Anda di halaman 1dari 8

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA

REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
KUNCI JAWABAN
REVIEW MATERI 3 : PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
BENAR/SALAH
1. Dalam penawaran sistem 2 (dua) file, Pokja ULP hanya boleh
melanjutkan proses evaluasi harga atas penawaran yang telah
memenuhi persyaratan teknis. (B)
2. Pejabat Pengadaan (PP) tidak perlu mengumumkan penyedia
barang/jasa yang ditetapkan, melalui papan pengumuman resmi
apabila menggunakan metoda Pengadaan Langsung. (S)
3. Dalam melaksanakan pengadaan dengan sistem Pemilihan Langsung,
Pokja ULP harus menyiapkan juga Dokumen Prakualifikasi. (S)
4. Pemilihan Langsung untuk Pekerjaan Konstruksi dapat dilakukan
apabila waktu yang tersedia tidak mencukupi untuk dilakukan
Pelelangan Umum. (S)
5. Penunjukan Langsung untuk penanganan darurat wajib dilakukan
dengan Prakualifikasi meskipun yang diundang hanya 1 (satu)
penyedia barang/jasa. (S)
6. Dalam Pelelangan Umum secara Pascakualifikasi, hanya peserta yang
mendaftar yang boleh memasukan penawaran. (B)
7. Pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya pada
prinsipnya dilakukan melalui metode Pelelangan Umum dengan
Prakualifikasi. (S)
8. Pelelangan Sederhana atau Pemilihan Langsung dilakukan melalui
proses Pascakualifikasi. (B)
9. Pelelangan
Umum
adalah
metode
pemilihan
penyedia
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya untuk semua pekerjaan yang
dianggap kompleks. (S)
10. Pelelangan
Terbatas
adalah
metode
pemilihan
penyedia
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan jumlah penyedia
yang mampu melaksanakan diyakini terbatas dan untuk pekerjaan
yang kompleks. (S)
11. Penunjukan Langsung adalah metode pemilihan penyedia barang/jasa
dengan cara membandingkan 2 (dua) penyedia barang/jasa. (S)
12. Pengadaan pembangunan barak sementara untuk pengungsi bencana
alam dapat menggunakan metode PenunjukanLlangsung karena barak
pengungsi tersebut sangat dibutuhkan segera oleh masyarakat. (B)
13. Dalam Pelelangan Sederhana atau Pemilihan Langsung dilakukan
negosiasi teknis dan harga. (S)
versi_9

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA


REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
14. Pemilihan Langsung hanya dapat dilakukan untuk Pekerjaan
Konstruksi yang nilainya mulai dari Rp 50 Juta sampai dengan Rp 100
Juta. (S)
15. Pemilihan Jasa Konsultan Perseorangan hanya dapat dilakukan dengan
metode Pengadaan Langsung atau Seleksi Sederhana. (S)
16. Pemberian penjelasan (aanwijzing) pemilihan langsung pekerjaan
konstruksi dilakukan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari setelah
berakhirnya pengumuman di papan pengumuman. (S)
PILIHAN GANDA
17. Pengadaan yang harus menggunakan metoda Pelelangan Umum
dengan Pascakualifikasi adalah . . . . . . . . . .
a) Pengadaan komputer dengan nilai Rp 500 Juta.
b) Pengadaan perencanaan bangunan 30 lantai.
c) Pengadaan ATK dengan nilai Rp 45 Juta.
d) Pengadaan jasa survey kependudukan.
18. Pemilihan penyedia Barang yang menjadi komponen bahan dari suatu
kegiatan yang dilaksanakan secara Swakelola, harus dilaksanakan
dengan . . . . . . . . . .
a) Pengadaan langsung jika nilainya dibawah Rp 200 Juta.
b) Pelaksanaannya tidak perlu dilakukan dengan pelelangan walaupun
penyedianya banyak dan nilainya di atas Rp 200 Juta.
c) Semua dilakukan dengan pelelangan umum.
d) Semua dilakukan dengan penunjukan langsung.
19. Pekerjaan pencetakan naskah soal Seleksi Penerimaan Mahasiswa
Baru (SPMB) senilai Rp 3 Milyar dapat dilakukan dengan
cara . . . . . . . . . .
a) Pelelangan Umum.
b) Pelelangan Terbatas.
c) Pelelangan Terbatas kepada penyedia percetakan.
d) Penunjukan Langsung setelah mendapat ijin Menteri Pendidikan
Nasional.
20. Bila
jumlah
penyedia
Pekerjaan
Konstruksi
yang
mampu
melaksanakan diyakini terbatas dan merupakan pekerjaan yang
kompleks, maka metoda pemilihan penyedia Pekerjaan Konstruksi yang
dipilih adalah . . . . . . . . . .
versi_9

