Anda di halaman 1dari 71

KUMPULAN SOAL-SOAL UJIAN KEAHLIAN PELAUT (UKP) PRA PRALA ANT IV

JANUARI 2015
SISTEM NAVIGASI ELEKTRONIK
1.Sebutkan data-data yang diberikan oleh pesawat navigasi AIS yang merupakan:
a.Data statis (tetap)
b.Data dinamis (berubah-ubah)
2.Terangkan gunanya peralatan pesawat navigasi berikut ini:
a.Topdal Sal (Sal Log)
b.Perum Gema (Echo Sounder)
3.a.Jelaskan mengapa arah mata angin yang ditunjukkan oleh Anemometer pada saat kapal
berlayar adalah relatif!
b.Terangkan bagaimana caranya untuk mendapatkan arah sejati!
4.Sebutkan kepanjangan dari peralatan navigasi berikut ini:
a.AIS
b.GPS
c.ECDIS
5.Dimanakah Anda dapatkan nilai :
a.Deviasi dari sebuah pedoman magnet
b.Kesalahan Gyro dari sebuah pedoman Gyro
METEOROLOGI
1.a.Jelaskan apa yang dimaksud dengan gaya-gaya yang bekerja pada gerakan arus angin berikut
ini
-Gradien tekanan udara
-Gaya Coriolis
-Gaya Sentrifugal
-Gaya Hambat
b.Apa yang dimaksud dengan skala Beaufort dan jelaskan data-data apa yang diberikan dari skala
tersebut?
2.a.Apa yang dimaksud dengan Meteorologi ? Dan pada lapisan yang mana gejala cuaca terjadi?
b.Ada tiga macam lapisan udara yang membentuk atmosfer. Sebutkan lapisan udara yang paling
bawah dan berikan keterangan singkat!
c.Apa manfaat lapisan ozon bagi kehidupan di bumi dan berada pada lapisan udara yang mana?
3.Apakah yang dimaksud dengan isobar dan meliputi apa sajakah sistem-sistem isobar tersebut?
Berikan penjelasan beserta gambar!
4.a.Apa yang dimaksud dengan udara jenuh? Jelaskan apa yang terjadi apabila suatu udara jenuh
mengalami penurunan temperatur!
b.Berikan uraian singkat bagaimana mengatasi pengembunan di dalam palka!
5.Jelaskan apa yang dimaksud dengan front stationer,front panas,dan front dingin dan bagaimana
simbol untuk menggambarkan masing-masing front tersebut!
ISYARAT VISUAL DAN KOMUNIKASI
1.Gambarkan bendera-bendera untuk maksud berikut ini (warna bendera cukup ditulis huruf awal
saja) :
a.Di kapal saya ada Pandu!
b.Kapal segera berangkat!
c.Kapal saya sehat!
d.Hentikan kapal segera!
2.a.Apakah kegunaan dari bendera ular-ular pengganti?
b.Tuliskan kegunaan Ular Pembeda/Ular jawab (6 macam)!
3.Bagaimanakah cara mengisyaratkan desimal (persepuluhan) dengan:
a.Isyarat bendera
b.Isyarat cahaya
c.Isyarat radio telephony atau pengeras suara
4.a.Apa yang dimaksud dengan Isyarat Bahaya (Distress Signal)?

b.Tulislah minimal 5 (lima) macam isyarat bahaya yang digunakan jika kapal mengalami keadaan
darurat!
5.a.Buatlah dalam bentuk kode isyarat Internasional :
1).Tanggal 29 September 2013
2).Pukul 10.00 malam waktu UTC
3).Baringan 5 derajat
4).Kecepatan 15,5 knot
b.Buatlah pancangan bendera isyarat dari kode isyarat Internasional dari nomor 5.a. di atas. Jika
di kapal hanya terdapat satu set bendera!
Catatan:Warna bendera cukup ditulis huruf awalnya saja : misalnya Merah (M).
PROSEDUR DARURAT DAN SAR (SEARCH AND RESCUE)
1.a.Sarana-sarana apakah yang digunakan oleh "Rescue Helicopter" untuk mengangkat korban?
b.Sebutkan 5 (lima) macam "Distress Signal"!
2.Jelaskan artinya istilah SAR berikut ini!
a.Most Probable Position
b.Breeches Buoy
c.Iamsar
3.a.Untuk dapat dideteksi oleh kapal lain atau tim SAR ,maka kapal yang mengalami "distress"
dapat menunjukkan posisinya dengan menggunakan berbagai macam sarana .Tuliskan saranasarana tersebut!
b.Frekuensi berapakah yang dapat digunakan untuk "distress"?
4.a.Sebutkan isyarat-isyarat mara bahaya internasional yang digunakan secara umum untuk kapal
laut!
b.Sebutkan alarm-alarm yang wajib dibunyikan untuk menandakan isyarat:
1)Kebakaran
2)Abandonship
3)Man Over Board (MOB)
5.a.Jelaskan tata cara khusus dalam prosedur darurat pada waktu "Search And Rescue"!
b.Gambar dan jelaskan pola pencarian dengan Expanding Square Search!
KEPEDULIAN LINGKUNGAN (PENCEGAHAN POLUSI)
1.a.Sebutkan jenis-jenis pencemaran sesuai dengan MARPOL 73/78!
b.Apakah yang dimaksud dengan definisi "tanker baru" dan "kapal baru"?
c.Apakah yang dimaksud dengan "slop tank"?
2.Apa yang dimaksud dengan "Sampah" Dan jelaskan cara pembuangan sampah tersebut sesuai
Annex 73/78?
3.Jelaskan secara rinci garis besar isi dari buku catatan minyak:
a.Untuk kapal-kapal tangki (tanker)
b.Untuk kapal-kapal yang bukan tangki (tanker)
4.a.Sebutkan peralatan dan sarana yang digunakan untuk melakukan penanggulangan
pencemaran laut oleh minyak (minimal 10)!
b.Apa yang dimaksud dengan "Harmful Substance"?
5.Dalam konvensi Internasional tentang pencemaran dari kapal,apa yang dimaksud dengan :
a.Oil Disharge Monitoring
b.Special Area
c.Marine Pollutant
HUKUM MARITIM
1.a.Jelaskan pengertian awak kapal berdasarkan UU No.17 Tahun 2008!
b.Apakah Nakhoda juga termasuk awak kapal berdasarkan UU di atas?
c.Apa pula yang dimaksud dengan ABK berdasarkan UU tersebut?
2.a.Kapal dengan isi kotor berapa yang wajib didaftarkan?
b.Apa tujuan dari pendaftaran kapal tersebut?
c.Apa yang dimaksud dengan Surat Laut?
3.a.Sebutkan 4 macam kewajiban Nakhoda!
b.Salah satu kewajiban Nahkoda adalah kewajiban terhadap kapal dan kewajiban terhadap
ABK.Tulis masing-masing 2 contoh kewajiban tersebut!
4.a.Kapal-kapal dengan isi kotor berapa yang diwajibkan menyelenggarakan Buku Harian Kapal?

b.Apa manfaat/kegunaan kapal menyelenggarakan Buku Harian?


5.a.Apa yang dimaksud dengan PKL?
b.Sebutkan macam PKL dilihat dari jenis dan macamnya!
c.Berakhirnya PKL dapat terjadi secara wajar dan tidak wajar/alasan mendesak Berikan 3 contoh
berakhirnya PKL secara wajar!
*) WAKTU 90 MENIT

Belajar Dan Berbagi Informasi Dunia Pelayaran

HOMESoal Jawab Penjegahan Polusi ANT 4


in 3:34:00 AM
1.

dasar hokum berlakunya uu pencegahan pencemaran laut di Indonesia :


marpol 73/ 78 kepres no : 46 th 1986

2.
sebutkan tiga sistim pencegahan untuk mengurangi sedikit mungkin
pembuangan minyak di laut

untuk memisahkan minyak dari air yang berasal dari bilge / got kamar
mesin .

COW : adalah muatan minyak mentah diserkulasikan kembali sebagai media


pencuci tangki yang sedang dibongkar muatannya untuk mengurangi endapan
minyak tersisa di dalam tangki

SBT : (segregated ballast tank) air balas yang di isikan dalam tangki yang
benar: terpisah dalam tangki muatan dan dari sistim penipaan tangki muat dan
secara permanen untuk diisi air ballast atao muatan lain selain minyak dan NLS

CBT : (dedicated clean ballast tank)yaitu air ballast yang bersih & tidak
terlihat cerminya minyak di atas permukaan
3.
apa isi dari sartifikat IOPP:

menyatakan bahwa bangunan, pelengkapan sistim kelengkapan, tata susunan


dan bahan dari kapal serta keadaanya dalam segala hal menghasilkan dan bahwa
kapal memenuhi persarata yang berlaku dari annex 1 konpensi ini masa berlaku
sartifikat IOPP ini
4.

berapa minimum GRT sebuah kapal harus memiliki sartifikat IOPP:


untuk kapal tangker : isi kotor 150 GRT
untuk non tangker : isi kotor 400 GRT

5.

kapan sebuah kapal tidak diizinkan berlayar menurut IOPP:


bila membuang minyak di dalam special area .
lokasi pembuangan kurang dari 50 mil laut dari daratan
membuang pada saat kapal tidak berlayar
membuang lebih dari : 30,000 dari jumlah muatan
tangker tidak dilengkapi ODM dengan sistimnya

6.

apa perbedaan antara pencemaran zat organik dan zat anorganik


zat organik zat yang dapat di uraikan
zat anorganik yaitu zat yang tidak dapat di uraikan

7.
apa yang di maksud dengan katagori A,B,C,D pada kapal yang mengangkut
muatan bahan kimia beracun

A : sangat berbahaya (mayor hazad )

B ; cukup berbahaya (tumpahan kelaut ) pelu penanganan khusus

C : kurang berbahaya (minor hazad)


D : tidak berbahaya memerlukan sedikit perhatian & penanganan

8.
sebutkan lembaga yang menjamin ganti rugi pencemaran oleh minyak dilaut:

tavalop (tangker owner voluntary agreement conseruing liability for oil


follution) berdiri th 1969 di bentuk oleh pemilik kapal

CRISTAL : contract regarding and mterim supplement to tangkerliability of oil


pollution : berdiri 1971 di bentuk oleh pemilik minyak yang di angkut oleh kapal
tangker anggota tapalop

P4 I club (protaction and indemnitiy club) yaitu lembaga perlindungan


pengganti kerugian yang merupakan gabungan dari beberapa perusahan asuransi
9.
jelaskan apa yang di maksud dengan sampah :

tempat sampah2 dalam bentuk sisa barang / material hasil dari kegiatan
diatas kapal / kegiatan normal lainnya diatas kapal
10. tuliskan cara pembuangan sampah dari kapal sesuai annex marpol 73/ 78:

jarak 3 mil untuk sisa2 pembongkaran cleaning

jarak 12 mil untuk bahan pelastik, kertas, majun, kaca.

Jarak 25 mil untuk terap, bahan pelapis, bahan kemasan


11. tuliskan isi dari annex I s/d VI marpol 73/78:

Annex I pencemaran oleh minyak (2 oktober 1983)

Annex II pencemaran oleh cairan beracun dalam kemasan (6 april 1987)

Annex III pencemaran oleh barang berbahaya dalam bentuk terbunkus (1 juli
1991)

Annex IV pencemaran dari kotoran manusia /hewan (sea wage)

Annex V pencemaran oleh sampah (garbage)

Annex VI pencemaran oleh udara atao asap


12.kegiatan2 apa sajakah di catat dalam buku oil record book I & II jelaskan

Kegiatan2 yang di catat dalam oil record book I : yaitu untuk di kamar mesin
misalnya pemanasan BBM, pembuangan got penggantian oil mesin, dan pemindahan
minyak menggunakan OWS & ODM pembersihan tangki bahan bakar

Kegiatan yang di catat dalam oil record book II : kegiatan deck,muatan dan
ballas

Memuat muatan minyak, memindahkan,atao menteranfer muatan minyak


dalam tangki selama berlayar

Membongkar muatan minyak

Memuat air ballas di tangki muatan dan di tangki ballas bersih

Melakukan pembersihan tangki termasuk COW

Membuang air ballast kecuali dari SBT

Membuang air dari slop tank


13.tergantung dari apa saja besar kecilnya pencemaran laut oleh minyak jelaskan

Tergantung dari banyak sedikitnya tumpahan minyak kelaut

Tergantung besar / luas tidaknya perairan / laut yang di cemari


14.tuliskan istilah2 dibawah ini :

Crude oil washing : (COW) adalah muatan minyak mentah disirkulasikan


kembali sebagai media pencucian tangki yang sedang mengurangi endapan minyak

tersisa didalam tangki

PPM: kadar minya dalam air yang diukur dalam satuan part per million

Slop tang : tank untuk menampung limbah berminyak dari bekas cucian
tangki ballast kotor & sisa minyak kotor

Clean ballast : yaitu air ballas yang bersih & tidak terlihat cerminya minyak di
atas permukaan
15.bagaimana kapasitas minimum (volume) tangki tersebut sesuai aturan

Volume : 3% vol tangki muatan untuk DWT : 70.00 minimum 2 tangki


16.apa yang di maksud daerah khusus (special area) dan sebutkan daerah khusus
tersebut

Wilayah atao daerah khusus tanpa ada pembuangan, kecuali clean ballas dari
SBT

Daerah khusus tsb adalah : laut mediteranian, laut baltik, laut hitam,laut
merah, dan laut teluk
17.jelaskan dampak yang di timbulkan dari pencemaran zat cair beracun dan
minyak, terhadap lingkungan laut

Terganggunya ecosystem biota kehidupan laut

Mengancam kelestarian linkungan maritim


18.berapa ukuran minimum slop tank untuk kapal tangki minyak :

Minimal 2% dari total capasitas tangki muat


19.berapa jumlah minimum yang di persyaratkan sesuai ukuran kapal ?

150 GRT kapasitas slop tank 2% dari total capasitas tangki muat
20.di perlukan bagi kapal2 apakah sertifikat IOPP itu dan berapa lama masa
berlakunya sartifikat tersebut

Berlaku untuk kapal tangker isi kotor 150 GRT

Untuk kapal non tangker isi kotor 400 GRT

Masa berlakunya IOPP 5 th


21.jelaskan apa yang di maksud dengan :

Oil discharge monitoring : alat pengontrol kadar minyak yang keluar

OWS : alat untuk memisahkan minyak dari air yang berasal dari got kamar
mesin

Harmful substance : yaitu barang2 yang di kemas dan membahayakan jika


sampai jatuh kelaut
22.larangan2 yang harus di patuhi oleh kapal sesuai IOPP

Tidak membuang minyak / campuran minyak & sepecial area

Tidak membuang minyak kurang dari 50 mil dari daratan

Tidak ada buangan kecuali kapal : sedang berlayar, juga kandungan minyak
tidak lebih dari 15 ppm

Tidak membuang minyak lebih dari 3 liter per mil atao lebih besar dari 1 dari
jumlah muatan 30.000
23.tuliskan 10 macam kelengkapan pencegahan oleh minyak yang di lengkapi di
kapal, pencemaran

OWS

Storage tank


Standard discharge connection

Segregation of fuel oil / ballast tank

Slop tank (tangki endap)

Oil discharge mamfold for shore recciption fasilties

Oil water interface detector

Oil discharge monitoring system

Discharge of effment to sea above ballast water line

Mean for stopping discharge


24.tuliskan beberapa penyebab terjadinya pencemaran laut yang berasal dari kapal

Kecelakaan pelayaran, kapal kandas, kebakaran

Tumpah minyak yang terjadi sewaktu bongkar muat minyak

Pembuangan air got

Pembersihan tangki /pembuangan ballast

Sampah dari kegiatan di kapal


25.apa yang di makud dengan :

Kapal tangki minyak (oil tangker) yaitu kapal yang muatannya khusus
membaw muatan cair misalnya minyak gas dll
26.jelaskan ketentuan peraturan 20 lampiran I mengenai ukuran kapal dan jenis
kapal yang di haruskan mempunyai oil recor book :

Kapal tangker ukuran GRT 150

Kapal non tangker GRT 400


27.tuliskan jenis2 pemeriksaan survey untuk kapal tangker yang berkaitan dengan
sertifikat IOPP

Special survey (survey pertama)pemeriksaan komplit yang dilakukan pada


anual survey ke 4 dan harus selesai di laksanakan dalam waktu tidak lebih dari 12
bulan

Annual survey (survey tahunan) survey dilaksanakan setiap tahun terhadap


lambung kapal,sistim pipa, lobang angin dan ventilasi terutama kekedapannya

Intermediate survey (survey antara) survey yang dilaaksanaka biasanya


diantara annual survey ke 2 dan 3 untuk tangki muatan tangki ballast, geladak
cuaca dan system pipa
28.jelaskan alasan2 pengecualian pembuangan minyak atao campuran berminyak
(oily mix ture) ke laut

Kapal sedang berlayar

Kapal tidak berada di daerah khusus

Kapal berada pada jarak minimal 12 mil laut dari daratan

Kapal mengoperasikan suatu sistim pemonitoran pengendalian pembuangan


minyak (systim penyaringan minyak)
29.bagaimana tidakan yang di lakukan agar pencemaran oleh minyak yang
bersumber dari kapal dapat dihindari

Di bawah sambungan pipa pengisian BBM di tempatkan wadah untuk


menampung tumpahnya minyak

Lubang2 di dek ditutup dengan kayu yang di bungkus majun waktu bangker
30.hal2 apa saja pada sertifikat IOPP tersebut dapat di batalkan dan kapal dicegah
untuk melakukan pelayaran

Pada saat pemeriksaan di jumpai keruksakan,kurang lengkap yang dapat

membahayakan kelayak lautan kapal dan harus segera di perbaiki /di lengkapi

Apa bila sartifikat keselamatan kapal menurut IOPP lebih dari lama tahun.

m
31.sludge tank:

tangki untuk menampung minyak kotor hasil pemisahan oleh OWS terhhadab
air got
23.tuliskan 10 macam kelengkapan pencegahan oleh minyak yang di lengkapi
dikapal pencemaran:

ows

storage tank

standard discharge connection

segregation of fuel oil/ballast tank

slop tank(tangki endap)

oil discharge mamfold for shore reception pasilities.

