Anda di halaman 1dari 3

Konsultasi Marketing

Dr. Freddy Rangkuti


(www.fraimarketing.com)
MD Frai Marketing, Instruktur In-House Training
di berbagai Perusahaan, penulis lebih dari 18 buku
Manajemen dan Marketing, Dosen Program
Doktor Manajemen Bisnis.

Strategi Membuat SOHO (Small Office Home Office)


Pertanyaan
Pak Freddy yth,
Saya seorang ibu rumah tangga dengan dua anak yang masih kecil, alumni dari salah satu
perguruan tinggi di Jakarta. Pendapatan yang saya terima hanya dari suami yang cukup
untuk makan sebulan. Keinginan saya adalah menjadi seorang pengusaha sukses, tetapi
saya tidak dapat meninggalkan rumah karena harus menjaga kedua buah hati saya
tersebut. Bagaimana caranya agar saya dapat merealisasikan impian saya tersebut tanpa
harus meninggalkan rumah?
Kinah, Jakarta
Jawaban:
Berbisnis dirumah? Kenapa tidak. Banyak pengusaha-pengusaha sukes mengendalikan
bisnisnya dari rumah. Caranya adalah mulai dari kegemaran kita terlebih dahulu.
Misalnya bagi yang suka bersih-bersih dapat mengembangkan bisnis home cleaning,
bagi yang suka memasak, dapat mengembangkan bisnis catering atau membuka usaha
makanan, bagi yang suka seni dapat membuka bisnis melukis, atau kerajinan tangan atau
aksesoris wanita. Banyak sekali peluang bisnis lainnya yang dapat dikerjakan di rumah
seperti membuka jasa salon, bengkel, perbaikan peralatan rumah tangga, wedding
planner, web design, menjual berbagai produk secara online dan sebagainya.
Mengembangkan bisnis dari rumah atau disebut SOHO, tidak memerlukan usaha yang
istimewa. Kadang kadang kita dikacaukan dengan pemikiran bahwa bisnis harus mahal
dan padat modal, seperti Apple dengan berbagai produknya yang inovatif mulai dari
IPOD, IMAC, IPHONE, IPAD. Google dengan berbagai temuannya diberbagai teknologi
informasi. Facebook dengan inovasi dibidang jaringan sosial melalui internet yang
sekarang sedang menjamur di seluruh dunia.
Membuat sistem pencatatan sederhana untuk bisnis warung tegal juga tindakan yang
sangat kreatif. Jadi menemukan cara cara baru untuk melakukan sesuatu secara
sederhana dan mudah juga termasuk berfikir kreatif untuk mengembangkan suatu bisnis.
Caranya:

1. Yakin dan percayalah bahwa hal itu bisa dilaksanakan. Dalam melakukan apa
saja, kita harus percaya bahwa hal itu bisa dilaksanakan. Keyakinan bisa
melaksanakan pekerjaan tersebut akan membuat pikiran kita menjadi kreatif dan
berusaha mencari jalan untuk melaksanakannya. Sebaliknya, percaya bahwa
sesuatu tidak bisa dilaksanakan akan melahirkan pemikiran yang negatif.
Akibatnya pikiran kita akan tertutup dan kreatifitas menjadi hilang.
2. Hapuskan kata tak mungkin dari kamus pikiran kita. Tak mungkin adalah kata
kegagalan, dan akan melahirkan berbagai alasan untuk memperkuat bahwa
memang hal itu tak mungkin dilaksanakan.
3. Pusatkan pikiran kita pada hal yang menyebabkan kita bisa melaksanakan
pekerjaan tersebut. Kebanyakan keinginan kita dikalahkan akibat kita selalu sibuk
berfikir mencari alasan apa sebabnya saya tidak bisa.
4. Selalu berfikir alternatif untuk mencari perubahan yang lebih baik. Pemikir
tradisional enggan untuk berubah dan selalu merasa nyaman dalam kondisi yang
sudah diterima selama berpuluh puluh tahun.
Pengalaman orang orang yang sukses membesarkan suatu perusahaan sampai menjadi
perusahaan kelas dunia adalah selalu bertanya bagaimana saya bisa berbuat lebih baik
lagi? Orang sukses tidak akan bertanya: Apakah saya bisa melakukannya dengan lebih
baik?
Jadi hal yang paling penting adalah bukanlah apa yang sudah anda ketahui ketika anda
mulai suatu bisnis baru, melainkan adalah seberapa kuat kegemaran dan keinginan anda
untuk belajar secara terus menerus, untuk mengetahui, menerapkan dan selalu
meningkatkan semua yang anda ketahui tersebut dalam bisnis anda.
Sukses besar memerlukan orang yang terus menerus menetapkan ukuran yang makin
tinggi bagi dirinya sendiri dan orang lain. Orang orang yang mencari cara dan jalan
untuk meningkatkan efisiensi, mendapatkan lebih banyak penghasilan dengan biaya
rendah, menghasilkan lebih banyak manfaat kepada semakin semakin banyak orang.
Nyalakan terus semangat kreatifitas dan semangat belajar ingin tahu anda untuk mencari
cara cara bekerja dengan lebih baik, dengan selalu bertanya kepada diri sendiri:
Bagaimana saya bisa berbuat lebih baik?.
Mulai bisnis dari nol memerlukan usaha yang lebih keras dibandingkan dengan
mengembangkan bisnis yang sudah ada. Yang dinginkan pelanggan terhadap suatu
produk bukan semata mata harga murah, tetapi merupakan total pelayanan yang
diberikan terhadap produk tersebut secara keseluruhan, seperti pelayanan prima, cara
pembayaran fleksibel, serta membina hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Strategi agar produk kita tidak direbut pesaing adalah dengan membuat produk berikut
pelayanannya yang sulit ditiru. Kalau kita tidak bisa membuat produk berikut
pelayanannya yang berbeda dan sulit ditiru, lebih baik jangan berbisnis di bidang itu.
Karena cepat atau lambat akhirnya kita akan bersaing di harga. Selanjutnya apabila kita
sudah terjebak di permainan harga, produk kita akan menjadi produk komoditi yang akan
dibeli bukan karena mereknya kuat, tetapi karena harganya murah.
2

