Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Minimnya lapangan pekerjaan mengakibatkan banyak pengangguran.
Pengangguran tak mengenal ijazah. Tak hanya orang-orang yang tidak
sekolah tetapi juga orang-orang yang sudah menamatkan sekolahnya, bahkan
bergelar master juga tak luput dari gelar pengangguran. Fenomena tersebut
akhirnya mendorong beberapa orang untuk berwirausaha.
Di zaman yang modern ini teknologi sudah semakin canggih. Banyak
masyarakat yang memilih hal-hal yang instant. Mereka cenderung malas
untuk memulai sesuatu yang baru. Misalnya dalam berkarya, banyak
masyarakat yang tidak tahu bagaimana cara mengembangkan potensi
berkaryanya. Saat mereka ingin membuat suatu karya mereka selalu meniru
karya orang lain. Mereka tidak mau menciptakan hasil karya yang sesuai
dengan pemikiran mereka sendiri atau imajinasi mereka sendiri.
Melihat dari fenomena diatas maka kami berfikir untuk membuat suatu
usaha yang baru yang bisa dijadikan sebagai alternative usaha yang bisa
dilakukan dengan mudah, dan pemodalannyapun tidak begitu besar, dan bisa
mengasah kreativitas dalam bekerja, maka kami memilih untuk membuka
usaha Kerajinan Kain Flanel.
B. Rumusan Masalah
1. Apa bentuk usaha produk yang ditawarkan
2. Bagaimana pengelolaan modal usaha kerajinan kain planel ?
3. Bagaimana proses usaha produk kerajinan kain flannel ?
4. Kemana sasaran usaha produk tersebut ?
5. Apa saja hambatan dalam menawarkan produk tersebut ?
6. Bagaimana solusi mengatasi mengatasi masalah tersebut ?

7. Bagaimana promosi untuk menawarkan produk usaha ini ?


C. Tujuan Penulisan
1. Tujuan Umum
Meningkatkan kreativitas dalam berwirausaha dan Memasarkan kerajinan
kain flannel agar lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas
2. Tujuan Khusus
a. Untuk mengetahui bentuk usaha produk yang ditawarkan
b. Untuk mengetahui modal usaha yang dibutuhkan
c. Untuk mengetahui proses usaha yang dilakukan
d. Untuk mengetahui sasaran usaha produk yang ditawarkan
e. Untuk mengetahui hambatan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan
usaha
f. Untuk mengetahui solusi mengatasi hambatan tersebut
g. Untuk mengetahui promosi untuk memasarkan produk tersebut

BAB II
PEMBAHASAN
A. Bentuk Usaha
Bentuk usaha produk : Kerajinan Kain Flanel
B. Modal
Biaya yang dibutuhkan dalam kerajinan kain flanel adalah sebagai berikut
No
Uraian
1 Jarum 8 cm
2 Kain flanel
3 Gunting

jml
1
6
5

Satuan
ktk
m
bh

Harga/Sat
Rp. 7000,Rp. 15.000,Rp. 3000,-

Jumlah (Rp)
Rp. 7000,Rp. 90.000,Rp. 15.000,-

4
5
6

Peniti
Lem
Plastic pembungkus

1
2
1

ktk
bh
ons

Rp. 15.000,Rp. 5000,Rp. 5000,-

Rp. 15.000,Rp. 10.000,Rp. 5000,-

Kertas label

lbr

Rp. 200,-

Rp. 1000,-

Staples(steker)

bh

Rp.13.000,-

Rp. 13.000,-

Manic-manik

2,5

ons

Rp. 8000,-

Rp. 20.000

10

Kotak tissue

buah

Rp. 12.000,-

Rp. 36.000,-

11

Pensil

buah

Rp. 2000,-

Rp. 10.000,-

12

Kapur jahit

buah

Rp. 5000,-

Rp. 15.000,-

11

Kertas karton

lbr

Rp. 2000,-

Rp. 10.000,Rp. 247.000 ,-

Total Biaya
C. Proses
Proses produksi Aneka Kreasi Kain Flannel.
1. Pembuatan bros dari kain flanel
a. Persiapkanlah bahan dan alat yang digunakan
b. Buatlah pola kreasi yang diinginkan pada kertas karton, gunting lalu
pindahkanlah pola tersebut pada kain flanel dengan menggunakan
pensil/pulpen gel (untuk kain flanel berwarna cerah) atau kapur jahit
(untuk kain flanel berwarna gelap).
c. Gunakanlah kain flanel yang bersih dan tidak memiliki bekas lipatan.
Untuk merapikan kain flanel yang memiliki bekas lipatan, seterikalah
d.
e.
f.
g.

dengan hati-hati dan suhu seterika jangan terlalu panas.


Gunting kain flanel mengikuti pola yang telah dibuat
Kemudian rekatkan pada peniti dengan menggunakan lem
Tambahkan manik-manik sesuai kreasi untuk mempercantik bros
Bungkus bros dengan plastik pembungkus

2. Pembuatan kotak tissue dari kain planel


a. Persiapkanlah bahan dan alat yang digunakan
b. Buatlah pola kreasi yang diinginkan pada kertas karton, gunting lalu
pindahkanlah pola tersebut pada kain flanel dengan menggunakan
pensil/pulpen gel (untuk kain flanel berwarna cerah) atau kapur jahit
(untuk kain flanel berwarna gelap).
c. Gunakanlah kain flanel yang bersih dan tidak memiliki bekas lipatan.
Untuk merapikan kain flanel yang memiliki bekas lipatan, seterikalah
dengan hati-hati dan suhu seterika jangan terlalu panas.
d. Gunting kain flanel mengikuti pola yang telah dibuat

e. Kemudian rekatkan pada kotak tissue yang telah disedikan dengan


menggunakan lem
f. Bungkus dengan plastik pembungkus
D. Sasaran
Konsumen yang ditargetkan adalah anak usia sekolah dan remaja putri.
E. Hambatan
Hambatan dalam usaha kerajinan kain flanel adalah
1. Tidak bisa memasarkan secara langsung karena memiliki kesibukan
2. Butuh banyak ide karena persaingan pasar begitu ketat
3. Waktu pembuatan juga terbatas karena adanya kesibukan
4. Hasil produksi yang terbatas karena keterbatasan modal
F. Solusi
Usaha kerajinan kain flanel yang kami rencanakan, tidak bisa dipasarkan
secara langsung oleh karena itu kami memilih untuk dipasarkan dengan cara
penitipan ke kantin-kantin sekolah dan melaui online shop, selain itu
keterbatasan ide membuat kami harus banyak mencari referensi bisa dari buku
kerajinan tangan ataupun media internet, minimnya waktu kami siasati dengan
memproduksi produk tidak terlalu banyak, dan karena modalnya juga terbatas
maka kami hanya memproduksi 2 kerajinan tangan saja dari kain flanel.
G. Promosi
Promosi untuk kerajinan kain flanel dilakukan dengan media online sehingga
konsumen tidak perlu untuk jauh-jauh pergi kepasar, selain itu promosi juga
dilakukan kepada anak-anak usia sekolah dan remaja, dengan cara penitipan ke
kantin-kantin sekolah dan juga melalui tangan kedua bagi yang tertarik untuk
ikut dalam berbisnis kain flanel.