Anda di halaman 1dari 19

Analisis dan Memperbaiki Gangguan Pada

Sistem Bahan Bakar Diesel

berikut adalah analisa kerusakan yang mungkin terjadi pada sistem bahan bakar diesel:
1. Sistem Injeksi Bahan Bakar Tidak Berfungsi dengan Baik

a. Bahan bakar bocor dari pipa tekanan tinggi


b. Nozzle rusak
c. Ada udara pada saluran bahan bakar
d. Saat penginjeksian bahan bakar terlambat
e. Control rack tidak berfungsi
f. Automatic timer tidak tepat
2. Gangguan Pada Saluran Sistem Bahan Bakar

a. Saringan pada pompa pemindah tersumbat


b. Saringan bahan bakar tersumbat
c. Tangki bahan bakar kotor
d. Kemampuan pompa pemindah yang sangat rendah
e. Injeksi bahan bakar tidak tepat
f. Jumlah bahan bakar yang diinjeksikan ke silinder tidak sama
g. Governor kurang baik
h. Ada angin pada saluran bahan bakar
i. Bahan bakar bocor pada pipa tekanan tinggi
3. Engine Knocking / Detonasi

a. Atomisasi nozzle kurang baik / tekanan penginjeksian tidak tepat


b. Bahan bakar tidak tepat (angka cetane rendah)
c. Saat injeksi bahan bakar terlalu cepat
d. Jumlah bahan bakar yang diinjeksikan ke dalam silinder tidak rata
4. Putaran Mesin Kasar, Khususnya Pada Putaran Idle

a. Jam bahan bakar yang diinjeksikan ke dalam silinder tidak sama


b. Control rack tidak berfungsi
c. Idling spring capsule setelannya kurang baik

d. Diafragma governor tidak berfungsi


e. Atomisai Nozzle kurang baik / tidak tepat
5. Mesin Susah dihidupkan

a. Bahan bakar tidak sampai ke pompa injeksi / bocor


b. Saluran bahan bakar tersumbat oleh udara
c. Saringan bahan bakar dan saluran bahan bakar tersumbat
d. Kemampuan pompa pemindah menurun / tidak sesuai spesifikasi
e. Pipa tekanan tinggi lepas, longgar / pecah
f. Control rack tidak mencapai posisi tempat bahan bakar yang diinjeksikan
g. Delivery valve rusak
h. Jumlah bahan bakar yang diinjeksikan terlalu sedikit, karena pompa pemindah rusak
i. Tekanan penginjeksian bahan bakar terlalu rendah
j. Saat penginjeksian bahan bakar terlalu rendah
k. Governor / full load capsule setelannya kurang baik
6. Mesin Asapnya Banyak, tetapi Mesin Tidak Mau Menyala

a. Saat penginjeksian bahan bakar terlambat


b. Timer lock nut longgar atau lepas
c. Atomisasi bahan bakar tidak baik
d. Kotoran (karbon) berkumpul pada nozzle needle
e. Angka cetane terlalu rendah
f. Bahan bakar tercampur air
7. Selama Mesin di Starter Mengeluarkan banyak Asap

a. Timer injektor timing terlalu cepat / lambat


b. Pemasangan pompa injeksi terhadap saat penginjeksian tidak tepat
c. Atomisasi bahan bakar kurang baik
d. Nozzle rusak
e. Kotoran (karbon) berkumpul pada nozzle needle
f. Sekrup control pinion clamp lepas / longgar
g. Delivery value rusak
h. Delivery value spring putus
i. Setelan full load capsule tidak baik
j. Pneumatic governor link / stopper aus
8. Selama Mesin Hidup Banyak Mengeluarkan Asap

a. Saat penginjeksian bahan bakar terlalu cepat

b. Bahan bakar bercampur air


c. Cincin torak dan dinding silinder bocor sehingga minyak pelumas naik ke ruang bahan bakar
d. Oli silinder katup bocor, sehingga minyak pelumas masuk ke ruang bakar
e. Bahan bakar yang diinjeksikan terlalu banyak
f. Jumlah bahan bakar yang diinjeksikan ke dalam silinder tidak sama
g. Udara yang masuk kedalam silinder terlalu sedikit karena saringan udaranya tersumbat
h. Oli mesin terpompa ke atas

Knocking pada diesel


Ketika pembakaran tertunda terjadi lebih panjang, disebabkan oleh terlalu banyaknya
bahan bakar yang diinjeksikan pada tahapan pembakaran tertunda, akan menyebabkan
terlalu banyak bahan bakar yang terbakar pada tahapan kedua dan mengakibatkan
tekanan dalam silinder meningkat dengan tajam dan menghasilkan getaran dan suara,
inilah yang disebut diesel knock.
Untuk mencegah diesel knock, maka harus dihindari terjadinya peningkatan tekanan
secara mendadak dengan cara membuat campuran yang mudah terbakar pada
temperatur rendah atau mengurangi jumlah bahan bakar yang diinjeksikan ketika
tahapan penundaan penyalaan.
Metode Khusus berikut ini digunakan untuk menghilangkan diesel knock:
1. Menggunkan bahan bakar dengan angka cetane lebih tinggi
2. Menaikkan temperatur udara dan tekanannya saat mulai injeksi
3. Mengurangi volume injeksi saat mulai menginjeksikan bahan bakar
4. Menaikkan temperatur ruang bakar, khususnya daerah dekat titik bahan bakar
diinjeksikan.
komposisi gas buang diesel
Gas buang mesin diesel sangat banyak mengandung partikulat karena banyak
dipengaruhi oleh faktor dari bahan bakar yang tidak bersih. Apabila dikelompokkan
secara keseluruhan makagas buangan mesin diesel memiliki komposisi seperti yang
diperlihatkan pada gambar berikut ini.
Faktor lain yang sangat dominan dalam memberikan sumbangan zat cemaran keudara
adalah faktor Campuran udara kompresi dengan bahan bakar yang disemprotkan.
Pencampuran yang tidak sebanding (terlalu banyak bahan)akan menghasilkan gas
buangan yang mengandung partikulat berlebihan. Grafik dibawah ini menunjukkan
dimana pada kondisi pencampuran yang sangat kaya (lambda mendekati nol) maka
partikulat akan meningkat dengan tajam.

Pelumas tidak terbakar


Komponen ini menempati penyumbang terbesar dalam gas buang, yaitu 40%, berasal
dari minyak pelumas dalam silinder yang tidak terbakar selama proses pembakaran,
komponen ini menyumbangkan asap berwarna yang keputih-putihan. Semakin banyak
minyak pelumas yang ikut dalam proses pembakaran maka akan semakin banyak warna
putih dalam gas buang.
Minyak pelumas yang tidak terbakar tersebut mengandung susunan karbon (C dan H)

residu / Kotoran
Partikulat pada gas buang mesin diesel berasal dari partikel susunan bahan bakar yang
masih berisikan kotoran kasar (abu, debu) dikarenakan pemrosesan bahan bakar yang
kurang baik.
Terutama bahan bakar diesel di Indonesia, biasanya solar tidak berwarna atau bening,
namun bahan bakar solar kita pasti berwarna agak ke gelapan. Ini menandakan adanya
kotoran dalam bahan bakar.
Sehingga pada saat terjadi pembakaran, kotoran tersebut akan terurai dari susunan
partikel yang lain dan tidak terbakar. Semakin banyak residu dalam bahan bakar, dengan
mesin secanggih apapun akan dihasilkan gas buangan dengan kepulan asap hitam.

