Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM

PRAKTIKUM FENOMENA DASAR

VENTURIMETER

NAMA

: M.FAISAL

NIM

: 1407120968

KELOMPOK

: B9

LABORATORIUM KONVERSI ENERGI


JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS RIAU
OKTOBER, 2016

A. ALAT DAN BAHAN


Adapun alat yang digunakan dalam praktikum venturimeter ini adalah sebagai
berikut :

Gambar 1 Skema Bagian-bagian Alat Venturimeter


1. Ball valve
2. Box air
3. Elbow
4. Differential manometer
5. Tee
6. Venturimeter 2in
7. Rangka
8. Papan grafik
9. Venturimeter 1.5in
10. Manometer U
11. Gate valve
12. Pipa 2 in
13. Pipa 1.5 in
14. Pompa
15. Stopwatch
16. Kunci pass 9
17. Gelas ukur
B. PROSEDUR KERJA
Adapun langkah pelaksanaan pengujian untuk praktikum venturimenter ini
adalah sebagai berikut :
1. Gate valve untuk by pass dibuka penuh.
2. Gate valve untuk keluaran aliran ke box 2 dibuka penuh.

3. Gate valve untuk saluran venturimeter 2 inchi ditutup penuh.


4. Gate valve untuk saluran venturimeter 1.5 inchi ditutup penuh.
5. Hidupkan pompa.
6. Gate valve untuk aliran venturimeter 1.5 inchi dibuka 1 putaran.
7. Gate valve untuk by pass ditutup 1 putaran.
8. Setelah air mengalir kemudian ukur h1 pada manometer.
9. Setelah h1 diukur kemudian ukur h2 pada manometer.
10. Kemudian tutup penuh aliran pada box kedua.
11. Kemudian ukur waktu air naik pada box kedua sehingga debit air
yang. dapat diketahui.
12. Setelah debit diatas diketahui makaball valve untuk aliran air ke box
pertama dibuka.
13. Gate valve untuk venturimeter 1.5 inchi dibuka 2 putaran dan gate
valve untuk by pass ditutup 2 putaran.
14. Langkah 8 sampai langkah 12 diulang.
15. Gate valve untuk venturimeter 1,5 inchi dibuka 3 putaran dan gate
valve untuk by pass ditutup 3 putaran.
16. Langkah 8 sampai langkah 12 diulang.
17. Lakukakn langkah seperti diatas sampai putaran gate valve untuk.
venturimeter 1.5 inchi dibuka maksimum.
18. Setelah seleai pompa dinonaktifkan, dan seluruh gate valve ditutup
penuh.
C. PEMBAHASAN
1. Venturimeter diameter 1,5 inchi
a. Table

no

putaran gate
valve

volum
e

diameter
leher

diameter pipa

A1

A2

(m)

(m)

atas

by pass

(m)

(s)

(m)

(m)

0.003

32.25

0.02

0.0381

0.003

6.33

0.02

0.0381

0.003

4.82

0.02

0.0381

0.003

3.68

0.02

0.0381

0.003

3.06

0.02

0.0381

0.003

3.03

0.02

0.0381

0.001139
514
0.001139
514
0.001139
514
0.001139
514
0.001139
514
0.001139

0.000314
0.000314
0.000314
0.000314
0.000314
0.000314

7
8
9

0.003

2.21

0.02

0.0381

10

10

0.003

2.02

0.02

0.0381

11

11

0.003

1.45

0.02

0.0381

debit
aktual
(m/s)
9.3E05
0.0004
74
0.0006
22
0.0008
15
0.0009
8
0.0009
9
0.0013
57
0.0014
85
0.0020
69

h1
(m)

air raksa
h2
(m)

h
(m)

0.132

0.134

0.002

0.13

0.136

0.006

0.111

0.155

0.044

0.104

0.162

0.058

0.094

0.173

0.079

0.08

0.187

0.107

0.058

0.199

0.141

0.037

0.232

0.195

0.036

0.233

0.197

Debit
teoritis
(m/s)
0.000229
682
0.000397
821
0.001077
305
0.001236
876
0.001443
53
0.001679
98
0.001928
51
0.002267
93
0.002279
53

kecepatan
aktual
(m/s)
0.08163416
0.415908634
0.546203663
0.715408059
0.860360018
0.868878434
1.191267718
1.303317652
1.815656315

514
0.001139
514
0.001139
514
0.001139
514

kecepatan
teoritis
(m/s)
0.731471839
1.266946389
3.430907041
3.939096405
4.597229222
5.35025525
6.141750492
7.222705691
7.259650718

0.000314
0.000314
0.000314

cd

0.1116
03
0.3282
76
0.1592
01
0.1816
17
0.1871
48
0.1623
99
0.1939
62
0.1804
47
0.2501
02

b. Grafik

Q Teoritis Vs Q Aktual
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Q teoritis
Q Actual

V Teoritis Vs V Aktual
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0

v teoritis
V Aktual

2. Venturimeter Diameter 2 inchi


a. Table

no

putaran
gate
valve

volum
e

diameter
leher

diameter pipa

A1

A2

(m)

(m)

atas

by pass

(m)

(s)

(m)

(m)