Oil water interface detector.

Oil discharge monitoring system.

Discharge of effment to sea above ballast water line.

Mean for stopping discharge.


24.tuliskan beberapa penyebab terjadinya pencemaran laut yg berasal dari kapal:

Kecelakaan pelayaran,kapal kandas/tabrakan

Tumpahan minyak yg terjadi sewaktu bongkar muat minyak

Pembuangan air got.

Pembersihan tangki/pembuangan ballast.

Sampah2 dari hasil kegiatan di kapal.


25.apa yg dimaksud dgn kapal tangkiminyak(oil tanker):

Yaitu kapal yg muatannya khusus membawa muatan cair


misalnya,minyak,gas,dll.
26.jelaskan ketentuan
peraturan 20 lampiran mengenai ukuran kapal dan jenis kapal yg diharuskan
mempunyai oil record book:

Kapal tanker ukuran GRT 150

Kapal non tanker ukuran GRT 400.


27.tuliskan jenis2 pemeriksaan survey untuk kapal tanker yg berkaitan dgn
sertipikat iopp:

Special survey(survey pertama) pemeriksaan komplit yg dilakukan pd awal


survey ke4 dan harus selesai dilaksanakan.dlm waktu tidak tidak lebih dari 12 bln.

Awal survey (survey tahunan) survey yg dilaksanakan setiap tahun terhadap


lambung kapal,sistem pipa,lobang angina dan pentilasi terutama kekedapannya.

Intermediate survey (survey antara)survey yg dilaksanakan biasanya diantara


awal survey ke2 dan 3 untuk tanki muatan tanki ballast,geladak cuaca dan sistem
pipa.
28.jelaskan alasan2 pengecualian pembuangan minyak atau campuran
berminyak(oily mix ture)ke laut:

Kapal sedang berlayar.

Kapal tdk berada didaerah khusus.

Kapal berada pada jarak minimal 12 mil laut dari daratan.


Kapal mengoperasikan suatu sistem pemonitoran
pengendalian,pembuanganminyak(sistempenyaringan minyak).
29.bagaimana tindakan yg dilakukan agar pencemaran oleh minyak yg bersumber
dari kapal dapat dihindari:

Dibawah sambungan pipa pengisian bbm ditempatkan wadah untuk


menampung tumpahan minyak

Lubang2 di dek ditutup dgn kayu ygdibungkus dgn majun watu bangker.
30.hal apa2 saja pada sertipikatiopptsb dapat

Dibatalkan dan kapal dicegah untuk melakukan pelayaran:

Padasaatpemeriksaan dijumpai kerusakan,kurang lengkap yg dapat


membahayakan kelaik lautan kapal dan harus segera diperbaiki/dilengkapi.

Apabila sertipikate keselamatan kapal menurutiopp lebih dari lima tahun.


31.sludge tank:

Tangki untuk menampung minyak kotor hasil pemisahan oleh ows terhadap
air got.
32.sebutkan hal2 yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh di lakukan oleh sebuah
kapal saat melintas pada special area .

Yang boleh di lakukan di special area adalah membuang clean ballast dari
SBT

Yang tidak boleh dilakukan adalah pembuangan miyak dalam bentuk apapun,
cairan beracun,barang berbahaya, kotoran manusia,hewan ,sampah dll
33.konvensi international manakah mengatur tentang pencegahan polusi dan
sebutkan isi konvensi tersebut

Marpol 73 / 78

Isinya : mengatur kewajiban dan tangung jawap negara anggota IMO yang
sudah meratifikasi konvensi tersebut guna mencegah pencemaran kelaut dari kapal

Meningkatkan keselamatan kapa tangker

Meraporkan keadaan yang melibatkan barang beracun dan berbahaya

Cara menyelesaikan perselisihan antara 2 negara anggota dalam


melaksanakan isi convensi
34.mengapa minyak dikatagorikan sebagai penyebab polusi yang terberat dan
berbahaya bagi lingkungan hidup disekitar kita :

Karena minyak zat an organik (yang tidak dapat di uraikan )

Dapat menyebabkan punahnya biota laut

Penanganannya memerlukan waktu yang lama dan mahal


35.zat cair yang berbahaya di bagi dalam 4 katagori sebutkan dan jelaskan masing2
katagori tersebut seta berikan contoh untuk masing2 katagori minimum 2 buah

Katata gori A sangat berbahaya contohnya : acrolein, aceton, eyanohydin

Katagori B berbahaya : contohnya amoniak, carbon, tetracloida

Katagori C cukup berbahaya: bensine, cloroacitid, acid

Katagori D tidak berbahaya : citric, acid, benzyl,alkohol


36.rumus untuk volume pembuangan /pengeluaran minyak dalam liter dalam mil
laut sbb. Kecepatan aliran pengeluaran dalam m3 per jam x PPM dalam aliran di bagi
kecepatan kapal dalam knot di kali 1000 contoh:

Debit pompa : 300 m3/ jam


Kandungan minyak dalam aliran 2000 PPM
Kecepatan kapal 10 knot ditanyakan tingkat pembuangan sesaat :
Tngkat pembuangan sesaat (oil discarge rate) =300 x 2000 = 60 liter
10 x 1000

37.isi P dan A manual (P & A manual ) adalah

Gambaran utama dari annex II marpol 73/ 78

Urayan dari perlengkapan dan tata susunan kapal

Prosudur2 pembongkaran muatan pemasangan tangki

Prosudur yang berhubungan dengan pembersihan tangki2 muatan,


pembuangan residu pengisian dan pembuangan ballast
38. water interface dedektor ialah : suatu alat untuk mengukur ketebalan /
kandunga n minyak yang berada di atas permukaan air di dalam tangki muatan dan
tangki ballast
39.load on top prsudure adalah :

Proses pengendapan minyak di dalam slop tank yang kemudian di campurkan


kembali dengan muatan .
40.slop tank adalah :

Tangki untuk menampung limbah berminyak dari bekas cucian tanki, ballast
kotor dan sisa minyak kotor

Kapasitas slop tank yang harus ada di atas kapal untuk kapal ukuran 150 GRT
atao lebih yaitu 2- 3% dari jumlah volume muatan
41.penyebab terjadinya pencemaran laut yang berasal dari kapal;

Tank cleaning

Galangan kapal

Kebocoran kapal
42.dalam rangka mengantisipasi timbulnya pencemaran,persiapan apa saja yang
harus di lakukan pada waktu kapal sedang bangker

Menyiapkan pelengkapan sopep


Sow dust
Oil dispersant
Sea over plung (prop)
Oil boom
Fire extinguisher
Absor ben
Fire hydrant
Oil spring unit
Walky- walky
Bendera B (siang hari)
Lampu merah (malam)
Menutup lubang

43.alat2 apakah yang di gunakan untuk menanggulangi pencemaran oleh minyak


dan jelaskan guna masing2 alat tsb:

OWS : alat untuk memisahkan air dengan minyak


OFE : confilter equipment / unit mengatur pembuangan minyak

Oil boom untuk melokalisir tumpahan minyak

Absorben : alat untuk menghisap tumpahan minyak

Oil bag : kantong minyak

Wilden pump : untuk menyerap tumpahan minyak dan pompa di sludge tank

Spraying unit : menyeperot tumpahan minyak di laut dengan oil dispersant /


chemical
44.bagai mana cara membuang bahan berbahaya dalam katagori C di dalam
daerah khusus

Pembuangan harus disetujui oleh badan pemerintah

Kapal sedang berlayar dengan kecepatan 7 knot untuk kapal tenaga 4knot
untuk kapal tidak bertenagga

Jumlah muatan yang terbuang tidak melampoi 1/3000 capassiti tank

Pembuangan di bawah garis air

Jarak pembuangan dari 12 mil dari daratan yang mempunyai kedalaman air
tidak kurang 25 meter
45.apa isi buku catatan muatan bahan cair yang merusak :

Class

Jenis muatan

Tempat / lokasi pemuatan

Jumlah
46. sebutkan persyaratan kapal tengker yang harus di lengkapai engan double
bottom dan doubell hull

Double bottom : untuk ukuran 600 DWT 5000 DWT

Double bottom dan double hull untuk ukuran kapal : 5000DWT keatas
47.kapal2 apakah yang membawa atao harus membawa garbage manajement plan

Sama kapal : baik kapal passenger ship,cargo ship, tangker maupun motor
tug
48.apa isi dari garbage manajement plaut tersebut :

Mengklasifikasikan sampah2 harus sesuai dengan klas / goloangannya

Penanganan : mana yang harrus di buang ke lautdan mana yang harus di


bawa ke darat (tidak boleh di buang ke laut)

Pencatatan dalam buku garbage record book


49.jelaskan tindakan penanggulangan pencemaran laut dari pengoperasian kapal
tangki minyak (minimal 5 tindakan)

Sesuai annex I penanggulangan pencemaran laut dan pengoperasian kapal,


keharusan kapal di lengkapi :

OWS : oil water separating equipment

ODM : oil discharging monitoring system

COW : crude oil washing

CBT : dedicated cleantballst tank

SBT : segerated ballast tank


50. berkaitan dengan sartifikat IOPP apa saja yang di periksa

Pemeriksaan sartifikat kapal

Alat2 keselamatan kapal

Alat2 pemadam kebakaran


Alat2 pencegahan pencemaran di laut (OWS, ODM, SBT, COW, CBT,)
Semua aspek contruksi dan struktur yang menyangkut keselamatan
Oil record book

51.jelaskan sejarah singkat timbulnya marpol 1973 /1978 protokol 1978

Sidang IMO mengenai international conference on marine pollution tgl 8


oktober 2 nopember 1973 yang menghasilkan international convention for the
prevertion of oil pollution on from ship th 1973 yang kemudian disempurnakan
menjadi tangker safety and pollution verevention protokol 1978 yg dikenal marpol
1973/ 1978
52.berapakah ukuran sluge tank untuk kapal tangker

Capasitas sluge tank minimum 3%dari kapasitas angkut muatan kapal .bila di
lengkapi CBT capasitas dapat berkurang menjadi 2%
53.cara pembuangan bahan2 berbahaya sesuai katagorinya

* untuk kata gori A

Dilakukan di luar special area

Kecepatan kapal 7 knot

Jarak 12 mil dari garis pantai

Kedalaman laut 25 meter

Pembuangan melalui saluran bawah garis air

* untuk kata gori B


Kecepatan minimal 2 knot
Jarak 12 mil dari garis pantai
Kedalaman laut 25 meter
Pembuangan melalui saluran bawah garis air
Jumlah muatan yang di buang dari cafasitas tangki 1/3000

* untuk katagori C
Kecepatan minimal 7 knot
Jumlah minimal yang di buang 1/1000 dari cafasitas tangki
Jarak 12 mil dari garis pantai
Kedalaman laut 25 meter
Pembuangan melalui saluran pembuangan bawah garis air
*Untuk katagori D
Jarak 12 mil dari garis pantai
Kedalaman laut 25 meter
Kecepatan minimal 7 knot

54.apa kegunaan dari CS (control syestim)

Untuk merekam minyak yang keluar dalam liter permil laut sampai 15 PPM
bila melebihi alarma berbunyi
55.apa kesalahan dari syestim pendekteksian pada ODM sistim lama

ODM sistim lama tidak di lengkapai alat antomatis untuk mencatat berapa
banyak minyak yang terbuang ke laut bila mau memperlihatkan memakai manual
56.convention on civil liability 1969 (konvensiinternational tentang tanggung jawap
dapat ataskerusakan atas pencemaran oleh minyak ) pada dasarnya mengatur

tentang beberapa hal sebutkan

Lingkup aplikasi: aplikasinya padapencemaran minyak mentah yang tumpah


dari muatan kapal tangker

* striek liability : pemilik tangker berkewajiban membayar ganti rugi


kerusakan pencemaran yang di sebabkan oleh tumpahan muatan minyak dari kapal

* batas kewajiban ganti rugi(limitatio of lia bility) kewajiban membayar ganti


rugi/liabilitif dari pemilik atau operator dibatasi jumlahnya dan berdasarkan
besarnya tonase kapal.

* permintaan ganti rugi (chan jing of liability): klaim thd kerusakan


pencemaran dibawah ck.konpention hanya dpt ditujukan pada pemilik kapal
terdaptar pencemaran minyak mentah.

* asuransi yg diwajibkan(canpul sary inserance):pemilik tanker yg


mengangkut lebih 200 ton diwajibkan untuk mengasuransikan kapalnya guna
menutupi klaim yg timbul berdasarkan clc conpention.
*) BOBOUKP

1.
a.
b.
c.
a.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
b.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

MUATAN 4

Jelaskan jenis jenis muatan di tinjau dari :


Cara pemuatan
Sifat muatan
Perhitungan uang tambang
Jawab
jenis muatan ditinjau dari cara pemuatan, antara lain :
muatan curah (bulk cargoes) a/muatan yang tidak menggunakan kemasan. contoh :
batubara,gandum,semen,biji besi,jagung,kopra,dll
muatan dingin/beku (refrigerated/frozen cargoes) a/muatan yang membutuhkan suhu
tertentu yang cukup rendah. contoh : daging,keju,buah,sayuran,dll
muatan cair (liquid cargoes) a/hasil minyak (oil product).
Contoh MDF,bensin, kerosine, minyak kelapa sawit,dll
muatan gas (gas cargoes) a/muatan yang berupa gas. contoh : gas alam cair
(liquefied natural gas),dll
muatan campuran (general cargoes) a/muatan yg memiliki/menggunakan
kemasan tertentu.contoh : peti,karungan,karton,dll
muatan peti kemas (container cargoes) a/muatan yang berupa peti dari baja dengan ukuran
standard.
contoh : peti kemas ukuran 20 & 40 ft
jenis muatan ditinjau dari sifat & mutu, antara lain :
muatan basah (wet cargo) a/muatan yang berbentuk cairan & dikemas
dalamdrum,tong,plastic,botol,kaleng/sejenisnya yang dapat bocor. contoh : minuman,cat
cair,susu cair,dll
muatan kering (dry cargo) a/ yang tidak mengandung cairan. contoh :
kaca,besi,kelontongan,dll
muatan bersih (clean cargo) a/muatan yang tidak meninggalkan kotoran. contoh :
tekstil,timah batangan,dll
muatan kotor (dirty cargo) a/muatan yang meninggalkan kotoran. contoh :
arang,semen,aspal,terigu,dll
muatan berbau (odorous cargo) a/muatan yang mengeluarkan aroma tajam serta tidak enak
& menyebabkan kerusakan pada muatan yang lain. contoh : amoniak,karet mentah,dll
muatan peka (delicate cargo) a/muatan yang mudah rusak akibat aroma/bau
yang lain. contoh : tembakau,teh,kopi,dll

7.
8.
9.
c.
1.
2.
3.

muatan berbahaya (dangerous cargo) a/ muatan yang mengandung resiko


terhadap keselamatan jiwa manusia,kapal & muatan lainnya. contoh : amunisi,bahan kimia &
korekapi
muatan berharga (valueables cargo) a/muatan dengan bentuk kecil tapi memiliki nilai yang
tinggi. contoh : electronic,jam tangan &permata
muatan hewan (life stock) a/muatan yang berjiwa selain manusia. contoh :
sapi,kuda,babi,dll
jenis muatan ditinjau dari perhitungan biaya angkut,antara lain :
muatan berat (heavy cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor < 1,114
m/ton. contoh : semen,besi,timah,pelat baja,dll
muatan ringan (light cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor > 1,114
m/ ton.contoh : beras,plywood,the,tekstil,dll
muatan standard (measurement cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor = 1,114
m/ton. contoh : papan,bahan kosmetik,dll

2.
a.
b.
c.