Sulfat

Sulfur yang ada pada bahan bakar yang berasal dari fosil adalah hal yang sudah lumrah.,
sulfur tersebut berbentuk sulfur organik maupun non organik. Pembakarn pada mesin
diesel dengan menggunakan bahan bakar fosil biasanya akan menghasilkan sulfur
dioksida (SO2) dan sulfur trioksida (SO3) dengan perbandingan 30 : 1, berarti sulfur
dioksida merupakan bagian yang sangat dominan dalam gas buang diesel.
Sulfur dioksida yang ada diudara bila bertemu dengan uap air akan membentuk susunan
asam, selanjutnya bisa terjadi hujan asam yang sangat merugikan.

Lain-lain
8% gas buang diesel merupakan kumpulan dari bermacam-macam gas beracun
diantaranya: CO, HC, CO2, NOx,. Sudah diuraikan dalam bab pendahuluan bahwa gas
buangan susunan tersebut meskipun hanya dalam jumlah yang kecil (8%), namun tetap
memberikan andil dalam pencemaran udara.
Gas-gas beracun tersebut bisa dikurangi dengan cara membuat proses pembakaran di
dalam mesin menjadi lebih sempurna dengan cara meningkatkan kemampuan kompresi
dan injeksi bahan bakar yang tepat waktu dan jumlah dengan bahan bakar yang lebih
baik kualitasnya.

Solar tidak terbakar


Solar yang tidak terbakar setelah proses pembakaran ada 7% dari seluruh gas buang
diesel. Solar yang tidak terbakar ini berupa Karbon ( C ) yang terpisah dari HC akibat
prengkahan selama terjadi pembakaran. Semakin banyak solar tidak terbakar yang
keluar maka akan semakin hitam warna asap gas buangan yang dikeluarkan oleh mesin.
ANALISIS GANGGUAN DAN CARA MENGATASINYA
Gangguan-gangguan seperti kompresi rendah, akan mengakibatkan turunnya
kemampuan kerja dari mesin yang menyebabkan tenaga mesin menjadi berkurang,
sehingga perlu dicari penyebab gangguan gangguan tersebut. Analisis penyebab
gangguan tenaga mesin berkurang :
I. Kebocoran katup pada saat langkah kompresi maupun saat langkah usaha atau
tekanan kompresi rendah disertai udara atau asap keluar melewati celah antara kepala
silinder dan blok silinder dan udara (asap) keluar melewati celah antara gasket dengan
kepala silinder, yang disebabkan :
A. Pada kepala silinder :
1. Kebocoran kompresi yang terjadi akibat permukaan kepala silinder melengkung, yang
disebabkan:
a) Panas mesin akibat tekanan kompresi yang sangat tinggi dan pemakaian mesin
secara terus menerus dapat mengakibatkan permukaan kepala silinder berubah / bentuk
atau melengkung, untuk mengatasinya dengan meratakan kembali permukaan kepala
silinder dengan cara di frais, apabila sudah tidak dapatdiperbaiki karena tinggi kepala
silinder sudah berkurang maka kepala silinder harus diganti dengan yang rata dan tinggi
dari kepala silinder masih dalam spesifikasi atau kepala silinder dilapisi logam sampai
ketebalan kepala silinder dilebihkan dari spesifikasi + 1 sampai 2 mm kemudian di frais.
2. Gasket antara kepala silinder dan blok silinder rusak atau bocor sehingga gas
pembakaran keluar, yang disebabkan oleh :
a) Pemakaian mesin secara terus-menerus dan tekanan kompresi yang tinggi dan letak
gasket diantara ruang bakar yang menyebabkan reta-retak atau pecah sehingga udara
yang dikompresi bocor keluar.
b) Pembongkaran mesin yang terdahulu dan gasket yang rusak tidak diganti padahal
sebagian dari bagian gasket ada yang merekat pada kepala silinder dan blok silinder
sehingga permukaan atas atau bawah dari gasket ada yang berkurang karena

sebelumnya terpasang sangat kencang dan pengencangannya menggunakan kunci


momen, untuk mengatasinya adalah gasket diganti dengan yang baru.
B. Pada mekanisme katup :
Tekanan kompresi rendah dan disertai suara berisik pada mekanisme katup. Kondisi ini
disebabkan oleh beberapa hal diantaranya sebagai berikut :
1. Celah katup hisap maupun buang terlalu besar. Celah katup besar disebabkan karena :
a) Terjadi keausan pada bidang sisi naik dan Turun pada puncak poros bubungan yaitu
clearence atau celah antara poros bubungan dengan lifter longgar yang menyebabkan
sudut pembukaan katup dan penutupan katup menjadi kecil.
b) Tegangan dari pegas katup sudah lemah, yang menyebabkan katup tidak bisa kembali
dengan sempurna dan menimbulkan celah katup menjadi besar.
c) Ujung batang katup tidak rata, aus atau rusak.
Kondisi ini karena katup hisap terlalu lebar maka pembukaan katup hisap menjadi
pendek, akibatnya volume gas baru yang masuk ke dalam ruang bakar atau silinder
menjadi sedikit sehingga dengan langkah kompresi yang menggunakan dengan volume
kecil akan menghasilkan tekanan kompresi yang kecil yang mengakibatkan tenaga pada
mesin
berkurang, disamping
itu
pembakaran
yang
terjadi
didalam
ruang
bakar memungkinkan terjadinya pembakaran yang tidak normal akibat dari pembilasan
gas baru terhadap gas sisa pembakaran yang tidak sempurna. Tekanan kompresi yang
kecil yang disertAai suara berisik pada bagian kepala silinder. Ganggguan mesin yang
lain adanya gangguan seperti ini adalah ketika kondisi mesin dalam keadaan baik dan
saat putaran mesin stasioner terdengar suara berisik yang teratur pada bagian kepala
silinder. Gangguan mesin ini dapat diatasi dengan melakukan langkah pemeriksaan dan
penyetelan celah katup. Untuk memeriksa celah katup, buka tutup kepala silinder dan
memasukkan sebuah feeler gauge ke dalam celah antara baut penyetel pada rocker arm
dan tangkai katup, kemudian ukur celah tersebut bila celah katup terlalu longgar maka
dapat dilakukan penyetelan celah katup.
d) Pada poros bubungan dilapisi logam kembali dengan cara seperti : di las dan lain
sebagainya, kemudian poros bubungan dibubut atau poros bubungan diganti
dengan yang baru.
e) Panjang dan tegangan pegas harus diperiksa dengan valve spring tester, jika panjang
dan tegangan kurang dari spesifikasi maka pegas yang lemah harus diganti,
karena pegas katup yang lemah tidak mampu mengangkat katup secara sempurna maka
pembukaan katup menjadi lebih sedikit dan gas yang masuk ke dalam ruang bakar
menjadi sedikit.
f) Ujung batang katup digerinda, jika tinggi katup kurang dari spesifikasinya katup
diganti.