Sekali Anda sudah memiliki ide bisnis yang akan dijalankan, buatlah merek untuk bisnis
Anda tersebut. Usahakan menggunakan merek yang mengandung emosi dikaitkan dengan
posisioning yang kuat seperti produk yang berhubungan dengan kesehatan, kecantikan,
atau kedaerahan seperti batik dengan budaya jawa, mebel dengan ukiran bali atau Jepara.
Menggunakan emosi kedaerahan juga merupakan salah satu strategi untuk mengikat
emosi seperti Bakwan Malang, Rujak Cingur Surabaya, Songket Palembang, Ulos Batak,
dan sebagainya. Intinya sekali kita memiliki merek yang kuat, jagalah merek tersebut.
Merek yang sudah kuat, merupakan aset yang sangat berharga bagi perusahaan. Merek
harus dikelola dan dipertahankan sehingga merek kita menjadi pembeda dibandingkan
dengan para pesaing lainnya. Merek harus dapat mencerminkan: (a) Manfaat produk dan
sesuai dengan karakteristik produk yang disandangnya. (b) Mudah diucapkan, mudah
dikenali dan gampang diingat, (c) Memberikan kesan positif.
Berikut ini adalah salah satu contoh bisnis yang berhubungan dengan kesehatan dan dapat
dikerjakan di rumah, yaitu dengan membuat susu kedelai menggunakan peralatan yang
ada. Perhitungan biaya produksi untuk membuat satu liter susu kedelai adalah:
N
O
1
2
3
4
5
6
7

BAHAN YANG DIGUNAKAN


100 gram kedelai (Rp 8000/kg)
1 bungkus vanila (Rp 200/bks)
1/100 bungkus garam (Rp 500/bks)
2 lembar daun pandan (Rp500/20 lbr)
75 gram gula pasir (Rp 6000)
2 gram tepung Maizena (Rp 3000/200 gr)
Biaya listrik 750 watt (750/1000 X Rp 550 x
15/60 menit)
BIAYA PRODUKSI PER LITER

TOTAL (Rp)
800
200
5
50
450
30
110
1,645

Keuntungan 1 liter susu kedelai adalah: Harga jual harga produksi = Rp 4500 Rp
1645 = Rp 2855. Apabila 1 hari produksi 1Kg Kedelai, maka akan menghasilkan 10 liter
susu kedelai. Keuntungan yang akan diperoleh adalah Rp 2855 x 10 liter = Rp 28550 per
hari atau Rp 856,500 per bulan.
Memulai bisnis susu kedelai dapat dilakukan dengan modal minimal yaitu mulai dari
mencari order pesanan susu kedelai di tempat pelanggan yang membutuhkan seperti,
sekolah (play group, Tk, SD), teman, tetangga, saudara dan sebagainya. Sedikit demi
sedikit pendapatan yang diperoleh ditabung untuk investasi. Insya Allah akan menjadi
bisnis yang besar.
***