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA


REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
a) Pelelangan Umum.
b) Pelelangan Terbatas.
c) Pemilihan Langsung.
d) Pelelangan Sederhana.
21. Karena di Provinsi lokasi kegiatan, jumlah penyedia yang dapat
melaksanakan Pekerjaan Konstruksi dengan nilai Rp 12 Milyar terbatas,
maka Pokja ULP dapat melaksanakan pengadaan dengan metode
..........
a) Pemilihan Langsung dengan Prakualifikasi.
b) Penunjukan Langsung dengan Prakualifikasi.
c) Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi.
d) Pelelangan Terbatas secara Prakualifikasi.
22. Dalam pengadaan kendaraan dinas untuk operasional Instansi
Pemerintah, maka metode pemilihan penyedianya dapat dilakukan
dengan . . . . . . . . . .
a) Pelelangan Umum.
b) Pengadaan Langsung.
c) Penunjukkan Langsung.
d) Pelelangan Sederhana.
23.
Tahapan persiapan dalam pemilihan penyedia barang/jasa tidak
termasuk . . . . . . . . .
a) Penetapan metode pemilihan penyedia barang/jasa.
b) Penetapan metode evaluasi penawaran penyedia barang/jasa.
c) Penetapan metode penilaian kualifikasi penyedia barang/jasa.
d) Penyusunan dokumen anggaran.
24.
Metode penyampaian penawaran yang paling tepat untuk
pengadaan Pekerjaan Sederhana melalui Pelelangan Umum adalah
..........
a) Sistem Satu File.
b) Sistem Dua Tahap.
c) Sistem Dua File.
d) Sistem Gugur.
versi_9

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA


REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
25.
Pengadaan kendaraan bermotor sebanyak 15 buah mobil senilai
Rp 3 Miliar menggunakan harga khusus untuk pemerintah yang telah
dipublikasikan secara luas kepada masyarakat, dilakukan dengan . . . . .
.....
a) Pelelangan Umum.
b) Pengadaan Langsung.
c) Penunjukkan Langsung.
d) Pelelangan Sederhana.
26.

Pengadaan sewa gedung kantor dilakukan dengan . . . . . . . . . .

a) Pelelangan Umum.
b) Pengadaan Langsung.
c) Penunjukkan Langsung.
d) Seleksi Langsung.
27.
Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang
spesifikasi teknis atau volumenya dapat dinyatakan secara jelas dalam
dokumen pengadaan, maka penyampaian dokumennya mengunakan . .
........
a) Satu File
b) Dua File
c) Tiga File
d) Dua Tahap
28.
Pengadaan Barang/Jasa Lainnya yang menggunakan evaluasi
Sistem Nilai atau Sistem Biaya Umur Ekonomis dalam pemasukan
penawaran menggunakan . . . . . . . .
a) Satu File
b) Dua File
c) Tiga File
d) Dua Tahap
29.
Pelelangan Sederhana sistem Pascakualifikasi paling tepat
digunakan untuk . . . . . . . .
a) Penggandaan buku pelajaran senilai Rp 500 Juta.
b) Pengadaan baju seragam kantor senilai Rp 50 Juta.
c) Pengadaan kendaraan operasional senilai Rp 200 Juta.
versi_9

