Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPERAWATAN

ANAK DENGAN
HIPERBILIRUBIN

PEMBERIAN ASI
Pengertian ASI
ASI adalah makanan yang paling
sempurna untuk bayi yang didalamnya
terdapat zat gizi yang sesuai dengan
kebutuhan bayi serta mengandung zat
imun yang dapat mencegah bayi dari
penyakit infeksi (Sidi, Ieda Purnomo
Sigit, 1999)
2.

OLEH :
DEVI YUSMAHENDRA, S.Kep
05921037

PSIK -FK
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG

2007

c.

1.

Zat-zat
yang
terkandung
dalam ASI terdiri dari :
a. Karbohidrat
Yang paling banyak adalah
laktose, mempertinggal absobsi
kalsium
dan
merangsang
pertumbuhan
laktobacillus
bifidus
b. Lemak ASI
Sumber kalori utama dalam ASI.
Diperkirakan bahwa dalam masa
bayi diperlukan koleseterol pada
kadar tertentu untuk merangsang
pembentukan enzim protektif
yang membuat metabolisme

d.

e.
f.
3.

kolesterol menjadi efektif pada


usia dewasa
Protein
ASI terdapat 2 asam amino, yaitu
sistin
dan
taurin.
Sistin
diperlukan untuk pertumubhan
somatik, sedangkan taurin untuk
pertumbuhan otak
Garam dan mineral
ASI mengandung kadar garam
dan mineral yang rendah, karena
ginjal neonatus belum dapat
mengkonsentrasikan air kemih
dengan baik
Vitamin
Banyak mengandung vitamin D,
E, dan K
Zat anti bodi

Manfaat ASI bagi Bayi :


a. ASI sebagai makanan tunggal
untuk
memenuhi
semua
kebutuhan pertumbuhan bayi
sampai berusia 6 bulan
b. ASI meningkatkan daya tahan
tubuh
karena
mengandung
berbagai zat anti kekebalan

tubuh sehingga akan


jarang
menderita sakit, ASI juga akan
mengurangi
mencret,
sakit
telinga, ISPA
c. Melindungi anak dari serangan
alergi
d. Mengandung asam lemak yang
diperlukan untuk pertumbuhan
otak sehingga bayi ASI Eklusif
potensial lebih pandai
e. Menciptakan generasi yang
berkualitas
4.
a.
b.
c.
d.

Manfaat Air Susu bagi Ibu


Aspek kesehatan ibu
Berfungsi sebagai KB
Mempercepat proses involusi
uterus
Aspek psikologis (mempererat
hubungan kasih sayang antara
ibu dengan bayinya)

5.

Cara Menyusui yang baik dan


Benar
1. Sebelum menyusui sebaiknya ibu
mencuci tangan terlebih dahulu
2. Bersihkan putting susu dengan
air hangat kemudian dilap
dengan kain yang bersih
3. Letakkan kepala bayi pada
lengkung siku dan bokong bayi
ditahan dengan telapak tangan
4. Waktu
mulai
menyusui,
peganglah bagian bawah payudra
dengan keempat jari, dan ibu jari
diletakkan
dibagian
atas
payudara
5. Sentuhkan putting pada bibir
bayi untuk merangsang agar
mulut bayi terbuka lebar

6. Masukkan seluruh putting dan


sebahagian lingkaran disekitar
putting (areola) kemulut bayi
7. Ibu dan bayi berada dalam
keadaan santai dan nyaman
8. Setelah menyusun bayi selama
10 menit lepaskan isapan bayi
dengan cara : Masukan jari
kelingking anda yang bersih
kesudut mulut bayi, dengan
menekan dagu bayi kebawah dan
menutup lubang hidung bayi,
jangan menarik putting susu
untuk melepaskannya
9. Sendawakanlah bayi sebelum
menyusukan dengan payudara
lain dengan cara : Sandarkan
bayi di pundak ibu, tepuklah
punggungnya dengan pelan
sampai keluar sendawa selain itu
bayi ditelungkupkan dipangkuan
ibu sambil digosok pinggangnya