Anda di halaman 1dari 8

MAKNA BULAN-BULAN HIJRIAH

Wawan Abdul Manaf


Garut, 27 April 2016
MAKNA BULAN-BULAN HIJRIAH
NAMA-NAMA BULAN DALAM TAHUN HIJRIYAH
Nama-nama bulan dalam perhitungan tahun Hijriyah mungkin menjadi suatu hal
yang banyak dilupakan oleh bagi sebagian muslim di Indonesia. Padahal sebagai
warga negara yang memiliki identitas Muslim, selayaknya bahkan Wajib Ain

hukumnya kita mengetahui nama-nama bulan dalam tahun Hijriyah yang


merupakan perhitungan tahun dalam kalender Islam. Penetapan kalender hijriah
menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya (seperti penetapan bulan
puasa) dan dilakukan pada kekhalifahan Umar bin Khattab r.a., dengan
menetapkan peristiwa hijrahnya Nabi ke Madinah. Penetapan 12 bulan ini seperti
yang difirmankan dalam Al Quran.
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam
ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat
bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu
menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum
musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya,
dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS At
Taubah (9): 36)
Berikut nama-nama bulan dalam tahun Hijriyah disertai dengan arti dan
keutamaannya :
1. Muharam al-Haram ( Muharram)
Bulan ini mengambil perkataan Haram yang bermaksud terlarang. Ini
disebabkan budaya atau tradisi Arab mengharamkan peperangan pada bulan ini.
Bulan muharram termasuk dalam empat bulan yang diharamkan dalam Islam
serta dianjurkan bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan-amalan apapun
di bulan-bulan tersebut.
Di bulan MUHARRAM mengandung berbagai peristiwa penting dalam
perkembangan ISLAM sejak nabi ADAM di jadikan oleh ALLAH S.W.T. Bulan
muharram merupakan bulan awal tahun Hijriah serta karena terdapat beberapa
keutamaan dalam beramal di bulan ini, umat Islam tentu bergembira menyambut
bulan ini. Hari Asyura yaitu hari kesepuluh bulan Muharram dan disunnahkan
untuk berpuasa pada hari itu.
Berdasarkan sabda nabi saat beliau ditanya Puasa apakah yang paling utama
sesudah puasa Ramadhan? Nabi menjawab,Puasa pada bulan Allah yang kalian
namakan bulan Muharram. (HR Muslim)
Puasa hari Asyura dapat menghapus dosa tahun lalu. (HR Muslim)
Terdapat banyak penjelasan mengenai bulan muharram, tetapi mungkin akan
dijelaskan pada tema tersendiri.

2. Safar
Bulan ini berarti tiupan angin atau kosong. Bulan ini menunjukkan masyarakat
Arab meninggalkan rumah mereka , melakukan perjalanan atau berperang.
SAFAR adalah bulan kedua mengikuti perkiraan bulan calender ISLAM yang
berdasarkan tahun Qamariyah (perkiraan bulan mengelilingi bumi). Safar yang
berarti kosong dan dinamakan safar karena di bulan ini orang-orang arab sering
meninggalkan rumah tangga mereka menjadi kosong karena melakukan
serangan dan menuntut pembalasan pada musuh-musuh mereka.

