Anda di halaman 1dari 10

Refleksi Diri Mengajar Terbimbing

Nama

: Elistyo Wardani

NIM

: 120210102042

Pada hari Rabu,19 Agustus 2015 seluruh Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Jember angkatan 2012 serentak diterjunkan disekolah-sekolah
dalam rangka Kuliah Kerja Mengajar Terbimbing Tematik Posdaya (KKMT Posdaya).
Saya Elistyo Wardani Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika bersama 19
Mahasiswa lain diterjunkan di SMA Pahlawan Jember. Masing-masing Program Studi
yang ditempatkan di SMA Pahlawan adalah 6 Mahasiswa Program Studi Pendidikan
Fisika, 6 Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan 8
Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Ekonomi. Penerjunan Mahasiswa KKMT
Posdaya di SMA Pahlawan dilakukan oleh Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd. selaku Dosen
Pembimbing Lapangan Program Studi Pendidikan Fisika. Penerjunan dilakukan jam
09.00 WIB di SMA Pahlawan yang disaksikan oleh Bapak. Drs. HRA. Wisnu Murti, MM
selaku Kepala Sekolah SMA Pahlawan dan Ibu Wahyu Krisnawati serta Bapak Totok
Mardiyanto selaku WaKa dan asisten Kurikulum. Penerjunan Mahasiswa FKIP
Universitas Jember diterima dengan tangan terbuka oleh pihak dari SMA Pahlawan
Jember.
Minggu ke-1 di SMA Pahlawan dimulai dengan pengenalan Mahasiswa FKIP
Universitas Jember kapada semua Guru bidang studi, Staf sekolah dan Karyawan serta
Karyawati di SMA Pahlawan Jember. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian Informasi
yang dilakukan oleh Waka Kurikulum terhadap Mahasiswa KKMT Universitas Jember
tentang pembagian tugas yang dilakukan Mahasiswa selama melakukan KKMT di SMA
Pahlawan Jember. Pembagian Tugas mulai dari Pembagian jam mengajar, Pembagian
Guru Pamong dan Pembagian piket sekolah. Pembagian jam mengajar disesuaikan
Program Studi masing-masing dengan setiap 2 Mahasiswa ditempatkan disatu kelas.
Penempatan 2 Mahasiswa disatu kelas merupakan kebijakan yang diambil oleh sekolah,
dikarenakan keterbatasan jumlah ruang kelas yang ada di SMA Pahlawan. Terdapat 7
ruang kelas yang ada di SMA Pahlawan yaitu 2 kelas X (IPA dan IPS), 2 kelas XI (IPA
dan IPS), dan 3 kelas XII (2 IPA dan IPS). Dari 2 Mahasiswa dibagi atas 2 gelombang
yaitu Nakula (Gelombang 1) dan Sadewa (Gelombang 2). Nakula bertugas mengajar
mulai dari minggu ke-3 penerjunan sampai dengan sebelum pelaksanaan Ujian Tengah
Semester (UTS) sedangkan Sadewa bertugas mengajar mulai dari setelah Ujian Tengah
Semester (UTS) sampai satu minggu sebelum penarikan (19 November 2015). Setelah
pembagian jam mengajar dilanjutkan dengan pembagian Guru Pamong, Pembagian Guru

