Anda di halaman 1dari 18

ANALISIS SWOT RKAP 2017 PT PUSRI PALEMBANG

Edisi 26 Juli 2016


NO

BOBOT

FAKTOR -FAKTOR STRATEGI

KEKUATAN (S)
1 Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios binaan)
yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

2016 NILAI
RATING
HITUNG
(2)
(1) x (2)

3.6

32.4

24

3.4

20.4

15

5 Memiliki kinerja keuangan yang sehat dengan total Aset : Rp 14,274


Triliyun (posisi 2014 Audited) serta kinerja Perusahaan Sehat dengan
predikat AA

3.2

19.2

6 Memiliki keahlian dan pengalaman pada


memasarkan pupuk dan produk agrobisnis

3.5

24.5

3.2

12.8

3.3

16.5

50

26.2

164.8

1.6

12.8

1.8

14.4

1.8

12.6

1.4

8.4

10

0.8

50

11.4

2 Memiliki pangsa pasar pupuk dalam negeri yang luas dan brand image
produk yang baik
3 Memiliki kapasitas produksi urea 2.277.000 ton/tahun dan kapasitas
produksi Amoniak 1.498.860 ton/tahun
4 Memiliki 1 Pabrik Amoniak dan 1 Pabrik Urea yang lebih efisien

bidang

produksi

serta

7 Mempunyai Pabrik NPK sebagai salah satu bentuk diversifikasi produk


8 Proses bisnis di perusahaan sudah terintegrasi melalui penerapan ERP
SUB TOTAL KEKUATAN
KELEMAHAN (W)
Usia beberapa pabrik relatif sudah tua sehingga mempengaruhi tingkat
efisiensi dan produktivitas pabrik
1
Keterbatasan lahan dan modal sendiri (equity) untuk investasi
pengembangan
Defisit arus kas untuk memback up rencana investasi dan modal kerja
operasional
Harga Pokok Penjualan Pusri berada di atas harga pasar, sehingga daya
saing perusahaan rendah
Terjadi kesenjangan kompetensi serta hilangnya tacit knowledge akibat dari
banyaknya karyawan senior yang memasuki masa pensiun secara
bersamaan.

2
3
4

Terbatasnya kemampuan sarana dan prasarana loading dan unloading di


dermaga Pusri
Belum optimalnya manajemen pengelolaan stok dan handling pupuk dan
non pupuk
Mindset bisnis perusahaan lebih kepada production oriented dan bukannya
pada marketing oriented

6
7
8

SUB TOTAL KELEMAHAN

NO

FAKTOR -FAKTOR STRATEGI

BOBOT

2 Harga jual Amoniak yang masih memberikan margin yang besar


3 Harga jual NPK yang cenderung naik di pasar Indonesia
4 Terdapat cadangan bahan baku batubara yang tinggi di Sumsel (45 %
cadangan batubara nasional) sebagai sumber energi dan diversifikasi
produk
5 Optimalisasi aset Pusri belum maksimal dan belum adanya eksekusi
terhadap Aset yang sudah layak disewakan/ dijual/ dikerjasamakan
6 Pemanfaatan jaringan UPP dan PPD di seluruh Indonesia untuk memasuki
pasar ritail
SUB TOTAL PELUANG
ANCAMAN (T)
1 Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk
2 Harga gas bumi sebagai bahan baku utama terus mengalami kenaikan

73.4
2016

RATING
(2)

NILAI
HITUNG
(1) x (2)

11

33

13

39

15

15

21

3.3

29.7

50

18.3

152.7

18

10

20

PELUANG (O)
1 Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan pupuk NPK dan
Daya serap pupuk NPK yang tinggi di Sumatera

3.2

3 Pasar urea dunia sudah oversupply


4 Adanya penambahan pabrik pupuk baru di regional Asean dan
kemungkinan masuknya pupuk import ke Indonesia

1.6

9.6

1.8

7.2

5 Ketidakpastian suplai pasokan bahan baku gas bumi

1.6

11.2

10

1.8

10.8

1.8

5.4

50

14.6

92.2

6 Sebagian besar bahan baku dan bahan pembantu NPK masih import
7 Pencairan piutang subsidi terhambat

8 Maraknya isu terkait lingkungan dan kecelakaan kerja serta kepatuhan


perusahaan
SUB TOTAL ANCAMAN
Nilai Faktor Internal ( S - W )

91.4

Nilai Faktor Eksternal (O - T)

60.5

No.

Strategi SO

Maksimalisasi peran Distributor dalam menyalurkan pupuk

Menambah market share melalui program ekstensifikasi dan


intensifikasi diwilayah Sumatera Utara, Riau, Lampung,
Kalimantan Barat dan pasar di Asia Tenggara.

Pembangunan Pabrik Pupuk NPK Fusion

Pembangunan Proyek NPK Kimia di Lokasi PT PIM

Pengembangan pasar pupuk NPK diwilayah Sumsel, Sumut,


Riau, Kalimantan Barat dan Lampung

Melakukan peyertaan bersama PT Agriva untuk mendirikan


Perusahaan Pestisida Kimia

Melakukan penyertaan bekerjasama dengan PT JPMC untuk


membangun Perusahaan Asam Fosfat & Asam Sulfat

Melakukan penyertaan bekerjasama dengan Holding Group


untuk mendirikan PT Pupuk Indonesia Kimia

Strategi SO GCG

Strength
Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios binaan)
yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.
Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios binaan)
yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

Memiliki pangsa pasar pupuk dalam negeri yang luas dan brand image
produk yang baik

Memiliki kapasitas produksi urea 2.277.000 ton/tahun dan kapasitas produksi


Amoniak 1.498.860 ton/tahun

Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios binaan)


yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios binaan)


yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios binaan)


yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

Memiliki kinerja keuangan yang sehat dengan total Aset : Rp 14,274 Triliyun
(posisi 2014 Audited) serta kinerja Perusahaan Sehat dengan predikat AA

Memiliki kinerja keuangan yang sehat dengan total Aset : Rp 14,274 Triliyun
(posisi 2014 Audited) serta kinerja Perusahaan Sehat dengan predikat AA

Memiliki kinerja keuangan yang sehat dengan total Aset : Rp 14,274 Triliyun
(posisi 2014 Audited) serta kinerja Perusahaan Sehat dengan predikat AA

#REF!