2. Celah katup hisap dan katup buang terlalu rapat, cara mengatasinya katup disetel
sesuai spesifikasinya. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya sebagai
berikut :
a) Cam pada poros bubungan sudah aus.
b) Penyetelan katup tidak tepat.
c) Ujung pada batang katup sudah tidak rata, aus atau rusak.
Celah antara ujung tangkai katup dengan baut penyetel rocker arm harus ada, bila tidak
ada celah katup maka katup tidak dapat menutup dengan rapat terhadap dudukan
katup. Sehingga gas yang berada didalam ruang silinder tidak dapat dikompresi
karena gas sebelum dikompresi (TMB-TMA) sebagian gasada yang keluar melalui katup
sehingga kevakuman didalam ruang bakar atau silider berkurang.

Gangguan celah katup pada mesin dapat dilakukan dengan penyetelan celah katup
terhadap baut rocker arm. Cara mengatasi penyebab katup terlalu rapat :
a) Cam digerinda sesuai spesifikasi atau poros bubungan diganti, bila keausan melebihi
batas limit.
b) Katup disetel sesuai spesifikasi yaitu katup hisap 0,25 mm dan katup buang 0,25 mm.
c) Ujung batang katup digerinda dan jika panjang dari batang katup kurang dari
spesifikasi diganti.
3. Kebocoran pada persinggungan antara permukaan kepala katup dengan dudukan
katup.
Kebocoran
ini
disebabkan
karena
permukaan
katup
dan dudukan
katup
persinggungannya tidak ratasehingga kerapatan persinggungannya tidak rapat, yang
disebabkan oleh pemakaian dari mesin secara terus-menerus dan pengaruh panas,
karena kepala katup berada didalam ruang bakar atau ruang kompresi dan hentakan
proses pengembalian katup setelah katup membuka dari pegas katup yang
menyebabkan beberapa bagian ada yang terkikis. Kepala katup yang terkikis dapat
diperbaiki dengan caramemperbaiki permukaan kepala katup dengan valve refacer
atau dengan cara disekur antara permukaan katup dengan dudukan katup. Keausan atau
kerusakan pada permukaan katup maupun dudukan katup bila melebihi limit maka salah
satu atau keduanya harus diganti.
4. Karet seal pada katup rusak atau aus, sehingga minyak pelumas yang melumasi pada
bagian kepala silinder turun ke katup dan turun ke ruang bakar melewati kepala katup.
Celah antara batang katup danseal katup sudah aus, kondisi ini menyebabkan
timbul arang pada batang katup dan untuk mengatasinya arang yang melekat pada
kepala katup dibersihkan dengan menggunakan sikat kawat atau roda kawat yang
dipasang pada mesin gerinda. Seal yang sudah aus diganti karena terbuat dari karet.
5. Penghantar katup sudah rusak atau aus sehingga minyak pelumas yang melumasi
bagian kepala silinder turun ke katup melewati penghantar katup yang sudah aus,
kondisi ini menyebabkan timbul pada batang katup dan untuk mengatasinya arang yang
melekat lxvii pada kepala katup dibersihkan dengan menggunakan sikat kawat atau roda
kawat yang dipasang pada mesin gerinda, kemudian penghantar katup yang sudah aus
diganti.
C. Pada komponen mesin :
1. Celah ring atau pegas torak terhadap dinding silinder terlalu lebar.
Kondisi ini disebabkan oleh : pegas torak atau ring torak sudah lemah diakibatkan
pemakaian terus menerus dan gesekan yang mengakibatkan celah antara ujung pegas
torak melebar yang menyebabkan kompresi bocor dan juga mengakibatkan
minyak pelumas dari panci minyak pelumas (carter) masuk ke ruang bakar, untuk
mengatasinya ring torak atau pegas torak sudah lemah diganti dengan yang baru karena
jika tidak diganti celah antar ujung ring torak melebar yang menyebabkan kompresi
bocor dan minyak pelumas masuk ke ruang bakar atau silinder.
2. Lubang silinder sudah berbentuk oval atau sudah aus.
Kondisi ini disebabkan oleh : pemakaian terus menerus dan gesekan antara torak dan
dinding silinder sehingga panas dan menimbulkan pemuaian, sehingga ada celah pada
salah satu bagian antara dinding silinder dan ring torak yang menyebabkan minyak
pelumas masuk dari panic minyak pelumas (carter) ke ruang bakar dan meyebabkan
udara yang akan dikompresi bocor, cara mengatasinya : lubang silinder di shock yaitu
pada lubang silinder dilapisi logam kemudian di bor atau dibubut sesuai ukuran diameter
silinder dan jika lubang silinder diperbesar maka ring torak yang digunakan harus
disesuaikan dengandiameter pada dinding silinder.

Tenaga mesin berkurang yang disebabkan oleh beberapa komponen mesin mengalami
keausan sepertiring torak aus, torak aus, dinding silinder aus sehingga menyebabkan
minyak pelumas dari panci minyak pelumas (carter) ke ruang bakar ialah :
1. Pada pembuangan (knalpot) keluar asap mesin berwarna agak putih disertai
berkurangnya minyak pelumas pada system pelumasan dan bau minyak pelumas
terbakar (pemakaian minyak pelumas boros) yang menyebabkan polusi udara
dan mengganggu
pernapasan. Masuknya
minyak
pelumas
ke
dalam
ruang
bakar mangakibatkan gas buang berwarna putih. Pemeriksaan dilakukan pada
komponen komponen mesin kendaraan seperti dinding silinder, ring torak, torak karena
mengalami keausan akibat pemakaian kendaraan dan akibat dari gesekan terus menerus
yang menyebabkan diantaranya pemakaian oli borosyaitu ada sebagian minyak pelumas
yang masuk ke dalam ruang bakar melalui sisi torak. Minyak pelumas juga dapat masuk
ke dalam ruang bakar melalui jalan-jalan katup yang mengalami keausan. Minyak
pelumas yang masuk ke dalam ruang bakar mengakibatkan sulitnya bahan bakar untuk
terbakar,
sehinggamenyebabkan
daya
atau
tenaga
mesin
berkurang.
Terbakarnya minyak pelumas dalam jumlah yang berlebihan mengakibatkan terjadinya
endapan atau kerak-kerak pada torak dan dinding ruang bakar, maka untuk mengatasi
hal tersebut, langkah yang perlu dilakukan adalah mengganti komponen torak dan
cincintorak. Dinding silinder yang sudah mengalami keausan atau tergores maka diganti
dengan dinding silinder yang baru.

2. Suara ketukan dari dalam mesin (Knocking), terdengar pada saat sedang
berakselerasi. suara ketukan dari dalam mesin (knocking). Knocking disebabkan
oleh banyak kerak karbon didalam ruang bakar atau silinder. Kerak karbon
terbentuk akibat oli yang masuk ke ruang bakar atau silinder ikut terbakar. Kerak
karbon didalam
ruang
bakar
atau
silinder
turut
terbakar
saat
pembakaran\ terjadi. Kerak karbon dapat meningkatkan temperatur dan tekanan
saat pembakaran yang mengakibatkan terjadinya knocking. Masuknya oli ke
ruang bakar merupakan akibat komponen-komponen ruang bakar, misalnya
cincin piston, dinding silinder sudah aus dikarenakan pemakaian yang
terus menerus dan akibat gesekan. Kerak karbon atau arang yangberada
didalam ruang bakar (silinder) dapat diatasi dengan lxx mengganti komponen
yang menyebabkan minyak pelumas masuk ke bakar atau komponen yang aus
seperti ring torak,bouring silinder dan lain sebagainya.