Pamong sesuai dengan Program Studi dari masing-masing. Guru Pamong untuk Program
Studi Pendidikan Fisika yaitu Bapak. Suka Wiyono, S.Si. Kemudian dilanjutkan dengan
pembagian piket di ruangan seperti Ruang Bimbingan Konseling, Ruang Kurikulum,
Perpustakaan dan Ruang Kesiswaaan. Piket dilakukan secara bergantian dengan aturan 10
Mahasiswa pada setiap minggunya. Jadi setiap Mahasiswa melakukan piket selama 1
minggu dan dilakukan dengan tanggung jawab sesuai dengan tugas yang diberikan.
Minggu ke-2 adalah melakukan kegiatan observasi dikelas sesuai dengan Program
Studi, observasi di kelas X dan kelas XI. Mahasiswa KKMT hanya mengajar di kelas X
dan kelas XI pengecualian untuk kelas XII karena akan melaksanakan Ujian Nasional
sehingga harus diajar oleh guru yang profesional. Program Studi Pendidikan Fisika
ditugaskan untuk mengajar kelas X IPA, X IPS dan XI IPA dan Saya mendapatkan tugas
mengajar Fisika di kelas X IPS. Kegiatan observasi dilakukan secara bersama-sama
didalam kelas, hal ini dilakukan dengan tujuan agar Mahasiswa melihat cara guru pamong
mengajar dan melihat kondisi yang ada di masing-masing kelas. Guru Pamong juga
mengenalkan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika pada masing-masing kelas.
Jam mengajar dikelas X sebanyak 3 jam pelajaran dengan 2 kali pertemuan dalam
seminggu sedangkan untuk kelas XI jam mengajar sebanyak 4 jam dengan 3 kali
pertemuan setiap minggunya. Jadi 6 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika samasama melakukan observasi disemua kelas yaitu kelas X IPA,X IPS dan XI IPA bersama
dengan guru pamong.
Minggu ke-3 adalah melakukan kegiatan belajar pembelajaran sesuai dengan kelas.
Saya melakukan kegiatan pembelajaran dikelas X IPS dengan didampingi oleh Guru
Pamong dan Partner saya di kelas X IPS. Kegiatan pertama yang saya lakukan dikelas
adalah pengenalan diri dan melakukan mereview materi yang telah diajarkan sebelumnya.
Setelah melakukan perkenalan diri kepada siswa, yang saya lakukan adalah membagikan
kertas manila kosong dengan jarum. Kertas manila yang kosong tersebut saya bagikan
kepada 21 siswa X IPS dan masing-masing siswa menuliskan nama dikertas tersebut, Hal
ini bertujuan untuk menambah keakraban antara Mahasiswa dengan Siswa. Setelah itu
saya mereview materi yang sebelumnya telah diajarkan oleh guru pamong. Senin, 31
September adalah Membahas materi baru yaitu tentang Penjumlahan Vektor dimulai
pukul 09.45-10.25 WIB. Untuk pertemuan ini membahas tentang penjumlahan vektor
mulai dari pengertian vektor, perbedaan vektor dengan skalar, contoh vektor serta
penjumlahan vektor dengan metode segaris dan jajaran genjang. Model pembelajaran
yang saya gunakan adalah Problem Based Learning dengan menggunakan metode
ceramah dan diskusi. Namun pada pembelajaran ini tidak sesuai dengan Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran yaitu hanya dapat menggunakan metode ceramah. Hal ini
dikarenakan jam mengajar yang hanya 40 menit (1 jam pelajaran). Respon siswa terhadap
materi yang diberikan masih banyak yang belum mengerti tentang penjumlahan vektor,

