Anda di halaman 1dari 9

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
limpahan rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul Jerk Pump Elektronic ini dengan lancar.
Makalah ini kami disusun sebagai salah satu tugas terstruktur pada mata
kuliah Teknologi Motor Diesel. Adapun makalah Jerk Pump Elektronic ini telah
kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan serta kerja
sama dari berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar proses pembuatan
makalah ini. Untuk itu kami tidak lupa menyampaikan banyak terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam proses pembuatan makalah
ini.
Kami menyadari bahwa makalah yang berjudul Jerk Pump Elektronic
ini masih memiliki banyak kekurangan dalam segi penulisan dan tata bahasanya.
Oleh karena itu kami mengharapkan segala kritikan dan saran yang dapat
membangun guna menyempurnakan pembuatan makalah ini.
Akhirnya kami mengharapkan semoga dari makalah dengan judul Jerk
Pump Elektronic ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat
memberikan inpirasi terhadap pembaca.

Yogyakarta, 14 Maret 2016

Penulis

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .........................................................................................
KATA PENGANTAR ....................................................................................... i
DAFTAR ISI ..................................................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ 3
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................. 4
A. Latar Belakang .................................................................................. 4
B. Rumusan Masalah .............................................................................. 4
C. Tujuan ................................................................................................ 5
BAB II PEMBAHASAN .................................................................................. 6
A. Jerk Pump Elektronic ........................................................................ 6
B. Konstruksi Jerk Pump Elektronic ...................................................... 6
C. Jumlah Bahan Bakar yang Diinjeksikan ............................................ 8
D. Konstruksi Jerk Pump Elektronic ...................................................... 6

BAB III KOMPONEN SISTEM AC .............................................................. 7


A. Komponen Sistem AC ....................................................................... 7
B. Merk Kompresor ................................................................................ 7
C. Refrigerant AC ................................................................................... 9
D. Pengisian Refrigerant ........................................................................ 9
BAB IV PROBLEM DAN PERAWATAN SISTEM AC................................ 13
A. Kerusakan Sistem AC ........................................................................ 13
B. Perawatan Sistem AC ........................................................................ 14
BAB IV PENUTUP........................................................................................... 16
A. Kesimpulan ........................................................................................ 16
B. Kritik dan Saran ................................................................................. 16

DAFTAR PUSTAKA

..............................................17

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Aliran System Bahan Bakar........................................................................
Gambar 2. Pompa Injeksi Individual............................................................................
Gambar 3. Komponen Pompa Injeksi Individual.........................................................
Gambar 4. Struktur Organisasi......................................................................................
Gambar 5. Line STOP untuk Customer yang Baru Datang..........................................
Gambar 6. Pengecekan oleh Mekanik dan KA Bengkel...............................................
Gambar 7. Pengerjaan...................................................................................................
Gambar 8. Kompresor Tipe SANDEN.........................................................................
Gambar 9. Kompresor Tipe DENSO............................................................................
Gambar 10. Langkah Hisap..........................................................................................
Gambar 11. Pengetahuan Tentang Kompresor Piston Tipe 10 PA dan 10S................
Gambar 12. Pengetahuan Tentang Kompresor Scroll.................................................
Gambar 13. Tabung Freon dan Pengoperasian Alat Pengisian...................................
Gambar 14. Pengosongan Refrigerant........................................................................
Gambar 15. Pemvakuman...........................................................................................
Gambar 16. Posisi Tabung yang Berbentuk Gas.........................................................
Gambar 17. Posisi Tabung yang Berbentuk Cair........................................................
Gambar 18. Pemeriksaan Kebocoran..........................................................................

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Perkembangan dunia semakin maju, sehingga semua hal yang mendukung
kemajuan dunia ini dituntut untuk mengikuti perkembangan jaman. Dengan
perkembangan jaman ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat
sehingga kehidupan masyarakat lebih layak. Transportasi juga merupakan bagian
dari perkembangan yang terjadi. Karena transportasi merupakan sarana
pendukung berjalannya perkembangan.
Transportasi yang dibutuhkan pada perkembang jaman ini yaitu yang
dapat bekerja tanpa henti, hemat, kuat, dan ramah lingkungan baik untuk
transportasi darat, laut, bahkan udara. Kriteria yang dibutuhkan itu sangat sesuai
dengan mesin diesel. Karena mesin diesel memiliki karakter kuat, tahan lama,
hemat bahan bakar, serta ramah lingkungan. Maka untuk sekarang mesin diesel
mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini dilakukan untuk mengikuti
perkembangan jaman.
Untuk sekarang ini perkembangan pada teknologi mesin diesel dapat
dibilang cukup pesat mengikuti tuntutan perkembangan zaman dan kemajuan
teknologi. Dari beberapa kemajuan yang ada pada mesin diesel, hal yang sangat
menonjol mengalami perkembangan yaitu mengenai pengelolaan sistem bahan
bakarnya. Yang saat ini terus diteliti yaitu masalah sistem bahan bakarnya agar
tercipta mesin diesel yang minim getaran, bertenaga, hemat bahan bakar, dan
responsive. Pada sistem bahan bakar diesel memiliki komponen utama yang
sangat vital yaitu pompa injeksi atau biasa disebut pompa tekanan tinggi. Pompa
injeksi mempunyai berbagai kontruksi berbagai tipe antara lain Distributor
Injection System, Unit Injection System, Pump Controlled Injection System,
Common Rail Injection System, dan Individual Injection System.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengontrolan jumlah bahan bakar pada Jerk Pump Elektronic ?
2. Kapan awal dan akhir penginjeksian bahan bakar pada Jerk Pump Elektronic ?
3. Kapan timing penginjeksian berlangsung pada Jerk Pump Elektronic ?
4. Bagaimana pengabutan yang terjadi pada Jerk Pump Elektronic ?
5. Bagaimana cara kerja governor pompa bahan bakar tipe Jerc Pump Elektronic?

