Anda di halaman 1dari 20
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CROMIUM (III) METABOLISM Disampaikan

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CROMIUM (III) METABOLISM Disampaikan oleh : Anugrah Linda M.

CROMIUM (III)

METABOLISM

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CROMIUM (III) METABOLISM Disampaikan oleh : Anugrah Linda M. 1

Disampaikan oleh :

Anugrah Linda M.

1

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin OUTLINE • Pengertian Kromium •

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin OUTLINE • Pengertian Kromium • Jenis Kromium •

OUTLINE

Pengertian Kromium

Jenis Kromium

Fungsi Kromium

Metabolisme Kromium

Interaksi Kromium dg Zat Gizi Lain

Bahan Makanan Kaya Kromium

Fungsi Kromium • Metabolisme Kromium • Interaksi Kromium dg Zat Gizi Lain • Bahan Makanan Kaya
Fungsi Kromium • Metabolisme Kromium • Interaksi Kromium dg Zat Gizi Lain • Bahan Makanan Kaya
Fungsi Kromium • Metabolisme Kromium • Interaksi Kromium dg Zat Gizi Lain • Bahan Makanan Kaya
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin PENGERTIAN • Kromium  –

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin PENGERTIAN • Kromium  – Unsur logam transisi
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin PENGERTIAN • Kromium  – Unsur logam transisi
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin PENGERTIAN • Kromium  – Unsur logam transisi
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin PENGERTIAN • Kromium  – Unsur logam transisi

PENGERTIAN

Kromium

Unsur logam transisi golongan

VIB (warna putih)

Nomor atom 24 dengan massa atom 51,996 g/mol

Titik lebur 1765C

Larut dalam asam klorida encer atau pekat

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromium  MINERAL

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromium  MINERAL ESENSIAL yang berpartisipasi

CONT

Kromium MINERAL ESENSIAL

yang berpartisipasi dalam

metabolisme karbohidrat dan

lemak

Kadar kromium normal di dalam darah : 0,12 - 0,67 µg/L

Paling banyak terdapat pada hati, getah bening, ginjal, dan tulang

normal di dalam darah : 0,12 - 0,67 µg/L • Paling banyak terdapat pada hati, getah
normal di dalam darah : 0,12 - 0,67 µg/L • Paling banyak terdapat pada hati, getah
normal di dalam darah : 0,12 - 0,67 µg/L • Paling banyak terdapat pada hati, getah
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin JENIS • Dalam larutan berair,

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin JENIS • Dalam larutan berair, kromium membentuk tiga

JENIS

Dalam larutan berair, kromium membentuk tiga jenis ion

Kation kromium(II)

Kation kromium(III) Anion kromat dan dikromat

Kromium Heksavalen (VI) :

toksik

– Kation kromium(II) – Kation kromium(III) – Anion kromat dan dikromat • Kromium Heksavalen (VI) :
– Kation kromium(II) – Kation kromium(III) – Anion kromat dan dikromat • Kromium Heksavalen (VI) :
– Kation kromium(II) – Kation kromium(III) – Anion kromat dan dikromat • Kromium Heksavalen (VI) :
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromium Trivalen (Cr3+)

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromium Trivalen (Cr3+)  – Paling stabil
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromium Trivalen (Cr3+)  – Paling stabil
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromium Trivalen (Cr3+)  – Paling stabil
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromium Trivalen (Cr3+)  – Paling stabil

CONT

Kromium Trivalen (Cr3+)

Paling stabil

Terdapat pada bahan

makanan

Paling mudah diabsorbsi

(10-25%)

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin FUNGSI • Dibutuhkan dlm

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin FUNGSI • Dibutuhkan dlm metabolisme karbohidrat →
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin FUNGSI • Dibutuhkan dlm metabolisme karbohidrat →
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin FUNGSI • Dibutuhkan dlm metabolisme karbohidrat →
NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin FUNGSI • Dibutuhkan dlm metabolisme karbohidrat →

FUNGSI

Dibutuhkan dlm metabolisme karbohidrat bekerjasama dgn insulin memudahkan masuknya glukosa ke dlm sel

Kadar Cr(III) menjadi faktor penentu utama dalam sensitivitas insulin sebagai pengatur transportasi gula di dalam tubuh.