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA


REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
d) Pekerjaan perencanaan pembangunan 3 lantai senilai Rp 200 Juta.
30.
Metode pemilihan penyedia barang yang memperlombakan
barang/benda tertentu yang tidak mempunyai harga pasar dan yang
harga/biayanya tidak dapat ditetapkan berdasarkan harga satuan
adalah . . . . . . . . . .
a) Sayembara/Kontes
b) Penunjukkan Langsung
c) Pengadaan Langsung
d) Pelelangan Umum
31.
Barang yang akan diadakan senilai Rp 195 Juta dan merupakan
keperluan operasional, maka Pokja ULP melakukan pengadaan dengan
cara . . . . . . . . . .
a) Penunjukan Langsung
b) Kontes/Sayembara
c) Pengadaan Langsung
d) Pelelangan Umum
32.
Dalam metode penyampaian dokumen untuk seleksi jasa
konsultansi yang memerlukan evaluasi yang mendalam dan kompleks
sebaiknya dilakukan dengan . .
a) Satu File
b) Sistem Kualitas
c) Sistem Gugur
d) Dua File
33.
Untuk pengadaan barang/jasa dimana diperlukan waktu yang
panjang untuk melakukan evaluasi, maka penyampaian dokumen
penawaran lebih tepat menggunakan metode . . . . . . . . . .
a) Metode Satu File
b) Metode Dua File Satu Tahap
c) Metode Dua Tahap
d) Metode Satu File Dua Tahap
34.
Metode Pelelangan Terbatas dipilih apabila memenuhi
persyaratan
bahwa
penyedia
barang/jasa
diyakini
terbatas
dan . . . . . . . . . .
versi_9

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA


REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
a) Pekerjaan Jasa Lainnya yang bersifat kompleks.
b) Nilai pagu paket tidak lebih dari Rp 100 Juta.
c) Pekerjaan bersifat rahasia.
d) Pengadaan barang dan pekerjaan konstruksi yang bersifat
kompleks.
35.
Pelaksanaan metode
dengan cara . . . . . . . . . .

Pemilihan

Langsung

wajib

dilakukan

a) Kualifikasi
b) Pascakualifikasi
c) Prakualifikasi
d) Dua Tahap
36.
Metode pemilihan
pekerjaan yang bernilai

penyedia Pekerjaan Konstruksi


Rp 200 Juta adalah . . . . . . . . . .

untuk

a) Pelelangan Umum
b) Pengadaan Langsung
c) Pemilihan Langsung
d) Pelelangan Sederhana
37.
Dokumen penawaran pekerjaan kontruksi bangunan gedung
kantor berlantai
4 (empat) dimana metode pelaksanaan dan
spesifikasinya telah ditetapkan, disampaikan dengan ketentuan . . . . . .
....
a) Dimasukan dalam 2 (dua) file terpisah dan disampaikan bersamaan.
b) File 1 berupa dokumen administrasi dan teknis disampaikan lebih
dahulu, sedangkan file 2 berupa dokumen harga disampaikan
kemudian.
c) Dimasukan dan disampaikan melalui 1 (satu) file yang berisi
dokumen administrasi, teknis, dan harga.
d) Dokumen administrasi, teknis, dan harga disampaikan terlebih
dahulu dalam file 1, kemudian dokumen kualifikasi dimasukan
dalam file 2 untuk disampaikan kemudian.
38.
Tahapan yang tepat setelah pemberian penjelasan pada
Pelelangan Umum pemilihan penyedia pekerjaan konstruksi dengan
Prakualifikasi metode Dua Tahap adalah . . . . . . . . . .
a) Pemasukan dokumen penawaran file 1 dan 2.
versi_9

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA


REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
b) Pemasukan dokumen penawaran tahap 1 dan tahap 2.
c) Pemasukan dokumen penawaran tahap 1.
d) Semua salah
39.
Pengadaan obat untuk menjamin ketersediaan yang jenis dan
harganya telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dilaksanakan
dengan metode pemilihan sebagai berikut . . . . . . . . . .
a) Pelelangan Terbatas dengan kontrak harga satuan setiap triwulan.
b) Penunjukan Langsung dengan kontrak harga satuan.
c) Pelelangan Umum dengan kontrak harga satuan setiap bulan sesuai
dengan anggaran.
d) Pelelangan Umum dengan kontrak harga satuan untuk setahun.
40. Pekerjaan Jasa Konsultansi untuk teknologi tinggi dan kompleks,
maka evaluasi harga dilakukan dengan ketentuan . . . . . . . . . .
a) Dilakukan hanya
teknis terbaik.