Menurut kepercayaan turun temurun setengah orang ISLAM yang jahil, bulan
safar ini merupakan bulan turunnya bencana dan malapetaka khusunya pada
hari rabu di minggu terakhir. Oleh karena itu mereka melakukan semacam ritualritual untuk menolak malapetaka yang mereka percayai itu. Selama berpuluh
tahun bahkan sampai beratus tahun lamanya mereka telah mengamalkan mandimanda dan berpesta yang di kenali dengan mandi safar pada hari rabu di
minggu terakhir pada bulan safar ini. Kebanyakan dari mereka tidak
maumengadakan resepsi pernikahan di bulan ini.
Sebenarnya bencana dan malapetaka itu tidak hanya terjadi di bulan SAFAR saja
namun juga berlaku di bulan lainnya. Dan tentunya ISLAM melarang keras
kepercayaan tersebut sebagaimana ALLAH S.W.T berfirman dalam Q.S ATTAUBAH
ayat 51 yang artinya:
Katakan lah (wahai MUHAMMAD): tidak akan sekali-kali menimpa kami sesuatu
apapun melainkan apa yang telah di tetapkan oleh ALLAH S.W.T bagi kami. DIA
lah pelindung yang menyelamatkan kami, dan (dengan kepercayaan itu), maka
hanya kepada ALLAH S.W.T lah hendaknya orang-orang yang beriman
bertawakkal.
Oleh sebab itu kita sebagai umat ISLAM yang beriman hendaklah membuang
prasangka itu. Dan membuang semua kepercayaan yang percaya kepada sebuah
benda atau lain sebagainya supaya kita terlepas dari yang namanya syirik.

3. Rabiul Awwal
Bulan pertama musim bunga saat bulan tersebut dinamakan. Disebut juga
sebagai masa kembalinya kaum yang merantau (shafar) dari perang atau
perjalanan. Pada bulan ini pula Nabi Muhammad dilahirkan di dunia dan dikenal
dengan maulid nabi yakni lebih tepatnya pada tanggal 12 RABIUL AWAL.
Kemudian menjadi RASUL pada tanggal 9 rabiul awal dan wafat pada tanggal 12
RABIUL AWAL juga.
ALLAH S.W.T berfirman dalam Q.S ALI IMRAAN ayat 31-32 yang artinya:
Katakanlah (wahai MUHAMMAD): Jika benar kamu mengasihi ALLAH S.W.T maka
ikutilah Aku, niscaya ALLAH S.W.T mengasihi kamu dan mengampuni dosa-dosa
kamu.Dan (ingatlah) ALLAH S.W.T maha pengampun lagi maha mengasihani.
Katakanlah (wahai MUHAMMAD) taatlah kamu kepada ALLAH S.W.T dan RASULNYA. Oleh itu jika kamu berpaling, maka sesungguhnya ALLAH S.W .T tidak suka
kepada orang-orang yang kafir.

4. Rabiul Akhir
Bulan kedua musim bunga.
5. Jumadil Awwal
Bulan pertama musim panas. Jumada berarti kering.
6. Jumadil Akhir

Bulan kedua musim panas. Jamada, juga berarti lebih sejuk karena musim kering
telah berakhir. JUMADIL AKHIR ialah bulan ke enam pada tahun HIJRIAH dan pada
bulan ini terjadi suatu peristiwa yang di sebut dengan perang zi qarad. Dalam
peperangan ini tercatat kehebatan ISLAM pada zaman RASULULLAH SAW. Tentara
ISLAM yang hanya memiliki 30.000 orang mengalahkan tentara rom yang
memiliki lebih dari 100.000 orang. Tentara ISLAM di pimpin oleh Khalid bin Al
Walid dan Abu Ubaidah. Dan ada juga yang mempunyai pandangan dengan
mengatakan peperangan itu terjadi pada bulan rejab tahun ke 15 HIJRIAH.

7. Rajab
Berarti mulia. Dikenali sebagai Rajab al Fard. Fard berarti keseorangan /
kesendirian; karena tiga bulan suci yang lain berada jauh dan berturutan
dibandingkan bulan Rajab yang berada ditengah.
Merupakan empat dari bulan yang diharamkan dalam Islam. Bulan Rajab
dianggap sebagai bulan persiapan menjelang bulan Ramadhan. Puasa pada
bulan Rajab dimaksudkan untuk persiapan agar pada bulan Ramadhan kita siap
dan berada dalam kondisi yang suci. Nabi muhammad pada bulan ini dan bulan
Syaban menggiatkan ibadah dan puasanya. Begitu rindunya dengan bulan
Ramadhan, terdapat amalan doa yang sering diucapkan pada bulan Rajab dan
Syaban dengan harapan dapat bertemu dengan bulan Ramadhan.
Allahumma bariklana fii rajaba wa syabana wa balighna Ramadhana. Ya Allah
berkahilah kami pada bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikanlah kami ke bulan
Ramadhan. (HR Ahmad dan Thabrani)