Jelaskan apa yang di maksud dengan


Mate receipt
Final stowage plan
Manifest
Jawab :
a. Mate Receipt : surat tanda terima barang/muatan diatas kapal sesuai dengan keadaan
muatan tsb yang ditanda tangani oleh mualim 1.
b. Final stowage plan : gambaran informasi yang menunjukan keadaan sebenarnya dari letak
letak muatan, berat, jumlah dan beratnya pada setiap palka yang di lengkapi dengan
consigment mark untuk masing masing pelabuhan
c. Manifest adalah surat yg merupakan suatu daftar barang/muatan yang telah dikapalkan

3.
a.

a. Jelaskan apa yang di maksud denganstowage faktor


Jelaskan dengan perhitungan bagaimana menentukan SF muatan berupa peti dengan
ukuran 50 x 45 x 20 cm,dimana berat tiap peti = 70 kg.
diket : V = 50 x 45 x 20 cm
= 45.000 cm3 = 0,045 m3
w = 70 kg
ditanya : SF = ?
jawab :
SF = (1.000 . V)
w
= (1.000 x 0,045)
70
= 0,643 m3/ton
4. Tween deck berukuran 22,5 x 17,5 x 6 m dengan nilai C = 4,5 ton/m2 akan diisi dgn
baja yang mempunyai BJ = 2,1.Bila dalam pemuatan BS = 10 %,maka hitunglah
berapa ton baja yang dapat dimuat dgn aman ?
diket : V = 22,5 x 17,5 x 6 m
C = 4,5 ton/m2
BJ = 2,1
BS = 10 %
ditanya : T = ?
jawab :
SF = 1/BJ

= 1/2,1
= 0,4762 m3/ton
H = C . SF
= 4,5 x 0,4762
= 2,1429 m
V = 22,5 x 17,5 x 2,1429 m
= 843,77 m
T = 843,77 x (1 10 %)
0,4762
= 1594,69 ton
5. Kpl dengan total ruang muat = 12.000 m3, DWT = 8.000 ton,OPL FO = 400 ton,FW =
200 to,store = 50 ton & BS = 10 % akan di muati hingga full & down dengan muatan : general cargo,SF = 2
m3/ton
- timah,SF
= 0,25 m3/ton
- kapas,SF
= 3 m3/ton
- kopi & kemasan,SF = 0,97 m3/ton
Hitung berapa ton masing2 yang dimuat ?
jawab :
DWT = 8.000 ton
OPL = 650ton DWCC = 7.350 ton
V
=12.000 m3
BS 10 %= 1.200 m3V.Effektif= 10.800 m3
Td = _________ V (T . Sfa) _________
(Sfd Sfa) + (Sfd Sfb) + (Sfd Sfc)
=___10.800 (7.350 x 0,25)__
(3 0,25) + (3 0,97) + (3 2)
= 8.962,5
5,78
= 1.550,6
T1 = T Td
= 7.350 1.550,6
= 5.799,4
Vd = Td . Sfd
= 1.550,6 x 3
= 4.651,8
V1 = V Vd
= 10.800 4.651,8
= 6.148,2
Tc = ____ V1 (T1 . Sfa) __

(Sfc Sfb) + (Sfc Sfa)


= 6.148,2 (5.799,4 x 0,25)
(2 0,97) + (2 0,25)
= 4.698,35
2,78
= 1.690
T2 = T1 Tc
= 5.799,4 1.690
= 4.109,4
Vc = Tc . Sfc
= 1.690 x 2
= 3.380
V2 = V1 Vc
= 6.148,2 3.380
= 2.768,2
Tb = V2 (T2 . Sfa)
Sfb Sfa
= 2.768,2 (4.109,4 x 0,25)
0,97 0,25
= 1.740,85
0,72
= 2.417,8
Ta = T (Td + Tc + Tb)
= 7.350 (1.550,6 + 1.690 + 2.417,8)
= 7.350 5.658,4
= 1.691,6
jadi,berat masing2 muatan,antara lain :
Ta= 1.691,6 x 0,25 = 422,9
Tb= 2.417,8 x 0,97 = 2.345,3
Tc = 1.690 x 2
= 3.380
Td= 1.550,6 x 3
= 4.651,8 +
DWCC = 7.350
V = 10.800 ton
UKP MUATAN 5

1.

Tuliskan 5 prinsip pemuatan dan jelaskan maksud dari masing masing prinsip pemuatan tersebut secara
singkat dan jelas

Jawab :
5 prinsip pemuatan,antara lain :

2.

1.

melindungi kapal a/menciptakan suatu keadaan dimana dalam melaksanakan kegiatanpenanganan &
pemuatan,kapal senantiasa tetap dalam kondisi yang baik, aman serta layak laut.Dan yang perlu
diperhatikan adalah pembagian muatan secara tegak,melintang,membujur & secara khusus pada geladak antara

2.

melindungi muatan berarti menyangkut tanggung jawab pihak pengangkut (carrier)terhadap keselamatan muatan
yg dimuat dari pelabuhan ke pelabuhan tujuannya dengan aman sebagaimana kondisi muatan seperti saat
penerimaannya.

3.

bongkar muat secara cepat,teratur & sistimatis a/menciptakan suatu proses kegiatan bongkar muat yang efesien
&efektif dalam penggunaan waktu serta biaya.

4.

pemanfaatan ruang muat semaksimal mungkina/menyangkut penguasaan ruang rugi (broken stowage),pengaturan
muatan yang dilakukan sedemikian rupa sehingga ruang muat yang tersedia dpt diisi dengan muatan sebanyak
mungkin & ruang muat yang tidak terpakai dapat ditekan sekecil mungkin.

5.

melindungi ABK & buruh a/menyangkutatas keselamatan jiwa ABK & buruh yang mana bahwa selama ABK &
buruh/pekerja melaksanakan kegiatannya senantiasa selalu terhindar dari segala bentukresiko yang mungkin/dapat
terjadi yang berasal dari pelaksanaan bongkar muat.

Bagaimana menyiapkan ruang muat di kapal u ntuk menerima muatan campuran general cargo. Jelaskan
secara berurutan dari a3wal sampai palka benar benar siap di gunakan.?

jawab :
Langkah2 yang dilakukan u/persiapan sebuah palka agar siap u/menerima muatan,antara lain :
1.

pembersihan ruang muat,yaitu : mengeluarkan sisa & bekas muatan terdahulu termsuk sisa & bekas
penerapan dengan menyapu bersih kotoran & debu ruangan termasuk dinding

2.
3.

3.

membersihkan got dari segala kotoran yang dapat menyumbat saringan & pipa isapnya
ruangan yg telah disapu bersih kemudian dicuci dgn air tawar u/menghilangkan debu yang masih melekat jika
ruangan berbau maka air cucian diberi campuran bahan kimia sedikitu/menghilangkan bau yang tidak enak

4.

air cucian yang tertampung dalam got dikuras/dikeringkan

5.

menjalankan ventilasi ruang muat agar ruang muat cepat kering

6.

Palka siap untuk di muati

Dalam pelaksanaan pemuatan di kapal bahwa kehilangan ruang muat atau broken stowage termasuk hal yang
perlu mendapatkan perhatian. Apakah yang menyebabkan terjadinya broken stowage dan bagaimana cara
mengatasinya jelaskan jawaban saudara sebaik baiknya

Jawab :
Penyebab utama terjadinya ruang rugi (broken stowage),antara lain : bentuk palka, bentuk muatan, jenis
muatan, penggunaan penerapan (dunnage)
Cara Mengatasinya adalah :
1.

pemilihan bentuk muatan yang sesuai dengan bentuk palka

4.

2.

pengelompokan & pemilihan jenis muatan

3.

penggunaan muatan pengisi (filler cargo)

4.

penggunaan dunnage seminim mungkin

Apakah yang di maksud dengan stowage faktor itu dan bagaimanakah menentukan stowage faktor suatu
muatan yang berupa peti yang jika di ketahui peti petitersebut memiliki ukuran panjang = 80 cm, lebar 60 cm,
tinggi 55cm dimana berat tiap2 peti tersebut = 200 kg

Jawab :
jawab :
SF = (1000 . v)
w
= (1000 x 0,8 x 0,6 x 0,55)
200
= 1,32 m/ton

5.

Kapal muat minyak sebanyak = 26.350 ton pada suhu rata 2 = 48,5F,API grafity = 51,82 & Coefisien koreksi BJ
= 0,00045/F.Diketa hui 1 American Barel = 0,1515942 CBM & berat 1 CBM air tawar = 1,0288 ton.Berapa
American Barel minyak yang dimuat tsb ?

Dik : muatan kapal tanker


suhu minyak

= 26.350 ton

= 48,5F

API grafity minyak

= 51,82

koreksi BJ

= 0,00045F

1 AMB

= 0,1515942CBM

ditanya : AMB = ?
jawab :
Rumus : API

= 141,5
BJ
= 131,5

BJ standard

141,5

API + 131,5
=

141,5

51,82 + 131,5
= 0,7718 (S1)
S2

= S1 C (t2 t1)
= 0,7718 0,00045 (60 48,5)
= 0,7766 (S2)

w (berat minyak)
26.350

= V . w 1 . S1
= V . 1 x 0,7766
1,0288

26.350
V

= V . 0,7549
= 26.350
0,7549
= 34.905,3 CFT x 0,1515942
= 5291,4 American Barel

Diposkan oleh Surya Masambedi 00.29

UKP MUATAN 4

1.

Jelaskan jenis jenis muatan di tinjau dari :


a.

Cara pemuatan

b.

Sifat muatan

c.

Perhitungan uang tambang

Jawab
a.

jenis muatan ditinjau dari cara pemuatan, antara lain :


1.

muatan curah (bulk cargoes) a/muatan yang tidak menggunakan kemasan. contoh :
batubara,gandum,semen,biji besi,jagung,kopra,dll

2.

3.

muatan cair (liquid cargoes) a/hasil minyak (oil product). Contoh MDF,bensin, kerosine, minyak kelapa sawit,dll

4.

muatan gas (gas cargoes) a/muatan yang berupa gas. contoh : gas alam cair (liquefied natural gas),dll

5.

b.

muatan campuran (general cargoes) a/muatan yg memiliki/menggunakan kemasan tertentu.contoh :


peti,karungan,karton,dll

6.

muatan peti kemas (container cargoes) a/muatan yang berupa peti dari baja dengan ukuran standard.

7.

contoh : peti kemas ukuran 20 & 40 ft

jenis muatan ditinjau dari sifat & mutu, antara lain :


1.

muatan basah (wet cargo) a/muatan yang berbentuk cairan & dikemas
dalamdrum,tong,plastic,botol,kaleng/sejenisnya yang dapat bocor. contoh : minuman,cat cair,susu cair,dll

2.

muatan kering (dry cargo) a/ yang tidak mengandung cairan. contoh : kaca,besi,kelontongan,dll

3.

muatan bersih (clean cargo) a/muatan yang tidak meninggalkan kotoran. contoh : tekstil,timah batangan,dll

4.

muatan kotor (dirty cargo) a/muatan yang meninggalkan kotoran. contoh : arang,semen,aspal,terigu,dll

5.

muatan berbau (odorous cargo) a/muatan yang mengeluarkan aroma tajam serta tidak enak & menyebabkan
kerusakan pada muatan yang lain. contoh : amoniak,karet mentah,dll

6.

muatan peka (delicate cargo) a/muatan yang mudah rusak akibat aroma/bau yang lain. contoh :
tembakau,teh,kopi,dll

7.

muatan berbahaya (dangerous cargo) a/ muatan yang mengandung resiko terhadap keselamatan jiwa manusia,kapal
& muatan lainnya. contoh : amunisi,bahan kimia & korekapi

8.

muatan berharga (valueables cargo) a/muatan dengan bentuk kecil tapi memiliki nilai yang tinggi. contoh :
electronic,jam tangan &permata

9.
c.

2.

muatan dingin/beku (refrigerated/frozen cargoes) a/muatan yang membutuhkan suhu tertentu yang cukup
rendah. contoh : daging,keju,buah,sayuran,dll

muatan hewan (life stock) a/muatan yang berjiwa selain manusia. contoh : sapi,kuda,babi,dll

jenis muatan ditinjau dari perhitungan biaya angkut,antara lain :


1.

muatan berat (heavy cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor < 1,114 m/ton. contoh :
semen,besi,timah,pelat baja,dll

2.

muatan ringan (light cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor > 1,114 m/ ton.contoh :
beras,plywood,the,tekstil,dll

3.

muatan standard (measurement cargo) a/muatan yang mempunyai stowage factor = 1,114 m/ton. contoh :
papan,bahan kosmetik,dll

Jelaskan apa yang di maksud dengan


a.

Mate receipt

b.

Final stowage plan

c.

Manifest

Jawab :
a.

Mate Receipt : surat tanda terima barang/muatan diatas kapal sesuai dengan keadaan muatan tsb yang ditanda
tangani oleh mualim 1.

b.

Final stowage plan : gambaran informasi yang menunjukan keadaan sebenarnya dari letak letak muatan, berat,
jumlah dan beratnya pada setiap palka yang di lengkapi dengan consigment mark untuk masing masing pelabuhan

c.

3.

Manifest adalah surat yg merupakan suatu daftar barang/muatan yang telah dikapalkan

a.
a.

Jelaskan apa yang di maksud denganstowage faktor


Jelaskan dengan perhitungan bagaimana menentukan SF muatan berupa peti dengan ukuran 50 x 45 x 20
cm,dimana berat tiap peti = 70 kg.

diket : V = 50 x 45 x 20 cm
= 45.000 cm3 = 0,045 m3
w = 70 kg
ditanya : SF = ?
jawab :
SF = (1.000 . V)
w
= (1.000 x 0,045)
70
= 0,643 m3/ton
4.

Tween deck berukuran 22,5 x 17,5 x 6 m dengan nilai C = 4,5 ton/m 2 akan diisi dgn baja yang mempunyai BJ =
2,1.Bila dalam pemuatan BS = 10 %,maka hitunglah berapa ton baja yang dapat dimuat dgn aman ?
diket : V = 22,5 x 17,5 x 6 m
C = 4,5 ton/m2
BJ = 2,1
BS = 10 %
ditanya : T = ?
jawab :

SF = 1/BJ
= 1/2,1
= 0,4762 m3/ton

H = C . SF
= 4,5 x 0,4762
= 2,1429 m

V = 22,5 x 17,5 x 2,1429 m


= 843,77 m

T = 843,77 x (1 10 %)
0,4762
= 1594,69 ton
5.

Kpl dengan total ruang muat = 12.000 m3, DWT = 8.000 ton,OPL FO = 400 ton,FW = 200 to,store = 50 ton & BS
= 10 % akan di muati hingga full & down dengan muatan : - general cargo,SF = 2
m3/ton
- timah,SF

= 0,25 m3/ton

- kapas,SF

=3

m3/ton

- kopi & kemasan,SF = 0,97 m3/ton


Hitung berapa ton masing2 yang dimuat ?
jawab :
DWT = 8.000 ton
OPL

650ton -

DWCC = 7.350 ton

=12.000 m3

BS 10 %= 1.200 m3V.Effektif= 10.800 m3

Td = _________ V (T . Sfa) _________


(Sfd Sfa) + (Sfd Sfb) + (Sfd Sfc)
=___10.800 (7.350 x 0,25)__
(3 0,25) + (3 0,97) + (3 2)
= 8.962,5
5,78
= 1.550,6

T1 = T Td
= 7.350 1.550,6
= 5.799,4

Vd = Td . Sfd
= 1.550,6 x 3
= 4.651,8

V1 = V Vd
= 10.800 4.651,8
= 6.148,2

Tc = ____ V1 (T1 . Sfa) __


(Sfc Sfb) + (Sfc Sfa)
= 6.148,2 (5.799,4 x 0,25)
(2 0,97) + (2 0,25)
= 4.698,35
2,78
= 1.690

T2 = T1 Tc
= 5.799,4 1.690
= 4.109,4

Vc = Tc . Sfc
= 1.690 x 2
= 3.380

V2 = V1 Vc
= 6.148,2 3.380
= 2.768,2

Tb = V2 (T2 . Sfa)
Sfb Sfa
= 2.768,2 (4.109,4 x 0,25)
0,97 0,25
= 1.740,85
0,72
= 2.417,8

Ta = T (Td + Tc + Tb)
= 7.350 (1.550,6 + 1.690 + 2.417,8)
= 7.350 5.658,4
= 1.691,6

jadi,berat masing2 muatan,antara lain :


Ta= 1.691,6 x 0,25 = 422,9
Tb= 2.417,8 x 0,97 = 2.345,3

Tc = 1.690

x2

Td= 1.550,6 x 3

= 3.380
= 4.651,8 +

DWCC = 7.350

V = 10.800 ton

Diposkan oleh Surya Masambedi 00.27

1.

a. Tuliskan keuntungan mengangkut muatan dalam kontainer. Minimal 5


b.

kapal kontainer itu akan memuat 1500 TEUS. Apakah yang di maksud dengan TEUS itu

jawab :
a.