Langkah kerja Overhaul mesin


Biasanya engine overhaul dilakukan karena adanya masalah pada bagian mesin
seperti, adanya suara abnormal, kompresi rendah atau adanya oli yang terbakar
akibat ausnya ring piston atau silinder pada block silinder, kerusakan pada
piston, batang piston, poros engkol dan lain sebagainya.
Berikut Langkah dalam Engine Overhaul:
1. Keluarkan oli mesin dengan cara membuka baut pembuanag pada carter
2. Lepaskan stater motor dengan car membuka dua buah baut stater.
3. pisahkan transmisi dan mesin dengan cara membuka bautnya
4. Lepaskan penutup kopling dan plat kopling
5. Lepaskan flywheel dengan cara membuka baut pengikatnya.
6. Letakan mesin pada overhaul stand .
7. Lepaskan exhaust manifold dan intake manifold
8. Lepaskan saringan oli
9. Lepaskan tutup pushrod dan valve filter
10. Lepaskan V belt dan alternator dari dudukannya
11. Buka kioas dan pulinya

12. Buka rumah-rumah thermostat.


13. Buka pompa air dengan cara membuka baut pengikatnya
14. Lepas crankshaft pulley .
15. Buka tutup timing gear.
16. perhatikan tanda-tanda timing yang terdapat pada roda gigi poros englo,roda
gigi idler,roda gigi poros bubungan,dan roda gigi pompa injeksi ( automotive
timer ),kemudian lepass timing gear
17. Buka mur pengikat automotive timer ,dan lepas timernya denggan
menggunakn puller
18. Lepas selang-selang bahan bakar dan saringan bahan bakar
19. Lepas pipa-pipa tekanan tinggi penghubung pompa injeksidengan injector.
20. Lepas pompa injeksi dari dudukannya .
21. Lepas busi pijar dan penghubungnya
22. Buka injector
23. Lepas tutup kepala slinder
24. Lepas poros rocker arm
25. Keluarkan pushrod dan valve filter
26. Buka bautbaut kepala slinder,denga urutan dari bagian luar menuju ke
bagian tengah secara silang
27. Lepaskan kepala slinder dan gasket kepala slinder
28. Buka karter oli
29. Buka pompa oli
30. Lepaskan poros bubungan,dengan terlebih dahulu membuka baut
pengikatnya
31. Lepaskan tutup batang torak denga cara membuka mur pengikatnya
32. Lepaskan torak an kelengkapannya dari blok slinder,dan beri tanda supaya
tidak tertukar
33. Buka baut pengikat bantalan utama dan lepas tutup bantalan utama
34. Lepaskan poros engkol dan simpan pada dudukan poros engkol.
35. Lepaskan katup dan kelengkapannya dari kepela slinder dengan
menggunakan valve spring compressor
36. Penyimpanan bantalan,katup-katup,pegas katup,dan komponen yang lainya
harus diberi tanda supaya tidak tertukar.

Motor bantu diesel pembangkit listrik (genset) 650 KVA, 440 Volt, 720rpm, pada saat
dilakukan perawatan penggantian baru minyak pelumaas ruang engkol (crank case), jelaskan!
Bagian-bagian apa saja yang harus diperiksa didalam ruang engkol ?
Pemeriksaan kondisi pelumas seperti kekentalan maupun warna dari minyak pelumas
tersebut.
Pemeriksaan kebocoran air pendingin pada dinding-dinding cylinder liner bagian dalam dan
bagian luar.

Pemeriksaan secara visual pada poros engkol maupun pada bantalan-bantalan poros engkol.

Pemeriksaan visual pada crank shaft dan connecting road

Pemeriksaan kekuatan/kekencangan baut dan mur pengikat poros engkol.

Akibat-akibatnya apabila terlambat penggantian minyak pelumas motor bantu (diesel)


pembangkit listrik yang sudah melebihi jam kerja?
Kurangnya frekwensi penggantian oli dapat mengurangi penurunan kinerja mesin.

Semakin lama minyak yang tersisa didalam mesin, maka semakin besar kemungkinan
terkontaminasi dengan unsur-unsur lain seperti kotoran.

Beban gesek yang diterima akan lebih besar, hal ini akan menyebabkan keausan pada
komponen yang saling bergesakan.

Mesin akan mengalami panas yang berlebih sebab Oli juga dapat berfungsi sebagi penyerap
panas pada mesin.

Bila hal tersebut terus dibiarkan maka akan berhentinya fungsi dari mesin tersebut ( turun
mesin )
Dalam perawatan dan perbaikan kompressor udara (air compressor) bertekanan tinggi 30 bar
( high pressure) dan tekanan rendah 8 bar (low pressure), jelaskan :
Bagian-bagian apa saja yang terpenting yang harus diperiksa pada unit kompressor udara tersebut !
Pemeriksaan atau kaliberasi LP dan HP manometer air compressor.

Pemeriksaan Section dan Delivery Valve Air Compressor

Pemeriksaan pada Electro Motor

Air Bottle ( tabung udara tekanan tinggi )

Pemeriksaan pada monitoring device


Bagaimana perawatan katup udara tekan tekanan tinggi (high pressure delivery valve) !
Lakukan pemeriksaan safety valve, regulator/reducer valve, inlet /outlet valve secara
periodic.

Lakukan pemeriksaan permukaan katup, perubahan bentuk dan warna katup yang
disebabkan oleh panas.

Lakukan pergetian pegas katup secra periodic untuk mengurangi kemungkinan patah, aus
dan korosi.

Ratakan permukaan dudukan valve terhadap dudukan katup ( sitting valve ).

Perawatan penggantian minyak lumas secara berkala.

Lakukan cerat udara sebelum dan sesudah menjalankan kompresor


Mengapa secara teratur harus diambil diagram indikator dari sebuah motor induk ?
Maksud diambilnya diagram indicator agar kita dapat mengetahui karakteristik dari tiap-tiap slinder
tentang besarnya tekanan kompresi awal/akhir, tekanan rata-rata dan jemlah tenaga didalam
slinder.
Buatlah sebaik mungkin bentuk dari sebuah diagram indikator ( diagram P-V ) dari motor 2 tak yang
dilengkapi dengan katup buang ( Exhaust valve) dan juga sebuah diagram indikator dari sebuah
motor induk 4 tak. Apakah ada perbedaan dalam kedua diagram Jelaskan dasar-dasar seorang
masinis dalam melaksanakan program perawatan mesin !

Bagaimana upaya-upaya membuat mesin meningkatkan daya tanpa perubahan ukuran-ukuran utama
mesin (seperti diameter silnder, langkah torak, putaran dan jumlah silinder) ?
Upaya-upaya meningkatkan daya mesin :
Membersihakan atau mengganti filter udara secara berkala

Melakukan pengaturan ulang valve intake dan valve exhaust,

Pemasangan unit Turbo Charger

Memperbesar Jumlah rasio perbandingan bahan bakar.

Melakukan penyetelan timing pengabutan bahan bakar

Menaikkan Kualitas Udara dan Bahan Bakar

Menurunkan suhu udara yang masuk ke intake manifold.

Memakai bahan bakar berkualitas baik.

Jelaskan pengaruh alat pengabut yang tidak baik terhadap kinerja mesin induk !
Pengaruh alat pengabut yang kurang baik :
Tenaga mesin kurang/kinerja mesin terasa lamban.

