Anda di halaman 1dari 3

Topik Bahasan: Manajemen Data

1. Pengerttian Data
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih
memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara,
huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan
sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
Manajemen data adalah fungsi organisasi yang bertanggung jawab terhadap
pengembangan kontrol sistematis terhadap pembuatan, penyimpanan, penelusuran juga
pemeliharaan dan penempatan data.
Fungsi Manajemen Data yaitu
a. Penyimpanan: Tahap penyimpanan merupakan penempatan data dalam penyimpanan
atau basis data yang disebut arsip.
b. Pemutakhiran: Tahap pemutakhiran, data yang tersimpan diperbaharui dan disesuaikan
dengan peristiwa terbaru.
c. Pemunculan Kembali (Retrieving): Tahap retrieving, data yang tersimpan diakses dan
diringkas kembali untuk diproses lebih lanjut atau untuk keperluan pembuatan laporan

2. Hubungan Data
Manajemen data dan pemrosesan data mempunyai hubungan yang sangat erat. Tahap
pengelompokkan data dan pengurutan data dari fungsi pemrosesan data, misalnya sering
dilakukan sebagai pendahuluan sebelum dilakukan tahap pemutakhiran dalam fungsi
manajemen data. Manajemen data dapat dipandang sebagai bagian dari pemrosesan data.
Manajemen data akan menunjang pencapaian efisiensi aktivitas dalam proses menghasilkan
informasi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen terutama mengenai informasi
aktivitasi dan informasi kebijakan manajemen.

3. Hirarki Data dalam system File-Oriented


Hirarki sistem berorientasi file adalah:
a. Elemen data
Setiap atribut sebuah entitas yang dicatat adalah elemen data. Misalnya, nomor
pelanggan, item persediaan, kode pos.
Untuk menyimpan elemen data, panjang field (field length) yang dibutuhkan harus
ditentukan.
Jenis data, yang meliputi karakter, numerik, tanggal, dan row.
Data value: data sebenarnya yang disimpan dalam sebuah field.
b. Record Sebuah record adalah serangkaian elemen data sebuah entitas yang saling
berhubungan. Misalnya, record persediaan terdiri dari elemen data yaitu: kode jenis
persediaan, deskripsi jenis persediaan, dan untuk pengukurannya.

c. File adalah sekumpulan elemen data yang telah diorganisir menjadi record, umumnya
berisi data yang sejenis. Misalnya, file pelanggan berisi record mengenai pelanggan
seperti nomor akun, nama perusahaan, nama penghubung, alamat pengiriman, alamat
surat, nomor telepon, nomor fax.

4. Sistem File-Oriented
Terdapat berbagai jenis file untuk penyimpanan data, yaitu:
a. Master files, berisi catatan-catatan / record mengenai entitas tertentu, seperti
pelanggan, departemen, dan produk. Dalam akuntansi yang termasuk master file
adalah buku besar (general ledger).
b. Transaction files, berisi record yang relevan dengan kejadian yang sedang dilakukan /
diproses, misalnya penjualan dan pengiriman barang.
c. History files, disebut juga dokumen / arsip (archive file), berisi record yang berkaitan
dengan traksaksi yang telah selesai, misalnya penjualan masa lalu.
d. Reference files, berisi tabel atau daftar data yang dibutuhkan untuk membuat
perhitungan atau memeriksa akurasi data input, seperti tabel harga dan daftar
pelanggan.

5. Hirarki Data dalam System Data-base


a. Data set (segmen data / tabel) adalah sekumpulan record yang berkaitan seperti sebuah
file, bedanya record ini berkaitan dengan data lain dalam data base dan hubungannya
didefinisikan dengan jelas.
b. Data base adalah keseluruhan struktur data termasuk data set dan hubungan antar data.
Data disimpan dalam satu tempat penyimpanan (sentralisasi) yang dimanfaatkan oleh
kelompok, departemen, dan fungsi lain secara bersama-sama. Pengguna data base harus
memenuhi standar agar mempunyai pemahaman yang sama terhadap suatu hal.

6. Sistem Data-base
Dalam data-base system, data dimanfaatkan bersama-sama. Data lebih diprioritaskan dan
dipandang sebagai asset. Penyimpanan data terintergrasi sehingga disebut data-base oriented
approach. Manajemen data dilakukan melalui data base management system / DBMS yaitu
software khusus yang menyajikan logical view sebagai data pada pengguna dan program
aplikasi. Data dan data base dikelola secara sentral oleh data-base administrator (DBA).
Data base suatu perusahaan secara keseluruhan disebut data warehouse.
Pendokumentasian data dalam data-base system
a. Data dictionary. Kamus data mempermudah pemakai untuk mengakses dan memelihara
data. Kamus data sering disebut metadata atau data tentang data, karena menggambarkan
karakteristik (misalnya: panjang dan jenis data) dan hubungan data. Dalam sistem
terkomputerisasi, kamus data disimpan dalam sistem itu sendiri melalui data-base
management software (disebut integrated data dictionary) atau disimpan terpisah dalam
paket software.

b. Entity-relationship diagram (E-R Diagram). E-R Diagram menunjukkan model data


konseptual melalui gambaran entitas dan hubungannya secara grafis. E-R Diagram
mudah dibentuk untuk model kebutuhan informasi dari isi perusahaan atau segmensegmen dalam perusahaan.
Manfaat dan risiko data-base system
Secara radikal dari pendekatan file-oriented, karena karyawan pengembangan sistem
menghadapi kesulitan bekerja dengan teknologi yang belum dikenal sehingga
memperpanjang jadwal dan meningkatkanrasa frustasi.
Vulnerability Risiko kehilangan dan kesalahan dalam pemrograman akibat tindakan
kebodohan kecurangan pemakai, atau tindakan destruktif mudah terjadi karena tidak ada
pemisahan aplikasi dan file.
Kerumitan dan keluasan hardware dan software yang digunakan. Hardware yang
diperlukan meliputi sebuah processor yang memiliki sejumlah besar memori, tempat
penyimpanan, dan terminal untuk mengakses data. Sedangkan software yang diperlukan
adalah DBMS ditambah dengan program aplikasi untuk melakukan tahap-tahap
pemrosesan.

7. Interaksi antara Data dan Pemrosesan


Data entry dan data organization penting bagi keberhasilan sebuah SIA, tetapi tanpa
pemrosesan, tidak akan menghasilkan nilai riil perusahaan. Pemrosesan memerlukan
prosedur-prosedur (prosedur berbasis komputer disebut program). Perspektif data dapat
dilihat dari pemahaman mengenai jenis data yang disimpan dan struktur data (dapat dilihat
dari data diagram flow), sedangkan dari perspektif proses, pemahaman tentang cara data
diproses (system dan program flowchart) dapat diketahui.