Anda di halaman 1dari 8

TOR

PEMERIKSAAN SANITASI DASAR DI RUMAH TANGGA


I.

Latar Belakang

Dalam berbagai upaya peningkatan kualitas lingkungan yang sehat


terutama rumah tangga yang memenuhi standart kesehatan perlu
dilaksanakan pemeriksaan sanitasi dasar di rumah tangga setiap bulan.
Pemeriksaan ini meliputi : pemeriksaan sarana air bersih, pemeriksaan
jamban keluarga, pemeriksaan sarana pembuangan air limbah,
pemeriksaan tempat sampah serta pemeriksaan kondisi perumahan.
Penyakit-penyakit berbasis lingkungan masih merupakan penyebab
utama kematian di indonesia seperti flu burung, demam berdarah
maupun muntah berak. Beberapa penyakit tersebut muncul akibat dari
semakin besarnya tekanan bahaya kesehatan linngkungan yang berkaitan
dengan masalah cakupan air bersih dan jamban keluarga yang masih
rendah, perumahan yang tidak memenuhi syarat kesehatan, pencemaran
makanan dan lingkungan maupun daripola perilaku masyarakat yang
tidak mencerminkan pola hidup bersih dan sehat.
II.

Tujuan
Tujuan dari pelaksanaan pemeriksaan sanitasi dasar di rumah
tangga :

III.

1. Untuk mengetahui jumlah keluarga yang menggunakan sarana


air bersih yang memenuhi syarat kesehatan
2. Untuk mengetahui jumlah keluarga yang menggunakan jamban
sehat
3. Untuk mengetahui jumlah keluarga yang menggunakan sarana
pembuangan air limbah yang memenuhi syarat kesehatan
4. Untuk mengetahui jumlah keluarga yang mempunyai sarana
tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan
5. Untuk mengetahui jumlah yang memenuhi syarat kesehatan
Metode
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan
kunjungan rumah melalui pendataan dan wawancara serta
pemeriksaan langsung

IV.

Tempat dan Waktu

N
o
1.

Hari / Tanggal

Kelurahan

Selasa / 16 Desember
2014

Wundudopi
Baruga
Watubangga

2.

Rabu / 17 Desember
2014

Wundudopi
Baruga
Watubangga

3.

Jumat / 19 Desember
2014

Lepo-lepo

Pelaksana
Fransina Noravri,SKM
Sitti Juharia
Gazalin,AMKL
Mustajab Suyono
,SKM
Fransina Noravri,SKM
Sitti Juharia
Gazalin,AMKL
Mustajab Suyono
,SKM
Fransina Noravri,SKM

4.

V.

Sabtu / 20 Desember
2014

Lepo-lepo

Fransina Noravri,SKM

Biaya
Biaya yang dianggarkan untuk kegiatan ini adalah sebesar 400.000
di anggarkan melalui DIPA Nomor 024.03.4.209252/2014. Satker
Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun Anggaran 2014.

VI.

VII.

Indikator Keberhasilan
- Styarat fisik Sumur Gali yang memenuhi syarat yakni dilantai
dan dicincin
- Syarat fisik Sumur Bor yang memenuhi syarat yakni dilantai
dan dicincin
- Jamban keluarga yang memenuhi syarat yaitu leher angsa
- SPAL yang memenuhi syarat yaitu dilantai, tidak tersumbat dan
tidak tergenang
- TPS yang memenuhi syarat yaitu kedap air dan di tutup
Penutup

Demikian TOR ini dibuat untuk menjadi kerangka acuan pelaksanaan


kegiatan BOK Puskesmas Se Kota Kendari Tahun 2014

Kendari, 16 Desember 2014


Mengetahui,
Kepala Puskesmas Lepo-lepo
Penanggung Jawab
Kota Kendari
Program Kesehatan Lingkungan
Dr. Putu Agustin Kusumawati
Fransina Noravri,SKM
Nip.19740816 200212 2 005
Nip.19800229 200701 2 009

TOR
PEMERIKSAAN JENTIK DAN PEMBERIAN BUBUK ABATE
I.

LatarBelakang

Kegiatan pemeriksaan jentik dan pemberian bubuk abate di laksanakan


dalam rangka menekan perkembangbiakan nyamuk yang menjadi vektor
terjadinya beberapa penyakit seperti : malaria dan demam berdarah yang
selalu menjadi endemik disetiap tahunnya dan menguku rangka Densitas.
Kegiatan pemeriksaan jentik dan pemberian bubuk abate dilaksanakan
sebagai kegiatan rutin Puskesmas sejak tahun 2011 sampai sekarang,
selama melaksanakan kegiatan ini belum ditemukan adanya kasus
penderita DBD baik di kelurahan Wundudopi, Lepo-lepo, Baruga dan
Watubangga, akan tetapi kegiatan pemeriksaan jentik dan pemberian
bubuk abate masih terus menerus dilakukan.
II.