Mesin over heating karena injector memberikan perbandingan campuran kurus.

Mesin akan pincang karena slinder yang bersangkutan tidak menerima pasokan bahan bakar.

Gas buang menjadi terlalu tebal/panas karena pembakaran pada ruang bakar tidak
sempurana.

Menyebabkan kerusakan yang berakibat fatal


Jelaskan pengaruh kualitas bahan bakar terhadap kinerja mesin induk !
Pengaruh kwalitas bahan bakar :
Emisi gas buang yang buruk
Perfmorma atau tenaga mesin menjadi berkurang.
Terjadinya endapan kerak zat carbon/sulfur sisa dari pembakaran bahan bakar pada
injector.

Menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak.

Menyebabkan komponen-komponen mesin tidak bekerja secra efektif.

Jelaskan kemungkinan-kemungkinan penyebab gas buang mesin induk terlalu tebal !


Saringan udara yang kotor menyebabkan udara yang masuk keldalam slinder tidak
sebanding dengan bahan bakar yang dikabutkan.
Buruknya kwalitas minyak bahan bakar yang digunakan.
Kurang baiknya penyemprotan pada injection pump, sehingga bahan bakar menetes
melalui ujung nozzle.

Kurangnya tekanan pada ruang pembakaran yang disebabkan oleh rusaknya turbo charge.

Volume penyemrotan bahan bakar tidak sesuai dengan ratio pembakaran.

Saat penyemrotan ( timing ) bahan bakar yang kurang tepat.


Motor bantu diesel pembangkit listrik, 600 KVA, 440 volt, 720 rpm, 6 (enam) silinder, akan
dilakukan perawatan dan perbaikan berkala " major overhaul", jelaskan :
Berapa perkiraan jam kerja (runnning hours) pada saat dilakukan perbaikan major overhaul
tersebut!
Major Overhaul adalah salah satu tindakan atau bagian penting dari suatu sistem perawatan
dan perbaikan yang dilakukan pada semua Motor Diesel untuk semua type dan jenis dari pabrik
manapun.
Perkiraan kerja untuk pekerjaan Top Overhaul antara 2000 4000 Jam.
Tuliskan bagian-bagian apa saja yang dilakukan pemeriksaan dan perbaikan secara terinci!
Bagian-bagian pemeriksaan :
Pelapis Silinder (Cylinder Liner)

Torak & Ring Torak (Piston & Piston Ring).

Kepala Silender (Cross Head).

Batang Torak (Connecting Road)

Metal Jalan dan Metal Duduk (Crank Pin Bearing & Main Bearing )

Poros Engkol (Crank Shaft Journal)

Poros Penerus & Metal (Intermediate Shaft & Bearing)

Sistem Pengaman (Safety Device System)

Pompa Bahan Bakar ( Fuel Injection Pump )

Turbin Gas ( Turbo Charger )

Sistem Udara Pengontrol (Pneumatic System Control)

Alat-alat Monitoring dan Sistim Pengaman ( Monitoring Device & Safety Device )

Sistim Pendingin ( LO Cooler, Fresh Water Cooler, Lubrication Oil Cooler & Air Scavenging
Cooler)
Dalam melakukan perawatan dan perbaikan pompa-pompa jenis sentrifugal tegak 1(satu) tingkat
(first stage vertical centrifugal pump) untuk pompa air laut dinas umum ( general service pump),
kapasitas 200m3/jam, jelaskan !
Persiapan apa saja yang terpenting sebelum melakukan perbaikan pompa air laut tersebut ?
Persiapan perbaikan pompa centrifugal :
Menutup salah satu sea water suction valve ( low / high )
Membersihkan suction sea water filter

Memeriksa tekanan pompa pada Pressure gauge

Memeriksa kebocoran rumah pompa yang disebabkan oleh karat.

Memeriksa kelancaran putaran poros pompa

Bagian-bagian apa saja yang harus diperiksa dan material apa saja yang sering dilakukan
penggantian baru?
Pemeriksaan Elektromotor :
Pemeriksaan sistim kerlistrikan utama pada pompa.

Pemeriksaan Fan, Bearing dan Greasing.

Pemeriksaan stator dengan Megger Test, bersihkan dengen electric cleaner, dan di oven.

Melakukan pelapisan pada isolator dengan sarlac untuk mencegah grounded

Pemeriksaan Pompa :
Pemeriksaan Gland Packing ( ganti baru, sesuaikan dengan Running Hours )

Pemeriksaan Coupling Bolt & Nut ( ganti baru dan jangan dibiarkan bocor )

Pemeriksaan pada Impeller - Shaft - Shaft Sleeve - Neck Bush - Neck ring - Casing Ring Submerged Bearing.
Penyetelan kelurusan antara pompa dan Electromotor harus benar.
Sebuah pompa pendingin motor induk tekanan turun terus, jelaskan apa penyebab dan
caramemperbaikinya.
Penyebab tekanan pompa menurun dan cara memperbaikinya :
Kurangnya isapan dan tekanan pompa air laut.
DIsebabkan oleh kotoran sampah dan kerang-kerang kecil sehingga terjadi penyumbatan
pada impeller.

Tindakannya berisihkan bagian sistem pemipaan pada pompa sea water filter dan impeller.

Menurunnya kinerja impeller pada pompa.

Terkikisnya impeller oleh kotor sehingga putaran menjadi tidak normal.

Buka bagian-bagian pompa dan ganti pada bagian impeller

Kebocoran pada bagian gland packing.

Disebabkan oleh kebocoran pada glen packing.

Buka dan ganti pada bagian glen packing


Apa yang dimaksud dengan perawatan ?
Perawatan atau Pemeliharaan adalah suatu kegiatan yang perlu dilaksanakan terhadap seluruh
obyek baik non-teknis meliputi manajemen dan sumber daya manusia agar dapat berfungsi dengan
baik teknis meliputi suatu material atau benda yang bergerak ataupun benda yang tidak bergerak,
sehingga material tersebut dapat dipakai dan berfungsi dengan baik serta selalu memenuhi
persyaratan internasional.

Perawatan Normal
Perawatan Periodik/Normal (Period Maintenance) Perawatan periodik adalah bagian
pelaksanaan pekerjaan perawatan pencegahan yang dilakukan secara periodik berdasarkan waktu
kalender atau jam kerja dengan mengacu kepada Manual Instruction Book.
Perawatan tidak normal
Perawatan Insidentil/tidak Normal (Breakdown Repair) Insidentil artinya kita membiarkan
mesin terus menerus sampai rusak (Down Time), baru kemudian dilaksanakan perawatan dan
perbaikan (Break down repair).
Perawatan pencegahan
Perawatan pencegahan adalah bagian dari pelaksanaan pekerjaan perawatan berencana
yang bertujuan :
Memantau perkembangan yang terjadi pada hasil pekerjaan perawatan secara terusmenerus sampai batas nilai-nilai yang diijinkan.
Menemukan kerusakan dalam tahap yang lebih dini, sehingga masih ada kesempatan
untuk merencanakan pelaksanaan waktu perawatan.

Mencegah terjadinya kerusakan atau bertambahnya kerusakan, yang dapat


mengakibatkan terhentinya operasi kapal.