dikarenakan keterbatasan waktu dan juga guru belum bisa menguasai kelas secara
sepenuhnya serta guru masih belum tau kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing
siswa X IPS.
Selasa, 01 September 2015 kegiatan pembelajaran disekolah untuk kelas X baik IPA
maupun IPS ditiadakan, karena siswa kelas X melakukan kegiatan menonton film
pahlawan Soedirman di bioskop.
Minggu ke-4 adalah Proses kegiatan Belajar Mengajar. Kegiatan belajar mengajar
(KBM) kali ini dilakukan berdua bersama partner saya yang mengajar di X IPS dengan
partner saya bertugas sebagai observer dikelas. Senin, 07 September 2015 pertemuan
kedua yang masih membahas tentang penjumlahan vektor dimulai pukul 09.45-10.25
WIB. Sub Bab pertemuan kedua ini adalah tentang metode penjumlahan vektor dengan
metode polygon dan analytik. Model yang saya gunakan masih sama yaitu Problem
Based Learning dengan Metode ceramah dan diskusi. Saya memberikan materi kepada
siswa selama 20 menit sampai siswa benar-benar mengerti yang saya ajarkan. Setalah
siswa mengerti dan memahami saya memberikan Lembar Kerja Siswa (LKS). LKS
dikerjakan secara berkelompok dengan dibagi 5 kelompok secara acak sesuai dengan
keinginan siswa. Sebanyak 6 soal yang saya berikan untuk tugas kelompok yang pertama.
Karena keterbatasan waktu, dari 6 soal hanya 4 soal yang dapat terjawab oleh siswa
dengan 2 soal yang tersisa sebangai penugasan yang dikerjakan dirumah. Dari tugas yang
diberikan ternyata nilai yang didapatkan siswa lumayan bagus yaitu bekisar 75-100. Jadi
saya dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran yang dilakukan selama 2 kali tatap muka
ini dapat dinyatakan berhasil,karena nilai tugas-tugas yang saya berikan yang berkaitan
dengan materi yang diajarkan mendapatkan nilai yang memuaskan dan sesuai dengan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran serta indikator dapat terpenuhi. Pertemuan
selanjutnya
Selasa, 08 September 2015 adalah masih menjelaskan tentang penjumlahan vektor
dengan sub materi perkalian vektor (perkalian skalar (dot product) dan perkalian silang
(cross product)) dimulai pukul 12.00-13.20 WIB. Dengan waktu 2 x 45 menit model yang
saya gunakan masih sama seperti sebelumnya yaitu Problem Based Learning dengan
metode ceramah, diskusi, presentasi serta penugasan. Kegiatan awal yang saya lakukan
adalah mereview materi sebelumnya jikalau ada siswa yang masih belum paham dengan
materi yang diajarkan sebelumnya. Jika sudah tidak ada yang dibingungkan lagi oleh
siswa,maka saya mulai masuk ke dalam materi. Saya menjelaskan tentang perkalian
vektor baik itu perkalian skalar (dot product) dan perkalian silang (cross product) sekitar
1 jam pelajaran saya menjelaskan sampai siswa benar-benar mengerti tentang materi yang
saya ajarkan. Jika siswa sudah mengerti saya membagi kelompok menjadi 5 kelompok,
dengan masing-masing kelompok berisi 4-5 orang siswa. Saya membagi kelompok

berdasarkan ketentuan yang saya terapkan, yaitu membagi siswa perempuan pada
masing-masing kelompok. Diskusi berjalan dengan lancar, namun pada pembelajaran kali
ini hanya siswa perempuan yang mendominasi pada saat berdiskusi. Saya memberikan 1
soal kepada siswa, namun soal yang saya berikan kali ini tidak berkaitan dengan
pernjumlahan vektor (Resultan vektor). Saya memberikan waktu selama 15 menit untuk
siswa mengerjakan tugas ini bersama kelompoknya. Untuk 5 menit terakhir siswa saya
tunjuk untuk mempresentasikan hasil diskusi dan menulisnya dipapan tulis, serta
ditanggapi oleh kelompok lain. Setelah selesai presentasi, siswa diberikan kesempatan
bertanya kepada guru selama 5 menit tentang hal-hal yag belum dimengerti tentang
materi yang diajarkan hari ini. Jika siswa sudah benar-benar mengerti, selama 5 menit
guru meriview materi hari ini dan menutup pembelajaran serta memberikan tugas kepada
siswa untuk mempelajari perkalian vektor lebih lanjut. Dari pembelajaran hari ini, hasil
diskusi siswa masih seperti sebelumnya yaitu dengan predikat memuaskan. Karena dari
hasil presentasi, jawaban yang diberikan siswa sudah sesuai dengan konsep yang
diajarkan. Jadi pembelajaran hari ini berhasil dan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran serta indikator dapat terpenuhi.
Minggu ke -5 adalah Proses Kegiatan Belajar Mengajar. Kegiatan Belajar Mengajar
minggu ini adalah ulangan harian untuk hari Senin dan materi Gerak Lurus dengan
Kecepatan dan Percepatan Konstan untuk hari Selasa. Senin,14 September 2015 saya
akan mereview tentang perkalian vektor dimulai pukul 09.45-10.25 WIB. Model yang
saya gunakan untuk masih tetap dengan model pembelajaran yang saya gunakan
sebelumnya yaitu Problem Based Learning dengan menggunakan metode ceramah dan
penugasan. Berdasarkan Rencana Pelaksaan Pembelajaran hari ini, saya akan melakukan
ulangan harian di kelas X IPS. Sebelumnya selama 10 menit saya mereview materi yang
telah saya ajarkan sebelumnya yaitu tentang perkalian vektor (perkalian skalar dan
perkalian silang) sampai siswa benar-benar mengerti tentang perkalian vektor. Jika siswa
sudah tidak ada yang menanyakan kembali tentang perkalian vektor, maka saya memulai
ulangan harian yang pertama. Ulangan harian dimulai pukul 09.55 WIB sampai dengan
10.25 WIB. Saya memberikan 3 buah butir soal mulai dari soal konsep sampai soal
perhitungan. Soal ulangan dikerjakan selama 30 menit degan penjagaan 2 guru, hal ini
bertujuan agar tidak terjadi kecurangan pada siswa. Kondisi kelas sangat kondusif, hening
dan siswa sibuk dengan soal ulangan yang telah diberikan pada masing-masing siswa. 30
menit berlalu, siswa yang telah selesai mengerjakan soal ulangan dapat mengumpulkan
soal ulangan kepada guru. Guru menunggu sampai siswa telah mengumpulkan
semua,serta guru menanyakan tentang hal-hal yang dianggap sulit oleh siswa dari soal
ulangan yang telah diberikan. Namun,siswa tidak ada yang menanyakan tentang soal
ulangan yang saya berikan. Jam berakhir,saya menutup pembelajaran hari ini dan
menugaskan siswa untuk mempelajari materi baru tentang Gerak Lurus dengan

