Anda di halaman 1dari 6

BAB I

LAPORAN KASUS
STATUS PASIEN
A. IDENTITAS PASIEN
Nama

: Tn.S

Umur

: 70 Tahun

Alamat

: Sukoharjo

Pekerjaan

: Pensiunan

Agama

: Islam

Status Perkawinan

: Kawin

B. ANAMNESIS
I.

: Auto-anamnesa

Keluhan Utama:
Sering gemetaran pada kedua tangan.

II.

Riwayat Penyakit Sekarang:


-

Pasien datang ke poliklinik syaraf RSO Prof.Dr.R. Soeharso


Surakarta untuk control dengan keluhan sering gemetar pada
kedua tangan. Keluhan ini sudah dirasakan sejak 6 bulan yang
lalu. Gemetar yang dirasakan terus menerus terutama meningkat
pada saat pasien berjalan dan sehabis beraktifitas. Gemetar
dirasakan berkurang ketika pasien beristirahat. Apabila pasien
berjalan gemetar yang dirasakan bisa menjalar sampai ke kaki.
Selain itu pasien juga merasa anggota geraknya menjadi kaku
dan terasa lambat digerakkan. Namun, pasien masih dapat
beraktivitas seperti biasa seperti mandi, memakai pakaian dan
lain sebagainya. Pasien mengatakan sejak ia merasa sering
gemetar sering sulit untuk tidur di malam hari. Pasien juga
mengeluh mulutnya kering. Pasien mengatakan rutin berobat ke
poliklinik RM RSO Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta. Riwayat
jatuh dan kepalanya terbentur disangkal pasien.

III.

IV.

Riwayat Penyakit Dahulu:


-

Riwayat penyakit DM (-)

Riwayat penyakit hipertensi (-)

Riwayat penyakit jantung (-)

Riwayat Penyakit Keluarga:


-

Tidak ada keluarga menderita penyakit yang sama

Riwayat penyakit DM (-)

Riwayat penyakit jantung (-)

C. PEMERIKSAAN FISIK
I.

Pemeriksaan Umum
Keadaan umum

: tampak sakit ringan

Kesadaran

: Composmentis kooperatif

Tinggi badan

: 170 cm

Berat badan

: 50 kg

Tanda Vital
-

Tekanan darah

: 130/80 mmHg

Frekuensi nadi

: 88 x/menit, reguler.

Frekuensi Pernafasan : 20 x/menit

Suhu

: 36,5 oC

Kelenjar Getah Bening


-

Leher

: tidak ada pembesaran

Aksila

: tidak ada pembesaran

Inguinal

: tidak ada pembesaran

Kepala
Mata

: Sklera ikterik (-/-), konjungtiva anemis (-/-), refleks


pupil (+/+)

Hidung

: Sekret (-/-), deviasi septum (-/-)

Mulut

: mukosa bibir kering (-), sianosis (-), lidah tremor (-),


faring hiperemis (-)

Telinga: Serumen (+/+)

Thoraks
a. Paru-paru
Inspeksi

: simetris kanan kiri

Palpasi

: Fremitus taktil simetris kanan dan kiri

Perkusi

: Sonor kedua lapang paru

Auskultasi : Suara nafas vesikuler, Ronkhi (-), wheezing (-)


b. Jantung
Inspeksi

: Ictus cordis terlihat di SIC V sinistra

Palpasi

: Ictus cordis teraba di SIC V sinistra

Perkusi

Batas jantung kanan: SIC IV linea parasternalis dekstra

Batas jantung kiri : SIC V 1 jari medial linea


midclavicula sinistra.

Auskultasi : Bunyi jantung I & II, reguler, gallop (-), Murmur (-)
Abdomen
Inspeksi

: soepel

Auskultasi

: Bising usus (+) 12 kali per menit

Palpasi

: hepar dan lien dbn

Perkusi

: Timpani

Ekstremitas
Superior

: Akral hangat, edema (-/-), sianosis (-/-), kelemahan

(-/-)
Inferior
(-/-)

: Akral hangat, edema (-/-), sianosis (-/-), kelemahan

A. Pemeriksaan Fungsi Motorik


A. Berdiri dan

Kanan

Kiri

Berjalan
Gerakan

Normal (ekstremitas

Normal

spontan
Tremor

atas)
Ekstremitas atas dan

(ekstremitas atas)
Ekstremitas atas

Rigiditas

bawah
Ekstremitas atas dan

dan bawah
Ekstremitas atas

Bradikinesia

bawah
Ekstremitas bawah

dan bawah
Ekstremitas bawah

Ekstremitas
Gerakan
Kekuatan
Trofi
Tonus

Superior
Kanan
Kiri
Tremor
Tremor
5
4
5
Normotrofi Normotrofi
Normotonus Normotonus

B. Pemeriksaan Sensibilitas
Sensibilitas taktil
Sensibilitas nyeri
Pengenalan rabaan
C. Sistem Refleks
Refleks Fisiologis
Kornea
Laring
Biseps
Triseps
Bulbokavernosus
Kremaster
Sfingter
Refleks Patologis

Inferior
Kanan
Kiri
Normal
Normal
4
4
Normotrofi
Normotrofi
Normotonus Normotonus

Normal
Normal
Normal

Kanan
Kiri
Normal
Normal
Tidak dinilai
Tidak dinilai
+2
+2
+2
+2
Tidak dinilai
Tidak diniilai
Tidak dinilai
Tidak dinilai
Kanan

Kiri

Lengan
Hoffman-Tromner
Tungkai
Babinski
Chaddoks
Oppenheim
Gordon
Schaeffer
Klonus kaki
3.

Fungsi Otonom
Miksi
Defekasi
Sekresi keringat

4. Fungsi Luhur
Kesadaran
Reaksi bicara
Fungsi intelek
Reaksi emosi

Negatif

Negatif

Negatif
Negatif
Negatif
Negatif
Negatif
Negatif

Negatif
Negatif
Negatif
Negatif
Negatif
Negatif

: Normal
: Normal
: Normal

Normal
Normal
Normal

Pemeriksaan Koordinasi dan keseimbangan


Cara berjalan
Romberg test
Ataksia
Rebound
phenomen
Tandem walking
tes
Steping tes

Normal
Normal
Ada
Tidak ada

Tes tumit lutut


Disgrafia
Supinasi-pronasi
Tes jari-hidung

Normal

Tes jari-jari

bradikinesi

D. MASALAH
Diagnosis
Sindrom Parkinson
E. PEMECAHAN MASALAH
1. Non farmakologi

normal
Tidak ada
Tremor
Tremor

A. Edukasi
Pasien serta keluarga diberikan pemahaman mengenai
penyakitnya, misalnya pentingnya meminum obat teratur dan
menghindari jatuh. Menimbulkan rasa simpati dan empati
dari anggota keluarganya sehingga dukungan fisik dan psikik
mereka menjadi maksimal.
B. Latihan fisioterapi: latihan gelang bahu dengan tongkat,
latihan ekstensi trunkus, latihan frenkle untuk berjalan
dengan menapakkan kaki pada tanda-tanda di lantai.