Anda di halaman 1dari 16

Penerbit:

PT. LARAST PENA NUSA


Indah PERS

Laras Post

@Laraspost

Edisi 79

TH. 5 / 7 - 20 November

2016

Tegakkan Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat


Rp. 5.000 (luar Kota +Ongkos Kirim )

website : www.laraspostonline.com

Email : redaksilaraspost@gmail.com

Dok: BPMI

Presiden Jokowi ketika memberikan keterangan pers terkait tuntutan para demonstrasi Aksi Damai yang menginginkan penegakkan hukum secara tuntas terhadap tuduhan penistaan
agama yang dilakukan Cagub DKI Ahok, Jokowi berjanji peoses hukum terhadap Basuki Tjahja Purnama akan tegas, cepat dan transparan. Turut mendampingi Menkopolhukam Wiranto,
Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Menag Lukman Hakim.

Polisi Hati-Hati
Tangani Perkara Ahok
Jakarta, Laras Post
Dalam proses
penyelidikan dugaan
penistaan terhadap
agama Islam yang
melibatkan Gubernur
DKI Jakarta non aktif
Basuki Tjahaja Purnama
atau Ahok, kepolisian
nampaknya cukup
hati-hati, sekalipun
Presiden Joko Widodo
memerintahkan
agar mempercepat
penanganan perkara
ini.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito
Karnavian mengatakan, penyidik Bareskrim sudah
berupaya keras untuk menuntaskan kasus dugaan
penistaan agama, salah satunya dengan memeriksa
sejumlah saksi, baik dari pelapor, saksi ahli maupun
terlapor Basuki Tjahaja Purnama.
Bahkan dalam gelar perkara nanti, pihaknya akan
mengundang berbagai pihak, seperti saksi ahli yang
diajukan pelapor juga MUI, saksi ahli dari penyidik yang
rata-rata akademis dari UI, UGM, Diponegoro dan lainlain, lembaga bahasa yang dianggap kredibel dan netral.
Selain itu juga akan diundang kejaksaan, tim Kompolnas
dan perwakilan DPR.
Kapolri menegaskan, masyarakat dapat turut
menyaksikan secara langsung proses hukum terhadap
mantan Bupati Belitung Timur itu. Kami akan lakukan
gelar perkara secara terbuka, live. Ini memang tidak
wajar

Presiden Jokowi

Intruksikan Penanganan Perkara

Secara Cepat dan Terbuka

Akhirnya, proses hukum dugaan perkara


penistaan agama oleh Gubernur DKI
Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama
atau Ahok, akan dilaksanakan secara
tegas, cepat dan transparan. Sebelumnya
Presiden Joko Widodo menginstruksikan
agar dilakukan gelar perkara secara
terbuka dan penanganannya diselesaikan
selambat-lambatnya hingga dua pekan
mendatang.

Jakarta, Laras Post Kapolri


Jenderal Pol Tito Karnavian
menegaskan bahwa pihaknya akan
melakukan gelar perkara kasus
tersebut secara cepat dan transparan
di hadapan media massa. Tadi
Bapak Presiden menyampaikan
agar gelar perkaranya dilakukan
live (terbuka - red). Ini perintah
eksepsional dari Bapak Presiden
untuk membuka transparansi,
terang Tito Karnavian yang

Panglima TNI Apresiasi


Peran Ulama Pada Aksi Damai

Berita Bersambung hal 7....

Life Style
Kezia Alaia, Antara Hobi
dan Prestasi Harus Seimbang
Depok, Laras
Post - Kezia Alaia,
perempuan cantik
yang kini sedang
menyelesaikan
studinya di Ilmu
Komunikasi,
Universitas
Indonesia, Depok,
baru-baru ini tengah
sibuk meluncurkan
karya pertamanya.
Ia menulis
sebuah buku
kumpulan puisi
dengan judul buku
Bicara Besar,
sebuah percakapan
dengan diri di
tengah hiruk pikuk
kota yang sibuk,
ramai dan ribut
hingga tidak mengizinkan kita untuk memiliki waktu
dengan diri sendiri.
Dalam peluncuran perdana yang diadakan di
bilangan Kemang beberapa waktu lalu, ia juga
berkolaborasi dengan Reyna Clarissa, seorang ilustrator
muda yang berbakat dalam hal visualisasi puisi yang
bersekolah di Maryland Institute College of Arts,
Baltimore, Amerika Serikat. Uniknya antara Kezia
dengan Reyna mereka hanya berkomunikasi melalui
surat elektrik (surel).
Saya mengontaknya melalui surel beberapa bulan
lalu tanpa sebelumnya mengenal satu sama lain,
dan setelah membaca naskah saya, ia bersedia untuk
mengerjakan ilustrasi buku kumpulan puisi saya,
ujar Kezia.
Salah satu yang menjadi tantangan dalam pengerjaan
ilustrasi bersama Reyna adalah perbedaan waktu dua
belas jam antara kota Jakarta dengan New York. Kami
harus menyesuaikan waktu untuk berbicara melalui
telepon, biasanya malam hari waktu Jakarta setelah
saya

Berita Bersambung hal 7....

memberikan keterangan didampingi


oleh Menteri Sekretaris Negara
Pratikno, usai menghadap Presiden
Joko Widodo pada Sabtu (5/11/2016)
malam.
Untuk diketahui, gelar perkara
kasus pidana oleh tim penyidik
biasanya dilakukan secara tertutup.
Namun kali ini, gelar perkara kasus
dugaan penistaan agama oleh
Basuki Tjahaja Purnama tersebut
mendapat pengecualian sebagai

DOK: Puspen TNI

Panglima TNI Gatot Nurmantyo bersalaman dengan salah seorang ulama sebelum
mengadakan pertemuan di Base Of Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Jakarta, Laras Post Meski


sempat diwarnai insiden, aksi
unjuk rasa guna mendesak
penegakan hukum atas dugaan
perkara penistaan agama oleh
Gubernur DKI Jakarta non aktif
Basuki Tjahaja Purnama atau
Ahok, pada Jumat (4/11/2016)
di Jakarta, berlangsung tertib
dan aman.
Sebab itu, Panglima TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
mengapresiasi peran serta para
ulama dalam membimbing dan
menyejukan umatnya agar tidak

berbuat anarkis saat melakukan


unjuk rasa.
Saya selaku Panglima
TNI sangat mengapresiasi
peran serta para ulama dalam
membimbing dan menyejukan
umatnya agar tidak berbuat
anarkis, pada aksi damai, 4
November 2016, kata Gatot
Nurmantyo saat berdialog
dengan beberapa Ulama dari
berbagai wilayah di Indonesia,
pada Sabtu (5/11/2016)
malam, di Base Ops Lanud
Halim Perdanakusuma, Jakarta

Timur.
Panglima TNI menegaskan,
walaupun para pengunjuk
rasa diprovokasi untuk
berbuat anarkis, namun tidak
terpengaruh sama sekali,
sehingga demonstrasi yang
diikuti ribuan umat muslim di
Jakarta dan kota-kota besar di
Indonesia dapat berjalan dengan
aman, tertib dan damai.
Saya sebagai umat Islam
tahu betul bahwasanya saudarasaudara muslim saya yang
melaksanakan demo kemarin
adalah orang-orang baik
yang berangkat dari masjidmasjid untuk menyampaikan
aspirasinya, kata Jenderal TNI
Gatot Nurmantyo.
Menurut Panglima TNI,
Dunia Internasional mengakui
bahwa Islam di Indonesia
merupakan Islam yang
demokratis dan dikenal dengan
Islam Rahmatan Lil Alamin.
Untuk diketahui bersama,
bahwa dalam mengawal aksi
damai para demonstrasi,

perintah langsung dari Presiden


Joko Widodo.
Tak cukup sampai di situ,
kepolisian juga akan mengundang
berbagai pihak termasuk pihak
kejaksaan, Komisi Kepolisian
Nasional, Komisi III DPR RI, para
pelapor, saksi-saksi ahli yang
diajukan pelapor termasuk Majelis
Ulama Indonesia,

Berita Bersambung hal 7....

Kepemilikan Properti
Bagi Orang Asing
Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Jakarta, Laras Post
- Aturan kepemilikan
properti orang asing di
Indonesia, diharapkan
dapat membawa dampak
positif bagi pertumbuhan
ekonomi, terutama untuk
mendorong pertumbuhan
sektor property.
Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan
Nasional (ATR/BPN)
Sofyan Djalil mengatakan,
memberikan kemudahan
orang asing memiliki
properti di Indonesia
merupakan dalam rangka
promosi yang akhirnya
berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
Pemilikan properti orang asing juga dapat mendorong
sektor properti itu sendiri, ujarnya saat Focus Group
Discussion, Kepastian Implementasi Kebijakan Pemilikan
Properti oleh Orang Asing, pada Senin (31/10/2016) di
Hotel Rafles, Jakarta.
Ia menyatakan, kepemilikan property oleh orang asing,
akan memiliki multiplyer atau turunan yang panjang,
mulai dari pembangunan, material, sampai tenaga kerja.
Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, kepemilikan property
statusnya dapat berubah, jika pada awalnya milik warga

Berita Bersambung hal 7....

Berita Bersambung ke hal 7....

NCW Apresiasi Kanwil BPN Riau Selenggarakan Zikir Akbar


Jakarta, Laras Post - Ketua
Network for Corruption Watch
(NCW) C Herry SL menyampaikan
apresiasi atas kebijakan Kepala Kantor
Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi
Riau Drs Lukman Hakim SH dalam
meningkatkan kinerja jajarannya,
salah satunya melalui kegiatan Zikir
Akbar.
C Herry SL menyebutkan, kegiatan
ini tentunya diharapkan dapat
meningkatkan pelayanan aparatur
agraria kepada mayarakat, karena
dengan zikir hati akan menjadi tenang
dan dengan suasana hati yang tenang,
maka kinerja akan semakin baik.
Tentunya, kegiatan Zikir Akbar
yang diselenggarakan Kakanwil
BPN Provinsi Riau, patut mendapat
apresiasi. Melalui kegiatan ini tentunya
dapat memotivasi jajarannya untuk
menjalankan tugas pelayanan pada
masyarakat menjadi semakin baik,
ujarnya kepada Laras Post pada

Ketua Umum NCW, C. Herry SL bersama Kakanwil BPN Prov. Riau Drs. Lukman Hakim, SH

Minggu (6/11/2016) di Kantornya di


bilangan Jakarta Timur.
Menurut C Herry SL kegiatan yang
dilakukan oleh Kanwil BPN Provinsi
Riau, patut diikuti oleh Kanwil dan
Kantor Pertanahan lainnya, sehingga
pelayanan pertanahan secara umum

akan menjadi semakin membaik.


Sebelumnya Kakanwil BPN
Provinsi Riau, Drs Lukman Hakim
SH, dalam rangka meningkatkan
kinerja jajarannya, salah satunya
menyelenggarakan Zikir Akbar, pada
Kamis (3/11/2016) di Masjid Raya

Pekanbaru.
Zikir Akbar yang mengusung
tema, Muhasabah Diri Memberi
Pengajaran Untuk Mendidik Hati,
juga menghadirkan penceramah
adalah H. Abdul Somad Lc MA.
Pada kesempatan itu, Lukman
Hakim SH mengajak, seluruh
jajarannya untuk menjadikan
zikir akbar sebagai bekal agar
tidak melakukan Pungutan Liar
(Pungli).
Lukman menyebutkan, zikir
akbar diselenggarakan dengan
tujuan untuk membekali seluruh
jajaran supaya tidak melakukan
pungli. Saya juga punya konsep
nawacita yang menjadi standar
kerja pemerintahan Jokowi. Untuk
itu perlunya keseriusan bekerja
kepada seluruh jajaran dalam

Berita Bersambung ke hal 7....


2

MIMBAR
Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Tajuk
Semua Orang Diperlakukan Sama
Di Hadapan Hukum

uhu politik nasional memanas, setelah Gubernur DKI Jakarta


non aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyampaikan
pernyataan yang mengundang kotroversi dan dinilai telah
melakukan penistaan agama oleh sejumlah organisasi massa Islam.
Sejumlah organisasi massa Islam kemudian membuat laporan
polisi. Namun Ormas Islam meragukan keseriusan polisi dalam
menangani dugaan perkara penistaan agama itu, terlebih tersiar kabar
bahwa polisi akan menunda proses hukum perkara Ahok hingga
Pemilihan Gubernur selesai.
Berbagai elemen Ormas Islam pun menggelar aksi unjuk rasa
di Jakarta dan berbagai daerah, untuk mendesak segera dilakukan
proses hukum atas perkara yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta
non aktif itu.
Puncaknya berlangsung, pada Jumat (4/11/2016), ratusan ribu
massa mengepung Istana, Negara, mendesak Presiden Joko Widodo
turun tangan agar segera dilaksanakan proses hukum atas dugaan
perkara penistaan agama tersebut.
Gelombang unjuk rasa sempat mengundang kekhawatiran akan
menyulut kerusuhan, namun secara umum berlangsung tertib, aman
dan terkendali, meski sempat diwarnai insiden pada penghujung
pelaksanaan unjuk rasa.
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama para Ulama dan Habib
perwakilan pengunjuk rasa, menyepakati proses hukum dugaan perkara
penistaan agama akan dilaksanakan, secara tegas, cepat dan transparan,
seperti yang kemudian diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo.
Kini polisi sedang melaksanakan penyelidikan, yang diawali
dengan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk saksi ahli, dan
pada Senin (7/11/2016) akan melaksanakan gelar perkara.
Gelar perkara kali ini menjadi luar biasa dan boleh jadi, akan
menjadi sejarah, karena gelar perkara dilaksanakan secara terbuka
dengan melibatkan sejumlah pihak dan disaksikan oleh umum.
Namun kita juga tidak ingin, proses hukum menjadi tergantung
pada tekanan, sebab dalam suatu negara hukum semua orang harus
diperlakukan sama di hadapan hukum (equality before the law).
Kita berharap, aparat penegak hukum dapat melaksanakan
wewenang dan tugas yang diembannya tanpa pengaruh tekanan dari
pihak manapun, sehingga proses hukum atas perkara yang menyedot
perhatian publik di dalam negeri maupun luar negeri ini, berlangsung
dengan seadil-adilnya. ***

Yulius Boni Geti menemukan makam Hau Dima.

Para pemuda memulai menggaliu lubang fondasi.

Menebang pohon di area fondasi

Tiba Di Pulau Sabu Langsung


Kerja Sampai Larut Malam
Oleh: Peter A. Rohi
Turun di Pulau Sabu Pukul
14.10, Rabu 2 November
saya langsung bekerja
sesuai dengan jadwal kerja
untuk melakukan renovasi
makamnya Perintis
Kemerdekaan RI Julian
Hendrik. Ia adalah seorang
pemimpin pemberontakan
di kapal perang Belanda,
De Zeven Provincien, 4
Februari 1933 di Uleleh,
Aceh.
Pukul 14.55, saya Yulius Boni
Geti, Pelipus Libu Heo, Andro Riwu
Rohi menuju makam raja-raja di
belakang Gereja Yeruel, Seba Kota,
untuk mempelajari model makam
tradisional Sabu dari penganut
Jingitiu.
Julian Hendrik yang bernama
asli Luji He adalah pengnut Jingitiu,
kepercayaan tradisional orang Sabu.
Di Kampungnya di Desa Emau
memang masih terdapat sisa2 umat
Jingitiu.
Tidak sengaja Yulius Boni Geti
menemukan sebuah makam tertulis
Hau Dima yang sudah hampir tidak
terbaca.
Nah, ini juga makam yang kami
cari. Hau Dima yang menyelematkan

El Tari pada saat El Tari tertembak


dalam pertempuran di Purwakarta
1947. Di antara desingan peluru Hau
Dima memapah tubuh El tari yang
berlumuran darah menuju sebuah
perkampungan penduduk. Di situ
dia menemukan daun sirih yang
dipakai menghentikan darah agar El
Tari tidak kehabisan darah.
El Tari yang kemudian menjadi
Gubernur NTT, dititipkan di rumah
penduduk, dan Hau kembali brgabung
dengan kompinya yang dipimpin RE
Martadinata (kemudian menjadi
KSAL) melanjutkan pertempuran.
Pada agresi kedua kapalnya
dibom di Laut Jawa. Dua hari
kemudian tubuhnya ditemukan tak
sadar dengan Alkitab masih terdekap
di dadanya.
Dari situ saya langsung menelepon
anaknya Ari Hau Dima di Waingapu.
Izinkan saya merenovasi kuburan
Bapak, kata saya.
Kembali ke tujuan awal, malam
itu juga saya minta keluarg a Julian
Henderik menemui saya di hotel
untuk mengatur jadwal kerja renovasi
makam Julian Hendrik. Pukul 01.00
baru bisa tertidur.
Hari ketiga kerja keras kami
menyentuh hati masyarakat setempat.
Kami mengawalinya dengan
merobohkan sebatang pohon siwalan
(lontar). Kepala Dinas`Pekerjaan
Umum Kabupaten Sabu Lay Rohi
yang sedang berada di Jakarta melalui

Model tradisional makam raja2 / pahlawan Sabu

rekanan PU memberi bantuan truk


untuk mengangkut pasir dan batu.
Saya kaget juga ketika sedang
mengangkut pasir di Pantai Kerupu,
seorang ibu datang menghampiri. Satu
truk batu saya sumbangkan untuk
pembangunan kuburan kakek Julian
Hendrik. Senang bisa membantu,
ujarnya. Satu truk batu bernilai Rp
350.000. Untuk mengumpulkan batu
sebanyak itu ia harus bekerja keras
beberapa hari memecahkan batu
karang dengan menggunakan palu 5kg.
Seorang pengusaha Ama Leo Lobo
mengirimkan truknya untuk dipakai,
sekalian tiga orang tenaga kerja.
Beberapa pejabat berjanji akan

membantu juga. Ketua DPRD


Sabu Raijua yang juga Ketua PDIP
setempat dari Kupang berjanji
akan menyumbangkan sejumlah
k a n t o n g s e m e n d a n b e s i c o r .
Anggota DPRD dari Golkar Simon
Diratome mengatakan: atur sa..
Artinya katakana benyuan apa yang bisa diberikan pada kami.
Wakil Bupati berjanji akan mampir di
tempat kami bekerja.
Bantuan spontanitas yang
berdatangan menjadi lambang
masyarakat Sabu yang masih tetap
mempertahankan semangat gotong
royong di negeri ini. Mengharukan
dan membanggakan.***

Model tradisional makam raja2 / pahlawan Sabu

Mengayunkan pacul pertama sebagai simbolik dimulainya pekerjaan


renovasi makam Julian Hendrik.

Ibu Ina Koi menghampiri dan menyumbangkan satu truk


batu

Foto: dok

Kami turun di dermaga Seba, Pulau Sabu, dengan kapal cepat dari Kupang.

Berdialog dengan Wakil Bupati Nicodemus N. Rihi Heke.

Pangangkutan pasir dan batu untuk fondasi makam

Redaksi LARAS POST menerima aspirasi pembaca melalui SMS ke nomor 081282204440 Aspirasi boleh berupa kritikan terhadap pemberitaan, keluhan tentang pelayanan instansi pemerintah maupun swasta,
maupun komentar tentang masalah yang sedang berkembang di tengah masyarakat.

Penerbit:
PT. LARAS PENA NUSA Indah PERS
(PT LPNIP)
SK. Kemenkumham
No: AHU-50801.AH.01.01. 2013
SK. Kemenkumham Perubahan
No: AHU-0002312. AH. 01.02 Tahun 2015
Siup No.:
847/24.1.0/31.75.00.000/1.824.271/2015
NPWP : 03.312.240.9-009.000

Dewan Pembina: Mayjend TNI (Purn) H. Hendardji Soepandji, Brigjend Pol (Purn) Drs Zainuri Lubis, HM. Jazari (Ketum PPLB); Dewan Penasehat: H. Sufyan Abdurrahman, Mayjen TNI (Purn)
DR. H. Syamsu Djalal, SH, MH, Peter Apolonius Rohi, Hornaedi, SH, Arnold Siahaan, SH, ; Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : C. Herry SL; Wakil Pemimpin Redaksi: Akram SM,; Pemimpin
Perusahaan : T Susilawati; Wakil Pemimpin Perusahaan / Manager Iklan: Eko Sugiarto ; Dewan Redaksi : H. Erekson S.Sos, SH, Binsar Sihombing, Asmuni CH. Haesy, A. Puja, HM. Nursin, HR;
Firman Kelana, Akram, SM, Drs. Syaiful Nazar, Ir. David Marpaung, Maruf, Joko Setiono, Michael Handi Wijaya ; Redaktur: Sugiarto, Rofiq, Idris, David SE; Istana Negara: C. Herry SL, Sugiarto;
Kejaksaan Agung, Mabes Polri & KPK : C. Herry SL, Putra Darus. Polda Metro Jaya : Djoko R ; Puspen TNI: Cak Herry, Sugiarto; Dispenad: C. Herry SL, Akram, SM, ; Kemensos : S. Lestari.
Kementerian ATR/BPN RI: Cak Herry, Sugiarto, Handri Dodiyanto, S.Pel. Bidang Pendidikan DKI Jakarta: Edy Supriyadi. Staf Redaksi: Djoko Ruwahono, Liogu Mr. Lexy, Tuty Sulistyowati,
H. Bardan, Maslim, S. Lestari, Suryati, Darmo LM, Harianto, Dedi Chandra , Bambang Soeroso, Bachtiar Sudjono, Agus Suhendar, SH., Afriyuansyah, Suharyono, Dita Suci Febrianti, Dewi Mei
Pujaningsih, Duddy Andriyan, Muhammad Ali S, Aprisan Malau ; Fotografer : Aries Prabowo, Ferry N, ;
Perwakilan/Biro: Jakarta Pusat: Heri Sugihartono ; Jakarta Barat: Ir. David Marpaung, Anjas, RT, A. Hidayat, Rahayu N Aliza; Jakarta Selatan : Alexa Tarigan. Lampung Barat : Yuzaini, M Bai
darus. Prov. Banten: Tangerang Kota : Joseph Rumapea (Kabiro), Irwan Hermawan. Kab. Tangerang: Yudi Susanto, SH (Kabiro) Sujono Siarif, R. Ruhiyat, Sudarma ; Tangerang Selatan: M Amsar,
H. Rumsihyahya AR ; Jawa Barat : Kota Bekasi: Siaga Yudha, Bayu Rismahayu ; Kabupaten Bekasi: Iskandar Iqbal, Haposan S, R., Pirlen Sirait, Agah Handoko, M. Abduh, Febriyanti Nur Utami,
Usman BG ; Bogor Raya: David Malau SE (Kabiro), Tumbur Tambunan, Supriadi, Rimset M, Unggul Sagena, Jekson Gultom, Sony Eka Wijaya ; Depok: David Malau (Koordinator), Aman Siahaan
(Wakabiro), M.A. Hamzah, Salim S, Sumediana, Binsar Siahaan, Achmad Samudin ; Karawang: Agus Safutra, Dede Sumarna ; Subang: Edy Mulyana; Bandung : Citrawijaya Lim ; Sukabumi:
Adenan Wijaya Kusuma (Kabiro) Idris S, Nanang Suryana, Eman Heruman, Yoppy. FM ; Cirebon: Aries PS; Sumsel : H. Erekson S.Sos, SH (Kabiro) ; Sumut: Medan: I. Edy Suranta. S; SE, MM;
Tapanuli Selatan: Fernando Simamora ; Jawa Tengah: RB. Waluyo, Sumono, Fery N, Pujo As, Beni Yanto; Purbalingga: Agus Pristiwanto, Samyono; Prov. Jawa Timur: Surabaya: Rudi
Siswanto, Lamongan : Munawar ; Gresik : Ahmad Mubin ; Malang Raya : Bagus Yudistira, Asral L, Gediyanto, Riski Indrayana ; Pasuruan : Abdullah ; Kediri: Drs Rudy Priyono ; Kota/Kabupaten
Blitar: Suprianto. Banyuwangi: Moh. Soleh, Imam Sutikno, Mustofa Eko C, Ilham Sodik; Jember : Iskak Jayadi. Bondowoso: Tegar Andri Nurcahyo ; P. Madura : Sofrin Jannatun Nuraini ; Prov.
Bali : Wayan S, A. Shukani Hanafi. ; Kalimantan Barat : Kabupaten Sanggau: Tino Malaiyono. SULSEL: Makassar: M. A. Haris Kab. Maros: Haris Saeni, Sinjai: Awaludin Umar (Kabiro) ;
SULAwesi Utara: Manado : Irianny Menda, Chandra, RT. KEPRI: Linda, Budy Yanto ; KARIKATUR: Pujo AS; Layout: sugihlayout.blogspot.com, Idris;
Sirkulasi/Promosi: Damit Sutendi (Kepala), Usup, Wirya Sunarya, Sodikin ; Redaksi / Tata Usaha: Jl. Raya Pagelarang No 39, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung
Kota Jakarta Timur, Kode Pos : 13880. No. Tlp. 021 8497 8735, 021 8498 1439, Fax: 021 - 22107800, HP: 081282204440 (Wapemred);
No. Rek. Bank Mandiri: 1290075645578 a/n PT Laras Pena Nusa Indah Pers (LPNIP)
Email : redaksilaraspost@gmail.com, Website: www.laraspostonline.com Percetakan: PT Temprina Media Grafika (Jawa Pos Group), Bekasi (Isi di luar Tanggung Jawab Percetakan)

Wartawan LARAS POST dalam melaksanakan tugasnya di lapangan dibekali dengan ID Card, dan namanya tercantum dalam BOX Redaksi serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Hukum

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

3

Komisi III DPR Soroti Pengawasan Orang Asing


konferensi Pers Badan Narkotika Nasional (BNN)

Foto: ist

BNN Gagalkan
Penyelundupan 39 Kg Sabu
Medan, Laras Post - Badan Narkotika Nasional (BNN)
menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu, ekstasi,
dan H5 yang dibawa dari Malaysia menuju Medan, Sumatera Utara.
Sebanyak 38.999 gram sabu, 98.690 butir ekstasi, dan 50.000
butir H5 yang telah dimasukkan kedalam 4 (empat) buah tas siap
kirim, diungkap petugas BNN, di Kompleks Perumahan Imperium
Lingkungan 4 Jl. TB. Simatupang Kel. Sunggal Kecamatan Medan
Sunggal, Sumatera Utara, pada Selasa (18/10/2016).
Dari pengungkapan kasus ini, petugas mengamankan 2 (dua)
orang pria asal Aceh Tamiang berinisial IW (33) dan AM (54) yang
diduga sebagai kurir dan penyimpan narkotika tersebut.
Penggagalan penyelundupan narkotika ini berawal dari hasil
penyelidikan, bahwa akan adanya pengiriman narkotika dari
Malaysia menuju Indonesia tepatnya menuju kawasan Aceh
Tamiang melalui jalur laut dengan menggunakan speedboat dan
akan dibawa melalui jalur darat untuk diedarkan di kawasan
Medan, Sumatera Utara.
BNN kemudian melakukan observasi dan surveillance sampai
narkotika tersebut masuk ke Indonesia, hingga akhirnya berhasil
mengamankan 2 (dua) orang pria warga Aceh Tamiang, berinisial
IW (33 Th, wiraswasta, kurir) dan AM (54 Th, petani, kurir).
Keduanya tertangkap tangan sedang membawa 38.999 gram
sabu, 98.690 butir ekstasi, dan 50.000 butir H5 yang telah dimasukkan
kedalam 4 (empat) buah tas ransel yang diletakkan di bagian belakang
mobil. Sedangkan satu orang tersangka berinisial JUM terpaksa
dilakukan tindakan tegas / ditembak karena pada saat penangkapan
melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa
keduanya merupakan anggota jaringan sindikat narkotika
internasional Aceh Malaysia. Narkotika tersebut rencananya
akan diserahkan kepada para pembeli yang sudah memesannya
dan akan diedarkan juga ke beberapa wilayah Indonesia, seperti
Pekanbaru, Banda Aceh, Lampung, Banjarmasin, Palu, Surabaya,
dan Jakarta.
Ancaman Hukuman : Para tersangka terancam Pasal 114 ayat
2, 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1, UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.
Dengan digagalkannya penyelundupan narkotika ini, BNN
telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 300.000 jiwa dari
bahaya penyalahgunaan narkotika. (tim)

Anggota tim
Kunjungan Kerja
(Kunker) Komisi
III DPR Daeng
Muhammad menyoroti
permasalahan
imigrasi, terutama
terkait pengawasan
orang asing,

Palangkaraya, Laras Post - Jujur


saja saya tertarik ketika mendapatkan
penjelasan dari Kakanwil bahwa ada
kelemahan di imigrasi kita berkaitan
dengan pengawasan orang asing.
Jangan-jangan ini terkait dengan
adanya bebas visa di Cina. Artinya,
ini menjadi evaluasi bagi kita,
kata imbuh politisi F-PAN itu, saat
Rapat Kerja dengan Kepala Kantor
Wilayah Kemenenterian Hukum dan
Hak Asasi Manusai, Palangkaraya,
Kalimantan Tengah, pada Senin
(31/10/2016).
Daeng menyatakan, bangsa
Indonesia harus memiliki rasa
nasionalisme dan harga diri yang
tinggi, sehingga seharusnya tidak
dengan mudah memberikan peluangpeluang terjadinya permasalahan
terkait imigrasi tersebut.
Saya meminta kepada Kakanwil
dalam hal ini sebagai penggerak

Foto: ist

Anggota tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III DPR Daeng Muhammad saat Rapat Kerja dengan Kepala Kantor Wilayah
Kemenenterian Hukum dan Hak Asasi Manusai, Palangkaraya, Kalimantan Tengah,

semua komponen di Kemenkum dan


HAM untuk melihat permasalahanpermasalahan tersebut secara cermat.
Ini menyangkut persoalan harga diri
sebagai bangsa, ujarnya.
Politisi asal Bekasi itu
menambahkan, agar kebijakan dalam
penegakkan hukum yang diambil,
mampu menyelesaikan persoalanpersoalan tersebut, agar jangan
sampai ada permasalahan besar yang
tidak terdeteksi.
Hal senada juga disampaikan
Anggota Komisi III Yayat Y. Biaro,

menurutnya, persoalan tersebut


merupakan agenda strategis, baik di
tataran isu maupun fakta.
Harus ada laporan yang konkrit,
sehingga ini menjadi tugas kita untuk
mengevaluasi apakah persoalan
tersebut merupakan ancaman bagi
negara kita ke depan. Jangan sampai
menjadi seperti fenomena gunung
es, yang tampak permasalahan di
permukaan sedikit, tapi ratusan yang
tidak terdeteksi, tegasnya.
Kunker Komisi III ini dipimpin
oleh Wakil Ketua Komisi III DPR

Desmond Junaidi Mahesa (FGerindra/dapil Banten), yang


diikuti oleh anggota Komisi III
DPR dari F-PDI Perjuangan Ichsan
Soelistio (dapil Banten), Risa
Mariska (dapil Jawa Barat), Yayat
Y. Biaro (dapil Banten), dan Iwan
Kurniawan (dapil Kalimantan
Tengah). Anggota lainnya yang
turut serta adalah Rohani Vanath
(F-PKB/dapil Maluku), TB.
Soenmandjaja (F-PKS/dapil Jawa
Barat), dan Daeng Muhammad (FPAN/dapil Jawa Barat). (tim)

Kembali WNI Diculik Kelompok Sparatis


Bogor, Laras Post Kembali,
dua Warga Negara Indonesia (WNI)
menjadi korban penculikan yang
diduga dilakukan oleh kelompok
separatis, di perairan Sabah, Kinabalu,
Malaysia, pada Sabtu (5/11/2016).
Kedua WNI itu bekerja di
dua kapal Malaysia secara legal,
yaitu Kapal SSK 005 20F dan Kapal
SN 1154/4F, yang dipimpin oleh
kapten kapal seorang WNI asal
Buton, Sulawesi Selatan, kata
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno
Marsudi kepada wartawan usai
mendampingi Presiden Jokowi
melakukan videoconference, pada
Minggu (6/11/2016) siang, di Istana
Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Menlu menyatakan, sejak
menerima informasi tersebut, Tim
yang ada di KJRI Kinabalu dan
juga di KJRI Tawau, serta di Jakarta
sudah bergerak untuk mendapatkan
informasi yang lebih jelas dan

Foto: ist

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi saat memberikan keterangan pada pers

melakukan koordinasi dengan


otoritas setempat.
Saya terus memantau. Tim
kita terutama yang dari KJRI kota
Kinabalu yang sudah berada
di Sandakan, Sabah, untuk
mendapatkan informasi yang lebih

rinci mengenai kejadian dengan satu,


pihak keamanan Malaysia, yang
kedua dengan pemilik kapal, dan
yang ketiga dengan 6 Anak Buah
Kapal yang bebas, kata Retno
Menlu juga mengaku, telah
melakukan komunikasi dengan

penasihat khusus Presiden Filipina


untuk masalah perdamaian yang
menangani masalah atau isu yang
ada di Filipina Selatan, untuk
bertukar pikiran mengenai adanya
kasus penculikan kembali.
Kita semuanya sudah bergerak
menghubungi semua otoritas, dan tim
kita sudah ada di lapangan. Tentunya
pertama untuk mendapatkan
informasi selengkapnya mengenai
situasinya, dan yang kedua adalah
untuk memetakan tindakan
selanjutnya, jelas Retno.
Menlu menyatakan, Kementerian
Luar Negeri juga sudah menghubungi
salah satu keluarga WNI yang
menjadi korban penculikan untuk
menginformasikan mengenai adanya
kejadian ini. Sementara satu keluarga
sekarang sedang dicoba terus untuk
dihubungi untuk menginformasikan
mengenai kejadian ini. (her, sg,
ram)