Keuntungan mengangkut muatan dengan container,antara lain :


1.

transport antar dunia

2.

muat bongkar lebih cepat dari metoda angkutan muatan yang lain

3.

lebih disederhanakan

4.

resiko kerusakan & pencu rian lebih kecil

5.

biaya asuransi lebih kecil

6.

stevedoring kecil (buruh sedikit)

7.

muatan lebih sederhana

8.

cara pemuatan & administrasi dapat dikendalikan melalui computer

b.
2.

TEU : ( Twenty Feet equivalent unit ) ukuran standar peti kemas ukuran 20 feet

jelaskan apa yang di maksud :


a.

Broken Stowage

b.

Stowage Faktor

c.

Over Stowage

d.

Over Cariage

e.

Filler Cargo

Jawab :
a.

b.

Broken Stowage adalah : Besarnya presentase % jumlah ruangan yang hilang atau ruang yang tidak terpakai pada
pengaturan muatan dalam suatu palka
STOWAGE Faktor adalah : besarnya ruangan dalam m3 yang di butuhkan untuk memuat muatan sebesar 1 ton

c.

Over stowage adalah : muatan yang seharusnya di bongkar di suatu pelabuhan tertentu terhalang oleh muatan di
atasnya

d.

over carriage a/muatan yang seharusnya dibongkar disuatu pelabuhan tujuan terbawa ke pelabuhan berikutnya
(next port).

e.

3.

Filler cargo : adalah Muatan yang di pakai untuk mengurangi BS

Jelaskan pembagian muatan berbahaya berdasarkan kelasnya menurut konvensi solas74 chapter VII Cariage
of dangerous goods

Jawab :
pembagian muatan berbahaya berdasarkan kelasnya menurut konvensi solas74 chapter VII Cariage of dangerous goods
adalah :
1.

Class 1

2.

Class 2 Gases

3.

Class 3

: Flammable liquids

4.

Class 4.1

: Flammable solids

: compressed, liquefied or dissolved under pressure

Class 4.2

: Substances liable to spontaneous combustion

Class 4.3

: Substances which, in contact with water, emit flammable gases

5.

Class 5.1
Class 5.2

6.

Class 6.1
Class 6.2

: Oxidizing substances
: Organic peroxides
: Toxic substances
: Infectious substances

7.

Class 7

: Radioactive materials

8.

Class 8

: Corrosives

9.

4.

: Explosives

Class 9
: Miscellaneous dangerous substances and articles, i.e. any other substance which experience has
shown, or may show, to be of such a dangerous character that the provisions of this part shall apply to it.

Sebuah palka dengan volume 2500 m3 dipenuhi dengan muatan karung karungan. Sesuia data yang ada, karung
dalam kapal tersebut = 12000 karung berat tiap karung 90 kg jika SF muatan = 1,90 m 3/ton hitunglah berapa BS
dalam Pemuatannya

Jawab :

Dik

Vr

= 2.500 m3

SF

= 1,9 m3/ton

Berat muatan ( T ) = 12.000 x 90 = 1.080.000 kg / 1080 ton


Dit

BS = ?

jawab :
Vm

= SF . T
= 1,9 x 1.080
= 2.052.m3

x 100
%

BS

= (Vr Vm)

x 100
%

Vr
= (2500 2052)
2500
= 0,179 %
Diposkan oleh Surya Masambedi 03.34

Label: PENGATURAN DAN PENANGANAN MUATAN

UKP MUATAN 2

1.

Jelaskan apa yang di maksud dengan


a.

TEU, pada penanganan muatan kontainer

b.

Ulage Pada pemuatan Liquid cargo dalam tanki

Jawab :

2.

a.

TEU : Twenty Feet equivalent unit ) ukuran standar peti kemas ukuran 20 feet

b.

ullage a/jarak yang diukur dari permukaan zat cair sampai ke permukaan tangki.

a.

Terangkan bagaimana cara anda menghitung Broken Stowage

b.

sebutkan empat penyebab utama Broken Stowage

Jawab :
a.

cara menghitung BS

BS = Volume Palka Volume Muatan x 100%


Volume Palka
b.

3.

4 penyebab utama terjadinya ruang rugi (broken stowage),antara lain :


1.

bentuk palka

2.

bentuk muatan

3.

jenis muatan

4.

penggunaan penerapan (dunnage)

a.

Sebutkan data data muatan yangtertera dalam Resi Mualim ( Mate Receipt )

b.

jelaskan apa yang di maksud dengan Cargo Exception Record

Jawab :
a.

b.

4.

data yang tertera dalam Resi Mualim adalah :


1.

Tally sheet

2.

Cargo Manifest

3.

Latter of idemnity

4.

Statemen of fact

5.

Stowage plan

Cargo Exception Record adalah : laporan catatan mengenai penerimaan muatan yang rusak, muatan berbau,
muatan yang mengeluarkan aroma tajam serta tidak enak dan menyebabkan kerusakan pada muatan lain

Sebuah kapal mempunyai sarat rata2 = 6,8 m akan membongkar muatan A sebanyak 150 ton dengan SF = 2,1
m3/ton & juga membongkar muatan B yang berupa peti2, volume tiap peti = 0,43 m3 dengan berat tiap peti = 100
kg.Setelah selesai bongkar sarat rata2 menjadi = 6,6 m,TPC diketahui rata2 = 20 & dalam pembongkaran muatan
tsb BS diperhitungkan sebesar 5 %. Hitunglah :

a.

volume ruangan yang dibongkar !

b.

jumlah kollie muatan B yang dibongkar !

Jawab :
Dik : Draft awal

= 6,8 m = 680 cm

: Draft akhir

= 6,6 m = 660 cm

: Muatan A

= 150

: SF

= 2,1 m3/ton

Muatan b

= 100

Vm

= 2,1 m3

TPC

= 20 ton/cm3

BS

= 5 % = 0,05

ton

kg

Dit :
a.

Vr yang dibongkar

=?

b.

PB

=?

Jawab a :
Draft awal = 6,8 m = 680 cm
Draft akhir = 6,6 m = 660 cm Draft
w

= 20 cm
= Draft . TPC
= 20 x 20
= 400 ton

muatan a + muatan b = 400 ton


150 ton

+ muatan b = 400 ton

muatan b = 400 150 ton = 250 ton


1 peti

= 100

Vm

100 kg

= 0,43 m3

250.000 kg =

kg

0,43 m3

= 250.000 kg . 0,43
100

jadi,Vm = 1.075 m3

Jawab b.
BS

= (Vr Vm) x 100 %


Vr

0,05

= (Vr Vm) x 100 %


Vr

0,05Vr

= Vr 1.075

0,95Vr

= 1.075

Vr

= 1.075/0,95

Vr

= 1.131,6 m3

jadi,jumlah kollie muatan b =


P

= Vr (1 BS)
Vm
= 1.131,6 (1 0,05)
0,43
= 2.500 kollie

5.

Sebuah tangki bahan bakar & luas = 75 m2 sedang mengisi minyak dgn menggunakan pipa yang mempunyai
diameter 200 mm, saat itu ullage = 1,6 m.Berapa lama pengi sian & berlangsung jika nantinya ullage menjadi 800
mm,bilamana diketahui meng alir minyak dalam pipa = 1,75 m/dtk.
Dik :

luas tangki
diameter pipa

= 200 mm

DIT : ROF & time in hour ?


jawab :
beda ullage

= 75 m2

= 1600 800 mm

= 800 mm = 0,8 m
volume minyak yang diisi = 75 x 0,8 = 60 m3
luas penampang = .r2
= 3,14 x 100 x 100

= 314 mm2 = 0,031416 m2


ROF = .r2. V
= 22 x 0,1 m2 x 1,75 m/detik
7
= 0.055 m3/detik
u/mengisi 60 m3 = 60 detik : 0,055 m3/detik
= 1091 detik
60 detik
= 18,18 menit
Diposkan oleh Surya Masambedi 03.00

Reaksi:
Tidak ada komentar:

Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest


Label: PENGATURAN DAN PENANGANAN MUATAN

SOAL DINAS JAGA & P2TL UKP ANT III


Di Susun Oleh :
Nama
Latar Belakang
Alamat

1.

: Chandra Edy Antocho


: Academic Maritim Indonesia/Perwira Pelayaran
: BL.Panggang, Gresik, Jawa Timur, INA

Berlaku dimana dan untuk siapa sajakah P2TL itu?


Jawab
P2TL berlaku bagi semua kapal-kapal dan semua jenis pesawat terbang laut

2.

Apakah yang dimaksud dengan keadaan khusus?


Jawab
Suatu keadaan yang membolehkan kapal menyimpang dari aturan yang ada selama untuk keselamatan
penumpang, kapal dan muatananya

3.

Bagaimana pengamatan yang baik sesuai dengan aturan 5 peraturan internasiaonal pencegahan
tubrukan dilaut 1972? Hal-hal apakah yang harus anda lakukan sesuai dengan pengamatan yang baik
itu?
Jawab
Pengamatan yang baik adalah pengamatan yang menggunakan mata, telinga dan semua alat navigasi.
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan :

Keadaan cuaca

Jarak tampak

Kepadatan lalu lintas

Bahaya navigasi

4.

Perwira yang melaksanakan tugas jaga navigasi dapat merupakan satu-satunya orang yang
melakukan pengamatan pada siang hari.
Faktor apakah yang harus anda perhitungkan?
Jawab
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan :

Keadaan cuaca

Jarak tampak

Kepadatan lalu lintas

Bahaya navigasi

5.

Dalam pengaturan tugas


perhitungkan. Sebutkan!

jaga dianjungan yang

memenuhi

syarat. Faktor yang harus

anda

Jawab
a)

Anjungan tidak boleh ditinggalkan tanpa ada penjaga

b)

Kondisi cuaca, jarak tampak

c)

Bahaya navigasi

d)

Pengguanan dan kondisi alat bantu navigasi.

6.

Tindakan apakah yang harus dilakukan oleh sebuah kapal tenaga sewaktu berlayar dalam keadaan
kabut/hujan. Sebutkan!
Jawab

Mematuhi peraturan yang berlaku

Berlayar dengan kecepatan aman

7.

Stand by mesin untuk manuver.

Sebutkan isyarat kabut yang ahrus diberikan oleh:

Kapal tenaga yang sedang berlayar

Jawab
Memperdengarkan satu tiup panjangdengan interval waktu tidak lebih dari dua menit

Kapal yang tidak dapat di olah gerak

Jawab
Harus memperdengarkan tiga tiup berurutanyakni satu tiup pendek diikuti oleh dua tiup pendek dengan selang
waktu tidak lebih dari 2 menit.
8.

Apa tugas perwira jaga dianjungan berhubungan dengan:


a.

Navigasi

Jawab
Melaksanakan tugas jag dianjungan
Tidak boleh meniggalkan anjungan
Melaksanakan tanggung jawab navigasi
Memberitahu nakhoda apabila ragu-ragu dalam mengambil tindakan.

b.

Pencegahan tubrukan

Jawab

9.

Stop mesin

Merobah Haluan

Menggunakan kecepatan aman

Kapal-kapal apakah yang dianggap sebagai kapal yang terbatas kemampuan olah geraknya? Lampulampu dan sosok apa yang harus diperlihatkan oleh kapal tersebut?
Jawab
1.

Kapal yang digunakan memasang, merawat a/ mengangkat merkah navigasi kabel laut

2.

Kapal yang sedang mengeruk, meneliti, melakukan pekerjaan dibawah air.

3.

kapal yang melakukan pengerukan, penelitian, pekerjaan-pekerjaan dibawah air

4.

kapal untuk meneikkan atau mendaratkan kembali pesawat terbang

5.

kapal yang melakukan pembersihan ranjau laut

6.

kapal yang menunda.

Dan harus memperlihatkan dua lampu keliling bersusun tegak lurus di tempat yang dapat kelihatan dengan jelas.
Atau,
Dua bola atau sosok benda yang serupa bersusun tegak lurus ditempat yang dapat kelihatan dengan jelas.

10.a.

Apa yang dimaksud dengan kecepatan aman?

Jawab
Kecepatan aman adalah kecepatan kapal yang dapat diberhentikan kapan saja sesuai dengan kebutuhan yang
diinginkan untuk menghindari adanya bahaya tubrukan.

b.

Faktor-faktor apa yang mempengaruhi kecepatan aman?

Jawab

Tingkat penglihatan

Kepadatan lalu lintas

Kemampuan olah gerak

Latar belakang cahaya

Keadaan cuaca

Sarat kapal.

11.Setiap kapal harus menggunakan semua sarana yang tersedia sesuai dengan keadaan dan kondisi
yang ada untuk menetukan ada atau tidak adanya bahaya tubrukan.

Bagaimanakah penggunaan pesawat radar berkaitan dengan penentuan ada atau tidak adanya bahaya
tubrukan tersebut?

Bilamakah tubrukan itu dianggap ada?

Jawab
a.

b.

Radar digunakan jika diperlukan kapan saja daya tampak terbatas dihadapi dan setiap waktu pada
parairan sempit dan ramai
-

Jarak jangkauan harus tepat saat mengamati target

Pastika agar skala jarak yang digunakan diubah pada interval waktu yang memadai agar gema dapat
dideteksi sedini mungkin

Pada cuaca terang harus menentukan posisi penggunaan radar dengan objek yang pasti

Bahaya tubrukan dianggap ada jika :


-

Terjadi situasi berhadapan

Terjadi situasi menyilang

12.Ketika jarak tampak berkurang tanggung jawab perwira jaga adalah menganut aturan 19 P2TL
khususnya.

Sebutkan tiga hal pokok yang harus diperhatikan secara khusus

Sebutkan pula 4 tindakan susulan yang harus dilakukan

Jawab
a.

b.

13.

Tiga hal pokok dalam aturan 19


-

Sikap kapal yang tidak saling melihat

Kecepatan aman

Penglihatan terbatas

Tindakan susulan yang harus dilakukan


-

Merubah haluan kekiri untuk kapal yang berada didepan agak melintang selain dari kapal yang disusul

Perubahan haluan ke arah kapal tepat melintang dibelakang arah melintang

Kalau bisa kapal yang satu mengurangi kecepatannyadan pertahankan haluan kapal

Berlayar dengan hati-hati hingga tubrukan berlalu

a.Bagaimanakah cara anda mengetahui bahwa kapal anda dalam situasi berhadapan dengan
kapal lain.

Apakah tindakan yang harus dilakukan

Bolehkah kita menyimpang dari aturan yang berlaku?


Keadaan dan kondisi bagaimanakah kita boleh menyimpang dari aturan yang berlaku tersebut.

Jawab
a.

Cara mengetahuinya yaitu jika kapal kita sedang bertemu dengan haluan tepat berlawanan atau hampir
berlawanan

b.

Tindakan yang dilakukan adalah masing-masing merubah haluan ke kanan

c.

Boleh menyimpang selagi telah ada persetujuan dari kedua kapal

14.Apakah maksud dari isyarat bunyi yang diperdengarkan saat berada didaerah tampak terbatas
sebagai berikut :
a.

Dua tiup panjang ( - - )

b.

Satu tiup panjang disusul dua tiup pendek berurutan ( - . . )

c.

Satu tiup panjang ( - )

Jawab
a.

( - - ) artinya kapal tenaga sedang tetapi berhenti dan tidak memeiliki laju terhadap air

b.

( - . . ) artinya kapal tidak terkendalikan

c.

( - ) artinya penglihatan terbatas

15.a

Apa saja yang harus dilakukan perwira tugas jaga ketika kapal berlabuh jangkar

Pada saat atau kondisi tertentu perwira tugas jaga navigasi harus memberi tahu nakhoda.
Sebutkan bila mana hal tersebut dilaksanakan

Jawab
a.

b.

16.

Tugas mualim pada saat berlabuh jangkar


-

Menentukan dan menggambar posisi pada peta

Melakukan pemeriksaan secara berkala

Menjamin bahwa pengamatan yang baik terus dilaksanakan

Mengambil langkah-langkah untuk melindungi tindakan pencemaran oleh kapal

Perwira tugas jaga navigasi harus memberi tahu nakhoda jika :


-

Terjadi jarak tampak

Kondisi lantas mengharuskan perhatian khusus

Sulit memperhatikan haluan yang benar

Tidak melihat adanya daratan, rambu navigasi, tidak mendengar semboyan bunyi.

