Anda di halaman 1dari 3

Marisawati Riza Ramandani

1567061

67C

Manajemen Kompensasi
Sistem ukuran kinerja menggabungkan informasi keuangan dengan informasi nonkeuangan,
yang bertujuan untuk membantu menerapkan strategi. Kinerja disebut juga sebagai performance
atau performansi yang artinya adalah pencapaian suatu target (keberhasilan) dari sesuatu yang
direncanakan di dalam organisasi.
Penemuan penelitian atas insentif organisasional
Suatu insentif yang positif atau penghargaan adalah suatu hasil yang meningkatkan kepuasan
dari kebutuhan individualsebaliknya insentif yang negative atau hukumanadalah suatu hasil yang
mengurangi kepuasan diri dari kebutuhan individual. Insentif penghargaan adalah suatu rangsangan
untuk memenuhi kebutuhan seseorang yang tidak mungkin diperolehnya jika tidak bergabung
dengan organisasi tersebut. Penelitian atas insentif yang mendukung adalah sebagai berikut :
- Individu cenderung termotivasi oleh penghargaan pendapatan
- Penghargaan pribadi bersifat relative dan situasional
- Individu- individu sangat termotivasi dengan umpan balik
- Dst
Karakteristik dari rencana kompensasi insentif
Paket kompensasi total dari seorang manajer terdiri dari 3 komponen yaitu:
- Gaji
- Tunjangan
- Kompensasi insentif
Tiga komponen tersebut saling bergantungan tetapi kompensasi insentif secara khusus berkaitan
dengan system pengendalian manajemen.
Rencana kompensasi insentif dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
- Rencana insentif jangka pendek
Didasarkan pada kinerja pada tahun berjalan.
a. Total kantong bonus
b. Carryover
c. Kompensasi ditunda
- Rencana insentif jangka panjang
Mengaitkan kompensasi kepencapaian jangka panjang dan dikaitkan dengan harga saham
sebuah perusahaan.
a. Opsi saham
b. Saham fantom
c. Hak apresiasi saham
d. Saham kinerja
e. Unit kinerja
- Insentif untuk pejabat korporat
Setiap pejabat korporat selain CEO bertanggung jawab sebagian atas kinerja keseluruhan
perusahaan. Para pejabat corporat dimotivasi oleh,dan berhak untuk menerima,suatu bonus
untuk kinerja yang baik.
Kompensasi CEO

Resume

Chapter 12

Management Control Systems

Marisawati Riza Ramandani

1567061

67C

Kompensasi CEO biasanya didiskusikan oleh komite kompensasi dewan komisaris setelah
CEO tersebut mempresentasikan rekomendasi untuk kompensasi bawahannya.
- Insentif untuk manager unit bisnis
o Jenis insentif
Beberapa insentif bersifat keuangan sementara lainnya bersifat psikologis dan social.
Insentif keuangan mencakup kenaikan gaji,bonus,tunjangan dan fasilitas. Insentif
psikologis dan social berupa promosi, tambahan tanggung jawab, otonomi yang lebih
besar
o Ukuran bonus relative terhadap gaji
Ada 2 paham yang membaurkan gaji dan tunjangan:
1. Merekrut orang baik-baik,membayarnya dengan baik,dan mengharapkan kinerja yang
baik
2. Merekrut orang yang baik , mengharap kinerja yang baik dan membayar dengan baik
sesuai dengan kinerjanya
o Tingkat batas
Suatu rencana bonus memiliki tingkat batas atas dan bawah, tingkat atas tingkat kerja
dimana bonus maksimum telah dicapai,batas bawah diamana tidak ada penghargaan
bonus yang akan diberikan
o Dasar bonus
Bonus insentif seorang manajer unit bisnis dapat didasarkan hanya pada total laba
korporat atau pada laba unit bisnis atau campuran keduanya.
Kiteria kinerja
- Criteria keuangan
Jika unit tersebut adalah pusat laba maka criteria keuangannya adalah margin kontribusi,laba
langsung unit bisnis ,laba unit bisnis yang dapat dikendalikan,laba sebelum pajak, dan laba
bersih. Jika unit tersebut adalah pusat investasi maka keputusan perlu dibuat ditiga area yaitu,
definisi laba, definisi investasi, dan pilihan antara tingkat pengembalian ROA dan EVA
- Penyesuaian untuk factor-faktor yang tak dapat dikendalikan
Penyesuaian terhadap dua jenis pengaruh yaitu penyesuaian yang satu menghilangkan beban
yang diakibatkan oleh keputusan yang dibuat oleh eksekutif di atas tingkat unit bisnis dan
penyesuaian yang menghilangkan dampak dari kerugian yang diakibatkan oleh kejadian alam.
- Manfaat dan kekurangan target keuangan jangka pendek
o Mendorong tindakan jangka pendek yang tidak sesuai dengan kepentingan jangka panjang
perusahaan
o Manajer tidak mungkin mengambil investasi jangka panjang yang merugikan hasil
keuangan jangka pendek
o Manajer termotivasi untuk memanipulasi data guna memenuhi target periode sekarang
- Mekanisme untuk mengetahui bias jangka pendek
Mekanisme insentif dapat melengkapi orientasi jangka pendek dari cita-cita keuangan tahunan
- Tolak ukur untuk perbandingan
o Manajer unit bisnis berpartisipasi dalam pengembangan anggaran laba
o Anggaran yang menantang tapi dapat dicapai

Resume

Chapter 12

Management Control Systems

Marisawati Riza Ramandani

1567061

67C

Pendekatan penentuan bonus


Penghargaan bonus untuk manajer dapat ditentukan dengan menggunakan rumus ketat, seperti
presentase dari laba unit bisnis atau dengan penilaian yang murni subyektif dari atasan atau
menggunakan rumus gabungan keduanya.
Teori agensi
Konsep
Hubungan agensi ada ketika salah satu pihak (principal) menyewa pihak lain (agen) untuk
melaksanakan suatu jasa dan dalam melakukan hal tersebut, mendelegasikan wewenang untuk
membuat keputusan kepada agen tersebut.
Perbedaan tujuan principal dan agen
Agen diasumsikan akan menerima kepuasan tidak hanya dari kompensasi keuangan tetapi juga
dari tambahan yang terlibat dalam hubungan suatu agensi,seperti waktu luang yang banyak,kondisi
kerja yang menarik dan jam kerja yang fleksibel.
Principal diasumsikan hanya tertarik pada pengembalian keuangan yang diperoleh dari
investasi yang telah ditanam diperusahaan.
Tidak dapat diamatinya tindakan agen
Principal tidak memiliki informasi yang cukup mengenai kinerja agen,principal tidak pernah
dapat merasa pasti bagaimana usaha agen memberikan kontribusi pada hasil aktual
perusahaan,situasi ini disebut asimetri informasi.
Mekanisme pengendalian
- Pemantauan
- Kontrak insentif
o Kompensasi CEO dan kepemilikan saham
o Manajer unit bisnis dan insentif berdasarkan akuntansi
Kritik
Teori agensi tidak memiliki pengaruh praktis yang terlihat pada proses pengendalian
manajemen. Tidak ada pengembalian dalam dunia nyata,yang dimaksud pengembalian adalah
manajer menggunakan hasil dari teori agensi untuk membuat keputusan kompensasi yang lebih baik.
Bahka banyak manajer yang tidak tahu tentang teori agensi.

Resume

Chapter 12

Management Control Systems