Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN SADANIS

No. Dokumen
SOP

PUSKESMAS
9 NOPEMBER

1.
2.
3.
4.
5.

No. Revisi

: 067 /
/
Puskesmas.9N
: 00

Tanggal Terbit

: 30 Juli 2016

Halaman

:1/2
dr. Masliani
NIP. 19801118 200803 2 003

Deteksi Dini kanker payudara adalah pemeriksaan payudara untuk mengidentifikasi


kelainan payudara yang dapat mengarah ke arah keganasan (kanker) sehingga
Pengertian
dapat segera mendapat pengobatan dengan harapan pengobatan dapat lebih
tuntas dan angka kesembuhan lebih tinggi.
Tujuan
Sebagai acuan dalam melakukan pemeriksaan payudara
Surat Keputusan No. 060 / 007 / Puskesmas.9N Tanggal 20 Mei 2016 Tentang
Kebijakan
Kebijakan Pelayanan Klinis Puskesmas 9 Nopember
Buku acuan Pencegahan Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim diterbitkan
Referensi
oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia,Direktorat Jenderal PP &
PL,Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular tahun 2010
a. Baby oil / minyak zaitun
Alat & Bahan
b. Tissue
PENILAIAN KLIEN:
a. Menyapa ibu dengan sopan dan ramah
b. Memastikan bahwa ibu sudah memahami mengapa dianjurkan menjalani
pemeriksaan sadanis dan memastikan bahwa ibu tidak hamil dan menyusui
lebih dari 6 bulan.
b. Memastikan bahwa ibu sudah memahami kemungkinan temuan seperti apa
yang dihasilkan dan tindak lanjut atau pengobatan apa yang mungkin perlu
dilakukan.
PERSIAPAN:
a. Memeriksa apakah peralatan dan bahan sudah tersedia
b. Meminta ibu untuk melepas bra dan meminta ibu menggunakan kain.
c. Mencuci tangan

6. Langkah
langkah

PEMERIKSAAN SADANIS
a. Pada saat melakukan pemeriksaan harus diingat untuk selalu mengajarkan cara
melakukan SADARI.
b. Melihat payudara dan memperhatikan apakah ada perubahan :
- Bentuk
- Ukuran
- Puting atau kulit yang berlipat
- Kulit cekung
c. Memeriksa apakah terjadi pembengkakan, suhu tubuh yang meningkat atau
rasa nyeri pada salah satu atau kedua payudara.
d. Melihat puting payudara dan perhatikan ukuran, bentuk dan arahnya.
Memeriksa apakah ada ruam atau luka dan keluar cairan dari puting payudara.
e. Meminta ibu mengangkat kedua lengannya keatas kepala dan lihat kedua
payudaranya. Memperhatikan apakah ada perbedaan. Melihat ibu untuk
meletakkan kedua tangan di pinggang dan memperhatikan kembali
payudaranya.

f.
g.
h.
i.

j.
k.

l.
m.

n.

o.
p.

q.

Meminta ibu / klien membungkuk untuk melihat apakah kedua payudaranya


menggantung secara seimbang.
Meminta ibu / klien berbaring di meja periksa.
Meletakkan bantal di bawah pundak kiri ibu/klien. Meletakkan lengan kiri ibu di
atas kepalanya.
Melihat payudara sebelah kiri dan memeriksa apakah ada perbedaan dengan
payudara sebelah kanan. Memeriksa apakah terdapat kerutan atau lekukan
pada kulit payudara.
Mengoleskan baby oil / minyak zaitun ke telapak tangan.
Menggunakan telapak jari-jari telunjuk tengah dan manis, mempalpasi seluruh
payudara, dimulai dari sisi atas paling luar dari payudara, menggunakan teknik
spiral. Perhatikan apakah terdapat benjolan atau rasa nyeri.
Menggunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk menekan puting payudara.
Perhatikan apakah keluar cairan bening, keruh atau berdarah dari puting.
Ulangi langkah-langkah tersebut di atas untuk payudara di sebelah kanan. Jika
perlu, ulangi tindakan ini dengan posisi ibu duduk dan kedua lengan berada di
samping tubuh.
Meminta ibu / klien untuk duduk dan mengangkat kedua lengan setinggi bahu.
Mempalpasi pangkal payudara dengan menekan sepanjang sisi luar otot
pectoral kiri sambil secara bertahap menggerakkan jari-jari kearah axial.
Memeriksa apakah terjadi pembesaran kelenjar getah bening (lymph nodes)
atau rasa nyeri.
Ulangi langkah tersebut untuk payudara sebelah kanan.
Membersihkan kedua payudara ibu dengan tissue.
Setelah selesai persilahkan ibu mengenakan kembali pakaiannya.

TUGAS / LANGKAH PASCA PEMERIKSAAN SADANIS


a. Meminta ibu untuk duduk, turun dari meja periksa dan berpakaian.
b. Mencuci tangan dengan air dan sabun sampai benar-benar bersih lalu
dikeringkan dengan kain kering dan bersih atau dianginkan.
c. Mencatat temuan lain ke dalam catatan medis ibu.
d. Membahas hasil pemeriksaan payudara bersama ibu dan menjawab
pertanyaan.
Jika hasil pemeriksaan payudara negative, sebutkan waktu kunjungan
berikutnya untuk menjalani kembali pemeriksaan payudara.
Jika hasil pemeriksaan payudara positif atau dicurigai terdapat kanker,
membahas langkah-langkah selanjutnya.
e. Setelah memberi konseling, memberikan pengobatan atau merujuk
f.
7. Unit terkait

Bidan melaksanakan pencatatan dan pelaporan

Dokter