Sebutkan tiga tujuan pengamatan yang baik sesuai aturan 5 P2TL 1972

Apa syaratnya jika seorang perwira navigasi dapat dibenarkan sebagai satu-satunya pengamat
dianjungan

Jawab

Tujuan pengamatan yang baik


-

Menjaga kewaspadaan terus menerus

Memperhatikan sepenuhnya situasi dan resiko tubrukan

Mendeteksi kapal-kapal yang sedang berada dalam bahaya

Syarat perwira jaga sebagai satu-satunya pengamat dianjungan


-

Anjungan tidak boleh ditinggalkan

Memperhatian kondisi cuaca, jarak tampak malam dan siang

Memperhatikan bahaya navigasi

Memperhatikan penggunaan dan kondisi alat navigasi

17.Jelaskan apa yang dimaksud dengan istilah-istilah dibawah ini

Kapal tersekap saratnya

Kapal tidak terkendali

Kapal terbatas kemampuan OG

Sedang berlayar

Saling melihat

Jawab

Kapal tersekap saratnya adalah kapal tenaga yang karena saratnya terhadap air dan lebarnya perairan yang
dapat dilayari mengakibatkan terbatasnya kemampuan olah gerak

Kapal tidak terkendali adalah ketidak mampuan kapal untuk mengolah gerak

Kapal terbatas olah geraknya adalah kapal karena sifat pengerjaannya mengakibatkan kemampuan olah
geraknya terbatas dan tidak mampu menyimpangi kapal lain

Sedang berlayar artinya kapal tidak berlabuh jangkar

Saling melihat yaitu kapal yang apabila kapal yang satu dapat dilihat dengan nyata oleh kapal yang lain

18.Apakah yang dimaksud dengan kecepatan aman

Bagaimana perbedaan proses kecepatan aman yang diatur dalam aturan vi dan aturan xix (b) ? jelaskan !

Faktor apakah yang harus dipertimbangkan saat melaksanakan kecepatan aman yang diatur dalam aturan
xix (b) ? jelaskan !

Jawab

Kecepatan aman adalah kecepatan kapal yang dapat dikendalikan kapan saja untuk menghindari bahaya
tubrukan

Proses perbedaan kecepatan aman yang diatur dalam :


-

Aturan vi : kecepatan aman yang dimaksud adalah kecepatan aman semua kapal dialut bebas

Aturan xix :

kecepatan aman yang dimaksud adalah kecepatan yang digunakan untuk keadaan
pada saat penglihatan terbatas

Faktor yang harus diperhatikan dalam melaksanakan kecepatan aman


-

Tingkat penglihatan

Kepadatan lalu lntas

Kemmpuan olah gerak

Latar belakang cahaya

Keadaan cuaca

Sarat kapal

19.Dalam keadaan saling melihat, terdapat dua buah kapal yang haluannya bersilangan dan akan
mengakibatkan tubrukan.

Sebutkan tindakan-tindakan untuk menghindari tubrukan sesuai dengan aturan 8

Bagaimana tindakan-tindakan kapal lain yang bertahan sesuai dengan aturan 17

Jawab

Tindakan menghindari tubrukan sesuai aturan 8


Apabila 2 buah kapal saling melihat, kapal yang diharuskan menyimpang harus melakukannya dengan waktu
yang cukup lapang, sedangkan kapal yang lain mempertahankan kedudukannya

Tindakan kapal yang bertahan sesuai aturan 17 yaitu menurunkan kecepatan untuk menghindari bahaya
tubrukan

20.Kapal anda sedang berlayar pada malam hari dan mengalami kerusakan mesin

Apakah yang anda lakukan pada penerngan navigasi

Jika kapal kemudian berlabuh jangkar, apa yang anda lakukan pada penerangan navigasi

Jika kapal hanyut dan kandas, penerangan apa yang harus anda nyalakan

Jawab

Yang dilakukan oleh kapal berlayar dan mengalami kerusakan mesin

Kapal yang berlabuh jangkar memperlihatkan lampu keliling atau sebuah bola

Kapal kandas memperlihatkan dua lampu keliling marah bersusun tegak, atau tiga bola yang bersusun tegak

21.

Setiap aturan di dalam P2TL 1972 harus ditaati dan dilaksanakan dengan memperhatikan
kebiasaan pelaut yang baik

Dimana dan oleh siapakah aturan-aturan ini diberlakukan? Dan kapan aturan-aturan ini tidak dilaksanakan ?
berikan alasannya

Apakah yang dimaksud kebiasaan pelaut yang baik

Jawab

P2TL berlaku dilaut bebas dan disemua perairan yang saling berhubungan aturan. Ini diberitahukan kepada
setiap kapal atau pemiliknya,nakhoda atau awak kapalnya. Aturan ini tidak dilaksanakan apabila terdapat
keterbatasan dari kapal yang bersangkutan untuk menghindari bahaya tubrukan karena harus benar-benar
memperhatikan adanya bahaya tubrukan.

Kebiasaan pelaut yang baik adalah kebiasaan pelaut yang tidak melakukan tindakan membahayakan
keselamatan kapal dan tidak mengkonsumsi narkoba dan alkohol pada saat melakukan tugas jaga dianjungan

22.

Penerangan dan tanda-tanda apakah yang harus diperlihatkan atau dipasang pada sebuah kapal
tenaga dengan panjang 50 meter yang sedang :

Berlabuh jangkar dan memperbaiki mesin induknya

Mesin induknya macet tetapi masih mempunyai laju

Menolong orang jatuh kelaut

Mendogol dan mempunyai laju

Jawab
a

Pada bagian depan lampu keliling putih atau sebuah bola

Pada atau dekat buritan pada ketinggian yang lebih rendah dari pada lampu yang ditetapkan oleh ayat
(i) sebuah lampu keliling putih

Harus mempergunakan lampu-lampu kerja atau yang serupa untuk menerangi geladaknya

Memperlihatkan 2 lampu merah keliling bersusun tegak


Lampu-lampu lambung dan buritan

Memperlihatkan tiga lampu meranh keliling bersusun tegak lurus atau sebuah silinder ditempat yang
dapat kelihatan jelas

Memperlihatkan dua lampu keliling putih tambahan pada atau dekat lunas dari lebar kapal tersebut

23.a. Sebutkan syarat-syarat seorang pengamat dan tugas-tugas seorang pengamat


b. Sebutkan sarana yang digunakan oleg seorang pengamat
Jawab
a.

b.

Tugas seorang pengamat :


-

Harus mampu memberi perhatian penuh untuk menjamin suatu pengamatan yang baik dan tidak boleh
diberikan tugas lain kepada seorang pengamat karena dapat mengganggu keselamatan pengamatan

Seorang pengamat dan tugas pemegang kemudi harus terpisah

Sarana yang digunakan oleg seorang pengamat


-

Alat alat navigasi yang layak pakai

Alat-alat bantu penglihatan

Radar

Peta yang up-date

24.Pada saat serah terima tugas jaga dilaut, saudara sebagai perwira pengganti.
a.

Hal-hal apa yang harus dilakukan / diketahui sehubungan dengan tugas jaga selanjutnya

b.

Dalam hal apakah serah terima tugas jaga dapat ditanggunhkan

Jawab
a.

perwira pengganti harus menjamin bahwa membantu dengan sepenuhnya dengan penyesuaian pada
malam hari

Sebelum ganti tugas jaga perwira pengganti harus mengetahui kepastian posisi yang sebenarnya atau
posisi duga kapal dan mencatt semua kemungkinan bahaya navigasi

Yaitu pada saat perwira tugas jaga navigasi harus diganti dalam keadaan sedang melakukan oleh gerak atau
tindakan lain untuk menghindari bahaya yang mengancam

25.Bila ada dua buah kapal tenaga saling mendekat :


a.

Bila ragu-ragu ada tidaknya bahaya tubrukan, maka bagaimana sikap kedua kapal tersebut

b.

Bila jelas ada bahaya tubrukan, apa kewajiban masing-masing kapal

Jawab

Bila ragu ragu maka salah satu dari kapal tersebut mengeluarkan isyarat bunyi ( . . . . ) 4 kali suling
pendek

Bila jelas ada tubrukan maka salah satu dari kapal mengeluarkan isyarat tiupan suling
Kanan

:(. )

Kiri

:( . . )

Mundur

26.a.

:( . . . )

Jelaskan sektor-sektor penerangan serta jarak lampu-lampu navigasi untuk kapal dengan panjan
50 m atau lebih!

Jawab

Tiang depan warna putih sektor 225 denganjarak 6 mil.

Tiang belakang warna putih sektor 225 denganjarak 6 mil.

Lambung kiri warna merah sektor 112 5 dengan jarak 3 mil.

Lambung kanan warna hijau sektor 112 5 dengan jarak 3 mil.

Buritan warna Putih sektor 135 dengan jarak 3 mil.

b.

Pada saat kapankah lampu-lampu tersebut dapat dinyalakan dan dipadamkan?

Jawab

Lampu buritan

Lampu tiang

Lampu lambung

27.Hal-hal apakah yang perlu anda perhatikan saat kapal anda memasuki daerah tampak terbatas?
Jelaskan !
Jawab
a.

Kapal bergerak dengan kecepatan aman

b.

Mesin selalu siap untuk diolah gerak

c.

Mendeteksi kapal-kapal lain dengan mengguanakan radar.

28.a.

Anda sedang melaksanakan pengamatan sesuai aturan 5 (P2TL) apa manfaatnya?

Jawab
Agar dalam melaksanakan pengamatan dapat membuat penilaian yang layak terhadap situasi dan bahaya
tubrukan agar dapat dihindarkan sedini mungkin.

b. Bagaimanadalam pengamatan anda dapat mengetahui akan adanya bahaya tubrukan?


Jawab
Bahaya diaggap ada jika:
Sudut baringan tidak berubah
Jarak semakin dekat
Tidak menujukan perubahan haluan yang

berarti

Ada keragu-raguan.

29.Tindakan untuk menghindari bahaya tubrukan yang bagaimanakah diatur dalam aturan 8 (P2TL)?
Jelaskan.
Jawab :

Dilakukan dengan tegas dalam waktu yang cukup dengan memperhatikan kecakapan pelaut dengan
saksama

Dalam merubah haluan harus cukup besar

Dapat dilewati dengan jarak aman

Mengurangi kecepatan kapal atau stop mesin dengan meletakkan mesin pada kedudukan mundur.

30.Apa yang dimaksudkan dengan istilah berlayar tetapi berhenti?


Jawab
Diamana kapal dalam keadaan berlayar atau melaju terhadap air namun mesin berhenti karena sesuatu hal.
a.

Apa yang dimaksudkan dengan istilah kapal terbatas kemampuan olah geraknya

Jawab
Kapal yang karena sifat pekerjaannya , mengakibatkan kemampuannya untuk mengolah gerak terbatas karena
tidak mampu menyimpangi kapal lain.
b.

Kapal-kapal apa saja yang termasuk kapal terbatas kemampuan olah gerak?

Jawab
7.

Kapal yang digunakan memasang, merawat a/ mengangkat merkah navigasi kabel laut

8.

Kapal yang sedang mengeruk, meneliti, melakukan pekerjaan dibawah air.

9.

kapal yang melakukan pengerukan, penelitian, pekerjaan-pekerjaan dibawah air

10. kapal untuk meneikkan atau mendaratkan kembali pesawat terbang

11. kapal yang melakukan pembersihan ranjau laut


12. kapal yang menunda

31.Pada malam hari nampak pada layar radar kapal anda sebuah kapal lain pada baringan relatif =
60 pada jarak 10 mil beberapa saat kemudian kapal anda membaring lagi ternyata baringannya
tetap, jarak semakin berkurang 5 mil. HS kapal anda = Utara. Ditanya :
a. Dalam situasi apakah ini?
Jawab
Situasi bersilangan
b. Jelaskan Mengapa nakhoda menyatakan pasti ada bahaya tubrukan?
Jawab
Sudut baringan tidak berubah
Jarak semakin dekat
Tidak menujukan perubahan haluan yang berarti
Ada keragu-raguan.

32.a. Jelaskan batas-batas dimana sebuah pesawat terbang laut dianggap sebagai kapal tenaga

Apakah persamaan dan perbedaan antara kapal terbatas kemampuan olah gerak dan kapal yang
tidak dapat diolah gerak

Jawab
a.

Pesawat terbang dianggap sebagai kapal tenaga yaitu ketika pesawat tersebut berolah gerak diair dengan
menggunakan mesin

b.

Kapal terbatas kemampuan olah geraknya berarti kapal yang karena sifat pekerjaannya mengakibatkan
kemampuan olah geraknya terbatas dan karenanya tidak mampu menghindari kapal lain sedangkan kapal
yang tidak dapat mengolah gerak adalah kapal yang karena suatu keadaan istimewa tidak mampu mengolah
gerak

33.a.

Dalam keadaan bagaimanakah bahaya tubrukan harsu dianggap ada, jelaskan jawaban anda
Sarana-sarana apakah yang dapat digunakan untuk menetukan ada tidaknya bahaya tubrukan

Jawab

Bahaya tubrukan dianggap ada jika timbul keraguan akan adanya bahaya tersebut dan ketika baringan
pedoman kapal yang sedang mendekat tidak menunjukkan perubahan yang berarti

2
34.a.

Untuk menentukan adanya bahaya tubrukan menggunakan radar


Apa saja yang harus dilakukan perwira tugas jaga ketika kapal berlabuh jangkar

b. Pada saat atau kondisi tertentu perwira tugas jaga navigasi harus memberi tahu nakhoda.
Sebutkan bila mana hal tersebut dilaksanakan
Jawab
a.

Tugas mualim pada saat berlabuh jangkar

b.

35.a.

Menentukan dan menggambar posisi pada peta

Melakukan pemeriksaan secara berkala

Menjamin bahwa pengamatan yang baik terus dilaksanakan

Mengambil langkah-langkah untuk melindungi tindakan pencemaran oleh kapal

Perwira tugas jaga navigasi harus memberi tahu nakhoda jika :


-

Terjadi jarak tampak

Kondisi lantas mengharuskan perhatian khusus

Sulit memperhatikan haluan yang benar

Tidak melihat adanya daratan, rambu navigasi, tidak mendengar semboyan bunyi.

Kapal-kapal apakah yang boleh memasuki / berada di zona lalu lintas dekat pantai

Kapal-kapal apakah yang boleh memasuki / berada di zona pemisah

Jawab

Kapal yang boleh memasuki zona lalu lintas dekat pantai :


Kapal yang tidak berada disekitar bagian pemisah lalu lintas dan dapat menggunakan jalur lalu lintas
dengan aman

Kapal yang berlayar menuju pelabuhan instalasi atau bangunan pantai

36.

Kapal yang boleh memasuki zona pemisah :


-

Kapal dalam keadaan darurat untuk menghindari bahaya tubrukan

Kapal menangkap ikan dalam daerah pemisah

Pada waktu akan menyerahkan tugas jaga laut, apa yang harus anda lakukan jika :

Perwira jaga pengganti menurut anda tidak dalam kondisi fisik dan mental yang sehat

Tepat pada saat serah terima jaga, kapal sedang merubah haluan menyimpangi kapal lain

Jawab

Yang dilakukan jika perwira jaga pengganti tidak dalam kondisi yang sehat tidak boleh melaksanakan tugas
jaga untuk menghindari bahaya yang tidak diinginkan. Nakhoda harus diberi tahu agar nahkoda dapat
mengambil tindaka segera mungkin agar oengamatan dapat dilakukan seefisien mungkin

Segera menyelesaikan tugas jaga namun terlebih dahulu selesaikan tugas merubah haluan dan simpangi
kapal lain setelah itu konfirmasikandengan nakhoda dan serahkan tugas kepada perwira pengganti
selanjutnya

37.Apa yang harus anda lakukan sebagai tindakan berjaga-jaga jika :

Kapal berada pada akhir bagan pemisah (Traffic Separation Scheme)

Kapal akan memasuki daerah tampak terbatas

Jawab

Tindakan kapal ketika berada pada akhir bagan pemisah berlayar dengan sangat hati-hati menghindari
berlabuh jangkar

Ketika memasuki daerah tampak terbatas yaitu kapal bergerak dengan hati-hati dengan kecepatan aman

38.Jelaskan dengan gambar prosedur penyusulan kapal

Dialur pelayaran sempit sesuai aturan 9

Dilaut bebas sesuai atturan 13

Jawab

Penyusulan di alur pelayaran sempit yaitu kapal yang menyusul kapal lain dari sisi kanannya membunyikan
dua tiup panjang satu tiup pendek ( - - . ). Untuk menyusul dari kiri membunyikan 2 tiup panjang 1 tiup
pendek (- - . . ). Apabila kapal yang menyusul ia membalas ( - . - . )

Penyusulan dilaut bebas aturan 13 yaitu kapal yang sedang menyusul diharuskan menyimpang dan melewati
kapal yang disusul dengan jarak aman

39.Jelaskan tugas Mualim Jaga pada saat :


a.