Bea Cukai Soekarno-Hatta Bongkar Penyelundupan Modus Baru


Foto: ist

Polres Pasuruan Tangkap DPO Penipuan


dan Penggelapan Sepeda Motor
Pasuruan, Laras Post - Korban Penipuan dan penggelapan sepeda
motor bernama Yahya Arif Afandi , umur (25) pekerjaan Satpam,
Alamat : Ds. Dukusari Rt : 06 Rw : 02 Kec. Jabon Kab. Sidoarjo, telah
kehilangan sepeda motor yang telah dicuri oleh pelaku yang bernama
Djefri Arisadi alamat Dusun krajan Desa Klambo Kecamatan Singosari
Kabupaten Malang. Hari kejadian Jumat (28/10/16) sekira pukul
20.00 WIB, di Wilayah Kecamatan Singosari Kabupaten Malang .
Tetapi belum sempat di jualnya kendaraan tersebut sudah dipergoki
oleh pemiliknya, pada Minggu (30/10/2016) sekitar pukul 20.00 WIB, di
Wilayah Kejapanan Kecamatan Gempol Kababupaten Pasuruan.
Kronologi kejadian pemuda bernama Yahya Arif Afandi (25) tahun
bekerja sebagai Satpam, niatnya ingin punya motor Gede namun tidak
punya modal, ia nekat nyolong motor di Wilayah Singosari pada Jumat
(28/10/2016) Pukul 20.00 WIB.
Apesnya saat hendak jalan-jalan menuju arah Surabaya dengan
menggunakan Motor curiannya, pelaku dipergoki oleh korban sendiri
yang saat itu juga sedang berada di wilayah tersebut, betapa kagetnya
sang pemilik motor melihat motornya yang hilang dikendarai orang
lain, spontan ia langsung membuntuti pelaku yang sedang mengendarai
sepeda motornya.
Awalnya korban berusaha baik terhadap pelaku untuk melakukan
penawaran namun pelaku tidak menerima tawaran tersebut, dan pelaku
malah melawan korban, merasa geram dengan perilaku pelaku tersebut
pemilik Sepeda Motor pun langsung teriak Maling, masyarakat sekitar
pun berdatangan, akhirnya pelaku pun di kroyok massa hingga babak
belur dan beberapa saat kemudian salah satu pengguna jalan melihat
kejadian tersebut dan melaporkannya ke Polsek Porong mengingat tujuan
perjalanan pengendara ke arah Surabaya.
Lanjut anggota Polsek Porong langsung menuju TKP sesuai dengan
laporan saksi mata, mengingat wilayah tersebut masih termasuk Kec.
Gempol maka petugas pun hanya dapat menenangkan situasi di TKP
dan mengamankan pelaku beserta barang buktinya untuk diserahkan
ke Polsek Gempol.
Selanjutnya Polsek Gempol langsung menuju TKP untuk melakukan
olah TKP dan segera membawa pelaku ke RSB Pusdik Sabhara untuk
mendapatkan perawatan lebih lanjut karena keadaan pelaku babak belur
parah, setelah pelaku sadar dan pelaku juga masih belum bisa untuk
dilakukan penyidikan akhirnya petugas pun melakukan penyidikan
terhadap korban mengingat korban juga berada di TKP yang sama.
Dan dari keterangan korban, ia mengaku telah melaporkan kejadian
hilangnya motor Gede miliknya tersebut ke Polsek Singosari dan Polsek
Singosari telah menerbitkan LP Kehilangan, selanjutnya Polsek Gempol
segera menghubungu Polsek Singosari untuk koordinasi agar menjemput
pelaku dan barang buktinya, selanjutnya kasus ini sepenuhnya
dilimpahkan ke Polsek Singosari untuk proses penyidikannya, dan akibat
ulah pelaku yang tidak bertanggung jawab akhirnya pelaku dikenakan
ancaman kurungan dengan pasal pidana 372 KUHP subs 378 KUHP
dengan maksimal ancaman penjara maksimal lima tahun, Ujar Kasubbag
Humas Polres Pasuruan AKP MD. YUSUF, SH., MM. (Abdullah)

Tangerang, Laras Post - Upaya


penyelundupan sabu kembali berhasil
ditegah petugas Bea Cukai SoekarnoHatta. Pengagalan kali ini terbilang
cukup sukses mengingat modus
yang dilakukan pelaku cukup baru.
Keberhasilan ini pun berkat kerja
sama antara Bea Cukai SoekarnoHatta bersama jajaran Kepolisian
Bandara Soekarno-Hatta, sehingga
berhasil menangkap pembawa
sekaligus pemesan barang haram
tersebut.
Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta
Erwin Situmorang mengungkapkan,
upaya penyelundupan hingga saat ini
masih menggunakan berbagai modus
untuk mengecoh petugas, baik yang
dilakukan melalui bagasi mapun
barang yang dibawa penumpang.
Untuk tegahan kali ini, petugas
berhasil menegah kurang lebih
3.160 gram sabu cair yang dibawa
penumpang warga negara Malaysia
berinisial NNE yang baru tiba dari
Kuala Lumpur pada 13 Oktober
2016, ujar Erwin kepada wartawan,
pada Senin (31/10/2016) di halaman
KPU Bea dan Cukai SoekarnoHatta.
Ia menyebutkan, sehari
berikutnya berkat pengembangan

kasus sebelumnya serta profiling


penumpang, petugas kembali
mengagalkan penyelundupan shabu
cair sebanyak 18.960 gram yang
kali ini dibawa oleh warga negara
Indonesia berinisial YN dan MT yang
datang dari Hongkong.
Ini modus baru dan pelaku tetap
mengelak untuk diperiksa karena
mengatakan itu adalah air mineral
bukan methamphetamine cair atau
shabu, ungkap Erwin.
Lebih lanjut Erwin mengatakan,
selain kedua kasus tersebut, pada
tanggal 5 Oktober 2016 Bea Cukai
Soekarno-Hatta juga berhasil
mengagalkan penyelundupan
narkoba yang dibawa oleh dua
orang WNI berinisial VA dan
MM dari Kuala Lumpur. Dari
analisis intelijen petugas mencurigai
kedua wanita atas barang yang
dibawanya, yaitu laptop. Mereka
tidak bisa mengoperasikan dan ketika
dibongkar kedapatan kurang lebih
1.380 gram shabu, tuturnya.
Untuk pengembangan kasus
sabu dalam laptop ini, jajaran Bea
Cukai Soekarno-Hatta bekerja sama
dengan Kepolisian Bandara untuk
dapat mengungkap lebih lanjut kasus
tersebut. Dari hasil pengembangan

konferensi pers di halaman KPU Bea dan Cukai Soekarno-Hatta,


kasus, petugas berhasil menangkap
tiga tersangka lagi, yang masingmasing berinisial WN dan S
berkewarganegaraan Pakistan, serta
S seorang WNI yang masing-masing
berperan sebagai penerima barang
dan pengendali barang.
Dari barang bukti yang berhasil
ditegah dalam operasi ini, yaitu
methamphetamine atau sabu
sebanyak kurang lebih 23.500 gram,
Bea dan Cukai Soekarno-Hatta
berpotensi menyelamatkan sebanyak

kurang lebih 186.300 jiwa generasi


penerus bangsa dari penyalagunaan
narkoba, imbuhnya.
Di acara yang sama, Erwin
berkesempatan menyerahkan
piagam penghargaan kepada
jajaran Kepolisian Bandara
Soekarno-Hatta yang berhasil
dalam mengembangkan kasus
hingga kepenerima dan pengendali
barang. Pada kesempatan itu, ia
menyerahkan secara simbolis
kepada Wakapolsek Bandara. (sg)

Pimpinan Beserta Staff


PDAM TIRTA KAHURIPAN KABUPATEN BOGOR

Mengucapkan

Selamat Hari Sumpah Pemuda


H. Hadi Mulya A
Direktur Utama

Foto: ist

Pisah Sambut Kapolsek Bekasi Selatan


Komisaris Jayadi. Sh
Dengan
Komisaris Bayu Pratama Gunagi. Sik
Semoga Sukses


2

Ekonomi & Bisnis

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Presiden Jokowi Pimpin Sidang Kabinet


Bahas Pelaksanaan APBN 2017
Foto: sg

Gubernur BI dan Menko Perekonomian Resmi Buka ISEF 2016

Gubernur BI dan Menko


Perekonomian Resmi Buka ISEF 2016
Jakarta, Laras Post - Gubernur Bank Indonesia, Agus
D.W. Martowardojo, beserta Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian, Darmin Nasution, resmi membuka festival
ekonomi syariah atau Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF),
pada Kamis (27/10/2016), di Surabaya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara
menegaskan, ISEF merupakan salah satu kegiatan ekonomi dan
keuangan syariah yang menyatukan pengembangan keuangan
syariah dan kegiatan ekonomi di sektor riil. ISEF diinisiasi Bank
Indonesia dan diselenggarakan bekerja sama dengan Badan
Ekonomi Kreatif, Islamic Development Bank, Badan Amil
Zakat Nasional, Badan Wakaf Indonesia, Ikatan Ahli Ekonomi
Islam Indonesia, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama,
Kementerian PPN-Bappenas, serta Pemprov Jawa Timur,
sebagai bagian dari peran aktif dalam memperkuat ekonomi dan
keuangan syariah secara nasional.
Tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah
kesenjangan dan kemiskinan. Ekonomi syariah dapat menjadi
jawaban karena menitikberatkan pada distribusi pendapatan di
semua segmen masyarakat, selain juga optimalisasi produksi.
Ekonomi syariah diarahkan pada pencapaian pertumbuhan
yang tinggi dan merata, berbasis sinergi elemen masyarakat.
Dengan demikian kesenjangan akan terkikis dan kemiskinan
berkurang. Selain itu, ekonomi dan keuangan syariah juga
dianggap lebih mampu bertahan terhadap goncangan krisis pada
sistem keuangan.
Besarnya potensi ekonomi dan keuangan syariah telah
disadari oleh otoritas di Indonesia. Pada Januari 2016, Presiden
RI mengamanatkan pembentukan Komite Nasional Keuangan
Syariah (KNKS) yang memiliki tugas mempercepat pengembangan
sistem keuangan syariah. KNKS diketuai oleh Presiden dan
melibatkan pemerintah maupun lembaga terkait lain, seperti
Bank Indonesia. KNKS dirancang sebagai wadah koordinasi
antar lembaga yang akan merumuskan berbagai rekomendasi
kebijakan kepada otoritas terkait, dan tidak akan memiliki fungsi
yang tumpang tindih dengan otoritas yang telah berfungsi
pada saat ini. Dalam pembukaan ISEF hari ini, dilakukan pula
deklarasi nasional untuk pelaksanaan KNKS, oleh Gubernur Bank
Indonesia, Menko Perekonomian, serta Ketua Bappenas.
Penyelenggaraan ISEF yang telah dimulai sejak 2014
merupakan bentuk keseriusan BI dalam mengembangkan
ekonomi syariah. ISEF kali ini dibagi menjadi 2 bagian besar,
yaitu Sharia Forum dan Sharia Fair. Berlangsung pada 25
28 Oktober, Sharia forum diadakan untuk mengangkat dan
berdiskusi mengenai berbagai topik dan kajian pengembangan
ekonomi syariah. Sementara Sharia Fair, yang berlangsung
hingga 30 Oktober dan dibuka untuk umum, dirancang untuk
meningkatkan minat dan pemahaman masyarakat mengenai
ekonomi dan keuangan syariah.
Hal utama yang diangkat dalam Sharia Forum adalah
mengenai integrasi sisi komersial dan sosial dalam ekonomi
syariah untuk meningkatkan stabilitas sistem keuangan. Topik
tersebut diangkat untuk lebih mengoptimalisasi pengelolaan zakat
dan wakaf untuk meningkatkan ketahanan ekonomi nasional.
Selain itu, dibahas pula mengenai usaha-usaha pendalaman pasar
keuangan syariah. Di sektor riil, dilakukan pula pembahasan
mengenai inklusi keuangan syariah, yang antara lain dilakukan
dengan pembentukan less cash zone di pesantren.
Dalam Sharia Fair, konsep yang diangkat adalah aspek-aspek
ekonomi syariah yang berpotensi untuk dikembangkan, yaitu
5F: Finance (keuangan), Fashion, Food (kuliner), Funtrepreneur
(wirausaha), dan Fundutainment (pendidikan dan hiburan).
Sharia Fair menampilkan rangkaian pameran produk-produk
UMKM kreatif berbasis syariah yang juga disertai dengan
talkshow, workshop, hiburan dan festival kuliner berbasis
syariah. Dengan penyelenggaraan Sharia Fair, masyarakat dapat
berkenalan dan bersentuhan langsung dengan produk ekonomi
dan keuangan syariah.
Melalui penyelenggaraan ISEF 2016, Bank Indonesia
berharap ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dapat
terus meningkat, baik melalui kajian-kajian yang mendukung
maupun pemahaman dan penerimaan masyarakat yang semakin
tinggi. (tim)

Presiden Joko Widodo


(Jokowi) memimpin Sidang
Kabinet Paripurna membahas
persiapan pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) Tahun
Anggaran 2017, pada Rabu
(2/11/2016) siang, di Istana
Negara, Jakarta.
Jakarta, Laras Post - Presiden Jokowi
dalam arahannya. meminta jajaran
pemerintah agar segera mempersiapkan
pelaksanaan APBN Tahun Anggaran
2017. Termasuk di antaranya dengan
segera mempersiapkan proses pra
lelang dan lain-lain segera disiapkan,
sehingga Januari semuanya betul-betul
bisa dimulai.
Saya kira sudah mengingatkan 2
kali, tahun lalu tahun kemarin sudah
saya sampaikan ini. Ini saya ulang lagi
agar penyiapan proses pra lelang untuk
seluruh kegiatan saya kira disiapkan.
Sehingga Januari sudah nantinya sudah ada pelaksanaan, kata Presiden
Jokowi Sidang Kabinet Paripurna, Rabu
(2/11/2015) siang, di Istana Negara,
Jakarta.
Presiden Jokowi menyatakan, pada tahun ini, yang terlihat adalah Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR), Kementerian Perhubungan, dan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Sidang Kabinet Paripurna membahas persiapan pelaksanaan Anggaran Pendapatan
Foto: sg
dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2017,

Kementerian Pertanian sudah mulai


pelaksanaan. Bukan lelang, sudah
mulai pelaksanaan itu di Januari.
Sehingga yang kita harapkan yang lain
juga seperti itu, ujarnya.
Pertumbuhan Ekonomi 6%
Presiden Jokowi juga menyinggung
mengenai APBN Tahun Anggaran
2018 dan menginginkan, agar dalam
APBN Tahun Anggaran 2018, angka
pertumbuhan ekonomi bisa mencapai
di atas 6%. Meskipun, tentu saja untuk
mencapai itu tidak mudah.
Yang paling penting investasi ini
harus tumbuh di atas 10 %. Saya tidak

tahu tahun yang lalu berapa, tahun ini


berapa. Nanti mungkin Kepala BKPM
(Badan Koordinasi Penanaman Modal
-red) kalau ada bisa menyampaikan
perkiraan-perkiraan seperti apa, dan
apa yang harus kita lakukan, kata
Presiden.
Kemudian juga penopang yang
lainnya, lanjut Presiden, konsumsi
mestinya bisa tumbuh di atas 5%.
Ekspor juga sama harus bisa tumbuh
di atas 4%. Impor juga tumbuh paling
tidak 2-3%.
Hadir pada sidang Kabinet
Paripurna itu antara lain, Wakil
Presiden Jusuf Kalla, Menko

Polhukam Wiranto, Menko


Perekonomian Darmin Nasution,
Menko PMK Puan Maharani,
Menko Kemaritiman Luhut B.
Pandjaitan, Mendagri Tjahjo
Kumolo, Mensesneg Pratikno,
Seskab Pramono Anung, Kepala
Staf Kepresidenan Teten Masduki,
Menkeu Sri Mulyani Indrawati,
Menteri PPN/Kepala Bappenas
Bambang Brodjonegoro, Menteri
BUMN Rini Soemarno, Menteri
Perindustrian Airlangga Hartarto,
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono,
dan Menteri Pertanian Amran
Sulaiman. (her, sg, ram)

Minimum Standar Harus Terpenuhi


Dalam Pengelolaan Kekayaan Negara
Jakarta, Laras Post Dalam
menyelenggarakan pengelolaan
kekayaan negara saat ini, terdapat tiga
aspek minimum, yakni pertama tertib
administrasi dan tertib hukum dalam
pengelolaan kekayaan negara, kedua
sertifikasi dan penilaian atau evaluasi.
Jadi tidak hanya mengklaim itu adalah
kekayaan negara, tetapi bagaimana kita
mengurusnya. Oleh karena itu, tahapantahapan seperti tertib administrasi,
sertifikasi dan evaluasi itu adalah
seluruh proses yang saya anggap sebagai
minimum standard of management
dari mengelola kekayaan negara, kata
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani
Indrawati saat membuka Rapat Kerja
Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal
Kekayaan Negara (DJKN) 2016, pada
Rabu (2/11/2016) di Aula Djuanda
Kementerian Keuangan, Jakarta.
Sri Mulyani Indrawati menegaskan,
bahwa tertib administrasi yang
diinginkannya tidak hanya membukukan.
Ia menyebutkan, waktu itu memang kita
memasukkan dulu ke buku, karena
bahkan Istana Negara pun tidak masuk
ke buku.
Sekarang saya senang kita sudah
mengusahakan banyak sekali property
atau kekayaan negara yang dulu belum
masuk neraca dan belum memiliki
sertifikat, sekarang kita melalukan secara
simultan, banyak sekali yang sudah
masuk dalam neraca dan bersertifikat,
kata Sri Mulyani.
Menkeu menegaskan, kerja sama
dengan Kementerian Agraria dan Tata
Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional
(BPN) penting demi kelancaran proses
sertifikasi aset-aset negara. Dengan kerja
sama yang baik dengan Kementerian
ATR/BPN, saya yakin akan lebih baik,
lebih cepat dan lebih meyakinkan dalam

melalukan sertifikasi, ungkapnya.


(BKI Kemenkeu/ES)
Meskipun angka pertumbuhan
ekonomi pada 2015 di angka 4,8%,
tahun 2016 sekitar 5,0%, dan tahun
2017 depan diproyeksikan pada angka
5,1%, Presiden Joko Widodo (Jokowi)
berharap agar dalam APBN Tahun
Anggaran 2018 angka pertumbuhan
ekonomi bisa mencapai di atas 6%.
Meskipun, tentu saja untuk mencapai
itu tidak mudah.
Presiden mengharapkan kita
bisa meningkatkan momentum
pertumbuhan. Sehingga kita bisa
mengakselerasi pengurangan
kemiskinan, pengurangan kesenjangan,
dan dari sisi penciptaan kesempatan
kerja karena ini suatu isu yang sangat
urgent, kata Menteri Keuangan
(Menkeu) Sri Mulyani Indrawati
kepada wartawan usai Sidang Kabinet
Paripurna, di Istana Negara, Jakarta,
Rabu (2/11) petang.
Guna mencapai pertumbuhan
ekonomi harus diatas 6% itu, menurut
Menkeu, dalam Sidang Kabinet
Paripurna telah dipresentasikan
bahwa karena kondisi perekonomian
global masih lemah. Jadi sumber
pertumbuhan ekonomi yang berasal
dari ekspor diperkirakan hanya akan
menyumbang tidak lebih dari 1%,
hanya di atas 0% yang sangat kecil.
Oleh karena itu, tegas Menkeu,
fokus pertumbuhan ekonomi adalah
berasal dari sumber dalam negeri.
Dalam hal ini peranan dari investasi
dan konsumsi menjadi sangat penting.
Baik konsumsi rumah tangga, maupun
pemerintah, ujarnya.
Menkeu menjelaskan, untuk
mencapai pertumbuhan 6% pemerintah
akan menjaga agar defisit APBN tidak

terlalu besar. Oleh karena itu, sumber


yang paling besar dalam hal ini adalah
untuk investasi yang berasal dari
swasta, dari Penanaman Modal Asing
(PMA) dan Penanaman Modal Dalam
Negeri (PMDN) yang bisa mencapai
lebih dari Rp800 triliun.
Diharapkan perbankan dan pasar
modal yang bisa menghasilkan sumber
dana investasi bisa lebih mencapai
Rp1.300 trilun. Sementara dari sisi BUMN
(Badan Usaha Milik Negara), menurut
Menkeu, yang harus melakukan belanja
modal diharapkan mendekati Rp700
trilun. Sehingga tidak semua tekanan
untuk mencapai pertumbuhan 6% itu
berasal dari pemerintah.
Menurut Sri Mulyani, Presiden
juga menekankan agar seluruh
regulasi dan berbagai perbaikan untuk
meningkatkan investasi diperhatikan.
Meskipun rating Ease of Doing
Business (EoDB) sudah membaik,
tetapi masih banyak langkah-langkah
yang terus perlu diperbaiki. Kemudian
agar konsumsi meningkat di atas 5%,
maka inflasi harus dijaga di bawah 4%
untuk sampai tahun 2018.
Sementara untuk komposisi
sektornya, Menkeu Sri Mulyani
menjelaskan, sektor pertanian menjadi
salah satu sektor yang diharapkan bisa
tumbuh.
Pertanian, perikanan, dan
perhutanan itu diharapkan bisa tumbuh
di atas 5%, 5,4%. Dan sektor-sektor jasa
yang selama ini memang meningkat
harus dijaga, yaitu perhubungan
dan pergudangan yang bisa tumbuh
di atas 8%. Sektor telekomunikasi
dan komunikasi itu diharapkan bisa
tumbuh di atas 10% dan sektor jasa
perbankan diharapkan bisa tetap
terjaga pertumbuhannya mendekati

9%, ungkap Sri Mulyani.


Sementara untuk sektor
pertambangan, menurut Sri Mulyani,
mungkin masih menghadapi
konsolidasi.
Sebelumnya dalam rakernas
yang mengangkat tema,
Tingkatkan Reputasi DJKN dengan
Optimalisasi Kekayaan Negara
Untuk Perekonomian Nasional itu,
Direktur Jenderal Kekayaan Negara
Kementerian Keuangan Sonny
Loho melaporkan, sejak pertama
kali dilakukan inventarisasi dan
penilaian Barang Milik Negara
pada tahun 2007, nilai aset negara
terus meningkat dari tahun ke
tahun. Hingga 30 Juni 2016,
posisi aset negara tercatat sebesar
Rp5.285 triliun, yang tersebar di
berbagai kementerian/lembaga
dan daerah.
Menurut Sonny, peningkatan
nilai aset tersebut, semakin
mencerminkan skala perekonomian
Indonesia yang juga semakin besar.
Jadi setiap tahun meningkat,
dengan adanya belanja modal dan
inventarisasi, ini akan semakin
menunjukkan skala perekonomian
Indonesia yang semakin besar,
ujarnya.
Namun demikian, lanjut Sonny,
nilai tersebut belum termasuk
aset negara yang berupa sumber
daya alam, yang hingga saat ini
belum dilakukan penilaiannya.
Oleh karena itu, sebagai asset
manager, DJKN akan segera
melakukan penilaian sumber
daya alam, sehingga akan semakin
mencerminkan kondisi kekayaan
Indonesia yang sebenarnya. (her,
sg, ram)

OJK dan Satgas Waspada Investasi Ungkap Dua Kasus Investasi Ilegal
Jakarta, Laras Post - Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan
Tindakan Melawan Hukum di Bidang
Penghimpunan Dana Masyarakat dan
Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi)
menyatakan bahwa aktivitas PT Cakrabuana
Sukses Indonesia (PT CSI) dan Dream For
Freedom sebagai kegiatan yang melanggar
hukum atau ilegal.
Seperti yang dikutip dari siaran pers OJK,
Satgas Waspada Investasi juga menyatakan
bahwa kegiatan penawaran perjanjian pelunasan
kredit yang dilakukan oleh United Nations
Swissindo World Trust International Orbit (UN
Swissindo) adalah kegiatan yang ilegal karena
tidak berijin dari otoritas keuangan manapun.
Demikian disampaikan Ketua Satgas Waspada
Investasi Tongam Lumban Tobing dalam jumpa
pers bersama anggota Satgas dari Kepolisian RI,
Kejaksaan Agung, BKPM, Kementerian Koperasi
dan UKM, Kemenkominfo, dan Kemendag, pada
Selasa (1/11/2016) di Jakarta.
Kasus PT CSI
Satgas Waspada Investasi telah menetapkan
bahwa kegiatan PT CSI termasuk kegiatan
investasi yang melawan hukum (ilegal) oleh
karenanya akan dilakukan tindakan segera
melalui instansi terkait, yaitu:
Kementerian Koperasi dan UKM RI
melakukan pengawasan dan pemeriksaan

terhadap Koperasi Simpan Pinjam dan


Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Madani
Nusantara dan KSPPS BMT Sejahtera Mandiri,
mengingat kantor cabang KSPPS tersebut tidak
memiliki izin tetapi digunakan PT CSI untuk
menghimpun dana masyarakat, antara lain
investasi emas dan tabungan (return sekitar 5%
perbulan).
Bareskrim Polri segera meningkatkan
penanganan kasus PT CSI ke penyidikan
dengan mengedepankan 2 aspek, yaitu aspek
pengamanan aset PT CSI dan aspek kejelasan
pihak-pihak yang bertanggung jawab atas
kegiatan PT CSI dimaksud guna kepentingan
masyarakat.
PT CSI telah dilaporkan oleh OJK dan satgas
Waspada Investasi ke Bareskrim atas dugaan
tindak pidana melakukan penghimpunan dana
berdasarkan prinsip syariah tanpa izin usaha
sebagaimana dimaksud pasal 59 UU 21/2008
tentang Perbankan Syariah. Hasil penyidikan
Bareskrim diharapkan dapat menjerat PT CSI
dengan tindak pidana pencucian uang sesuai
pasal 5 UU 8/2010 tentang Pencegahan Tindak
Pidana Pencucian Uang.
Kementerian Perdagangan RI segera
melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas
dugaan penyalahgunaan Surat Izin Usaha
Perdagangan (SIUP) CSI, karena CSI diduga
melakukan kegiatan dengan skema piramida
yang dilarang, sebagaimana diatur dalam Pasal

9 dan Pasal 105 UU No 7 Tahun 2014 tentang


Perdagangan.
Majelis Ulama Indonesia Kab. Cirebon juga
telah menyatakan haram terhadap produk CSI
karena melakukan kegiatan yang tidak sesuai
dengan prinsip syariah.
Kasus PT Dream for Freedom
Satgas Waspada Investasi sudah meminta
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta
Barat dan Dinas Koperasi dan Perdagangan
DKI Jakarta untuk mencabut SIUP PT Loket
Mandiri dan SIUP PT Promo Indonesia Mandiri
yang mengeluarkan produk investasi Dream for
Freedom, karena melakukan kegiatan yang tidak
sesuai dengan izin yang diterbitkan.
Tindak lanjut penanganan kasus ini,
Bareskrim Polri sudah menahan seorang
pimpinan Dream for Freedom dan akan terus
mengembangkan kasus ini untuk menjerat
tersangka lain.
Kantor Dream for Freedom selama ini sudah
beroperasi di berbagai daerah dengan peserta
terbesar di Bengkulu, Palembang dan Jakarta.
Modus penawaran yang dilakukan Dream
For Freedom atau D4F atau Nesia adalah
dengan cara :
Peserta membayar biaya pendaftaran.
Peserta memperoleh fasilitas untuk
memasang iklan secara online dan cuma-cuma

pada suatu situs website. Peserta dapat memilih


paket keikutsertaan dengan nominal tertentu
dengan paket silver, paket gold, atau paket
platinum.
Peserta akan mendapatkan manfaat berupa
bonus pasif sebesar 1% selama 15 hari, bonus
aktif sebesar 10% jika peserta dapat merekrut
anggota baru. Pada tahap tertentu peserta akan
memperoleh penghasilan tetap antara Rp 5 jt
sampai Rp 500 jt/bulan sebagai bonus manajer
dari level ruby, saphire, crown dan diamond.
Kasus Swissindo
UN Swissindo melakukan kegiatan
penawaran pelunasan kredit dengan
menawarkan janji pelunasan kredit/pembebasan
hutang rakyat dengan sasaran para debitur
macet pada bank-bank, perusahaan-perusahaan
pembiayaan maupun lembaga-lembaga jasa
keuangan lainnya, dengan cara menerbitkan
surat jaminan/pernyataan pembebasan hutang
yang dikeluarkan dengan mengatasnamakan
presiden dan negara Republik Indonesia
maupun lembaga internasional dari negara
lain. Para debitur tersebut, dihasut untuk tidak
perlu membayar hutang mereka kepada para
kreditur.
Modus penawaran ini antara lain sebagai
berikut, mengatas-namakan negara dan/
atau lembaga negara tertentu dengan dasar
kedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila dan

Undang-Undang Dasar 1945, Mencari korban


yang terlibat kredit macet dan menjanjikan
akan menyelesaikan utangnya dengan jaminan
Surat Berharga Negara, Meminta korban
membayarkan sejumlah uang pendaftaran untuk
menjadi anggota kelompok/Badan Hukum
tertentu, Meminta korban untuk mencari debitur
bermasalah lain untuk diajak bergabung.
Satgas Waspada Investasi menyatakan
kegiatan UN Swissindo tersebut tidak sesuai
dengan mekanisme pelunasan kredit ataupun
pembiayaan yang lazim berlaku di perbankan
dan lembaga pembiayaan.
Pada 13 September 2016, Satgas Waspada
Investasi telah membuat Laporan Informasi
kepada Bareskrim Polri terhadap kegiatan
yang dilakukan oleh UN Swissindo dengan
ditembuskan kepada Kepolisian Daerah Jawa
Barat dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Pada 13 September 2016, Satgas Waspada
Investasi telah menyurati UN Swissindo untuk
menghentikan kegiatannya. Polresta Samarinda
Kaltim pada 29 Oktober lalu telah menangkap
Ketua Swissindo Korwil Kaltim atas laporan
dari sejumlah pelapor yang telah tertipu dengan
sertifikat yang diberikan tersangka.
Apabila ada masyarakat yang mengetahui
kegiatan tersebut agar dapat melaporkan hal
tersebut kepada Layanan Konsumen OJK
melalui 1500655 atau konsumen@ojk.go.id dan
waspadainvestasi@ojk.go.id. (tim)

regional
Pemkab Kebumen Launching
Program Angkutan Gratis
Kebumen, Laras Post Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen,
Jawa Tengah kembali meluncurkan program-program inovasi pelayanan
publiknya. Kali ini Pemkab Kebumen melaunching program angkutan
gratis bagi pelajar dan masyarakat miskin yang dinamakan Pakis Gamis.
Peresmian program angkutan gratis tersebut sendiri dilakukan
Bupati Kebumen, HM Yahya Fuad, pada Rabu (2/11/2016) di obyek
wisata waduk Sempor kecamatan Sempor, Kebumen.
Bupati HM Yahya Fuad menyampaikan, ada tiga Kecamatan yang
akan menjadi pilot project awal program angkutan gratis tersebut.
Tiga wilayah itu diantaranya Kecamatan Sempor, Karanggayam dan
Rowokele. Dipilihnya tiga wilayah tersebut karena paling tinggi angka
kemiskinanya ketimbang Kecamatan lainya. Jumlah angkutan yang
akan beroprasi untuk menopang program angkutan gratis sendiri
ada sejumlah 131 unit. Dari jumlah itu, 38 unit angkutan ditempatkan
di Kecamatan Rowokele, 50 unit di Kecamatan Sempor dan 43 unit
angkutan beroprasi di Kecamatan Karanggayam.
Dengan adanya program angkutan gratis bagi pelajar dan
masyarakat miskin ini diharapkan bisa membantu aktifitas warga
miskin di Kebumen. Khusus bagi pelajar, program itu juga diharapkan
bisa meningkatkan semangat belajar mereka untuk mencari ilmu.
Sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah karena lokasi
sekolah yang jauh, tutur Bupati di sela-sela peresmian program
Pakis Gamis.
Bupati juga berpesan, program angkutan gratis tersebut diharapkan
dimanfaatkan oleh masyarakat miskin sebaik-baiknya. Dirinya yakin
program itu akan menekan pengeluaran mereka, sehingga mereka
bisa menggunakan uangnya untuk keperluan lain yang lebih penting.
Syukur uang yang tadinya untuk ongkos naik angkutan ditabung atau
digunakan untuk membuat usaha.
Semoga program Pakis Gamis ini bisa menekan angka kemiskinan
di Kebumen. Karena beberapa kebutuhan masyarakat miskin sudah
disediakan oleh Pemerintah, harap Yahya Fuad. (Beniyanto)

Foto: agus.p

Bupati Purbalingga Tasdi saat membuka Seminar Peningkatan Minat Baca Anak Dan
Bedah Buku Bagi Guru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten
Purbalingga di Pendapa Dipokusumo

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Bupati


Komitmen Bangun Perpus Di Seluruh Desa
Purbalingga, Laras Post Guna meningkatkan minat atau gemar
membaca bagi kalangan anak-anak atau masyarakat, Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berkomitmen membangun perpustakaan
di 239 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Purbalingga.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Purbalingga Tasdi saat membuka
Seminar Peningkatan Minat Baca Anak Dan Bedah Buku Bagi Guru Sekolah
Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten Purbalingga di Pendapa
Dipokusumo Rabu (2/11/2016).
Menurut Bupati, berbicara mengenai perpustakaan, gemar atau minat
membaca, maka ada beberapa aspek yang harus dilihat, yakni aspek
filosofis, yuridis, sosiologis dan aspek teknokratis/teleskopis. Sedangkan
dari aspek filosofis kenapa harus membaca, negara sudah mencatumkan
tujuan bernegara yaitu dalam alinea keempat pembukaan Undang Undang
Dasar 1945 yang didalamnya menyebutkan tujuan bernegara yakni untuk
melindungi segenap bangsa serta meningkatkan kesejahteraan umum juga
mencerdaskan kehidupan bangsa. Kata-kata dalam UU tersebut bukan hanya
menjadi dokumen, namun harus terwujud agar bangsa Indonesia menjadi
bangsa cerdas dan bangsa yang intelek.
Kata kata itu bukan hanya dokumen saja, namun harus diwujudkan
agar bagaimana bangsa kita menjadi bangsa yang cerdas, bangsa yang intelek,
karena ukuran kemajuan bangsa dilihat dari indeks pembangunan manusia
( IPM)-nya, atau human development indeks. Bagaiman IPMnya mau maju
kalau kita tidak mau membaca bahkan tidak bisa membaca,ujarnya.
Bupati menambahkan, bahwa untuk menindaklanjuti filosofi itu, maka
secara yuridis pemerintah mengeluarkan UU Nomor 43 tahun 2007 tentang
Perpustakaan. Menurutnya, yang namaya perpustakaan penting untuk
kemajuan bangsa, sehingga dalam hal ini Presiden dan DPR memutuskan
membuat UU tersebut. Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa yang namanya
perpustakaan tidak hanya ada di tingkat nasional, provinsi maupun
kabupaten saja. Namun sekarang ada organisasi khusus untuk menangani
perpustakaan,
Bahkan untuk Purbalingga yang saat ini keadaan perpus hanya setingkat
kantor, kedepan perpustakan akan dibentuk dalam bentuk dinas. Hal
tersebut yang menjadi aspek yuridis pemerintah mengapa harus ada perpus
disetiap daerah, itu merupakan sebagai bentuk keseriusan. Artinya kami
bersama Wakil Bupati (Wabup) komitmen untuk mengembangkan perpus.
Oleh karenanya cakupannya tidak hanya di kabupaten atau kecamatan
saja, nantinya di 239 desa dan keluraha di Purbalingga harus punya
perpustakaan,pinta Bupati.
Menurut Bupati, berbagai acara yang digagas untuk memajukan
perpustakaan jangan hanya menjadi ajang kumpul-kumpul saja, akan tetapi
harus ada bukti nyata di lapangan.
Senada dengan Bupati, Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
yang diwakili oleh Samsul Bahri mengatakan, bahwa dari hasil penelitian yang
dilakukan oleh beberapa lembaga menunjukan, tingkat minat baca masyarakat
masih rendah, sehingga pihaknya mengingatkan kembali tentang pentingnya apa
yang diamanahkan dalam UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Secara
jelas dan tegas dalam UU tersebut pada Bab XIII pasal 48 hingga pasal 51 ditegaskan
bahwa pembudayaan membaca dilakukan melalui gerakan nasional gemar membaca
yang difasilitasi dan dilaksanakan oleh pemerintah dan pemerintah daerah melalui
penyediaan sarana perpustakaan ditempat-tempat umum yang mudah dijangkau,
murah dan bermutu dengan melibatkan masyarakat.
Oleh karena itu, kita dapat kesepakatan bersama untuk dapat
meningkatkan minat baca menjadi gemar membaca kemudian menjadi
kebiasaan dan akhirnya menjadi budaya membaca, sehingga untuk mencapai
tujuan yang mulia tersebut, jadikan perpustakaan sahabat pintar bagi keluarga
Indonesia,ujarnya.
Untuk itu, jelas Samsul Bahri, Perpustakaan Nasional sampai saat ini tidak
henti-hentinya terus berupaya menciptakan program peningkatan budaya
baca melalui peningkatan kualitas dan kuantitas perpustakaan yang antara
lain melaksanakan simulasi sarana mobil perpustakaan keliling, perpustakaan
terapung (kapal perpustakaan) sebagai upaya memperluas jangkauan layanan
untuk masyarakat terpencil. Selain itu juga membantu koleksi dan sarana
perpus untuk masyarakat komunitas, taman bacaan, pelabuhan, daerah
perbatasan, rumah tahana (rutan) serta pulau pulau kecil terluar dan desa
pesisir juga daerah tertinggal.
Selanjutnya adalah program penguatan koleksi dan sarana perpustakaan umum
kabupaten/kota, desa/kelurahan serta penguatan dan pengembangan sarana
akses layanan e-library dalam rangka kemudahan akses layanan masyarakat untuk
membaca juga perluasan akses mebaca melalui layanan mobil keliling elektronik
keliling. Membentuk berbagai forum perpustakaan dalam rangka peningkatan
kuantitas pembudayaan gemar membaca, memilih dan menetapkan Duta Baca
Indonesia untuk periode 2016-2020 dan melaksanakan berbagai lomba termasuk
lomba bercerita bagi siswa SD serta penguatan kelembagaan perpustakaan daerah
provinsi dan kabupaten/kota, jelasnya. (Agus.P)

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

3

Pembangunan Puskesmas
Kromengan Tidak Transparan
Pelaksana proyek
pembangunan Puskesmas
di Kecamatan Kromengan
Kabupaten Malang, di
nilai telah melanggar UU
yang telah di tetapkan
yakni, Kepres No 80 Tahun
2003 tentang Pedoman
Pelaksanaan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah,
yang diwajibkan untuk
memasang papan nama
proyek. Hal ini juga di
kuatkan dengan Undangundang RI Nomor 14 tahun
2008 tentang Keterbukaan
Informasi Publik pasal 15
huruf [d].
Malang, Laras Post - Pemasangan papan nama
proyek merupakan bagian dari implementasi
azas transparansi, sehingga masyarakat bisa
turut mengawasi proses pembangunan agar
benar-benar sesuai dengan yang diharapkan.
Padahal Pelaksana seharusnya sudah memasang papan nama proyek sebelum pembangunan di mulai. Namun kenyataan di lapangan, proses pembangunan sudah mencapai
70% tapi tidak terlihat papan nama pryek.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
PRODESA, Ahmad Khusaeri, Senin (25/10)
menyatakan, biasanya proyek yang tidak
mau menyertakan papan nama itu terindikasi
ada masalah. Saya Sudah lebih dari 3 tahun
bergelut di bidang fungsi kontrol sosial, kebanyakan proyek yang tak mau memasang

Poyek pembangunan Puskesmas di Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang


papan nama proyek itu terindikasi kuat
tidak transparanjelasnya.
Hal ini juga menurutnya, kebanyakan
dari oknum pelaksana pembangunan tidak
ingin diketahui bila ada penyelewengan
antara proses pekerjaan dengan bestek
(besaran teknis) maupun RAB (Rencana
Anggaran Biaya) nya.
Ada sesuatu yang memang sengaja
disembunyikan dari publik.Padahal sudah
jelas di undang-undang maupun peraturan
pemerintah disebutkan bahwa setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh
anggaran negara wajib memasang papan

nama proyek, lanjut Khusaeri.