Tujuan
Tujuan dari pelaksanaan pemeriksaan jentik dan pemberian bubuk
abate :
-

III.

Mencegah timbulnya KLB akibat penyakit DBD


Memantau angka bebas jentik dan house indeks serta bruteau
indeks diwilayah kerja puskesmas lepo-lepo
- Mengetahui daerah yang endemis penyakit DBD
- Memberantas jentik nyamuk
Metode
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah mengukur angka
densitas CI,HI dan BI dan abatesasi dipenampungan air warga

IV.

Tempat dan Waktu

N
o
1.

Hari / Tanggal

Kelurahan

Selasa / 9 Desember
2014

Wundudopi
Baruga
Watubangga

2.

Rabu / 10 Desember
2014

Wundudopi
Baruga
Watubangga

3.

Kamis /11 Desember

Lepo-lepo

Pelaksana
Fransina Noravri,SKM
SItti Juharia
Gazalin,AMKL
MustajabSuyono
,SKM
Fransina Noravri,SKM
SItti Juharia
Gazalin,AMKL
MustajabSuyono
,SKM
Fransina Noravri,SKM

4.

V.

2014
Jumat / 12 Desember
2014

Lepo-lepo

Fransina Noravri,SKM

Biaya
Biaya yang dianggarkan untuk kegiatan ini adalah sebesar 400.000
dianggarkan melalui DIPA Nomor 024.03.4.20.9252/2014. Satker
Dinas Kesehatan Kota Kendari Tahun Anggaran 2014.

VI.

Indikator Keberhasilan
Indikator keberhasilan adalah setiap tempat penampungan air
dirumah warga tidak ditemukan adanya jentik nyamuk.

VII.

Penutup

Demikian TOR ini dibuat untuk menjadi kerangka acuan pelaksanaan


kegiatan BOK Puskesmas Se Kota Kendari Tahun 2014

Kendari, 9 Desember 2014


Mengetahui,
Kepala Puskesmas Lepo-lepo
Penanggung Jawab
KotaKendari
Kesehatan Lingkungan

Dr. Putu Agustin Kusumawati


Noravri,SKM
Nip.19740816 200212 2 005
Nip.19800229 200701 2 009

Program

Fransina

TOR
PEMERIKSAAN SANITASI DASAR DI RUMAH TANGGA
I.

LatarBelakang

Dalamberbagaiupayapeningkatankualitaslingkungan yang
sehatterutamarumahtangga yang
memenuhistandartkesehatanperludilaksanakanpemeriksaansanitasidasar
di rumahtanggasetiapbulan.
Pemeriksaaninimeliputi :pemeriksaansarana air bersih, pemeriksaan
jamban keluarga, pemeriksaansaranapembuangan air limbah,
pemeriksaantempatsampahsertapemeriksaankondisiperumahan.
Penyakitpenyakitberbasislingkunganmasihmerupakanpenyebabutamakematian di
indonesia sepertifluburung, demamberdarahmaupunmuntahberak.
Beberapapenyakittersebutmunculakibatdarisemakinbesarnyatekananbah
ayakeswehatanlinngkungan yang berkaitandenganmasalahcakupan air
bersih dan jamban keluarga yang masihrendah, perumahan yang
tidakmemenuhisyaratkesehatan, pencemaranmakanan dan
lingkunganmaupundaripolaperilakumasyarakat yang
tidakmencerminkanpolabersih dan sehat.
II.

Tujuan
Tujuandaripelaksanaanpemeriksaansanitasidasar di rumahtangga :
1. Untukmengetahuijumlahkeluarga yang menggunakansarana air
bersih yang memenuhisyaratkesehatan
2. Untukmengetahuijumlahkeluarga yang menggunakan jamban
sehat
3. Untukmengetahuijumlahkeluarga yang
menggunakansaranapembuangan air limbah yang
memenuhisyaratkesehatan
4. Untukmengetahuijulahkeluarga yang
mempunyaisaranatempatsampah yang
memenuhisyaratkesehatan
5. Untukmengetahuijumlah yang memenuhisyaratkesehatan
6. Metode

Metode yang
digunakandalamkegiataniniadalahmelakukankunjunganrumahmelal
uipendataan dan wawancarasertapemeriksaanlangsung
III.

Tempat dan Waktu

N
o
1.

Hari / Tanggal
Selasa / 18 Februari2014

Wundudopi
Lepo-lepo
Baruga
Watubangga

2.