Kecepatan dan Percepatan Konstan. Dari hasil ulangan, ternyata ada beberapa siswa yang
mendapatkan nilai di bawah KKM. Siswa yang mempunyai nilai dibawah KKM,saya
berikan tugas yang sama yaitu mengerjakan soal ulangan kembali. Hal ini bertujuan agar
semua siswa tuntas pada pembelajaran penjumlahan vektor. Jadi saya menyimpulkan
bahwa untuk materi penjumlahan vektor tuntas dengan sedikit bimbingan untuk siswa
yang masih mempunyai nilai dibawah KKM.
Selasa,15 September 2015 saya akan menjelaskan tentang Gerak Lurus dengan
Kecepatan dan Percepatan Konstan dengan sub materi perpindahan,jarak,kecepatan dan
kelajuan dimulai pukul 12.00-13.20 WIB. Model yang digunakan masih sama yaitu
Problem Based Learning dengan metode pembelajaran ceramah,diskusi dan presentasi.
Sebelum masuk materi baru,guru mereview materi penjumlahan vektor, sampai siswa
benar-benar mengerti tentang penjumlahan vektor. Jika siswa sudah tidak ada yang
ditanyakan lagi, maka guru memulai untuk menjelaskan materi Gerak Lurus dengan
Kecepatan dan Percepatan Konstan. Pertama guru memberi acuan terhadap siswa dengan
menunjukkan gambaran umum tentang gerak. Setalah siswa sudah tertarik dengan
pembelajaaran,maka guru melanjutkan untuk masuk materi Gerak lurus. Sekitar 1 jam
pelajaran guru menjelaskan tentang konsep dasar tentang Gerak Lurus sampai tidak ada
yang dipertanyakan oleh siswa. Jika siswa sudah mengerti,Guru membagi siswa menjadi
6 kelompok dengan masing-masing kelompok beranggotakan 4 orang setiap
kelompoknya. Guru membagikan Lembar Kerja Siswa dan mengintruksikan hal-hal yang
perlu dilakukan oleh siswa tentang tugas yang diberikan. Guru memberikan 4 soal pada
masing-masing kelompok dan dikerjakan selama 20 menit. Jika siswa menemui kesulitan
maka guru siap memfasilitasi siswa untuk mengarahkan siswa menjawab pertanyaan
tersebut. Dari 4 orang dari masing-masing kelompok mengerjakan 1 soal tiap
anak,dengan dituliskan nama siswa yang mengerjakan soal tersebut. Siswa yang selesai
mengerjakan soal diminta untuk mengajarkan teman kelompoknya sesuai dengan soal
yang telah dikerjakannya (bertukar pikiran). Kemudian perwakilan dari salah satu
kelompok maju kedepan kelas untuk mempresentasikan dan menuliskan hasil diskusi di
depan kelas. Siswa yang lain menanggapi hasil diskusi dari kelompok yang maju didepan
kelas,kegiatan ini dilakukan selama 15 menit. Kemudian guru menjelaskan tentang hasil
diskusi yang telah didiskusikan dan menyimpulkan pembelajaran yang telah
dilakukan,kegiatan dilakukan selama 10 menit. Terakhir guru menutup pembelajaran dan
menyuruh siswa untuk mempelajari tentang materi yang diajarkan hari ini lebih lanjut.
Dari hasil diskusi siswa, Nilai yang didapatkan siswa sudah memuaskan. Jadi dapat saya
simpulkan bahwa pembelajaran kali ini berjalan dengan baik dan berhasil. Karena siswa
sudah mampu mengaplikasikan pembelajaran hari ini dalam suatu persoalan.
Minggu ke-6 saya akan menjelaskan tentang Gerak Lurus dengan Kecepatan dan
Percepatan Konstan dengan sub materi Gerak lurus beraturan (GLB) dan Gerak lurus