Kapal berlabuh jangkar

Jawab
Menentukkan dan menggambar posisi pada peta sedini mungkin
Melakukan pemeriksaan secara berkala dengan kaki yang memadai untuk memastikan bahwa kapal tetap pada
posisi labuh jangkar yang aman.
Menjamin bahwa pengamatan yang baik terus dilaksanakan
Mengamati langkah-langkah untuk melindungi lingkungan dari pencemaran oleh kapal

b.

Kapal sandar di dermaga

Jawab
Melakukan tugas keliling untuk memeriksa kapal secara berkala dan pada waktu yang tehpat.
Memperhatikan pengikatan jalan sempit, rantai jangkar dan tros-tros pengepil terutama pergantian pasang
surut air laut pada dermaga.
Memperhatikan sara, cuaca dan keadaan laut
Pemasangan dan pembunyian secara tepat lampu-lampu navigasi

c.

Kapal sedang berlayar.

Jawab :
Senantiasa menentukan dan mengetahui letak dan posisi kapal
Memeriksa kesalahan gyro setiap kali penjagaan
Ikut serta pada sistem pelaporan daerah
Waspada terhadap kecendrungan bertemu dengan kapl lain
Perhatikan P2TL

40. a. Jelaskan prosedur pengaturan tugas jaga di anjungan pada saat kapal dalam pelayaran.
Jawab
Perwira pengganti harus menjamin bahwa anggota tugas jaga membantunya.
Sebelum mengambil alih tugas jaga. Pengganti harus mengetahui posisi duga kapal
Pada saat serah terima jaga, sedang dilakukan olah gerak untuk menghindari bahaya yang mengancam,
pergantian tersebut harus ditangguhkan.

b.

Sebutkan faktor yang harus diperhatikan / dipertimbangkan dalam melaksanakan Tugas jaga
dianjungan pada saat kapal dalam melaksanakan pelayaran.

Jawab

Anjungan tidak boleh ditinggalkan tanpa seorang pengganti.

Kondisi cuaca, jarak tempuh

Penggunaan dan kondisi alat bantu navigasi

Bahaya navigasi

Pengendali UMS, tanda bahaya dan indikator yang ada dianjungan

41.a. Tindakan apakah yang anda lakukan apabila anda melihat ada kapal lain disebelah kanan anda
yang bersilag haluan?
Jawab
Kapal yang mengetahui ada kapal lain disebelah kanannya harus menyimpang dan jika keadaa mengizinkan harus
menghindari untuk memotong didepan kapl lain itu.

b.

Bagaimana anda mengetahui akan ada bahaya tubrukan?

Jawab

Bahaya tubrukan harus dianggap ada jika baringan pedoman yang mendekat tidak menunjukkan perubahan
berarti

Bahaya yang sedemikian akan terjadi sekalipun perubahan baringan yang diambil tidak terlalu jelas.

42.Pada waktu X melayari Trafic Separation scheme (bagan Pemisah lalu lintas), hal-hal apakah yang
harus anda perhatikan dengan saksama.
Jawab

Berlayar dalam jalur lalu lintas yang sesuai arah lalu lintas umum untuk jalur tersebut.

Sejauh masih dapat dilaksanakan tetap bebas dari garis pemisah lalu lintas atau daerah pemisah lalu lintas

Membuat sudut yang sekecil-kecilnya terhadap arah lalu lintas pada saat memasuki atau keluar dari trafik
tersebut.

43.Penerangan dan sosok benda apa saja yang harus dipasng oleh kapal panjang 50 m sebagai berikut :
a.

Kapal tenaga mesinnya macet, tetapi masih mempunyai laju terhadap air

Jawab
Harus melakukan penerangan-penerangan tiang, lambung, buritan dan 3 penerangan keliling bersusun tegak
lurus.

b.

Kapal layar sedang berlayar menggunakan mesin

Jawab
Memperlihatkan sosok benda kerucut debgan puncak ke bawah pada bagian depan kapal yang dapat dilihat jelas.
c.

Kapal mengkap ikan dengan jaring dogol melaju terhadap air

Jawab
Memperlihatkan Dua penerangan keliling bersusun tegak lurus diatas hijau dan putih bagian bawah sosok
bendanya

d.

Kapal tenaga sedang menunda, panjang tundaan 200 m.

Jawab

44.

3 lampu penerangan disusun tegak lurus

Lampu-lampu lambung

Lampu buritan

Lampu tunda, letak lurus diatas lampu buritan.

Tugas Mualim jaga pada saat Kapal Berlabuh Jangkar adalah :


Jawab :
- Segera setelah berlabuh tentukan posisi kapal di peta yang sesuai
- Perwira jaga memeriksa posisi kapal secara berkala ( hanyut / tidak)
- Bila hanyut lapor Nakoda secepatnya
- Melakukan ronda keliling
- Memeriksa cuaca arus pusat, mengamati keadaan laut
- Tanda tanda siang, malam hari diperlihatkan
- Memastikan bahwa kesiapan mesin induk dan mesin lain pada keadaan yang sesuai dengan pesan nakoda
- Bila jarak tampak berkurang beritahu nakoda
- Pastikan bahwa lampu2 tanda berlabuh jangkar sudah dipasang dg benar
- Melakukan pencegahan, pencemaran sesuai dengan peraturan yang berlaku

45.

Tugas Mualim pada saat Kapal sandar di dermaga adalah :


Jawab :
Meronda keliling pada saat saat tertentu pada bagian bagian kapal
Memperhatikan pasang surut di pelabuhan
Memperhatikan tangga, tros tros serta memasang rat guard pada tali kepil
Melarang orang orang yang tidak berkepentingan naik ke kapal
Membaca draft dan mencatat ship kondition
Mencegah polusi air maupun udara
Mengontrol pemakaian air tawar dan menjaga stabilitas kapal

46.

Tugas Mualim pada saat Kapal sedang berlayar adalah :


Jawab :
Memimpin / mengkoordinasi regu jaga
Melaksanakan tugas jaga navigasi menghadapi bahaya tubrukan, menghadapi berbagai macam keadaan
dan daerah pelayaran, termasuk mendamping pandu
Menghubungi dan mampu mengoperasikan alat alat navigasi tertentu (elektronik) semua peralatan yang
ada dianjungan
Melapor pada nahkoda bila terjadi hal hal yang luar biasa (ragu ragu)
Melaksanakan dan memonitor rencana pelayaran yang ada serta melakukan perubahan perubahan jika
diperlukan (halus, posisi daerah bahaya)
Memenej anjungan meliputi personel dan alat alatnya
Melaksanakan peraturan yang berlaku
Mengambil tindakan yang cepat, tepat bila situasi mengharuskan untuk keamanan kapal

47.

Prosedur pergantian tugas jaga dianjungan saat kapal dalam pelayaran adalah :
Jawab :
Tidak menyerahkan tugas jaga kepada orang yang tidak mampu / sakit (beritahu nahkoda)
Perwira pengganti harus yakin bahwa angkutannya benar benar siap
Semua petugas jaga pengganti telah menyesuaikan diri dengan kegelapan (malam hari) bila belum tidak
boleh mengambil alih tugas jaga
Perwira pengganti telah yakin tentang berbagai hal yang harus diketahui
Perintah perintah umum / khusus dari nakoda berkaitan dengan navigasi kapal
Posisi haluan, kecepatan dan draf kapal
Arus, cuaca, jarak tampak dan pengaruh terhadap haluan dan kecepatan
Prosedur menggunakan mesin induk jika sistem yang digunakan adalah

48.

Tindakan perwira yang dilakukan saat melihat kapal lain disebelah kanan yang
bersilangan haluan :
Jawab :
kita harus menganggap akan ada bahaya tabrakan
kita harus menghindar agar tidak terjadi tubrukan sesuai aturan 8 boleh dengan merubah haluan, kecepatan
atau haluan dan kecepatan sedemikian sehingga menghasilkan pelewatan pada jarak yang aman
Tindakan harus kita lakukan dalam waktu yang cukup dan tidak ragu2 nyata

Cara mengetahui akan ada bahaya tubrukan adalah :

Jawab :

Bahaya tubrukan di anggota ada jika baringan pedoman kapal yang sedang mendekati tidak
berubah

Bahaya tubrukan mungkin ada walaupun perubahan baringan berarti (ada perubahan baringan)
atau sedang mendekati kapal besar atau suatu tundaan kapal atau mendekati kapal dengan jarak
yang sangat dekat

50.

Pada waktu X melayani trafic separation sceme (bagian pemisah lalu lintas) hal hal yg harus
diperhatikan :
Jawab :
a. Meningkatkan pengamatan keliling terutama pada
kapal yang sulit berolah gerak (kapal kerja, survei)
Kapal ikan dan kapal yang tidak dapat diolah gerak (rusak) khusus bila kapal berlayar didaerah dingin
Perhatikan hujan salju bila salju sudah menumpuk di dek bisa mengganggu stabilitas kapal
Memberitahukan pada petugas untuk membersihkan dek dari salju
Perhatikan bongkahan es / gunung es yang hanyut

Menerima petugas tambahan untuk membersihkan dek dari salju

Berlayar di dalam alur lalu lintas yang sesuai dengan arah lalu lintas

aturan 10

Sedapat mungkin dapat bebas dari garis pemisah atau Zone pemisah lalu lintas
Jalur lalu lintas dimasuki / ditinggalkan pada umunya diujung jalur itu dilakukan pada salah satu sisi, tindakan
itu harus sedemikian rupa hingga membentuk sebuah sudut yang sekecil mungkin terhadap arah arus lalu
lintas umum

d.

Menghindari memotong jalur lalu lintas bila terpaksa harus dilakukan dengan sudut yang paling
mendekati sudut siku siku

e.

Zona2 lalu lintas dekat pantai pada umunya tidak boleh digunakan oleh lalu lintas umum yang dengan aman
dapat menggunakan jalur lalu lintas.

51.

Penerangan & sosok benda yg harus dipasang oleh kapal panjang 50 m adalah :
Jawab :
a. Kapal tenaga mesinnya macet, tetapi masih mempunyai laju thd air lama hari
- penerang merah keliling bersusun tegak lurus, penerang lambung, penerangan buritan.

Siang hari : 2 bola lampu bersusun tegak aturan 27a

b. Kapal layar sedang menggunakan mesin


Peneranga lambung
Penerang buritan

c. Kapal menangkap ikan dengan jaringan dogol melaju terhadap air


- 2 penerangan keliling bersusun tegak diatas hijau di bawah putih pada siang hari ditambah 2 kerucut yang
bertemu puncaknya bila panjang kurang dari 20 meter dengan keranjang
- Penerangan tiang lebih tinggi dari 2 penerangan hijau, putih
- Penerangan lambung, penerangan buritan aturan 26 AB

d. Kapal tenaga sedang menunda panjang tundaan 200 m


- Penerangan lambung
- Penerangan buritan
- 3 penerangan tiang warna putih bersusun tegak

52.

Prosedur penyusulan kapal adalah :


Jawab :
a. Dilaut bebas
- Setiap kapal yang sedang menyusul kapal lain menghindari kapal lain yang disusul itu
- Kapal dianggap menyusul bila mendekati kapal lain dari arah yang lebih besar dari 22,5 di belakang arah
melintang, bila pada malam hari kapal yang menyusuul hanya melihat penerangan buritan dan tidak satupun
peneragan lambung
- Bila ragu ragu maka kapal harus dianggap menyusul
- Tidak memotong haluan kapal yang disusul dan dilewati pada jarak yang aman
b.

Diperairan sempit

Dalam pelayaran sempit penyusulan hanya dapat dilakukan bila kapal yang disusul itu melakukan tindakan
untuk memungkinkan pelewatan dengan aman
Mendengarkan isyarat bunyi aturan 34 E (i) _ _ . / _ _ . .
Bila yang menyusul setuju memperdengarkan isyarat bunyi aturan 34 ( c ) (ii) dan mengambil langkah untuk
melewati dengan aman _ . _ .

53. Tindakan Ketika sedang jaga laut malam hari, sebagai mualim jaga mendapat berita dari kamar
mesin bahwa mesin rusak dan kapal akan berhenti
Jawab :
a. Tindakan yang harus dilakukan

menyalakan lampu 2 penerangan merah keliling bersusun tegak pada tiang utama bila masih
mempunyai laju maka ditambah penerangan lampu dan buritan

b.

Jika harus berlabuh jangkar penerangan yang dinyalakan

Penerangan putih keliling di depan dan penerangan putih dibelakang dengan


depan lebih tinggi dari penerangan buritan.

ketentuan penerangan

54. Jika resiko tubrukan dianggap ada tindakan apa yang harus dilakukan oleh masing2 kapal.
Jawab :

Kapal yang melihat kapal lain dilambungkannya harus menghindar


bila keadaan memungkinkan harus menghindari kapal lain tersebut
sehingga menhasilkan pelewatan pada jarak aman.
Tindakan yang dilakukan bisa dengan merubah haluan, kecepatan atau dua duanya dan dilakukan dalam
waktu yang cukup lapang dan tegas dan memperhatikan syarat syarat ke pelabuhan.

55.

Tindakan kapal yang bertahan adalah (aturan 17) :


Jawab :
Bila salah satu dari dua kapal diwajibkan menghadap kapl lain harus memperhatikan haluan dan kecepatan
Kapal yang dihindari boleh melakukan tindakan untuk menghindar tubrukan hanya dengan olah geraknya
segera setelah jelas bahwa kapal yang menghindari tidak melaksanakan tindakan yang tepat sesuai
aturan yang ada.
Bila suatu sebab kapal yang wajib mempertahankan haluan dan kecepatan itu berada sedemikian dekatnya
sehingga kapal tidak dapat dihindari tubrukan dengan tindakan kapal yang menhindar saja maka
kapal tersebut harus melakukan tindakan sedemikian sehingga akan membantu penghindaran
tubrukan
Kapal tenaga yang melakukan tindakan dalam situasi memotong untuk menghindari tubrukan dengan kapl
tenaga lain jika keadaan mengijinkan tidak boleh merubah haluan kekiri terhadap kapal yang disisi
kirinya.

56. Bab VIII sctw 1995 mengatur tentang watch keeping (tugas jaga) adalah :
Jawab :
Fitness for duty dalam tugas jaga adalah

kemampuan untuk bertugas dari masing masing personel yang melakukan dinas tugas jaga navigasi di
kapal, menyangkut kesehatan jasmani dan rohani dari tiap tiap anggota jaga navigasi, kesiapan masing
masing personel dalam melakukan tugas jaga.

Pengaturan rest period sebelum tugas jaga

Minimum jam istirahat bagi perwira dan bawahan tugas jaga navigasi adalah 10 jam selama periode 24
jam. Jam jaga dapat dibagi menjadi 2 periode, dimana salah satunya tidak kurang dari 6 jam
Dalam keadaan darurat/ latihan bahaya, jam tersebut diatas dapat dipenuhi
Meskipun jam istirahat minimum dapat dikurangi dari 10 jam jadi 6 jam seperti tercantum diatas, tapi hal
itu tidak boleh terjadi selama 2 hari berturut2 dan selama periode 7 hari jumlah istirahat tidak boleh kurang
dari 70 jam
Jadwal jaga masing masing awak kapal harus di tempel ditempat yang jelas

57. Hal hal yang tertulis dalam standing order adalah :


Jawab :
Kesiapan kesiapan crew dek / mesin sebelum kapal berangkat / tiba dipelabuhan

Kesiapan peralatan
Mesin Induk
Mesin bantu
Winch jangkar / tali
Air jangkar dll

Tanda tangan dari perwira dek/ mein, bosan, master


tanggal berangkat / tiba dan jamnya
Permintaan Nahkoda agar standing by

58.

Data yang harus dicatat pada buku harian kapal (log book) selama jaga laut adalah :
Jawab :
- jam / periode jaga laut
- RPM
- Haluan yang di kemudikan
- Penentuan posisi kapal
- Paraf mualim jaga
- Kecepatan kapal , jarak tempuh
- Keadaan cuaca, angin, arus, awan, laut

59.

Sektor penerangan serta jarak tampak lampu navigasi untuk kapal panjang
adalah :
Jawab :

Penerangan tiang jarak tampak 6 mil

Penerangan lambung jarak tampak 3 mil

Penerangan buritan jarak tampak 3 mil

50 meter atau lebih

60.

Penerangan tunda jarak tampak 3 mil

Penerangan keli putih, merah, hijau, kuning 3 mil (aturan 22)

Kapan lampu tersebut dinyalakan dan dimatikan adalah :


Jawab :
Lampu tersebut harus dinyalakan semenjak saat matahari terbenam sampai saat matahari terbit dan selama
jangka waktu penerangan lain tidak boleh diperhatika dan dalam keadaan penglihatan terbatas dan boleh
diperlihat dalam semua keadaan bilamana dianggap perlu, dipadamkan pada siang hari cuaca cerah (aturan
20)

61.