Kusaeri menambahkan, ada beberapa poin yang harus dicantumkan pada
papan nama proyek diantaranya, harus
memuat jenis kegiatan, lokasi proyek,
nomor kontrak, mulainya pengerjaan,
nama pelaksana proyek/kontraktor,
nilai kontrak dan jangka waktu atau
lama pengerjaan.
Secara terpisah, Pejabat Pembuat
Komitment (PPK) Dinas Kesehatan
Kab Malang, Pudji, hingga berita ini
diturunkan belum bisa dikonfirmasi.
Pihak yang bertanggungjawab men-

Foto: gus

genai pekerjaan di SKPD ini terkesan tertutup dan menghindar dari


wartawan.
Sementara, Kepala Dinas
Kesehatan Kab Malang,
Abdurrahman, beberapa kali didatangi di kantornya untuk konfirmasi terkait tidak terpasangnya
papan nama proyek pembangunan
Puskesmas tersebut, juga belum bisa
ditemui. Beberapa staf yang ada di
Dinas Kesehatan pun saat ditanya
selalu beralasan. Bapak sedang
dinas luar, ujar stafnya. (al/gus)

Ganjar Pranowo Canangkan Rehabilitasi Serentak RTLH


Purbalingga, Laras Post - Gubernur Jawa
Tengah, Ganjar Pranowo mencanangkan
rehabilitasi serentak Rumah Tidak
Layak Huni (RTLH) di Desa Purbasari
Kecamatan Karangjambu, Jumat (28/10).
RTLH yang direhabilitasi sebanyak 2.150
buah dengan rincian 1.700 berasal dari
APBD murni tahun 2016, sedangkan 450
berasal dari APBD perubahan tahun 2016.
Pada saat pencanangan Ganjar sangat
mengapresiasi pencanangan secara sererentak
rehab RTLH yang dilakukan oleh Pemkab
Purbalingga. Kegiatan tersebut juga akan
terus didukung oleh Pemprov Jawa Tengah
dengan mengusulkan kegiatan serupa kepada
kementrian pekerjaan umum (PU).
Ganjar menyadari di Jawa Tengah ada 15
kabupaten dengan kemiskinan sangat tinggi,
salah satunya dengan indikator banyaknya
RTLH. Penanggulangan kemiskinan harus
dilaksanakan secara kontinu, termasuk
keseriusan Pemkab Purbalingga. Untuk
itu pemprov akan mengusulkan sebanyakbanyaknya kepada Kementrian PU program

Foto: Agus.P

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan pengarahan


RTLH,kata Ganjar
Ganjar menambahkan program
rehabilitasi RTLH salah satu solusi untuk
mengentaskan kemiskinan. Ganjar
juga berjanji pada tahun 2017 akan
menambahkan bantuan RTLH sebanyak
Rp 20 juta per rumah. Dengan bantuan

Rp 20 juta perumah, diharapkan


RTLH bisa sudah layak huni,
tambahnya.
Sedangkan Bupati Purbalingga,
Tasdi mengatakan dari 241 ribu rumah
di Purbalingga, ada 11,6 persen dalam
katagori RTLH, dan ada 24,5 persen

RTLH yang tidak punya jamban.


Dengan adanya pencanangan RTLH
secara serentak, Bupati berharap
kemiskinan di Purbalingga bisa
semakin berkurang. Pada tahun
ini kita rehab, RTLH sebanyak 2.150
rumah dengan anggaran sebanyak
Rp 21,5 miliar, kata Tasdi.
Tasdi juga menambahkan pada
tahun anggaran 2016, Pemkab juga
telah mengangarkan dana Rp 5 miliar
untuk program jambanisasi. Program
jambanisasi dilakukan karena
ada 69 ribu rumah di Purbalingga
tidak mempunyai jamban. Bupati
juga berjanji akan meningkatkan
jumlah penerima RTLH pada tahun
2017 yakni menjadi 3.000 rumah.
Rehabilitasi RTLH secara serentak
yang kita lakukan hari ini juga
akan mendapatkan penghargaan
rekor Muri, sebagai rehabilitasi
RTLH terbanyak, pungkas Tasdi.
(Agus.P)

Belum Setahun Proyek Jaringan Irigasi Tersier Ambrol


Malang, Laras Post - Proyek pembangunan
jaringan irigasi tersier Dinas Pertanian
Kab Malang, tepatnya di Desa Tawang
Rejeni Kecamatan Turen Kab Malang, yang
dikerjakan Poktan Mekar Bersemi I tahun
2015 lalu, lewat dana APBN, belum setahun
sudah ambrol, padahal baru beberapa bulan
dinyatakan selesai. Tentuini akan menjadi
pertanyaan publik, apakah pelaksanaannya
sudah sesuai bestek yang telah di isyaratkan
atau memang sebaliknya, justru menyimpang
dari kontrak kerja yang sudah disepakati.
Hal ini terbukti, pekerjaan proyek jaringan
irigasi tersier melalui Satuan Kerja (Satker)
Dinas Pertanian Kab Malang itu terlihat jebol
dan ambrol. Disinyalir, ambrolnya proyek
tersebutkarena lemahnya pengawasan dari
Dinas terkait, saat pelaksanaan, dan kurangnya
perencanaan yang matang. Sehingga bisa
dikatakan bahwa, proyek tersebut dikerjakan

asal-asalan oleh Kelompok Tani (Poktan)


Mekar Bersemi I.
Sunari (40) Warga Tawang Rejeni yang
berada di lokasi, pada Selasa (1/11/2016)
menjelaskan, bahwa proyek tersebut
belum cukup satu tahun usai pelaksanaan
sudah ambrol dan jebol. Proyek ini belum
setahun usai pembangunan sudah jebol
dan rusak, jelasnya.
Perlu diketahui bahwa, realisasi
pembangunan jaringan irigasi tersier ini,
merupakan hasil koordinasi antara Dinas
Pertanian Kabupaten Malang dan Poktan
Mekar Bersemi I, untuk para petani, agar
bisa meningkatkan hasil taninya, karena
adanya jaringan irigasi tersier.
Namun hal ini terlihat tidak sesuai
dengan apa yang telah di harapkanpara
petani. Sampai berita ini dipublikasikan,
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

Proyek pembangunan jaringan irigasi

Dinas Pertanian, Catur dan Kepala


Dinas Pertanian Kab Malang, Tomi
Herawanto, belum bisa di temui dan

Foto: AL

dimintai keterangan, di hubungi


melalui telefon selulernya namun
tidak ada jawaban.(al)

Bina Marga, PAK Prioritas Infrastruktur Malang Selatan

Foto: al

Kepala Dinas Bina Marga Kab Malang


Ir. Moch Anwar,

Malang, Laras Post - Pemerintah Kabupaten


(Pemkab) Malang, melalui Dinas Bina Marga
Kab Malang akan terus menggenjot perbaikan
infrastruktur yang berhubungan dengan akses
wisata khususnya daerah Malang Selatan.
Hal ini, Pemerintah Kab Malang telah
menyadari, bahwa Kab Malang telah disorot
oleh mata dunia karena potensi wisatanya cukup
banyak dan menyuguhkan keindahan alam yang
sangat mengagumkan. Namun di balik keindahan
wisata yang ada di Kab Malang, terbilang masih

sangat kurang ketersediaan infrastruktur


sehingga Kab Malang, belum bisa bersaing
dengan daerah lain khususnya di Jawa Timur.
Oleh karenanya, di penghujung tahun
2016 ini, Dinas Bina Marga Kab Malang, selaku
Dinas yang bersentuhan langsung dengan
pertumbuhan ekonomi di berbagai bidang,
optimis dan akan memprioritaskan penambahan
dan peningkatan infrastruktur untuk daerah
Malang Selatan, yang berhubungan dengan
kepentingan publik khususnya kepentingan
pariwisata.
Kepala Dinas Bina Marga Kab Malang Ir.
Moch Anwar, saat ditemui di gedung DPRD Kab
Malang menjelaskan, untuk Dana Perubahan
Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini, akan
di prioritaskan untuk perbaikan infrastruktur
dan yang berhubungan dengan tempat wisata,
khususnya daerah Malang Selatan.
Masih kata Anwar, keberadaan
infranstruktur yang memadai memang wajib
dihadirkan. Alasannya, untuk mendukung
lajunya perekonomian dan perkembangan
daerah.Sebab menurutnya, keberadaan
infrastruktur yang menunjang, pasti berdampak

pada peningkatan kesejahteraan masyarakat


dan daerah.
Maka dari itu untuk penghujung
tahun ini, Bina Marga akan fokus pada
infrastruktur Malang Selatan khususnya
akses jalan menuju lokasi wisata, berupa
pelebaran dan peningkatan jalan serta
infrastruktur lainnya, tambah Anwar.
Dirinya berharap, agar semua pihak,
termasuk anggota masyarakat supaya
bisa sama-sama merumuskan kebijakan
pembangunan yang berkualitas, sehingga
nantinya mampu menghadirkan rencana
pembangunan yang tepat sasaran.
Anwar juga menambahkan, yang
harus diupayakan adalah pemerataan
pembangunan. Semua wilayah di Kab
Malang harus lebih merasakan lagi dampak
pembangunan daerah, sehingga daya saing
di Kab Malang khususnya pariwisata akan
ikut naik. Dan dirinya yakin komitmen
pemerataan pembangunan akan tercapai.
Data yang diperoleh Laras Post, dari
beberapa item program yang diproyeksikan
Bina Marga, baik tahun ini maupun

tahun depan, mayoritas memang


memuat rencana pembangunan dan
peningkatan infrastruktur.Karena
bidang infrastruktur masuk dalam
prioritas pembangunan dan hal ini juga
termasuk bagian dari visi misi Bupati
Malang, Dr.H Rendra Kresna.
Diantara program atau wacana Bina
Marga Kab Malang di penghujung tahun
2016 ini, salah satunya: Peningkatan dan
pelebaran di beberapa titik jalan akses
wisata balaikambang yang terletak di
Kec Bantur Kab Malang.
Adapun wacana lainnya pada tahun
mendatang, Pemkab Malang melalui
Dinas Bina Marga, akan segera membuat
jalan tembus ke tempat wisata yang
dinilai selama ini sulit bagi pengguna
jalan khususnya bagi para wisatawan
jika melalui jalan yang ada. Sehingga,
nantinnya akan menambah daya tarik
bagi para pengunjung, di karenakan
akses jalan yang cukup memadai dan
bagus, serta bisa di jangkau dalam waktu
cepat.(al)


2

Megapolitan
Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Pembangunan SMAN 1
Rancabungur Diduga Bermasalah
Foto:sujono

Danramil 21 Panongan Kapten Inf Robianto Mokoagow saat hadiri HUT


Korem ke 18

Danramil 21 Panongan Turut


Meriahkan HUT KOREM ke 18
Tangerang, Laras Post Perayaan hari ulang tahun KOREM 052/
WKR berjalan meriah di Korem 052/WKR, pada Sabtu (29/10/2016).
Hadir pada kesempatan itu, Kapolres Tangsel, Kota Tangerang,
Kapolres Metro Tangerang Kota, Dandim Jakarta Barat, Dandim
0506/TGR Letkol Inf Achirudin, Persit KCK, Muspika dan masyarakat
setempat, serta Komandan Rayon Militer 21 Panongan Kapten Inf
Robianto Mokoagow.
Acara berjalan kondusif hinggga selesai diakhiri hiburan nayanyi
bareng Danrem 052/WKR Kolonel Inf Iwan Setiawan. Diharapkan
untuk kedepanya lebih baik lagi, demikianlah hal ini disampaikan
Danramil 21 Panongan Kapten Inf Robianto Mokoagow. (sujono/
R Ruhiyat )

Sekcam Curug Kabupaten


Tangerang Meski Sakit Tetap Kerja
Tangerang, Laras Post - Kinerja
Sekcam Curug, Kecamatan
Curug Kabupaten Tangerang
Sirojudin patut diapresiasi
Pemkab Tangerang, bahwasanya
meski kondisi kurang sehat
dan masih letih namun ia
tetap menjalankan tupoksinya.
Bagisayakalaumasihbisaberjalan
yaa saya harus layani masyarakat
dengan sebaik baiknya, karena berkat
dukungan masyarakatlah roda
pemerintahan akan berjalan maksimal
Foto:sujono sesuai apa yang diharapkan, ujarnya
Sekcam Curug Sirojudin tetap diruang
pada Laras Post Rabu (2/11/2016) di
kerjanya meski kondisi kurang sehat
kantornya. (sujono/ Sudarma)

Foto:sujono

Anggota Koramil 08 Legok bersama jajaran Polsek Legok ditengah masyarakat


dalam memonitoring wilayah pada malam hari.

Koramil 08 Legok Terus Tingkatkan


Keamanan dan Ketertiban Wilayah
Tangerang, Laras Post - Dalam menjaga keamanan dan ketertiban khusunya
di wilayah hukum Legok, Kabupaten Tangerang, jajaran Koramil 08 Legok,
Kabupaten Tangerang di bawah komando Kapten Inf Hendrik Sudrajat
terus menjalin kerjasama yang solid dengan masyarakat dibantu jajaran
kepolisian Sektor Legok melaksanakan rutinitas monitoring wilayah
pada malam hari di setiap pelosok wilayah kerja Koramil 08 Legok.

Mengingat aksi kriminalitas kerap terjadi pada malam hari, untuk
itu jajaran koramil 08 legok lewat Babinsa masing masing wilayah terus
berupaya bekerja keras memonitoring wilayah kapanpun dan dimanapun
yakni mengedepankan keamanan dan ketertiban khususnya di wilayah
hukum Legok.

Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab TNI
dan POLRI saja, untuk itu peranan warga sangatlah dibutuhkan dan marilah
bersama sama bahu membahu, saling menginformasikan dan terus bersinergi
dalam menciptakan suasana aman, nyaman, tenteram dan kondusif selalu.
(sujono Siarif/ Sudarma)

Kades Hartono bersama warganya

Foto:sujono

Warga Apresiasi Kinerja


Kades Serdang Wetan

Tangerang, Laras Post - Perananan Kades Serdang Wetan Hartono


terhadap warganya patut diapresiasi, dimana setiap kegiatan baik
urusan dinas maupun di luar dinas ia selalu hadir. Pengajian, tahlilan,
majelis Talim, rapat RT, RW tak pernah luput dari perhatiannya.
Kades Hartono tak kenal tempat dimanapun ia berada, terpenting
dimana saja kapan saja toh itu masih wilayah kerja Kades Serdang Wetan,
ia terus blusukan.
Tak salah jika masyarakat memilih Hartono menjadi Kades Serdang
Wetan yang peduli pada warganya. Saya kurang sehat saja masih sempatkan
diri hadiri undangan warga, apalagi saya sehat. Insha Allah saya kedepankan
kepentingan warga ketimbang urusan pribadi saya. Namun saya minta warga
juga turut membantu Pemdes Serdang Wetan dan Pemkab Tangerang,
kata Hartono, kepada Laras Post, pada Rabu (2/11/2016) di kantornya. (
sudarma/ Sujono/ R Ruhiyat )

Pelaksanaan pembangunan
SMA Negeri 1 Rancabungur,
Kabupaten Bogor
diperkirakan baru
mencapai 30 persen, hal
ini patut disikapi lebih
lanjut oleh semua pihak
guna menghasilkan
pembangunan yang
berkualitas dan baik sesuai
dengan spek.
Bogor, Laras Post - Asep Hambali
dari LSM Forpublik mengatakan,
agar pembangunan dilaksanakan
dengan baik dan sesuai ketentuan,
maka dari itu diharapkan terciptanya
perencana, pengawasan dan pelaksana
pembangunan menjadi satu kesatuan

Pekerjaan 30% beberapa bulan yang lalu

yang tidak dapat terpisahkan,


disamping pula peran serta masyarakat
dalam melakukan pengawasan.
Hasil pemantauan yang kami
lakukan beberapa bulan yang lalu patut

Besi Tiang Cor Terputus Tidak Terhubung Dengan Besi Pondasi

Foto:sujono

diduga pekerjaan tersebut menyimpang


dari spek. Mulai dari pemakaian besi
hingga hasil pengecoran yang buruk.
Ini akibat lemahnya pengawasan,
hal inipun sudah kami sampaikan
kepada pihak Dinas Pendidikan yakni
Kasie SMA, Yudhi, yang kami temui
langsung dikantornya, ketika itupula
kami perlihatkan poto hasil pemantauan
kami bahkan beliaupun langsung
menanggapi dengan tegas bahawa ini
harus dibongkar dan diganti, tutur
Asep.
Sementara itu, Suryana selaku pihak
CV. Surya Cipta Lestari (Konsultan
Pengawas) ketika dikonfirmasi di
halaman Kantor Dinas Pendidikan

Kabupaten Bogor mengaku, di lapangan


ada karyawannya yang mengawasi.
Di lapangan ada anak buak kam yang
mengawasi, ujarnya.
Namun Asep Hambali menyatakan,
pihaknya telah melakukan kroscek, atas
pernyataan pihak Dinas Pendidikan
dan konsultan pengawas. Ternyata di
lapangan tidak ada pembongkaran dan
pergantian, ujarnya.
Sebab itu, lanjut Asep Hambali,
pihaknya kembali mengirim surat
kepada Dinas Pendidikan terkait masalah
tersebut. Sampai saat ini surat kami
belum mendapat tanggapan, oleh karena
itu kami akan melaporkan kepada yang
lebih berwenang, pungkasnya. (david)

Dua Mahasiswa UI Raih Penghargaan Pemuda Tingkat Internasional


Depok, Laras Post Kementerian
Pemuda dan Olah Raga memberikan
penghargaan kepada dua mahasiswa
UI yang berasal dari Fakultas Hukum
dan Teknik. Penghargaan ini diberikan
kepada Kristi Ardiana dan Made Sanadhi
Sutandi sebagai Pemuda-Pemudi
Indonesia Berprestasi Internasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam
Nahrawi memberikan penghargaan
langsung kepada dua mahasiswa UI
berprestasi tersebut pada Jumat (28/10/2016)
di Palangkaraya dan bertepatan dengan
Hari Sumpah Pemuda.
Penghargaan bergengsi ini
diberikan kepada mahasiswa UI
atas prestasi yang berhasil ditorehkan
kedua anak bangsa tersebut. Dalam
rekam jejaknya, Kristi Adriana
merupakan President Debating Society
(EDS) UI yang berhasil meraih
prestasi emasnya dalam Model Youth
Asia Pasific Economic Community

Foto:dita

Kristi dan Made Mahasiswa UI Raih Penghargaan Pemuda Tingkat Internasional

(APEC) yang diselenggarakan di


Beijing,China pada Agustus lalu.
Ia juga tercatat sebagai wakil dari

Indonesia dalam Asia Pasific Rim


Universitas (APRU) Undergraduated
Leadership Program di Mexico pada

Juli lalu.
Tak kalah dengan Kristi, Made yang
merupakan mahasiswa Fakultas Teknik
UI merupakan orang Indonesia peratama
yang mendapatkan kesempatan untuk
internship di program OpenLab European
Organization for Nuclear Research (CERN)
di Geneva, Swiss pada bulan JuniAgustus 2016 lalu. Ia juga tergabung
dalam project IT populer yang didanai
oleh Oracle untuk keperluan riset tim
infrastruktut IT CERN
Kristi dan Made sangat bersyukur
atas penghargaan yang tengah
diraihnya sebagai pemuda berprestasi
indonesia. Dengan kemenangannya
dan penghargaan yang diterima,
mereka berharap menjadi inspirasid
an motivasi untuk pemuda Indonesia
agar tetap berkarya, khususnya untuk
mahasiswa UI lainnya untuk selalu
berkarya dalam kancah nasional hingga
internasional. (dita)

UI Jalin Kerja Sama dengan Sejumlah Pemerintah Daerah


Depok, Laras Post - Workshop
implementasi kerja sama antara
Universitas Indonesia (UI) dengan
sejumlah pemerinntah daerah digelar
oleh Direktorat Kerjasama UI. Beberapa
perwakilan daerah seperti Bupati Berau,
H. Muharram dan juga perwakilan
daerah dari Gorontalo, Maluku Utara,
Garut, Ciamis dan Tasikmalaya turut
serta. Acara yang berlangsung dengan
tenang pada Kamis, (20/10/2016)
bertempat di The Margo Hotel, Depok.
Kasubdit Kerjasama Pemerintah,
Dr. Suryadi, MT memaparkan mengenai

beberapa peluang kerja sama yang


dapat dilakukan daerah dengan UI
yang tujuan utamanya memajukan
perkembangan daerah, terutama
dalam bidang pendidikan, kesehatan
dan ekonomi. Kerja sama ini dimulai
dari penjajakan tiga bidang utama
yakni pendidikan dimana pemerintah
lokal mampu meningkatkan sumber
daya pegawainya dengan cara
memanfatkan program S2, S3, ataupun
vokasi yang tersedia di UI. Selain itu
pada bidang pendidikan ini juga dapat
bekerja sama yang dibentuk dalam

pelatihan atau kursus singkat, seperti


legal drafting, akuntansi atau ekonomi
kreatif. Seyogyanya, kebijakan dari
pemerintah sangat berpengaruh kepada
masyarakat luas.
Selain itu, UI menawarkan kerja
sama bidang kajian dan konsultasi
sehingga kebijakan-kebijakan yang
dihasilkan mencapai sasaran dan
tepat guna. Seperti kajian rancangan
anggaran daerah. Bidang teknologi
dan informasi juga menjadi
sasaran penawaran kerja sama
UI dengan membangun sistem

internal informasi kepegawaian dan


sistem informasi potensi pariwisata
daerah.
Tak lupa dalam bidan
pengabdian masyarakat (pengmas)
UI melakukan Kuliah Kerja Nyata
(KKN) di daerah demi melakukan
kegiatan pelayanan kesehatam,
psikososial dan kegiatan edukasi
lain yang bertujuan meningkatkan
kualitas masyarakat. Diakhir acara,
adanya perjanjian yang disepakati
antara kedua belah pihak, UI dan
Pemerintah Daerah. (dita)

Raih Juara Umum, UI Harumkan Namanya di Ajang Gemastik 2016


Depok, Laras Post Lagi-lagi prestasi anak
bangsa berhasil diharumkan oleh sejumlah
pemuda-pemudi yang berasal dari Universitas
Indonesia, Depok, Jawa Barat. Dalam ajang
Gemastik 2016, UI berhasil keluar sebagai
predikat juara umum. Gemastik merupakan
acara Pagelaran Mahasiswa Bidang Teknologi
Informasi dan Komuniasi yang diadakan
di Gedung Sabha Widya Kampus UI
Depok pada Sabtu, (29/10/2016) lalu.
Meskipun sebagai tuan rumah, UI
tak setengah-setengah dalam berkarya di
kandangnya sendiri. Hal ini dibuktikan
dengan dibawa pulangnya 5 emas, 2 perak,
dan 3 perunggu dengan total penghargaaan
10 penghargaan yang di dalamnya terbagi
menjadi 8 kategori dari 10 kategori yang
dilombakan.
Kategori yang berhasil dimenangkan
diantaranya Pada kategori pemrograman,
tim UI Nem_HCNU_Peno dan tim Ristek
Kuikutsaja berhasil meraih juara satu dan
tiga. Begitu juga pada kategori Desain UX,
UI berhasil mengirimkan 2 timnya, yaitu
tim Sanfransisco Hills dan Tim New Player
berturut-turut sebagai juara satu dan tiga

pada kategori ini. Tim lain dari UI, Miko


& friends, berhasil meraih posisi runner up
pada kategori data mining. Posisi kedua
juga didapatkan tim UI, Ristek Zalori,
pada kategori lomba piranti cerdas dan
embedded system.
Selanjutnya, prestasi UI datang dari
keberhasilannya meraih juara satu pada 3
kategori, yaitu pada Keamanan Jaringan
dan Sistem Informasi (Tim Perfect Code
Party), Pengembangan Bisnis TIK (Tim
RistekQuint), dan pada kategori eGovernment (Tim ABCode). Sementara
dalam kategori pengembangan aplikasi
permainan, tim UI Ai Game Studio berhasil
meraih posisi juara pertama.
Para pemenang juara satu, dua dan tiga
pada setiap kategori mendapatkan hadiah
berupa piagam dan uang tunai masingmasing senilai Rp11 juta, Rp8 juta dan
Rp5 juta. Penghargaan non-kategori juga
diberikan, seperti penghargaan The Most
Inspiring Team yang diberikan kepada tim
As Datech dari UIN Sultan Syarif Kasim
Riau dan tim Silver Bullet dari STMIK
Palcomtech Palembang serta penghargaan

Foto:dita

Best Poster yang diberikan kepada tim


Snorlax dari UGM. Para pemenang
kategori lomba Pengembangan
Aplikasi Permainan, Pengembangan
Perangkat Lunak, Piranti Cerdas dan
embedded system, Pengembangan Bisnis
TIK dan e-Government juga berhak
mendapatkan Wild Card Ticket ke
Semi Final ajang Microsoft Imagine Cup
Indonesia 2016.

Dengan segala prestasi yang


berhasil diraih, tak menyurutkan
semangat mahasiswa/i UI untuk
meraih prestasi dalam bidang
dan lomba apapun selama hal
tersebut negatif. Prestasi yang diraih
merupakan bentuk kerja keras dan
semangat mahasiswa yang telah
mempersiapkan lomba ini dari jauhjauh hari. (dita)

Ratusan Ribu Warga Terancam Tak Dapat Memilih


Bekasi, Laras Post Ratusan ribu warga
Kabupaten Bekasi terancam tak dapat
memilih dalam Pemilihan Kepala Daerah
(Pilkada) Kabupaten Bekasi, pada Pebruari
2017 nanti. Pasalnya warga tersebut
belum melakukan perekaman Kartu
Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).
Ketua KPUD Kabupaten Bekasi Idham
Holik mengungkapkan, hingga akhir

Oktober 2016 masih ada sekitar 465.886


warga Kabupaten Bekasi yang belum
melakukan perekaman e-KTP, sehingga
mereka terancam tidak dapat memilih.
Idham Holik menghimbau warga
yang belum melakukan perekaman eKTP untuk segera melakukan perekaman,
agar dapat menggunakan hak pilih pada
Pilkada Kabupaten Bekasi.

Saya menghimbau warga


Kabupaten Bekasi untuk segera
melakukan perekaman, ujarnya
pada Rabu (2/11/2016) di Kantor
KPUD Kabupaten Bekasi.
Idham menegaskan, jika hingga
akhir November 2016 warga
Kabupaten Bekasi belum melakukan
perekaman e-KTP, maka dapat

dipastikan mereka tidak memiliki


hak pilih pada Pilkada 2017.
Lebih lanjut Idham menyatakan,
bagi warga sudah melakukan
perekaman, sekalipun e-KTP belum
terbit karena terjadi kekurangan
blanko, diberikan KTP sementara
yang dapat digunakan untuk
memilih pada Pilkada. (m abduh)

sambungan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Mudahkan Pemesanan Prfrence Hotels


Sajikan Situs Baru
Jakarta, Laras Post Prfrence Hotels, label
yang membawahi hotelhotel di segmen butik &
kelas atas di dalam naungan
TAUZIA Hotel Management
ini ditargetkan untuk
mengoperasikan 9 hotel
dengan total 562 kamar
hingga tahun 2021.
Hotel pertamanya
Maison Aurelia in Sanur,
Bali - by Prfrence Hotels

baru saja buka bulan lalu.