berubah beraturan (GLBB). Senin,21 September 2015 saya akan menjelaskan tentang
Gerak Lurus dengan Kecepatan dan Percepatan Konstan dengan sub materi
perpindahan,jarak,kecepatan dan kelajuan dimulai pukul 09.45-10.25 WIB. Model yang
digunakan masih sama seerti sebelumnya yaitu Problem Based Learning dengan metode
pembelajaran yaitu diskusi dan penugasan. Saya tidak menggunakan metode ceramah
karena sebelumnya materi telah diajarkan. Jadi hari ini mereview materi yang telah
diajarkan sebelumnya. Pertama yang saya lakukan adalah membagikan modul pada
masing-masing siswa. Kemudian guru mengintruksikan apa yang harus dilakukan oleh
siswa.

Guru

bersama

siswa

bersama-sama

mengerjakan

modul

yang

telah

diberikan,Kegiatan ini dilakukan selama 15 menit. Setelah selesai guru memberikan


waktu untuk siswa bertanya tentang hal-hal yang belum dimengerti oleh siswa. Jika sudah
tidak ada yang ditanyakan,maka guru mulai membagi tugas lagi kepada siswa. Tugas ini
adalah tugas harian yang diberikan untuk siswa,disoal tersebut terdapat 1 soal yang
mencakup materi yang telah diajarkan. Siswa diberikan waktu 15 menit untuk
mengerjakan soal secara individu. Siswa yang sudah selesai mengerjakan soal,dapat
mengumpulkan ke guru. Sebelum menutup pembelajaran, guru menanyakan apa yang
belum dipahami oleh siswa. Jika sudah tidak ada yang bertanya,maka guru menutup
pembelajaran hari ini. Dari hasil kerjaaan siswa, nilai yang didapatkan siswa sudah bagubagus sesuai dengan konsep yang telah diajarkan guru. Nilai yang didapatkan rata-rata
sudah sangat memuaskan. Jadi saya dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran tentang
materi perpindahan,jarak,kecepatan dan kelajuan sudah tuntas. Indikator juga sudah
terpenuhi.
Selasa,22 September 2015 adalah mempelajari tentang Gerak lurus beraturan dan
Gerak lurus berubah bertaturan dimulai pukul 12.00-13.20 WIB. Model yang saya
gunakan masih sama seperti model sebelumnya yaitu Problem Based Learning dengan
metode pembelajaran. Pertama yang saya lakukan adalah mengaitkan materi yang
sebelumnya dengan materi yang akan diajarkan. Saya memberikan acuan kepada
siswa,karena kondisi sekolah SMA Pahlawan yang dekat dengan rel kereta api. Jadi saya
memacu ketertarikan siswa dengan mengaitkan materi dengan realita yang ada disekitar
siswa. Selanjutnya saya memberikan materi tentang Gerak lurus beraturan dan Gerak
lurus berubah berturan,pemberian materi sekitar 1 jam pelajaran. Dilanjutkan dengan sesi
tanya jawab antara guru dan siswa bertujuan agar semuasiswa mengerti apa yag telah
diajarkan oleh guru. Setelah siswa benar-benar megerti, guru melanjutkan pada tugas
kelompok. Guru membagi siswa menjadi 6 kelompok dengan masing-masing kelompok
beranggotakan 4 orang siswa. Kemudian guru memberikan Lembar Kerja Siswa kepada
masing-masing kelompok. Guru memberikan waktu 20 menit untuk siswa mengerjakan
tugas kelompok. Guru memberikan 4 soal kepada siswa dengan syarat masing-masing
siswa mengerjakan mengerjakan 1 butir soal. Setelah selesai mengerjakan semua soal,

