Anda di halaman 1dari 3

BAB 4.

HASIL PENGAMATAN
4.1 Cara pembuatan MOTORBUTA
Motorbuta merupakan suatu alat yang didesian tepat guna yang berfungsi sebagai alat
untuk memfermentasi kopi secara terkendali. Alat MOTORBUTA dilengkapi dengan
pengaduk, pemanas, pengontrol suhu, dan juga pengeluar enzim yang ditopang dengan
kerangka penopang. Sebagai alat fermentasi MOTORBUTA di buat dengan bahan baja tahan
karat (stainles steel) setebal 1mm, sehingga alat tersebut tahan terhadap korosi dan mampu
melindungi bahan fermentasi saat dilakukan proses. MOTORBUTA terdiri dari beberapa
bagian penting yaitu tabung reaktor, water jacket,tabung penyimpan enzim, kerangka
penopang, motor, reducer, time control, dan control box. Bagian penting tersebut berpadu
untuk menghasilkan produk yang diinginkan, control box berisi alat pengatur suhu panas
yang sedang berlangsung pada proses fermentasi.
4.1.1 Reaktor Utama
Berfungsi sebagai tempat berlangsung proses fermentasi, yang terbuat dari baja tahan
karat (stainles steel)

setebal 1mm. Reaktor dilengkapi dengan pengaduk spiral yang

berkecepatan 14,5 rpm serta dilengkapi dengan dua buah lubang yang terhubung dengan
tabung penyimpan enzim, 2 lubang digunakan sebagai jalan masuknya enzim dan satu lubang
digunakan sebagai tempat aerasi atau pengeluaran udara. Reaktor memiliki tinggi 45,5 cm
dengan diameter 24 cm sehingga memiliki volume sebesar 20,5 liter. Dengan asumsi bahwa
kopi yang dapat dimasukkan sebanyak 5-6 kg
4.1.2 Tabung Luar
Tabung luar berfungsi untuk memanaskan tabung bagian dalam, tabung luar berisi air
dengan volume 4,2 liter, yang dilengkapi dengan tiga buah pemanas. Panas yang dihasilkan
akan merambat dan memanaskan bagian yang difermentasi. Panas yang dihasilkan dapat
diatur sesuai kebutuhan yang diinginkan dengan mengatur pada control box.
4.1.3 Sumber Panas
Sebagai fermentor yang terkendali, MOTORBUTA juga dilengkapi dengan
penambahan suhu panas yang berasal dari tiga buah heater yang dipasang pada bagian bawah
tabung luar, sehingga lebih cepat menghasilkan panas.
4.1.4 kotak pengeluar enzim
Fermentasi kopi yang dilakukan akan menggunakan enzim sebagai katalis yang dapat
memperbaiki mutu kopi yang dihasilkan. Enzim yang akan digunakan akan diletakkan di
tabung pengeluar enzimr. Kotak pengeluar enzim diletakkan di atas tabung reaktor yang

memiliki volume 1,5 liter, yang akan dihubungkan dengan pipa yang mengarah pada dua
buah yang juga dilengkapi dengan kran buka tutup, sehingga enzim dapat dikeluarkan atau
ditambahkan ketika proses fermentasi sedang berlangsung tanpa harus membuka tutup utama
tabung.
4.1.5 Motor
Fungsi dari motor yaitu memutar bagian pengadukan, motor akan memutar reducer
dan selanjutnya diteruskan untuk memutar pengaduk dihubungkan dengan puli, motor
memiliki daya sebesar Hp
4.1.6 kerangka atau Penopang
Kerangka MOTORBUTA terbuat dari baja profil u8 dan u6 yang dapat menopang
reaktor. Kerangka di desain dengan tinggi 525 mm dan panjang rangka 710 mm. Selain
Keragka cukup kuat juga memberikan kenyamanan bagi konsumen karena tinggi yang sesuai.
Baja profil U8 berfungsi penyagga bagian bawah dan baja profil U6 berfungsi untuk
penyangga tabung fermentor yang diletakkan pada posisi vertikal.
BAB 5. POTENSI HASIL
5.1 Berpeluang membantu kelompok Tani
Dengan adanya alat MOTORBUTA diharapkan dapat membantu proses fermentasi
kopi untuk membantu meningkatkan kualitas kopi robusta yang dihasilkan oleh kelompok
tani. Petani robusta akan menghasilkan kopi robusta dengan kualitas yang tinggi sehingga
daya jual dari kopi akan meningkat.
5.2 Analisis kopi lanjutan
Akan ada penelitian lanjutan dengan perbedaan variasi akan semakin baik untuk
proses pengembangan mutu kopi di Indonesia.
BAB 6. RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA
6.1 Pengujian mutu kopi
Dengan adanya kombinasi suhu optimum dan konsentrasi enzim yang sesuai akan
membantu proses peningkatan fermentasi. Setelah diperoleh kombinasi yang pas. Kopi
dengan beberapa sampel akan di uji organoleptik dan dinilai oleh panelis kopi di pusat
penelitian kopi dan kakao di Jember.

6.2 Evaluasi kinerja


Penyempurnaan alat akan terus belanjut seiring dengan adanya perkembangan dan
evaluasi dari kinerja-kinerja MOTORBUTA yang nantinya dengan berbagai kendala yang
saat ini masih terjadi diharapkan dengan kekurangan penyempurnaan di bagian motor.
Perbaikan akan terus dilakukan guna peningkatan kinerja MOTORBUTA dalam membantu
proses fermentasi kopi supaya berjalan maksimal.
6.4 Pencarian kopi Robusta
MOTORBUTA akan diuji menggunakan sampel yaitu kopi Robusta, namun kopi
Robusta merupakan hasil perkebunan musiman yang tidak tersedia sepanjang tahun, panen
kopi berkisar bulan juni hingga desember. Untuk melakukan pengujian dilakukan pada kopi
matang berwarna merah yang masih belum terfermentasi. Kopi yang didapatkan maksimal 6
jam setelah dipetik harus segera dilakukan fermentasi karena di khawatirkan akan terjadi
fermentasi kering.
6.5 Pengujian kinerja MOTORBUTA
Setelah mendapatkan kopi Robusta, dilakukan fermentasi menggunakan Motorbuta.
Pengujian dilakukan untuk mengetahui kinerja MOTORBUTA pada kopi, pengujian telah
dilakukan sebelumnya namun menggunakan bahan air karena kopi Robusta belum panen.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada bahan air, masih terdapat beberapa
kekurangan pada alat yaitu masih terdapat kebocoran