Untuk menjamin tamu dapat menjelajah online tanpa hambatan, langkah
signifikan memperbarui situs hotel pun diambil.
Dengan penetrasi digital yang semakin tinggi diantara para wisatawan
- terutama setelah belajar bahwa produk kami digemari baik oleh pasar
domestik maupun mancanegara, satu-satunya cara untuk meningkatkan
keingintahuan publik adalah dengan menampilkan wajah digital baru
- solusinya adalah dengan situs yang lebih moderen, kutip Irene Janti,
Chief Brands & Marketing Officer - TAUZIA Hotel Management, Jumat
(4/11/2016).
Situs baru ini akan menampilkan informasi lebih detil yang dapat
dimanfaatkan tamu terutama bagi yang baru dengan TAUZIA Hotels.
Beberapa kanal spesial seperti Seputar Destinasi Hotel, Penawaran
Spesial, ProgramLoyaltyMy TAUZIA Privilege, Hotel Baru, Pengalaman
Bersantap, Galeri Foto dan lainnya kini dapat lebih mudah diakses.
Jadilah yang pertamalog onkewww.preferencehotels.com& ikuti juga
@preferencehotels untuk info terkini. (maslim)

Polisi Hati-Hati Tangani Perkara Ahok


.......................... Sambungan dari hal 1.....................
dilakukan, tapi ini pengecualian. Presiden Joko Widodo meminta
ini dibuka ke publik, ujar Tito kepada wartawan, pada Sabtu
(5/11/2016) di Istana Negara.
Seperti diberitakan, Ahok dilaporkan ke Bareskrim Polri atas
tuduhan melakukan penistaan agama. Saat melakukan kunjungan
dinas ke Kepulauan Seribu, Ahok menyinggung soal surah Al Maidah
51 dan kaitannya dengan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.
Video pernyataan Ahok itu diunggah pertama kali oleh Buni Yani.
Potongan gambar itu menjadi viral di dunia maya. Umat muslim
marah lantaran menganggap Ahok sudah menghina Alquran. Umat
muslim kemudian menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada 4
November 2016.
Akibat Kata Pakai Hilang
Lebih lanjut Tito mengungkapkan, duduk perkara ini, akibat
hilangnya kata pakai. Dengan hilangnya satu kata itu, menurutnya,
menimbulkan arti berbeda.
Ada kata pakai. Itu penting sekali, karena beda, dibohongin Al
Maidah 51, dengan, dibohongin pakai Al Maidah 51, ujarnya pada
Sabtu (5/11/2016), di Istana Negara.
Ia menjelaskan pentingnya keberadaan kata, pakai. Jika
dibohongin Al Maidah 51 berarti yang berbohong itu ayatnya. Jika
ada kata, pakai, maka yang berbohong adalah orangnya dengan
berdalih menggunakan ayat. Ini yang sedang kita minta keterangan
kepada saksi ahli bahasa. Sebagai penyidik kami hanya menerima
dan nantinya menyimpulkan dari ahli-ahli ini, terangnya.
Sebelumnya Pakar hukum pidana dari Universitas Islam
Indonesia Yogyakarta Prof. DR. Muzakir, saksi ahli yang diajukan
pelapor Front Pembela Islam (FPI), menyatakan ucapan Gubernur
DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal Surat Al Maidah
ayat 51 dapat diketegorikan sebagai penodaan agama.
Menurut analisis saya, pernyataan yang bersangkutan termasuk
penodaan agama, kata Muzakir kepada para wartawan, Kamis
(3/11/ 2016), pada di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. (her, sg,
ram)

Kezia Alaia, Antara Hobi dan Prestasi Harus Seimbang


......................... Sambungan dari hal 1.....................
beraktivitas dan pagi hari waktu Baltimore ketika Reyna berada
di kereta menuju kantor tempatnya magang, konsultan visual dan
desain Isometric Studio katanya lagi dalam peluncuran buku
perdananya itu.
Kecintaannya pada bidang tulis menulis membuat Kezia (21)
semakin giat untuk mengembangkan bakatnya. Ketika ditanya
mengapa ia tertarik dalam cipta puisi, ia mengatakan bahwa puisi
menjadi sesuatu yang sederhana untuk dibuat. Puisi sering banget
dianggap bacaan khusus anak Bahasa atau Sastra. Tapi nyatanya puisi
hadir untuk siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Puisi juga lahir dari
mana saja, keseharian yang sering kita anggap remeh hingga hal-hal
esensial yang bikin kening mengkerut kalo ngomonginnya ucapnya.
Dalam bukunya, sejumlah 45 puisi seputar kehidupan berhasil
dibuatnya dengan indah. Puisi tersebut bercerita mengenai urusan
keluarga, kekuasaan, agama dan Tuhan hingga soal percintaan.
Selain prestasinya pada bidang sastra yang tengah ia geluti,
gadis cantik ini juga dikenal sebagai pribadi yang pintar dalam
akademiknya. Terbukti prestasi yang diraihnya sebagai Mahasiswa
Berprestasi (Mapres) FISIP UI terbaik III. Selain itu ia juga terlibat
dalam kejuaraan nasional Youth Power 2015 silam di Universitas
Gadjah Mada (UGM) dan berhasil lolos sebagai juara 2. Kezia juga
aktif dalam kegiatan internasional Model United National (MUN).
Anak dari Gito Gilas, seorang aktor yang kerap kali muncul di layar
televisi juga ternyata memiliki banyak prestasi akademik dan non
akademik yang membanggakan, tidak sekadar model tampang
saja. Ia berharap kedepannya dapat mengembangkan karya-karya
puisinya lagi. (ditasfeb)

NCW Apresiasi Kanwil BPN Riau Selenggarakan Zikir


Akbar ................ Sambungan dari hal 1.....................
menjalankan tugasnya masing-masing, tutur Lukman, kepada Laras
Post melalui telepon selulernya, pada Jumat (4/11/2016).
Saber Pungli
Sementara itu, seperti diketahui Kementerian Agraria dan
Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan segera
membentuk Tim Saber Mafia Tanah.
Menteri ATR/ Kepala BPN, Sofyan A Djalil menyatakan
pembentukan tim Saber Mafia Tanah sekaligus merespon instruksi
Presiden Joko Widodo tentang Satuan tugas khusus untuk menangani
masalah pungli atau Saber Pungli.
Bedanya dengan Saber Pungli, Saber Mafia Tanah khusus
bergerak mengawasi masalah pertanahan, tegasnya dalam
Konferensi Pers dua tahun pemerintahan Jokowi-JK, pada Jumat
(21/10/2016) di Jakarta. (her, sg, ram)

3

Pesawat F-16 Tni Au Dan F-18 Hornet Amerika Di Kagumi Warga Manado
Manado, Laras Post - Warga
Manado baik tua maupun muda
berbondong-bondong berkesempatan
menyaksikan dari dekat pesawat
tempur F-16 TNI AU, Helly Super
Puma TNI AU dan F-18 Hornet
Skadron VMFA (Aw) Amerika Serikat
pada acara Static Display di Lanud
Sam Ratulangi Manado, Sulawesi
Utarat, Sabtu (5/11).
Penanggung jawab latihan
bersama Cope West 2016 Kolonel
Pnb F. Roring menjelaskan, acara
ini merupakan rangkaian dari
Latma TNI AU dengan Militer
Amerika yang sudah berlangsung
sejak tanggal 1 sd 11 Nopember di
Lanud ini.
Acara ini bertujuan memberikan
kesempatan kepada masyarakat agar
bisa melihat dari dekat pesawatpesawat yang 4 hari sebelumnya
terbang di langit Manado. Disamping

itu juga untuk membangkitkan


minat dirgantara bagi masyarakat,
khususnya generasi muda agar
bergabung dengan TNI AU dan
menjadi pilot TNI AU.
Waktu yang diberikan kepada
masyarakat untuk menyaksikan

acara ini dari pukul 08.00 -10.00. Dan


bisa kita saksikan pengunjung yang
menyaksikan acara ini cukup banyak,
sekitar 1000 orang lebih. Kesempatan
ini juga digunakan masyarakat untuk
bisa melihat pesawat dan pilotpilot TNI AU dan Militer Amerika

Serikat.
Masyarakat Manado sangat
bangga dengan kehadiran pesawatpesawat tersebut, karena selama ini
mereka belum pernah melihat secara
langsung pesawat tersebut ujar
Kolonel Pnb F. Roring. (her, sg)

Antusiasme warga masyarakat Manado saat menyaksikan static show pesawat-pesawat tempur
F-16 TNI AU dan F-18 Amerika Serkat dalam ajang latihan Cope West 2016. (Foto : Dispenau)

Presiden Jokowi Intruksikan Gelar Perkara Secara Terbuka ...................... Sambungan dari hal 1....................
serta saksi-saksi ahli yang
dihadirkan penyidik dari kalangan
akademis dan lembaga bahasa yang
dianggap kredibel dan netral saat
gelar perkara dilakukan.
Kemudian tentu juga akan
kita hadirkan saudara terlapor
Basuki Tjahaja Purnama, kalau
yang bersangkutan ingin hadir
dipersilakan tetapi kalau tidak ingin
hadir bisa diwakili oleh penasihat
hukum, imbuhnya.
Gelar perkara itu sendiri dilakukan
untuk melihat apakah terlapor, Basuki
Tjahaja Purnama, telah melakukan
tindakan pidana atau tidak. Dengan
gelar perkara yang dilakukan secara
terbuka tersebut diharapkan publik
betul-betul melihat dengan jernih
penyelesaian kasus ini dan dapat
mengetahui secara terbuka apa yang
dilakukan oleh penyidik dan isi dari
keterangan para ahli, pelapor, dan
terlapor sendiri.
Kalau ditemukan adanya tindak
pidana, maka akan kita tingkatkan
menjadi penyidikan dan akan kita
tentukan tersangkanya. Dalam kasus
ini berarti terlapor dan diproses sesuai
aturan _criminal justice system_
kita, kejaksaan dan pengadilan,
terangnya.
Namun, jika dalam gelar perkara
yang dilakukan secara tersebut tidak
ditemukan adanya unsur pidana
dalam kasus dugaan penistaan
agama tersebut, Tito menegaskan
bahwa proses penyelidikan akan
dihentikan dan dapat dibuka
kembali bila terdapat bukti-bukti
yang menguatkan. Proses hukum
tersebut akan diselesaikan selambatlambatnya hingga dua pekan

mendatang. Ini sesuai dengan


perintah Presiden bahwa proses
hukum harus sudah selesai dalam
waktu dua pekan, ucap Tito.
Sebelumnya, dalam keterangan
pers usai memimpin rapat koordinasi
pasca aksi unjuk rasa di Istana
Merdeka pada Sabtu (5/11/2016)
dini hari, Presiden Joko Widodo
menegaskan bahwa proses hukum
terhadap Calon Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
harus dilakukan dengan tegas, cepat,
dan transparan.
Saya telah memerintahkan Wakil
Presiden untuk menerima perwakilan
unjuk rasa. Dalam pertemuan itu
telah disampaikan bahwa proses
hukum terhadap saudara Basuki
Tjahaja Purnama akan dilakukan
secara tegas, cepat, dan transparan,
tegas Presiden.
Presiden Jokowi juga sempat
menyampaikan ucapan terima kasih
kepada para ulama, para kyai, para
habaib, para ustadz yang telah
memimpin unjuk rasa hingga berjalan
tertib dan damai. Terima kasih kami
sampaikan kepada para ulama,
para kyai, para habaib, para ustadz
yang telah memimpin umatnya,
yang menyejukkan sehingga sampai
Magrib tadi berjalan dengan tertib
dan damai.
Ingin Temui Pengunjuk Rasa
Sementara itu, Sekretaris
Kabinet (Seskab) Pramono Anung
mengungkapkan, saat berlangsung
aksi unjuk rasa sesungguhnya
Presiden Jokowi, hendak menemui
pengunjuk rasa. Namun hal itu gagal
dilakukan karena usai melakukan

kunjungan kerja ke kawasan


Cengkareng, Tangerang, Banten, sejak
siang, saat hendak kembali ke Istana
Kepresidenan, tidak berhasil karena
seluruh jalan tidak memungkinkan
untuk kehadiran Presiden.
Perlu kami sampaikan, tadi
sebenarnya Bapak Presiden 3-4 kali
berkomunikasi dengan Menteri
Sekretaris Negara dan Seskab,
memutuskan untuk kembali ke
Istana. Tetapi karena seluruh
jalan tidak memungkinkan untuk
kehadiran beliau, disarankan
oleh Danpaspampres untuk tidak
ke Istana, kata Seskab kepada
wartawan usai rapat koordinasi,
Jumat (4/11/2016) malam, di Istana
Merdeka, Jakarta.
Menurus Seskab, Menko
Polhukam, Panglima TNI, Kapolri,
Kepala BIN, Menteri Agama,
Mensesneg, dan semuanya, yang
sejak siang ditugaskan oleh Presiden
Jokowi untuk memantau dan
menerima perwakilan pengunjuk
rasa telah melaporkan seluruh
perkembangan yang ada. Apa yang
disampaikan oleh Bapak Presiden
adalah hasil dari Rapat Terbatas yang
diadakan malam hari ini, sambung
Pramono.
Sebagaimana diberitakan sebe
lumnya, Presiden Jokowi telah
melakukan kunjungan kerja ke
kawasan Cengkareng, Tangerang,
Banten, Jumat (4/11) siang. Dalam
kunjungan tersebut, Presiden Jokowi
meninjau pelaksanaan pembangunan
infrastruktur kereta Bandara
Soekarno Hatta, dan meninjau
hanggar 4 Garuda Maintenance
Facility (GMF), Garuda City Centre,

Bandara Internasional SoekarnoHatta, Tangerang.


Tunda Kunjungan
Melihat situasi dan kondisi terkini
di Tanah Air yang memerlukan
keberadaannya, Presiden Jokowi
memutuskan untuk menunda
agenda kunjungan kenegaraannya
ke Australia.
Semula Presiden diagendakan
untuk bertolak menuju Australia
pada Sabtu (5/11) malam ini, dan
akan berada di Australia hingga
Selasa (8/11) mendatang.
Kepala Biro Pers, Media dan
Informasi Sekretariat Presiden
(Setpres) Bey Machmudin dalam
siaran persnya Sabtu (5/11) pagi
mengemukakan, bahwa Presiden
Joko Widodo pada sekitar pukul
10.30 WIB tadi telah menghubungi
Perdana Menteri Australia Malcolm
Turnbull untuk menyampaikan kabar
penundaan kunjungan tersebut.
Presiden juga telah menugaskan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
untuk membahas ulang penjadwalan
kunjungan tersebut, kata Bey.
Bey juga mengatakan, hubungan
Indonesia dan Australia saat ini
sedang berada pada kondisi yang
sangat baik. Kedua negara selalu
berkomitmen terus meningkatkan
hubungan kenegaraan yang sangat
penting ini, ujarnya.
Pemerintah Indonesia, lanju Bey,
sekaligus menyampaikan rasa terima
kasih dan apresiasi kepada Pemerintah
Australia yang telah melakukan
persiapan yang sangat baik guna
menyambut kedatangan Presiden Joko
Widodo. (her, sg ram)

Panglima TNI Apresiasi Peran Ulama Pada Aksi Damai ................ Sambungan dari hal ..................
Presiden RI Joko Widodo telah
memerintahkan Panglima TNI
bersama Kapolri Jenderal Polisi
Tito Karnavian untuk mengamankan
jalannya demonstrasi tersebut agar
terhindar menjadi demo anarkis,
yang ditunggangi oleh kepentingan
tertentu.
Pada saat mengamankan
jalannya demonstrasi, saya selaku
Panglima TNI telah menegaskan
kepada para prajurit yang
berhadapan langsung dengan
para pendemo, tugasmu adalah
melindungi semuanya, namun
apabila ada para pendemo yang
melakukan anarkis bahkan radikal,
maka yang kamu lindungi adalah
rakyat Indonesia yang lebih besar,
jangan sampai terkena dampak
dari demo yang anarkis dan radikal
tersebut, katanya.
Dalam kesempatan tersebut,
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot
Nurmantyo menyampaikan
permohonan doa dan dukungan
dari para ulama, agar TNI semakin
kuat untuk melindungi bangsa ini,
serta sebagai pengayom masyarakat
demi tetap tegaknya NKRI yang kita
cintai bersama.
Sementara itu, KH Zailani Imam
menyampaikan bahwa, apabila para
ulama dan pemimpin bersatu, maka
bangsa Indonesia akan menjadi
aman dan tentram. Apabila ulama
dan umaroh baik, maka baiklah
negara ini, namun apabila ulama
dan umaroh tidak baik, maka
tinggal menunggu kehancuran suatu

bangsa, jelasnya.
Dialog antara Panglima TNI
dengan para ulama tersebut diikuti
oleh beberapa pimpinan pondok
pesantren, diantaranya Ponpes
Babakan dan Buntet Cirebon, AlHuda Aceh Besar, Al-Mustakinia
Bogor, dan Majelis Rosululloh serta
Lembaga Islam An-Nahar. Dialog
ditutup dengan pembacaan doa oleh
Kyai Muhtadi Dimyati dari Ponpes
Raudatul Ulum Cidahu, Cadasari,
Pandeglang, Banten.
Islam Moderat dan Demokratis
Secara terpisah Direktur Eksekutif
Wahid Institute Yenny Wahid
menyatakan, pihaknya mengapresiasi
pelaksanaan unjuk rasa 4 November
yang dihadiri ratusan ribu massa
namun berlangsung aman dan tertib,
sehingga menunjukan kepada dunia
Islam di Indonesia adalah Islam
moderat dan demokratis.
Yenny menyatakan, usaha
para pengunjuk rasa menyalurkan
aspirasi secara damai lewat koridor
demokrasi, patut mendapat apresiasi.
Langkah ini pesan jelas bahwa Islam
dapat berjalan seiring sejalan dengan
demokrasi. Ini syiar Islam yang
kuat untuk dunia internasional dan
semakin memperkuat pandangan
bahwa Islam Indonesia adalah Islam
yang moderat dan demokratis, kata
Yenny, pada Sabtu (5/11/2016) di
Jakarta.
Ia juga memberikan penghargaan
tertinggi kepada aparat keamanan
yang mampu mengendalikan situasi,

sehingga unjuk rasa berjalan dengan


aman dan terkendali.
Selain itu, aksi Yenny juga
mengapresiasi aksi kalangan non
muslim yang ikut berkontribusi
membantu para demonstran melalui
sumbangan air dan makanan. Ini
menunjukkan adanya semangat kuat
untuk selalu menjaga kebhinekaan di
Indonesia, ujarnya.
Namun Yenny menyesalkan,
aksi provokasi dari oknum yang
tidak bertanggung jawab, sehingga
melahirkan insiden berupa
pembakaran mobil polisi yang dapat
memancing reaksi seharusnya tidak
perlu terjadi.
Selanjutnya, Yenny meminta aksi
demonstrasi ini disudahi sampai
di sini. Ia berharap umat Islam
mempercayakan kasus dugaan
penistaan agama yang melibatkan
Ahok kepada proses hukum yang
sedang berlangsung.
Energi kita selanjutnya bisa
diarahkan pada semangat jihad
dalam bentuk lain seperti mengurusi
korban bencana alam, kemiskinan
dan pengangguran serta pelestarian
lingkungan, tutur Yenny.
Sementara itu, Ketua Umum DPP
Partai Golkar Setya Novanto menilai,
aksi unjuk rasa pada 4 Nopember lalu,
secara umum berlangsung aman dan
tertib, sebab itu ia menyampaikan
apresiasi kepada para ulama, kiai dan
tokoh agama yang sudah mengawal
penyelenggaraan aksi unjuk rasa.
Novanto menyampaikan ucapan
terima kasih kepada para Ulama, Kiai

dan tokoh agama yang mengawal


unjuk rasa. Hingga pukul 18.00
berlangsung aman dan tertib,
ujarnya, pada Sabtu (5/11/2016) di
Jakarta.
Politisi kawakan dari Partai
berlambang beringin ini juga
mengatakan, seluruh elemen bangsa
hendaknya tetap menjaga persatuan
dan kesatuan agar suasana tetap
kondusif.
Hal senada juga disampaikan
oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan
Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini, secara
umum unjuk rasa berjalan kondusif,
meski malamnya sempat terjadi
insiden karena adanya sejumlah
orang yang mengusik aparat.
Ia mengaku memantau
pelaksanaan unjuk rasa di lokasi.
Sepanjang siang hingga sore hari
demonstrasi berjalan tertib dan
damai, kata Jazuli dalam keterangan
tertulis, pada Sabtu, 5 November
2016.
Jazuli menyatakan, insiden yang
sempat terjadi pada malam hari
saat pelaksanaan unjuk rasa, dipicu
oleh 2 hal, pertama, karena Presiden
Jokowi tidak menemui demonstran.
Kedua karena ada penyusup dan
provokator.
Lebih lanjut ia berharap, seluruh
umat Islam dan warga negara
Indonesia untuk bersabar menanti
hasil kesepakatan yang telah dicapai,
yakni proses hukum dugaan perkara
penistaan agama oleh Ahok akan
dilaksanakan secara baik dan cepat.
(her, sg, ram)

Kepemilikan Properti Bagi Orang Asing Dorong Pertumbuhan Ekonomi .................... Sambungan dari hal .........................
negara Indonesia, dengan status
hak milik, apabila dijual ke orang
asing, maka statusnya berubah
menjadi hak pakai. Kalau tanah
apartemen dengan hak milik dijual
ke orang asing, statusnya berubah
jadi hak pakai. Tapi, kalau mau
dijual, harus ke WNI dan kembali
menjadi hak milik, jelasnya.
Seperti diketahui aturan
kepemilikan properti bagi orang
asing di Indonesia diatur dalam

Peraturan Pemerintah (PP) dan


Peraturan Menteri (Permen).
PP Nomor 103 Tahun 2015 berisi
tentang Pemilikan Rumah Tinggal
atau Hunian oleh Orang Asing yang
Berkedudukan di Indonesia.
Sementara Permen Agraria dan
Tata ruang/Kepala Badan Pertanahan
Nasional Nomor 29 Tahun 2016
mengatur Tata Cara Pemberian,
Pelepasan, atau Pengalihan Hak atas
Pemilikan Rumah Tempat Tinggal

atau Hunian oleh Orang Asing yang


Berkedudukan di Indonesia.
Aturan ini dikeluarkan untuk
menyelesaikan masalah yang
mengemuka di masyarakat terkait
kepemilikan properti untuk orang
asing. Supaya keinginan pemerintah
untuk memudahkan orang asing
punya apartemen, tegas Sofyan.
Dalam Peraturan Menteri Agraria
dan Tata ruang/Kepala Badan
Pertanahan Nasional Nomor 29

Tahun 2016, orang asing bahkan


boleh memiliki rumah tapak di lahan
lebih dari 2.000 meter persegi.
Lebih lanjut Sofyan mengatakan,
jika orang asing hendak membangun
property, misalnya seperti Istana,
tidak ada masalah dan akan
menimbulkan dampak postif yang
luar biasa. Mau bikin istana, silakan,
karena dia bawa impact luar biasa
untuk Indonesia, tegasnya. (her,
ram)


2

Wisata & Budaya

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Ruat Laut ke 49, Blanakan, Subang Semarak

Gubernur Jabar: Kesejahteraan Nelayan dan Petani Hal Utama


Subang, Laras Post Gubernur
Jawa Barat Ahmad Heryawan
menghadiri acara Ruat Laut
ke -49, di Blanakan Kabupaten
Subang, Jawa Barat, Minggu
(30/10/2016).

Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah

Hadirkan Inovasi Pelayanan & Fasilitas


Bekasi, Laras Post - 1 November tercatat sebagai Hari
Inovasi Nasional di Indonesia. Inovasi merupakan penemuan
baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah
dikenal sebelumnya. Memulai bulan November kali ini, Hotel
Santika Premiere Kota Harapan Indah telah menyiapkan program inovasi bagi tamu-tamu yang menginap dan mengadakan kegiatan di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah,
dengan menghadirkan pelayanan Indonesian Home dengan
keramahan dan kepedulian kepada seluruh tamu.
Demikian dikatakan Piar Manager Hotel Santika Premiere
Kota Harapan Indah, Renata Public Relation Manager dalam
siaran persnya, Senin (07/11/2016).
Renata menyebutkan, paket menginap dengan tema
Innovation November ini di hadirkan dengan konsep yang
berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Promo khusus
menginap mulai dari Rp. 750.000net/malam/kamar ini sudah
termasuk makan pagi untuk 2 orang, welcome drink & snack,
penggunaan beragam fasilitas hotel seperti kolam renang, lapangan tenis hingga pusat kebugaran. Selain itu nikmati juga
fasilitas Internet Wi-Fi dan Free Voucher Dinner Nirwana Sky
Lounge.
Dengan hadirnya tema Inovasi di Hotel Santika
Premiere Kota Harapan Indah diharapkan tamu yang
menginap dan mengadakan kegiatan dapat menikmati kenyamanan saat berkunjung ke Hotel Santika Premiere Kota
Harapan Indah dan menjadikan Hotel Santika Premiere
Kota Harapan Indah sebagai hotel pilihan utama dan
terbaik di Bekasi dan Timur Jakarta, pungkas Renata.
Tentang Hotel Santika Premiere, KHI
Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah Bekasi adalah
hotel berbintang 4 yang berlokasi di Jl.Harapan Indah Bulevar
No. 10-12 Medan Satria,Kota Harapan Indah Bekasi. Hotel
yang dibuka pada 25 April 2014 ini,memiliki 152 kamar, dengan
fasilitas Ballroom yang dapat menampung hingga 2.000 orang,
Meeting Rooms, Restoran, Lobby Lounge,Sky Lounge,Pusat
Layanan Kebugaran, Kolam Renang, Ruang Karaoke, Lapangan
Tenis, Lapangan Badminton, Tempat Bermain Anak, Kolam
Rendam Air Panas & Air Dingin, serta Layanan Gratis Wi-Fi
disetiap kamar dan seluruh area publik.
Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah Bekasi
merupakan Hotel Santika Premiere ke-8 dalam kelompok Hotel
Santika Premiere dan hotel ke-67dalamgrup Santika Indonesia
Hotels & Resorts. Hingga saat ini sudah terdapat Hotel Santika
Premiere Bintaro, Slipi-Jakarta, Hayam Wuruk Jakarta, ICEBSD City, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Malang, dan Medan.
Hotel Santika Premiere memiliki pelayanan berkelas yang
berpadu dengan sentuhan khas Indonesia. (sugih)

Rombongan Gubernur Jawa Barat


setibanya di lokasi dihibur permainan
angklung dari siswa SMPN 1 Blanakan
Subang.
Grup angklung binaan Dicky
Alrasyid itu, di hadapan Ahmad
Heryawan sempat membawakan
lima lagu, yakni lagu Warung Pojok,
Es Lilin, Nenek Moyangku Seorang
Pelaut, Berkibarlah Benderaku dan
lagu Gotong Royong.
Gubernur Ahmad Heryawan
mengatakan, kesejahteraan masyarakat

yang berprofesi petani, nelayan dan


buruh adalah hal pokok yang harus
diselesaikan oleh pemerintah.
Menurut Gubernur, apabila tiga
profesi itu bisa sejahtera maka bangsa
Indonesia akan sejahtera. Jika petani,
nelayan dan buruh sejahtera, lanjut
Gubernur, maka bangsa ini sejahtera.
Lebih dari 50 persen penduduk
Indonesia yaitu petani, nelayan, dan
buruh, tegasnya.
Gubernur menyatakan, keberadaan

Dongdang siap dilepas ke laut Muara Blanakan, Subang, Jabar.

foto-foto: dikin

asuransi bagi nelayan.


Paling penting ke depan, kata
Heryawan, titik beratnya pada
menciptakan kemandirian nelayan
dalam produksi perikanan. Lipat
gandakan harga ikannya dengan
cara diolah menjadi aneka pangan
lain, ungkapnya.
Sementara Panitia Asisten
Manager KUD Mandiri Mina
Fajar Sidik Blanakan, Adik
Solihin mengatakan, Ruat laut
dilaksanakan rutin tiap tahun
dan untuk kali ini yang ke 49.

Ia menyebutkan, ribuan nelayan


dan masyarakat baik dari dalam dan
luar Blanakan ikut bergabung. Kapal
nelayan yang ikut partisipasi sekitar
seratusan, terangnya.
Selain acara hiburan pada ruat
laut juga digelar beberapa kegiatan
sosial, seperti sunatan massal yang
dilaksanakan di KUD Mandiri Mina
Fajar Sidik Blanakan.
Pada puncak acara ruat laut
ditandai dengan pelepasan dongdang,
miniatur perahu berisi aneka makanan
tradisional dan kepala kerbau.

Sunatan massal dalam rangka syukuran Ruat Laut Kud Mandiri Mina
Fajar Sidik Blanakan Subang.

Gubernur berkesempatan melepas


perahu pengangkut dongdang dan
diluncurkan menyusuri Sungai
Blanakan menuju perairan Laut
Jawa. Selain itu juga dilepas ratusan
perahu yang dihias dengan berbagai
jajanan pasar.
Setelah dongdang hanyut sejauh kirakira 1 kilometer dari muara Blanakan,
para nelayan berenang mengejar
dong dang dan berebut isi dongdang.
Para nelayan meyakini apabila bisa
mendapat barang-barang yang ada di
dongdang akan membawa berkah bagi
usaha melautnya.(sodikin)

dan peran petani dan nelayan penting


bagi negara Indonesia, utamanya dalam
menyediakan pangan untuk memenuhi
kebutuhan hidup masyarakat luas.
Coba kalau tidak ada petani dan
nelayan, kita mau makan apa. Ikan
juga kan bisa mencerdaskan anak-anak
kita, ujarnya.
Pada kesempatan itu, Aher juga
menyampaikan terima kasih kepada
pemerintah pusat dalam hal ini
Kementerian Kelautan dan Perikanan
yang telah memberikan program

Gubernur Jabar saat disambut tarian adat Subang yang diperagakan


penari siswa siswi Smpn 1 Blanakan Subang.

Peserta Didik MIN 21 Jakarta Ikuti Outing Class di Bandung


Bandung, Laras Post - Outing
Class atau belajar di luar kelas
merupakan kegiatan positif bagi
para siswa agar lebih mengenal
alam luar dan lingkungan.
Peserta didik MIN (Madrasah
Ibtidaiyah Negeri) 21 Jakarta
Timur melakukan kegiatan
Outing Class di Kota Bandung,
Jawa Barat, Sabtu (5/11/16).
Kali ini peserta didik yang
terdiri dari Kelas 3 sampai Kelas
5 melakukan study lapangan di
dua tempat, Museum Geologi
dan Saung Angklung Udjo Kota
Bandung.
Tempat pertama yang
dikunjungi para siswa siswi MIN

21 Jakarta adalah Museum Geologi


yang terletak di Jl. Diponegoro
No. 57 Kota Bandung. Tiba di
lokasi Museum Geologi siswa
diajak untuk mengenal lebih jauh
tentang posil, Batuan, mineral dan
kandungan lain yang berada di
dalam bumi.
Siswa-siswi didampingi seorang
pemandu wisata untuk memberikan
penjelasan apa saja yang terdapat
dalam museum geologi. Pemandu
Wisata menerangkan kepada
peserta didik yang mengikuti
outing class, Museum Geologi
didirikan pada tanggal 16 Mei
1928. Setelah mengalami renovasi,
Museum Geologi dibuka kembali

dan diresmikan Wakil Presiden


RI, Megawati Soekarnoputri pada
tanggal 23 Agustus 2000.
Pemandu wisata melanjutkan,
monumen bersejarah ini berada di
bawah perlindungan pemerintah
dan merupakan peninggalan
nasional. Dalam Museum ini,
tersimpan dan dikelola materimateri geologi yang berlimpah,
seperti fosil, batuan, mineral.
Kesemuanya itu dikumpulkan
selama kerja lapangan di Indonesia
sejak 1850.
Lokasi Outing Class kedua
Saung Angklung Udjo yang terletak
di Jl. Padasuka 118, Kota Bandung,
merupakan tempat rekreasi dan

Peserta MIN 21 Jakarta Timur saat mengikuti Outing Class Goes To Bandung yang dipandu
seorang pembimbing dari tim Saung Angklung Udjo, Padasuka, Bandung.

Wali Kelas 3B MIN 21 Jakarta Timur Sri Meliastuti S. Pd.I bersama anak didiknya saat
mengikuti Outing Class Goes To Bandung di Museum Geologi.

Peserta didik MIN 21 Jakarta foto bersama Panitia Outing Class Goes To Bandung, diantaranya, Rusdi Afandi, S.Sos, Yani Suryani, S.Pd.
foto: DOK
SD dan Sariasih, S.Pd beserta para Wali Kelas 3 - 5.

Wakamadbid Kurikulum MIN 21 Jakarta Timur, Andri Budiman S. Pd. SD beserta para
peserta Outing Class Goes To Bandung saat di Museum Geologi.