Anda sedang melakukan pengamatan sesuai aturan 5 (P2TL) apa manfaatnya?


Jawab :
Manfaatnya kita dapat membuat penilaian yang lengkap tentang situasi dan bahaya tubrukan sehingga kita
dapat melakukan tindakan berjaga jaga untuk menghindari bahaya tubrukan.

62.

Hal yang perlu diperhatikan saat kapal memasuki daerah tampak terbatas adalah :
Jawab :
Kapal harus berlayar dengan kecepatan aman sesuai dengan keadaan penglihatan
Kapal tenaga harus menyiapkan mesin mesinnya untuk dapat berolah gerak
Setiap kapal harus benar benar memperhatikan keadaan dan suasana penglihatan terbatas yang ada
bila mana sesuai dengan aturan seksi I bagian ini.
Memperlihatkan penerangan penerangan
Kapal yang mengindra kapal lain hanya dengan radar harus menentukan apakah sedang berkembang
situasi saling mendekat terlalu rapat dan ada bahaya tubrukan, sejauh mungkin menghindari
Perubahan haluan ke kirithd kapal yg ada di depan arah melintang selain drpd kapal yg sedang di
susul.
Perubahan ke arah kapal yg ada di arah melintang/ belakang arah melintang
Memperdengarkan dan mendengarkan isyarat kabut kapal lain yang berada di depan arah melintang
kapal dan mendekat maka mengurangi kecepatan kapal sekecil mungkin bila perlu stop mesin.

63.

Apa yang dimaksud dengan berlayar tapi berhenti :


jawab
Kapal yang tidak kandas, tidak berlabuh / tambat akan tetapi mesin stop karena mengalami kerusakan mesin
dan masih mempunyai laju terhadap air (hanyut)

64.

Apa yang dimaksud dengan kapal terbatas kemampuan oleh geraknya :


Jawab :
Kapal yang karena sifat pekerjaan mengakibatkan kemampuan olah geraknya menjadi terbatas karena itu
tidak mampu menghindari kapal lain

65.

Apa saja yang termasuk terbatas kemampuan olah geraknya adalah :


Jawab :
kapal yang sedang memasang merkah navigasi kabel pipa dalam air
kapal yang sedang melakukan pengerukan survey di bawah air
kapal yang sedang menambah/ memindahkan orang, perlengkapan, muatan sementara berlayar
kapal yang sedang meluncurkan/ menandaskan pesawat udara
kapal penyapu ranjau
kapal yang sedang menunda

66.

Pada malam hari nampak pada layar radar kapal, sebuah kapal lain pada baringan relatip = 060
pada jarak 10 mil beberapa saat kemudian kapal anda membaring lagi dan ternyata baringannya
tetap, jarak semakin berkurang 5 mil HS adalah :
Jawab :

dalam situasi apakah


Situasi bersilang / saling memotong dan ada bahaya tubrukan (aturan 7, aturan 15)

Mengapa nahkoda menyatakan pasti ada bahaya tubrukan


Karena baringannya tetap dan jarak makin dekat

Sesuai dengan International Chamber of Shipping (ICS) telah menyimpulkan bahwa banyaknya
tubrukan kapal di laut di akibatkan dari kelemahan bridge organisasi

67.

Yang dimaksud dengan standing order :


Jawab :
Pemberitahuan / perintah dari nahkoda agar kapal dan seluruh crewnya bersiap siap untuk untuk tiba atau
berangkat ke dan dari pelabuhan tujuan

Standing order di lakukan oleh semua crew kapal sesuai dengan


bagian pangkatnya masing masing
68.

Faktor2/ hal pokok saat penjagaan & pengawasan secara efisien dari organisasi tsb
Jawab :
jarak tampak, keadaan cuaca, keadaan laut
keadaan lalu lintas dan aktifitas lain yang termasuk didaerah di mana kapal sedang bernavigasi
perhatian khusus pada saat memasuki daerah pelayaran sempit
beban kerja tambahan yang bersifat mendadak
pengetahuan & keyakinan kompetensi profesional para perwira & awak kapal
pengalaman setiap perwira yang melakukan tugas jaga navigasi
kegiatan yang terjadi sewaktu waktu
kemampuan operasional instrumen dan alat pengendali dianjungan termasuk sistem tanda bahaya
daun kemudi, baling baling serta sifat olah gerak kapal
ukuran kapal dan medan pandangan di tempat pengamat

tata ruang anjungan


setiap standart prosedur atau pedoman relevan lain yang berkaitan dengan pengaturan tugas jaga

69.

Pengamatan sesuai dengan aturan 5 adalah :


Jawab :
a. Yang dimaksud dengan Pengamatan keliling yang layak adalah
Pengamatan yang dilakukan didepan, belakang, kiri, kanan kapal dengan prasarana dan sarana yang tersedia
di atas kapal
b. Tujuan dilaksanakan pengamatan diatas kapal :
Untuk membuat penilaian lengkap tentang adanya bahaya yang mengancam keselamatan pelayaran
c. Dilaksanakan setiap saat dan dilakukan dengan peralatan yang ada di kapal maupun dengan mata
(visual), pendengaran, dll.

70.

Tata / bagian Lalu lintas (aturan 10) adalah :


Jawab :
a.

Bagian pemisah lalu lintas adalah


Bagan yang dibuat oleh pemerintah setempat dan disyahkan oleh IMO, khususnya diperlukan diperairan yang
sempit dan ramai
Gambarnya

Pemisah

Jalur

Lalu
Lintas
Zona
Lalu lintas
Dekat Pantai

c.

71.

Cara menggunakan bagian LL dengan aman adalah :

Berlayar di dalam alur lalu lintas yang sesuai dengan arah lalu lintas umum untuk jalur (10 b ii)

Sedapat mungkin tetap bebas dari garis pemisah lalu lintas

Sebuah kapal layar boleh memotong jalur asal kapal layar tersebut tidak merintangi jalan aman kapal tenaga
yang sedang mengikuti jalur lalu lintas.

Kapal A dan B saling berhadapan dan ada resiko tubrukan.


Jawab :
a. Cara masing masing kapal (A / B) dapat memastikan hal tersebut adalah :

Kapal melihat kapal lain tepat atau hampir di depan dan pada malam hari kapal itu dapat melihat
penerangan penerangan tiang kapal lain tersebut terletak segaris dan atau kedua penerangan
lambung serta pada siang hari kapal itu mengamati aspek yang sesuai mengenai kapal tersebut.

Masing masing kapal melihat kapal lain di sektor berhadapan (3) pada malam hari melihat
penerangan

b. Tindakan masing masing kapal bila saling berhadapan


1. A tenaga B tenaga syaratnya : - 2 kapal tenaga

- ada bahaya
- saling melihat

Aturan 14

tubrukan

A/B

Tindakan masing masing kapal merubah haluan ke kanan


2. A layar B layar
aturan 12 syaratnya :
2 buah kapal layar
ada bahaya tubrukan
saling melihat
Tindakan :
Kapal A menghindar, B bertahan (sesuai aturan 8 / 16)
Cara menghindar : merubah haluan, kurangi kecepatan

Bertahan : sesuai aturan 17


Tindakan : tepat waktu dan tegas

3.

A : tenaga
Atura 18
dan B bertahan
B : layar

4.

A : tenaga
Didaerah kabut (tampak terbatas) aturan 19
B : tenaga

72.

Masing masing kapal bertindak sama adalah :


Jawab :

kecepatan aman, siapkan mesin untuk olah gerak

pengamatan, waspada dan bergerak hati hati

memperhatikan penerangan

memperdengarkan isyarat kabut

kapal A menghindar

bagi kapal mendengar isyarat kabut kapal lain berada di depan arah melintang harus mengurangi
kecepatan hingga sekecil mungkin, stop mesin, mundur s/d kapal berhenti (aturan 19 b)

bagi kapal yang menggunakan radar harus menentukan adanya keadaan (situasi) terlau dekat dan
adanya bahaya tubrukan (19 d)

73.

dengan melihat kapal yang didepan segaris atau hampir segaris

Pada saat kapal akan berangkat berlayar, maka perwira navigasi ditugasi untuk menyiapkan
rancangan pelayaran pelayaran (passage plan) adalah :
Jawab :
a. Tahapan2 yang harus dilaksanakan dalam perancangan pelayaran adalah

tahap persiapan

tahap pemilihan route

tahap perancanaan navigasi

tahap pelaksanaan dan monitoring

b. Tahapan persiapan kumpulan data data dan informasi

kapal

alat bantu navigasi

alat bantu komunikasi

mesin

informasi navigasi

informasi tentang route

Tahapan route dengan dipertimbangkan


1) Ocean Navigation

c.

2) Coastal Navigation

Tahap perencanaan navigasi / Ocean navigation

ocean passage for the world

Routing chart

Tidal Stream Aflase

Load Line

Sistem Penentuan Posisi


o

Coanstal Navigation

peta yang up to date

sailling direction and pilot books

list of lights

sistem penentuan posisi yang akurat

sistem pelaporan keotoritas setempat

d.

Tahapan pelaksanaan dan monitoring


periksalah selalu agar posisi kapal tetap berada di atas garis haluan
perhatikan pengaruh arus dan angin
waspada bahaya navigasi disekitar garis haluan
perhatikan minimum UKC, jika ada penyimpangan dari rencana, catat dan beri tahukan anggota BRIDGE

e.

Isi check list sebelum berangkat

rencana pelayaran (passage plant)

pete peta dan publikasi lain yang akan digunakan

peralatan berikut telah dites siap untuk dipakai

jangkar

alat bantu navigasi

buku olah gerak

alat alat elektronik

kompas magnet

kesiapan untuk menerima

radar ARPHA

peralatan berikut telah dites siap untuk dipakai

a.

74.

telegram termasuk penunjuk ptaran

b.

alat alat komunikasi internal termasuk eksternal dan

portable

c.

lampu lampu navigasi termasuk lampu darurat, sasak benda, lampu jangkar

d.

jam anjungan, kapal peta, kamar mesin sudah dicocokkan

e.

apakah semua ABK sudah siap diatas kapal

Kapal berlayar didaerah kabut mendengar adalah :


Jawab :
Satu panjang dua pendek ( _ . . ) kapal tidak terkendali, kapal kemampuan OG, kapal layar, kapal layar, kapal
ikan, kapal yang digandeng
Kemungkinan akan ada bahaya tubrukan
Tindakan yang harus dilakukan

75.

mengurangi kecepatan jika perlu stop mesin mundur sampai kapal berhenti

Kecker / teropong

Radar

Hal hal yang harus dilakukan / diketahui sehubungan dengan tugas selanjutnya dalam serah
terima tugas jaga dilaut adalah :
Jawab :

76.

Perintah2 umum / khusus dari nahkoda berkaitan dengan navigasi kapal

Posisi haluan, kecepatan dan draft kapal

Arus, cuaca, jarak tampak dan pengaruh terhadap haluan dan kecepatan

Navigasi dan alat alat keselamatan yang sedang digunakan selama tugas jaga

Kesalahan kesalahan pedoman

Gerakan kapal kapal lain disekitar kita

Bahaya bahaya, gangguan gangguan yang terjadi selama tugas jaga

Dalam hal apakah serah terima tugas jaga dapat ditangguhkan ? berikan contohnya
Jawab :
dalam keadaan sedang melakukan olah gerak atau tindakan tertentu lain untuk menghindari setiap bahaya
yang sedang mengancam

contoh :
Bila ada 2 buah kapal tenaga saling mendekat
Bila ragu ragu tentang ada tidaknya bahaya tubrukan, maka bagaimana sikap kedua kapal tersebut

Kemungkinan bahaya tubrukan itu harus dianggap ada


Dalam situasi berhadapan maka masing masing kapal harus merubah haluan kekanan sehingga
bertemu disisi kiri kapal masing masing ( at 14 )

Dalam situasi berpotogan maka kapal yang melihat kapal lain disisi lambung kanannya maka harus
menghindar (aturan 15)

77.

Jelaskan dengan gambar prosedur penyusulan kapal diatur pada :


aturan 9 tentang : Alur pelayaran sempit

- Kapal A akan disusul oleh Kapal B


- Kapal B memberi isyarat menyusul sebelah :
Kanan
Memberikan

Kiri
Membunyikan suling 2X tiup panjang dan

pendek
(at.9E)
2X

a kapal A setuju harus membunyikan isyarat : 1 X tiup panjang, 1 X


tiup pendek, 1X panjang, 1X tiup pendek ( ---. ----- . )
Bila Kapal A ragu ragu membunyikan isyarat 5X tiup pendek ( . . . .
.)
78.

Dua buah kapal tenaga haluan saling bersilang adalah :


Jawab :
Untuk mengetahui adanya resiko tubrukan sesuai aturan 7
mengecek dengan baringan
jika resiko bahaya tubrukan ada, tindakan yang harus dilaksanakan
- bertahan (aturan 17)
- Menghindar (aturan 8 & 16)
Aturan 13 tentang penyusulan di laut bebas :

22,5

22,5

135

Sektor penyusulan
Setiap kapal yg menyusul kapal lain harus menyimpangi jalannya kapal yg disusul
Kapal dianggap sedang menyusul apabila ia mendekati kapal lain dari arah lebih dari 22,5 kebelakang
dari arah melintangnya
Kapal dianggap menyusul berada disektor penyusulan
Kapal yang menyusul harus lebih cepat

79.

Pada waktu malam hari dianjungan tiba tiba mesin mati yang dilakukan adalah :
Jawab :
a. Apa yang harus dilakukan dengan penerangan navigasi kapal
memadamkan lampu navigasi, lampu lambung dan lampu jalan
menghidupkan lampu tiang atas dengan warna merah dua bersusun secara tegak lurus
b. Bila diputuskan berlabuh jangkar yg diberlakukan utk penerangan yaitu
lampu penerangan tiang atas berwarna merah bersusun dua secara tegak dimatikan. Lampu berlabuh jangkar
depan dan belakang dinyalakan dan penerangan akomodasi dinyalakan.

80.

Sosok benda dan penerangan yang harus dipasang dikapal apabila ?


jawab :
1. tersekap oleh saratnya
lampu tiang depan dan belakang, lampu lambung dan lampu tiang atas warna merah bersusun 3 secara
tegak dinyalakan
2. terbatas oleh geraknya
lampu tiang muka dan bekang, lampu lambung dan lampu tiang atas warna merah, putih, merah
dinyalakan
3. tidak dapat dikendalikan
lampu lambung dan lampu tiang atas warna merah bersusun dua secara tegak lurus

81.

Fitness for duty


setiap crew kapal diwajibkan untuk menjaga kesehatan tubuh

82.

Minimum Rest Period


Awab :

83.

bagi crew yang bertugas jaga (wacth keeping) 10 jam istirahat,


unutk melaksanakan tugas jaga periode 24 jam total jumlah jam
istirahat selama 7 hari tidak kurang dari 70 jam
Drug And Alcohol Abuse
Jawab :

pencegahan terhadap penyalah gunaan obat obatan, alkohol


yang mendapatkan batas maximum 0,08 % tingkat alkohol
dalam darah / B A C untuk para pelaut selama bertugas jaga
dan melarang mengkonsumsi alkohol dalam waktu 4 jam
selama dinas jaga
84.

Persamaan & perbedaan antara kapal terbatas O.G dg kapal tersekap syaratnya:

Terbatas O.G : oleh karena sifat pekerjaanya sehingga terbatas


O.G dan tidak mampu menyimpangi kapal lain
Tersekap Syaratnya : karena Syaratnya terhadap kedalaman air yang dapat dilayani sehingga terbatas
oleh geraknya.
Oleh karena sebab kapal yang diwajibkan mempertahankan haluan dan kecepatannya berada
sedemikian dekatnya sehingga tubrukan tidak dapat dihindari. Tindakan yang harus dilakukan untuk
memperkecil kerusakan akibat tubrukan yaitu :

a.

b.

stop mesin mundur

tarik mundur

aturan 17 B

stop mesin mundur

85.

Tahapan dalam situasi tabrakan :

Pada saat masih jauh ( 12 mil) kedua kapal bebas mengolah gerakan menyimpang, mempertahankan
haluan, kendalikan kapal

2
3.

86.