0.003

31.3

0.02

0.0508

0.003

10.82

0.02

0.0508

0.003

4.59

0.02

0.0508

0.003

3.81

0.02

0.0508

0.003

3.75

0.02

0.0508

0.003

3.43

0.02

0.0508

0.003

2.94

0.02

0.0508

debit
aktual
(m/s)
9.58E05
0.0002
77
0.0006
54
0.0007
87
0.0008
0.0008
75
0.0010
2

air raksa
Debit
h1
h2
h
(m)
(m)
(m)
0.171

0.172

0.001

0.169

0.175

0.006

0.151

0.194

0.043

0.146

0.199

0.053

0.142

0.202

0.06

0.137

0.208

0.071

0.129

0.216

0.087

kecepat
kecepat
an
an
teoritis
aktual
(m/s)
(m/s)
0.000158
0.04731292
032
9
0.000387
0.13686642
098
2
0.001036
0.32263500
285
7
0.001150
0.38868626
49
8
0.001224
0.39490524
111
8
0.001331
0.43174772
601
1
0.001474
0.50370567
025
4

0.002025
802
0.002025
802
0.002025
802
0.002025
802
0.002025
802
0.002025
802
0.002025
802

0.000314
0.000314
0.000314
0.000314
0.000314
0.000314
0.000314

cd
teoritis
(m/s)
0.503286694
1.232795595
3.300271558
3.663982441
3.898441971
4.240769065
4.69434577

0.0940
08
0.1110
21
0.0977
6
0.1060
83
0.1012
98
0.1018
09
0.1073
01

b. Grafik
Cd

Cd

3. Analisa
Dari data perhitungn diatas antara venturimeter ukuran 1,5 dan 2 inchi
didapatkan grafik dan dari grafik dapat saya analisa sebagai berikut :

Q Teoritis Vs Q Aktual
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Q teoritis
Q Actual

V Teoritis Vs V Aktual
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0

v teoritis
V Aktual

Dari grafik diatas untuk venturimeter 1.5 inchi dapat saya analisa bahwa nilai
Q teoritis vs Q aktual jauh berbeda yang mana nilai teoritas lebih tinggi dari pada
nilai actual,ini terjadi karena kurangnya teliti pada saat membaca alat ukur
maupun kesalahan pada saat memuatar gate valve ini bias kita ihat dari table
diatas. Selain itu perbedaan kecepatan air pada venturemeter, disebabkan air
memiliki kecepatan yang dtinggi karna venturemeter yang digunakan memiliki diameter
lebih kacil dari yang lain. Selain dari itu diameter gate venturimeter dibuka sedangkan
gate untuk by pass ditutup.
Begitu juga pada V teoritis vs V actual terjadi perbedaan, ini disebabkan gate valve
yang dibuka sedikit sedangkan ball pass ditutup sedikit yang mana perbedaan
diameternya berbeda jauh sehingga box 2 lebih cepat terisi dari pada box 1. Tetapi gate

valve venture terbuka maksimal dan ball valve tertutup maka masukan pada box 1 aliran
airnya kencang yang menyebabkan box 2 airnya kering sehingga aliran antara box 1 dan
2 dibuka penuh untuk mengimbangi ini.
Cd

Cd

Dari grafik diatas 2 inchi dapat saya analisa perbedaan juga terjadi antara
nilai Q teoritis sama Q actual begitu juga dengan V teoritis vs V actual .
perbedaan tersebut dikarenakan pada saat pengambilan data ada terdapat
kesalahan baik dari alat uji mau pun praktikan. Pada venturmeter 2 inchi ini kita
hanya memutar gate valve sekali saja dan ball valve air sudah negalir pada box
meskipun hanya sedikit. Hal ini terjadi karena di vanturi sudah terdapat ronga
yang biasa dilewati air bertekanan tinggi. Perbandingan air tetap yang banyak
keluar pada box 2. Tetapi setelah venturi terbuka maksimal dan ball valve
tertutup air pada box 2 sebentar saja langsung kering karena air sudah dialirkan
ke box 1 , sementara yang masuk kbox 2 tidak ada karena ball valve sudah

tertutup rapat saluran antara box 1 dan 2 harus terbuka keduanaya untuk
mencegah terjadinya kekurangan debit air pada box 2, begitu juga sebaliknya.
Untuk mengukur dabit air diperlukan kerja sama dan juga ketelitian
pertambahan tinggi airnya. Karena jika venturi terbuka maksimal otomatis air
yang mengisi box 2 tidak ada sehingga perbedaan air pada box 1 dan 2 jauh
berbeda.

D. KESIMPULAN DAN SARAN


KESIMPULAN
Adapun kesimpulalan
yang dapat saya sampaikan pada praktikum
venturimeter ini adalah sebagai berikut :
1. Semakin banyak bay pass ditutup maka aliran akan sedikit keluar tetapi
tekanan tinggi pada venturi.
2. Nilai Cd dari suatu venturimeter didapatkan dengan menggunakan
kecepatan aktual. Maka nilai Cd didapat berdasarkan hasil yang
diperoleh setelah melakukan praktikum.
3. Setelah nilai h1 dan h2 diketahui, maka nilai kecepatan fluida dapat
diketahui.

SARAN
Adapun saran yang dapat saya sampaikan pada praktikum venturimeter ini

adalah sebagai berikut :


1. Pada saat melakukan praktikum praktikan sebaiknya melakukannya
dengan teliti.
2. Pada saat melakukan praktikum praktikan tidak main-main.

Anda mungkin juga menyukai