Para peserta MIN 21 Jakarta Timur saat mengikuti Outing Class Goes To
Bandung di Saung Angklung Udjo, Padasuka, Bandung.

belajar seni dan budaya tradisional


sunda.
Peserta didik MIN 21 Jakarta
dikenalkan dan dipelajari seni
angklung oleh pemandu wisata,
tak hanya itu siswa siswi yang
mengikuti outing class disuguhkan
sejumlah kesenian dan budaya
sunda diantaranya wayang golek,
pencak silat dan tarian topeng.
Ketua Komite MIN 21 Jakarta
H. Abdul Hakim mengatakan,
kegiatan Outing Class bertujuan agar
para siswa-siswi mengenal dunia
luar dan alam, juga memberikan
pendidikan melalui pengalaman

lapangan langsung.
Dengan adanya outing class
Siswa dan siswi dapat belajar
langsung di lapangan tak melulu
belajar teori, mengenal alam luar
dan tentunya lebih fresh, ucap
A. Hakim.
Hadir pada acara Outing Class
MIN 21 Jakarta Goes To Bandung
itu, para Panitia Outing Class MIN
21 Jakarta, diantaranya, Rusdi
Afandi, S.Sos, Yani Suryani, S.Pd.
SD dan Sariasih, S.Pd, sejumlah
Wali Kelas diantarnya, Meliastuty.
Dan sejumlah anggota Komite
MIN 21 Jakarta.(sugih)

Ketua Komite MIN 21 Jakarta H. Abdul Hakim (kanan atas) bersama para peserta MIN 21 Jakarta Timur
saat mengikuti Outing Class Goes To Bandung di Saung Angklung Udjo, Padasuka, Bandung.

foto-foto: Sugih

pertanahan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Hari Pangan Sedunia Momen Wujudkan


Kedaulatan Pangan Pada Era Perubahan Iklim
Jakarta, Laras Post - Di era perubahan iklim ini, peran pertanian terlebih
sektor pangan sangat strategis. Sektor pertanian sebagai penyedia
pangan dan bahan baku pengolahan ini perlu mendapatkan perhatian.
Walaupun sektor pertanian sebagai penyangga pangan dunia, namun
hampir semua usaha tani ini rentan terhadap perubahan iklim. Oleh karena
itu, perubahan iklim merupakan salah satu ancaman serius terhadap
ketahanan pangan yang harus disikapi secara bijak.
Dalam rangka mendukung peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS)
Indonesia berpartisipasi melaksanakan peringatan HPS melalui Kementerian
Pertanian sebagai penyelenggara. Kegiatan HPS ini telah diawali dengan
Upaya Khusus Kementerian Pertanian dalam pencapaian swasembada
pangan khususnya padi dan jagung yang telah memperoleh hasil yang
menggembirakan dan akan dilanjutkan dengan upaya menuju swasembada
daging sapi dengan adanya program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib
Bunting (UPSUS SIWAB).
Pada HPS tahun ini, masyarakat petani pun diajak dan diperlihatkan hasil
atau capaian program pembangunan pertanian. Serta mensyukuri capaiancapaian khususnya selama 2 tahun pemerintahan Kabinet Kerja. Dimana
fokus Kabinet Kerja pada sektor pertanian yaitu mewujudkan Kedaulatan
Pangan dan Mensejahterakan Petani.
Peringatan HPS ke-36 Tahun 2016 diselenggarakan pada tanggal 28 sampai
dengan 30 Oktober 2016, bertempat di Kompleks Pemerintah Kabupaten
Boyolali, Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Provinsi
Jawa Tengah. Rangkaian Kegiatan HPS ke-36 Tahun 2016 diawali dengan
pembukaan dan Tur Diplomatik pada tanggal 28 Oktober 2016. Dijadwalkan
Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi
Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman beserta ibu
akan hadir pada acara puncak hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2016.
Sekilas Kegiatan HPS ke-36 Tahun 2016 adalah sebagai berikut:
1. Acara Puncak dan Panen Raya Puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) 2016
dihadiri oleh Presiden RI pada tanggal 29 Oktober 2016 ditandai dengan
pelaksanaan panen padi teknologi Jarwo Super di Kecamatan Desa Trayu,
Banyudono, Kab. Boyolali dan upacara puncak di Alun-alun Kabupaten
Boyolali.
2. Pameran Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36 akan dibuka secara resmi
oleh Menteri Pertanian pada Jumat, 28 Oktober 2016. Pada rangkaian
pembukaan pameran dilakukan juga kunjungan ke lokasi stand. Pameran
HPS tahun ini menampilkan 205 stand pameran yang diikuti oleh
Kementerian/Lembaga terkait, BUMN, pemerintah daerah, organisasi
internasional dan perusahaan swasta dan perusahaan media publikasi
bidang pertanian.
3. Gelar Inovasi Teknologi pada peringatan Hari Pangan Sedunia tahun ini
bertema Inovasi Pertanian Lahan Kering Merespon Perubahan Iklim
dalam rangka Kedaulatan Pangan dan Kemandirian Pangan.
Gelar Inovasi Teknologi menampilkan Teknologi Unggulan Tanaman Pangan,
Tanaman Perkebunan, Tanaman Hortikultura, Peternakan, Teknologi Tata
Kelola Air, Performans Teknologi, Saung Inovasi sebagai wahana Display
Produk, Klinik Agribisnis, dan Pelatihan.
4. Aneka Lomba dan Demo, yaitu Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi
Seimbang, dan Aman (LCM B2SA) berbasis pangan lokal, Lomba
Menggambar, serta Lomba Pemanfaatan olahan sayur dan buah.
5. Tur Diplomatik akan dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2016. Peserta
Tur Diplomatik berasal dari Duta Besar negara sahabat dan perwakilan
organisasi internasional.
6. Penghargaan kepada Penggerak/Pelopor Pembangunan Pertanian Tahun
2016 kepada insan pertanian yang menciptakan inovasi baru bidang
Pertanian dan Pangan serta berdampak nyata terhadap peningkatan
produksi dan kesejahteraan petani.
7. Acara Penutupan berupa Jalan Sehat dilaksanakan di alun-alun Kota
Boyolali, Pemecahan Rekor Muri Makan Jagung Terbanyak, Festival
Jagung Terbesar, kemudian secara resmi ditutup dengan Upacara
Penutupan.
Adanya peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) pada setiap tanggal
16 Oktober adalah sebuah momentum yang mengingatkan dunia bahwa
kekuatan setiap negara ditentukan oleh kemampuannya untuk memenuhi
kebutuhan pangan seluruh masyarakat secara berkelanjutan. Momen HPS
adalah untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian akan pentingnya
penanganan masalah pangan baik di tingkat nasional, regional maupun
global secara berkelanjutan.
Hari Pangan Sedunia diinisiasi sebagai bentuk perhatian bahwa semakin
rawannya krisis pangan di dunia telah diingatkan oleh FAO (Food and
Agriculture Organization) sejak diselenggarakan Konferensi Pangan Sedunia
di Roma tahun 1974. FAO pada Konferensi ke-20 bulan Nopember 1979 di
Roma mencetuskan Resolusi Nomor 179 yang disepakati semua negara
anggota FAO termasuk Indonesia, yang menetapkan untuk memperingati
World Food Day (Hari Pangan Sedunia). Peringatan HPS mulai tahun 1981
dilaksanakan setiap tanggal 16 Oktober, sesuai dengan hari didirikannya FAO
yaitu pada tanggal 16 Oktober 1945 di Quebec City, Canada. (sg)

Kejar Target BPN Buleleng


Kerja Ekstra Keras
Buleleng Bali, Laras Post - Tingginya target yang diterima oleh
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng Bali yang mencapai
9.150 sertifikat di tahun 2017 mengakibatkan BPN Buleleng
harus bekerja ekstra keras guna memenuhi target tersebut.
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) I Made Sudarma
mengatakan, upaya percepatan penuntasan sertifikasi tanah memiliki
manfaat ekonomis bagi masyarakat.
Selain untuk kepastian hukum, satu sertifikat tersebut walaupun
kecil tapi memiliki manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat,
sertifikat tersebut bisa mereka gunakan untuk dijadikan sebagai
modal usaha untuk memajukan usaha- usaha yang mereka lakukan,
tutur I Made Sudarma, kepada Laras Post, belum lama ini, di ruang
kerjanya.
I Made Sudarma lebih lanjut menyampaikan, upaya penataan
aset melalui sertifikasi tersebut menjadi perhatiannya oleh karena
itu BPN Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerja sama dengan
Bupati Buleleng, Kecamatan serta Desa/Kelurahan, supaya Proyek
Operasi Nasional Agraria (Prona) dapat terlaksanakan sesuai target
yang sudah ditentukan.
Sudarma berharap, target Prona tahun 2017 dapat terpenuhi dan
selesai tepat waktu seperti tahun ini, Prona pada tahun ini dapat
terpenuhi 100% dan tepat waktu.
Disinggung soal One Day Service Sudarma mengatakan, pihaknya
tak perlu menempelkan stiker di ruangan tapi cukup dengan langsung
dikerjakan.
Itu terbukti sudah banyak yang di selesaikan dalam waktu
sehari selesai, yang penting saya gak ada tugas keluar, malah Badan
Pertanahan Negara Buleleng selama tiga tahun berturut-turut dapat
predikat terbaik se-Indonesia, ujarnya.
Sementara itu Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali Fatimah Saleh
menyatakan, pihaknya juga tengah fokus dengan pensertifikatan
tanah secara massal melalui Proyek Operasi Nasional Agraria
(Prona).
Untuk tahun 2017 BPN Provensi Bali ditarget 53.900, oleh karena
itu, Fatimah sangat menginginkan dukungan dari Pemprov Bali untuk
bisa berkoordinasi dengan pihak kabupaten agar bisa mendukung
upaya mereka mengingat saat ini masyarakat masih kurang proaktif
sehingga mereka sendiri yang harus proaktif guna mencapai target
tersebut.(ASH).

3

Wujudkan Reforma Agraria


Demi Kemakmuran Bangsa
Tanah yang semakin
sangat berharga
dan sangat terbatas
harus dimanfaatkan
secara benar,
sehingga reforma
agraria dapat benarbenar memberikan
kemakmuran.

Jakarta, Laras Post - Menteri Agraria


dan Tata Ruang ATR/Kepala Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN)
Sofyan A. Djalil mengatakan,
reforma agraria diharapkan akan
memberikan kemakmuran kepada
bangsa. Sebab itu tanah yang
sangat berharga dan sangat terbatas
harus dimanfaatkan secara benar,
ujarnya dalam Seminar Nasional
Perwujudan Reforma Agraria
yang bertema Penyelenggaraan
dan Penataan Ruang yang Ramah
Investasi, pada Selasa (25/10/2016)
di Aula Prona Lantai 7 Gedung
Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Sofyan menegaskan, berdasarkan
skema penguasaan dan pemilikan
tanah, dari keseluruhan luas wilayah
daratan di Indonesia, 70 persennya
merupakan kawasan hutan yang
dikuasai negara. Sementara sisa 30
persen lainnya dikuasai oleh badan
hukum privat, perorangan, buruh
tani dan petani gurem. Karena 70
persen daratan yang sudah diklaim
sebagai kawasan hutan, maka
penataannya harus diformulasikan
secara tepat, ujarnya.
Menurut Sofyan, banyak aparat
yang tersandung masalah hukum
karena berurusan dengan kawasan
hutan. Sementara itu Pemerintah

sedang gencar menjalankan


program Reforma Agraria yang
salah satunya terkait penguasaan
tanah dalam kawasan hutan yang
telah berlangsung lama dan masif
oleh masyarakat.
Penegasan fungsi hutan lebih
penting dibanding penetapan
kawasan hutan. Berapa persen
hutan yang kita butuhkan, paling
penting adalah fungsinya, fungsi
hidrologi, fungsi penyelamatan air
dan fungsi lainnya ungkapnya.
Lebih lanjut Sofyan menyatakan,
tata ruang menjadi penting,
sehingga tidak ada kompromi
terhadap perubahan fungsi hutan,
tujuan hutan tercapai dan tujuan
kemakmuran juga tercapai.

Target Reforma Agraria


Sofyan mengungkapkan,
sebagai salah satu Program Strategis
Kementerian ATR/BPN, reforma
agraria memiliki target distribusi
9 juta hektar, yang terbagi menjadi
dua skema besar yaitu legalisasi
aset (4,5 juta hektar) dan redistribusi
tanah (4,5 juta hektar).
Menuurutnya, pelepasan
kawasan hutan sebesar 4,1 juta hektar
menjadi salah satu penyumbang
kegiatan redistribusi tanah selain
dari HGU yang habis dan tanah
terlantar.
Ia mengungkapkan, terhadap
permasalahan penguasaan tanah
dalam kawasan hutan oleh
masyarakat, alternatif solusi yang
dapat dijalankan adalah adanya
kebijakan pelepasan kawasan
hutan sebesar 4,1 juta hektar
secara kolektif. Kebijakan tersebut
dituangkan melalui Peraturan
Presiden yang dilengkapi dengan

foto : ist

foto : ist

Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan
A. Djalil

kepastian letak, luas dan jenis


penggunaan tanah.
Sofyan menambahkan, bahwa
terdapat empat permasalahan
utama terkait agraria dan tata ruang
di Indonesia, yakni ketidakpastian
hukum atas penguasaan, pemilikan,
penggunaan dan pemanfaatan
tanah, ketimpangan penguasaan
tanah, sengketa dan konlflik
pertanahan yang berkepanjangan
serta konflik tata ruang yang
menghambat pembangunan.
Integrasi tata ruang dan
pertanahan mempunyai fungsi
kontrol terhadap hak kepemilikan
tanah (perseorangan maupun badan
usaha dengan hak pemanfaatannya),
sehingga tidak terjadi konflik dalam
pemanfaatan atas tanah. Bersatunya
tata ruang dengan BPN merupakan
rumah yang paling tepat bagi tata
ruang, pendekatan yang paling
tepat, secara struktur paling bagus,
kata dia.
Seminar ini merupakan rangkaian
peringatan Hari Agraria dan Tata
Ruang (Hantaru) 2016, yang dihadiri
akademisi, Satuan Kerja Perangkat
Daerah (SKPD), DPRD, LSM, pegawai
lembaga pemerintah terkait serta
pegawai Kementerian ATR/BPN
Harus Menjadi Panglima
Menteri ATR/Kepala BPN pada
kesempatan terpisah, menegaskan
bahwa tata ruang harus menjadi
panglima yang menjadi salah satu
faktor arah pembangunan.

Menurut Sofyan, tata ruang


harus betul-betul menjadi panduan
dalam proses pembangunan karena
memiliki dampak luar biasa jika
tidak dipatuhi.
Jika tata ruang belum menjadi
faktor yang menentukan ke arah
mana kita akan membangun
maka kekhawatirannya adalah
pembangunan itu di satu pihak kita
membangun di pihak lain dampak
negatifnya luar biasa, lanjutnya pada
kuliah umum Kebijakan Berbasis
Spasial Untuk Menjawab Tantangan
Pembangunan di Auditorium Andi
Hakim Nasution Fakultas Ekonomi
dan Manajemen IPB, Bogor, pada
Senin (24/10/2016).
Sofyan menyatakan, permasa
lahan spasial menjadi salah satu
isu yang kurang disorot dalam
pembuatan kebijakan publik.
Spatial Maps Policy yang terintegrasi
dapat membantu salah satunya
untuk meningkatkan awareness
terhadap tata ruang bagi pembuat
kebijakan dan keputusan. Spatial
Map Policy menjadi sangat penting
sehingga kita bisa merencanakan
segala sesuatu secara terintegrasi,
terangnya.
Kuliah umum ini diselenggarakan
atas kerja sama Direktorat
Jenderal Tata Ruang dengan
Program Pascasarjana Ilmu-Ilmu
Perencanaan Pembangunan Wilayah
dan Perdesaan IPB, yang masih
merupakan rangkaian peringatan
Hantaru 2016. (her, sg, ram)

Kajian Kewenangan Pembatalan Sertipikat Tanpa Putusan Pengadilan


Oleh: Akram. SM, SH
Peraturan Kepala Badan
Pertanahan Nasional Republik
Indonesia Nomor 3 Tahun
2011 Tentang Pengelolaan
Pengkajian Dan Penanganan
Kasus Pertanahan jo Peraturan
Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan
Nasional Republik Indonesia
Nomor 11 Tahun 2016 Tentang
Penyelesaian Kasus Pertanahan,
menetapkan kewenangan
pembatalan sertipikat tanah dan
hak atas tanah oleh Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
(ATR/BPN), tanpa putusan
pengadilan.
Lalu, kasus pertanahan
bagaimana yang menjadi
kewenangan Kementerian ATR/
BPN untuk penyelesaian hingga
dapat membatalkan sertipikat
tanpa putusan pengadilan?
Sebelum menjawab
pertanyaan itu, kita perlu
mengklasifikasi kasus per
tanahan sebagaimana berda
sarkan Peraturan Menteri
Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional Republik
Indonesia Nomor 11 Tahun 2016
Tentang Penyelesaian Kasus
Pertanahan.
Adapun Pasal 1 Peraturan
Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan
Nasional Republik Indonesia
Nomor 11 Tahun 2016 Tentang
Penyelesaian Kasus Pertanahan,
diantaranya menetapkan ;
1. Kasus Pertanahan adalah

Sengketa, Konflik, atau Perkara


Pertanahan untuk mendapatkan
penanganan penyelesaian sesuai
dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan dan/atau
kebijakan pertanahan.
2. Sengketa Tanah yang selanjutnya
disebut Sengketa adalah
perselisihan pertanahan antara
orang perseorangan, badan
hukum, atau lembaga yang tidak
berdampak luas.
3. Konflik Tanah yang selanjutnya
disebut Konflik adalah
perselisihan pertanahan antara
orang perseorangan, kelompok,
golongan, organisasi, badan
hukum, atau lembaga yang
mempunyai kecenderungan
atau sudah berdampak luas.
4. Perkara Tanah yang selanjutnya
disebut Perkara adalah
perselisihan pertanahan
yang penanganan dan
penyelesaiannya melalui
lembaga peradilan.
Pasal 4 Peraturan Menteri Agraria
dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
Nasional Republik Indonesia
Nomor 11 Tahun 2016 Tentang
Penyelesaian Kasus Pertanahan,
menetapkan, Penyelesaian Sengketa
dan Konflik dilakukan berdasarkan:
a. Inisiatif dari Kementerian; atau b.
Pengaduan masyarakat.
Pasal 24 ayat (1) Peraturan
Menteri ATR/BPN No 11 Tahun
2016 menetapkan; Setelah menerima
Laporan Penyelesaian Sengketa
dan Konflik sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 23 ayat (5), Kepala

Kantor Wilayah BPN atau Menteri


menyelesaikan Sengketa dan Konflik
dengan menerbitkan: a. Keputusan
Pembatalan Hak Atas Tanah; b.
Keputusan Pembatalan Sertifikat;
c. Keputusan Perubahan Data pada
Sertifikat, Surat Ukur, Buku Tanah
dan/atau Daftar Umum lainnya; atau
d. Surat Pemberitahuan bahwa tidak
terdapat kesalahan administrasi
sebagaimana dimaksud dalam Pasal
11 ayat (3).
Jika merujuk pada pasal 4 jo
pasal 24 Peraturan Menteri ATR/
BPN No 11 Tahun 2016, maka
Kewenangan Kementerian ATR/
BPN mengambil keputusan seperti
diantaranya keputusan Pembatalan
Hak Atas Tanah; Keputusan
Pembatalan Sertifikat, tanpa
didahului putusan pengadilan
adalah hanya atas sengketa tanah
dan konflik tanah, yakni kasus
tanah yang penyelesaiannya tidak
melalui lembaga peradilan.
Adapun atas perkara
tanah, yakni kasus tanah yang
penyelesaiannya melalui lembaga
peradilan, Kementerian ATR/BPN
tidak memiliki kewenangan untuk
mengambil keputusan yang dapat
merubah status hukum atas sertipikat
atau pun kepemilikan tanah, sebelum
adanya putusan pengadilan yang
memiliki kekuatan hukum tetap
(inkrach).
Pro dan kontra
Peraturan Kepala BPN RI Nomor
3 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan
Pengkajian Dan Penanganan Kasus
Pertanahan jo Peraturan Menteri
ATR/BPN RI Nomor 11 Tahun

2016 Tentang Penyelesaian Kasus


Pertanahan, terutama menyangkut
kewenangan Kementerian ATR/
BPN membatalkan hak atas tanah
dan sertipikat tanpa putusan
pengadilan, juga sempat memicu
pro dan kontra.
Salah satunya, Yusril Ihza
Mahendra, pakar Hukum
Tata Negara itu mengkritik
kewenangan Kementerian ATR/
BPN membatalkan sertifikat tanah
tanpa putusan penghadilan.
Menurut Yusril kewenangan
tersebut semakin menambah
daftar panjang ketidakpastian
hukum di Indonesia. Padahal,
lanjut Yusril, dalam perundangundangan, sertifikat yang
dimiliki seseorang dianggap sah
apabila kepemilikan atas rumah
dan tanah sudah berlangsung
selama lima tahun.
Peraturan ini juga menjadi
rancu, pada satu sisi bertujuan
untuk memberikan kepastian
hukum dan keadilan, pada sisi
lain justru menimbulkan ketidakpastian hukum dan berpotensi
menimbulkan ketidak-adilan,
jika kewenangan ini disalahgunakan.
Selain itu, dikhawatirkan
dapat mempengaruhi prinsip
kehati-hatian aparatur
pertanahan dalam memberikan
pelayanan penerbitan sertipikat.
Sebab, jika terjadi kesalahan
sertipikat dapat dibatalkan.
(Penulis adalah Advokat dan
praktisi pers)

Megapolitan

10

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Diduga Tidak Sesuai Kontrak

Pengadaan Gerobak PKL Rp 7,8 M

Mestinya Dibatalkan
Foto: US
Kepala disbudparekraf membuka acara didamping narasumber kadisnakersos dan
kadiskopukm kota bogor

Gelar Workshop Ekraf, Disbudparekraf


Kota Bogor Dengarkan Curhat Pelaku Ekraf
Bogor,Laras Post - Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kota Bogor menggelar Workshop Ekonomi Kreatif untuk Komunitas-komunitas
dan start-up pengusaha di Kota Bogor. Pada acara yang digelar di Sempur
Park Hotel tgl 27/10 lalu ini H Shahlan selaku Kadis memberikan kesempatan
seluas-luasnya kepada para peserta untuk berdiskusi mengenai beragam
persoalan terkait usaha start-up ekonomi kreatif kepada para narasumber.
Acara yang menggandeng Dinas Koperasi &UKM, Dinas Tenaga Kerja
dan Sosial Kota Bogor ini juga menghadirkan praktisi bisnis dan pakar
hukum yang memberikan penjelasan mengenai esensi penggunaan Hak
Atas Kekayaan Intelektual yang erat kaitannya dengan usaha kreatif dan
inovatif. Jangan sampai, usaha yang dirintis terkendala dengan paten dan
sejenisnya.
Selain itu, dinas lain di kota bogor mendukung pelakuk UKM Kreatif
dengan memberikan berbagai dukungan, mulai pelatihan hingga penyediaan
SDM untuk karyawan usaha ekonomi kreatif dengan gratis.
Acara ini disambut baik oleh semua peserta, terbukti dengan hangatnya
diskusi mengenai seluk beluk ekonomi kreatif yang mereka jalankan. Termasuk,
masukan dan saran untuk pemerintah Kota Bogor dalam mendukung ekonomi
kreatif kota Bogor yang berkembang pesat saat ini. (US)

Foto: VID

Ketua Harian DPC PWRI Kabupaten Bogor menyerahkan potongan tumpeng kepada
Tonggam Tobing selaku Perwakilan DPP PWRI.

Tasyakuran Kantor Baru PWRI Cabang


Kabupaten Bogor, Sederhana Penuh Khidmat
Bogor, Laras Post - DPC PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia)
Kabupaten Bogor menggelar syukuran peresmian Kantor Sekretariat Baru di Ruko
Jalan Pondok Rajeg No. 4 Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (30/10) malam.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh khidmat itu, diawali
dengan Pembacaan Doa bersama yang dipimpin dari Perwakilan Dewan
Pembina.
Selanjutnya acara resmi dibuka Ketua Harian M. Ali Sihite, mewakili
Ketua DPC yang berhalangan hadir. Pada kesempatan itu, M Ali Sihite
mengatakan, bahwa dengan perpindahan Kantor Sekretariat yang baru,
harus membawa perubahan yang signifikan jangan sampai organisasi ini
hanya berjalan ditempat, harap M Ali Sihite.
Lebih lanjut pria yang dikenal tegas dalam memimpin ini neminta kepada
semua rekan rekan PWRI agar menjaga dan menciptakan suasana Kantor
nyaman, bersih dan Aman, pungkas M Ali.
Acara yang dilanjutkan dengan pemotongan Nasi Tumpeng tanda tasyakuran
itu dihadiri DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PWRI yang diwakili Tonggam Tobing.
Tampak hadir pula dalam pada tasyakurab Kantor Baru itu semua Pengurus
DPC PWRI Kabupaten Bogor, dari awal gingga akhir acara. (Vid)

Kasie Ekbang Kecamatan Serpong


Utamakan Pelayanan Warga
Tangerang, Laras Post - Kasie
Ekbang Kecamatan Serpong
Kota Tangerang Selatan, Iwan
Andriana tak pernah lelah
dalam memberikan pelayanan
yang optimal dimasyarakat
Serpong, karna menurut Iwan
semua program tidak akan bisa
berjalan baik tanpa dukungan
dari masyarakat itu sendiri, dan
ia juga berharap masyarakat
Foto:sujono juga terus tingkatkan kerjasama
Iwan Andriana kasie Ekbang Kecamatan y a n g b a i k d e n g a n P e m k o t
serpong Tangsel
Tangsel. (sujono/ R Ruhiyat)

Villa
penginapan
yang sejuk
dan Asri
di Puncak
Bogor
Kamar tidur: 124
Kamar mandi: 185

Luas tanah: 5415 m2


Luas bangunan: 4800 m2

Alamat Graha Dinar :


Jl. Raya Puncak Km. 79,3 Bogor

(0251) 825 - 5047, (0251) 825 - 5062

Pengadaan 800 gerobak


pedagang kaki lima pada
tahun anggaran 2016 dengan
alokasi anggaran kurang lebih
Rp 7,8 miliar, dituding tidak
selesai sesuai dengan target
pelaksanaan dan kebutuhan
para Pedagang Kaki Lima
(PKL).
Jakarta, LarasPost Dimana berdasarkan
informasi yang diperoleh hingga pada
September 2016, gerobak yang selesai
baru mencapai kurang lebih 183 gerobak.
Padahal Kepala Dinas Koperasi
Usaha Mikro Kecil Menengah dan
Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta,
Irwandi kepada media mengatakan,
pemenang tender atau pelaksana
kegiatan diberikan waktu satu bulan
untuk memproduksi 200 unit gerobak.
Jika dihitung sejak ditetapkan pemenang
lelang pada Mei 2016, seharusnya
pelaksana sudah menyelesaikan 800
unit gerobak pada September. Namun
hingga September, baru kurang lebih
183 unit gerobak yang selesai. Jika
dihitung sesuai target Kepala Dinas itu
artinya gerobak hingga Oktober 2016
masih sebanyak 383 unit.
Menurut Markus, M.SH, Sekjend
LSM Jaringan Anti Korupsi Keuangan
Negara (LSM-JAKKN), bila ternyata
pemenang lelang tidak bisa memenuhi
permintaan produksi sebanyak 200
gerobak dalam satu bulan sesuai dalam
pelaksanaan kontrak, Itu mestinya
(kontrak) dapat dibatalkan, ujar
Markus.
Kepala Dinas UMKMP Provinsi DKI

Jakarta, Irwandi, lanjut Markus, harus


bertanggungjawab dan komitmen karena
sebelumnya Irwandi sudah bicara tegas
kepada media langsung putus kontrak
jika tidak bisa mencapai target, Kepala
Dinas yang menyatakan itu. Jadi harus
komitmen dong, tambahnya.
Selain produksi yang tidak sesuai
dengan target, pendistribusian gerobak
kepada PKL juga diwarnai masalah.
Dimana berdasarkan pengamatan ada
warga yang tidak merupakan pedagang
mendapat gerobak.
Seperti yang terjadi pada saat
pembagian gerobak di rusunawa
Pesakih, pada Kamis, 25 Agustus 2016
lalu, terdapat warga yang seharusnya
dapat gerobak tidak mendapat malah
kepada warga yang tidak berfrofesi
pedagang. Sehingga pendataan ketat
seperti yang diucapkan Kepala Dinas,
Irwandi tidak terlaksana dengan baik.
Dikutip dari salah satu media
online, Seorang pedagang penerima
gerobak di rumah susun sederhana sewa
(Rusunawa) Pesakih Daan Mogot yang
namanya enggan disebut mengeluhkan
gerobak yang diterimanya karena tidak
sesuai dengan kebutuhannya sehingga
gerobak dibiarkan mangkrak alias tidak
digunakan, Saya biarkan saja begitu.
Gerobaknya tidak sesuai dengan jualan
saya, ujarnya.
Dia menceritakan, pada saat didata
petugas dirinya meminta agar gerobak
yang diadakan sesuai dengan dagangan
PKL. Petugasnya menjawab hanya
sebagai survey saja. Dan memang
mereka memotret gerobak lama saya,
ujarnya.
Ketika ditanya petugas yang datang
saat itu Ibu yang sudah paruh baya

Gerobak PK

Foto:ist

ini mengatakan, tidak tahu secara


pasti darimana petugasnya. Kurang
tahu juga mas pastinya, apa dari Unit
Pengelola Rusun tapi biasanya dari
Dinas UMKM, katanya.
Dia menceritakan, pada saat
pembagian gerobak, dalam acara
pengukuhan Tim Percepatan Akses
Keuangan Daerah (TPKAD) di Rusun
Pesakih, Daan Mogot, Cengkareng,
Jakarta Barat, Kamis (25/8/2016) banyak
pedagang yang protes kepada petugas
Dinas UMKMP DKI Jakarta. Waktu
itu petugas bilang dilapor saja untuk
diganti pada saat pengiriman 90 unit
gerobak, katanya.
Padahal menurut salah satu staf
Seksi Produktifitas & Peningkatan
Mutu Dinas UMKMP DKI kepada
awak media mengatakan kuota gerobak
yang diberikan kepada pedagang di
Rusun Pesakih Daan Mogot hanya 10
unit artinya tidak ada lagi pengiriman
lanjutan. Seharusnya disesuaikan dong

dengan kebutuhan, baru tepat sasaran


dan bermamfaat. Tapi kalau begini kita
bisa protes ini Dinas. Buat apa gerobak
kalau tidak sesuai kebutuhan pedagang
ujarnya dengan serius.
Kepala Seksi Produktifitas &
Peningkatan Mutu Dinas UMKMP DKI,
Rico saat dikonfirmasi terkait pengadaan
gerobakyang hasilnya mencapai 183, malah
justru balik bertanya. Kok tahu dan datanya
dari mana? ujar Rico balik bertanya.
Bahkan Rico juga tidak mau
menjelaskan secara detail hasil
pengadaan gerobak yang sudah selesai
dan pendistribusian gerobak pada
September 2016. Kami melakukan
sesuai dengan keinginan kami,
ucapnya.
Sementara Mochtar, salah satu
staf Bidang UMKMP kepada awak
media mengatakan warga yang
menerima bantuan gerobak gratis bukan
merupakan usulan dan pendataan Dinas
UMKMP Propinsi DKI Jakarta.(David)

Bappeda Kota Depok Melakukan Pemetaan Di 11 Kecamatan


Depok, Laras Post - Kepala Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah Kota
Depok Hardiono mengatakan, dengan
adanya Pemetaaan Wilayah berarti sudah
membangun sebuah aplikasi Sistem
Informasi Geografis (SIG) yang berbasis
Wibsite (www.idsd.depok.go.id).
Manfaatnya dapat digunakan
untuk fasilitas pendidikan, kesehatan,
dapat ditampilkan dalam aplikasi
ini secara spesial (peta interaktif).
Sistem aplikasi ini sangat bermanfaat
dalam proses perencanaan dan evaluasi
pembangunan Kota Depok.
Alhamdulillah Depok sudah jelas
batas-batas wilayahnya. Serta sudah
berkoordinasi dengan wilayah tetangga,
seperti dengan Kabupaten Bogor,
Provinsi DKI Jakarta, maupun Kota
Tangerang Selatan. Semuanya sudah
sepakat, ujar Hardiono pada Senin
(17/10/2016).
Menurutnya, Kota Depok sudah
menjalankan proses pendataan
geospasial ini sudah sejak 5 tahun yang
lalu. Sedikit demi sedikit dikerjakan
oleh Bappeda, dan sudah jadi seperti

Foto: M.A. Hamzah

yang ada sekarang.


Lebih lanjut, Pria yang juga menjabat
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan
Informatika (Diskominfo) Kota Depok
ini menambahkan, selain berhasil
memetakan wilayah yang berbatasan
langsung dengan daerah lain, Kota
Depok juga telah memiliki pemetaan

wilayah terkait batas 11 Kecamatan yang


ada dengan menggunakan titik batas
wilayah menggunakan titik koordinat.
Serta, kedepan Bappeda akan mulai
memetakan batas 63 Kelurahan se-Kota
Depok
Kecamatan sudah selesai kami
buatkan batas titik koordinatnya.

Selanjutnya, Kelurahan akan kami


buatkan juga, agar tidak timbul konflik
dikemudian hari. Bahkan, mungkin bisa
saja batas RW dan RT juga nanti akan
kami petakan, sambungnya.
Hardiono juga menuturkan, fungsi
data geospasial yang dimiliki Depok saat
ini bermanfaat untuk meningkatkan nilai
guna data spasial yang ada. Sehingga
diharapkan setiap perencanaan yang
ada di Bappeda berdasarkan komponen
spasial.
Dalam melakukan pemetaan di wilayah
Depok, kata Hardiono, pihaknya telah
berkoordinasi dengan wilayah tetangga
seperti Bogor, Twangerang Selatan dan
DKI Jakarta. Semua sudah sepakat dan
hasil pemetaan kita jadikan dokumen
perencanaan. Termasuk pemetaan tingkat
kecamatan juga sudah selesai.
Dengan pemetaaan ini lanjutnya, tidak
hanya menentukan batas wilayah tetapi bisa
juga mendapatkan data terkait kemiskinan,
pendidikan, dan keseshatan. Semua bisa
kita data dari koordinatnya.. Petugas turun
langsung ke lapangan untuk menentukan
koordinatnya.(M.A. Hamzah)

Lindungi Korporasi dari Ancaman Cyber

Virtus Hadirkan Rangkaian Solusi Keamanan Digital


Jakarta, Laras Post Era digital di mana
milyaran perangkat saling terhubung,
melahirkan ancaman keamanan informasi
bagi masyarakat, baik individu maupun
korporasi. Riset menyebutkan kompensasi
yang harus dibayar perusahaan di
level enterprise pasca serangan cyber
mencapai nilai rata-rata US$551,000
per kejadian dan US$38,000 untuk level
UKM. Menjawab tantangan tersebut, PT
Virtus Technology Indonesia, penyedia
solusi teknologi informasi dan anak
perusahaan CTI Group, menawarkan
rangkaian solusi keamanan dan layanan
end-to-end yang memberikan proteksi
menyeluruh bagi sistem TI perusahaan.
Menurut penelitian Indonesia
Security Incident Response Team on
Internet Infrastructure (Id-SIRTII),
Indonesia masih menjadi target serangan
cyber favorit di mana terdapat sekitar
89 juta serangan yang terjadi selama
semester I tahun ini dengan dominasi
oleh serangan malware sebanyak 46,3
juta serangan. Dari riset yang sama
ditemukan enam ribu insiden website
yang berhasil dijebol hacker dan hampir
16 ribu celah keamanan ditemukan pada
sistem website di Indonesia.
Dunia digital telah hadir untuk
mempermudah kehidupan manusia,
di sisi lain menciptakan kemudahan
bagi para pelaku kejahatan cyber untuk
mencuri data penting. Hacker semakin
pintar dan terus mengembangkan
model serangannya. Hacking pun telah
menjadi sebuah bisnis di mana pelaku
menjual informasi rahasia di pasar gelap
atau bahkan memeras si pemilik data.

Sayangnya para pelaku bisnis yang sedang


dan sudah melakukan transformasi digital
masih belum menempatkan keamanan
digital sebagai prioritas utama mereka,
ujar Direktur Virtus Technology Indonesia
Christian Atmadjaja pada acara Virtus
Executive Gathering di Hotel Mulia
Senayan Jakarta (3/11).
Christian menambahkan bagi
perusahaan yang sudah memprioritaskan
keamanan data di strategi digital mereka,
tantangan selanjutnya adalah kesulitan
menentukan teknologi yang tepat dan
keterbatasan tenaga ahli di bidang
keamanan TI. Virtus sebagai value
added distributor akan bertindak sebagai
konsultan bagi para pelanggannya dalam
menentukan solusi yang tepat sesuai
dengan kebutuhan dan lingkungan TI
pelanggan selain menyediakan dukungan
lengkap berupa certified sales dan
engineer, fasilitas Technology Center,
dan layanan customer care 24 jam.
Rangkaian solusi yang ditawarkan
Virtus meliputi perlindungan pada
Operating System; Virtualization and
Cloud; Database and Application; Data
and Information; Network and Gateway;
User, Endpoint and Mobile; Security
Information and Event Management; serta
Governance Risk and Compliance. Solusi
tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan
sejumlah merk ternama seperti CheckPoint,
VMware, RSA Security, HPE Security,
Sophos, Radware, TrendMicro, Menlo
Security, Ruckus, Savvius, dan Gigamon.
Rangkaian solusi yang ditawarkan Virtus
tidak terbatas hanya perlindungan atau
proteksi, namun juga melakukan deteksi,

Direktur Virtus Technology Indonesia Christian Atmadjaja

response, analisa, dan isolation.