8. Syaban
SYABAN adalah bulan ke delapan pada calender ISLAM yang berarti berpecah
belah. Bulan ini dinamakan demikian karena orang-orang arab berpecah belah
untuk pergi mencari air. Dalam bulan ini juga terjadi peristiwa penting dalam
sejarah ISLAM yaitu peralihan kiblat dari MASJID AL-AQSA ke KABAH di MASJIDIL
HARAM. Semenjak peristiwa itu setiap menunaikan shalat dengan menghadap ke
kabah sebagai kiblat.
SYABAN merupakan salah satu bulan yang mempunyai keistimewaan tersendiri
di dalam ISLAM. Keadaan ini samalah dengan bulan RAJAB dan RAMADHAN yang
mepunyai keistimewaan tersendiri. Oleh karenanya kehadiran bulan-bulan ini
selalu di tunggu oleh orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada ALLAH
S.W.T sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh AL IMAM ABU DAUD dari
AISYAH RA yang artinya:
Bulan yg paling di cintai oleh RASULULLAH SAW akan berpuasa di bulan
SYAABAN kemudian akan meneruskannya di bulan RAMADHAN.
Pada bulan ini juga terdapat suatu malam yang di namakan dengan malam
NISFU SYABAN dan kita juga di himbau untuk melakukan amalan dengan
membaca AL-QURAN dan surah YAASIN untuk menghidupkan kembali malam
tersebut. AL IMAM IBNU MAJAH meriwayatkan dari ALI RA yakni RASULLULAH SAW
bersabda yang artinya:

Apabila tiba malam pertengahan SYABAN maka hendaklah menghidupkan


malam itu (dengan beramal ibadah) dan berpuasa di siangnya, maka
sesungguhnya ALLAH S.W.T turun pada waktu itu lantaran terbenamnya
matahari ke langit dunia dan berfirman: Siapa yang memohon ampun maka AKU
akan mengampuninya, siapa yang meminta rezeki maka AKU akan karuniakan
kepadanya rezeki, siapa yang di timpa musibah maka AKU akan melepaskannya,
adakah kamuadakah kamuadakah kamu(berurutan pertanyaan dari ALLAH
S.W.T) sehingga terbitnya fajar SHUBUH.

Pada bulan ini dianjurkan lebih memperbanyak amalan-amalan karena


mendekati bulan puasa. Nabi juga menggiatkan puasanya pada bulan ini.
Dari Aisyah r.a. Saya tidak melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa satu
bulan penuh selain dalam bulan Ramadhan, dan saya tidak melihat beliau dalam
bulan-bulan yang lain berpuasa lebih banyak daripada bulan Syaban. (HR
Bukhari dan Muslim)
Di akhir bulan ini, umat muslim akan sangat sibuk untuk menyiapkan ibadah
puasa mereka dengan memperbanyak aktifitas ibadah sunnah dan perhitungan
awal puasa.

