Anda di halaman 1dari 4

FAKTOR INTRINSIK

FAKTOR OVER DISTENSI UTERUS

Ibu hamil dengan faktor usia >35 tahun


Multi paritas

Kehamilan ganda

Faktor Risiko :
KetidakseimbanganAktivasi
hormonal
hormon oksitosin yang terganggu
Penurunan stimulasi oksitosin

Pembesaran uterus > normal

Penurunan fungsi hormonal oksitosin


Hiperplasia endometrium
Akumulasi ASI di duktus Lactiferus
Merangsang otot uterus yang lebih sering meregang

Penurunan progresif endometrium


Penekanan ruang duktus
Kemunduran progresif endometrium

Gangguan interaksi aktin miosin

Penurunan gap junction sel miometrium


Penurunan
gap
junction
sel
miometrium
Dilatasi rongga duktus
Gangguan siklus endokrin feto maternal
Kontraksi dan serat otot miometrium retraksi
penurunan
Peningkatan
banyak jaringan ikat pada endometrium
Edema mamae ibu Kontraksi uterus mengalami

Penurunan kontraksi uterus


Uterus tidak mampu menutup perdarahan terbuka
Penekanana dan sumbatan arteri vena spiralis maternal
KETIDAK EFEKTIFAN PEMBERIAN ASI
Penekanan arteri spiralis
Perdarahan post partum primer (>500 cc)

Hambatan penururnan pembuluh darah

Hambatan penutupan pembuluh darah

Perdarahan post partum primer > 500 cc


Perdarahan post partum primer > 500 cc

ATONIA UTERI

Inserta uteri

HIS inadekuat

Perdarahan Post Partum

Perdarahan masih secara berkala

Pembentukan segmen bawah uteri

Penurunan
volume sekuncup
Penurunan volume darah
efektif

Serviks membuka
Eritrosit munurun
Tekanan meningkat
Tidak daerah
dapat diikuti oleh plasenta yang melekat

Curah jantung menurun

Hb menurun
Suplay darah ke jaringan menurun

Dilatasi perineum berlebih Perdarahan post partum


Ketidak stabilan vital sign
Defisiensi glukosa

Ruptur perineum derajat II


RESIKO SYOK
Timbul Laserasi Terbuka
Aktivasi mediator kimia (PG)
KERUSAKAN INTEGRITAS JARINGAN
Stimulasi serabut saraf afferen
Defisit perawatan luka
Stimulasi serabut saraf afferen
Media mikroorganisme patogen

ncapai kornu dorsalis melewati medula spinalis

Inadekuat ATP

Mengganggu sinyal elektis dari otak ke ota

Otot menjadi kelelahan

Mekanisme tubuh mudah lelak

Mencapai kornu dorsalis melewati medula


Mengganggu
oblongatawound healing

Sampai korteks serebri

Disampaikan ke otak

Persepsi nyeri

NYERI AKUT

RESIKO INFEKSI

RESIKO INTOLERANSI AKTIVITAS