Dalam event bertajuk How to
Survive the Modern Attack ini, Virtus
mengumpulkan sejumlah petinggi TI
perusahaan di seluruh Indonesia untuk
mendapatkan informasi dan pengetahuan
terkait tren TI terbaru, khususnya di
bidang keamanan, dari Ketua Id-SIRTII
Rudi Lumanto, Senior Director and
Country Manager VMware Indonesia
Adi Rusli, Country Manager Check Point
Indonesia Dhanny Kurniawan, dan Senior
Technology Consultant RSA Security
Fransiskus Indromojo, CISSP.
Ransomware menjadi satu tipe
malware yang mengalami peningkatan
aktivitas di seluruh dunia termasuk juga
diperkirakan di Indonesia. Tahun ini
secara global sudah di ketahui peningkatan
sampai 200 jenis family ransomware yang
ada. Di Indonesia, kasus ransomware
diketahui secara sporadis karena tidak
ada yang melaporkan secara resmi,
tapi jumlahnya tahun ini diperkirakan
sampai ribuan kasus. Sebuah perusahaan

antivirus menyebutkan sehari ada 14 kasus


ransomware di Indonesia. Jika seandainya
setiap kasus ransomware saja tiap korban
membayar rata rata USD 1.000 maka total
kerugian selama setahun bisa mencapai
lebih dari Rp50 milyar, belum lagi dihitung
kerugian waktu dan lain lainnya ujar Rudi
yang menjadi pembicara dalam event Virtus
Executive Gathering ini.
Menurut Checkpoint Security Report
2016, 82% dari perusahaan mengakses
sebuah website yang berbahaya atau
malicious, 88% perusahaan mengalami
insiden kehilangan data, 89% perusahaan
mengunduh malicious file. Pencurian
data yang terjadi, menurut riset Ponemon
Institute, menimbulkan kerugian hingga
rata-rata US$4 juta per kejadian dengan
rincian kerugian sekitar US$158 per
data atau informasi rahasia yang dicuri.
Sementara, faktor utama penyebab
hilangnya data adalah serangan cyber
(48%), diikuti oleh kegagalan program
dan sistem (27%) dan human error (25%).
(Maslim)

Megapolitan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Oknum Trantib Jadi Keamanan Rumah Bordil


Jakarta, Laras Post Warga mengeluhkan adanya Oknum Trantib
menjadi penjaga rumah bordil yang berlokasi di Jalan Mawardi Raya
Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ironisnya, rumah bordir itu berdiri di tanah aset Pemerintah Kota
Administrasi Jakarta Barat, yang merupakan lahan tata air dan aset
PT Kereta Api Indonesia (KAI). Namun luput dari perhatian para
pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta
Barat, sehingga rumah bordir leluasa beroperasi.
Menurut salah satu warga setempat rumah bordil itu aman tidak
diganggu karena diduga ada sistem kordinasi kepada oknum pejabat
di lingkungan Walikota Jakarta Barat dan intansi lainnya.
Hal senada dikatakan para juru parkir yang sehari harinya
mengatur kendaraan tamu atau mobil pengunjung ke rumah bordil
itu. Mereka mengaku sering melihat para oknum trantib datang
bergantian. Ada yang dari kecamatan dan bahkan trantib dari kantor
Walikota juga ada, ujarnya kepada Laras Post, belum lama ini.
Sementara sumber lain mengatakan, oknum trantib yang
menjaga rumah bordil itu, diduga adalah titipan dari Kasudin
Trantib Jakarta Barat. (david marpaung)

Bupati Bogor Janjikan Perbaikan


Infrastruktur Jalan Di Kecamatan Leuwiliang
Leuwiliang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera membereskan
ruas jalan Cianten sepanjang 12 KM yang menghubungkan antara
Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi, karena jalan tersebut
akan mempersingkat jarak antar kedua wilayah tersebut dan
juga membuka pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Saya minta kepada kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan
untuk melanjutkan pengerjaan ruas jalan Cianten yang tersisa 6 KM
saya ingin tahun depan sudah dimulai pengerjaannya, ini kan jalan
yang mengubungkan antar dua Kabupaten Bogor coba diskusikan
dengan Provinsi agar bisa di bantu pengerjaannya,ujar Bupati Bogor
saat melakukan kegiatan minggon keliling di Kecamatan Leuwiliang,
pada Rabu, (2/11).
Tak hanya ruas jalan Cianten yang di perhatikan oleh Pemerintah
Kabupaten Bogor, Bupati Bogor pun akan melanjutkan rencana
pembangunan jalan jalur lingkar selatan leuwiliang sepang 1,5 kilometer
di wilayah Desa Leuwikmekar dan Cibeber satu, hal tersebut perlu
dilakukan untuk mengurangi masalah kemacetan yang selama ini
menjadi polemik di depan pasar Leuwiliang.
Tahun depan pengerjaan jalan jalur lingkar selatan leuwiliang akan
di mulai pengerjaan fisiknya, jadi masyarakat nantinya tidak akan lagi
merasakan kemacetan di sekitar pasar leuwiliang,tambahnya
Bupati pun berjanji dalam rangka peningkatan pelayanan dasar
kesehatan masyarakat dan meningkatkan angka harapan hidup,
Puskesmas Leuwiliang yang sebelumnya memiliki ruang tempat rawat
inap, kedepan tepatnya pada tahun 2017 akan menganggarkan untuk
di bangun puskesmas dengan tempat perawatan.
Nantinya puskesmas leuwiliang bisa memback up RSUD
Leuwiliang dan juga untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi
masyarakat,ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi
meminta kepada para kepala desa untuk selalu kompak mengawal
pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor
dan mensosialisasikan kepada masyarakat apa saja keberhasilan yang
sudah dilakukan oleh Pemerintah sehingga iklim kondusif tetap selalu
terjaga.
Di dampingi Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten
Bogor,Ade Munawaroh dan Camat Leuwiliang Chairluka. Bupati
Bogor meninjau beberapa infrastruktur di Kecamatan Leuwiliang
di antaranya Pelayanan PATEN, Pelayanan KB, Peningkatan
ruang jalang Leuwiliang-Karacak, UMKM di Desa Leuwimekar,
Pembangunan UGB SMKN 1 Leuwiliang,rehab Rutilahu di Desa
Barengkok dan pembangunan jalan Desa Barengkok. (Tim)

11

Sosialisa FKDM Di Kecamatan Bekasi Timur


Bekasi, Laras Post - Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
Kota Bekasi mengagendakan
sosialisasi Forum Kewaspadaan
Dini Masyarakat (FKDM) kepada
masyarakat di Kecamatan Bekasi
Timur, pada Selasa, (25/10/2016) di
aula Kantor Kecamatan Bekasi Timur.
Sosialisasi diikuti oleh sekitar 50
anggota FKPDM, yang memiliki tugas
melakukan koordinasi serta deteksi
dini kerawanan kewilayahan dengan
pimpinan wilayah (lurah, camat serta
jajaran), anggota TNI dan petugas
Polri.
Wakil Walikota Bekasi, H Ahmad
Syaikhu berharap FKDM lebih optimal
hingga bisamengatisipasi segala
potensi kerawanan di masyarakat.
Harapan pak wali dan saya, ini akan
bisa mewujudkan Kota Bekasi yang
nyaman.Meminimalisir gejolak di
masyarakat, berkat optimalnya peran
FKDM, kata Wawali Ahmad Syaikhu
didepan para anggota dan Ketua FKDM
Kota Bekasi,

Suasana sosialisasi FKDM Tahun 2016.

Menurutnya, FKDM pun perlu


mengelola informasi lebih baik
lagi dengan menggunakan aplikasi
Pengaduan Online Terpadu (POT).
Aplikasi ini layanan pengaduan
masyarakat, memanfaatkan perangkat
canggih yang kini banyak dipakai
warga. Smartphone kita perlu
ditingkatkan kegunaanya, bukan
hanya bisa Whatsapp atau email saja,
kata Ahmad Syaikhu.

Foto: Bayu

Dalam tiap kesempatan paparan


Bekasi Smart City, baik didepan pelajar
dan forum masyarakat, Ahmad Syaikhu
kerap menggunakan smartphone
miliknya yang ia fungsikan sebagai
remote control mengganti slide
paparan.
Sejumlah slide paparan materi Bekasi
Smart City tersedia di smartphonenya
dan ia koneksikan dengan proyektor
yang sebelumya singkron dengan

notebook.
Disalah satu slide materi,
menampilkan ikon aplikasi POT
yang memiliki icon dengan gambar
pot serta dihiasi ranting-ranting
bunga. Ia kemudian menampilkan
beberapa isi keluhan warga
diaplikasi POT, diantaranya
keinginan atau aspirasi warga
agar klub Sepakbola Persija bisa
menggunakan stadion Patriot
Chandrabaga dan satu keluhan
mengenai sampah liar yang sudah
2 minggu belum diangkut.
Dengan adanya layanan lewat
aplikasi ini, warga bisa ikut memberikan
informasi dan keluhannya. Dengan
informasi, segera ditindaklanjuti SKPD
terkait, kata Wawali Ahmad Syaikhu.
kepada laras post.
Lanjut dia menyatakan, mari bersama
wujudkan Kota Bekasi Kece (Keren dan
Cerdas) untuk Kota Bekasi lebih baik.
Sesuai visi misi masyarakat Kota Bekasi:
Maju, Sejahtera dan Ihsan, kata Wawali
Ahmad Syaikhu. (Bayu.R)

Inovasi Positif Program Air Bersih


Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bogor
Bogor, Laras Post - Air bersih
merupakan salah satu kebutuhan
mendasar bagi manusia, hal ini diperkuat dengan UUD 1945 pasal 33
ayat 3 yang berbunyi Bumi, air dan
kekayaan alam yang terkandung
didalamnya dikuasai oleh Negara
dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat.
Hal ini diartikan bahwa begitu
pentingnya air, sehingga perlu
dikelola oleh Negara dengan sebaik dan seadil-adilnya, sehingga
seluruh rakyat Indonesia harus
selalu tersedia Air bersih, ungkap
Kabid Sanitasi Lingkungan (SL) Dr.
Bambam Setia Aji, ST. MBA, dalam
pelatihan Badan Pengelola Sarana
Air Bersih (BPS-AB) Serta Sosialisasi
PETERPAM (Penyedotan Tinja
Terjadwal dan Pemeriksaan Air
Minum), beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, bahwa hal ini
menjadi landasan pihaknya, untuk
selalu mengadakan inovasi bagi
perbaikan pelayanan terhadap masyarakat terutama masyarakat se
Kabupaten Bogor. Alhamdulillah
melalui DKP program-program Air
bersih telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten
Bogor. Tapi kami juga sadar masih

Para Peserta Sosialisasi Air Bersih di bogor

ada warga dikabupaten Bogor yang


masih belum merasakan air bersih.
Hal inilah yang menjadi motivasi
kami di DKP untuk membuat suatu
ide gagasan baru supaya masyarakat kabupaten bogor seluruhnya
mendapat air bersih, paparnya.
DKP beberapa kali selalu mengadakan sosialisasi keberbagai daerah
di Kab Bogor tentang manfaat air
bersih sampai dengan cara pengajuan bantuan air bersih. Dan DKP
pun selalu memberikan pelatihan
tentang pengeloaan air bersih bagi
Badan Pengelola Sarana Air bersih
(BPS-AB) sehingga badan tersebut

Foto: vid

dapat mengelola air secara professional dan Mandiri.


DKP juga tidak lupa memberikan reward/apresiasi kepada BPSAB yang berprestasi dalam pengelolaannya, hal ini di realisasikan
dalam program Gebyar 1000 SR
pada tahun 2013 dan Gebyar 2000 SR
2014 dimana desa yang berprestasi
mendapat penghargaan dari Bupati
Bogor.
Dalam kegiatan Pelatihan Badan
Pengelola Sarana Air Bersih (BPSAB), serta Sosialisasi PETERPAM
(Penyedotan Tinja Terjadwal dan
Pemeriksaan Air Minum), juga

diberikan materi tentang Kebijakan


Pengelolaan air bersih sampai dengan cara Pemeliharaan Sarana Air
Bersih. Dan Puncak Acara adalah
Pemberian Penghargaan BPS-AB
Terbaik.
Menurut Kabid Sanitasi
Lingkungan (SL) Dr. Bambam
Setia Aji, ST. MBA dalam pelatihan ini BPS-AB diharapkan dapat
bekerja untuk masyarakat secara
profesional dan mandiri sehingga
sarana yang telah dibangun dapat
berjalan dan terpelihara dengan
baik. Pemeberian penghargaan ini
diharapkan dapat memacu BPSAB untuk lebih meningkatkan
pelayanannya terhadap masyarakat, karena BPS-AB merupakan
ujung tombak DKP guna mensukseskan program Air Bersih
Perdesaan.
Menurut Kadis Dinas
Kebersihan dan Pertamanan
Kabupaten Bogor (DKP) masyarakat Kabupaten Bogor diharapkan
agar selalu ikut berpartisipasi
dalam pelestarian lingkungan terutama menjaga kualitas air tanah/
air sungai, agar tidak kekurangan
air bersih pada saat musim kemarau. (David)

Laras Jabar

12

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Barat


Ke Kabupaten Karawang Disambut Meriah
Foto: agus. s

Imas Teddy Rusfendi Dilantik Ketua GOPTKI Karawang

Pengukuhan Ketua DPC GOPTKI


Kabupaten Karawang Masa Bakti 2016-2020
Karawang, Laras Post - Ketua DPC GOPTKI Jawa Barat Hj. Elly
Rosita Karniwa mengukuhkan Hj. Imas Teddy Rusfendi sebagai Ketua
DPC GOPTKI Kabupaten Karawang yang baru masa bakti 2016-2020
di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang, pada Selasa (1/11/2016).
Pengukuhan tersebut dihadiri oleh Bupati Karawang Cellica
Nurrachadiana, Ketua Yayasan Anggota DPC GOPTKI Kabupaten
Karawang, Ketua DPC IGTKI, Ketua Himpaudi, Ketua IGRA
Kabupaten Karawang dan para undangan.
Menurut laporan yang disampaikan oleh Hj. Elly Rosita Karniwa,
terpilihnya ketua DPC Kabupaten Karawang masa bakti 2016-2020
tersebut berdasarkan hasil konferensi cabang GOPTKI Kabupaten
Karawang yang diadakan pada tanggal 26 Maret 2016.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya
menyampaikan bahwa pengukuhan Ketua DPC GOPTKI Kabupaten
Karawang ini selanjutnya akan menyusun rekomendasi dan program
kerja yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan
lembaga terkait lainnya mengenai persoalan pendidikan usia dini.
Dalam kesempatan tersebut Cellica Nurrachadiana juga
menyampaikan harapan agar GOPTKI Kabupaten Karawang
kedepannya mampu lebih membawa karakter bangsa sejalan dengan
konsep nawacita yang digagas Presiden Republik Indonesia dengan
fokus kajiannya adalah revolusi mental, untuk melahirkan generasi
berkualitas melalui pendidikan pra sekolah yang dikelola.
Sebagaimana kita maklumi bersama, bahwa usia dini adalah
usia yang sangat strategis untuk menanamkan aspek-aspek dasar
pendidikan karena pengalaman masa usia dini akan sangat penting
bagi jenjang pendidikan selanjutnya. Menyangkut pengembangan
intelektual, akhlak budi pekerti, keterampilan, penanaman keimanan
dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, ujar cellica.
Melalui pengukuhan ketua yang baru ini, lanjut Cellica, akan
lahir gagasan-gagasan baru untuk mengembangkan peran optimal
GOPTKI dalam pengelolaan pendidikan usia dini. Kepada ibu Hj.
Imas Teddy Rusfendi Sutisna yang akan melaksanakan pengabdian
sebagai Ketua DPC GOPTKI Kabupaten Karawang masa bakti 20162020. Saya mengucapkan selamat bekerja dan saya yakin dibawah
kepemimpinan ibu Hj. Imas. Organisasi ini akan berjalan dengan
baik lanjut Cellica.(Agus Safutra)

STMIK Kharisma Karawang Gelar Wisuda Ke -16

Gubernur Jawa Barat


Ahmad Heryawan
berkunjung ke Kabupaten
Karawang dalam rangka
membahas Pengalihan
Pengelolaan SMA/SMK
dari Kabupaten Kota ke
Provinsi.
Karawang, Laras Post - Pada kunjungan
kerja tersebut Ahmad Heriyawan di
dampingi oleh Bupati Karawang Cellica
Nurrachadiana mendatangi SMK N 1
Karawang dan SMA N 1 Ciampel yang
dianggap sebagai salah satu sekolah
percontohan bagi sekolah-sekolah di
Kabupaten Karawang, hal itu terbukti
dengan beragam prestasi yang telah
di dapatkan dari sekolah tersebut.
Kunjungan kerja tersebut di laksanakan
pada hari Senin, 31 Oktober 2016.
Kedatangan Ahmad Heriyawan
dan Cellica Nurrachadiana ke sekolah
tersebut di sambut dengan meriah dan
antusias. Para siswa menampilkan tarian
tradisonal dan memainkan angklung
sebagai penyambutan selamat datang.
Kunjungan kerja tersebut di isi
dengan dialog bersama perkumpulan
kepala sekolah se-Kabupaten Karawang,

Foto: agus. s

K unjungan kerja tersebut Ahmad Heriyawan di dampingi oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana
guna memberikan masukan dan
sharinginformasi mengenai persoalanpersoalan dunia pendidikan di
Kabupaten Karawang. Salah - satunya
adalah membahas tentang fasilitas
belajar mengajar bagi siswa - siswi dan
kesejahteraan bagi para pengajar yang
ada di Kabupaten Karawang.

Selanjutnya, kunjungan kerja


Gubernur Jawa Barat tersebut di tutup
dengan penaburan benih ikan di Situ
Cipule. Penaburan benih ikan tersebut
merupakan program dari Dinas
Perikanan Jawa Barat yakni penaburan
1 juta benih ikan yang akan disebar di
Jawa Barat dan salah satunya adalah

di Situ Cipule, Karawang.


Ahmad Heryawan dalam
pernyataannya menyampaikan bahwa
penaburan benih ikan tersebut dilakukan
sebagai sarana untuk masyarakat
dalam rekreasi. Mengingat Situ Cipule
menjadi salah satu destinasi wisata bagi
Kabupaten Karawang. (Agus Safutra)

Cellica: Pemuda Miliki Peran Dominan Pada Kehidupan Bangsa


Karawang, Laras Post - Peringatan
sumpah pemuda setiap tahun selalu saja
mengingatkan tentang peran panjang
dan dominan para pemuda negeri ini
dalam menghapus kolonialisme dan
menghantarkan bangsa Indonesia ke
gerbang kemerdekaannya. Dimulai
dari era kebangkitan nasional tahun
1908, sumpah pemuda 1928, hingga
proklamasi kemerdekaan Republik
Indonesia 1945. Para pemuda selalu
menjadi motor dari peristiwa-peristiwa
penting dan bersejarah tersebut hingga
sekarang.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati
Karawang dr. Cellica Nurrachadiana saat
memimpin Upacara dalam peringatan
Hari Sumpah Pemuda ke 88 Tingkat
Kabupaten Karawang yang bertempat
di Lapangan Karangpawitan, pada
Jumat (28/10).
Bupati Karawang yang membacakan
amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
RI menyampaikan bahwa, penghargaan
dan hormat kita semua kepada Bung
Karno bapak bangsa tokoh pemuda
masa itu, yang meneriakkan kalimat
yang sangat terkenalBeri Aku 1.000
Orang Tua, Niscaya Akan Kucabut
Semeru Dari Akarnya Beri Aku 10
Pemuda, Niscaya Akan Kuguncangkan
Dunia.
Hal yang tentunya saat mendengar

Karawang, Laras Post - Sebagai wujud kepedulian terhadap


pendidikan tinggi, Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana
menghadiri Wisuda ke-16 Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen
Informatika Komputer (STMIK) Kharisma Karawang Tahun 2016 yang
bertempat di Swiss Bellin Hotel Karawang, pada Sabtu (29/10/2016).
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan ucapan
selamat kepada para wisudawan/i yang telah meraih gelar diploma
dan sarjana semoga dapat menjadi motor penggerak pembangunan
khususnya melalui pembangunan jaringan teknologi informasi bagi
kemajuan Kabupaten Karawang.
Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari keberadaan teknologi
informasi saat ini sudah menjadi bagian dari kebutuhan primer
masyarakat,mengingat berbagai informasi dan perkembangan
teknologi dari berbagai disiplin ilmu, seperti teknologi pertanian,
pendidikan, kesehatan dan kebutuhan hajat hidup manusia semua
sudah berbasis teknologi informasi.
Bupati Karawang juga mengingatkan mengenai dua sosok
sangat penting dalam kehidupan yang menjadikan keberhasilan
dari seseorang tidak terlepas dari sosok orang tua dan guru. Peran
mereka sangat berpengaruh tentunya, bukan hanya nilai akademik
saja tentunya orang tua serta guru yang menjadikan keberhasilan
seseorang bisa menjadi sebuah kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga,
Karawang, Laras Post - Pertumbuhan
masyarakat serta bangsa dan negara.
ekonomi di Kabupaten Karawang
Terakhir
Bupati
Karawang
b e r h a r a pRedaksi /kian
hari kian meningkat. Hal
Tata Usaha:
bahwa,lulusanSTMIKKharisma Karawang akan terlahirJl. berbagai
Raya Hankam MabesituTNImulai
No. 26. terlihat dari banyaknya
inovasi baru dalam memudahkan pelayanan publik bagi masyarakat
para Timur
investor yang datang ke
Bambu Apus, Cipayung, Jakarta
sekaligus menciptakan peluang usaha yang bisa dijalankan dan
Telp. 021 84311368, 021 Karawang
84311397, untuk berinvestasi
dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat kabupaten karawang.
dari pabrik, hotel, restoran
Fax: 021mulai
84311373
Email : redaksilaraspost@gmail.com
Website: www.laraspostonline.com
Pada kesempatan
tersebut hadir perwakilan Kopertis, Ketua
sampai perbankan. Tak bedanya
Yayasan Pendidikan Kharisma beserta jajarannya, serta para orang
dengan pertumbuhan pabrik dan
tua mahasiswa wisudawan/i. (Agus Safutra)
perumahan, geliat aktivitas dunia

Foto: agus. s

Foto: agus. s

Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana saat memimpin Upacara dalam


p e r i n g a t a n H a r i S u m p a h P e m u d a k e 8 8 Ti n g k a t K a b u p a t e n K a r a w a n g
yang bertempat di Lapangan Karangpawitan, pada Jumat (28/10).

hal tersebut akan menjadi sebuah


pertanyaan, apakah mampu hanya
dengan 10 pemuda sebuah Negara
dapat mengguncang dunia? Jawaban
atas pertanyaan tersebut dijawab oleh
Bung Karno hanya membutuhkan
pemuda-pemudi unggul yang memiliki
kualitas dan visi yang besar dalam
menatap dunia, dan terbukti para
pemuda-pemudi Indonesia mampu
mengguncang dunia dengan berbagai
prestasi yang diukir dikancah
internasional dan membuka mata
dunia akan Indonesia sebagai pesaing
yang wajib diperhitungkan bagi Negara

lainnya, ungkapnya
Selanjutnya, hari ini adalah hari
kebangkitan anak muda Indonesia.
Dengan kemajuan teknologi, pemudapemuda Indonesia dari Sabang sampai
Merauke terus bergerak memberikan
sumbangsih pemikiran dan gagasannya
untuk kesejahteraan dan kebesaran
bangsa Indonesia, terutama di mata
dunia.
rasanya tidak cukup jika
harus menuliskan semua nama
pemuda Indonesia yang hari ini
mengharumkan nama Indonesia di
kancah internasional. Tokoh-tokoh

pemuda yang disebutkan tadi hanyalah


contoh untuk mengingat kembali
pesan Bung Karno bahwa dengan
pemuda yang hebat, kita benar-benar
bisa menaklukkan dunia. Jumlah
yang besar saja tidaklah cukup tanpa
diimbangi dengan kualitas yang baik.
Tugas kita semua untuk menjadikan
bonus demografi ini memiliki makna
bagi percepatan pembangunan di
Indonesia, lanjutnya.
Terakhir Menpora mengajak kepada
semua pemuda-pemudi Indonesia,
mari kita buktikan dalam sejarah
Indonesia, untuk kesekian kalinya
pemuda Indonesia menjadi motor utama
penentu perubahan Indonesia. Bonus
demografi menjadi kesempatan kita satusatunya untuk memastikan percepatan
pembangunan ekonomi indonesia
menjadi negara maju sejajar dengan
negaranegara besar lainnya. Di depan
mata kita ada mea dan perdagangan
bebas asia dan dunia. Saatnya pemuda
Indonesia membangun visi yang besar
menatap dunia.
Pada kesempatan tersebut hadir
Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang
beserta para Asisten dan Staff Ahli, para
Kepala OPD Kabupaten Karawang,
Unsur Muspida Kabupaten Karawang
serta para tokoh pemuda dan pimpinan
organisasi pemuda. (Agus Safutra)

Wakil Bupati Karawang Hadiri PeresmianGrand OpeningBank Mayora

perbankan di Kabupaten Karawang


juga mengalami peningkatan. Hal
tersebut dipicu oleh perputaran uang

TARIF IKLAN PRomosI

Tarif Harga Iklan


KOMPOSISI & UKURAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

HARgA

Iklan Sosialisasi Full Colour (ADV)


Satu halaman (belakang)
Iklan Sosialisasi BW (ADV)
Satu halaman (dalam)
Iklan Display Full Colour
Satu halaman (belakang)
Setengah halaman Display FC (belakang)
Setengah halaman Display BW (dalam)
Iklan Banner Full Colur
Iklan Banner BW
1/4 Halaman Full Colour Halaman Belakang
1/4 Halaman BW Dalam
1/8 Halaman Full Colour
1/4 Halaman BW Dalam

Rp.10.000.000,Rp. 7.000.000,Rp.13.000.000,Rp. 6.500.000,Rp. 3.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 1.000.000,Rp. 3.250.000,Rp. 1.200.000,Rp. 1.625.000,Rp.


600.000,Rp. 1000.000

* Harga iklan di atas bisa nego *Belum termasuk PPN 10 %

1 Halaman

jika berminat hubungi

Iklan Display
081212
320 mm x 535 mm

59 3535
1/2 Halaman
(Horizontal)

1/4 Halaman

di antara para pebisnis dan konsumen


dalam melakukan transaksi.
Untuk memenuhi kebutuhan
perbankan di Kabupaten
Karawang, Mayora grup sebagai
salah satu grup yang memproduksi
makanan dan minuman ringan
di Indonesia hadir di Kabupaten
Karawang dengan membuka
Bank Mayora Cabang Karawang
yang merupakan cabang ke 39 di
Indonesia dan cabang ke dua yang
didirikan di Kabupaten Karawang.

Acara peresmian grand opening


Bank Mayora tersebut dihadiri
oleh Wakil Bupati KarawangH.
AhmadZamakhsyari.S.Agatau
biasa di panggil Kang Jimmy. Acara
peresmian tersebut di tandai dengan
pengguntingan pita oleh Kang
Jimmy bersama segenap Direksi
Bank Mayora Cabang Karawang
pada hari Sabtu, 29 Oktober 2016.
Bertempat Di Kantor Cabang Bank
Mayora Galuh Mas.
Pada kesempatan tersebut Kang

Jimmy menyampaikan harapannya


agar dengan berdirinya Bank
Mayora di Kabupaten Karawang
ini dapat semakin meningkatkan
geliat ekonomi kreatif di Karawang
sehingga semakin berkembang
memajukan masyarakat.
Acara tersebut juga di hiasi
dengan lomba mewarnai tingkat
Sekolah Dasar, penampilan tari
tradisional dan pengundian hadiah
bagi para nasabah Bank Mayora.
(Agus Safutra)

Unsika Gelar Seminar Nasional Tentang Tax Amnesty

Karawang, Laras Post - Bupati


Karawang dr. Cellica Nurrachadiana
menghadiri Seminar Nasional yang
diselenggarakan Magister Ilmu Hukum
Universitas Singaperbangsa Karawang
dengan tema Aspek Yuridis Tax
Amnesty dan Implikasinya Terhadap
Investasi di Indonesia yang bertempat
di Hotel Celection Blue Hotel
Karawang, pada Sabtu (29/10/2016).
Dalam sambutannya Bupati
Karawang menyampaikan
bahwa,pajak merupakan salah satu
kunci lancar dan suksesnya program
dan kegiatan pembangunan disegala
bidang, termasuk untuk melestarikan
sumber daya alam agar terus memberi
manfaat bagi manusia.
Bagi pemerintah daerah sendiri,
pemasukan dari sektor pajak
daerah sangatlah penting. Sebab,
salah satu sumber pendapatan
yang sangat dominan untuk
pembiayaan pembangunan dan sosial
kemasyarakatan serta pembangunan
fasilitas umum dan infrastruktur
berasal dari penerimaan pajak daerah,

khususnya dari sektor BPHTB, PBB,


pajak restoran, hotel dan reklame.
Selanjutnya,beberapa bulan lalu
pemerintah Provinsi dan Kabupaten/
Kota banyak yang mengalami
penundaan dana alokasi umum dari
pemerintah pusat, termasuk Kabupaten
Karawang yang tentunya sangat
mengganggu aktifitas pembangunan
di daerah.
Bagi pemerintah daerah tentunya
pemberlakuan tax amnesty memberi
harapan yang optimis bahwa dana
alokasi umum yang selama ini
tertunda bisa segera dikucurkan
kembali mengingat dana tersebut
sebagian besar diperuntukan untuk
pembangunan infrastruktur yang
menjadi kebutuhan hajat hidup orang
banyak.
Bupati Karawang juga
menghimbau kepadasemua wajib
pajak untuk sama-sama menyadari hak
dan kewajiban sebagai warga negara
termasuk menyadari akan bahaya
yang akan ditimbulkan apabaila kita
tidakmembayar pajak sesuai ketentuan

Foto: agus. s

Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menghadiri Seminar Nasional

dan peraturan yang berlaku. Orang


bijak taat membaya pajak.
Terakhir Bupati Karawang
berharap seminar nasional hari ini
akan diperoleh suatu solusi agar ke
depan semua wajib pajak menyadari
akan pentingnya pajak dalam proses
pembangunan serta mau membayar
pajak tepat waktu dan tepat jumlahnya
demi kelancaran pembangunan yang

berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut hadir
Rektor Universitas Singaperbangsa
Karawang Prof. Dr. Wahyudin Zarkasyi,
AK., CPA, perwakilan dari Dirjen Pajak
RI, perwakilan dari Kadin Indonesia,
perwakilan dari Apindo, Ketua Karang
Taruna Kabupaten Karawang serta
para dosen dan mahasiswa Fakultas
Hukum Unsika. (Agus Safutra)

Laras Regional

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

13

Pemerintah Kabupaten
Gelar Rapat Forum Investasi
FOTO:ash

Anggota Komisi 4 DPR RI menyalurkan bantuan dari berbagai kementerian


di Purbalingga.

Reses, Darori Wonodipuro


Salurkan Bantuan Kementerian

Purbalingga-Laras Post - Pada saat reses, Darori Wonodipuro anggota


Komisi 4 DPR RI menyalurkan bantuan dari berbagai kementerian di
Purbalingga. Bantuan tersebut dari Kementrian pendidikan, Kementrian
Kesehatan, dan Kementrian Pertanian sebagai bentuk aspirasi pada daerah
pemilihan 7 Jawa tengah yakni Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen.
Darori mengatakan, ada 120 anak yang diberikan bantuan dari kementrian
pendidikan lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang masing-masing anak menerima
Rp. 750 ribu. Kemudian ada 68 alat pertanian untuk kelompok tani di Kabupaten
Purbalingga dari kementrian pertanian. Serta pemberian Biskuit kepada 250 anak
dan ibu hamil dari kemenetrian kesehatan di Kecamatan Karangreja.
Dari data Dinas Pertanian menyebutkan terdapat bantuan traktor roda
sebanyak 19 buah, traktor roda 4 sebanyak 2 buah. Kemudian bantuan pompa
air sebanyak 41 buah, serta mesin perontok padi sebanyak 6 buah.
Darori berpesan agar bantuan alat pertanian perlu di jaga supaya
kemanfaatannya bisa lebih banyak. Bantuan tersebut buka milik pribadi, sehingga
siapapun boleh memakainya dalam kelompok tersebut, Darori berharap dalam
peminjaman alat jangan ada pungli, karena akan berakibat hukum.
Ada kepala desa di Kebumen yang terkana kasus hukum akibat
pungli dalam meminjamkan alat bantuan pertanian ini, kata Darori saat
menyerahkan bantuan di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan
Kabupaten Purbalingga, pada Selasa (1/11/2016).
Darori berharap dengan adanya bantuan alat tersebut dapat mempercepat
produksi pertanian. Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian
para petani, dimana pendapatan para petani sekarang dirasa masih kurang.
Dapil 7 Jawa Tengah termasuk kabupaten termiskin di Jawa tengah,
sehingga perlu terus didorong dalam upayanya mengentaskan kemiskinan,
pungkas Darori ( Sam)
Foto: Agus. p

Guru Beraktifitas Saat di Ruangan SD Negeri Kebonagung

FOTO:war

SD Negeri Kebonagung Berbenah


Ke Depan Lebih Maju
Gresik, Laras Post - Bertempat dijalan raya Kebonagung Kec. Ujungpangkah
Kab Gresik alamat diatas adalah tempat lokasi Sekolah Dasar Negeri
Kebonagung. SD Negeri tersebut pada tahun ini termasuk ada peningkatan
murid dengan Standard dibanding dengan tahun sebelumnya. Tentang
Fasilitas SD Negeri ini dikategorikan sudah lengkap dan memadai, misalnya
untuk ruang kelas juga sudah cukup, ruang perpustakaan juga ada.
Kepala SD Negeri Kebonagung, Sukarniyanto mengatakan, pihaknya
bersyukur dan berterimah kasih selama lima tahun ini berturut-turut mendapat
bantuan dari pemerintah. Saya juga sangat senang dan bangga juga mendapat
bantuan Tiga Set Computer dengan lengkap, ungkapnya.
SD Negeri Kebonagung ini juga pernah meraih Prestasi mewakili Kec
Ujungpangkah meraih Juara 1 Tingkat Kabupaten Gresik. Dalam Lomba
PILDACIL (Pidato Dai Cilik) digelar di Masjid Agung Gresik Tahun 2016 dalam
rangkah Pekan Raya Seni Se Kab Gresik.
Dengan adanya bantuan tersebut bisa meningkatkan mutu anak didik,
sehingga nantinya bisa menjadi murid yang berguna bagi Agama Nusa dan
Bangsa. Satu lagi harapan dari saya semoga ditahun depan dapat bantuan lagi
berupa alat-alat olah raga, sebab peralatan olahraga di SD Negeri Kebonagung
juga masih sangat minim dan kami juga berharap di tahun depan dapat Bantuan
Pavingisasi tutur dia. (WAR)

SDN Negeri 4 Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

FOTO:ms

Belajar Di Ruang Kelas Yang


Retak Siswa Was Was

Banyuwangi, Laras Post - Para siswa SDN


Negeri 4 Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru
belajar dengan perasaan was-was. Pasalnya,
mereka tetap belajar di ruangan yang retak akibat
amblasnya bagian pondasi gedung tersebut.
Prestasi siswa bakal terancam karena saat ini
mereka sedang menghadapi semester pertama.
Kepala SDN 4 Kalibaru Kulon, Jon Sunarno
S.Pd mengatakan, kejadian retaknya gedung
sekolah tersebut sudah lama terjadi. Sebelumnya
pada 2014, ruang kelas tiga pondasinya amblas
dan gedungnya retak, Akibatnya satu kelas
miring dan masih digunakan untuk belajar.
Terakhir, beberapa bulan lalu, pondasi kembali
amblas dan mengakibatkan dua kelas retak.
Sementara masih digunakan untuk belajar
siswa. Namun kami was-was kalau tanah bergerak kembali terjadi dan bangunan ini
roboh. Apalagi saat ini di wilayah kecamatan kalibaru sering hujan besar, katanya.
Di tempat terpisah beberapa wali murid mengatakan,terkait gedung ruang
kelas yang banyak mengalami keretakan sangat kewatir sekali terhadap anakanaknya saat berada dalam kelas.takut ketiga ruang kelas itu ambruk.
Saya sebagai orang tua wali murid sangat kawatir mas? terhadap tiga ruang
kelas itu.dan saya berharap sekali kepada pemerintah kabupaten untuk segera
merehap ketiga gedung tersebut, harapnya. (MS)

Pemkab Bondowoso
terus bergerak
menggalang para
investor untuk
berinvestasi ke
Bondowoso. Investasi
menjadi penting untuk
mengembangkan
berbagai potensi yang
ada di Bondowoso,
yang secara otomatis
akan meningkatkan
kesejahteraan
masyarakat.
Bondowoso, Laras Post Untuk itu, Pemkab menggelar
acara Forum Investor di aula
Hotel Ijen View, pada Kamis
(20/10/2016) yang bertajuk
Daya Dukung Investasi dan
Optimisme Perekonomian di
Bondowoso. Acara Forum
Investasi dihadiri oleh puluhan

investor dan Bupati memberi


paparan tentang seluruh potensi
Bondowoso di hadapan mereka.
Bupati Amin menjamin
akan lancarnya berinvestasi
di Bondowoso. Ini merupakan
bentuk komitmen Pemkab untuk
membuka ruang seluas luasnya
kepada para investor agar
bisa berinvestasi. Kelancaran
berinvestasi, akan dibuktikan
dengan memberi kemudahan
akses. Bukan hanya informasi
saja, bahkan untuk mengurus
perijinan akan dimudahkan
untuk para investor, tegas
Bupati.
Beberapa hal yang dipaparkan
Bupati pada acara Forum Investasi
itu, mulai dari destinasi wisata,
berbagai produk lokal yang sudah
tembus pasar, baik dalam negeri
maupun luar negeri.
Bupati Amin juga menjelaskan
perkembangan kopi Bondowoso
yang fantastis karena berhasil
tembus ke pasar dunia dan kopi
Bondowoso saat ini menjadi
primadona pasar asing karena

Suasana acara Forum Investor di aula Hotel Ijen View Bondowoso.

cita rasanya sampai mendapat


julukan world class.
Disisi lain, juga dijelaskan
perkembangan Beras Organik
yang juga sudah tembus pasar
dunia. Dengan forum ini, Pemkab
Bondowoso berharap kepada
investor dapat membantu
pembangunan yang ada
Bondowoso.

