lintas program dan lintas sektor maka
kegiatan ini tidak dapat berjalan. Tim Pelaksana dari pemegang program
yang selanjutnya bekerjasama dengan program lain sebagai bahan dalam
tindak lanjut kegiatan DAM sehingga pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan
dengan baik dan lancar. Selain itu juga kerjasama dengan kader dan
masyarakat juga diperlukan dalam pengawasan di masyarakat.

E. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Pembinaan dan pengawasan Depot Air Minum (DAM). Cara umum
dalam melaksanakan kegiatan ini adalah di dalam gedung berupa konseling
dan di luar gedung berupa pembinaan.
Kegiatan bersifat monitoring (inspeksi sanitasi) terhadap depot air
minum (DAM) dan pemeriksaan sampel air depot air minum (DAM) yang ada
di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember
F. SASARAN
Seluruh Depot Air Minum (DAM) yang ada di wilayah kerja Puskesmas 9
Nopember.
G. BIAYA
Kegiatan ini dibiayai dalam BOK.
H. JADWAL PELAKSANAAN
1. Setiap bulan untuk pembinaan dan pengawasan
2. Pemeriksaan sampel air DAM setiap 3 bulan sekali

I.

MONITORING,
EVALUASI
PELAKSANAAN
KEGIATAN
DAN
PELAPORAN
Monitoring adalah suatu kegiatan yang dilakukan dalam rangka
pengawasan, pengontrolan atau pengendalian terhadap suatu kegiatan yang
akan, sedang atau yang sudah dilaksanakan.
Monitoring dilakukan oleh Pemegang program dan Koordinator UKM
bersama Kepala Puskesmas dengan tujuan adalah untuk mengetahui
sampai sejauh mana manfaat maupun keberhasilan dari program tersebut,
mengetahui kendala dan hambatan serta untuk mengetahui penyimpangan
penyimpangan yang mungkin terjadi baik pada tahap perencanaan kegiatan
dan pencapaian dari kegiatan yang dilaksanakan. Apabila program ini ada
yang kurang sesuai / menyimpang dapat dilakukan koreksi baik pada
perencanaan maupun pada saat proses pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sehingga pelaksanaan kegiatan dapat sesuai dengan tujuan yang di
tetapkan.
Evaluasi adalah salah satu kegiatan pembinaan melalui proses
pengukuran hasil yang dapat dibandingkan dengan sasaran yang telah
ditentukan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan pelaksanaan.
Tujuan Evaluasi ini adalah untuk memberikan umpan balik sebagai dasar
penyempurnaan kegiatan dari program dan mengukur keberhasilan seluruh
proses kegiatan yang dilaksanakan pada akhir kegiatan.
Pelaporan adalah Suatu kegiatan melaporkan / menyampaikan secara
tertulis segala kegiatan yang telah dilakukan, mencakup seluruh dari
kegiatan yang dilaksanakan. Adapun tujuan dari pelaporan adalah untuk
mengetahui daya guna, hasil guna dan tepat guna kegiatan serta
penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi pada saat pelaksanaan
kegiatan.

J. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pelaporan program ini dilakukan oleh pemegang program dan dikirim ke
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. Setelah dilakukan pelaporan sesuai
dengan hasil evaluasi tersebut dengan menganalisa laporan yang diterima
dan menyampaikan umpan balik penerimaan laporan dan hasil analisisnya
dalam rangka penilaian dan pengembangan kegiatan pembinaan DAM serta
untuk memicu kesinambungan pelaporan.
Mengetahui,
Kepala Puskesmas 9 Nopember

Koordinator UKM

dr. Masliani
Penata Tk. I
NIP. 19801118 200803 2 003

Fitri Yuliana, AM. Keb


Pengatur Tk. I
NIP. 19890506 201101 2 003