Anda di halaman 1dari 4

No

Diagnosa Keperawatan

Tujuan dan Kriteria Hasil

Intervensi

Diare

(NOC)
Setelah dilakukan tindakan

NIC:

Batasan Karakteristik :

keperawatan ..x.. jam

Manajemen Diare

Nyeri
sedikitnya

abdomen diharapkan diare teratasi


tiga

kali dengan kriteria hasil:

defekasi per hari


NOC :
Kram
Eliminasi USus
Bising usus hiperaktif
Ada dorongan
Gerakan usus normal
Faktor
yang
(5-30 x per menit)
berhubungan :
Warna feses coklat
Faktor
yang
kekuningan

berhubungan
Ansietas
Tingkat stres tinggi
Situasional
Efek samping obat
Penyalahgunaan
alkohol
Kontaminan
Penyalahgunaan

Feses lembut da
berbentuk
Kemudahan BAB
Tidak diperlukan
dorongan banyak otot
untuk mengeluarkan
feses
Mampu mengeluarkan

laksatif
Radiasi, toksin
Melakukan

feses tanpa bantuan


Suara bising usus

perjalanan
Slang makan
Fisiologis
Proses infeksi dan

menit)
Tidak terdapat darah

parasit
Inflamasi
iritasi
Malabsorbsi

dan

normal (5-30 kali per

dalam feses
Tidak terdapat mukus
dalam feses
Tidak terdapat nyeri
saat BAB
Keseimbangan Cairan
Tekanan darah dalam
batas normal
Anak-anak (90120/60-80 mmHG)
Dewasa (110130/70-90 mmHg)
Lansia (<160/<90
mmHg)
Turgor Kulit elastis
Membran mukosa
lembab
Hematokrit normal

(NIC)

Tentukan riwayat diare


Ambil tinja untuk pemeriksaan
kultur dan sesnsitifitas apabila
diare berlanjut
Evaluasi profil

pengobatan

terhadap adanya efek samping


pada gatrointestinal
Ajari asien penggunaan obat anti
diare secara tepat.
Instruksi pasien atau anggota
keluarga untuk mencatat warna,
volume,

frekuensi,

dan

konsistensi tinja.
Evaluasi kandungan nutrisi dari
makanan

yang

sudah

dikonsumsi sebelumnya
Berikan makanan dalam porsi
kecil dan lebih sering serta
tingkat porsi secara bertahap
Anjurkan
pasien
untuk
menghindari

makanan

pedas

yang menimbulkan gas dalam


perut.
Anjurkan pada pasien untuk
menoba menghindari makanan
yang mengandung laktosa.
Identifikasi faktor yang bisa
menyebabkan diare (misalnya
medikasi,

bakteri,

dan

pemberian

makanan

lewat

selang)
Monitor tanda dan gejala diare
Instruksikan
pasien
untuk
memberitahukan staf setiap kali
mengalami episode diare
Amati turgor secara berkala

Laki-laki (38.8 50

Monitor kulit perinium terhadap

%)
Perempuan (35-

adanya iritasi dan ulserasi


Ukur diare/output pencernaan
Timbang pasien secara berkala
Britahu dokter apabila terjadi

44,5%)

peningkatan frekuensi atau suara


perut
Konsultasikan pada dokter jika
tanda dan gejala diare menetap
Instruksikan diet rendah serat,
tinggi prtein, tinggi kalori sesuai
kebutuhan.
Instruksikan untuk menghindari
laksatif
Ajari pasien untuk menuliskan
diari makanan
Ajari pasien cara menurunkan
stress, sesuai kebutuhan
Bntu pasien untuk melakukan
teknik penurunan stes
Monitor persiapan makan yang
aman
Lakukan

tindakan

untuk

mengistirahatkan

perut

(misalnya nutrisi oral, diet cair)


Manajemen Cairan
Timbang berat badan setiap hari
dan monitor status pasien
Jaga intake/asupan yang adekuat
dan catat output pasien
Masukan kateter urine
Monitor status hidrasi (misalnya
membran
denyut

mukosa
nadi

lembab,

adekuat,

dan

tekanan darah ortostatik)


Monitor hasil laboratorium yang
relevan dengan retensi cairan
(misalnya
jenis,

peningkatan
peningkatan

penurunan

hematokrit,

berat
BUN,
dan

peningkatan
urine)
Monitor

kadar

status

osmolitas

hemodinamik

termasuk CPV, MAP, PAP, dan


PCWP, jika ada
Monitor tanda tanda vital
pasien
Monitor makanan/cairan yang
dikonsumsi dan hitung asupan
kalori harian
Brikan terapi IV sesuai yang
ditentukan
Monitor status gizi
Berikan cairan dengan tepat
Berikan cairan IV sesuai dengan
suhu kamar
Tingkatkan

asupan

oral

(misalnya, memberikan sedotan,


menawarkan cairan di antara
waktu makan) yang sesuai
Arahkan pasien mengenai status
NPO
Berikan penggantian nasogastrik
yang

diresepkan

output
Distribusikan

berdasarkan

asupan

cairan

selama 24 jam.
Dukung pasien dan keluarga
untuk

membantu

dalam

pemberian makan dengan baik


Monitor reaksi pasien terhadap
terapi elektrolit yang diresepkan
Konsultasikan dengan dokter
jika ada tanda-tanda dan gejala
kelebihan

volume

cairan

menetap atau memburuk


Atur ketersediaan produk darah
untuk tranfusi, jika perlu
Persiapkan pemberian produk
darah (misalnya, cek darah dan
mempersiapkan

pemasangan

infus)
Berikan produk-produk darah
(misalnya,
plasma)

trombosit

dan