FOTO:tegar

Ini dimaksudkan agar para


pelaku usaha mendapatkan
informasi terkini tentang
kebijakan di bidang penanaman
modal dan berbagai potensi,
peluang investasi, dan proyek
unggulan daerah yang siap
ditawarkan kepada para investor,
baik dalam negeri maupun luar
negeri, tukasnya. (TEGAR)

Ketua Ansor Kabupaten Banyuwangi Himbau Warga Tak Demo


Banyuwangi, Laras Post
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan
Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi,
H Sukron Makmun Hidayat,
mengimbau kepada seluruh
warga Banyuwangi, Jawa Timur
tidak terpengaruh isu politik
yang mengatasnamakan Islam.
Pernyataan tegas tersebut
disampaikan Sukron saat mengisi
ceramah dalam pengajian peresmian
masjid Miftahul Huda, di Dusun
Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan
Siliragung.
Kader Ansor dan seluruh
masyarakat Banyuwangi jangan
sampai terprovokasi dengan
akan adanya demo yang
mengatasnamakan Islam, tegasnya,
pada Sabtu malam (29/10/2016).
Demo yang dimaksud Sukron
adalah demo terkait Pilkada DKI
Jakarta, di mana tersiar kabar
akan ada demo besar secara
nasional mendesak polisi untuk
menangkap calon petahana Basuki
Tjahaja Purnama yang dianggap

FOTO:ash

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi, H Sukron


Makmun Hidayat

melecehkan Islam.
Terkait isu yang terus memanas
belakangan tersebut, lanjut Sukron,
PBNU telah mengeluarkan surat
instruksi agar masyarakat tidak
ikut dalam permasalahan politik
saat ini.

Kepada ratusan jamaah yang


hadir, Sukron yang didampingi
Sekretaris PC GP Ansor, Mahbub
Junaidi, mengimbau untuk lebih
mengutamakan syiar Islam,
khususnya ajaran Ahli Sunah
Waljamaah. Kemurnian Islam

harus dijaga dan disyiarkan, bukan


malah dicampur adukan dengan
politik, cetusnya.
Kepada kader Ansor, Sukron,
mendorong untuk mengembangkan
potensi diri. Dan PC GP Ansor
selaku induk organisasi, akan
terus melakukan pendampingan.
Tujuannya agar kader Ansor bisa
benar benar memberi manfaat
untuk agama dan masyarakat.
Ansor juga harus mendukung
module Pemerintah sebagai wujud
pengabdian kepada masyarakat,
ucapnya.
Sekretaris PC GP Ansor
Banyuwangi, Mahbub Junaidi,
menambahkan, demi suksesnya
module yang dicetuskan pimpinan
Ansor, dia bersama seluruh kader
akan terus mengawal visi dan misi
organisasi.
Kita akan terus mengawal, demi
membesarkan GP Ansor di wilayah
kecamatan-kecamatan khususnya
Kabupaten Banyuwangi, tegasnya
(Mostofa E C).

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Bupat Komitmen Bangun Perpus Di Seluruh Desa


Purbalingga, Laras Post Guna
meningkatkan minat atau
gemar membaca bagi kalangan
anak-anak atau masyarakat,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Purbalingga berkomitmen
membangun perpustakaan di
239 desa dan kelurahan yang
ada di Kabupaten Purbalingga.
Komitmen tersebut disampaikan
Bupati Purbalingga Tasdi saat
membuka Seminar Peningkatan
Minat Baca Anak Dan Bedah Buku
Bagi Guru Sekolah Dasar dan
Sekolah Menengah Pertama SeKabupaten Purbalingga di Pendapa
Dipokusumo Rabu (2/11).
Menurut Bupati, berbicara
mengenai perpustakaan, gemar atau
minat membaca, maka ada beberapa
aspek yang harus dilihat, yakni
aspek filosofis, yuridis, sosiologis
dan aspek teknokratis/teleskopis.
Sedangkan dari aspek filosofis
kenapa harus membaca, negara
sudah mencatumkan tujuan
bernegara yaitu dalam alinea
keempat pembukaan Undang
Undang Dasar 1945 yang
didalamnya menyebutkan tujuan
bernegara yakni untuk melindungi
segenap bangsa serta meningkatkan
kesejahteraan umum juga
mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kata-kata dalam UU tersebut
bukan hanya menjadi dokumen,
namun harus terwujud agar bangsa
Indonesia menjadi bangsa cerdas
dan bangsa yang intelek.
Kata kata itu bukan hanya
dokumen saja, namun harus
diwujudkan agar bagaimana bangsa
kita menjadi bangsa yang cerdas,
bangsa yang intelek, karena ukuran
kemajuan bangsa dilihat dari indeks
pembangunan manusia ( IPM)-nya,
atau human development indeks.
Bagaiman IPMnya mau maju kalau
kita tidak mau membaca bahkan
tidak bisa membaca,ujarnya.
Bupati menambahkan, bahwa

untuk menindaklanjuti filosfis itu,


maka secara yuridis pemerintah
mengeluarkanUU Nomor 43 tahun
2007 tentang Perpustakaan.
Menurutnya, yang namaya
perpustakaan penting untuk
kemajuan bangsa, sehingga dalam hal
ini Presiden dan DPRmemutuskan
membuat UU tersebut. Dalam UU
tersebut dijelaskan bahwa yang
namanya perpustakaan tidak hanya
ada di tingkat nasional, provinsi
maupun kabupaten saja. Namun
sekarang ada organisasi khusus
untuk menangani perpustakaan,
Bahkan untuk Purbalingga
yang saat ini keadaan perpus
hanya setingkat kantor, kedepan
perpustakan akan dibentuk dalam
bentuk dinas. Hal tersebut yang
menjadi aspek yuridis pemerintah
mengapa harus ada perpus disetiap
daerah, itu merupakan sebagai
bentuk keseriusan. Artinya kami
bersama Wakil Bupati komitmen
untuk mengembangkan perpus.
Oleh karenanyacakupannya tidak
hanya di kabupaten atau kecamatan
saja, nantinya di 239 desa dan
keluraha di Purbalingga harus punya
perpustakaan, tutur Bupati.
Bupati berpesan, berbagai acara
yang digagas untuk memajukan
perpustakaan jangan hanya menjadi
ajang kumpul-kumpul saja, akan
tetapi harus ada bukti nyata di
lapangan.
Senada dengan Bupati, Kepala
Perpustakaan Nasional Republik
Indonesia yang diwakili oleh Samsul
Bahri mengatakan, bahwa dari hasil
penelitian yang dilakukan oleh
beberapa lembaga menunjukan,
tingkat minat baca masyarakat
masih rendah, sehingga pihaknya
mengingatkan kembali tentang
pentingnya apa yang diamanahkan
dalam UU Nomor 43 Tahun 2007
tentang Perpustakaan.
Secara jelas dan tegas dalam
UU tersebut pada Bab XIII pasal 48

seminar peningkatan minat baca anak

hingga pasal 51 ditegaskan bahwa


pembudayaan membaca dilakukan
melalui gerakan nasional gemar
membaca yang difasilitasi dan
dilaksanakan oleh pemerintah
dan pemerintah daerah melalui
penyediaan sarana perpustakaan
ditempat-tempat umum yang mudah
dijangkau, murah dan bermutu
dengan melibatkan masyarakat.
Oleh karena itu, kita dapat
kesepakatan bersama untuk dapat
meningkatkan minat baca menjadi
gemar membaca kemudian menjadi
kebiasaan dan akhirnya menjadi
budaya membaca, sehingga untuk
mencapai tujuan yang mulia tersebut,
jadikan perpustakaan sahabat pintar
bagi keluarga Indonesia, ujarnya.
Untuk itu, jelas Samsul Bahri,
Perpustakaan Nasional sampai
saat ini tidak henti-hentinya terus
berupaya menciptakan program
peningkatan budaya baca melalui
peningkatan kualitas dan kuantitas
perpustakaan yang antara lain
melaksanakan simulasi sarana
mobil perpustakaan keliling,
perpustakaan terapung (kapal
perpustakaan) sebagai upaya

FOTO:sam

memperluas jangkauan layanan


untuk masyarakat terpencil. Selain
itu juga membantu koleksi dan
sarana perpus untuk masyarakat
komunitas, taman bacaan,
pelabuhan, daerah perbatasan,
rumah tahana (rutan) serta pulau
pulau kecil terluar dan desa pesisir
juga daerah tertinggal.
Selanjutnya adalah program
penguatan koleksi dan sarana
perpustakaan umum kabupaten/
kota, desa/kelurahan serta
penguatan dan pengembangan
sarana akses layanan e-library
dalam rangka kemudahan akses
layanan masyarakat untuk membaca
juga perluasan akses mebaca
melalui layanan mobil keliling
elektronik keliling. Membentuk
berbagai forum perpustakaan dalam
rangka peningkatan kuantitas
pembudayaan gemar membaca,
memilih dan menetapkan Duta Baca
Indonesia untuk periode 2016-2020
dan melaksanakan berbagai lomba
termasuk lomba bercerita bagi siswa
SD serta penguatan kelembagaan
perpustakaan daerah provinsi dan
kabupaten/kota, jelasnya. (Sam)

Laras Regional

14

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Buruknya Kinerja Bina Marga


Jalan Baru Tiga Bulan Hancur

Proyek Paving Tanpa Papan Nama

Foto:Abdullah

Proyek Paving Tanpa Papan Nama


Pasuruan, Laras Post - Proyek Paving di Alun - alun Bangil, Kabupaten
Pasuruan, yang dikerjakan sudah dua bulan lamanya, tanpa papan nama proyek,
sehingga masyarakat tidak dapat mengetahui sumber anggaran dan jumlahnya.
Sejumlah sumber menyebutkan, kegiatan itu merupakan proyek dari Badan
Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pasuruan dengan sistim lelang.
Akibat tidak transparannya pelaksanaan proyek, sehingga menimbulkan
kesan proyek dikerjakan asal-asalan, seperti pasir yang digunakan berkualitas
rendah dan dan penahannya yang lama dipakai kembali alias tidak memakai
penahan yang baru.
Ketika hal ini hendak dikonfirmasi, pelaksana proyek tidak berada di
tempat. (Abdullah).

Warga Desa Putat Lor


Kecamatan Gondanglegi
Kabupaten Malang,
keluhkan kondisi jalan
yang baru dikerjakan
tim sapu lobang (salob)
tiga bulan lalu sudah
rusak dan sangat
memprihatinkan.
Kerusakan jalan tersebut,
disinyalir karena
buruknya kualitas kinerja
tim Salob, Dinas PU
Bina Marga Kabupaten
Malang, sehingga jalan
yang baru berumur
jagung sudah kembali
berlubang.

Malang, Laras Post Selain


rusak parah akibat berlubang
hal ini juga sangat rawan

terjadinya kecelakaan bagi


para pengguna jalan yang
sering melintas, terutama bagi
anak sekolah yang pagi dan
siang melintasi jalan tersebut.
Melihat kondisi ini, salah
seorang warga Putat Lor,
berinisial PN (45) mengatakan,
jalan tersebut baru tiga bulan
lalu di perbaiki namun
sudah kembali berlubang.
Dirinya berharap,
agar Pemerintah bisa
memperhatikan rusaknya
jalan tersebut, untuk segera
memperbaiki demi keamanan
dan kenyamanan masyrakat,
sebelum ada yang menjadi
korban akibat terjatuh. Sebab
jalan tersebut adalah akses
utama untuk menuju ke
Kecamatan Gondanglegi.
Jalan ini baru tiga bulan
lalu selesai di kerjakan, tapi
sudah rusak parah dan ini

Foto:al

kondisi jalan yang baru dikerjakan tim sapu lobang (salob) tiga bulan lalu sudah rusak
dan sangat memprihatinkan.

sudah terjadi lama. Belakangan


ini kondisi jalanannya semakin
parah. Maka dari itu saya
sebagai warga yang juga sering
melintas disini dan warga
lainnya, meminta kepada
Pemerintah, utamanya Dinas
PU Bina marga Kab Malang
agar secepatnya melakukan

perbaikan. Karena jalan ini


hampir setiap hari dilalui
banyak orang terutama anakanak sekolah. Sekali lagi kami
berharap agar pemerintah
secepatnya bisa memperbaiki
jalan ini sebelum ada korban
yang terjatuh, ujar PN pada
Selasa (1/11/2016). (al)

Rumkit Baladhika Husada Jember Tasyakuran HUT Kesad Ke 71


Foto:ist

Gagal Panen Mangga Petani Merugi


Pasuruan, Laras Post - Panen Raya Mangga yang biasanya satu tahun
dua kali di Desa Rombo Wetan Kecamatan Rembang Kabupaten
Pasuruan, kali ini rencana gagal, karena musim hujan yang tidak menentu.
Salah seorang warga Rombo Wetan, Khoiron yang memiliki tanaman
mangga hingga hektaran, mengeluh rusaknya mangga sehingga kali ini tidak
berbuah. Padahal biasanya setiap musim panen ia bisa memperoleh hasil
ratusan juta rupiah. Panen musim ini gagal, ujarnya.
Khoiron mengatakan, kerugian akibat panen gagal tidak dapat dihindari,
padahal ia telah berupaya dengan memberi pupuk agar mangga cepat berbuah.
Tetapi tidak menuai hasil dan malah rugi, ungkapnya.
Menurutnya, panen mangga sangat tergantung dengan kondisi cuaca, jika
cuaca tidak menentu maka akan mempengaruhi produksi mangga. Memang
tergantung dari musim dan harus kita sadari, ya mau gimana lagi itu kehendak
yang maha kuasa, terangnya pasrah.
Kades Rombo Wetan Edi S saat di konfirmasi mengatakan, panen
mangga bulan ini rusak. Ya terpaksa harus menyadari buat warga saya yang
menanammya. Kita pupuk lagi aja biar bisa tumbuh lagi buah mangganya,
ungkap Edi
Bukan hanya buah mangga saja yang rusak di musim hujan ini, buah
semangka, blewah juga rusak, sehingga petani mengalami kergian. Apalagi
biaya yang dikeluarkan saat tanam puluhan juta rupiah. (Abdulah).

Warga Pertanyakan Dana Pupuk


Gapoktan Tahun 2014
Pasuruan Laras Post - Uang Pupuk untuk petani (Gapoktan)
warga Sumber Glagah Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan
tahun 2014 lalu, yang tak jelas keberadaannya. Uang senilai
Rp.125 juta tersebut diduga digelapkan oleh ketua Gapoktan.
Sejumlah warga menyebutkan, uang tersebut untuk pembayaran pupuk
subsidi yang dikirim oleh pemerintah untuk kelompok tani Sumber Glagah.
Menurut warga yang enggan namanya disebut, uang pupuk subsidi dari pemerintah
sebesar Rp.125 juta itu tidak jelas juntrungannya. Ketika kami mempertanyakannya uang
tersebut ke Ketua Kelompok Gapoktan katanya masih ada, tuturnya.
Namun menurutnya, setiap petani hendak membeli pupuk ke Gapoktan selalu
tidak ada pupuk dengan alasan tidak dikirim oleh pemerintah. Tetapi setiap kami
membeli pupuk ke Gapoktan dibilangnya tidak dikirim oleh pemerintah, maka
kami di suruh membeli sendiri ke Agen pupuk, ungkapnya.
Warga menyatakan, akibat pupuk selalu tidak tersedia sehingga petani
terpaksa membeli pupuk di agen. Sampai bertahun - tahun lamanya kami
terus membeli pupuk di Agen tersebut , kemana ya uang pupuk itu sampai
saat ini, ujarnya setengah bertanya.
Mereka berharap Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan menindak lanjuti
perkara terkait uang pupuk subsidi pemerintah yang diberikan kepada
kelompok tani Sumber Glagah Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan
yang telah bermasalah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh konfirmasi dari Ketua
Kelompok Tani H. Mudir, karena ketika hendak dikonfirmasi yang
bersangkutan tidak berada di tempat. (Abdullah)

Jember, Laras Post - Dalam rangka HUT


Kesehatan Angkatan Darat (Kesad)
Ke 71 Rumah Sakit TK III Baladhika
Husada atau yang lebih dikenal dengan
sebutan Rumah Sakit DKT Jember,
pada Sabtu (29/10/2016) pukul 09.00
WIB menyelenggarakan tasyakuran
di Wisata Pantai Papuma Jember.
Hadir pada kesempatan tersebut
seluruh dokter dan anggota rumah sakit
kecuali yang dinas melayani pasien
diruangan sekitar 200 orang, peserta
diharuskan jalan sepanjang sekitar 1 Km
dengan medan yang cukup menanjak
arah masuk Pantai Papuma.
Sesampai ditempat acara diadakan
senam peregangan kemudian diadakan
lomba-lomba volley bal, gobak sodor,
terompah berpasangan dan lain-lain
yang memperebutkan hadiah menarik
dari panitia.
Dalam sambutan dan wawancaranya
Kepala Rumah Sakit Baladhika Husada
Jember Letkol Ckm Masri Sihombing,
Sp.OT (K), M.Kes didampingi Ny Masri
Sihombing menyampaikan ucapan
terima kasih kepada semua pihak yang
mendukung seluruh rangkaian kegiatan
HUT Kesad Ke 71 yang jatuh, pada Rabu
(26/10/2016).
Berbagai rangkaian kegiatan yang
telah dilaksanakan diantaranya Karya

Foto:rudi

Kepala Rumah Sakit Baladhika Husada Jember Letkol Ckm Masri Sihombing, Sp.OT (K),
M.Kes didampingi Ny Masri Sihombing menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua
pihak yang mendukung seluruh rangkaian kegiatan HUT Kesad Ke 71

Bakti TNI bersama Koramil 0824/01


Patrang dan masyarakat setempat (07/10),
kemudian pada (08/10) Karya Bakti
bersama Koramil 0824/21 Puger dan
masyarakat setempat, selanjutnya kita
juga mengadakan anjangsana kepada
purnawirawan dan pengobatan gratis
pada (15/10/2016) kepada para veteran
dan purnawirawan dan saat sekarang ini
kita melaksanakan tasyakuran.
Lebih lanjut Masri Sihombing
menegaskan bahwa sebagai bagian dari
satuan TNI AD yang bertugas melayani

kesehatan anggota dan masyarakat


dirinya akan berupaya kontribusi
kepada masyarakat utamanya pelayanan
yang ramah minimal mempertahankan
prestasi yang sudah diraih yaitu
Terakreditasi Paripurna dari Komite
Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam
arti mendapat penilaian diatas nilai
sempurna yaitu paripurna.
Keberadaan kami ditengahtengah masyarakat hendaknya
mampu dmanfaatkan secara optimal
oleh masyarakat, ada atau tidak ada

Payah, Kabid Beserta Staf Tidak Koperatif


Malang, Laras Post - Keterbukaan
Informasi Publik (KIP) merupakan hak
terhadap seluruh rakyat Indonesia, dan
KIP juga, adalah salah satu bentuk keterbukaan dalam rangka mewujudkan
serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam penyelenggaraan negara.
Namun lain halnya yang terjadi
di ruang lingkup Dinas Pendidikan
Kabupaten Malang, Jawa Timur, dinilai
tidak koperatif terhadap sistem KIP
yang sudah diatur dalam undang-undang no14 tahun 2008.
Pasalnya, Kabid TK/SD Dindik
Kab Malang beserta anak buahnya,
kompak tidak mau membuka mulut
untuk memberikan informasi publik, dalam hal apapun. Kepala Seksi
(Kasie) Sarana TK/RA dan SD/MI,
Agus Satriadi,ST dan Kasie Kurikulum
TK/RA dan SD/MI, Siti Fatimah,S.
pd,M.si yang dimintai akses data dan
informasi, terkait lembaga sekolah yang
mendapatkan kucuran Dana Alokasi
Khusus (DAK) 2016, serta lembaga yang
menerapkan Kurikulum (K 13), justru

menutup diri.
Padahal, sudah semestinya mereka
harus membuka akses informasi dan
data yang dikelola untuk masyarakat
umum. Agus Satriadi mengatakan, dirinya tidak berani memberikan informasi
dalam hal apapun tanpa ada perintah
dari atasannya, yakni Kadin Pendidikan
Kab Malang, Ir.Budi Iswojo.
Maaf saya tidak berani memberikan data dan informasi dalam hal
apapun tanpa ada perintah dari bapak.
Coba hubungi dulu pak Budi atau
SMS, kalau ada perintah baru saya bisa
berikan mas, pinta Agus Satriadi, saat
dikonfirmasi di ruang kerjanya, pada
Kamis (3/11/2016).
Mengenai lembaga yang menerapkan Kurikulum (K13) tahun ini, Siti
Fatimah menjelaskan, untuk lembaga
yang menerapkan K13 pada tahun ajaran baru lalu hanya ada 16 lembaga, dan
sekarang sudah ada sekitar 200 lembaga
yang ikut menerapkan K 13 khususnya
di Sekolah Dasar (SD).
Namun sangat di sayangkan, ketika

di tanya lembaga mana saja yang menerapkan K13, Siti Fatimah hanya terdiam
dan tidak berkenan untuk memberikan
informasi. Sebentar saya tanya Pak
Agus Satriadi dulu, katanya.
Masih di tempat yang sama, Agus
Satriadi langsung mengatakan, pihaknya tidak berani memberikan data
tersebut. Yang lebih jelasnya, tanya Pak
Budi saja, pinta Agus Satriadi untuk
yang kedua kalinya.
Di singgung terkait buku penunjang
K13, yang diperjual-belikan olehbeberapa lembaga khususnya tingkat Sekolah
Dasar (SD), dirinya mengatakan, kalau
hal tersebut tidak ada anjuran dari Dinas
Pendidikan untuk di perjual belikan.
Karena buku tersebut sudah di anggarkan melalui dana Bantuan Operasional
Sekolah (BOS).
Kepala Bidang (Kabid) TK/RA
dan SD/MI, Drs. Ahmad Wahid MM,
ketika dikonfirmasi secara terpisah
menjelaskan, bahwa tindakan para
stafnya sudah benar.
Menurutnya untuk urusan apa saja

kartu BPJS jangan ragu, datang saja ke


rumah sakit kami dan kami pasti akan
melayani.
Saat Kami tanyakan kendala
yang dihadapi Masri Sihombing
menegaskan untuk kendala yang
dihadapi adalah sumberdaya
dokter specialis rumah sakit kami
baru mempunyai rata-rata 1 yaitu
specialis penyakit dalam 1, OBGYN
(kebidanan) 3, specialis bedah 1
dan specialis anak 1, seyogyanya
memiliki minimal 2 dokter specialis
namun dengan sumberdaya yang
ada kami berupaya melaksanakan
pelayanan semaksimal mungkin
terbukti kita mendapatkan nilai
pelayanan tertinggi se Indonesia
oleh KARS.
Acara ditutup dengan doa,
pemotongan tumpeng oleh Kepala
Rumah Sakit yang diberikan kepada
ASN yang mendekati purna tugas
Ida Nursilawati, selanjutnya acara
pembagian hadiah kepada tim lomba
yang menang pada lomba ditingkat
Kesdam V/Brw dan lomba-lomba
internal rumah sakit seperti akreditasi
ruangan, kebersihan ruangan dan
ketertiban ruangan serta doorprise bagi
peserta yang hadir saat itu sehingga
acara cukup meriah sekali. (sis24)
khususnya informasi publik harus lewat
kepala Dinas terlebih dahulu, karena sudah ada amanat dari atasan. Apa yang
dilakukan anak buah saya itu sudah
benar, karena di sini satu pintu, semua
harus lewat kepala dinas. Saya juga
sebagai kepala bidang, terus terang gak
berani memberikan informasi, karena
ini mandat dari Pak Budi, semua harus
melalui dia, ujar Wahid.
Hal ini besar dugaan, kalau dinas
terkait ikut dalam permainan praktek
jual beli buku K13 dan dugaan penyelewengan Dana DAK 2016, seperti
yang terjadi pada tahun 2015 silam.
Berdasarkan surat perintah penyelidikan dengan nomor: Print975/05/Fd.1/08/2016, tanggal 26
Agustus 2016 lalu, yang di tujukan
kepada, Agus Suparno,Spd,Msi, selaku
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dinas
Pendidikan Kabupaten Malang, untuk
dimintai keterangan, terkait adanya
dugaan penyelewengan pelaksanaan
proyek yang bersumber dari Dana
Alokasi Khusus (DAK), yang pelaksanaannya banyak secara tidak swakelola
melainkan dipihak ketigakan kepada
rekanan senilai, Rp. 5.755.085.000,.(al)

SMAN 2 Klungkung Mewakili Lomba PKTP Tingkat Provinsi Bali

SDN Kalirejo Bangil, Pasuruan

FOTO:Abdullah

Sekolah Kutip Pungli


Orang Tua Murid Resah

Pasuruan, Laras Post Oran tua murid SDN Kalirejo Bangil, Pasuruan resah
dengan adanya pungutan yang dikenakan pihak sekolah, sebesar Rp 15
ribu per bulan pada setiap murid, dengan dalih untuk dana paguyuban.
Sejumlah orang tua murid menyebutkan, pungutan liar (Pungli) tersebut dikhususkan
untuk murid kelas 5 dan 6 dengan dalih untuk dana paguyuban sebesar Rp.15 ribu perbulan
yang harus di bayar oleh siswa, padahal sekolahan gratis tidak dipungut biaya .
Anak saya sekolah di SDN Kalirejo Bangil duduk di kelas lima dikenakan biaya
per bulan Rp. 15 ribu untuk membayar paguyuban, tegas salah satu orang tua
murid yang namanya enggan disebut.
Ia mengatakan, pungutan menjadi memberatkan para orang tua murid karena
dikenakan setiap bulan. Kalau satu kali saja kita nggak apa apa, tetapi kalau
diwajibkan perbulan kita keberatan. Kalau tidak dibayar dua bulan kita ditagih dan
bayarnya dobel. Ini namanya pemaksaan, tuturnya .
Orang tua murid berharap, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan,
menindak lanjuti perkara pungutan terhadap siswa SDN Kalirejo Bangil.
Kepala Sekolah SDN Kalirejo Bangil saat hendak dikonfirmasi tidak berada di
tempat. (Abdullah)

Klungkung Bali, Laras Post - Penderita


Kanker di Indonesia sangat tinggi,
terbukti menurut catatan WHO pada
tahun 2030 akan terjadi lonjakan penderita
kanker di Indonesia sampai tujuh kali
lipat. Jumlah Kanker yang meninggal
juga semakin memprihatinkan,
tingginya kasus kanker surviks di
Indonesia membuat Indonesia sebagai
Negara dengan jumlah penderita
kanker surviks terbanyak di dunia.
Bupati Klungkung Nyoman Suwirta
menerima Tim Penilai Penanggulangan
Kanker Terpadu Paripurna (PTKP)
Tingkat Provinsi Bali, pada Rabu
(2/11/2016) di SMAN 2 Semarapura.
Ketua Tim PTKP Provinsi Bali, DR. dr.
Suardana, hadir dalam acara penilaian
tersebut, demikian juga Wakil Bupati
Klungkung Made Kasta, serta Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD),
dan SKPD terkait.
Bupati Klungkung Nyoman Suwirta
mengatakan, pemerintah Kabupaten
Klungkung telah berupaya untuk
melaksanakan berbagai kegiatan
penanggulangan kanker yang disesuaikan
dengan kondisi dan kemampuan daerah,
yaitu dengan koordinasi serta melibatkan
berbagai instansi terkait.
Salah satu kegiatan yang cukup

penting adalah Penanggulangan Kanker


Terpadu Paripurna (PTKP) di seluruh
SD, SMP dan SMA/K di Kabupaten
Klungkung dalam kegiatan ini YKI
Kabupaten Klungkung selain bekerja sama
dengan instansi terkait juga melibatkan
langsung Forum Guru Pembina PTKP.
Khusus lomba PTKP Tingkat
Provinsi Bali yang hari ini dilaksanakan
di Kabupaten Klungkung kami telah
berusaha maksimal, walaupun demikian
kami sadari masih ditemui banyak
kekurangan dan kendala, karena itu
harapan saya kepada Tim Penilai
Provinsi selain penilaian juga dilakukan
pembinaan sehingga bisa menjadi
masukan berguna bagi kami dalam
program selanjutnya, tuturnya.
Ia juga menyatakan, lomba yang
dilakukan bukanlah segala-galanya.
Ada atau tidak ada lomba, diharapkan
pihak sekolah dengan segala isinya
selalu dalam keadaan sehat, terang
Bupati Suwirta.
Panitia Perwakilan Sekolah Kepala
Sekolah SMA N 2 Klungkung I Gusti
Lanang Puji mengatakan, bahwa
dasar hukum pelaksanaan lomba
PTKP ini adalah sebagai komitmen
pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah
Kabupaten dan semua lapisan

FOTO:AsH

masyarakat termasuk siswa melalui


aspek penanggulangan kanker yaitu
pencegahan primer, deteksi dini,
pengobatan, paliaktif/bebas nyeri
secara multidisipliner.
Program PTKP adalah merupakan
program unggulan YKI karena program
penanggulangan penyakt kanker secara
menyeluruh dilaksanakan oleh semua
potensi yang ada, baik pemerintah
bersama masyarakat termasuk swasta.
YKI Klungkung dalam
menanggulangi Kanker di Klungkung
sudah melakukan Sosialisasi
penguatan kelembagaan organisasi
dan administrasi, pembentukan tim

PTKP Kabupaten dan PTKP tingkat


sekolah serta kelompok pelajar peduli
kanker. Melalui lomba PTKP Tingkat
Provinsi Bali kita tingkatkan kepedulian
bersama, terhadap pencegahan kanker
menuju Klungkung yang unggul dan
sejahtera. terangnya.
Ketua Tim Penilai Lomba PKTP
tingkat Provensi Bali Prof. DR. dr.
Suardana, sangat mengapresiasi
langkah -langkah yang sudah
diambil di Kabupaten Klungkung
terhadap Penangulangan Penyakit
Kanker melalui sosialisasi penguatan
Organisasi, PKTP Kabupaten, dan
PKTP di Tingkat Sekolah. (Hms/Ash)

Laras Regional
Camat Kerahkan Satpol PP
Razia Anak Punk
Banyuwangi, Laras Post - Banyaknya laporan dan keluhan
masyarakat penguna jalan protokol di wilayah kota Genteng,
Kecamatan genteng, Kabupaten Banyuwangi, tentang anak
jalanan atau istilah lain biasa disebut anak punk, membuat
pemerintah setempat bertindak tegas, dengan melakukan
razia, pada Senin (31/10/16) di jalan raya dalam kota
maupun gang-gang kecil yang menuju ke perumahan warga.
Sasaran utama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
dalam melakukan razia tersebut, yaitu lampu merah yang
berada di depan Tawang Alun FM Kalisetail dan lampu merah
dalam kota serta lampu merah Genteng Wetan.
Camat Genteng Firman Suyoto mengatakan, pihaknya
melakukan razia ini, karena banyak laporan dan keluhan
masyarakat khususnya pengguna jalan raya. Apalagi sampai di
posting ke akun facebook, tentang kelakuan anak-anak tersebut
yang selalu meminta uang dengan memaksa, ujarnya.
Dalam razia itu petugas berhasil mengamankan 4 anak
jalanan, dengan membawa ke kantor kecamatan untuk
dilakukan pendataan dan pembinaan.
Tidak cukup di bina saja, beberapa petugas mencoba
merapikan dandanannya dengan mengganti pakaian dengan
yang baru, tidak hanya itu, rambut anak punk ini juga dicukur
gundul dan disuruh mandi untuk menghilangkan bau yang
melekat di masing- masing tubuh anak jalanan itu.
Setelah di data dan dilakukan pembinaan akhirnya
anak-anak punk yang tidak membawa indetitas tersebut di
lepaskan kembali,dengan harapan tidak mengamen di jalanan.
Sebenarnya masih banyak anak-anak punk atau anak jalanan
yang luput dari petugas, dikarenakan personil Satpol PP yang
ditugaskan di wilayah Kecamatan Genteng ini sangat terbatas
sekali. Jadi banyak yang kabur setelah melihat ada razia,
tambahnya. (tik)

FOTO:ms

Drenase Rata Dengan Jalan Desa


Kalibaru Kulon Rawan Banjir
Banyuwangi, Laras Post - Hujan deras menyapa hampir
seluruh wilayah Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi,
pada Rabu (26/10/2016). Akibatnya, banyak ruas jalan
tergenang dan mengganggu arus lalu lintas. Salah satunya
terjadi di Jalan raya Banyuwangi-Jember, tepatnya di depan
toko Damai 2, depan Koramil Kalibaru Desa Kalibaru Kulon.
Ketinggian air yang mencapai 30 sentimeter, mengganggu
laju kendaraan dari kedua arah. Samsul, warga Desa
Banyuanyar mengatakan, sebenarnya hujan telah terjadi
sejak Selasa (25/10/ 2016). Banjir walaupun sempat surut,
namun tingginya curah hujan dan buruknya sistem drainase
membuat ketinggian genangan air bertambah tinggi sore
harinya. Dua hari itu, kita diguyur hujan. Bahkan, hari
Selasa lebih deras, ujarnya.
Samsul menyebutkan, selain itu banjir terjadi akibat
penanganan drainase yang kurang baik. Pemerintah Kabupaten
Banyuwangi dirasa kurang berhasil dalam menangani masalah
drainase, katanya,
Akibat banjir yang terjadi, terlihat beberapa pemilik
sepeda motor harus mendorong kendaraannya, karena
mogok menerjang banjir. Apalagi jalan yang berada di depan
Mapolsek Kalibaru dan area Polsek juga tergenang air setinggi
25 sentimeter. (MS)

FOTO:war

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Bupati Jembrana Serahkan


Bonus Pada Kontingen Porjar
Sejumlah atlet yang
ikut berlaga di Pekan
Olahraga Pelajar
(Porjar) Tingkat
Provinsi Bali Juni
2016, menerima
bonus dari Bupati
Jembrana I Putu Artha
atas perjuangannya.
Bali Laras Post - Para atlet peraih
medali menerima bonus bernilai
ratusan juta yang diserahkan
langsung Bupati Jembrana I Putu
Artha di Gedung Kesenian Bung
Karno (GKBK) Jembrana, Bali.
Penyerahan tersebut juga
disaksikan oleh Sekda I Gde
Gunadnya, Asisten Ketataprajaan,
Asisten Ekbangsos dan sejumlah
Kepala SKPD Pemkab Jembrana.
Dalam laporannya Kabid

Mudora (Pemuda dan Olahraga)


Made Nuada mengatakan, jumlah
kontingen Jembrana tahun ini
sebanyak 328 orang yang terdiri
dari atlet 270 orang dan pelatih
58 orang.
Dalam Porjar Provinsi Bali,
kontingen Jembrana berhasil
meraih 26 medali emas, 22 medali
perak dan 44 medali perunggu
dengan total bonus senilai Rp 122
juta lebih.
Bupati Jembrana I Putu Artha
mengapresiasi atas prestasi
yang diraih oleh para atlet-atlet
Jembrana yang ikut berlaga.
Melihat dari usianya yang masih
dini sudah mampu berprestasi
untuk Jembrana. Ini luar biasa.
Terlebih lagi jika usianya memasuki
usia dewasa, saya yakin akan lebih
baik lagi, kata Artha.
Selain itu Bupati Artha juga
menyebutkan, jika tahun ini
memperoleh emas, maka itu

Bupati Jembrana Serahkan Bonus Pada Kontingen Porjar

harus dipertahankan, tetapi


jika mendapat medali perak
maka harus mampu nantinya
meningkatkan menjadi emas.
Dan yang memperoleh perunggu
supaya mampu meraih perak.
Begitu juga yang belum meraih

FOTO:ASH

medali, harus meningkatkan


latihan agar meraih medali.
Saya justru sangat senang
jika bisa menganggarkan lebih
banyak untuk bonus, sebab itu
artinya medalinya juga banyak,
kata Artha. (Ash).