siswa diharapkan menjelaskan hasil kerjaannya kepada anggota kelompoknya. Kemudian


guru menyuruh perwakilan kelompok untuk maju untuk mempresentasikan dan
menuliskan hasil diskusi didepan kelas. Masing-masing kelompok memaparkan hasil
diskusi dan ditanggapi oleh kelompok yang lain, kegiatan ini dilakukan selama 20 menit.
Guru memberikan tanggapan dan menyimpulkan apa yang dikerjakan siswa. Kemudian
guru menanyakan hal-hal yang belum dipahami siswa sebelum pembelajaran ditutup. Jika
sudah tidak ada siswa yang bertanya,maka guru menutup pembelajaran dengan
memberikan tugas siswa untuk merangkum tentang Gerak lurus beraturan dan Gerak
lurus berubah beraturan sesuai dengan catatan siswa. Dari jawaban siswa tentang soal
yang diberikan guru, guru merasa siswa dapat mencerna dengan baik materi yang telah
diajarkan hari ini Karena nilai yang didapatkan oleh siswa sudah di atas KKM. Jadi saya
dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran tentang materi GLB dan GLBB sudah tuntas.
Semua Indikator juga sudah terpenuhi.
Minggu ke-7 saya akan menjelaskan tentang Gerak lurus beraturan dan Gerak lurus
berubah beraturan pada hari senin serta menjelaskan materi tentang Gerak jatuh bebas
pada hari selasa. Senin,28 September 2015 adalah mereview tentang Gerak lurus
beraturan dan Gerak lurus berubah beraturan dimulai pukul 09.45-10.25 WIB. Pertama
yang saya lakukan adalah mengumpulkan tugas rangkuan yag sebelumnya telah
diberikan. Kemudian saya mereview materi Gerak lurus beraturan dan Gerak lurus
berubah beraturan. Jika ada siswa yang belum memahami,maka guru bertugas sebagai
fasilitator yang menuntun siswa sampai siswa benar-benar mengerti. Jika siswa sudah
mengerti,guru memberikan tugas individu kepada siswa. Guru membagikan tugas
individu dengan alokasi waktu selama 20 menit, guru dibantu dengan partner yang akan
bertugas sebagai observer. Guru memberikan 3 soal kepada siswa. Siswa yang selesai
mengerjakan segera mengumpulkan ke guru, dan guru menanyakan nomor berapa yang
sulit pengerjaannya. Jika sudah tidak ada yang dipertanyakan,maka guru bersiap menutup
pembelajaran. Guru memberikan tugas merangkum tentang Gerak jatuh bebas dan
dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya. Dari hasil tugas, didapatkan nilai beberapa
siswa yag berada dibawah KKM. Hal ini yang menjadikan guru untuk merubah strategi
pembelajaran dengan menyesuaikan dengan karakter siswa. Siswa yang mempunyai nilai
dibawah KKM,saya berikan tugas yang sama yaitu mengerjakan soal kembali. Hal ini
bertujuan agar semua siswa tuntas pada pembelajaran penjumlahan vektor. Jadi saya
menyimpulkan bahwa untuk materi GLB dan GLBB tuntas dengan sedikit bimbingan
untuk siswa yang masih mempunyai nilai dibawah KKM.
Selasa,29 September 2015 saya akan menjelaskan tentang Gerak jatuh bebas
dimulai pukul 08.30-10.00 WIB. Model yang saya gunakan masih sama seperti
sebelumnya

yaitu

Problem

Based

Learning

dengan

metode

ceramah,praktikum,diskusi,presentasi dan penugasan. Pertama yang saya lakukan adalah