terhadap

penawaran

dengan

proposal

b) Dilakukan terhadap 3 (tiga) proposal teknis terbaik.


c) Dilakukan terhadap semua penawaran yang proposal teknisnya
lulus.
d) Dilakukan terhadap semua penawaran yang penawaran biayanya
tidak melampaui pagu anggaran.
41. Untuk mempersingkat waktu penyelesaikan sengketa antara
pengguna dan penyedia barang/jasa dalam pelaksanaan kontrak, maka
pilihan penyelesaian sengketa yang dianjurkan sebaiknya . . . . . . . . . .
a) Peradilan Umum
b) Peradilan Tata Usaha Negara
c) Arbitrase
d) Komisi Pengawas Persaingan Usaha
42.

Pokja ULP menerima tugas untuk mengadakan 5 (lima) unit


kendaraan dinas pejabat eselon I dan II dengan pagu anggaran Rp 1,5
Milyar. Mengingat para pejabat eselon I dan II meminta 5 (lima) merek
dan tipe kendaraan yang berbeda-beda maka pokja ULP dapat . . . . . . .
...
a) Membuat dokumen penunjukan langsung dengan harga GSO
yang ditetapkan.

versi_9

PELATIHAN KEAHLIAN PENGADAAN BARANG/JASA


REVIEW MATERI 3:
PERSIAPAN -2 PENGADAAN BARANG/JASA
b) Membuat dokumen pelelangan secara terbatas dengan
mengundang 5 (lima) agen penjualan untuk masing-masing merek
kendaraan.
c) Membuat dokumen yang menyebutkan spesifikasi secara umum dan
melanjutkan pengadaan secara pelelangan umum.
d) Mengembalikan proses pengadaan kepada PPK.
43.
PPK dan ULP menghadapi masalah dengan paket yang akan
dilelang. APBD perubahan baru akan disahkan pada bulan Nopember,
sedangkan pelaksanaan pekerjaan memerlukan waktu tiga bulan. Apa
saran Saudara kepada mereka ?
a)

Mengembalikan anggaran dengan segala resiko.

b)

Diproses dengan cara penunjukan langsung.

c)

Melakukan pelelangan dengan kontrak tahun jamak setelah


mendapat persetujuan Kepala Daerah.

d)

Melelang sebagian dan meneruskan sisanya dengan


penunjukan langsung dengan alasan merupakan pekerjaan lanjutan
dan satu kesatuan konstruksi.

44.
Pada awal bulan Juli masih tersisa satu paket pengadaan yang
belum dilaksanakan, yaitu paket pengerukan alur sungai senilai Rp 10
Milyar yang dalam rencana semula pelaksanaan dimulai pada awal
bulan Agustus dan ditargetkan selesai akhir September untuk
mengantisipasi datangnya musim hujan. Dalam rencana awal,
pelaksanaan pekerjaan harus dilakukan dengan alat berat karena
kondisi lapangan menuntut metode pekerjaan yang demikian. Untuk itu
langkah
terbaik
yang
dapat
dilakukan
adalah
sebagai
berikut . . . . . . . . . .
a)

Merevisi jadwal pelaksanaan menjadi 45 (empat puluh lima)


hari kalender sehingga memungkinkan dilakukan Pelelangan Umum
secara Pascakualifikasi.

b)

Memecah paket pengadaan menjadi 10 (sepuluh) paket


sehingga mempersingkat pelaksanaan pekerjaan kemudian
melaksanakan Pelelangan Umum secara Pascakualifikasi.

c)

Menunjuk langsung perusahaan besar yang memiliki alat


berat supaya penyelesaian pekerjaan dapat dipersingkat dan tidak
melampaui akhir tahun anggaran.

d)

Melakukan Pelelangan Umum pada bulan Juli dan


memulai kontrak pada awal bulan Agustus.

versi_9

Anda mungkin juga menyukai