Suatu tugas yang perlu dilakukan agar kita dapat menelusuri jalannya kerusakan terhadap
nilai keselamatan dan nilai ekonomis kapal.
Perawatan perbaikan.
Perawatan dan perbaikan adalah bagian dari pelaksanaan pekerjaan perawatan berencana
yang bertujuan :
Memperbaiki setiap kerusakan yang terpantau, walaupun belum waktunya
dilaksanakan perbaikan.

Mencegah terjadinya kerusakan atau bertambahnya kerusakan yang lebih besar.


Suatu tugas yang perlu dilakukan agar kita dapat mempertahankan kondisi pesawat /
mesin terhadap nilai keselamatan dan nilai ekonomis kapal.
Saudara mengenal perawatan yang terencana diatas kapal. Apa hubungan denan ISM Code. Jelaskan
pendapat Saudara !
Sistem Perawatan Berencana adalah salah satu sarana untuk menuju kepada perawatan
kapal yang lebih baik dan secara garis besar tujuannya adalah :
Mengoptimalkan daya dan hasil guna material sesuai fungsi dan manfaatnya (efficiency
material).

Mencegah terjadinya kerusakan berat secara mendadak (breakdown), serta mencegah


menurunnya efisiensi.

Mengurangi kerusakan yang mendadak atau pengangguran waktu berarti menambah hari
hari efektif kerja kapal (commission days).

Mengurangi jumlah perbaikan dan waktu perbaikan pada waktu kapal melaksanakan
perbaikan Dok tahunan (economical cost).

Menambah pengetahuan awak kapal dan mendidik untuk memiliki rasa tanggung jawab
serta disiplin kerja (sence of belong).
Saudara mengenal perawatan predisi diatas kapal. Jelaskan hal itu !
Perawatan prediksi adalah kegiatan pemantauan alat produksi dengan sensor mikroprosesor
yang dapat mendeteksi gejala kerusakan secara dini.
Jelaskan akibat-akibat apabila terlambat melaksanaakan perawatan penggantian minyak
pelumas didalam ruang engkol ( Creng Case ) mesin bantu generator !
Kurangnya frekwensi penggantian oli dapat mengurangi penurunan kinerja mesin.

Semakin lama minyak yang tersisa didalam mesin, maka semakin besar kemungkinan
terkontaminasi dengan unsur-unsur lain seperti kotoran.

Beban gesek yang diterima akan lebih besar, hal ini akan menyebabkan keausan pada
komponen yang saling bergesakan.

Mesin akan mengalami panas yang berlebih sebab Oli juga dapat berfungsi sebagi penyerap
panas pada mesin tersebut

Bila hal tersebut terus dibiarkan maka akan berhentinya fungsi dari mesin tersebut ( turun
mesin )
Inside Micrometer
Alat ukur dengan tingkat ketelitian 1/100 mm, alat ini untuk mengukur secara teliti bagian
dalam dari suatu material / benda kerja. Seperti diameter dalam pada Cylinder Liner.
Outside Micrometer
Alat ukur dengan tingkat ketelitian 1/100 mm, alat ini untuk mengukur secara teliti bagian
dalam dari suatu material / benda kerja. Seperti Diameter Luar Piston, Shaft, Pin, dan ketebalan
Sim/Plat.
Crenk Shaft Deflection Clock
Adalah sebuah alat ukur yang khusus untuk mengukur kelurusan Poros Engkol Mesin Diesel,
dengan hasil pengukuran yang sangat teliti sampai 1/100 mm.

Alat ukur ini terdiri dari dudukan (magnet) dan Clock, yang dipasang diantara pipi-engkol
per silinder untuk mendapatkan hasil keseluruhan Poros Engkol terhadap kedudukan Metal duduk.

Main Engine Diagram Indicator


Adalah alat ukur khusus untuk mengukur besaran tenaga yang ada didalam ruang
pembakaran didalam silinder Mesin diesel. alat ukur ini dipasang diujung Katup Indikator (pipa
draad) dan diperlengkapi dengan kertas indikator yang akan tergambar hasil pengukuran
tersebut.
Jelaskan cara kerja penyetelan katup dan langkah-langkah kerjanya saat yang tepat untuk menyetel
katup dan mengapa kelonggaran katup buang lebih besar dari pada kelonggaran katup masuk motor
4 tak.
Dengan menggunakan urutan pembakar ( Firing oder ) dari mesin yang bersangkutan. Katup
pemasukan dan katup pembuangan disetel saat piston dikedudukan titik mati atas , yaitu pada akhir
langkah kompresi.
Prosedure penyetelan katup:
Putarlah roda flywheel sesuai dengan arah putaran mesin sampai piston pada silinder
pertama dalam posisi di atas. Pada saat putaran mesin terasa berat, hal ini menunjukkan adanya
kompresi di mana kedua katup menutup penuh. Roda flywheel diputar lagi sedikit sehingga garis
tanda TDC atau FB pada roda flywheel berimpit dengan tanda garis tetap di body motor. Kedudukan
ini menunjukkan top kompresi dan piston berkedudukan di titik mati atas.

Kendorkan mur pengikat. Stel baut penyetel dan sisipkan feeler gauges di antara celah
katup, baik katup masuk maupun katup buang sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan oleh
mesin yang bersangkutan.

Tahan baut penyetel dengan obeng min agar kedudukan penyetelan tidak berubah dan
keraskan kembali mur pengikat.

Periksa kembali keregangan celah katup tersebut. Setelah penyetelan katup pada silinder
pertama selesai maka putarlah roda penerus lebih kurang 180 derajat sudut engkol. Untuk mesin 4
silinder 720 derajat dibagi (banyaknya silinder). Kedua katup pada silinder nomor 3 tertutup, rocker
arm / tuas pelatuk dalam keadaan bebas tekanan. Kita setel celah katup silinder nomor tiga.
Demikianlah penyetelan celah katup untuk silinder berikutnya sesuai dengan ( Firing Order) dari
Mesin tersebut.
Sebutkan cara perawatan pengabut (Fuel Injector) hingga dapat menghasilkan pengabutan bahan
bakar yang baik dan apa penyebabnya bila pengabut tidak dapat menghasilkan pengabutan dengan
baik !
Bersihkan sekeliling bagian-bagian injector dengan solar, lalu tiup dengan tekanan angin.

Gunakn majun untuk melapisi injector khusus pada ujung nosel.


Tutup lubang injektor dengan kain lap, agar debu atau kotoran tidak masuk ke dalam
silinder.

Pasang injektor pada tester dengan baik.

Tes dengan alat Tekanan Penyemprotan.

Gerakkan tuas tester dalam langkah penuh dengan kuat dan cepat, baca tekanan pada
manometer, catat hasilnya.

Sudut penyemprotan yang baik adalah : 4


Lakukan pengetesan sampai manometer menunjukkan tekanan = 80 bar, pertahankan posisi
tekanan ini selama 20 detik, lihat dan amati kebocoran pada ujung nosel.

Bersihkan lubang-lubanag pengeabut injector


Jelaskan secara singkat jenis-jenisbahan kimia yg dipergunakan untuk menunjang perawatan dan
perbaikan mesin yaitu ?
Rust remover bahan kimia cair untuk menghilangkan karat.

Electric cleaner bahan kimia cair untuk membersihkan semua peralatan listrik dan electro
motor.