9. Ramadhan
RAMADHAN yaitu bulan ke sembilan di tahun HIJRIAH yang mempunyai banyak
kelebihan. Berikut ada beberapa hadis yang menyebutkan keutamaan tentang
bulan RAMADHAN. Kata Ramadhan diambil dari kata ramda, yang bermaksud
batu panas. Menceritakan ketika nama bulan tersebut diberikan, ketika keadaan
amat panas.
Dengan menetapkan awal bulan Ramadhan dengan rukyah atau hisab, maka
umat Islam yang telah baligh diwajibkan untuk berpuasa pada bulan ini. Bulan ini
begitu agung karena segala amalan kita akan dilipat gandakan tidak seperti pada
bulan-bulan lainnya.
Jika kalian melihat bulan (hilal Ramadhan) maka berpuasalah, dan berbukalah
(berhari raya), karena melihat bulan (hilal Syawal). (Muttafaq alaih)
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS Al
Baqarah (2) : 183)
Puasa merupakan ibadah yang ditujukan dan dibalas langsung oleh Allah karena
upaya bersusah payah mengalahkan hawa nafsu dan menyucikan diri karena
Allah. Pada bulan ini para setan akan dibelenggu danpara hamba-Nya akan
diberikan ampunan, rahmat dan pembebasan dari api neraka.
ABU HURAIRAH menyatakan RASULULLAH SAW bersabda yang artinya:
Apabila telah tiba RAMADHAN, maka di bukakanlah semua pintu Syurga dan di
tutup segala pintu Neraka dan di ikat segala seytan.
hadits di riwayatkan: IMAM BUKHAIRI, MUSLIM, NASAIE,AHMAD dan BAIHAQI.

Dari ABU HURAIRAH RASULULLAH SAW bersabda yang artinya:


Siapa yang berpuasa penuh di bulan RAMADHAN dengan penuh keimanan dan
keikhlasan niscaya akan diampuni segala dosanya yang telah lalu.
hadits riwayat: IMAM NASAIE, IBN MAJJAH, IBN HABBAN dan BAIHAQI.
ABU HURAIRAH berkata aku telah mendengar RASULULLAH SAW bersabda yang
artinya:
SHALAT FARDHU kepada SHALAT yang sebelumnya merupakan penebus apa
antara keduanya, dan JUMAT kepada JUMAT yang sebelumnya merupakan
penebus antara keduanya, dan bulan kepada bualan (yaitu RAMADHAN)
merupakan kaffarah antara keduanya melainkan tiga golongan: Syrik kepada
ALLAH S.W.T, meninggalkan sunnah dan perjanjian (dilanggar) telah berkata ABU
HURAIRAH: maka aku tahu perkara itu akan berlaku maka aku bertanya wahai
RASULULLAH adapun syrik dengan ALLAH S.W.T telah kami tahu maka apakah
perjanjian dan meninggalkan sunnah BAGINDA SAW bersabda: adapun perjanjian
engkau membuat perjanjian dengan orang lain dengan sumpah kemudian
engkau melanggarnya maka engkau membunuhnya dengan pedang engkau,
manakala meninggalkan sunnah maka keluar dari pada jamaah (ISLAM)
hadits riwayat: AHMAD, AL HAKIM, BAIHAQI
Dari ABI SOLEH AZ-ZAYYAT bahwa ia telah mendengar ABU HURAIRAH berkata
RASULULLAH teleh bersabda yang artinya:
Setiap amalan anak ADAM baginya melainkan puasa untukKU dan AKU akan
membalasnya. Dan puasa adalah perisai, maka apabila seseorang berada pada
hari puasa maka dia dilarang untuk menghampiri (bercumbu) pada hari itu dan
tidak meninggikan suara. Sekiranya dia di hina atau di serang maka dia berkata:
sesungguhnya aku berpuasa demi ALLAH S.W.T yang mana diri nabi MUHAMMAD
di tangan NYA maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi
ALLAH S.W.T pada hari kiamat dari pada bau kasturi, dan bagi orang berpuasa
dua kegembiraan dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu dengan ALLAH
S.W.T dia gembira dengan puasanya.
hadits riwayat: IMAM BUKHAIRI, MUSLIM, NASAIE, AHMAD, IBN KHUZAIMAH, IBN
HABBAN, dan BAIHAQI.
ABU HURAIRAH berkata: aku telah mendengar RASULULLAH SAW bersabda yang
artinya:
Siapa yang mendirikannya (puasa RAMADHAN) penuh keimanan dan keikhlasan
di ampunkan baginya dosanya yang telah lau.
hadits riwayat: BUKHAIRI, MUSLIM, TARMIZI, ABU DAUD, NASAIE, MALIK, AHMAD
dan BAIHAQI
Ramadhan Nama Bulan Islam (Tahun Hijriah)
Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari
Allah), niscaya kan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq alaih)

10.