Disebut sebagai faktor pengendali kadar gula darah (glucose tolerance factor/ GTF)

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Cr(III)  Nutraceutical

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Cr(III)  Nutraceutical yaitu bahan-bahan

CONT

Cr(III) Nutraceutical yaitu bahan-bahan

tertentu yang memiliki

kemampuan untuk meningkatkan kualitas

kesehatan, mencegah

sakit atau bersifat obat.

bahan-bahan tertentu yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, mencegah sakit atau bersifat obat. 8
bahan-bahan tertentu yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, mencegah sakit atau bersifat obat. 8
bahan-bahan tertentu yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, mencegah sakit atau bersifat obat. 8
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin METABOLISME • Mekanisme transpor

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin METABOLISME • Mekanisme transpor Cr(III) di dalam tubuh

METABOLISME

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin METABOLISME • Mekanisme transpor Cr(III) di dalam tubuh  –

Mekanisme transpor Cr(III) di

dalam tubuh

Cr disimpan di dalam darah yang diikat pada transferin

Kemudian kompleks kromium-

transferinterhubungkan dengan reseptor transferin dan masuk ke dalam sel, yang menjadi

tempat terikatnya Cr ke apo

kromodulin.

Cr kemudian dilepas kembali.

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromodulin  bentuk

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT • Kromodulin  bentuk aktif dari kromium •

CONT

Kromodulin bentuk aktif dari kromium

Kromodulin adl suatu oligopeptide yang mengikat empat ion kromat (glisin, sistein,

aspartat dan glutamat) atau yang disebut

LMWCr (Low Molecular Weight-Chromium binding substance)

Kromodulin memudahkan kerja insulin

dalam mengubah glukosa menjadi lipid

dan karbon dioksida.

Kromodulin berperan untuk melakukan aktivasi reseptor insulin kinase.

KROMODULIN

lipid dan karbon dioksida. • Kromodulin berperan untuk melakukan aktivasi reseptor insulin kinase. KROMODULIN 10
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel A  regulasi glukosa

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel A  regulasi glukosa dan insulin nomal tanpa

CONT

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel A  regulasi glukosa dan insulin nomal tanpa

Panel A

regulasi glukosa dan insulin nomal tanpa

kromium sehingga

glukosa masih berada di luas sel (ekstrasel) dan insulin belum terikat pada reseptor insulin

Kromium Di Dalam Regulasi Glukosa -Insulin

11

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel B  Kromium memasuki

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel B  Kromium memasuki sel independen dari

CONT

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel B  Kromium memasuki sel independen dari

Panel B

Kromium memasuki

sel independen dari

aktifitas insulin dan insulin telah berikatan dengan reseptor

insulin sehingga

glukosa dapat masuk ke dalam sel

Kromium Di Dalam Regulasi Glukosa -Insulin

12

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel C  Kromium

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel C  Kromium berikatan dengan kromodulin

CONT

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel C  Kromium berikatan dengan kromodulin

Panel C

Kromium berikatan

dengan kromodulin menjadi bentuk kompleks kromodulin-

kromium

Kromium Di Dalam Regulasi Glukosa -Insulin

13

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel D  Ikatan kompleks

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel D  Ikatan kompleks kromodulin-kromium

CONT

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Panel D  Ikatan kompleks kromodulin-kromium

Panel D

Ikatan kompleks kromodulin-kromium

berikatan dengan

reseptor insulin dan menjaganya agar tetap dalam kondisi

yang aktif sehingga

meningkatkan masuknya glukosa ke dalam sel

Kromium Di Dalam Regulasi Glukosa -Insulin

14

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Kromium + kromodulin Intrasel

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Kromium + kromodulin Intrasel Kromium masuk ke

CONT

Kromium + kromodulin Intrasel

Kromium

masuk ke

dalam sel

Absorbsi

Kromium

Kromium

darah ↑

Kromiu

m

dalam sel Absorbsi Kromium Kromium darah ↑ Kromiu m Glukosa masuk ke dalam sel Mempertahankan ikatan
dalam sel Absorbsi Kromium Kromium darah ↑ Kromiu m Glukosa masuk ke dalam sel Mempertahankan ikatan
dalam sel Absorbsi Kromium Kromium darah ↑ Kromiu m Glukosa masuk ke dalam sel Mempertahankan ikatan
dalam sel Absorbsi Kromium Kromium darah ↑ Kromiu m Glukosa masuk ke dalam sel Mempertahankan ikatan

