Anda di halaman 1dari 4

A.

Turunan Senyawa Aktif dalam Kunyit (Turmeric)


1) kurkuminoid sekitar 10%, kurkumin 1- 5% dan sisanya terdiri dari
demetoksikurkumin, serta bisdemetoksikurkumin. Selain itu, rimpang kunyit juga
mengandung minyak atsiri (volatile oils) 1-3%, lemak 3%, karbohidrat 30%, protein
8%, pati 45-55%, sisanya terdiri dari vitamin C, garam-garam mineral seperti zat besi,
fosfor, dan kalsium (Hiserodt, 1996).
turunan%20senyawa%20kunyit.pdf
2) Kandungan zat-zat kimia yang terdapat dalam rimpang kunyit adalah sebagai berikut :
a. zat warna kurkuminoid yang merupakan suatu senyawa diarilheptanoid 3-4% yang
terdiri dari Curcumin, dihidrokurkumin, desmetoksikurkumin dan
bisdesmetoksikurkumin.
b. Minyak atsiri 2-5% yang terdiri dari seskuiterpen dan turunan fenilpropana
turmeron (aril-turmeron, alpha turmeron dan beta turmeron), kurlon kurkumol,
atlanton, bisabolen, seskuifellandren, zingiberin, aril kurkumen, humulen.
c. Arabinosa, fruktosa, glukosa, pati, tanin dan dammar
d. Mineral yaitu magnesium besi, mangan, kalsium, natrium, kalium, timbal, seng,
kobalt, aluminium dan bismuth (Sudarsono et.al, 1996).
http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=345

B. Macam macam obat kanker

Daun tapak dara atau dalam bahasa latin dikenal Catharanthus roseus ini memiliki khasiat
menyembuhkan dan mencegah kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tapak
dara mengandung 2 senyawa alkaloid vinka, vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini
berperan aktif menghambat perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Sehingga tidak serta
merta merusak sel normal lainnya yang berada di sekitar pertumbuhan sel kanker.
Di daerah Sumatera, daun tapak dara sendiri lebih dikenal dengan rumput alang. Selain
mengobati kanker payudara, daun ini pun bermanfaat untuk pengobatan kanker bronkial dan
tumor ganas lainnya.
Cara membuat ramuannya :
Untuk membuatnya cukup mudah, sediakan 22 lembar daun tapak dara, kulit kayu pulasari
serta buah adas. Rebus semua bahan bersama 3 gelas air sembari dibubuhi gula merah untuk
menetralisir rasa pahitnya. Tunggu hingga air sisa setengah, angkat lalu saring minuman
tersebut. Konsumsi secara rutin selama sebulan sebagai pengobatan.

Kunyit putih memang terdiri dari 2 jenis, pertama kunyit putih gombyok atau pepet. Kunyit jenis ini
berkhasiat menyembuhkan diare atau disentri, sedangkan yang s kedua adalah kunyit putih beraroma
Curcuma mangga. Jenis inilah yang dimanfaatkan oleh herbalis sebagai pengobatan kanker dan
tumor. Tanaman herbal obat kanker ini, diketahui mengandung Ribosome Inacting Protein (RIP), anti
oksidan, dan anti curcumin.
RIP inilah yang berkhasiat merontokkan dan membunuh sel kanker tanpa merusak jaringan di
sekitarnya. Sedangkan anti oksidan berperan kerusakan gen dan anti curcumin sebagai anti inflamasi
atau peradangan. Manfaatnya pun ternyata beragam, mulai dari pengobatan kanker hati, payudara,
leher rahim, paru-paru, serta jantung dan kolesterol.
Cara membuat ramuannya :
1 sendok teh perasan kunyit putih ditambahkan 100cc air hangat. Endapkan ramuan ini, lalu minum
airnya saja. Untuk pengobatan, ada baiknya mengkonsumsi sebanyak 3 kali sehari (pagi, siang, dan
sore hari). Sedangkan untuk pencegahan, bisa mengkonsumsinya 1 kali sehari sebelum tidur.
Lakukan secara rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

Benalu acapkali dikatakan sebagai tanaman pengganggu yang tak bermanfaat. Nyatanya kini benalu
memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Senyawa di dalam benalu diketahui mampu menghambat
keganasan pertumbuhan sel kanker.
Cara membuat ramuannya :
Rebus benalu menjadi teh dan dikonsumsi setiap hari. Teh ini sangat baik dijadikan obat penunjang
selama menjalani kemoterapi (terapi menggunakan obat anti kanker).

Rodent tuber adalah istilah ilmiah bagi keladi tikus yang berkhasiat menghentikan dan mengobati
kanker secara keseluruhan.
Cara membuat ramuannya :
Cara menggunakan tanaman herbal kanker ini cukup mudah. Rendam tanaman selama 30 menit 3
batang keladi tikus dan daunnya, kurang lebih sekitar 50 gram. Tumbuk hingga halus lalu peras
batang keladi tikus tersebut. Lakukan penyaringan dan konsumsi secara rutin setiap hari.

Tanaman satu ini telah dikenal sebagai anti kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern
berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur
kesayangan.

Daun Dewa

Cara membuat ramuannya :


Pertama-tama, sediakan 30 gram daun dewa segar, 20 gram temulawak putih, 30 gram jombang.
Rebus semua bahan tersebut bersama 600 cc air, tunggu hingga air tersisa setengahnya. Kemudian
saring air rebusan untuk dikonsumsi sari patinya setiap hari.
Ada cara lain, sediakan 30 gram daun dewa segar, 30 gram daun tapak dara segar, 30 gram rumput
mutiara, 30 gram rumput lidah ular. Masukkan semua bahan bersama 1000 cc air, lalu rebus hingga
airnya tersisa setengah. Saring semua bahan dan tambahkan madu untuk menetralisir rasa pahit,
secukupnya saja. Aduk ramuan tersebut dan konsumsi selagi masih hangat.

Mengkudu

Begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari buah mengkudu. Bahkan
beberapa perusahaan kesehatan dunia pun mulai memproduksi ekstrak buah mengkudu. Daging
buah mengkudu diketahui mengandung dammacanthel atau obat anti kanker. Senyawa ini berperan
aktif melawan sel abnormal ketika memasuki stadium pra kanker. Tak hanya itu, dammacanthel pun
berkhasiat mencegah perkembangan sel kanker.

Cara membuat ramuannya :


Cukup mudah untuk membuat ramuan anti kanker ini, peras 2 atau 3 buah mengkudu. Tambah
beberapa tetes madu untuk menambah rasa nikmat ke dalamnya. Konsumsi air perasan tersebut
secara rutin setiap hari. Ada baiknya untuk memilih mengkudu yang tidak terlalu masak, untuk
menghindari kadar alkohol yang cukup tinggi. Alkohol akibat proses fermentasi pada mengkudu
masak bisa merusak zat-zat penting di dalam buah mengkudu sendiri.

http://faktakanker.com/kanker-umum/pengobatan/daftar-tanaman-obat-kanker-dan-caramenggunakannya
Manfaat kunyit sebagai obat kanker

http://kunyitputih.org/manfaat-kunyit-putih-untuk-penyakit-kanker/