Pada saat sudah dekat ( 8 mil) berlaku aturan 15 : menyimpang, mempertahankan haluan, kendalikan kapal
jika jarak sudah dekat ( 4 mil) memperdengarkan 5 tiup pendek
tindakan menghindari membantu olah gerak memutar haluan kekanan

Kapal sedang berlabuh jangkar didekati oleh kapal lain di daerah berkabut tebal : Harus
membunyikan genta dengan cepat selama 5 detik dengan selang waktu tidak lebih dari 1
menit (at.35 G ) adalah :
Jawab :
Kapal berlayar dg mengubah haluan kekiri : 2 tiup pendek/ cerlang 2 kedip

Kapal sedang mendogol jaringnya tersangkut di dasar laut :

membunyikan 3 tiup beruntun : 1 tiup panjang diikuti 2 tiup pendek selang waktu tidak lebih dari 2
menit. (aturan 35 C)
memasang dua lampu keliling bersusun tegak lurus, yang diatas hijau dan yang dibawah putih (aturan
26 B)

87.

Ketentuan pengaturan istirahat yang dilakukan dikapal sesuai ketentuan yang berlaku
yaitu :
minimum 10 jam dalam sehari

88.

dapatkah ketentuan ini dilanggar ? Dapat, karena dalam keadaan darurat misal : salah satu
pengganti tugas sakit

89.

Sebuah kapal tenaga sedang berlayar dengan haluan barat dan terlihat penerangan hijau pada
sudut 45 dikanan haluan dan mendapat angin utara :
Jawab :
a.

kapal apa dan haluan apa


kapal sedang menagkap ikan dengan TRAWLER panjang kurang dari 50 meter . Haluan : 090

b.

tiba tiba mesin rusak, tindakan yang harus dilakukan :


Memadamkan lampu navigasi lambung merah dan hijau dan menyalakan lampu tiang atas
bersusun dua secara tegak, warna merah.

90.

Sesuai atuaran 7 adalah :


Jawab :
a. Penggunaan pesawat radar dilakukan dengan tepat :
bila bahaya tubrukan dianggap ada ploting CPA 6 mil masing masing kapal melakukan tindakan
menghindar
mengurangi kecepatan (aturan 8 E) atau menggunakan kecepatan aman (aturan 6, 19 B, 19 E)

b. bahaya tubrukan dianggap ada apabila :


baringan tidak berubah
jarak terlalu dekat

91.

Aturan 19 adalah :
Jawab :
a.

tiga hal pokok yang harus diperhatikan secara khusus :

kecepatan aman (aturan 6)


pengamatan
membunyikan isyarat isyarat kabut

b.

tindakan susulan yang dilakukan :

jaga jarak
membunyikan isyarat bunyi
merubah kemudi dari otomatis ke manual

92.

Cara mengetahui kapal dalam situasi berhadapan / dengan kapal lain :


lampu lambung kelihatan semua dan lampu tiang segaris dengan haluan kapal kita. Dan tiang depan
segaris dengan haluan kapal kita (aturan 14)

tindakan yang dilakuka untuk hal diatas yaitu :

kita harus merubah haluan kekanan (aturan 14) tetapi kalau ada
bahaya navigasi dikanan maka kita laksanakan (aturan 2A)
kapal dapat menyimpang ke kiri, aturan ini boleh di langgar (at
2b)
93.

Isyarat 2 tiup panjang ( - - ) ialah :


Jawab :
kapal tenaga yang sedang berlayar tetapi tidak punya laju (aturan 35 B)
1 tiup panjang disusul 2 tiup pendek ( __ . . ) yaitu :
kapal yang tidak terkendalikan , kemampuan olah geraknya terbatas , kapal yang terkendala oleh saratnya,
kapal yang sedang mendorong / menunda kapal lain (aturan 35 A)
satu tiup panjang yaitu : kapal tenaga yang mempunyai laju di air (aturan 35 A)

94.

Sebagai Perwira jaga di kapal kegiatan yang dilakukan pada saat Jaga Navigasi adalah :
Jawab :

Tidak boleh meninggalkan anjungan sebelum ada ganti.

Terus melaksanakan tanggung jawab walaupun Nakhoda ada di anjungan kecuali secara tegas nakhoda
mengambil alih.
Selalu memeriksa haluan, posisi kecepatan dengan menggunakan setiap peralatan yang sesuai.
Menggunakan peralatan navigasi seaktif mungkin.
Mencatat semua kegiatan berkaitan dengan navigasi dan olah gerak.
Memeriksa kompas standart paling sedikit selama periode jaga dan setiap perubahan yang cukup besar.
Membandingkan kompas standart dan kompas gyro secara berkala.
Kemudi otomatis selalu diuji secara manual selama tugas jaga.
Lampu navigasi & lampu2 lain selalu dicek & harus berfungsi dengan baik.
Mengecek peralatan komunikasi.

Apabila ada keragu-raguan dengan keadaan dan situasi yang ada segera bergerak dengan cepat dan melapor
pada nakhoda.
Jika diperlukan tidak boleh ragu dalam menggunakan kemudi, mesin, atau semboyan bunyi.
Mengetahui sifat olah gerak kapal dan jarak henti dan menyadari kapal lain berbeda.
Mengetahui semua letak alat navigasi dan pengoperasiannya dan keterbatasannya.
Peralatan kendali, indikator, selalu berfungsi dengan baik.
Jika mau masuk ke km. peta harus merasa yakin bahwa keadaan aman dan pengamatan tetap dilaksanakan.
Jika menggunakan radar, harus mengingat ketentuan-ketentuan COLREG sesuai dengan pengoperasian radar.
Kesalahan kompas standart diperiksa paling sedikit sekali selama periode jaga dan setiap perubahan haluan
yang cukup besar.

95.

Mencegah bahaya tubrukan adalah :


Jawab :

Menguasai dan memahami peraturan internasional untuk mencegah tubrukan di laut ( COLREG ) 1972.

Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan semua peraturan dalam COLREG ( 72 ) sesuai aturan 2.

Melaksanakan pengamatan ( look out ) keliling yang layak ( at.5 )

Menggerakkan kapal dengan kecepatan aman ( at.6 )

Mengantisipasi dan mendeteksi adanya bahaya tubrukan serta mengambil tindakan dengan tepat untuk
menghindari bahaya tubrukan .

96.

Serah terima tugas jaga adalah :


Jawab :

Memastikan bahwa perwira pengganti tidak sakit dan siap untuk melaksanakan tugas jaga.

Setengah jam sebelumnya perwira pengganti diberitahu untuk tugas jaga.

Memberikan kepastian dan penjelasan kepada perwira pengganti mengenai posisi yang sebenarnya atau
posisi duga kapal, haluan yang dikemudikan, kecepatan kapal, arus laut, cuaca, jarak tampak dsb.

Memberitahukan kepada perwira pengganti apabila ada perintah-perintah khusus dari nakhoda.

Tidak menyerahkan tugas jaga pada saat olah gerak atau menghindari bahaya yang sedang mengancam
dam menyerahkan pada perwira pengganti pada situasi dan kondisi aman.

Prosedur menggunakan mesin induk jika sistem yang digunakan adalah :


Control mesin induk dari anjungan.
Semua petugas jaga pengganti telah menyesuaikan diri dengan kegelapan (malam hari) bila belum tidak boleh
mengambil alih tugas jaga

97.

Cara untuk Menaikkan seorang Pandu adalah :

Jawab :

Menyiapkan tangga pandu sesuai yang dikehendaki.

Memerintahkan salah satu perwira untuk menjemput pandu.

Kapal melaju dengan kecepatan pelan disesuaikan dengan motor pandu.

Setelah pandu diatas kapal, perwira, nakhoda dan pandu saling bertukar informasi dan bekerja sama.

Menyiapkan peta rencana sesuai alur yang dilalui.

Memberitahu pada pandu letak alat keselamatan yang diperlukan untuk digunakan.

Jika ada keraguan mengenai tindakan pandu, perwira atau nakhoda meminta penjelasan pada pandu.

98.

Tugas dan kewajiban perwira jaga pada saat kapal di laut secara garis besar adalah Jawab :

Memimpin dinas jaga.

Mengatur dan memahami personil dan peralatan anjungan.

Memahami/ melaksanakan rancangan pelayaran.

Melaksanakan pengamatan ( look out ).

Memahami prosedur serah terima tugas jaga.

Memahami peraturan ( nasional/ internasional ) dan peraturan pemisahan

Membuat laporan tentang kecelakaan.

99.

Perwira jaga harus menjamin bahwa anggota dinas jaga yang dipimpin sepenuhnya mampu
melaksanakan tugasnya
( sehat ) maksudnya bahwa anggota dinas jaga harus tanggap dalam
melaksanakan perintah dari perwira jaga dan mampu dalam membantu perwira jaga dalam melaksanakan
tugasnya guna menghindari bahaya yang sedang mengancam.

Pengamatan keliling yang layak artinya :


Situasi waspada secara visual maupun pandangan dengan segala cara lain terhadap setiap perubahan situasi.
Mempergunakan setiap peralatan yang ada diatas kapal untuk memprediksikan keadaan mara bahaya, tubrukan
dll.

100.

Persyaratan seorang pengamat yang baik adalah :


Jawab :

Senantiasa waspada secara visual maupun pandangan.

Bertanggung jawab terhadap tugasnya/ disiplin.

Dapat dengan cepat membaca situasi atau perubahan untuk melakukan tindakan yang cepat dan tepat demi
keselamatan kapal.

Mengerti dan dapat menempatkan diri terhadap keadaan serta kesulitan orang lain, saling membantu.

Sehat jasmani dan rohani.

Memiliki kemampuan dan pengetahuan sesuai tugas dan kewajibannya.

Tidak dibebani oleh tugas2 lain yg dpt mengganggu pelaksanaan tugas jaga.

101.

Tujuan dilaksanakan pengamatan adalah :


Jawab :

Membuat penilaian terhadap situasi dan kemungkinan bahaya tubrukan, kandas dan bahaya-bahaya navigasi
lain.

Mendekati adanya kapal-kapal dan obyek lain.


Sarana dan pengamatan dilaksanakan setiap saat dengan menggunakan sarana seperti teropong, radar.

102.

Tindakan pada saat Melalui alur pelayaran sempit adalah :


Jawab :

Tindakan yang diambil pandu untuk memenuhi aturan ini :

Sedapat mungkin berlayar dengan batas luar alur pelayaran terletak di sisi kanannya bilamana ini aman dan
dapat dilaksanakan.

Tidak boleh memotong alur pelayaran sempit jika pemotongan itu merintangi jalannya kapal lain yang
bekerja di alur itu.

Boleh melaksanakan penyusulan, harus dengan persetujuan kapal yang akan disusul dengan cara :

Membunyikan dua tiup panjang dan satu tiup pendek (- - . ) menyusul pada lambung kanan.

Membunyikan dua tiup panjang dan dua tiup pendek (- - . . ) menyusul lambung kiri.

Bila kapal lain setuju membunyikan satu panjang dan satu pendek (- . - . ).

Bila ragu membunyikan tiup pendek ()

103.

Tindakan pandu apabila melalui lingkungan adalah :


Jawab :
- Membunyikan isyarat bunyi dengan satu tiup panjang ( - )

104.

Tindakan kita apabila timbul keraguan

keraguan terhadap putusan pandu adalah :

Jawab :

meminta penjelasan pandu akan tindakannya

apabila timbul keraguan keraguan mengambang, mengambil tindakan secepatnya demi menjaga
keselamatan kapal jika situasi memang menuntut demikian

Lapor ke Nahkoda / meminta pertimbangannya

105.

Bagan pemisah lalu lintas adalah = suatu bagan pemisah yang dibuat untuk memisahkan arah alur
pelayaran bagi kapal berlayar di situ.

1.

2.
3.

arah lalu lintas

bagan pemisah
batas luar alur lalu lintas

Cara menggunakan BPLL secara aman :


- Berlayar pada jalur yang sesuai dengan arahnya
- Sejauh dapat dilaksanakan harus bebas dari pemisah lalu lintas
- Apabila akan memotong jalur lalu lintas harus membuat sudut mendekati siku siku untuk mempercepat
pemotongan.
- Apabila akan memasuki alur ini membentuk sudut yang sekecil mungkin
- Usahakan untuk menghindari menggunakan daerah lalu lintas dekat pantai selama dapat menggunakan alur
aman
- Sebuah kapal yang berlayar di dekat ujung bagan pemisah harus berlayar dengan hati hati
- Sedapat menghindari berlayar jangkar di daerah bagan pemisah
- Sebuah kapal yang tidak dapat menggunakan sistim pemisah lalu lintas harus menghindari dengan menjauhi
selebar lebarnya dari tepi

Sebuah kapal memotong jalur ini dengan syarat :


- Dalam pemotongan dilakukan dengan membentuk sudut siku siku atau mendekati siku siku untuk
mempercepat proses pemotongan
- Apabila tidak dalam keadaan mendesak / penting usahakan jangan memotong alur.

106.

Sebuah kapal berlayar pada jalur pelayaran dekat pantai bisa dilaksanakan namun biasanya daerah
lalu lintas dekat pantai dan biasanya tidak digunakan oleh lalu lintas langsung yang dapat dengan aman
menggunakan jalur lalu lintas yang sesuai dalam bagan lalu lintas yang berdekatan

Kapal boleh menggunakan daerah lalu lintas dekat pantai apabila sedang berlayar menuju atau
keluar dari sebuah pelabuhan, instalasi atau bangunan lepas pantai, station pandu atau setiap tempat yang
berlokasi dalam daerah lalu lintas dekat pantai untuk menghadapi bahaya yang timbul.

Kapal B menyusul kapal A, Ada resiko bahaya tubrukan, Angin dari lambung kanan kapal B dan A,, Kapal
B berada di bawah angin

Kapal B dapat mengetahui situasi ini :


Apabila perubahan baringan tidak cukup besar
Aliran B ke A di mana pada posisi penyusulan dengan melihat sudut penyusulannya.
Waktu malam hari hanya dapat melihat lampu buritan
Jarak dengan kapal A semakin dekat berarti kecepatan kapal B lebih dari kecepatan kapal A

Tindakan masing masing kapal bila

A kapal tenaga B kapal tenaga


Kapal A tetap mempertahankan haluannya
Kapal B bertindak sesuai dengan aturan 13 yaitu kapal B harus menghindari kapal A

A kapal tenaga

B kapal layar

Kapal A tetap mempertahankan haluannya


Kapal B menghindar sesuai dengan aturan 13 A penyusulan

A kapal layar

B kapal layar

Kapal A harus menghindar


Kapal B tetap mempertahankan haluan
Sesuai dengan aturan 12 a (11) jika mendapat angin pada lambung yang sama maka kapal layar yang
berada diatas angin harus menyimpangi kapal yang berada di bawah angin

A kapal tenaga

B kapal tenaga sedang berada di daerah berkabut

Pada keadaan seperti ini yg berlaku aturan 19 ( keadaan tampak terbatas )


-

mempergunakan kecepatan aman

mesin dalam keadaan olah gerak

memperdengarkan isyarat bunyi dan kapal lain

memantau keadaan jarak dengan kapal lain di dekatnya untuk memperoleh informasi, pasti, haluan,
kecepatan, dan lain lain

Kapal A dan B sedang berhaluan berhadapan angin dari lambung kanan B bahaya situasi itu ditentukan
dengan :
-

perubahan baringan sangat kecil

pada siang hari dengan memperkirakan sudut pandang

pada malam hari masing masing melihat lampu lambung dan lampu tiang kapal lain

kedua lampu lambung dan lampu tiang segaris dengan kapal lain

jika ragu situasi itu ada atau tidak maka harus dianggap ada dan bertindak sesuai dengan aturan yang
berlaku

Tindakan masing masing kapal apabila :


1. A = kapal tenaga

B = kapal tenaga

Kedua kapal harus bertindak sesuai dengan aturan 14 (a) masing masing mengubah haluan ke kiri sehingga
kedua kapal bertemu pada lambung kirinya

2. A = Kapal tenaga

B = kapal layar

Kapal A harus menghindari kapal B yaitu bertindak sesuai aturan 18 a (IV) dimana setiap kapal tenaga yang
sedang berlayar harus menghindari kapal layar kapal B mempertahankan haluannya

3. A = kapal layar

B = Kapal layar

Bertindak sesuai aturan 12 a ( I )


Kapal A harus menghindari kapal B dimana dijelaskan bahwa apabila mendapat angin lambung berlawanan
maka kapal yang mendapatkan angin pada lambung kiri harus menyimpangi kapal lain.

4. A = kapal tenaga

B = kapal tenaga berlayar di daerah tampak terbatas.

Apabila dalam keadaan tampak terbatas kedua kapal dapat memastikan situasi berhadapan bertindak
sesuai aturan 14 ( a )
Apabila keadaan sangat tampak terbatas sehingga kapal lain tidak dapat saling melihat maka
mengambil tindakan
Mengurangi kecepatan kapal atau stop mesin
Membunyikan isyarat bunyi sesuai aturan yang berlaku
Suatu perubahan haluan ke kiri untuk kapal yang berada di depan agak melintang selain dari pada
kapal menyusul.
Diposkan oleh chandra edy antochodi 07.13

Posting LamaBeranda