Fuel oil treatment bahan campuran untuk bahan bakar berat MFO.
Carbon remover bahan kimia cair untuk membersihkan, menghancurkan kerak-kerak
arang(carbon) hasil pembakaran yg tidak sempurna pada piston dan dinding slinder.
Air cooler cleaner bahan kimia cair untuk membersihkan udara pada alat pendingin udara.

Oil spill dispersant bahan kimia untuk menghancurkan/menetralisir tumpahan minyak yang
mungkin terjadi pencemaran dilaut.

Diesel engine water treatment non chromateBahan campuran untuk perawatan air
pendingin mesin utama, untuk membersihkan kotoran dan melindungi korosif dalam system
pendingin tertutup.

Chemical water treatment for boiler Bahan-bahan kimia untuk pengetesan air ketel uap.
Soot release stick bahan kimia berbentuk serbuk dikemas dipergunakan untuk
membersihkan jelaga-jelaga yang menempel pada dinding dapur dan pipa-pipa api/air ketel uap
Jelaskan langkah-langkah apa saja yg anda lakukan ketika akan melaksanakan overhaul mulai dari
persiapan hingga pengetesan!
Mempersiapkan team work engine

Membuat perencanaan kerja

Menentukan waktu pelaksanaan

Mempersiapkan peralatan dan perlengkapan suku cadang

Membuka dan memperhatikan urutan pembongkaran

Membersihkan bagian-bagian yang dibongkar

Melakukan pengukuran bagian-bagian yg penting

Melakukan pemasangan kembali bagian-bagian yang masih memadai dan mengganti bagianbagian mesin yang sudah rusak.

Diadakan pengetesan kompresi, tekanan injector dan pengukuran gap klep masuk dan
keluar

Setelah selesai, isi oli.

Buang udara dalam system aliran bahan bakar.

Pengisian system air pendingin mesin.

Test running

Pada kapal dengan penggerak utama motor diesel. Katup gas buang peranannya sangatlah penting
agar kapal dapt berjalan dengan lancer. Jelaskan perawatan-perawtan yang dilakukan terhadap
katup gas buang?
Pemeriksaan kerak karbon, keadaan muka katup dan perubahan warna

Periksa perubahan warna dan bentuk batang katup, keausan dan pelumasan

Periksa kelonggaran dan keausan pemegang katup

Periksa pegas katup terhadap kemungkinan patah, aus, korosi, kekuatannya

Ukur diameter batang katup

Lapping/skir katup pada dudukannya pada jam kerja yang telah ditentukan

Penggantian katup jika muka katup sudah rusak

Secara berkala adakan pengukuran dengan feeler gauge (valve clearance).

Kebocoran pada katup buang/katup masuk yang terdapat pada motor diesel 4 tak kemungkinan
dapat terjadi. Bagaimana saudara dapat mengetahuinya dan langkah apa saja yg saudara lakukan
untuk memperbaikinya?
Kebocoran katup menyebabkan hilangnya kompresi dalam silinder dan tenaga motor
berkurang.
Dapat menyebabkan percikan api pada cerobong disebabkan bahan bakar dari slinder yg
tidak terbakar melalui katup buang cerobong.

Bahan bakar boros akibat tenaga motor berkurang.

Perbaikannya:

Katup disetel kembali sesuai dengan clearancenya. Sebab bila celah katup rapat dapat
menyebabkan bocornya katup.
Katup diskur bila terdapat kerusakan pada sisi klep/pendudukan klep.

Buka silindernya, siram kedua katup dengan solar/bensin yg meresap itu bocor lalu adakan
penggantian.
Perawatan LO & FO Purifier
Perawatan pertama adalah melaksanakan standing operation procedure (SOP) Purifier
dengan benar dan konsisten.
Mempelajari secara benar cara kerja atau fungsi dari semua bagian purifier tersebut.

Bersihkan saringan isap dan periksa kekedapan semua katup isap, agar tidak mengganggu
pada waktu permulaan dijalankan.

Pembersihan kotoran minyak yang terdapat dibagian dalam Purifier secara berkala, setiap 4
jam sekali atau 8 jam sekali.

Pembersihan kotoran minyak tersebut harus sesering mungkin dilakukan agar tidak terjadi
Overload yang akan mempercepat rusaknya Ball Bearing, Roda Gigi, Kampas Kopling dll.
Perawatan Oily water Separator.
Perawatan pertama adalah melaksanakan Standing Operation procedure (SOP) dengan
benar dan konsisten.

Mempelajari secara benar cara kerja atau fungsi dari OWS tersebut.
Pembersihan kotoran minyak yang terdapat dibagian dalam 2 (dua) tabung Separator secara
berkala.
saringan saringannya selalu diganti baru.

Perawatan OCM dan Solenoid Valve, yaitu dengan melakukan SOP pembersihan (Flushing)
pipa saluran contoh air-got yang dideteksi oleh OCM harus dilakukan sebelum dan sesudah OWS
dijalankan, sehingga pipa saluran air got tersebut tetap dalam keadaan bersih.

Setiap menjalankan OWS harus selalu dicatat dalam buku merah dan diberi catatan, berapa
kilo liter, berapa ppm, waktu dan kondisinya.

kerja yang Tebal-tebal.


Instalasi mesin pendingin dikapal sangatlah perlu penanganan atau perawatan yang rutin agar bahan
makanan terjaga kualitasnya. Jelaskan perawatan-perawatan yang dilakukan terhadap instalasi
mesin pendingin ?
Ball bering dari motor kompresor harus dilumasi

V-Belt diperiksa tegangannya

Evaporator didefros bila banyak bunga es

Condenser harus sering dibersihkan

Bersihkan filter di solenoid valve

Mengganti silica gell di dryer bila tiba saatnya

Bila ada udara didalam system harus di cerat

Nipple-nipple dan kran-kran penutup diberi grease

Periksa minyak lumas dalam carter, bila kurang ditambahkan

Periksa instalasi listriknya

Pada waktu instalasi beroperasi, suhu dan tekanan harus diperhatikan

Saringan-saringan klep ekspansi & pengatur tekanan dijaga bersih

Menstart motor jangan selalu pada switch pengontrol

Saat menjalankan dan menghentikan mesin harus sesuai prosedur.


Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Pengertian Maintenance
Maintenance jika diartikan dalam bahasa Indonesia ialah pemeliharaan. Namun
sampai saat ini masih banyak orang yang meganggap maintenance itu adalah
perawatan. Karena banyak yang menganggap perawatan dengan pemeliharaan

itu sama, namun pada kenyataannya sangatlah berbedah antara perawatan dan
pemeliharaan.
Perbedaan Antara Pemeliharaan dan Perawatan.
Pemeliharaan dan perawatan tidaklah sama, dimana pengertian dari
pemeliharaan yaitu tindakan yang dilakukan terhadap suatu alat atau produk
agar produk tersebut tidak mengalami kerusakan, tindakan yang dilakukan yaitu
meliputi penyetelan, pelumasan, pengecekan pelumas dan penggantian spartspart yang tidak layak lagi. Sedangkan pengertian perawatan yaitu suatu
tindakan perbaikan yang dilakukan terhadap suatu alat yang telah mengalami
kerusakan agar alat tersebut dapat digunakan kembali. Kesimpulannya yaitu
pemeliharaan dilakukan sebelum suatu alat/produk mengalami kerusakan dan
mencegah terjadinya kerusakan, sedangkan perawatan yaitu dilakukan setelah
suatu alat mengalami kerusakan(perbaikan).
Macam-Macam Pemeliharaan
1. Preventive Maintenance
Preventive Maintenance merupakan tindakan pemeliharaan yang terjadwal dan
terencana. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah-masalah yang dapat
mengakibatkan kerusakan pada komponen/alat dan menjaganya selalu tetap
normal selama dalam operasi.
Contoh pekerjaan tersebut adalah:
Melakukan pengecekan terhadap pendeteksi indikator tekanan dan temperatur,
atau alat pendeteksi indikator lainnya. apakah telah sesuai hasilnya untuk
kondisi normal kerja suatu alat. Membersihkan kotoran-kotoran yang menempel
pada alat/produk (debu, tanah maupun bekas minyak), Mengikat baut-baut yang
kendor , Pengecekan kondisi pelumasan.
Perbaikan/mengganti gasket pada sambungan-sambungan flange yang bocor
atau rusak.