Glukosa

masuk ke

dalam sel

darah ↑ Kromiu m Glukosa masuk ke dalam sel Mempertahankan ikatan insulin dan reseptor insulin tetap

Mempertahankan ikatan insulin dan reseptor insulin tetap aktif

Chanel

glukosa

terbuka

lebar

insulin tetap aktif Chanel glukosa terbuka lebar Kromodulin- kromium + reseptor insulin Skema
insulin tetap aktif Chanel glukosa terbuka lebar Kromodulin- kromium + reseptor insulin Skema
insulin tetap aktif Chanel glukosa terbuka lebar Kromodulin- kromium + reseptor insulin Skema

Kromodulin-

kromium +

reseptor

insulin

Skema Metabolisme Kromium Dalam Tubuh

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin INTERAKSI DENGAN ZAT GIZI/OBAT •

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin INTERAKSI DENGAN ZAT GIZI/OBAT • Menghambat penyerapan :

INTERAKSI DENGAN ZAT

GIZI/OBAT

Menghambat penyerapan : Fitat, Glukosa dan Obat2an jenis aspirin

atau antacid menimbulkan retensi

yang disebabkan oleh keasaman lambung dapat menghambat produksi prostaglandin pada sistem

pencernaan

Membantu Penyerapan : vitamin C, asam amino, oksalat

menghambat produksi prostaglandin pada sistem pencernaan • Membantu Penyerapan : vitamin C, asam amino, oksalat 16
menghambat produksi prostaglandin pada sistem pencernaan • Membantu Penyerapan : vitamin C, asam amino, oksalat 16
menghambat produksi prostaglandin pada sistem pencernaan • Membantu Penyerapan : vitamin C, asam amino, oksalat 16
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin KEBUTUHAN   Kelompok Umur

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin KEBUTUHAN   Kelompok Umur (µg/hari) Bayi

KEBUTUHAN

 

Kelompok Umur

(µg/hari)

Bayi

 

0-6 bulan

-

7

11 bulan

6

Anak-anak

 

1

3 tahun

11

4 - 6 tahun

15

7

- 9 tahun

20

Laki-laki

 

10

12 tahun

25

13

15 tahun

30

16 18 tahun

35

19

29 tahun

35

30

49 tahun

35

50

64 tahun

30

65

80 tahun

30

> 80 tahun

30

35 30 – 49 tahun 35 50 – 64 tahun 30 65 – 80 tahun 30
35 30 – 49 tahun 35 50 – 64 tahun 30 65 – 80 tahun 30
35 30 – 49 tahun 35 50 – 64 tahun 30 65 – 80 tahun 30

17

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Perempuan   10 –

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin CONT Perempuan   10 – 12 tahun 21 13

CONT

Perempuan

 

10

12 tahun

21

13

15 tahun

22

16

18 tahun

24

19

29 tahun

25

30 49 tahun

25

50

64 tahun

20

65

80 tahun

20

> 80 tahun

20

Kehamilan

 

Trimester 1

+5

Trimester 2

+5

Trimester 3

+5

Menyusui 6 bulan pertama

+20

6 Bulan kedua

+20

1 +5 Trimester 2 +5 Trimester 3 +5 Menyusui 6 bulan pertama +20 6 Bulan kedua
1 +5 Trimester 2 +5 Trimester 3 +5 Menyusui 6 bulan pertama +20 6 Bulan kedua
1 +5 Trimester 2 +5 Trimester 3 +5 Menyusui 6 bulan pertama +20 6 Bulan kedua
FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin BAHAN MAKANAN Bahan Jumlah

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin BAHAN MAKANAN Bahan Jumlah   Jumlah

BAHAN MAKANAN

Bahan

Jumlah

 

Jumlah

World's Healthiest Foods Rating

Makanan

porsi

Cals

(µg)

1

cup

54.6

18.55

Excellent

0.33 cup

217.1

8.16

Good

0.25 cup

151.7

5.38

Good

1 cup

43.8

2.04

Good

1 cup

32.4

1.26

Good

       

2 cups

16.0

1.25

Good

2

tsp

14.6

0.93

Good

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin SELAMAT BELAJAR 

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NU SURABAYA

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NU SURABAYA Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin SELAMAT BELAJAR 

SELAMAT BELAJAR