C. Tujuan
1. Mengetahui pengontrolan jumlah bahan bakar pada Jerk Pump Elektronic.
2. Mengetahui awal dan akhir penginjeksian bahan bakar pada Jerk Pump
Elektrinic.
3. Mengetahui timing penginjeksian berlangsung pada Jerk Pump Elektronic.
4. Mengetahui pengabutan yang terjadi pada Jerk Pump Elektronic.
5. Mengetahui cara kerja governor pompa bahan bakar pada Jerk Pump
Elektronic.

BAB II

PEMBAHASAN
A. Jerk Pump Elektronic
Secara mekanisme kerja, pompa injeksi individu (Jerk Pump Elektronic)
hamper sama seperti pompa injeksi tipe inline, yaitu masing-masing silinder
dilayani oleh satu pompa injeksi yang dihubungkan dengan masing-masing nozzle
dengan pipa tekanan tinggi. Pompa tekanan tinggi yang digunakan adalah jenis
pompa dengan plunyer yang di lengkapi dengan pengatur kapasitas semprotan,
sedangkan daya untuk memutarkan camshaft yang akan menggerakan plunger
tersebut di ambil dari putaran mesin itu sendiri.
Berbeda dengan Jerk Pump tipe manual, pada Jerk Pump tipe electronik
ini penginjeksian pada nozzle diatur atau dikontrol secara elektronik berdasakan
beban kerja mesin sehingga penginjeksian bahan bakar akan sesuai dengan kerja
mesin.
Pada mesin yang menggunakan system penginjeksian bahan bakar dengan
jenis pompa Jerk Pump Elektronic ini, pada umumnya akan memiliki komponenkomponen system bahan bakar seperti pada pompa jenis lainnya dengan aliran
bahan bakar yang akan diinjeksikan seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar1. Aliran Sistem Bahan Bakar

B. Konstruksi Jerk Pump Elektronic

Pada pompa injeksi individu/ Jerk Pump secara konstruksi terdapat 2


macam, yaitu pompa yang injector dan unit pompanya menjadi satu serta pompa
yang injector dan unit pompanya terpisah dan dihubungkan oleh pipa tekanan
tinggi. Namun untuk Jerk Pump Elektronic kebanyakan menggunakan pompa
yang terpisah dengan injektornya. Hal itu dikarenakan pada Jerk Pump Elektronik
terdapat komponen semacam solenoid didalam nozzle yang berfungsi untuk
membantu pengaturan penginjeksian bahan bakar.
Pada mesin diesel yang menggunakan pompa tekanan tinggi tipe Jerk
Pump Elektronic ini akan memiliki jumlah pompa injeksi yang sama dengan
jumlah silindernya. Karena pada tipe masing-masing silinder dilayani oleh sebuah
pompa injeksi dan sebuah injector/ nozzle. Untuk komponen dan konstruksi dari
pompa injeksi individual/ Jerk Pump ini dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 2. Pompa Injeksi Individual

Gambar 3. Komponen Pompa Injeksi Individual


Dari beberapa komponen yang terdapat dalam masing-masing pompa
injeksi individual ini memiliki fungsi yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut :
1. Cam berfungsi untuk menekan tappet yang akan menekan plunger untuk
memompakan bahan bakar menuju ke nozzle.
2. Pump element / plunger berfungsi untuk memompakan bahan bakar.
3. Return spring berfungsi untuk mengembalikan posisi plunger ke posisi
semula saat cam sudah tidak menekan.
4. Control rack & control sleeve berfungsi untuk mengatur/ menentukan
jumlah bahan bakar yang akan dipompakan oleh plunger dengan merubah
posisi keduan komponen tersebut.
5. Fuel inlet berfungsi sebagai saluran masuk kedalam pompa injeksi.
6. Delivery valve berfungsi untuk mencegah tekanan sisa pada pipa tekanan
tinggi saat penginjeksian telah berakhir.
7. Fuel outlet berfungsi untuk saluran keluar bahan bakar bertekan menuju ke
pipa tekanan tinggi yang akan disalurkan menuju nozzle.

C. Jumlah Bahan Bakar yang Diinjeksikan