memberi acuan kepada siswa dengan memberikan gambar pohon. Gambar pohon ini
menunjukkan buah yang jatuh dari pohonnya,kemudian guru memancing siswa untuk
berpikir tentang kejadian apa yag terjadi ketika buah jatuh dari pohonnya. Kemudian guru
membagi siswa menjadi 4 kelompok, dengan masing-masing kelompok beraggotakan 6
siswa. Guru membagikan dua buah lembar kertas HVS dan satu buah bola bekel pada
masing-masing kelompok. Kemudian guru mengintruksikan apa yang harus dilakukan
siswa dengan alat dan bahan yang telah diberikan. Setelah siswa memahami, siswa
diminta untuk melakukan eksperimen dan menyimpulkan hasil dari eksperimen yang
dilakukan. Setelah selesai mengerjakan semua, hasil eksperiment harus dicatat oleh
semua anggota kelompok. Guru menyuruh masing-masing perwakilan anggota kelompok
untuk mempresentasikan hasil eksperimen dan hasil diskusi kelompok. Masing-masing
kelompok mengutarakan pendapatny dan ditanggapi oleh kelompok lain. Kemudian siswa
bersama guru menyimulkan hasil ekperimen yang telah dilakukan. Guru menanyakan
kepada siswa,apabila ada yang belum dipahami oleh siswa. Jika siswa sudah benar-benar
mengerti,guru membagikan tugas individu kepada siswa. Tugas ini berisikan 4 butir soal
dengan alokasi waktu 20 menit. Siswa yang selesai mengerjakan diharapkan
mengumpulkan ke guru dengan dibantu oleh partner yang bertugas sebagai observer.
Guru menanyakan hal-hal yang belum dimengerti siswa dan menyimpulkan pembelajaran
hari ini. Sebagai penutup, guru menugaskan siswa untuk merangkum materi gerak
vertikal atas dan gerak vertikal bawah. Dari hasil eksperimen dan hasil diskusi
kelompok,didapatkan siswa menjawab sudah sesuai konsep gerak jatuh bebas. Jika dilihat
dari

tugas

individu yang diberikan,

siswa sudah dapat

memahami

tentang

konsep,perhitungan dan contoh dari gerak jatuh bebas. Jadi dapat saya simpulkan bahwa
pembelajaran hari ini tuntas dengan nilai siswa yang memuaskan diatas KKM. Ini adalah
akhir pembelajaran yang saya lakukan sebagai gelombang pertama (Nakula).
Jumat,02 Oktober 2015 di SMA Pahlawan dilaksanakan Ujian Tengah Semester
selama 10 hari. Selama siswa melaksanakan UTS,Mahasiswa bertugas sebagai pengawas
ruangan dengan didampingi oleh guru. Mahasiswa bertugas secara bergantian selama 10
hari, dengan masing-masing mahasiswa bertugas selama 4 hari selama 10 hari. UTS
berakhir dan dilanjutkan degan pembelajaran seperti biasanya. Soal-soal yang diberikan
pada Ujian Tengah Semester merupakan soal-soal yang dikerjakan oleh Mahasiswa
KKMT Posdaya sesuai dengan Program Studi masing-masing.
Setelah UTS pembelajaran dikelas sudah berpindah tangan kepada Sadewa, dan
Nakula bertugas sebagai observer didalam kelas. Nakula hanya bertugas di ruangan
sesuai dengan piket yang telah ditentukan sebelumnya.
Dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) saya dibimbing oleh
pamong saya. Beliau sangat banyak membantu saya baik dalam membuat RPP maupun

memilih metode yang tepat untuk pembelajaran di kelas X IPS. Mengajar disekolah
sangat lah berbeda dengan pembelajaran micro teaching yang telah saya lakukan
dikampus. Banyak tantangan yang saya hadapi. Apalagi dihari pertama mengajar. Saya
harus beradaptasi dengan mereka, menghafal dan mengenal mereka satu per satu,
memahami karakter mereka yang berbeda beda. Ada yang bergurau sendiri, ada yang
anak yang pendiam, dan ada juga anak yang aktif. Dari sinilah saya harus mencari strategi
yang menarik agar mereka bisa tertib, senang, dan tidak maen sendiri ketika melakukan
proses pembelajaran di kelas. Itulah pengalaman saat praktek mengajar terbimbing di
SMA pahlawan Jember. Semoga ilmu yang saya peroleh dapat saya aplikasikan saat
menjadi seorang guru sebenarnya.