2. Predictive Maintenance
Predictive Maintenance merupakan perawatan yang bersifat prediksi, dalam hal
ini merupakan evaluasi dari perawatan berkala (Preventive Maintenance).
Pendeteksian ini dapat dievaluasi dari indikaktor-indikator yang terpasang pada
instalasi suatu alat dan juga dapat melakukan pengecekan vibrasi dan alignment
untuk menambah data dan tindakan perbaikan selanjutnya.

3. Breakdown Maintenance
Breakdown Maintenance merupakan perbaikan yang dilakukan tanpa adanya
rencana terlebih dahulu. Dimana kerusakan terjadi secara mendadak pada suatu
alat/produk yang sedang beroperasi, yang mengakibatkan kerusakan bahkan
hingga alat tidak dapat beroperasi. Contoh kerusakan tesebut pada pompa
adalah:
Rusaknya bantalan karena kegagalan pada pelumasan
Terlepasnya couple penghubung antara poros pompa dan poros penggeraknya
akibat kurang kencangnya baut-baut yang tersambung. Macetnya impeller
karena terganjal benda asing.

4. Corrective Maintenance
Corrective Maintenance merupakan pemeliharaan yang telah direncanakan, yang
didasarkan pada kelayakan waktu operasi yang telah ditentukan pada buku
petunjuk alat tersebut. Pemeliharaan ini merupakan general overhaul yang
meliputi pemeriksaan, perbaikan dan penggantian terhadap setiap bagianbagian alat yang tidak layak pakai lagi, baik karena rusak maupun batas
maksimum waktu operasi yang telah ditentukan.
Dalam memelihara mesin diesel kita memerlukan beberapa prinsip yang perlu
diperhatikan. Prinsip tersebut adalah pengecekan (checking), kebersihan (cleaning), setel
ulang (adjusting), pengikatan ulang (retightening), penggantian atau penambahan oli,
penambahan air pendingin, kalibrasi alat ukur dan sensor dan yang tidak kalah penting
adalah pengoperasian yang baik.

Pengecekan (checking)
Mesin diesel memerlukan pengecekan dalam operasionalnya. Pengecekan bisa dilakukan
secara visual atau, pengukuran melalui pressure gauge, thermometer, speedometer ,
pengecekan melaui pendengaran dan lain-lain. Pengecekan yang dapat dilakukan secara
visual meliputi pengecekan kebocoran baik air, oli maupun bahan bakar. Tetapi Lepasnya
atau kendornya baut bagian luar mesin diesel juga dapat dilakukan secara visual. Pressure
gauge digunakan untuk mengetahui tekanan yang ada dari suatu saluran fluida baik air, oli,
maupun bahan bakar. Untuk mengetahui apakah terjadi aliran fluida yang baik atau tidak.
Thermometer digunakan untuk memonitor temperatur. Untuk mencegah terjadinya
overheating pada mesin diesel. Speedometer digunakan untuk mengukur kecepatan dari
putaran mesin diesel. Sedangkan melalui pengdengaran kita dapat mengetahui gesekan
atau getaran yang berlebih pada suatu komponen tertentu atau juga mengetahui letak
kebocoran gas pada mesin diesel.

Kebersihan (cleaning)
Kebersihan merupakan faktor penting dalam pemeliharaan mesin diesel. Karena dengan
kebersihan akan mempengaruhi lifetime dari komponen-komponen mesin diesel, terutama
pada komponen-komponen mesin diesel yang bergesekan seperti bearing, shaft, stem
valve, bushing, piston dan silinder liner. Dan kebersihan bisa dikatakan sebagai prinsip
utama dari pemeliharaan rutin. Semua filter oli maupun bbm (bahan bakar minyak) juga
harus dibersihkan secara rutin untuk menjamin suplai oli maupun bbm mempunyai kualitas
yang baik.

Setel ulang (adjusting)


Ada beberapa komponen dari mesin diesel harus disetel ulang karena terjadi sedikit

keausan atau terjadi sedikit kendor akibat getaran. Komponen tersebut antara lain clearance
antara intake or exhaust valve dengan pelatuk pada rocker arm, posisi rek bbm pada
masing-masing injection pump, dan setel tekanan pada injektor.

Pengikatan ulang (retightening)


Hal ini dilakukan setelah melaksanakan pengecekan atau setelah pembongkaran. Setiap
baut mempunyai standar dalam pengikatannya tergantung dari besar baut, material baut dan
juga kegunaannya. Biasanya produsen mesin diesel memberikan standar dalam pengikatan.
Standar pengikatan dapat berupa satuan kgf, kg.meter, Nm dengan menggunakan kunci
momen, dapat berupa besaran derajat, atau juga dengan satuan tekanan : bar, psi dengan
menggunakan hydraulic pump.

Penggantian atau penambahan oli


Masing-masing oli mempunyai karakteristik yang berbeda tergantung kegunaanya. Fungsi
utama dari oli adalah pelumasan untuk komponen-komponen yang saling bergesekan.
Karena masing-masing oli mempunyai lifetime maka diperlukan penggantian atau
penambahan oli secara berkala.
Penambahan air pendingin
Air yang digunakan untuk pendinginan umumnya adalah air demin. Biasanya diperlukan
sedikit penambahan air karena sistem pendinginan mesin diesel dilakukan secara close
loop, sehingga hanya sedikit air yang hilang. Kerugian atau kehilangan sedikit air tersebut
biasanya terjadi karena sedikit kebocoran pada pompa, atau sebagian menguap karena
panasnya mesin.
Kalibrasi alat ukur dan sensor
Mesin diesel biasanya dilengkapi dengan alat ukur dan sensor. Sensor yang ada dapat
berupa sensor alarm maupun sensor pengetrip. Sehingga demi keamanan mesin dan
pengguna diperlukan kalibrasi secara berkala tergantung dari jenis alat ukur dan sensornya.
Pengoperasian yang baik
Ada pepatah menyatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Penyataan tersebut
ternyata cocok dengan sistem pemeliharaan mesin diesel. Pengoperasian yang baik pada
mesin diesel merupakan pemeliharaan yang pertama karena dengan pengoperasian yang
baik sesuai SOP (standard Operation Prosedure) akan membuat lifetime mesin diesel akan
terjaga sesuai dengan desain.

Anda mungkin juga menyukai