Syawwal

SYAWAL merupakan bulan ke sepuluh pada tahun HIJRIAH dan juga sebagai
puncak kegembiraan bulan puasa dengan datangnya HARI RAYA IDUL FITRI. Dan
di ketika itu semua golongan dari anak-anak remaja dewasa dan para orang tua
lengkap dengan persiapannya masing-masing.
Bulan Syawal merupakan bulan peningkatan setelah kita sebulan penuh
berpuasa. Bulan ini umat muslim juga bergembira dengan merayakan hari raya
Idul Fitri, hari raya kemenangan karena telah dikembalikan dalam keadaan fitri /
suci kembali.
Idul Fitri atau sering disebut lebaran, umat muslim bergembira dengan saling
bermaaf-maafan dengan kerabat dan bersilaturahmi bersama. Bagi yang tidak
mampupun merasakan senangnya lebaran dengan zakat fitrah yang diterimanya.
Pada bulan syawal terdapat puasa sunnah juga yang memiliki ganjaran yang
sangat besar.
HARI RAYA IDUL FITRI bertujuan untuk merayakan kejayaan dan kemenangan
yang telah di peroleh selama berpuasa di bulan RAMADHAN. Maka mereka akan
berkumpul d MASJID ataupun di lapangan yang luas untuk menunaikan SHALAT
ID berjamaah sambil berzikir, bertakbir, tahlil, dan bertasbih.
AL-IMAM AT-TABARANI telah meriwayatkan dari ANAS bahwa RASULULLAH SAW
bersabda yang artinya:
Hiasilah hari raya kamu itu dengan TAKBIR
Dalam bulan SYAWAL ini juga banyak terdapat amalan amalan seperti puasa
enam. AL-IMAM IBNU MAJAH telah meriwayatkan dari ABU AYYUB bahwa
RASULULLAH SAW bersabda yang artinya:
Barang siapa berpuasa di bulan RAMADHAN di ikuti puasa enam hari di bulan
SYAWAL adalah menyerupai puasanya itu puasa setahun.
Puasa ini lebih afdhal dilakukan selepas hari raya dengan berturut turut.Berarti
kebahagiaan.
Idul fitri Nama Bulan Bulan Islam (Tahun Hijriah)
Barangsiapa puasa dalam bulan Ramadhan, kemudian ia puasa pula enam hari
dalam bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa. (HR Muslim)
Mari ucap subhanallah ^^

11.

Dzulqodah

Diambil daripada perkataan qaada berarti untuk duduk, waktu istirahat bagi
kaum lelaki Arab. Umat muslim mulai menghentikan aktivitas perniagaan mereka
untuk duduk dan bersiap menunaikan ibadah Haji. Inilah bulan suci ketiga yang
diharamkan dalam Islam.
Rasulullah saw. Bersabda: Puasalah pada bulan-bulan haram (mulya). (HR. Abu
Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)

12.

Dzulhijjah

Ini adalah bulan suci terakhir dalam setahun dan ibadah haji dilaksanakan. Bulan
ini mengambil kata haji sebagai nama bagi bulan haji ini. Sedangkan bagi umat
muslim yang tidak menunaikannya, akan merayakan hari raya Idul Adha (Asyik
hari raya lagi)..
Hari raya Idul Adha diperingati dengan ibadah puasa sunnah pada hari Arafah
(tanggal 9 zulhijjah) sebelumnya. Dan hari raya idul Adha jatuh pada hari ke-10.
Seperti yang kita ketahui, Idul Adha merupakan lebaran kurban dimana umat
muslim salat hari raya dan menyembelih hewan kurban sebagai bentuk
mengingat terhadap kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail a.s dalam Al
Quran.
Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu
tahun yang berlalu dan tahun yang akan datang. (HR Muslim)

Semoga bermanfaat.
Syukron katsiron.
(dari Berbagai Sumber).