Bupati Borong Bazar UMKM SMAN 1 Purbalingga


Purbalingga, Laras Poat Bupati
Purbalingga Tasdi didampingi Ketua
Tim Penggerak PKK Kabupaten
Purbalingga Erny Widyawati Tasdi
memborong berbagai olahan produk
dan kerajinan khas Purbalingga dalam
bazaarUsaha Kecil Mikro Menengah
(UMKM) yang diadakan oleh siswa siswi
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN)
1 Purbalingga Jumat (28/10/2016)
dalam rangka Peringatan Sumpah
PemudaKe-88 Tahun 2016.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati
hampir memborong satu perastu semua
produk UMKM Purbalingga mulai berbagai aneka kerajinan dari tempurung,
makanan kecil, minuman tradisional,
aneka kue, kuliner dan produk-produk
lain. Bupati mengapresiasi dan menyambut baik inovasi dan kreatifitas
yang dilakukan oleh siswa siswi SMAN
1 Purbalingga.
Hal tersebut, menurut Bupati menjadi
bagian untuk menggerakan jiwa-jiwa
interpreuner (wirausaha) yang dimulai

FOTO:sam

Bupati Purbalingga Tasdi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten


Purbalingga Erny Widyawati Tasdi memborong berbagai olahan produk dan kerajinan
khas Purbalingga dalam bazaar UMKM

dari bangku sekolah. Saya menyambut


baik inovasi yang dilakukan SMAN1
Purbalingga dibawah komando kepala
sekolah. Saya kira ini bagian untuk
menggerakan jiwa-jiwa interpreunership
yang dimulai dari sejaksekolah, tutur

Bupati.
Untuk itu, sambung Bupati, dengan
kegiatan tersebut, harapannya mereka
mampu memiliki jiwa-jiwa untuk berwirausaha, sehingga nantinya para siswa
bisa mencukupi untuk kebutuhan hidup

dan memiliki kreatifitas dan inovasi.


Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN
1 Purbalingga Kustomo mengatakan
bahwa kegiatan tersebut dalam rangka
Hari Sumpah Pemuda serta kegiatan
mid semester juga sebagai perwujudan
SMAN 1 Purbalingga sebagai sekolah
rujukan untuk memberi contoh bagi
sekolah lain di Purbalingga.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk menanamkan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi anakanaksupayamerekalebih mandiri
kedepannya,jelasnya.
Kustomo menambahkan, harapan
dari kegiatan tersebut agar dapat mendongkrak dan meningkatkan UMKM
Kabupaten Purbalingga. Sedangkan
produk yang dijual dalam bazaar tersebut kebanyak produk-produk lokal
Purbalingga, seperti aneka kuliner,
kerajina dan lain-lain dan diikuti 36
stand yang masing-masing merupakan
perwakilan masing-masing kelas yang
ada di SMAN 1 Purbalingga.(Sam)

Eksibisi SMA/SMK/MA Digelar 3 Hari di GOR Goentoer Darjono


Purbalingga, Laras Post - Dinas
Pendidikan Kabupaten Purbalingga
menggelar eksibisi SMA/SMK yang
diikuti K3 UPT Dinas Pendidikan,
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah
(MKKS) SMP, MKKS SMA/SMK, 15
SMA, 27 SMK, 2 MA, Badan Narkotika
Nasional (BNN) Purbalingga, BPD
Jateng Cabang Purbalingga serta dari PT
Telkom Wilayah Purwokerto. Kegiatan
ini digelar selama tiga hari mulai 2
4 November 2016 di halaman GOR
Goenteor Darjono Purbalingga.
Dalam laporannya, Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten Purbalingga
Tri Gunawan Setyadi mengatakan,
bahwa yang melatar belakangi kegiatan
eksibisi adalah sudah dimulainya era
Masyarakat Ekonomi Eropa (MEA)
dimana sektor tenaga kerja tidak
terbatas pada satu negara dan hal
inilah yang menjadi tantangan bagi
dunia pendidikan, dan merupakan ujian
bagi sekolah menyiapkan sumber daya
manusianya yang mumpuni.
Menjadi tanggung jawab kita
bersama, menyiapkan tenagatenaga profesional yang mumpuni

dan berkompetensi unggul sehingga


mampu bersaing di era MEA ini, kata
Gunawan.
Selanjutnya Gunawan
menambahkan, maksud diadakannya
eksibisi SMA/SMK/MA ini juga untuk
memfasilitisasi sekolah menampilkan
hasil karya produk unggulannya serta
kearifan lokal masing-masing sekolah,
mensosialisasikan program-program
sekolah sesuai jurusan, kompetensi dan
program keahlian, membangun jaring
networking antara sekolah dengan dunia
usaha ataupun dunia industri, serta
sebagai ajang promosi dan informasi
bagi siswa-siswa SMP/MTs yang akan
melanjutkan ke SMA/SMK/MA.
Dengan melihat langsung kesini,
selain melihat berbagai produk unggulan
dari berbagai sekolah, masyarakat juga
mendapatkan informasi apabila putraputrinya ada yang akan melanjutkan ke
jenjang SMA/SMK, jelasnya.
Bupati Purbalingga Tasdi yang hadir
bersama Wakil Bupati Dyah Hayuning
Pratiwi dan segenap unsur Forkopimda
serta sejumlah Pejabat Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Purbalingga

FOTO:sam

Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga menggelar eksibisi SMA/SMK yang diikuti K3 UPT
Dinas Pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, MKKS SMA/SMK, 15 SMA,
27 SMK, 2 MA,

berkenan membuka kegiatan eksibisi yang


ditandai dengan menekan tombol sirine.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan
rombongan berkeliling ke berbagai stand
yang menampilkan berbagai produkproduk unggulan dari berbagai sekolah.
Gelaran kedua Eksibisi SMA/
SMK ini mendapat apresiasi baik
dari Bupati Tasdi. Walaupun tahun
depan akan menjadi kewenangan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,
namun Bupati akan terus mendukung

kegiatan eksibisi karena menurutnya


kegiatan ini merangsang gerakan siswa
menjadi manusia kreatif dan inovatif
sehingga kelak berguna bagi dirinya,
bangsa dan negara.
Nanti saya mohon ijin ke Pak
Gubernur, kegiatan eksibisi untuk tetap
diadakan karena pengaruhnya sangat
positif memacu kreatifitas generasi
muda untuk berinovasi yang berguna
bagi kemajuan bangsa, demikian kata
Bupati Tasdi. (Sam)

Gebyar Peragaan Manasik Haji TK ABA Sidokumpul


800 meter di Pantai Desa Sidokumpul
yakni tempat Peragaan Manasik Haji
digelar. Gebyar acara Manasik Haji
dihadiri para tokoh masyarakat. Intinya
sama, hanya isinya doa semoga anakanak yang hadir dalam acara ini semoga
bisa menjalankan ibadah haji.
Acara Peragaan Manasik Haji
dimulai, urutan pertama TK ABA
Sidokumpul, Gema Takbir bersautan
mengumandangkan Asma ALLAH.

SD Negeri Golokan yang berlokasi di Jalan Raya Dandles Desa Golokan,


Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik,

SD Negeri Golokan Perlu Tambahan Ruangan


Gresik, Laras Post - Bangga dan senang SD Negeri Golokan yang
berlokasi di Jalan Raya Dandles Desa Golokan, Kecamatan Sidayu
Kabupaten Gresik, pada akhir tahun 2016 SD Negeri tersebut
mendapat bantuan Dana Insentif Daerah (DID) yaitu rehab ruang kelas.
Kepala SD Negeri Golokan Sadeli, S.Pd mengungkapkan, jumlah
murid SD Negeri Golokan ada 206 murid dan tenaga pengajar ada
8 guru PNS dan satu kepala sekolah, sedangkan guru GTT ada 6
guru.
Ia mengaku bersyukur dan bangga atas bantuan yang didapat
karena dengan peningkatan sarana dan fasilitas diharapkan akan dapat
meningkatkan kualitas pendidikan. Namun menurutnya masih ada
kekurangan ruang guru.
Saya sangat bangga atas bantuan Pemerintah Kabupaten Gresik,
DID untuk tehab ruang gedung SD Negeri ini dan fasilitas sudah
mencukupi cuma ada kekurangan tentang ruang guru dan ruang
pertemuan. Mudah-mudahan pada tahun 2017 depan nanti sesuai
dengan harapan saya bisa tercapai, ujarnya.
Menurutnya, apabila SD Negeri ini fasilitas lengkap dan memadai,
maka belajarpun akan nyaman sehingga nantinya bisa menjadi murid
yang berkualitas dan berkuantitas dan menjadi murid yang berguna
bagi agama, nusa dan bangsa. (WAR)

15

Sholat Sunat Dua Rokaat

Lamongan, Laras Post - Bertempat di


TK Aisya Bustanul Atfal (TK ABA) Desa
Sidokumpul Kec. Paciran Kab. Lamongan
sekaligus menjadi tuan rumah dalam rangka
acara, Gebyar Peragaan Manasik Haji.
Acara Gebyar tersebut dihadiri 20 Lembaga
TK ABA Se Kecamatan Paciran, dan Tiga
Lembaga TK ABA Kecamatan Laren
serta satu tamu kehormatan dari TK ABA
Desa Mertani Kecamatan Karanggeneng.
Dalam acara Gebyar Manasik Haji
tersebut, Muhirotun S.Pd sebagai Guru
TK ABA Desa Sidokumpul menjadi

FOTO:war

Ketua Panitia dan ia juga pernah meraih


prestasi pada kejuaraan mendongeng
anak yaitu meraih juara satu tingkat
Provinsi Jawa Timur.
Dalam acara Gebyar tersebut ada dua
tempat, tempat yang pertama starnya
berada di pasar wisata Desa Sidokumpul.
Semua peserta berkumpul menjadi satu
satu ditempat tersebut teriknya sang
surya pada siang hari tidak menghalangi
para peserta Manasik Haji. Dilanjutkan
berjalan pawai menuju tempat yang
kedua atau tempat inti berjarak sekitar

Ketua Pantia Sibuk Mengatur

Perayaan layaknya orang melakukan


haji diawali melempar batu (Balang
Jumroh) lalu mengitari Kaba dilanjut
dengan Sholat Sunat 2 Rokaat lalu
minum air Zam-Zam, lari dari Bukit
Sofa ke Bukit Marwa dilanjut dengan
Takhalul (Potong Rambut) sempurnalah
sudah Peragaan Manasik Haji tersebut,
sengan diadakan peragaan ini agar anak
imanya menjadi sebagai pondasi Agama
Islam yang kuat. (WAR)

ragam

16

Edisi 79 / TH V / 7 - 20 NOVember 2016

Indonesia Akan Selenggarakan


Challenges Forum
Jakarta, Laras Post - Sejalan dengan komitmen Indonesia dalam
memelihara perdamaian dan keamanan internasional, Indonesia
akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Challenges Forum (CF)
yang bertemakan penguatan kesiapan kolektif untuk kesuksesan Misi
Pemeliharaan Perdamaian PBB. CF Workshop akan digelar pada 10
11 November mendatang, di Bali. Indonesia sendiri merupakan salah
satu negara mitra CF.
Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata (KIPS)
Kementerian Luar Negeri Andy Rachmianto mengatakan, Challenges
Forum merupakan wadah bagi 22 negara mitra untuk melakukan
dialog secara komprehensif dan konstruktif yang melibatkan berbagai
pemangku kepentingan seperti pembuat kebijakan, praktisi dan
akademisi, dalam membahas berbagai isu utama dan perkembangan
Misi Pemeliharaan Perdamaian (MPP) Perserikatan Bangsa-Bangsa
(PBB).
Ia menjelaskan, pertemuan ini secara khusus akan membahas
mengenai pentingnya kesiapan seluruh aktor MPP PBB terkait dalam
memasuki tahun 2017 dan upaya yang dapat dilakukan bersama,
termasuk oleh negara-negara penyumbang personel, dalam mendukung
kesuksesan misi PBB yang ada saat ini maupun di waktu mendatang.
Direktur KIPS itu mengungkapkan, pertemuan direncanakan
dibuka oleh Dirjen Multilateral Kemlu RI, Dubes Hasan Kleib, dan
akan dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari perwakilan 22
negara mitra Challenges Forum (komponen militer, polisi, dan sipil),
pejabat tinggi PBB,dan para pakar serta perwakilan dari berbagai
instansi terkait di Indonesia.
Sesuai dengan pelaksanaan politik luar negeri dan diplomasi
multilateral Indonesia, sekaligus sebagai bagian dari amanat
Pembukaan UUD 1945, menurut Andy, Pemerintah RI terus berupaya
untuk memainkan peran aktifnya dalam meningkatkan jumlah
personel Indonesia pada MPP PBB, baik dari segi jumlah dan kualitas
personel Indonesia. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya untuk
mewujudkan Vision 4.000 Peacekeepers yang tercantum dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode tahun
2015-2019, ujarnya.
Komitmen Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan Challenges
Forum ini, menurut Andy, akan memberikan nilai tambah bagi
kontribusi Pemerintah dalam menjaga perdamaian dan keamanan
internasional, sekaligus sebagai salah satu negara penyumbang pasukan
terbesar di misi PBB, dengan total sebanyak 2,867 personel.
Selain itu, lanjut Direktur KIPS Kemlu itu, peran dan kontribusi
Indonesia diharapkan dapat pula menjadi modalitas untuk memperkuat
pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan
PBB periode 2019 2020. (her, sg, ram)

Kominfo Terima Penghargaan


National Procurement 2016
Jakarta, Laras Post Kementerian Kominfo terpilih
sebagai salah satu pemenang
National Procurement
Award 2016 untuk Kategori,
Komitmen Penerapan Standar
LPSE: 2014, pada Kamis
(03/11/2016) di Balai Kartini,
Jakarta.
Peny erahan Nat ional
Procurement Award
merupakan salah satu agenda
Rapat Kerja Nasional LPSE
2016 dengan tema, Penguatan
Peran Serta LPSE dalam
Pembangunan Nasional yang
berkualitas.
Dalam kesempatan itu,
Direktur Jenderal Aptika
Kemkominfo Semuel Abrijani
Pangerapan mengatakan e-catalog memudahkan masyarakat apresiasi
dengan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Berkaitan dengan
cyber security dalam penggunaan LPSE, Semuel mengatakan Kominfo
bisa berkolaborasi membuat cyber security di platform kementerian
atau lembaga.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Permadi Soemantri
Brodjonegoro mengatakan LPSE telah mengubah pelayanan menjadi
lebih baik. Tadinya lahan basah menjadi simbol good governance,
ujarnya seraya berharap dengan adanya sistem yang mengedepankan
transparansi dan good governance, akan dapat membuat penyerapan
belanja kementerian/lembaga lebih baik.
Bambang mengatakan e-government berperan ke depan dalam
hal administrasi pemerintahan. Kalau LPSE sudah berjalan di semua
lini kementerian/ lembaga, maka LPSE akan menjadi cikal bakal egovernment yang membuat semakin transparan dan good governance.
Kita ingin memberikan yang terbaik kepada layanan masyarakat,
tambahnya.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad
Basoeki Hadimoeljono mengatakan persoalan implementasi LPSE akan
membutuhkan kesiapan sumberdaya manusia. Sumber daya manusia
dan culture-nya harus siap. Pengadaan barang harus bisa dimonitor
real time, tuturnya.
Menurut Kepala Bagian Hukum dan Humas LKPP Andi Susanto,
LPSE sejak diinisiasi tahun 2008 berkembang dari hanya lima menjadi
644 LPSE yang tersebar di seluruh Indonesia. Andi menjelaskan
bahwa unit kerja LPSE telah mencatatkan transaksi pengadaan secara
elektronik sebesar Rp1.436 Triliun dengan nilai efisiensi Rp112 tTriliun
sampai tahun berjalan 2016.
Rakernas LPSE 2016 dihadiri oleh sekitar 1400 peserta terdiri dari
pimpinan K/L/D/I, LPSE praktisi, dan para pihak pemerhati pengadaan
barang/jasa pemerintah antara lain World Bank, Asian Development
Bank, Indonesia Corruption Watch, Indonesia Procurement Watch, dan
Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia. (sg)

Batal Ke Australia, Manfaatkan Teknologi Presiden Sapa Diaspora Indonesia di Sydney

Presiden Jokowi: Negara


Dalam Kondisi Aman dan Baik

Teknologi informasi
menjadikan dunia seolah
tanpa sekat. Saat ini
berbagai peristiwa yang
terjadi di berbagai belahan
dunia dapat diketahui
langsung pada saat yang
bersamaan di tanah air.

Bogor, Laras Post - Meski menunda


kunjungan kenegaraan ke Australia,
dengan memanfaatkan kemajuan
teknologi, Presiden Joko Widodo tetap
dapat menyapa langsung diaspora
Indonesia yang memenuhi gedung
pertemuan Sydney Showground, Sydney
Olympic Park Australia, Minggu siang 6
November 2016.
Siang itu, Presiden Jokowi yang
tengah berada di Bogor melakukan,
video conference, dengan diaspora
Indonesia yang berada di Sydney.
Presiden mengawali sambutannya
dengan menyampaikan permohonan
maaf karena tidak bisa bertatap muka
dengan diaspora Indonesia yang
berada di Australia, khususnya di kota
Sydney.
Semuanya karena situasi di negara
kita yang tidak memungkinkan saya
meninggalkan Tanah Air. Meskipun
saat ini semuanya sudah dalam kondisi
yang baik, normal kembali 100 persen,
ucap Presiden.
Presiden juga menyampaikan bahwa
dirinya telah berbicara langsung dengan
Perdana Menteri Australia Malcolm
Turnbull melalui saluran telepon untuk
menyampaikan penundaan kunjungan
ke Australia.
Saya juga telah menelpon PM
Turnbull, dan menyampaikan untuk
kunjungan kenegaraan saya ke Australia
ditunda beberapa saat yang nanti akan
kita _re-schedule_ lagi, dan beliau sangat
memahami situasi itu, tutur Presiden.

Presiden Jokowi saat melakukan dialog bersama Diaspora Indonesia di Sydney melalui video conference.

Lakukan Percepatan Pembangunan


Setiap kali bertemu dengan
diaspora Indonesia, Presiden selalu
menginformasikan situasi terkini
tentang berbagai bidang di Tanah Air.
Kali ini, Presiden menyampaikan bahwa
pemerintah terus berusaha mengejar
ketertinggalan yang terjadi di tanah
air.
Masalah besar yang kita
hadapi adalah yang berkaitan
dengan ketimpangan, kemiskinan,
pengangguran. Oleh sebab itu, untuk
mengejar ini, kita terus melakukan
percepatan-percepatan pembangunan
infrastruktur, percepatan-percepatan
kebijakan di regulasi yang kita harapkan
bisa bersaing, berkompetisi dengan
negara-negara lain, kata Presiden.
Tidak hanya itu, pemerintah juga
akan mengejar pembangunan sumber
daya manusia (SDM) dengan cara yang
_massive_ dan besar-besaran. Sehingga
level peningkatan pembangunan SDM
ini betul-betul bisa ditingkatkan, ucap
Presiden.
Konsolidasi Terus Dilakukan
Tentang situasi dan kondisi keamanan
di Tanah Air pasca unjuk rasa 4 November
2016, Presiden menyampaikan bahwa
kondisi saat ini dalam situasi yang

aman. Stabilitas politik juga tidak ada


masalah, sehingga tidak ada yang perlu
dikhawatirkan, tetapi masih memerlukan
konsolidasi-konsolidasi politik,
konsolidasi-konsolidasi kenegaraan,
ujar Presiden.
Oleh karenanya sejak kemarin
pagi hingga malam, Presiden terus
mengundang tokoh-tokoh politik
dan agama guna bertukar pikiran.
Untuk memberikan masukan-masukan
dalam rangka memberikan rasa sejuk,
mendinginkan suasana, dan hal-hal
seperti itulah yang terus akan kita
lakukan dalam minggu-minggu ini,
ujar Presiden.
Presiden Joko Widodo mengingatkan
meski konstitusi Indonesia memberikan
peluang untuk menyampaikan
aspirasi, memberikan peluang untuk
berdemokrasi, tetapi penyampaian itu
harus dilakukukan dengan cara-cara
yang tertib dan damai. Ke depan
penyampaian-penyampaian aspirasi itu
bisa dilakukan dengan baik, tertib, dan
damai, ujar Presiden.
Tetapi apabila penyampaian aspirasi
sudah masuk pada pelanggaran hukum
dan menimbulkan kerusuhan, maka
hukum harus tetap ditegakkan. Saya
pastikan aparat keamanan, kepolisian,
akan melakukan penegakan hukum

Foto:BPMI

dengan tegas. Kita ingin Indonesia


kita, terus kita jaga agar aman, damai,
sehingga pembangunan terus bisa kita
laksanakan, ucap Presiden.
Di akhir sambutannya, Presiden
menegaskan kembali bahwa negara
Indonesia berada dalam kondisi yang
aman dan baik. Tidak ada yang perlu
dikhawatirkan, imbuh Presiden.
Aspirasi Diaspora
Senada dengan hal tersebut, para
diaspora Indonesia di Australia pun
turut menyampaikan aspirasi dan
harapan mereka terkait kedamaian,
persatuan dan ketegasan pemerintah
Indonesia dalam rangka menjaga Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Harapan tersebut, dituangkan dalam
sebuah deklarasi sebagai berikut:
Kami Masyarakat Indonesia di
Australia menyatakan harapan kami:
1. Kedamaian: Kami berharap Presiden
Jokowi tetap berkomitmen menjaga
kedamaian Indonesia.
2. Persatuan: Kami berharap bangsa
Indonesia yang beragam tidak
terpecah belah oleh alasan apapun.
3. Ketegasan: Kami berharap pemerintah
memastikan terlaksananya reformasi
hukum untuk meningkatkan integritas
bangsa Indonesia .
4. Indonesia Damai Bersatu adalah
harapan kita semua.
Turut mendampingi Presiden dalam
acara ini, Menteri Luar Negeri Retno
Marsudi, Menteri Riset, Teknologi dan
Pendidikan Tinggi M Nasir, Kepala
Staf Kepresidenan Teten Masduki dan
Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.
Sementara itu, Duta Besar Republik
Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat
hadir bersama diaspora Indonesia di
Sydney. (her, sg, ram)

Foto:BPMI

Pesan damai untuk Indonesia yang disampaikan Diaspora Indonesia di Sydney, Australia.

Panglima TNI: Bersatu Hadapi Ancaman Global


Jakarta, Laras Post Indonesia
memiliki modal yang sangat kuat dalam
menghadapi ancaman global, yaitu
persatuan yang kuat dan nasionalisme.
Untuk menghadapi ancaman global,
kita memiliki modal yang sangat kuat,
yaitu harus bersatu bersama pemerintah,
kembalikan jiwa nasionalisme kita,
jangan hanya berwacana apalagi saling
menyerang, jangan ada lagi egosentris,
mari bersatu bergandeng tangan
membangun dan mengutamakan karya
nyata untuk NKRI, kata Panglima
TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
saat memberikan ceramah Ketahanan
Nasional dalam Lokakarya Nasional
Partai Amanat Nasional (PAN) pada
Kamis (3/11/2016), di Aula Hotel Red
Top, Jl. Pecenongan, Jakarta Pusat.
Panglima TNI dalam ceramahnya
yang mengangkat tema tentang
wujudkan Indonesia sebagai bangsa
pemenang, juga mengatakan, dalam
menghadapi perkembangan global
dan regional saat ini diperlukan sikap
waspada terkait kekayaan alam yang
dimiliki Indonesia.
Presiden pertama Bung Karno
pernah mengingatkan bahwa kekayaan
alam Indonesia nanti akan membuat
iri bangsa-bangsa di dunia, demikian
juga Presiden Ir. H. Joko Widodo
dalam amanatnya pada saat disumpah

menyampaikan bahwa, kekayaan sumber


daya alam Indonesia justru akan menjadi
petaka buat kita, tujuannya adalah agar
kita waspada, ujar Panglima TNI.
Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot
Nurmantyo mengatakan bahwa,
pergeseran budaya ekonomi terus
terjadi dalam masyarakat sehingga
melahirkan krisis ekonomi yang menjadi
pemicu terjadinya kompetisi global dan
terjadi secara ketat serta cenderung
tidak sehat.
Budaya kita saat ini hampir tersapu
dengan budaya ekonomi dari luar yang
eksis masuk siang dan malam, inilah
yang menyebabkan resesi ekonomi dan
depresi ekonomi, hal ini mengakibatkan
krisis ekonomi dan kompetisi global,
yakni anonim dengan meningkatnya
tingkat kejahatan dan yang paling
penting adalah hancurnya tatanan
masyarakat, tutur Panglima TNI.
Panglima TNI menekankan ulang
bahwa berbagai pola proxy war dalam
bentuk aksi terorisme berpotensi
tumbuh subur di Indonesia, hal ini
dikarenakan landasan hukum yang
menjeratnya masih merupakan tindak
pidana, dimana penindakan baru dapat
dilakukan setelah aksi teorisme terjadi.
Di Indonesia Undang-Undang
terorisme memanjakan teroris, karena
definisi terorisme adalah kejahatan

pidana, jadi kalau Undang-Undang kita


seperti sekarang ini, kita tinggal tunggu
saja, kapan Negara kita di cap teroris,
imbuh Panglima TNI.
Menyikapi pemberantasan aksi
terorisme di Indonesia, Jenderal TNI
Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa
diperlukan landasan konstitusional yang
menjadi dasar dalam mengambil langkah
preventif untuk menjaga keutuhan
dan kedaulatan Negara dari bahaya
terorisme.
PBB sudah mengingatkan kepada
kita bahwa teroris adalah kejahatan
negara, karena beberapa negara rusak
karena teroris, kepada tim perumus
revisi UU terorisme, saya hanya minta
satu saja, definisi terorisme adalah
kejahatan terhadap negara tidak usah
masukkan satu kata pun TNI tidak apaapa, jelas Panglima TNI.
Panglima TNI juga mengatakan
bahwa, demokrasi Indonesia adalah
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah
kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan, dimana MPR sebagai tempat
untuk merumuskan kesejahteraan dan
keadilan bagi rakyat Indonesia.
Bung Hatta mengatakan bahwa
berdiskusi adalah tempat bernaung dan
mengambil keputusan dan perwakilan
dari semuanya adalah MPR. Jika sila
pertama, kedua, ketiga dan keempat

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo

tidak kita lakukan dengan konsisten


dan konsekuen, jangan harap apa yang
menjadi tujuan nasional dapat tercapai,
yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia, terang Panglima TNI.
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
kembali menekankan pentingnya
penanaman nilai-nilai kebangsaan dan
ketahanan nasional kepada para elit
politik partai di Indonesia dalam menjaga
keutuhan dan nasionalisme sebagai
modal dalam menghadapi berbagai
ancaman global.
Sekarang ini kita hidup dalam
kompetisi global, dimana tempat harapan
hidup masa depan semua bangsa adalah
Indonesia, kita bisa menjadi bangsa
pemenang jika semua elit bersatu
hanya untuk NKRI, pungkas Panglima
TNI.(her, sg/Puspen TNI)

Indo Defence 2016, TNI AU Pamerkan TDAS Dan Perlengkapan Infiltrasi Halo-Haho

Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna didampingi Asrena Kasau Marsda TNI Suprianto
Basuki berbincang dengan Kepala Proyek F-16 Block 72 Viper Mr. Mario Magana di JIEXPO
Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/11). (Foto : Dispenau).

Jakarta, Laras Post - Wapres Jusuf


Kalla bersamaKasau Marsekal TNI
Agus Supriatna, Menhan Raymizard
Raychudu, Mendagri Cahyo Kumolo,
KSAL Laksamana Ade Sopandi dan
Pati TNI AD saat melakukan penekanan
tombol sirine sebagai tanda dibukanya
kegiatan Indo Defence 2016.
Ajang pameran industri pertahanan
kedirgantaraan dan kemaritiman terbesar
tahun ini yang dikemas dalam Indo
Defence 2016, Expo & Forum, secara
resmi dbuka oleh Wakil Presiden Yusuf
Kala di kawasan Pekan Raya Jakarta (PRJ)
Kemayoran Jakarta, Rabu (2/11/16).
Hadir pada kesempaan tersebut,
Menteri Pertahanan, para Kepala Staf
Angkatan, dan perwakilan Duta Besar

negara Sahabat. Sebanyak 850 eksibitor


dari 45 negara ikut ambil bagian dalam
pameran yang diselenggarakan oleh
Kementerian Pertahanan ini.
Menteri Pertahanan Riyamizard
R i y a c u d u d a l a m l a p o r a n n y a
mengatakan, Indo Defence merupakan
ajang pameran kedirgantaraan dan
kemaritiman yang diselenggarakan tiap
dua tahun sekali dan sudah
diselenggarakan sejak 2004. Dibanding
dua tahun lalu, penyelenggaraan Indo
defence tahun 2016 mejadi istimewa,
karena jumlah eksibitor dan negara
peserta mengalami kenaikan 20%.
Selain pameran, Indo defence
2016 juga diisi kegiatan Seminar
dan forum diskusi antar komunitas

pertahanan. Pada Indo Defence


2016, TNI AU berpartisipasi dalam dua
stand, baik Indor maupun Out Door.
Pada stand Idoor, TNI AU mengusung
TDAS (Trasminsion Data Air Situasion)
dan perlengkapan Infiltrasi Pasukan Khas
(Paskhas). TDAS merupakan tampilan
data track pesawat yang ditangkap radar
yang di teruskan ke setiap Komando Sektor
(Kosek) Hanunas dan di distribusikan ke
Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional
(Popunas).
Perlengkapan Infiltrasi Paskhas
merupakan perlengkapan yang
digunakan oleh Tim Pengendali Tempur
(Dalpur) Paskhas.
Perlengkapan ini berupa helm tempur,
parasut mach3, senjata MP-5, GPS, Castrel

(peralatan meteorologi), NVG (Night


Vision Google) dan radio komunikasi.
Sementara pada stand outdoor, TNI
AU menampilkan beberapa peralatan
dan produk dari Dinas Penelitian dan
Pengembangan TN AU (Dislitbangau).
Beberapa produk yang dipamerkan
antara lain, Tester MSCADC pesawat
F-5 E/F, Multi Radio Altimeter Indicator
Tester pesawat F-5, F-16, Hawk MK53., Video Disc Recorder (VDR) Active
Getter Cross Field (CFA-1) Radar
Thomson, RF Jammer, Bomb Practice
P-50, Target Drone, Bom Tajam BT-125
Freefall Parachute Airbone, Data Packet
Transmitter DP 40, Bom Latih Asap, BLA
250, Blast Effect Bomb Anti Personel, dan
Roket PoD.(her, sg)