Rabu / 19 Februari2014

Wundudopi
Lepo-lepo
Baruga
Watubangga

IV.

Kelurahan

Pelaksana
Suriyati,AMKL
FransinaNoravri,SKM
Kustiati,SKM
MustajabSuyono
,SKM
Suriyati,AMKL
FransinaNoravri,SKM
Kustiati,SKM
MustajabSuyono
,SKM

Biaya
Biaya yang dianggarkanuntukkegiataniniadalahsebesar 400.000
dianggarkanmelalui DIPA Nomor 024.03.4.209252/2014. Satker
Dinas KesehatanKotaKendariTahunAnggaran 2014.

V.

VI.

IndikatorKeberhasilan
- SyaratfisikSumurGali yang memenuhisyaratyaknidilantai dan
dicincin
- SyaratfisikSumurBor yang memenuhisyaratyaknidilantai dan
dicincin
- Jamban keluarga yang memenuhisyaratyaituleherangsa
- SPAL yang memenuhisyaratyaitudilantai,tidaktersumbat dan
tidaktergenang
- TPS yang memenuhisyaratyaitukedap air dan di tutup
Penutup

Demikian TOR inidibuatuntukmenjadikerangkaacuanpelaksanaankegiatan


BOK Puskesmas Se KotaKendariTahun 2014

Kendari, 18 Februari2014
Mengetahui,
KepalaPuskesmasLepo-lepoPenanggungJawab
KotaKendariProgramKesehatanLingkungan
Dr. PutuAgustinKusumawatiFransinaNoravri,SKM
Nip.19740816 200212 2 005
200701 2 009

Nip.19800229

TOR
PEMERIKSAAN JENTIK DAN PEMBERIAN BUBUK ABATE
I.

LatarBelakang

Kegiatanpemeriksaanjentik dan pemberianbubuk abate


dilaksanakandalamrangkamenekanperkembangannyamuk yang
menjadivektorterjadinyabeberapapenyakitseperti : malaria dan
demamberdarah yang selalumenjadiendemikdisetiaptahunnya dan
mengukurangka Densitas.
Kegiatanpemeriksaanjentik dan pemberianbubuk abate
dilaksanakansebagaikegiatanrutinPuskesmassejaktahun 2011
sampaisekarang,
selamamelaksanakankegiataninibelumditemukanadanyakasuspenderita
DBD baik di kelurahanWundudopi, Lepo-lepo, Baruga dan Watubangga,
akantetapikegiatanpemeriksaanjentik dan pemberianbubuk abate
masihterusmenerusdilakukan.

II.

Tujuan
Tujuandaripelaksanaanpemeriksaanjentik dan
pemberianbubukabate :
-

Mencegahtimbulnya KLB akibatpenyakit DBD


Memantauangka bebas jentikdan
houseindekssertabruteauindeksdiwilayahkerjapuskesmaslepolepo
Mengetahuidaerah yang endemispenyakit DBD
Memberantasjentiknyamuk

III.

Metode
Metode yang digunakandalamkegiataniniadalahmengukurangka
densitas CI,HI dan BI dan abatesasidipenampungan air warga

IV.

Tempat dan Waktu

N
o
1.

Hari / Tanggal

2.

V.

Kelurahan

Kamis / 20 Februari2014 Wundudopi


Lepo-lepo
Baruga
Watubangga
Jumat/ 21 Februari2014

Wundudopi
Lepo-lepo
Baruga
Watubangga

Pelaksana
FransinaNoravri,SKM
Suriyati,AMKL
Kustiati,SKM
MustajabSuyono
,SKM
Adriani
Linda Fridayani,SKM
WaodeMuliana,SKM
Hayati,SKM

Biaya
Biaya yang dianggarkanuntukkegiataniniadalahsebesar 400.000
dianggarkanmelalui DIPA Nomor 024.03.4.20.9252/2014. Satker
Dinas KesehatanKotaKendariTahunAnggaran 2014.

VI.

IndikatorKeberhasilan
Indikatorkeberhasilanadalahsetiaptempatpenampungan air
dirumahwargatidakditemukanadanyajentiknyamuk.

VII.

Penutup

Demikian TOR inidibuatuntukmenjadikerangkaacuanpelaksanaankegiatan


BOK Puskesmas Se KotaKendariTahun 2014

Kendari, 20 Februari2014
Mengetahui,
KepalaPuskesmasLepo-lepoPenanggungJawab
KotaKendariProgramKesehatanLingkungan

Dr. PutuAgustinKusumawatiFransinaNoravri,SKM
Nip.19740816 200212 2 005
200701 2 009

Nip.19800229