Oportunities
Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan pupuk NPK dan
Daya serap pupuk NPK yang tinggi di Sumatera
Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan pupuk NPK dan
Daya serap pupuk NPK yang tinggi di Sumatera

#REF!

#REF!

#REF!

Terdapat cadangan bahan baku batubara yang tinggi di Sumsel (45 %


cadangan batubara nasional) sebagai sumber energi dan diversifikasi
produk

#REF!

#REF!

#REF!

#REF!

#REF!

Masuk ke Bidang
Pemasaran & Penjualan
Pemasaran & Penjualan

Pengembangan

Pengembangan

Pemasaran & Penjualan

Pengembangan

Pengembangan

Pengembangan

Tata Kelola Perusahaan

No.

Strategi ST

Melakukan pengelolaan modal secara optimal

Meningkatkan revenue dan profit melalui maintenance (mempertahankan


pangsa pasar) diwilayah Sumsel, Jambi, Bengkulu, Babel dan Sumatera Barat

Difensive (menjaga pangsa pasar yang sudah ada) diwilayah Banten dan Jawa
Timur.

Meningkatkan nilai pelanggan (Costumer Value)

Membangun proyek gudang penyangga di luar palembang

Strategi ST GCG

Strength
Memiliki kinerja keuangan yang sehat dengan total Aset : Rp 14,274
Triliyun (posisi 2014 Audited) serta kinerja Perusahaan Sehat dengan
predikat AA

Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios


binaan) yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios


binaan) yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

Memiliki pangsa pasar pupuk dalam negeri yang luas dan brand image
produk yang baik

Memiliki jaringan/ fasilitas distribusi (gudang, distributor, dan kios


binaan) yang strategis untuk penyaluran pupuk diseluruh area rayonisasi.

#REF!

Threadness
Pencairan piutang subsidi terhambat

Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk

Ketidakpastian suplai pasokan bahan baku gas bumi

#REF!

Ketidakpastian suplai pasokan bahan baku gas bumi

#REF!
Ketidakpastian suplai pasokan bahan baku gas bumi
Sebagian besar bahan baku dan bahan pembantu NPK masih import
Ketidakpastian suplai pasokan bahan baku gas bumi

#REF!

Masuk ke Bidang
Keuangan & Akuntansi

Pemasaran & Penjualan

Pemasaran & Penjualan

Pemasaran & Penjualan

Pegembangan

No.

Strategi WO

Melaksanakan Kelanjutan Proyek Pusri-IIB dan STG & Boiler Batubara

Melaksanakan penyertaan bekerjasama dengan PT Bukit Asam


Membangun Pabrik Urea & Amoniak Berbasis Gasifikasi Batubara

Melaksanakan Sosialisasi Penerapan GCG

untuk

Weakness
#REF!
#REF!
#REF!

#REF!
#REF!

Opportunities
#REF!
#REF!

#REF!

Masuk ke Bidang
Pengembangan

Pengembangan

SDM & Tata Kelola

No.

Strategi WT

Melaksanakan Kelanjutan Proyek Pusri-IIB dan STG & Boiler Batubara sesuai
dengan jadwal

Melaksanakan Replacement Pabrik III & IV

Melaksanakan penyertaan bekerjasama dengan PT Bukit Asam untuk


Membangun Pabrik Urea & Amoniak Berbasis Gasifikasi Batubara

3
4
5

Melaksanakan proyek pipanisasi gas

6
7

Meningkatkan Kualitas TA
Melaksakan pelestarian lingkungan & Community Development

Meningkatkan Budaya K3

Mencari sumber pendanaan investasi pengembangan dari


pihak eksternal

10

Menerapkan Sistem Manajemen SDM berbasis Kompetensi

Melaksanakan Proyek ERP bersama Holding Group


Melakukan program Improvement Untuk meningkatkan
Efisiensi & reliability Pabrik

Weakness
#REF!
#REF!

#REF!

#REF!

#REF!

#REF!
#REF!
#REF!
#REF!

#REF!

#REF!
#REF!
#REF!
#REF!

Threatness
Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk
Adanya penambahan pabrik pupuk baru di regional Asean dan
kemungkinan masuknya pupuk import ke Indonesia
Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk
Adanya penambahan pabrik pupuk baru di regional Asean dan
kemungkinan masuknya pupuk import ke Indonesia
Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk

Adanya penambahan pabrik pupuk baru di regional Asean dan


kemungkinan masuknya pupuk import ke Indonesia
Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk
Ketidakpastian suplai pasokan bahan baku gas bumi
Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk
Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk
Maraknya isu terkait lingkungan dan kecelakaan kerja serta
kepatuhan perusahaan
Maraknya isu terkait lingkungan dan kecelakaan kerja serta
kepatuhan perusahaan

Adanya isu pengalihan/pencabutan pola subsidi pupuk


Ketidakpastian suplai pasokan bahan baku gas bumi

Masuk ke Bidang
Pengembangan

Pengembangan

Pengembangan

Pengembangan
Pengembangan
Produksi
Produksi
Produksi

Produksi

Keuangan

SDM